Showing posts with label 2018 at 03:31PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:31PM. Show all posts

Saturday, December 29, 2018

Perda Larangan Musala di Basement Jadi Syarat Ajukan IMB

Masih banyak gedung yang tidak memberikan mushala yang nyaman dan layak.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemkot Bandung mengesahkan peraturan daerah (perda) baru terkait bangunan dan gedung. Perda ini merevisi aturan sebelumnya yang tercantum dalam Perda Nomor 5 Tahun 2010. Dalam aturan baru salah satunya melarang sarana ibadah dalam gedung dibangun tidak layak.

Anggota Pansus Perda Gedung dan Bangunan, Rendiana Awangga mengatakan, aturan ini berlaku bagi gedung atau bangunan baru yang akan mengajukan izin. Jika tidak sesuai aturan perda, maka izin mendirikan bangunan (IMB) tidak akan dikeluarkan oleh Pemkot Bandung.

"Jadi nanti dalam siteplan yang diajukan ke pemkot itu harus sudah tertera lokasi dan luasan tempat ibadahnya, kalau tidak IMB-nya tidak akan bisa keluar," kata Awangga saat dihubungi Republika.co.id, Sabtu (29/12).

Menurut Awang, dalam perda diatur luasan minimal sarana ibadah yang disesuaikan dengan luas gedung. Serta memperhitungkan jumlah pengunjung yang datang. Sehingga, sarana ibadah yang disediakan bisa proporsional.

Selain itu, sarana ibadah seperti mushala tidak boleh ditempatkan di basemen atau berdampingan dengan tempat parkir. Mushala yang ada juga harus diperhatikan aspek sirkulasi udara dan kenyamanan.

Menurutnya, masih banyak gedung yang tidak memberikan mushala yang nyaman dan layak. Kondisi inilah yang menjadi latar belakang usulan revisi perda sebelumnya.

"Menurut pantauan kasat mata banyak yang seperti itu. Biasanya masalahnya berkutata antara luasan yang tidak proporsional dibandingan jumlah pengunjung, sirkulasi udara, penempatan, tidak terawat," ujarnya.

Dia menegaskan, aturan ini sudah mulai diberlakukan sejak perda disahkan pada Kamis (27/12) kemarin. Bagi yang tidak mengikuti aturan, maka IMB tidak akan keluar untuk kemudian menjadi dasar pendirian bangunan.

Sementara itu, aturan ini tidak berlaku bagi gedung yang sudah berdiri. Meski demikian, pihaknya mengimbau pengelola gedung yang memiliki mushala tidak layak untuk diperbaiki.

"Jadi, untuk IMB yang sudah dikeluarkan itu sesuai siteplan tidak ada kewajiban untuk merubah, tetapi kami mengimbau kepada gedung yang sudah terbangun itu untuk melakukan perbaikan. Tapi, apabila mau ada pengembangan dari bangunan gedung yang lama, maka tempat ibadah itu wajib untuk menyesuaikan sebagai syarat dikeluarkannya IMB revisi," tuturnya.

Dia menilai, penyediaan sarana ibadah yang layak justru memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Sehingga, lokasi tersebut terutama pusat-pusat perbelanjaan akan semakin banyak dikunjungi masyarakat.

Kabag Hukum Setda Kota Bandung Bambang Suhaeri mengatakan, aturan perda ini merupakan leading sector di Dinas Tata Ruang (Distaru). Distaru yang akan menindaklanjuti serta mengawasi penegakkan aturan.

Dalam perda yang belum diberi nomor ini disebutkan dalam Pasal 32 bahwa ruang ibadah dalam gedung harus mengikuti aturan-aturan yang disebutkan. Di antaranya, lokasi yang harus mudah dilihat dan terdapat pada daerah utama serta terpampang informasi arah yang jelas.  

Selain itu sarana ibadah harus juga didukung dengan kejelasan orientasi arah kiblat untuk mushala dan masjid. Memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang memenuhi persyaratan teknis dan standar kesehatan. 

Kemudian, sarana ibadah tidak ditempatkan pada lokasi fasilitas ruang parkir, bongkar muat, atau pembuangan sampah sementara. Serta tidak disatukan dengan fungsi ruang bangunan lainnya.

Dalam aturan juga disebutkan luasan ruang ibadah yakni paling sedikit lima persen dari luas lantai bangunan gedung. Sehingga bisa menampung pengunjung yang ada.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RtIabH
December 29, 2018 at 03:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RtIabH
via IFTTT
Share:

Sunday, December 23, 2018

Kemenpar Siapkan Pusat Krisis di Pandeglang

Pusat krisis didirikan karena Anyer merupakan salah satu destinasi unggulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyampaikan duka atas musibah tsunami di area wisata Anyer dan Tanjung Lesung. Menpar menginstruksikan pendirian pusat krisis karena Anyer merupakan salah satu destinasi unggulan.

Ketua Tim Crisis Center, Guntur Sakti mengatakan Menpar meminta Tim Crisis Center (TCC) segera diaktivasi, juga menyiapkan holding statement dan koordinasi rencana pembentukan posko di lokasi terdampak. Terlebih, Tanjung Lesung masuk ke dalam 10 destinasi prioritas pemerintah atau dikenal sebagai 10 Bali Baru.

“Bencana ini sangat di luar dugaan. Dan terjadi saat musim liburan di destinasi wisata. Kita berharap kondisi akan berangsur pulih,” katanya dalam keterangan resmi, Ahad (23/12).

Guntur menyebut langkah yang dilakukan, pada Ahad (23/12), ialah Stop Promosi di destinasi terdampak bencana. Sekaligus menerbitkan holding statement secara terbuka. Kemenpar juga memberangkatkan tim advance untuk koordinasi rencana pembentukan posko di wilayah Banten dan Lampung.

“Tim dari Destinasi Regional II Kemenpar berangkat ke Banten melalui jalur Pandeglang. Dan kita sedang koordinasi juga untuk wilayah Lampung Selatan,” ujarnya.

Rencananya pada Senin (24/12), TCC lengkap Kemenpar akan menuju Kampung Cikadu, lokasi posko TCC Kemenpar. Nantinya, hanya ada satu pintu untuk mengeluarkan pernyataan dampak bencana di sektor pariwisata.

"Ini adalah pelayanan utama yang dilakukan TCC Kemenpar di fase tanggap darurat. Selain tentunya ikut serta memberikan pelayanan kepada wisatawan yang terdampak,” ucapnya.

Belajar dari pengalaman penanganan  bencana erupsi Gunung Agung Bali, Gempa Lombok dan Palu, layanan terhadap wisatawan diberikan dalam bentuk layanan informasi, akomodasi, konsumsi serta imigrasi dan atraksi. Khususnya bagi mereka yang tertahan di bandara atau pelabuhan.

“Kami sedang persiapan memberangkatkan Tim TCC ke lokasi bencana dan memonitor terus perkembangan setiap waktu,” sebutnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ENmIIL
December 23, 2018 at 03:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ENmIIL
via IFTTT
Share:

Kemenpar Siapkan Pusat Krisis di Pandeglang

Pusat krisis didirikan karena Anyer merupakan salah satu destinasi unggulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyampaikan duka atas musibah tsunami di area wisata Anyer dan Tanjung Lesung. Menpar menginstruksikan pendirian pusat krisis karena Anyer merupakan salah satu destinasi unggulan.

Ketua Tim Crisis Center, Guntur Sakti mengatakan Menpar meminta Tim Crisis Center (TCC) segera diaktivasi, juga menyiapkan holding statement dan koordinasi rencana pembentukan posko di lokasi terdampak. Terlebih, Tanjung Lesung masuk ke dalam 10 destinasi prioritas pemerintah atau dikenal sebagai 10 Bali Baru.

“Bencana ini sangat di luar dugaan. Dan terjadi saat musim liburan di destinasi wisata. Kita berharap kondisi akan berangsur pulih,” katanya dalam keterangan resmi, Ahad (23/12).

Guntur menyebut langkah yang dilakukan, pada Ahad (23/12), ialah Stop Promosi di destinasi terdampak bencana. Sekaligus menerbitkan holding statement secara terbuka. Kemenpar juga memberangkatkan tim advance untuk koordinasi rencana pembentukan posko di wilayah Banten dan Lampung.

“Tim dari Destinasi Regional II Kemenpar berangkat ke Banten melalui jalur Pandeglang. Dan kita sedang koordinasi juga untuk wilayah Lampung Selatan,” ujarnya.

Rencananya pada Senin (24/12), TCC lengkap Kemenpar akan menuju Kampung Cikadu, lokasi posko TCC Kemenpar. Nantinya, hanya ada satu pintu untuk mengeluarkan pernyataan dampak bencana di sektor pariwisata.

"Ini adalah pelayanan utama yang dilakukan TCC Kemenpar di fase tanggap darurat. Selain tentunya ikut serta memberikan pelayanan kepada wisatawan yang terdampak,” ucapnya.

Belajar dari pengalaman penanganan  bencana erupsi Gunung Agung Bali, Gempa Lombok dan Palu, layanan terhadap wisatawan diberikan dalam bentuk layanan informasi, akomodasi, konsumsi serta imigrasi dan atraksi. Khususnya bagi mereka yang tertahan di bandara atau pelabuhan.

“Kami sedang persiapan memberangkatkan Tim TCC ke lokasi bencana dan memonitor terus perkembangan setiap waktu,” sebutnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GEln8G
December 23, 2018 at 03:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GEln8G
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Presiden Minta PKB Cegah Hoaks demi Tingkatkan Elektoral

Menurut Jokowi, caleg PKB memiliki militansi yang tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo meminta sejumlah calon anggota legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mencegah isu-isu hoaks. Pencegahan itu untuk meningkatkan elektabilitas partai.

"Sekarang ini yang bisa mengubah secara cepat itu isu-isu. Oleh sebab itu harus bisa dibentengi, agar isu-isu tidak menggerus elektabilitas yang telah diperoleh," kata Presiden dalam sambutannya saat acara Konsolidasi Caleg PKB, di Balai Sarbini, Jakarta pada Senin (17/12).

Menurut Jokowi, elektabilitas partai tersebut terus meningkat. Dia mengarahkan sejumlah politisi dan tokoh PKB untuk menjaga hal tersebut.

"Perlu saya sampaikan bahwa dari survei terakhir, saya mendapatkan angka bahwa seluruh Caleg PKB memiliki militansi yang tinggi," ujar Presiden.

Pada acara itu, Presiden didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sejumlah politisi PKB yang hadir antara lain Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Eko Putro Sandjojo, dan Hanif Dhakiri.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PIoOu8
December 17, 2018 at 03:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PIoOu8
via IFTTT
Share:

Susu Membuat Jalanan di Jerman Membeku

15 ribu liter susu tumpah di jalanan di Kota Kecil Ruethen, Westphalia, Jerman

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- "Jangan tangisi susu yang sudah tumpah!" Itulah arti harfiah satu pribahasa Inggris, tapi bagaimana jika susu yang tumpah berjumlah 15.000 liter?

Pertanyaan itu memenuhi isi kepala seorang pengemudi Jerman yang keran saluran pembuangan tangki truknya terbuka, sehingga mengakibatkan tumpahnya susu dalam jumlah sangat banyak.

Pengemudi tersebut mengatakan ia memarkir truknya di Kota Kecil Ruethen, Westphalia, pada Sabtu (15/12) malam untuk mengambil tambahan susu dari beberapa peternakan di dekatnya. Ketika ia kembali ke mobilnya, sebanyak 15.000 liter susu telah tumpah di jalan.

Karena suhu lokal pada saat itu berada pada kisaran empat derajat Celsius di bawah nol, semua susu yang tumpah sudah beku. Departemen kebakaran mengatakan susu itu membentuk permukaan yang licin dan menutup seluruh jalan dan sebanyak 20 petugas dikerahkan untuk memindahkannya.

Polisi pada Ahad (16/12) mengatakan mereka masih menyelidiki peristiwa itu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ULVXce
December 17, 2018 at 03:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ULVXce
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Ortiz, Petugas yang Tega Habisi 4 PSK Demi Obsesinya

Pembunuhan dilakukan dengan cara dingin.

REPUBLIKA.CO.ID, DALLAS --  Seorang anggota Patroli Perbatasan Amerika Serikat (AS) Juan David Ortiz (35 tahun) mengaku telah membunuh empat pekerja seks komersial (PSK). Tindakan nekad Ortiz dilakukan karena ia berniat membasmi daerah kelahirannya di perbatasan Texas dari PSK.

Seperti dilansir Associated Press edisi Kamis (6/12), Jaksa Distrik Webb County, Isidro Alaniz menekankan upaya hukuman mati bagi pembantaian yang dilakukan Ortiz pada September lalu.

Menurutnya bukti yang diberikan kepada hakim menunjukkan Juan David Ortiz telah membunuh dengan keji para wanita. "Pembunuhan dilakukan dengan cara yang dingin, tidak berperasaan dan penuh perhitungan," ujar Alaniz dalam konferensi pers usai sidang pada Rabu (5/12) waktu setempat.

"Skema dalam kasus ini, dari kata-kata Ortiz sendiri, adalah untuk membersihkan jalan-jalan Laredo dengan menargetkan komunitas individu yang dia anggap pantas untuk dibuang," tambah Alaniz.

Selain itu, Ortiz beralasan, ia menargetkan membunuh PSK sebab mereka jarang dirindukan siapapun. PSK, kata ia, merupakan manusia yang tak memberi nilai.

Baca juga, Kisah Samuel Little yang Mengaku Bunuh Lebih dari 90 Wanita.

Ortiz yakin penegakan hukum tidak mampu untuk mengekang prostitusi. Sehingga dia sendiri dengan tangannya menyingkirkan PSK dengan membunuh para wanita itu.

"Seorang tersangka dapat dituntut dengan pembunuhan besar-besaran jika ia dicurigai melakukan lebih dari satu pembunuhan dalam skema yang sama dengan motif menyeluruh," kata Alaniz.

Tiga dari wanita ditembak hingga tewas dan yang keempat juga ditembak ditambah serangan senjata tajam sehingga tewas.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zKWL8d
December 06, 2018 at 03:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zKWL8d
via IFTTT
Share:

Sunday, November 25, 2018

Menpora Minta Ketua Umum PSSI Gelar Evaluasi Internal

Evaluasi terkait tidak lolosnya Timnas Indonesia ke semifinal Piala AFF 2018

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meminta Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmyadi melakukan evaluasi di internal federasi yang dipimpinnya tersebut. Evaluasi tersebut terkait tidak lolosnya Timnas Indonesia ke semifinal Piala AFF 2018.

"Saya berharap betul Ketua Umum (PSSI) mengevaluasi ada apa di internal federasi itu. Jangan sampai ada cita-cita yang baik tapi terhambat karena soal-soal kepentingan yang ada di dalam organisasi PSSI," kata Imam ditemui di Surabaya, Ahad (25/11).

Imam mengingatkan, apa pun yang terjadi di internal PSSI, jangan sampai mengorbankan keinginan para pemain, pelatih, dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Dimana para pemain Timnas Indonesia, pelatih, dan juga seluruh rakyat Indonesia selalu berjuang mati-matian untuk bisa mengibarkan bendera merah putih setinggi-tingginya dalam dunia persepaakbolaan.

"Apapun yang terjadi dengan federasi, kita tidak boleh sedikitpun mengorbankan keinginkan para pemain, para pesepakbola, para pelatih, dan lainnya. Artinya mereka akan berjuang sekuat tenaga sampai titik darah penghabisan apapun hasilnya," ujar Imam.

Imam menyatakan, pihaknya pun akan melakukan evaluasi terkait kegagalan Timnas Indonesia di Pila AFF 2018. Namun, evaluasi baru akan dilakukan setelah event dua tahunan itu selesai digelar. "Nanti evaluasi setelah Piala AFF selesai," ujar Imam.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia harus menelan kenyataan pahit di Piala AFF 2018. Tim Garuda harus tersingkir dari turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara itu, bahkan di saat masih memiliki satu laga tersisa di fase penyisihan grup, yaitu melawan Filifinan pada Ahad (25/11) malam.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PSke1t
November 25, 2018 at 03:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PSke1t
via IFTTT
Share:

All New BMW M2 Competition Resmi Meluncur

Mesin BMW M2 yang diambil dari BMW M4 Coupe.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BMW Indonesia secara eksklusif resmi memperkenalkan All New BMW M2 Competition. Kendaraan ini tidak hanya hadir dengan beragam fitur tambahan, tapi juga pembaharuan menyeluruh guna meningkatkan performa dan pengendalian yang presisi kendaraan BMW M.

"Kami melakukan pembaruan secara menyeluruh terhadap performa dan pengendalian. Perubahan paling besar adalah pada mesin BMW M2 yang diambil dari BMW M4 Coupe lengkap dengan kaki-kaki untuk mendukung perfroma yang tinggi," ucap Bayu Rianto Vice President Sales BMW Indonesia dalam acara peluncuran di Jakarta, Sabtu (24/11).

Kesan sporty tergambar dari eksterior yang kuat pada BMW M2 Competition dengan kidney grille terbaru, spion double-bridge, dan wide track. "Dari segi eksterior punya beberapa fitur baru dari intake grill yang dulu terpisah kini menjadi satu. Lalu double cooler pada bagian bawah. Penambahan cooler bukan dari segi estetis saja tapi untuk penambahan pendingin mesin," ujar Product Planning BMW Indonesia Anindyanto Dwikumoro dalam kesempatan yang sama.

Pembaharuan lainnya terletak pada mesin BMW M2 Competition dengan menggunakan bi-turbo enam silinder inline dengan teknologi BMW TwinPower Turbo yang mampu menghasilkan tenaga 410 HP dan torsi puncak 550 Nm. "BMW M2 Competition mampu melaju dengan kecepatan 0 sampai 100 km dalam waktu 4,2 detik. Sedangkan top speed berada di angka 250 km/jam," ujar Anindyanto.

BMW M2 Competition hadir dengan pilihan transmisi 6-percepatan manual gearbox dan M Double Clutch Transmission yang pertama kalinya tersedia bagi pasar Indonesia. Performa kendaraan ini juga semakin meningkat dengan penggunaan Strutbar CFRP yang mendominasi pada kompartemen mesin.

Segi interior juga tak kalah menarik dengan penggunaan BMW M Sport Seat batu yang mampu meningkatkan fungsionalitas dan estetika. Bentuk bucket-style seat terinspirasi dari motorsport berikan kenyamanan maksimal bagi pengemudi.

BMW M2 Competition hadir dengan warna Hockenheim Silver dan Sunset Orange. Kendaraan ini akan tersedia di seluruh dealer resmi BMW Indonesia mulai Januari 2019.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RdX16n
November 25, 2018 at 03:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RdX16n
via IFTTT
Share:

Saturday, November 24, 2018

Ricky Harun tak Temui Kendala Selama Proses Hijrah

Ricky mengaku beruntung prosesnya berhijrah dilancarkan oleh Allah SWT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Publik figur Ricky Chilnady Pratama Harun mengaku tidak pernah mendapat kendala selama proses hijrah dan belajar agama. “Alhamdulillah semua positif enggak ada negatif (kendala),” kata pria yang lebih dikenal dengan nama Ricky Harun itu saay ditemui di acara El Fawas Fair 2018 di SDIT Alquran El Fawas, Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (24/11).

Ayah dua anak itu mengaku lebih beruntung daripada rekannya Arie K Untung yang disebut banyak menuai kritik, nyinyir, dan komentar negatif. Dia mengaku beruntung prosesnya berhijrah dilancarkan oleh Allah SWT. Dia juga langsung dipertemukan dengan teman-teman yang sholehah.

Kendati demikian, pria yang tengah menanti anak ketiga itu enggan disebut sudah berhijrah. Ricky mengakui saat ini dia hanya berproses menjadi manusia yang lebih baik. Sebab, Ricky belum sepenuhnya meningalkan semua kegiatan sebelum berhijrah. Hal itu lantaran tuntutan pekerjaannya sebagai pemain peran. “Pokoknya berproses,” ujar dia.

Ricky beberapa kali sukses mengakali sejumlah adegan yang menuntutnya melakukan kontak fisik dengan lawan jenis. Dia menyebut misalnya kerap dibantu pemeran penggati untuk adegan berpegangan tangan dengan perempuan yang bukan muhrimnya. “Ya, kita kerja kan juga buat ibadah. Ujungnya pengen masuk surga. Kalau enggak dapat ridha Allah, buat apa,” kata suami Herfiza Novianti itu. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QfpgEE
November 24, 2018 at 03:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QfpgEE
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 21, 2018

Politikus PDIP Soal Masjid Terpapar Radikalisme: Ini Alarm

Politikus PDIP tak mempersoalkan BIN mengungkapkan data kepada publik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi I DPR Charles Honoris mengatakan adanya 40 masjid terpapar radikalisme di instansi pemerintah merupakan peringatan atau alarm bagi Indonesia. Ia mengimbau masyarakat lebih memperhatikkan apa yang disampaikan oleh Badan Intelejen Negara (BIN).

"Sehingga pengelolaan tempat-tempat ibadah itu juga harus dapat perhatian khusus. Misalnya khotbah-khotbah yang mengandung radikalisme lebih baik tidak diberikan," kata Charles di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/11).

Terkait tindakan BIN yang mengungkapkan data tersebut ke masyarakat, politikus PDI Perjuangan itu mengaku tidak memiliki otoritas untuk memberi penilaian. Namun menurutnya, informasi yang dibeberkan BIN merupakan informasi yang penting untuk diperhatikan bersama.

Apalagi, ia mengatakan, berbagai survei menyebutkan adanya peningkatan intoleransi dan masih minimnya pemahaman soal intoleran khususnya di anak muda indonesia. “Sehingga, data seperti ini harus dianggap sebagai alarm bagi kita semua mengawasi paham paham intoleran," tuturnya.

Ia meyakini BIN memiliki pertimbangan ketika mengungkapkan data tersebut ke publik. Selain itu, menurutnya, apa yang disampaikan BIN adalah sesuatu hal yang positif.

"Bukan untuk menakuti, tetapi agar waspada. Memang ini fakta soal penyebaran paham radikal intoleransi dan kekerasan, itu fakta," ucapnya.

Di sisi lain, anggota Komisi I DPR RI Hidayat Nur Wahid menganggap aneh jika data yang dipakai oleh BIN bukan data BIN. Menurut politikus PKS tersebut, BIN seharusnya memiliki data independen. 

Kemudian data tersebut, Hidayat menambahkan, seharusnya hanya diberikan kepada presiden sebagai pengguna (user). "BIN itu user-nya bukan masyarakat, jadi aneh kalau kemudian BIN pakai data yang lain kemudian tanpa  klarifikasi, tanpa verifikasi kemudian itu seolah-olah data kebenaran dan kemudian disuarakan ke publik," ujar dia.

Sebelumnya, Badan Intelijen Negara (BIN) menjelaskan informasi tentang adanya 41 masjid di lingkungan pemerintahan yang terpapar radikalisme. Juru Bicara BIN Wawan Hari Purwanto menjelaskan, survei itu dilakukan oleh Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M).

BIN menyampaikan hasilnya sebagai peringatan dini atau early warning. Kemudian, survei itu  ditindaklanjuti dengan pendalaman dan penelitian lanjutan oleh BIN. 

"Keberadaan masjid di Kementrian/Lembaga dan BUMN perlu dijaga agar penyebaran ujaran kebencian terhadap kalangan tertentu melalui ceramah-ceramah agama tidak mempengaruhi masyarakat dan mendegradasi Islam sebagai agama yang menghormati setiap golongan," kata Wawan, Ahad (18/11). 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BnBVx9
November 21, 2018 at 03:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BnBVx9
via IFTTT
Share:

Aprindo: Larangan Kantong Plastik Ritel Modern tak Tepat

Beberapa kota memiliki aturan melarang penyediaan kantong plastik di ritel modern

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saat ini beberapa kota si Indonesia mulai membuat peraturan daerah yang melarang penggunaan kantong plastik di ritel modern. Melihat hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey menungkapkan aturan tersebut tidak tepat.

Roy menegaskan aturan yang paling tepat terkait penggunaan kantong plastik yaitu bukan persoalan larangan. "Yang benar adalah menerapkan kantong plastik yang ekolabel dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI)," kata Roy di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/11).

Penerapan aturan kantong plastik yang mudah diurai tersebut menurutnya juga perlu diikuti dengan program-program edukasi kepada masyarakat mengenai dampak negatif sampah plastik. Edukasi tersebut kata dia, dilakukan agar masyarakat menggunakan kantong belanja sendiri yang bisa digunakan berkali-kali.

Hanya saja, dengan adanya peraturan daerah yang melarang penggunaan kantong plastik di ritel moderen menurut Roy tidak sesuai dengan aturan yang ada. "Rencana pemerintah dalam pelarangan penyediaan kantong belanja plastik di ritel moderen kurang sejalan," jelas Roy.

Terutama, kata dia, tidak sesuai dengan tujuan pengurangan dan pengelolaan sampah. Roy menjelaskan hal tersebut tertulis dalam peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 pasal 1 Ayat 3 Tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Begitu juga dengan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 pasal 3 Ayat 2 Tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Roy menyangkan justru saat ini terdapat sejumlah kota yang memiliki aturan yang melarang penyediaan kantong plastik di ritel moderen. "Meskipun kantong belanja plastik yang diberikan oleh toko ritel moderen tersebut telah memiliki kriteria ekolabel," ungkap Roy.

Dia menilai, definisi kantong plastik ramah lingkungan yang ditetapkan dalam peraturan daerah tersebut tidak memiliki standar nasional yang ditetapkan pemerintah. Sehingga, lanjut Roy, kantong belanja plastik yang disediakan di toko ritel moderen dianggap tidak ramah lingkungan.

Beberapa kota seperti Bogor, Balikpapan, Samarinda, dan Denpasar sudah membuat peraturan daerah yang melarang ritel moderen menggunakan kantong plastik. Bahkan Bogor mulai 1 Desember 2018 akan memberlakukan larangan tersebut. Balikpapan dan Samarinda juga saat ini tengah menggodok larangan pengunaan kantong plastik di ritel moderen.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KoFKVB
November 21, 2018 at 03:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KoFKVB
via IFTTT
Share: