Showing posts with label February 14. Show all posts
Showing posts with label February 14. Show all posts

Thursday, February 14, 2019

Sriwijaya FC Andalkan Pemain Muda Lawan Madura United

Sriwijaya FC harus realistis dalam mematok target pada pertemuan pertama.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Sriwijaya FC mengandalkan mayoritas pemain muda jebolan tim Sriwijaya FC U-19 dan tim PON Sumsel untuk bertanding melawan Madura United pada leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia di Madura pada Ahad (17/2). Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan mengatakan, dengan materi pemain muda minim pengalaman tersebut, Sriwijaya FC harus realistis dalam mematok target pada pertemuan pertama melawan Madura United ini.

"Yang jelas, saya tidak mau tim ini jadi bulan-bulanan. Target kami, ya harus menyulitkan Madura United," kata Hartono yang dijumpai seusai latihan terakhir menjelang keberangkatan ke kandang lawan, Kamis (14/2).

Meski kualitas pemain berbeda level dengan Madura United, bagi Hartono tetap ada peluang untuk mencetak gol asalkan pemain SFC piawai dalam menerapkan strategi serangan balik. Taktik dan strategi ini sudah disimulasikan di sesi latihan beberapa hari terakhir dengan harapan dapat diaplikasikan para pemain ketika berada di lapangan.

"Satu lagi, pemain jangan tertekan, nikmati saja supaya bisa menampilkan yang terbaik," kata dia.

Sriwijaya FC dijadwalkan akan berangkat dari Palembang ke Madura pada Jumat (15/2) dengan memboyong 18 pemain, yakni Akbar Zakaria, Rizky Dwi Ramadhana, Hapit Ibrahim, Rahmad Juliandri, Yogi Novrian, Andes Adinata, Robby Andika, Fatoni Ahmad, Untung Wibowo.

Kemudian, Adi Septiawan, Reza Airlangga, Juprianto, Zakaria, Zico Sukmana, Adisty Wicaksana, Muhammad Ilham, Deni Kristiawan dan Vako Marcho.

Laga melawan Madura United ini diperkirakan tidak mudah bagi Laskar Wong Kito. Sebab dari 18 pemain yang diboyong, hanya tiga pemain yang pernah merasakan bertanding di Liga 1 musim lalu, sementara Madura United diperkuat sejumlah pemain nasional dan pemain asing.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GJgcTk
February 14, 2019 at 10:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GJgcTk
via IFTTT
Share:

Iran Berjanji Balas Kematian Puluhan Garda Revolusi

Serangan ini memperkuat tekad Iran untuk perang melawan terorisme.

REPUBLIKA.CO.ID,  TEHERAN— Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan penyesalan mengenai serangan Rabu (13/2) di Sistan-Baluchestan, yang menewaskan dan melukai puluhan personel keamanan. Pemerintah berjanji akan membalas tumpahnya darah mereka yang gugur.

Juru bicara tersebut, Bahram Qasemi, menyatakan solidaritas buat keluarga korban dan mengutuk serangan tidak manusiawi itu. 

Ia mengatakan kelompok teror yang melancarkan serangan tak manusiawi tersebut akan memperkuat Pemerintah Iran dan rakyat untuk terus memerangi terorisme.

Markas Quds, Departemen Hubungan Masyarakat Pasukan Darat Garda Revolusi Iran (IRGC), di dalam satu pernyataan pada Rabu (13/2) malam mengumumkan serangan bunuh diri terhadap satu bus yang membawa personel IRGC di Jalan Khash-Zahedan. Serangan itu menewaskan dan melukai sejumlah dari mereka.

Sumber tidak resmi menyebutkan jumlah korban jiwa berjumlah 41 akibat serangan tersebut, yang diakui oleh kelompok Jaish Al-Adl.  

Satu sumber yang mengetahui menyatakan satu bus yang membawa sejumlah personel Korps Garda Revolusi Republik Islam (IRGC) diledakkan oleh seorang pembom bunuh diri di Daerah Chanali, Jalan Khash-Zahedan.

Ia mengatakan kepada Kantor Berita Iran, IRNA, beberapa menit sebelumnya aksi teror telah dilancarkan. 

Belakangan kelompok Jaish Al-Adl mengaku bertanggung-jawab atas serangan bom bunuh diri pada 13 Februari tersebut.

Pemboman bunuh diri itu terjadi beberapa hari setelah Iran memperingati 40 tahun Revolusi Islam 1979.

IRGC menuduh "kelompok takfiri dan tentara bayaran yang mengabdi buat lembaga intelijen negara congkak di dunia" sebagai pelaku serangan tersebut.

Iran, yang mayoritas warganya penganut Syiah, menggunakan istilah "takfiri" untuk menggambarkan kelompok yang melawan negara.

Teheran pada masa lau telah menuduh Arab Saudi mendanai Jaish Al-Adl (Tentara Keadilan), tapi Kerajaan Teluk itu telah membantah tuduhan Iran.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tjIjR6
February 14, 2019 at 10:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tjIjR6
via IFTTT
Share:

Haedar: Islam Mengajarkan Tabayun dan Ukhuwah

Muhammadiyah melalui program dan visi misnya mengajarkan cerdas dan kritis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Informasi di media sosial (medsos) yang ada saat ini memilik banyak model dan konten. Informasi yang bersumber dari medsos akan menjadi masalah sosial dan etika terhadapa penerimanya yang tak memiliki gairah tabayun. “Padahal Islam mengajarkan tabayun, ukhuwah,” Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat membuka seminar pra Tanwir Muhammadiyah Forum Dialog dan Literasi Media Sosial Bijak di Dunia Maya, Rukun di Dunia Nyata, Kamis (14/2).

Haedar mengatakan, perlunya tabayun dan ukhuwah terhadap informasi yang diterima dari medsos, supaya kita sebagai umat Islam bisa menjaga harga diri kita dan orang lain. Jangan sampai informasi tentang seseorang yang diterima dari medosos membuat kita membenci orang tersebut.

“Kita jangan merendahkan martabat orang lain. Bahkan ketika kita tidak suka terhadap orang lain itu, kita juga tidak boleh buruk sangka,” katanya.

Untuk itu, Haedar mengatakan, Muhammadiyah melalui program dan visi misnya mengajarkan cerdas dan kritis. Karena orang cerdas dan kritis merupakan ciri dari orang yang memperoleh petunjuk dan ulil albab atau cerdas pemikirannya.

“Ada kemampuan mengolah dan menyeleksi untuk mendiskusikan teks tanpa harus langsung mengeluarkan atau menyebarkan. Makanya generasi milenial ini harus dibiasakan otaknya mengunyah-ngunyah informasi,” katanya.

Haedar mengatakan, jikalau otak sudah terbiasa mengolah informasi, maka otak kita akan menjadi cerdas. Apalagi masa depan bangsa yang berada di tangan mayoritas milenial memiliki otak bagus, maka generasi milenial harus tumbuh jadi generasi yang cerdas dan mencerahkan. “Mereka jangan terkontaminasi dengan hal-hal yang buruk,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GJgf1i
February 14, 2019 at 10:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GJgf1i
via IFTTT
Share:

Tak Pikirkan Play-Off, Prawira Tundukkan Pelita Jaya

Peluang Prawira ke play-off memang tipis karena bergantung pada hasil tim lain.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Tak berpikir soal peluang ke play-off, Prawira Bandung tetap bersemangat pantang menyerah dan menundukkan Pelita Jaya 82-68 pada seri kedelapan IBL Pertamax 2018-2019 di GOR UNY Yogyakarta, Kamis (14/2). Peluang Prawira ke play-off memang tipis karena bergantung pada hasil tim lain, yakni Satria Muda Pertamina dan Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja.

"Kami hanya fokus pada gim demi gim dan sepakat tak berpikir soal play-off. Saya berharap anak anak bisa mengakhiri tugas dengan baik, tak peduli soal play-off," kata pelatih Prawira Andre Yuwadi.

Ia bangga para pemainnya cukup konsisten dan memiliki ketenangan walau ada beberapa momentum yang mengganggu. Dia gembira pasukannya bisa menikmati pertandingan.

"Kami juga terbantu dengan foul trouble lawan dan kurang bagusnya tembakan luar para penembak PJ hari ini," ujar Andre.  

Brachon Griffin mencetak 23 angka bagi Prawira. Dalarian Williams mengemas 21 poin. Hans Abraham membuat 15 angka dan M. Reza Guntara mengemas 12 poin.

"Prawira bermain bagus. Saya tak bisa dorong anak-anak," kata pelatih Pelita Jaya, Fictor Roring.

Secara mental anak asuhannya memang kalah dibanding Prawira. "Kami sudah melangkah ke play-off, sementara Prawira Masih mengejar peluang," katanya.

Nate Barfield mencetak 16 angka bagi PJ. Reggie William Mononimbar mengemas 14 poin. Carlton Hurst menyumbang 11 angka dan Govinda Saputra mengemas sepuluh angka. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UVMNJn
February 14, 2019 at 10:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UVMNJn
via IFTTT
Share:

Jusuf Kalla Diagendakan Buka Tanwir 2019 Muhammadiyah

Panitia menyediakn 2.700 undangan yang terdiri dari tamu pusat dan daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU— Tanwir 2019 Muhammadiyah dipastikan akan dibuka Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla. 

“Sampai detik ini yang konfirmasi dan putuskan Pak Yusuf Kalla sampai detik ini pukul 7.00,” kata Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu Syaifullah saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (14/2).

Syaifullah mengatakan, pejabat pusat yang sudah terkonfirmasi kehadirannya pada undangan pembukaan Tawnir di antaranya Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan, Muhadjir Effendy, Mendikbud RI,  Rudiantara Menkominfo RI, dan Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua MPR RI). 

Pantauan Republika.co.id di lapangan, persiapan Tanwir Muhammadiyah 2019 dipastikan sudah selesai dipersiapkan di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu. 

"Alhamdulillah untuk persiapan saat ini sudah 95 persen," kata Herman Dodi Kordinator acara dan protokoler PP Muhammadiyah, saat ditemui Republika.co.id di lokasi, Kamis (14/2) sore.

Dodi mengaku bersyukur, persiapan teknis di lapangan dibantu protokol wakil kepresidenan. Sehingga lokasi dibukanya Tanwir sudah selesai dan tinggal digunakan, besok Jumat (15/2). "Dari gladi bersih, sudah dilihat dan sudah disetujui. Artinya sudah tinggal pelaksanaan saja," ujarnya. 

Menurut Dodi, panitia menyediakan sekitar  2700 undangan. Yang terdiri dari peserta, tamu pemerintah pusat dan tamu pemerintah daerah

"Dan masyarakat Muhammadiyah dari 10 kabupaten kota di Bengkulu," katanya.

Dodi menyampaikan, jika masyarakat umum ingin melihat, panitia telah mempersiapkan screen untuk masyarakat bisa melihat acara pembukaan.

"Masyarakat yang ingin melihat itu kita akan ada siaran langsung dari TVRI TV Nasional kemudian TV lokan nanti bisa dilihat secara langsung acara itu," ujarnya.

Ketua Pantia Tanwir, Ahmad Dasan, mengatakan tidak mudah Bengkulu menjadi tuan rumah Tanwir 2019. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu perlu waktu 10 tahun untuk ditunjuk menjadi tuan rumah Tanwir ke-51 ini.

“Tidak mudah jadi tuan rumah Tanwir,” kata Ahmad Dasan pada Press Conference yang berlangsung di Gedung KH Ahmad Dahlan, Kampus IV, Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Rabu (13/2/19) sore kemarin.

Ahmad Dasan, mengaku bersyukur akhirnya Bengkulu ditunjuk Pimpinan Pusat Muhammadiyah tahun ini menjadi tuan rumah. Dia menegaskan hal ini sekaligus sebagai uji coba atau uji nyali, layak tidaknya menjadi tuan rumah muktamar, sebagai ajang musyawarah tertinggi Muhammadiyah.

“Adalah cita-cita hampir semua wilayah yang menginginkan sebagai tuan rumah muktamar,” ujarnya.

Menurut pria asal Tuban Jawa Timur ini,  ada tiga alasan terpilihnya Bengkulu sebagai tuan rumah. “Pertama kondisi Muhammadiyah di Bengkulu baik dari sisi kualifikasi keorganisasian termasuk juga kuantitas, atau jumlah anggotanya,” katanya.

Dia mengatakan, untuk di kawasan Sumetra, posisi Muhammadiyah Bengkulu menempati urutan kedua setelah Padang. “Orang menyebut Muhammadiyah itu berdiri di Yogyakarta tapi besar di Sumatra Barat. Nah kita ini posisinya nomor dua untuk kualifikasi dan jumlah (anggotanya),” ujarnya.

Alasan kedua adalah jumlah AUM, terutama universitasnya. Menurut dia, amal usaha Muhammadiyah Bengkulu (AUMB) masih di atas padang.  "Dari sisi jumlah mahasiswa, kita itu di bawah Medan. Kalau Medan itu jumlah mahasiswanya sekitar 13 ribu, kita 10 ribuan,” jelasnya sambil menyebut jumlah mahasiswa di Padang sekitar 6 ribuan.

“Kenapa ini jadi penilaian. Karena Muhammadiyah itu, apapun gerak langkahnya, adalah swadana, mendanai sendiri, mandiri,” terang dia.

Menurutnya, tidak ada ceritanya Muhammadiyah mengadakan acara seperti ini kemudian mengajukan proposal ke pemerintah provinsi. Alasan ketiga adalah sinergitas antara Muhammadiyah dan pemerintah setempat. Hubungan itu sangat harmonis baik dengan pemerintah provinsi maupun kota

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GHAgW5
February 14, 2019 at 10:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GHAgW5
via IFTTT
Share:

McLaren Luncurkan Mobol untuk F1 Musim 2019

Mobil ini akan menjadi tunggangan Carlos Sainz dan Lando Norris.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- McLaren meluncurkan mobil balap terbarunya, MCL34, pada Kamis (14/2). Mobil ini akan menjadi tunggangan Carlos Sainz Jr. dan Lando Norris pada balapan Formula 1 musim 2019.

Jet darat yang didominasi warna oranye dan biru tua itu diperkenalkan kepada publik dalam acara peluncuran di markas McLaren di Woking, Inggris Raya, demikian laman resmi Formula1.com pada Kamis.

MCL34 memiliki desain sayap depan yang lebih sederhana dan bargeboard yang lebih ringkas karena mengikuti regulasi baru. Mobil ini menggunakan mesin Renault dan akan digeber untuk pertama  kalinya di tes pramusim di Sirkuit Barcelona-Katalunya pada 18 Februari nanti.

"Ini akan menjadi tahun yang hebat bagi kami," kata CEO McLaren Zak Brown sebelum peluncuran. "Saya kira kami memiliki bakat-bakat yang luar biasa. Semua orang akan sangat menantikan melihat kami di balapan Australia."

Mobil McLaren tahun lalu, MCL33, tampak sebagai salah satu mobil terkuat di papan tengah ketika dikendarai Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne di awal musim.

Mereka finis di peringkat enam konstruktor tahun lalu menggunakan mesin Honda.

"Saya kira kami akan mendapati dua pebalap Grand Prix yang muda dan sangat cepat. Kemudian semua orang di McLaren telah bekerja sangat keras untuk memastikan kami membuat mobil balap yang lebih baik daripada yang kami hasilkan di 2018," kata Brown.

McLaren yang pernah dominan pada zaman Ayrton Senna dan Alain Prost belum pernah memenangi balapan sejak 2012. Terakhir kali mereka merebut gelar juara dunia adalah ketika bersama Lewis Hamilton pada 2018.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DBU4Hm
February 14, 2019 at 10:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DBU4Hm
via IFTTT
Share:

BPJSTK akan Bangun 3 Desa Berdaya di Lokasi Eks Tsunami

BPJSTK menggandeng Rumah Zakat membangun desa berdaya.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Istri-istri karyawan (IIK) BPJS Ketenagakerjaan Pusat menyerahkan bantuan untuk korban tsunami Selat Sunda ke Rumah Zakat di kantor BPJS ketenagakerjaan Wilayah Banten. Bantuan langsung di serahkan oleh ketua IIK BPJS Pusat, Agus kepada Chief Marketing Officer Rumah Zakat, Ivan Nugraha.

Acara serah terima ini juga dihadiri oleh oleh istri istri Direksi BPJS Ketenagakerjaan ,  Deputi direktur BPJS ketenagakerjaan wilayah Banten dan Ketua Yayasan Almaghfirah.

“Alhamdulillah istri istri pegawai BPJS  ketenagakerjaan sangat solid dalam hal kepedulian bencana di Indonesia,” ujar Ibu Agus ketua IIK BPJS Pusat.

Tahun ini Yayasan Al Maghfirah bersama IIK BPJS Ketenagakerjaan  dan Rumah Zakat berkomitmen hadirkan 3 desa berdaya di wilayah yang terkena dampak Tsnunami Selat Sunda.

“Terimakasih . Yayasan Al Maghfirah dan IIK BPJS Ketenagakerjaan atas kerjasamanya. Desa berdaya ini merupakan kelanjutan dari proses respon bantuan bencana, semoga menjadikan warga terdampak menjadi lebih berdaya,” ujar Chief Marketing Officer Rumah Zakat Irvan Nugraha.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BzSfL0
February 14, 2019 at 10:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BzSfL0
via IFTTT
Share:

Menteri PUPR Dorong Generasi Muda Kembangkan Teknologi

Basuki mendorong generasi muda PUPR untuk mendiskusikan teknologi informasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengajak seluruh pegawai, terutama generasi muda Kementerian PUPR untuk menyumbangkan ide-ide inovatif dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Hal tersebut dikatakan Basuki saat membuka PUPR 4.0 Expo di Ruang Serbaguna, Gedung Utama Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (11/2).

“Acara ini bukan sekedar Expo tapi juga sebagai unjuk kinerja masing - masing unit organisasi, sekaligus sebagai evaluasi internal seberapa jauh Kementerian PUPR memanfaatkan fasilitas informasi teknologi yang sedang berkembang pesat diluar. Harapannya lewat acara ini bisa menjaring ide-ide cemerlang dari generasi muda PUPR untuk meningkatkan kredibilitas dan kinerja PUPR,” kata Basuki.

Basuki mendorong generasi muda PUPR untuk mendiskusikan teknologi informasi yang ada di Kementerian PUPR untuk bisa dimofidikasi sehingga lebih menjawab kebutuhan informasi saat ini. Untuk staf Kementerian PUPR yang mempunyai ide orisinal dan inovatif sehingga aplikasi/sistem informasi yang ditampilkan dalam PUPR Expo ini menjadi lebih bagus.

“Saya akan beri hadiah untuk dapat mengikuti seminar internasional di luar negeri. Dengan demikian dari hasil belajar hadiahnya juga belajar,” ujar Basuki.

Basuki mengatakan, revolusi industri 4.0 ditandai dengan perkembangan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi guna  mencapai  efisiensi  yang tinggi  dan kualitas produk yang lebih  baik, tidak terkecuali juga memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Untuk itu dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang semakin handal dalam mengembangkan pemanfaatan teknologi informasi.

Sejalan dengan perkembangan Industri 4.0 tersebut, Kementerian PUPR mulai melakukan perubahan dalam proses bisnisnya melalui digitalisasi, connectivity & computer power, human-machine interface, analytics intelligent untuk dapat meningkatkan efisiensi, meningkatkan optimasi produksi, dan memperbaiki proses produksi.

Acara PUPR 4.0 Expo diselenggarakan untuk publikasi produk dan inovasi Kementerian PUPR pada era industri 4.0 yang mengedepankan layanan berbasis internet, yang mencakup otomatisasi, internet of things, dan cloud computing.

Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja selaku ketua pelaksana dalam laporannya mengatakan, setiap pekannya PUPR Expo 4.0 akan diisi oleh tiga unit organisasi yang akan mendirikan booth Expo dan juga mengisi acara mini talkshow secara bergantian. Sementara setiap hari Jumat akan diselenggarakan Jumpa Pers dengan narasumber dari pejabat terkait masing-masing unit organisasi.

Jadwal PUPR EXPO 4.0 yakni minggu pertama, pada 11-15 Februari 2019 menampilkan materi dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air, BPIW dan Balitbang. Selanjutnya minggu kedua, tanggal 18-22 Februari 2019, akan diikuti dengan Ditjen Bina Marga, BPJT dan Bina Konstruksi. Minggu ketiga pada 25 Februari-1 Maret 2019 dilanjutkan oleh Ditjen Cipta Karya, BPPSPAM dan BPSDM.

Minggu keempat pada 4-8 Maret 2019 akan diisi dengan Ditjen Penyediaan Perumahan, Ditjen Pembiayaan Infrastruktur PU dan Perumahan, dan PPDPP. Kemudian di minggu kelima, pada 11-15 Maret 2019 akan ditutup oleh Inspektorat Jenderal dan Sekretariat Jenderal.

Beberapa mini talkshow yang akan digelar yakni pada hari Selasa (12/2) akan ada 4 mini talkshow yang diselenggarakan oleh Balitbang yakni mengenai Flood Early Warning System dengan narasumber dari Pusat Litbang Sumber Daya Air dan INVI-J dan Invi-Slope (Aplikasi Untuk Memudahkan Dalam Melakukan Inspeksi Jembatan) dengan narasumber dari Puslitbang Jalan dan Jembatan.     

Kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai Sistem Rating Bangunan Gedung Hijau dengan narasumber dari Puslitbang Perumahan dan Permukiman dan Prospek dan Tantangan Penerapan BIM dalam Proyek Infrastruktur dengan narasumber yang berasal dari Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi.

Pada hari berikutnya, Rabu, (13/2) diselenggarakan forum diskusi sebanyak 2 sesi. Pertama, pada pukul 10.00-11.30 WIB diskusi bertemakan Peran Generasi Muda dan Kampus dalam Pengembangan Wilayah dan Pembangunan Infrastruktur akan menampilkan dua narasumber, yakni Kepala BPIW Hadi Sucahyono dan Pengamat Pembangunan Perkotaan Nirwono Yoga.

Selanjutnya pada sesi 2, pada pukul 13.30-15.00 WIB diskusi bertemakan Perencanaan dan Pemograman Pengembangan Wilayah dan Pembangunan  Infrastruktur PUPR menuju era Industri 4.0 menampilkan narasumber Kepala Pusat Pemograman dan Evaluasi Keterpaduan PUPR Iwan Nurwanto dan Tokoh Perencanaan Kota Wicaksono Sarosoa.

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TV3S6p
February 14, 2019 at 10:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TV3S6p
via IFTTT
Share:

Progres Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Capai 85,7 Persen

Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda terdiri dari lima seksi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono optimistis target pembangunan jalan tol dalam lima tahun (2015-2019) sepanjang 1.852 Km bisa tercapai. Dalam empat tahun (2015-2018), jalan tol yang sudah rampung sepanjang 782 Km.

Salah satunya adalah pembangunan Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. Jalan tol yang mempunyai panjang 99,35 Km hingga awal Februari 2019 pembangunan konstruksinya telah mencapai 85,7 persen.

Jalan tol pertama di Pulau Kalimantan ini terdiri dari lima seksi. Seksi I Balikpapan-Samboja sepanjang 22,03 Km saat ini dalam tahap konstruksi dengan progres sebesar 96,82 persen ditargetkan akan rampung pada April 2019.

Seksi II Samboja-Muara Jawa dengan panjang 30,98 Km dengan progres konstruksi sebesar 83,73 persen dan Seksi III Muara Jawa-Palaran sepanjang 17,50 Km progresnya sebesar 97,21 persen. Kedua seksi tersebut ditargetkan akan rampung pada Maret 2019,

Seksi IV Palaran-Samarinda dengan panjang 17,95 Km progresnya sudah mencapai 75,33 persen dengan target rampung Juli 2019 dan terakhir Seksi V Balikpapan-Bandara Sepinggan sepanjang 11,09 Km progresnya mencapai 68 persen dengan target rampung Agustus 2019.

Kehadiran Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dapat memangkas waktu tempuh dari Kota Balikpapan menuju Samarinda yang menghabiskan waktu hingga 3 jam menjadi 1 jam. Jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mengurangi biaya logistik sehingga mampu mendorong pengembangan kawasan-kawasan industri yang bergerak di sektor kelapa sawit, batubara, migas, dan pertanian.

Sebagai informasi, pembangunan proyek tol Balikpapan-Samarinda dengan nilai investasi Rp 9,9 triliun dilakukan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) adalah PT Jasamarga Balikpapan-Samarinda yang mengerjakan Seksi 2, 3, dan 4 dengan total sepanjang 66,43 Km.

Tandatangan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol pada 9 Juni 2016 dengan masa konsesi 40 tahun. Jalan tol ini memiliki kecepatan rencana 80 km/jam. Untuk meningkatkan kelayakan finansial, pemerintah memberikan dukungan konstruksi melalui dana APBN dan APBD pada Seksi I dan Seksi V.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TPrqtc
February 14, 2019 at 09:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TPrqtc
via IFTTT
Share:

Tantangan Berat Peserta IOX 2019 Hadir di Trek Siosar

Trek IOX 2019 Andalas kali ini adalah yang terberat.

REPUBLIKA.CO.ID, BRASTAGI -- Para peserta Indonesia Off-Road eXpedition (IOX) 2019 Andalas mulai menghadapi rintangan berat ketika melewati trek Siosar, Brastagi, Sumatra Utara. Trek yang berada di hutan rimba itu membuat 19 peserta harus berjibaku untuk bisa melanjutkan penjelajahan yang dimulai dari Medan, Sabtu (9/2) lalu.

Menurut Team Leader IOX 2019 Andalas, Syamsir Alam, akibat liarnya trek yang dilalui, mayoritas peserta tertinggal dua hari dari jadwal. Dia mengatakan, trek Siosar menjadi rintangan terberat sejauh ini karena seharusnya, dalam waktu empat hari semua rute bisa dilahap.

"Namun kenyataannya hanya peserta terdepan yang mampu memenuhi jadwal waktu yang ditentukan. Mayoritas tertahan didalam track, akibat sulitnya track yang harus dilalui ditambah kerusakan dibanyak kendaraan peserta akibat tidak mampu mengatasi kondisi track yang suit," kata dia, Kamis (14/2).

Ketua Panitia IOX Zulkarnain Danie atau Joel menambahkan, trek IOX 2019 Andalas kali ini adalah yang terberat dari seluruh event IOX yang pernah diikutinya. Padahal cuaca cerah dan tidak hujan. “Kalau saja hujan selesai kita semua," kata Joel yang juga menjadi peserta dari Tim Badak Mopar.

Kondisi trek racikan Syamsir Alam memang membuat seluruh peserta harus berjibaku menghadapi tantangan alam yang ekstrem. Peserta harus mampu melewati tanjakan super tajam, menaiki tembok Cina, lumpur yang dalam, turunan yang curam ditengah cuaca dingin. Bahkan ada trek turunan tajam yang sebagian peserta mengalami slink (tali) winch putus. Putusnya slink winch adalah kejadian yang sebenarnya jarang terjadi.

 

Peserta motor Dirt Bike IOX juga masuk ke area off-road tapi dengan jalur yang berbada dengan kendaraan 4x4. Trek ini juga tidak mudah dilalui oleh peserta motor. Seluruh peserta basah kuyup akibat harus melalui trek lumpur yang dalam. Bahkan ada peserta yang harus dibantu ditarik karena tidak sanggup nanjak akibat curamnya trek. Hal biasa melihat peserta motor jatuh bangun melahap trek.

Setelah melewati trek berat, rombongan IOX 2019 Andalas bergerak menuju base camp 6 di Dolok Sanggul yang masih di kawasan Danau Toba. "Para peserta diberi kesempatan untuk menikmati keindahan wisata Danau Toba," kata Joel.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Sy0aCR
February 14, 2019 at 09:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Sy0aCR
via IFTTT
Share:

Jalan Tol Bukan Solusi Efektif Turunkan Biaya Logistik

Indonesia akan hebat kalau logistiknya pindah dari truk ke kapal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  - Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri menyebut jalan tol bukanlah solusi efektif untuk menurunkan biaya logistik. Faisal mengatakan biaya logistik akan turun signifikan jika ada perpindahan dari transportasi darat ke laut.

"Jalan tol bukan solusi untuk logistik. Kalau memperlancar mudik iya, tapi tidak untuk logistik, dan Indonesia akan hebat kalau logistiknya pindah dari truk ke kapal," katanya dalam jumpa pers bertema Pemanasan Debat Capres Kedua: Tawaran Indef untuk Agenda Strategis Pembangunan SDA dan Infrastruktur di Jakarta, Kamis (14/2).

Ia mengatakan hanya sekitar 10 persen saja logistik di Indonesia yang diangkut lewat laut. Sisanya, masih diangkut dengan truk sehingga membuat ongkos logistik menjadi mahal.

"Laut itu membuat murah. Mahal itu karena diangkut pakai truk, lewat Tol Trans Jawa-Trans Sumatera. Ongkos angkut dengan truk kan per kilogram mahal, muatnya juga sedikit. Bandingkan dengan mangga Brazil yang ongkos angkutnya bisa sampai nol karena kapal bisa bawa sampai 20 ribu ton," katanya.

Faisal sendiri mengakui pembangunan infrastruktur jalan tol memang mengurangi biaya logistik, terlebih jika nanti ada penyesuaian tarif. Jalan tol juga disebutnya bisa memangkas waktu tempuh perjalanan.

"Namun, tidak signifikan mengurangi biaya logistik secara nasional. Mungkin biayanya lebih murah dibandingkan sebelumnya tapi kita akan kalah saing dengan produk luar negeri," katanya.

Ia mencontohkan saat ini pabrik obat di Medan lebih memilih mengimpor botol obat dei Guangzhou ketimbang membeli barang serupa dari Jawa. Pasalnya, harga botol di Jawa mencapai 827 dolar AS per kontainer sementara barang serupa dari China hanya 600 dolar AS per kontainer.

"Jadi ya turun (biaya logistik) tapi tidak akan mampu melawan rendahnya harga produk yang dikirim dari luar negeri lewat laut," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DGbQJn
February 14, 2019 at 09:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DGbQJn
via IFTTT
Share:

Kementerian PUPR Bangun Empat Arena Olahraga untuk PON XX

Pembangunan dilakukan secara detail mulai dari desain, pembangunan hingga pengawasan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Cipa Karya membangun empat arena olahraga untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua 2020. Pembangunan arena olahraga dilakukan di Kabupaten Jayapura yakni arena Aquatic dan Istora Papua Bangkit di Kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur dan arena Cricket dan Lapangan Hockey (indoor dan outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu.

"Pembangunan infrastruktur dalam rangka mendukung PON XX 2020 di Papua, harus diperhatikan secara detail mulai dari tahap desain, tahap pembangunan hingga tahap pengawasannya," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Pembangunan arena Aquatic telah dimulai sejak Desember 2018 menggunakan anggaran APBN Kementerian PUPR sebesar Rp 389,63 miliar, oleh penyedia jasa konstruksi PT Waskita Karya dan ditargetkan rampung pada Juli 2020.

Arena Aquatic nantinya dilengkapi dengan fasilitas pool system sesuai standar Fédération Internationale de Natation (FINA) yang merupakan induk organisasi internasional olahraga renang. Kemudian dilengkapi juga dengan lighting yang meliputi sports dan area floodlighting dengan standar field of play (FOP), timing system, master clock di lantai satu, lantai dua, dan scoring board.

Arena Aquatic juga akan dilengkapi fasilitas tata suara dan tata udara, CCTV, dan tribun penonton. Selain itu juga dilengkapi fasilitas tambahan seperti penataan kawasan untuk parkir, lansekap , drainase, dan bangunan penunjang disesuaikan dengan batas kawasan. Saat ini tengah dilakukan pengecoran bore pile titik pertama, penyediaan material bore pile on aite, kemudian pengecoran bore pile dan pembuatan direksi keet, serta dilakukan pengecoran jalan akses untuk pekerja.

Untuk pembangunan ISTORA Papua Bangkit telah mulai dilaksanakan sejak November 2018 dengan anggaran sebesar Rp 263,87 miliar yang dilaksanakan oleh penyedia jasa konstruksi PT PP dan ditargetkan rampung Juni 2020. Saat ini progres mencapai 10,04 persen.

Pembangunan ISTORA Papua Bangkit dilengkapi dengan pembangunan area plaza di sekitar ISTORA, juga dilengkapi area kawasan parkir kendaraan di dalam dan diluar area istora. Pengerjaan ISTORA Papua Bangkit saat ini tengah memasuki pengerjaan pembesian kolom, pekerjaan PDA test, penggalian pile cap, pemasangan bekisting pile cap dan pengecoran pile cap.

Selanjutnya, pembangunan arena Cricket dan lapangan Hockey (indoor dan outdoor) dilaksanakan pada Desember 2018 oleh kontraktor PT. Nindya Karya dengan anggaran sebesar Rp 277,1 miliar dengan target selesai pada Juni 2020.

 

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Go2F4p
February 14, 2019 at 09:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Go2F4p
via IFTTT
Share:

AS Serukan Uni Eropa Mundur dari Kesepakatan Nuklir Iran

AS menuding Eropa berusaha melanggar sanksi ekonomi AS terhadap Teheran.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence menyerukan Uni Eropa untuk hengkang dari kesepakatan nuklir Iran atau dikenal dengan istilah Joint Comprehwnsive Plan of Action (JCPOA). Dia menuding negara-negara Eropa berusaha melanggar sanksi ekonomi AS terhadap Teheran.

"Sayangnya, beberapa mitra utama kami di Eropa belum begitu kooperatif. Bahkan mereka telah memimpin upaya untuk menciptakan mekanisme untuk melanggar sanksi kami (terhadap Iran)," ujar Pence saat menghadiri konferensi Timur Tengah yang digelar AS di Warsawa, Polandia, pada Kamis (14/2).

Menurut Pence, Uni Eropa telah membuat skema untuk memfasilitasi perdagangan dengan Iran. "Ini adalah langkah keliru yang hanya akan memperkuat Iran, melemahkan Uni Eropa, dan menciptakan jarak yang lebih jauh antara Eropa dan AS," katanya.

Sebelumnya AS juga telah mendesak Uni Eropa menerapkan sanksi yang membidik program rudal balistik Iran. Washington menilai rudal Iran merupakan ancaman serius.

"Kami ingin melihat Eropa memindahkan sanksi yang menargetkan program rudal Iran," ujar utusan khusus AS untuk Iran Brian Hook saat melakukan perjalanan ke Brussels untuk menghadiri pertemuan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada Desember tahun lalu.

Ia mengatakan setelah AS mundur dari kesepakatan nuklir Iran, Presiden Donald Trump mengampanyekan tekanan maksimum terhadap Teheran. Namun hal itu bisa efektif jika lebih banyak negara menjatuhkan sanksi kepada Iran.

"Ini (rudal Iran) adalah ancaman serius dan meningkat, dan negara-negara di seluruh dunia, tidak hanya Eropa, perlu melakukan semua yang mereka bisa untuk menargetkan program rudal Iran," ujar Hook.

Pasa Agustus tahun lalu, AS memutuskan memberlakukan kembali sanksi ekonomi terhadap Iran. Sanksi itu menargetkan perdagangan logam mulia, industri otomotif, serta sektor keuangan Iran. Sanksi diterapkan setelah Iran menolak keinginan AS untuk merevisi kesepakatan nuklir atau JCPOA yang tercapai pada Oktober 2015.

Trump menilai JCPOA cacat karena tak mengatur  tentang program balistik Iran, kegiatan nuklirnya selepas 2025, dan perannya dalam konflik Yaman serta Suriah. Trump menginginkan JCPOA dinegosiasi ulang, tapi Teheran dengan tegas menolak. Iran pun enggan berunding bila AS belum menarik sanksi ekonominya.  (Reuters/Kamran Dikarma)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IdG8ZK
February 14, 2019 at 09:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IdG8ZK
via IFTTT
Share:

Daya Saing Investasi Migas Indonesia Meningkat

Kementerian ESDM menyebut Nilai investasi yang masuk pada 2018 tinggi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Daya saing ketertarikan berinvestasi pada sektor minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia tahun 2018 menujukkan grafik yang kian kompetitif. Indonesia menduduki peringkat ke-25 dari penilaian 131 negara pada laporan Petroleum Economics and Policy Solution (PEPS) Global E&P Attractiveness Ranking.

Torehan capaian ini membuktikan tata kelola sektor migas mampu memikat para investor yang ingin masuk ke Indonesia."Penilaian yang diakui oleh lembaga riset global membuktikan pengelolaan sektor migas di Indonesia belakangan ini berhasil mendorong kembali geliat investasi migas. Ini tak lepas dari upaya perubahan kebijakan fiskal pada pengusahaan di sektor migas," kata Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar di ruang kerjanya di Jakarta, Kamis (14/2). 

Dilansir dari laporan IHS Markit, lembaga penyedia informasi dan analisis global yang berpusat di London, Indonesia masuk dalam kategori negara yang mampu menggenjot aktivitas eksplorasi  dan eksploitasi migas di tengah lesunya investasi hulu migas akibat fluktuasi perekonomian global. Indonesia mampu mengungguli Aljazair, Rusia, Mesir yang dikenal sebagai negara eksportir minyak.

Berdasarkan laporan yang sama, Indonesia juga menduduki peringkat terbaik apabila dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Bila dikomparasikan, Malaysia misalnya. Pada tahun 2017 menduduki peringkat ke-23, sekarang ini melorot ke posisi 35.

Peningkatan aktivitas ini tak lepas dari adanya perubahan sistem fiskal bagi hasil Gross Split yang diterapkan oleh Pemerintah untuk menggantikan rezim fiskal sebelumnya, yaitu cost recovery. Perubahan ini cukup membawa angin segar lantaran efisiensi dalam sistem gross split menggiurkan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) migas menggalakkan kegiatan eksplorasi dan ekploitasi.

"Salah satu daya tarik Gross Split bagi para pelaku usaha migas adalah sistem ini mampu melindungi investor di saat rendahnya harga komoditi minyak dunia," jelas Arcandra.

Pemerintah pun berhasil mengantongi dana eksplorasi dari penerapan sistem fiskal baru tersebut sebesar Rp 31,5 triliun. Angka tersebut belum ditambah dengan bonus tanda senilai Rp 13,5 triliun. yang diperoleh dari 39 kontraktor yang menggunakan sistem gross split.

"Saya optimis perubahan fiskal ini sangat menjanjikan bagi perkembangan masa depan investasi migas di Indonesia," tegas Arcandra.

Penilaian positif dari IHS Markit turut didukung manajemen risiko bisnis migas di Indonesia. Transformasi kebijakan berupa penyederhanaan regulasi mampu menjadi dasar utama dalam melakukan pengelolaan, perencanaan hingga mitigasi atas risiko berbisnis migas. Pemerintah Indonesia berhasil memangkas 56 regulasi/perizinan yang menghambat jalannya investasi migas di Indonesia.

"Sepertinya keberlangsungan operasi bisnis migas di Indonesia menjadi salah satu pertimbangan IHS Markit dalam menentukan pemeringkatan tersebut," ungkap Arcandra.

Tingginya komitmen Indonesia dalam mereformasi tata kelola migas dibuktikan dengan nilai investasi yang masuk pada tahun 2018 di tengah tantangan harga komoditi global. Aliran investasi sebesar setara Rp 187,5 triliun masuk ke kas negara pada tahun lalu. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 1,5 triliun dolar AS dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu Rp 165 triliun.

PEPS menilai bagaimana suatu negara menyajikan informasi, strategi dan manajemen risiko terhadap pengembangan bisnis dan usaha baru di subsektor migas.

Selain itu, PEPS juga menganalisa data hukum, model kontrak, sistem fiskal, politik, dan kondisi hulu migas terkini di sebuah negara. Adapun tiga komponen yang menjadi penentu penilaian oleh IHS Markit antara lain aktivitas E&P, rezim fiskal dan risiko migas.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Swpl8V
February 14, 2019 at 09:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Swpl8V
via IFTTT
Share:

Pengamat Sarankan Ini agar Harga Tiket Pesawat Turun

Aturan penghapusan pajak Avtur harus berkekuatan tetap seperti permenkeu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat penerbangan Alvin Lie menuturkan ada banyak komponen yang harus dipertimbangkan agar maskapai dapat menurunkan harga tiket pesawat. Salah satunya soal biaya atau pajak avtur yang bisa dipangkas sehingga maskapai dapat menurunkan harga tiket. 

Jika saat ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah mengkaji penghapusan pajak avtur, Alvin menilai hal tersebut nantinya harus dengan keputusan resmi. "Tapi nantinya harus ada keputusan Menkeu bukan hanya diucapkan," kata Alvin kepada Republika, Kamis (14/2). 

Alvin menilai, jika memang nantinya Kemenkeu menyetujui untuk menghapus pajak avtur maka juga harus terdapat peraturan menteri (PM). Dengan begitu menurut Alvin nantinya tidak ada permasalahan kembali jika maskapai tidak menyetor pajak sehingga tidak dianggap pelanggaran. 

Selain harga avtur yang juga memiliki komposisi besar dari operasional maskapai, Alvin mengatakan biaya bandara yang tetmasuk parkir pesawat  juga termasuk meski tidak besar. "(Biaya bandara) tidak sampai 20 persen. Biaya bandara sampai fasilitas kalau melihat secara umum paling hanya sekitar 10 persen dari total operasional penerbangan," jelas Alvin. 

Bahkan, biaya tersebut menurut Alvin sudah termasuk dengan Airnav atau untuk layanan navigasi pesawat. Jika ditotal, kata Alvin tidak akan sampai 15 persen namun hanya mencapai sekitar 10 persen saja dari operasional maskapai. 

"Tapi berapapun itu kalau itu dipangkas tentunya pasti bisa berkontribusi (menurunkan harga tiket pesawat). Kalau ini (biaya bandara) turun sedikit, avtur turun sedikit itu lumayan juga kalau dikumpulin," ungkap Alvin. 

Sebelumnya, Direktur Pelayanan, Penyuluhan, dan Humas Direktorat Jenderal Pajak Hestu Yoga Saksama menuturkan, pihaknya akan mengkaji usulan pengurangan ataupun penghapusan pajak pertambahan nilai (PPN) bahan bakar pesawat avtur. Menurutnya, ada sejumlah pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum menetapkan kebijakan mengenai PPN avtur.

Salah satu pertimbangan tersebut adalah membicarakan dengan parapihak. Kajiannya sendiri akan dilakukan oleh Kementerian Keuangan, tepatnya oleh Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dan Direktorat Jenderal Pajak. "Dari hasil kajian tersebut, baru akan diketahui langkah setelahnya," ucap Hestu ketika dihubungi Republika, Kamis (14/2).

Hanya saja, Hestu menambahkan, pihaknya menilai pandangan bahwa mahalnya harga avtur dikarenakan PPN tidaklah benar. Sebab, PPN sebesar 10 persen sudah dikenakan sejak awal dan berlaku pada produk-produk yang sudah ditentukan sesuai regulasi pemerintah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GIxqA5
February 14, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GIxqA5
via IFTTT
Share:

Emil Berduka Ada Warganya Jadi Korban Mutilasi di Malaysia

Ridwan Kamil mengimbau warga Jabar untuk berhati-hati jika berpergian ke luar negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berduka terkait seorang warga Kabupaten Bandung yang juga bos tekstil bernama Ujang Nuryanto (37) yang tewas karena menjadi korban mutilasi di Malaysia. Ridwan Kamil mengimbau warga Jabar untuk berhati-hati jika berpergian ke luar negeri.

"Tentunya sangat berduka dan prihatin ya, sebagai pemimpin wilayah tentunya kami mengkoordinasikan agar pertolongan dan mendoakan agar pelakunya bisa segera ditemukan," katanya di Bandung, Kamis (14/2).

Pria yang akrab disapa Emil itu menitipkan kabar tentang tewasnya bos tekstil asal Kabupaten Bandung tersebut ke Kementerian Luar Negeri. Dia juga berpesan kepada warga Jawa Barat yang akan bepergian ke luar negeri untuk hati-hati.

"Kalau saya, kepada siapapun yang bepergian ke luar negeri  harus hati-hati karena jauh dari jangkauan aspek hukum dan kemudahan," ujar Emil.

Sementara itu, kuasa hukum keluarga Ujang Nuryanto, yakni Hermawan mengatakan pihaknya akan melaporkan beberapa orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan sadis tersebut kepada polisi.

"Rencananya ini mau ke Polda Jabar, terkait ada yang mengancam lah disini, macam-macam lah, ada dua perusahaan yang akan kita laporkan dan beberapa orang," kata Hermawan.

Hermawan mengaku sudah memiliki alat bukti untuk membantu proses gugatan kepada pihak berwajib terkait tindak pidana yang diduga dilakukan oleh beberapa orang untuk melancarkan pembunuhan kliennya.

"Keterangan dari kepolisian sendiri, bukti chat, kita ada nanti kita sampaikan di polda untuk membantu penyelidikan," Katanya.

Hermawan menyebutkan saat ini masih menunggu penyelidikan dari Mabes Polri terkait sidik jari korban mutilasi yang diduga kliennya.  Dia menuturkan bahwa kliennya ini adalah pengusaha kain dan berdasarkan keterangan dari pihak keluarga diketahui bahwa kliennya melakukan perjalanan ke Malaysia untuk bisnis kain dan menemui relasinya.

Ujang Nuryanto berangkat ke Malaysia pada tanggal 17 Januari 2019, namun sejak tanggal 22 Januari 2019 keluarga korban mengaku kehilangan kontak.  Keluarga menerima informasi tentang dugaan Ujang Nuryanto dibunuh mutilasi pada 26 Januari 2019 setelah Kepolisian Malaysia mengumumkan ditemukannya sesosok mayat yang telah dimutilasi di Sungai Buloh, Selangor, Malaysia.

Ujang Nuryanto diketahui adalah WNI asal Kampung Ciodeng, Kelurahan Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tmaKOc
February 14, 2019 at 09:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tmaKOc
via IFTTT
Share:

Mengenal Hasan al-Bana, Sosok di Balik Ikhwanul Muslimin (2)

Hasan al-Bana berinisiatif mendirikan IM

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada 1923, Hasan al-Bana lulus dari sekolah dasar keguruan di Damanhur, Mesir, dengan predikat terbaik di kelasnya. Tidak hanya belajar, di sana dia juga sambil mengembangkan kemampuan berorganisasi.

Hasan al-Bana sangat gemar membaca. Waktu itu, dia cukup terpengaruh tulisan-tulisan Imam Ghazali, khususnya buku Ihya Ulumuddin. dia juga giat melahap terbitan-terbitan al-Manar, majalah yang diasuh Rasyid Ridha, tokoh modernis Islam. Selain Ridha, pemikiran Muhammad ‘Abduh juga memengaruhi cakrawala Hasan.

Setelah melalui pertimbangan dan nasihat dari guru-gurunya, Hasan al-Banna menapaki pendidikan tinggi ke Darul Ulum, Kairo. Inilah lembaga yang memadukan pengajaran ilmu-ilmu agama dengan sains. Di sinilah Hasan banyak berinteraksi dengan mahasiswa yang berpikiran modern dan progresif, termasuk para murid Muhammad ‘Abduh.

Pada 1927, dia lulus dari Darul Ulum. Selanjutnya, Hasan bekerja sebagai guru di Ismailiyyah. Di sinilah kesadarannya semakin menebal terkait kondisi Mesir. Kota Ismailiyyah termasuk kawasan urban yang banyak dipengaruhi kebudayaan Barat, utamanya Inggris.

Hampir tiap hari, Hasan menyaksikan dan merasakan langsung bagaimana ekses buruk hegemoni Barat. Penderitaan rakyat sangat kentara di wajah letih para pekerja Mesir di Terusan Suez. Melihat itu, Hasan semakin ingin berbuat sesuatu. Memang, dia turut aktif di berbagai pergerakan. Misalnya, ketika aksi demo terjadi. Hasan ikut serta, berorasi, dan bahkan berpuisi di tengah massa yang mengusung revolusi 1919.

Gudrun Kramer menjelaskan, Hasan al-Banna semakin aktif berdakwah di tengah komunitasnya di Ismailiyyah. Dia juga sering menulis artikel yang intinya menyuarakan kritik terhadap dominasi Barat. Tulisan-tulisannya antara lain terbit di jurnal al-Fath di Kairo.

Lahirnya Organisasi IM

Hasan al-Bana memiliki perhatian yang besar akan nasib rakyat Mesir dan umat Islam khususnya pada masa itu. Pada November 1927, sebuah organisasi pemuda Muslim, Jam‘iyyat al-Shubban al-Muslimin, berdiri.

Perhimpunan ini berafiliasi dengan al-Hizb al-Watan, partai yang bervisi persatuan umat Islam sedunia. Tentu saja, partai tadi dengan tegas menyuarakan sikap anti-Inggris. Dengan mengikuti organisasi itu, Hasan al-Banna memeroleh inspirasi untuknya kelak mendirikan Ikhwanul Muslimin (IM).

Baca juga: Mengenal Hasan al-Bana, Sosok di Balik Ikhwanul Muslimin (2)

Bagaimana awal pendirian Ikhwanul Muslimin? Gudrun Kramer mengutip penjelasan dari Hasan al-Banna sendiri dalam Memoirs. Suatu saat di bulan Maret 1928, enam orang laki-laki mendatangi Hasan al-Banna. Mereka sudah sering menyimak atau menghadiri langsung kajian-kajian yang diselenggarakan Hasan di Ismailiyyah.

Kepada Hasan al-Banna, mereka mengungkapkan kegelisahannya. Betapa orang-orang Arab dan kaum Muslim pada umumnya hidup dalam kehinaan di hadapan penjajah. Umat Islam perlu mengorganisasi setiap elemen yang ada, untuk kemudian belajar dan bangkit bersama-sama.

Enam orang tadi kemudian meminta kepada Hasan al-Banna agar membentuk sebuah organisasi tempa bagi aktivis Muslimin yang berminat untuk berproses bersama, membangkitkan Islam dari keterpurukan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S2IaeB
February 14, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S2IaeB
via IFTTT
Share:

Walhi awaits concrete offers from Jokowi, Prabowo

Walhi expects Jokowi, Prabowo have more concrete offers on environmental issues.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The Indonesian Environmental Forum (Walhi) expressed hope that presidential candidates would come up with concrete offers to solve the country's environmental problems. Walhi also expected the two candidates address the impacts of climate change during the upcoming presidential election debate.

"They should have more concrete offers concerning environmental issues, for instance, the ecological disaster that is getting worse from year to year," Yuyun Harmono, the campaign manager on climate justice of Walhi, stated here, Thursday.

Human activities are among the major factors that induce ecological disaster, as they damage the environment and trigger climate change, he pointed out. The human activities are also related to economic development so far, he added.

An economic paradigm exploits natural resources, harms the environment, and triggers ecological disaster, as nature reacts to such a paradigm, he added.

Indonesia will organize simultaneous legislative and presidential elections on April 17, 2019, across the country. Incumbent Joko Widodo (Jokowi) and presidential candidate Prabowo Subianto will meet in the second presidential election debate on February 17, 2019, featuring five themes: energy, the environment, infrastructure, food, and natural resources.

The first debate was organized on January 17, 2019, based on the themes: law, human rights, terrorism, and corruption. Both candidates' camps expressed satisfaction at the performances of Jokowi and Prabowo respectively during the first debate.

Several people on social media, however, expressed disappointment regarding the first debate, as they found it to be lackluster and blamed it on the questions revealed in advance by the General Election Commission (KPU) to the candidates prior to the debate.

"This is what happened if the questions are already given to the candidates," Feri Amsari, the director of the Constitution Study Center of the University of Andalas, West Sumatra, stated.

For the second debate, the KPU has promised to not give them questions in advance.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GKGu7F
February 14, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GKGu7F
via IFTTT
Share:

Khofifah Ucapkan Terima Kasih pada Gus Ipul-Puti

Persaingan keduanya hanya terjadi saat kontestasi Pilgub Jatim 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar mengucapkan terima kasih kepada pasangan mantan pesaingnya di Pilgub Jatim 2018, Saifullah Yusuf-Puti Gubtur Soekarno. Ucapan terima kasih tersebut disampaikan Khofifah di hadapan relawan pendukungnya, saat menggelar pidato kerakyatan di Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (14/2).

"Saya sampaikan terima kasih kepada Gus Ipul dan Mbak Puti. Dengan besar hati Mbak Puti telah berkunjung ke rumah saya, dengan besar hati Gus Ipul juga berkunjung ke rumah saya," kata Khofifah.

Ucapan terima kasih yang dilontarkan Khofifah sebagai tanda persaingan keduanya hanya terjadi saat kontestasi Pilgub Jatim 2018. Artinya, saat ini mereka memiliki tujuan yang sama, yakni menjadikan Jatim sebagai provinsi yang berkemajuan dan berkemakmuran.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga sempat menyanyikan lagu Kabeh Sedulur Kabeh Makmur, yang merupakan selogan pasangan Gus Ipul-Puti semasa kampanye di Pilgub Jatim 2018. "Saya dan Mas Emil setuju bahwa kita semua sedulur, bahwa kita semua punya tugas memakmurkan Jawa Timur," ujar Khofifah.

Khofifah juga menyatakan akan mengadopsi beberapa program Gus Ipul-Puti untuk dijalankan selama lima tahun kepemimpinannya. Khofifah bahkan mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Gus Ipul-Puti, dan mendapat persetujuan dari keduanya, untuk mengadopsi program-programnya.

"Kami sudah berkomunikasi langsung dengan Gus Ipul, Mbak Puti, bahwa ide-ide, gagasan-gagasan, dan program-program substantif dari beliau, yang dulu dirumuskan oleh timnya beliau, kami sudah izin untuk bisa kita akomodasi di dalam program lima tahun ke depan," kata Khofifah.

Di antara program yang akan diadopsi adalah penerapan sistem teknologi ke desa-desa di semua wilayah Jawa Timur untuk mendorong kemajuan desa, atau dikenal dengan program Desa Cemara. Desa Cemara ini berarti desa cerdas maju dan sejahtera. Program ini sebenarnya mirip dengan program yang diterapkan Bupati Banyuwangi, Azwar Anas yakni smart kampung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tuEOHP
February 14, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tuEOHP
via IFTTT
Share:

Kemenag Siapkan Buku Induk Moderasi Beragama

Buku ini untuk menjawab hal-hal yang fundamental terkait dengan moderasi beragama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) akan menerbitkan buku induk moderasi beragama. Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, menilai buku panduan atau buku putih moderasi beragama sangat penting karena sebagai panduan dalam mengimplementasikan program. 

“Buku ini untuk menjawab hal-hal yang fundamental terkait dengan moderasi beragama. Misalnya, apa yang dimaksud dengan moderasi beragama, apa saja pokok-pokok agama, termasuk apa batasan tentang penodaan agama,” ujarnya dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, di Jakarta, Kamis (14/2). 

Ia menyebut penyusunan buku harus melibatkan orang dan kelompok yang otoritatif dan ahli dalam bidang keagamaan. Pelibatan ahli dalam penyusunan buku ini penting guna mendapatkan perspektif yang lebih luas.

Pada 2018, Ditjen Pendidikan Islam sudah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Moderasi Beragama. Pokja ini yang nantinya akan bertanggung jawab dalam proses penyusunan buku moderasi beragama. 

Selain itu, Ia juga meminta Pokja Moderasi Beragama dapat membangun fondasi yang kuat tentang moderasi beragama. Pandangan dan pengetahuan ini perlu dipahami secara paradigma maupun epistemologinya.

Ketua Pokja Moderasi Beragama, Aceng Abdul Aziz, mengatakan timnya terus bersinergi dengan masing-masing direktorat dalam implementasi program moderasi beragama. 

"Secara khusus Tim Pokja memang tidak memiliki program, akan tetapi kami sudah membuat road map pengarusutamaan moderasi beragama, dan sudah dikoordinasikan pelaksaanya dengan masing-masing direktorat," ujar Aceng.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GHiOB3
February 14, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GHiOB3
via IFTTT
Share: