Showing posts with label 2019 at 10:36PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:36PM. Show all posts

Saturday, May 18, 2019

Media Cina Tuding AS Berbohong atas Klaim Curi Teknologi

AS disebut berbohong soal Cina memaksa untuk serahkan teknologi demi membuka pasar

REPUBLIKA.CO.ID, SHANGHAI - Surat kabar Partai Komunis Cina menyebut Amerika Serikat telah 'mengarang' tuduhan. Tuduhan tersebut antara lain Cina memaksa perusahaan untuk menyerahkan teknologi dalam pertukaran untuk akses pasar.

Cina mengumumkan pekan ini bahwa pihaknya akan membalas terhadap langkah Washington untuk menaikkan tarif impor Cina senilai 200 miliar dolar AS. Hal ini di tengah keluhan bahwa Beijing kurang memberi tanggapan untuk menghilangkan kekhawatiran AS tentang pencurian kekayaan intelektual dan pemindahan teknologi secara paksa ke perusahaan-perusahaan Cina.

People's Daily mengatakan dalam tajuk rencana bahwa Cina tidak pernah memaksa perusahaan AS untuk menyerahkan teknologi. Klaim itu adalah argumen kuno yang digunakan oleh beberapa orang di Amerika Serikat untuk menekan perkembangan Cina.

“Argumen A.S. tentang 'transfer teknologi secara paksa' dapat digambarkan sebagai dibuat dari udara yang tipis,” katanya. Amerika Serikat belum dapat memberikan bukti untuk mendukung klaim tersebut, kata editorial itu.

Dikatakan bahwa Amerika Serikat mendapat manfaat besar dari kerja sama teknologi sukarela, menghasilkan 7,96 miliar dolar AS biaya penggunaan kekayaan intelektual pada tahun 2016 saja. Kepanikan Washington disebabkan oleh kemampuan penelitian dan pengembangan Cina yang berkembang pesat, kata surat kabar itu.

Perselisihan yang semakin sengit antara dua ekonomi top dunia telah mengguncang investor dan mengguncang pasar global. AS mengatakan negosiasi kemungkinan akan dilanjutkan dalam waktu dekat, tetapi Cina mengatakan belum ada tanggal pasti yang ditetapkan dan Washington perlu menunjukkan ketulusan dalam setiap putaran pembicaraan baru.

Kantor berita negara Xinhua menuduh AS mengejar hegemoni global dalam editorial terpisah yang diterbitkan pada Sabtu dan mengatakan Washington akan lebih menderita karena perang dagang habis-habisan daripada Cina.

"Faktanya, dibandingkan dengan Cina, AS lebih bergantung pada pasar eksternal dan hubungan ekonomi internasional, dan lebih rentan terhadap guncangan ekonomi global," kata Xinhua.

"Jika AS terus-menerus menyulut perselisihan perdagangan, hal itu tentu akan mempengaruhi pasar global, dan konsekuensinya akan pasti akan mengalami kerugian yang lebih besar," tambahnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LTYTDp
May 18, 2019 at 10:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LTYTDp
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

Kalah dari Vietnam, Timnas U-23 Gagal ke Piala AFC 2020

Indonesia kalah 0-1 dari Vietnam pada laga kedua penyisihan grup.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas Indonesia U-23 takluk 0-1 dari Vietnam pada laga kedua Grup K babak kualifikasi Piala AFC U-23 2020, Ahad (24/3). Kekalahan ini menutup peluang Garuda Muda melaju ke putaran final Piala AFC U-23 2020 setelah pada laga pertama dihancurkan Thailand 0-4.

Kemenangan itu mengantarkan Vietnam berada di posisi kedua juara Grup K. Sementara Indonesia terpaku di posisi ketiga karena belum mendapatkan satu poin pun, sementara di posisi juru kunci ditempati Brunei Darussalam. Posisi juara grup diraih Thailand setelah menang 4-0 dari Indonesia dan membumihanguskan Brunei 8-0. Thailand dan Vietnam sama-sama mengoleksi enam poin, namun Thailand unggul dalam jumlah gol.

Jalannya Pertandingan

Bermain di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam pada Ahad (24/3) malam, sejak babak pertama Vietnam menggempur habis pertahanan Garuda Muda. Meski kalah dalam jumlah serangan, gawang Timnas U-23 masih selamat hingga babak pertama berakhir, skor kacamata untuk kedua tim.

Permainan keras tersaji pada babak pertama. Tercatat ada 20 pelanggaran dan dua kartu kuning yang diberikan wasit kepada pemain Timnas U-23 Indonesia, yakni Lutfi Kamal dan Marinus Wanewar.

Di babak kedua, Vietnam tidak mengendurkan serangan. Sejumlah peluang tercipta. Namun, lini pertahanan Indonesia berhasil menghambat peluang-peluang tersebut menjadi gol.

Meski diserang, Indonesia bukan tanpa perlawanan. Pada menit ke-53 contohnya, gelandang serang Egy Maulana mendapat kesempatan merobek jala Vietnam jika tendangan kerasnya ke arah gawang tidak dipatahkan Bui Tien Dung. Sadar butuh kemenangan, Garuda Muda memasukkan Saddil Ramdani mengganti Witan Sulaiman di menit ke-56. Namun, Indonesia tetap tidak bisa berbuat banyak di atas lapangan.

Vietnam sempat mengancam gawang Indonesia lewat aksi Nguyen Hoang Duc pada menit ke-58. Namun tembakannya melayang ke atas mistar gawang Indonesia.

Sementara Indonesia berpeluang membobol gawang Vietnam, andai Marinus dapat memanfaatkan kesalahan dilakukan penjaga gawang Vietnam pada menit ke-61. Sayang, tembakan putra Papua itu mampu ditepis penjaga gawang.

Peluang Indonesia kembali datang lewat bola mati pada menit ke-87. Namun, tembakan Saddil yang menjadi algojo melesat jauh di atas mistar gawang.

Harapan Indonesia akhirnya hancur setelah Vietnam menjebol gawang Garuda Muda lewat tandukan Trieu Viet Hung. Gol yang tercipta pada menit 93 itu menutup laga sekaligus membuat peluang Indonesai berlaga di putaran final Piala AFC U-23 musnah. Timnas U-23 Indonesia dipastikan tersingkir karena belum mendapatkan satu poin pun alias nol poin dari dua laga. Di laga terakhir, Indonesia akan melawan Brunei yang juga dipastikan tidak lolos.

Susunan Pemain:

Indonesia: Satria Tama (kiper), Firza Andika, Asnawi Mangkualam Bahar, Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi Nugroho, M. Luthfi Kamal, Sani, Egy Maulana Vikri, Osvaldo Haay, Witan Sulaiman, dan Marinus Wanewar.

Vietnam: Bui Tien Dung (kiper), Do Thanh Thinh, Huynh Tan Sinh, Ho Tan Tai, Doan Van Hau, Trieu Viet Hung, Truong Van Thai Quy, Nguyen Hoang Duc, Nguyen Thanh Chung, Ha Duc Chinh, dan Nguyen Quang Hai.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HEZWDZ
March 24, 2019 at 10:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HEZWDZ
via IFTTT
Share:

Gus Nabil: Masyarakat Kunci Tatanan Bangsa Ini

Gus Nabil berusaha beri pemahaman soal serangan fajar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Muchamad Nabil Haroen atau akrab disapa Gus Nabil melihat masih banyak masyarakat dan calon pemimpin yang berpikir bahwa untuk menjadi pemimpin di negeri ini harus punya uang banyak, tentu saja salah satunya untuk melakukan serangan fajar.

“Saya ingin berbagi pemahaman kepada masyarakat bahwa serangan fajar tidak melulu soal transaksi antara calon dan suara masyarakat. Serangan fajar harus kita rebut menjadi sebuah kegiatan yang bermanfaat, entah itu ngaji atau beribadah lainnya,” terang Gus Nabil dalam siaran persnya.

Masyarakat, lanjut Gus Nabil, adalah kunci tatanan bangsa ini. “Maka bedakanlah antara fajar shodiq dan fajar kadzib. Fajar shodiq adalah Fajar sejati, Fajar kadzib adalah Fajar dusta. Saya berusaha melakukan Serangan Fajar yang shodiq,” pungkas santri lulusan Pondok Pesantren Lirboyo ini.

Sebelumnya, Gus Nabil mengunggah sebuah video melalui facebook official kampanye @gusnabilGN. Video tersebut menampilkan seseorang yang datang kepada Gus Nabil dan menantangnya membeli suara. Dengan tegas Gus Nabil menyanggupi hal itu. “Saya berikan. Tujuh kali,” tegas caleg yang terkenal humoris dan dekat dengan masyarakat tersebut.

Sontak video tersebut mendapat beragam respon dari netizen. Seperti akun Agus Santoso menulis, “Yang penting kalau sudah jadi dewan jangan lupa visi dan misinya. Jangan lupa Sriwedari. Jangan lupa Surakarta”.

Dua hari berselang, Gus Nabil kembali mengunggah video serangan fajar yang ia janjikan. Dalam video tersebut Gus Nabil mengeluarkan uang dan selembar kertas dari dalam amplop. Kemudian membuang uang dan membacakan doa dari kertas tersebut.

“Serangan fajar pertama kali ini tentang doa enteng jodoh untuk para jomblo di dapil V. ​Rabbi ini lima anzalta ilayya min khairin faqir.​ Baca doa ini berulang kali, insyaal status jomblo akan segera hilang,” ujarnya.

Hingga berita ini tayang, video serangan fajar Gus Nabil telah ditonton lebih dari 10 ribu pengguna facebook dan menjadi pesan berantai di grup-grup WhatsApp Solo-raya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Wk8GTk
March 24, 2019 at 10:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Wk8GTk
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Allegri Ingin Juventus Belajar dari Kekalahan Kontra Genoa

Allegri menegaskan hasil negatif tersebut tak perlu dibesar-besarkan.

REPUBLIKA.CO.ID, GENOA -- Pelatih Juventus Massimiliano Allegri ingin Juventus mengambil hikmah dari kekalahan 0-2 dari Genoa pada laga  pekan ke-28 Serie A di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Ahad (17/3) malam WIB. Meski begitu, Allegri menegaskan hasil negatif tersebut tak perlu dibesar-besarkan.

"Saya mengharapkan Juventus yang berbeda. Kami tidak menunjukkan performa yang baik, kami membuat beberapa kesalahan dan kemudian gol itu muncul entah dari mana," kata Allegri kepada Sky Sport Italia disadur DAZN, Ahad (17/3).

Dua gol il Grifone hadir pada babak kedua melalui dua pemain pengganti, Stefano Sturaro menit ke-72 dan Goran Pandev menit ke-81. Pelatih berusia 51 tahun menilai kekalahan dari Genoa sama dengan yang mereka terima ketika bentrok melawan Atalanta di ajang Coppa Italia.

Dia pun menyayangkan Juventus kehilangan sedikit konsentrasi pada babak kedua meski sebenarnya menguasai jalannya pertandingan. "Anda tidak dapat memainkan setiap gim dengan kemampuan terbaik Anda. Saya pikir, kekalahan ini dapat membantu dan membangunkan kami," kata Max Ale.

Kekalahan ini sebenarnya tak begitu berpengaruh untuk Juve. Nyonya Tua masih kokoh di pucuk klasemen sementara dengan perolehan nilai 75, unggul 18 angka dari Napoli di urutan kedua. Hanya, rekor tak terkalahkan Juventus di kompetisi Liga Italia berakhir.

Namun, Allegri seperti tak mempermasalahkan hal itu. Bahkan, ketika awal musim eks pelatih AC Milan dan Cagliari sudah mengatakan sangat mustahil untuk terus memetik kemenangan hingga akhir musim.

"Jadi tidak perlu drama berlebih karena kami telah memainkan 28 pertandingan, menang 24 dan seri tiga, jadi ini tidak terlalu buruk."

Pada laga kali ini Allegri mengusung formasi 3-5-2 dengan Miralem Pjanic beroperasi di depan tiga bek. Allegri tidak menurukan beberapa pemain utama seperti Cristiano Ronaldo, Giorgio Chiellini, dan kiper Wojcciech Szczesny.

Bagi Genoa kemenangan ini menegskan status sebagai penjegal Juventus musim ini. Sebab, pada episode awal pertemuan di Stadion Allianz, Turin, mereka berhasil menahan imbang Nyonya Tua 1-1.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ThstBe
March 17, 2019 at 10:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ThstBe
via IFTTT
Share:

Sunday, January 27, 2019

Adik Prabowo: Kami Buka Dukungan dari Mana Pun Kecuali Iblis

Hashim menilai ideologi Prabowo tak akan pernah bergeser.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo menyatakan, pihaknya menerima dukungan terkait pencapresan Prabowo dari mana pun. Bahkan, Hashim juga mengungkap, Prabowo menerima dukungan dari pihak pihak yang dianggap kontroversial mulai HTI, FPI hingga anak cucu PKI.

"Yang sering ditanyakan kepada kami kepada saya kenapa keluarga saya atau Prabowo kerja sama dengan FPI dan HTI, saya mau jelaskan disini bukan kami meminta bantuan mereka, mereka menawarkan dukungan kepada kami," kata Hashim di Jakarta Selatan, Ahad (27/1).

Hashim mengatakan, sebagai politikus, maka dukungan dari manapun untuk mencapai kemenangan harus ditampung. Bahkan, Hashim menyatakan, pihaknya bakal mau menerima kalaupun ada cucu para anggota PKI yang akan mendukung Prabowo.

"Ada yang bertanya begitu, saya bilang 'saya dan kami akan terima dukungan dari mana pun kecuali iblis kecuali setan yang lain kami terima prabowo terima bahkan anak dan cucu PKI, pun cicit PKI kami akan terima dukungannya'," kata dia.

Baca Juga: Lewat FPI, Habib Rizieq Titip Pesan Ini untuk Prabowo.

Namun, Hashim menegaskan, ideologi Prabowo tak bisa digeser. Menurutnya, Prabowo akan terus berpegang pada Konstitusi dan aturan yang berlaku di Indonesia.

"Kita mau menang tapi yang jelas Pak Prabowo tak dibawa ke arah Palu Arit, Prabowo tetap Pancasila, tetap UUD 45, tetap NKRI," ujarnya lagi.

Hashim pun mengaku, dukungannya pada Prabowo bukan karena ia sedarah dengan Prabowo. Namun, kata Hashim, ia mendukung Prabowo karena program yang dicanangkan kakaknya itu.

"Saya cocok dengan kakak saya, saya mendukung kakak saya bukan karena sedarah tapi program yang luar biasa," kata dia.

Di kesempatan yang sama, Hashim juga sempat menceritakan keluarganya,termasuk Prabowo. Menurutnya, keluarganya terdiri dari berbagai agama, Katolik, Kristen hingga Prabowo yang kata dia seorang haji. Namun, kebersamaan itu terus dijaga. Ini adalah perwujudan keluarga yang cinta keberagaman.

"Perayaan Natal selama 60 tahun lebih, kakak saya Prabowo Subianto selalu hadir perayaan Natal, tidak ikut ibadah. Tapi setelah ibadah selesai dia ikut gabung dan bulan lalu ikut poco-poco dan joget-joget," kata Hashim.

Ada viral yang menyebut Prabowo diserang oleh musuhnya karena kurang islami atau tidak Islam. Ada juga yang menyebut baru mualaf dan sebagainya.

"Tapi itu bukan, tradisi keluarga kami, Prabowo hadir pada Natal kami-kami yang kristen hadir Idul fitri, Idul Adha, itu keluarga kami," kata Hashim.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sPmXuQ
January 27, 2019 at 10:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sPmXuQ
via IFTTT
Share:

PSIS Tunda Keberangkatan ke Batang Akibat Cuaca

Kondisi Stadion Moch. Satengan, Kabupaten Batang, tidak memungkinkan akibat hujan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- PSIS Semarang menunda keberangkatan pemainnya untuk menghadapi Persibat Batang dalam pertandingan leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia. Menyusul kondisi Stadion Moch. Satengan, Kabupaten Batang, yang tidak memungkinkan untuk menjadi lokasi pertandingan akibat hujan deras.

General Manager PSIS Semarang Wahyu Winarto mengatakan, anak asuh Jafri Sastra ini dijadwalkan bertolak ke Batang pada Ahad (27/1) siang. "Tadi dikirimi video tentang kondisi Stadion Moch. Sarengat yang tergenang akibat hujan lebat," katanya di Semarang, Ahad (27/1).

Ditambah lagi, kata dia, kondisi cuaca juga tidak memungkinkan jika nanti memang dilaksanakan pertandingan sesuai jadwal pada Senin (28/1).

PSIS, menurut dia, dijadwalkan menggelar latihan pada Ahad sore.  Pengawas pertandingan juga sudah menyampaikan pemberitahuan tentang kondisi lapangan yang tidak memungkinkan itu.

Meski kondisi air surut, ia tidak yakin Stadion Moch. Sarengat bisa digunakan jika pertandingan berlangsung dalam kondisi hujan. Ia menegaskan, PSIS akan mengikuti keputusan panitia pelaksana pertandingan.

"Kalau diundur, kami akan mengikuti berdasarkan hasil temu teknik," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CSwVjo
January 27, 2019 at 10:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CSwVjo
via IFTTT
Share:

Saturday, January 26, 2019

Prancis Siap Akui Guaido Sebagai Presiden Venezuela

Prancis meminta diadakannya pemilu di Venezuela pekan mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Sabtu (26/1) mengatakan, dia siap mengakui Juan Guaido sebagai Presiden Venezuela. Syaratnya, bila pemilihan umum Venezuela tidak dilaksanakan pada pekan mendatang.

"Jika tidak ada pengumuman penyelenggaraan pemilu dalam delapan hari, kami akan siap mengakui Juan Guaido sebagai 'penanggung jawab presiden' Venezuela untuk memicu proses politik," Macron menulis dalam cicitan Twitter.

Sementara itu Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez juga mengumumkan sikap yang sama pada Sabtu. Yaitu, memberi waktu delapan hari kepada Nicolas Maduro untuk menyelenggarakan pemilu di negara Amerika Selatan tersebut atau Spanyol akan mengakui Juan Guaido sebagai presiden sementara yang akan mengadakan pemilu.

"Pemerintah Spanyol memberi Nicolas Maduro waktu delapan hari untuk mengadakan pemilu yang terbuka dan demokratis. Bila hal itu tidak dilakukan, Spanyol akan mengakui Juan Guaido sebagai presiden sementara yang akan menyelenggarakan pemilu," kata Sanchez.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan mengadakan pertemuan pada Sabtu atas permintaan Amerika Serikat. Langkah itu setelah Washington dan sejumlah negara di kawasan itu mengakui pemimpin oposisi Guaido sebagai kepala negara dan mendesak Presiden Nicolas Maduro untuk mengundurkan diri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S7nwhH
January 26, 2019 at 10:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S7nwhH
via IFTTT
Share:

Sunday, January 6, 2019

Langkah Len Industri Menuju Perusahaan Teknologi Kelas Dunia

Len Industri menargetkan tahun depan bisa lebih menguasai pasar regional.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Endro Yuwanto

Banyak perusahaan atau instansi di Indonesia yang berharap menjadi perusahaan kelas dunia atau sejajar dengan perusahaan multinasional. Namun, menjadi perusahaan kelas dunia tak seperti membalikkan telapak tangan. Persaingan untuk menuju ke sana jelas amat ketat.

Salah satu perusahaan yang berupaya menjadi perusahaan kelas dunia adalah PT Len Industri (Persero), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertanggung jawab mengembangkan bisnis dan produk-produk dalam bidang elektronika untuk industri dan prasarana. Len Industri kini berada di jalur jelas untuk menjadi perusahaan yang diperhitungkan di dunia. Bahkan, Len Industri telah mendapatkan pengakuan internasional sebagai perusahaan eletronika terkemuka dalam hal persinyalan.

Yang terbaru, Len Electronic Interlocking yang merupakan produk andalan PT Len Industri di bidang persinyalan kereta api meraih penghargaan ASEAN Outstanding Engineering Award 2018 Kategori Proyek pada ajang Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) ke-36 yang diselenggarakan di Resorts World Sentosa, Singapura, pada 12-14 November 2018.

Penghargaan diserahkan kepada Direktur Utama PT Len Industri Zakky Gamal Yasin dan disaksikan oleh Menteri Negara, Nasional Development, dan Ketenagakerjaan Singapura Zaqy Mohamad, dan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, Rabu, 14 November 2018 lalu. Penghargaan ASEAN Outstanding Engineering Award merupakan sebuah pengakuan prestasi rekayasa yang luar biasa kepada organisasi atau individu yang bertanggung jawab untuk proyek rekayasa di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

“Semoga produk kami dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan sarana transportasi di Indonesia, bahkan di level internasional. Terima kasih kepada PII (Persatuan Insinyur Indonesia) yang selalu mendukung. Kami mendapatkan penghargaan ini setelah Len Electronic Interlocking masuk dalam Buku 100 Karya Keinsinyuran Indonesia 2007-2017 yang diterbitkan PII. Di ajang CAFEO ini juga, 20 personel PT Len Industri dan PT Len Railway Systems menerima sertifikasi ASEAN Engineer Register (AER),” ujar Zakky Gamal Yasin dalam siaran persnya, awal tahun ini.

Implementasi pertama Len Electronic Interlocking dilakukan di Stasiun Slawi, Tegal, Jawa Tengah, pada tahun 2004. Selanjutnya PT Len Industri berhasil menerapkan Len Electronic Interlocking di Jalur Utara Pulau Jawa, Cirebon-Surabaya, sepanjang 433 kilometer melintasi lebih dari 54 stasiun dengan sistem telekomunikasi fiber optic.

Peresmian di Slawi tersebut menjadi tonggak sejarah dimulainya perkembangan produk persinyalan kereta api dalam negeri yang diharapkan bisa mengurangi ketergantungan kepada asing dalam pembangunan sistem persinyalan kereta api Indonesia. Baik dalam bidang kompetensi engineering, konstruksi, dan juga perawatan yang pada ujungnya akan menghemat devisa negara.

Direktur Operasi I Len Industri, Linus Andor Mulana S menambahkan, perusahannya sudah berkecimpung dalam teknologi perkeretaapian sejak era tahun 1980-an. Hingga kini, ini satu-satunya perusahaan di dalam negeri maupun ASEAN yang mampu menghasilkan produk persinyalan sendiri. "Kini saatnya kami go regional, setelah Bangladesh saya harap kami bisa masuk di Filipina,” ujarnya berharap.

PT Len Industri melalui anak perusahannya, PT Len Railway Systems (LRS), memang sudah mengirimkan peralatan interlocking perkeretaapian ke Bangladesh. Produk tersebut diberangkatkan pada Jumat, 13 April 2018 dari Tanjung Priuk dan dipasang pada 5 Mei 2018.

Zakky Gamal Yasin mengatakan, ini entry point perusahannya untuk masuk ke Bangladesh, walaupun nilainya tidak besar tapi sangat penting. "Ke depan masih banyak oportunity bisnis di Bangladesh yang bisa dilakukan. Dari Bangladesh ini kami bisa makin merambah ke negara-negara sekitar.”

Dari Bangladesh, Len Industri kemudian menuju Filipina untuk memperluas pasar regional. Menteri Perhubungan Filipina, Arthur Tugade menerima Kunjungan Sinergi BUMN Perkeretaapian pada International Retail Design Conference (IRDC), 25 Oktober 2018. Direktur Utama Len Industri Zakky Gamal Yasin hadir di acara ini dan berkoordinasi mengenai pengembangan pembangunan jaringan perkeretaapian di Filipina. Len Industri membidik pasar Filipina dengan menawarkan paket total solution.

Zakky menyatakan, Len Industri merupakan salah satu pihak yang turut menyukseskan pembangunan urban transport di Indonesia terus berupaya untuk menembus pasar regional dan selalu mengembangkan teknologi mutakhir sebagaimana yang telah diimplementasikan untuk transportasi berbasis rel di Indonesia.

Tak hanya itu, PT Len Industri menjalin kerja sama strategis bidang perkeretapaian dengan perusahaan asal Kroasia, Altpro di Innotrans 2018, Berlin, Jerman, 20 September 2018. Kolaborasi Len-Altpro memiliki tujuan untuk memperluas pasar kedua pihak di 47 negara.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Len Industri Zakky Gamal Yasin dan CEO Altpro Zvonimir Viduka. Zakky menyatakan, kerja sama strategis ini merupakan langkah perusahaan untuk memperluas pasar internasional di bidang perkeretaapian.

Ada tujuh penandatanganan kerja sama di Innotrans 2018 oleh Len Industri. Selain Len-Altpro, ada pula kerja sama dengan Thales Prancis, HIMA Jerman, VRS dari Belanda di bidang elektrik point machine dan level crossing serta spare part lainnya, Wabtec dari Amerika Serikat di bidang sistem freight solution di Indonesia, Teltronic dari Spanyol di bidang telekomunikasi untuk segmen pasar kereta cepat, dan Schnoor dari Jerman untuk Tetra Radio Onboard yang telah digunakan di LRT Jakarta.

Dalam Innotrans 2018, Len Industri mengusung tema “Providing Total Solution for Railway Projects” dengan dua misi penting. Pertama, yaitu sebagai Regional Total Railway System Integrator yang memiliki keunggulan kompetitif dalam engineering dan produk yang telah terbukti. Kedua, Len Industri sebagai mitra strategis untuk menyediakan solusi sistem perkeretaapian di pasar regional. "Saat ini kami sedang menyelesaikan proyek pekerjaan modifikasi persinyalan di Bangladesh. Beberapa tahun sebelumnya juga pernah kami kerjakan di Malaysia dan Singapura.”

PT Surya Energi Indotama (SEI), anak perusahaan PT Len Industri (Persero), yang bekerja sama dengan Proinso juga berhasil memenangkan penghargaan Solar Power Portal Award 2018 untuk kategori Community Solar Installation of The Year 2018 di Hilton Metropole NEC, Birmingham, Inggris, 17 Oktober 2018. Ini merupakan ajang bergengsi International PV Installation yang ke-6 kalinya diselenggarakan oleh Solar Media.

Penghargaan tersebut berhasil diraih berkat kerja sama PT SEI dan Proinso membangun Off-Grid PLTS berkapasitas 492 kWp di Sumba Timur. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berhasil melistriki 852 rumah dan 57 fasilitas publik di area-area terpencil di lintasan sepanjang 48 km. Desain unik sistem memanfaatkan tiang-tiang yang dapat membangkitkan listrik menggunakan panel surya yang dipasang di atasnya. Dengan desain ini, maka tidak lagi diperlukan lahan yang luas seperti halnya pada PLTS konvensional.

Selain produk sistem persinyalan kereta api sendiri dan produk inovasi sistem solar yang mendunia, kini perusahaan yang genap berusia 27 tahun pada Oktober 2018 ini juga menawarkan berbagai layanan, seperti application and systems engineering and design, procurement and manufacturing, installation, construction, testing and commissioning, maintenance and training.

Saat ini produk-produk Len Industri juga sudah diekspor. Walau pada 2018 angkanya baru menyentuh Rp 20 miliar, Len Industri menargetkan tahun depan bisa lebih menguasai pasar regional. Semua upaya Len Industri itu, kata Zakky, dilakukan tak lain sebagai sebuah perjalanan panjang menembus pasar internasional. "Ini semua langkah untuk Go Global."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FgTXnb
January 06, 2019 at 10:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FgTXnb
via IFTTT
Share: