Showing posts with label 2019 at 08:55AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:55AM. Show all posts

Saturday, March 9, 2019

Pegawai Dikerahkan untuk Manfaatkan Bandara Kertajati

Sekda meminta ASN Pemprov Jabar beralih layanan penerbangan ke Kertajati.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Sekda Jabar) Iwa Karniwa mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar untuk beralih layanan penerbangan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Langkah ini dilakukan, untuk memasifkan gerakan sosialisasi layanan penerbangan di BIJB.

Menurut Iwa, pihaknya sudah mulai mengarahkan instansi pemerintahan. Bahkan keluarganya sendiri, sudah mulai menggunakan layanan penerbangan dari dan ke BIJB. Selain itu, Iwa menegaskan bahwa pengoptimalan layanan penerbangan juga dapat dimulai dari wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning) yang penduduknya mencapai 15 juta jiwa.

"Dalam kesempatan ini kita lakukan sosialisasi secara masif, dimulai dari diri sendiri. Termasuk juga saya memerintahkan kepada hampir 57 ribu ASN untuk menggunakan bandara ini sebagai jasa penerbangan dari Kertajati menuju suatu tempat begitu pula sebaliknya,” ujar Iwa ketika ditemui usai meresmikan acara Sosialisasi Layanan Penerbangan Melalui Bandara Kertajati Kepada Organisasi Perangkat Daerah di Ciayumajakuning dan Sekitarnya, di BIJB Kabupaten Majalengka, akhir pekan lalu.

Iwa menilai, sudah seharusnya ASN untuk berkontribusi menyosialisasikan bandara itu. Apalagi, ASN Jabar kini memiliki Bandara karena adanya saham sebanyak dua persen. Jadi, sebetulnya bisa dioptimalkan di wilayah Ciayumajakuning yang jumlah penduduknya itu 15 juta.

"Jadi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kuningan dan Sumedang itu bisa memanfaatkan bandara ini secara optimal,” katanya.

Iwa menilai upaya pengoptimalan BIJB ini tidak bisa hanya berhenti pada sosialisasi. Pemprov Jabar pun, terus mempercepat pembangunan sarana prasarana, seperti jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

"Tol Cisumdawu ini dapat menjadi pemicu perkembangan BIJB, karena dapat menjangkau masyarakat wilayah metropolitan Bandung Raya," katanya.

Iwa mengatakan, saat ini pembangunan jalan tol Cisumdawu sesi satu (Cileunyi-Rancakalong), sesi dua (Rancakalong-Sumedang) dan sesi tiga (Sumedang-Cimalaka) sedang dalam proses pembangunan. Diharapkan, tol Cisumdawu akan rampung pada September 2019 dan dapat digunakan untuk menambah minat masyarakat menggunakan BIJB.

“Kita juga mendorong penyelesaian berbagai sarana prasarana, termasuk jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan. Diharapkan September 2019 ini bisa selesai. Ini mungkin salah satu faktor pemicu yang nantinya bila selesai, Cileunyi-Sumedang-Dawuan itu bisa ditempuh selama 45 menit, karena cuma 61 km,” papar Iwa.

Pada sosialisasi ini juga diperkenalkan teknologi untuk selfie di lokasi bandara menggunakan layar Informative Digital Information (IDI). Teknologi dapat langsung diunggah ke media sosial masing-masing, dengan ditambahkan hashtag #ASNRamaikanKertajati.

Tak tanggung-tanggung, sosialisasi ini dihadiri langsung oleh pimpinan Kesultanan Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan dan Kesultanan Kaprabonan, Wakil Bupati Majalengka, pimpinan PHRI, ASITA, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh, serta perwakilan pimpinan daerah lainnya.

Sementara menurut Direktur PT BIJB M Singgih, sudah ada 11 rute penerbangan dari lima maskapai yang terlayani dari Bandara Kertajati. Rute itu menuju Surabaya, Medan, Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Lampung, Palembang, Balikpapan dan Tarakan. Penerbangan internasional baru untuk perjalanan Umrah.

"Jika keterisian bisa konsisten dengan load factor tinggi ini tentu akan konsisten melakukan penerbangan setiap hari. Tapi kita optimis sosialisasi ini akan meningkat load factor," kata Singgih.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EZe48Q
March 10, 2019 at 08:55AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EZe48Q
via IFTTT
Share:

Thursday, March 7, 2019

Dompet Dhuafa Terjunkan Bantuan untuk Korban Banjir

Dompet Dhuafa menerjunkan tim Disaster Management Center untuk evakuasi korban.

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN -- Sebanyak 15 kabupaten Jawa Timur (Jatim) terendam banjir. Dalam menanggulangi banjir yang terjadi, Dompet Dhuafa  telah menerjunkan tim Disaster Management Center untuk mengevakuasi korban banjir, Kamis (7/3) lalu.

"Kami sigap dalam merespons bencana yang menimpa di Jawa Timur. Kami sudah kerahkan dan menyebar ke daerah Jawa Timur yang terendam banjir. Serta mendistribusikan makanan serta air bersih yang susah di dapat selamabanjir melanda," ujar Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, Kholid melalui pesan resmi yang diterima Republika.co.id, Jumat (8/3).

Dari 15 kota atau kabupaten di Jawa Timur (Jatim), banjir terparah ada di Kabupaten Madiun. Banjir di daerah ini mencapai 35 desa di delapan kecamatan.

Hujan yang terjadi, pada Selasa (5/3), membuat ketinggian air mencapai 50 sentimeter hingga 1,5 meter. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir merendam 1.700 rumah dan sawah 116 hektare (ha) sawah di Kabupaten Madiun. Selain itu, juga mengakibatkan  meluapnya sungai Jeroan yg merupakan anak sungai Madiun.

Dompet Dhuafa Cabang Jawa Timur, kata dia, telah mendistribusikan bantuan berupa logistik, air bersih dan mengevakuasi warga yang menderita hyportermia. Kemudian juga telah menyiapkan dua pos layanan dan dua ambulance siap siaga untuk para korban banjir. Selain itu, DD Cabang Jawa Timur bersama Disaster Management Center juga mengevakuasi para lansia yang rentan menjadi korban bencana tersebut.

Di kesempatan lain, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Yogyakarta, Bambang, menjelaskan banjir dengan material lumpur sempat menggenangi wilayah Gunung Kidul. Dompet Dhuafa Yogyakarta bersama relawan sempat melakukan aksi bersih-bersih fasilitas umum di SMP 3 Gedangsari. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk peduli kemanusiaan dan pendidikan agar kegiatan belajar mengajar berjalan lancar kembali.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Tq9mK6
March 08, 2019 at 08:55AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Tq9mK6
via IFTTT
Share:

Pendaftar Uji Coba MRT Membeludak

Menkeu Sri Mulyani menilai tarif MRT masih terjangkau.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Antusiasme masyarakat terhadap uji coba moda raya terpadu (MRT) tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang memesan tiket uji coba secara daring di situs ayocobamrtj.com sejak dibuka pada Selasa (5/3). Masa uji coba sendiri berlangsung pada Selasa (12/3) hingga Ahad (24/3).

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, pada hari kedua, tercatat 150 ribu pendaftar dalam situs MRT untuk mengikuti uji coba. Angka tersebut terbilang mengejutkan karena melebihi ekspektasi.

"Ini memperlihatkan, masyarakat memang semangat mencoba (MRT)," kata Wiliam kepada Republika di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (7/3).

William mengatakan, jumlah pendaftar pada hari kedua tersebut sudah melebihi 50 persen dari kuota yang disediakan PT MRT Jakarta untuk dua pekan uji coba, yakni 285.600 orang. Kebanyakan di antara mereka memilih mengikuti uji coba pada akhir pekan. Sebab, ia memprediksi tidak sedikit yang akan membawa keluarga atau kerabat.

Pada hari pertama, setidaknya 92 ribu masyarakat sudah mendaftarkan diri. Dengan antusiasme yang diperlihatkan masyarakat selama dua hari pertama masa uji coba, diprediksi kuota pendaftar dapat habis pada Jumat (8/3). "Kami melihatnya sebagai hal baik," ujar William.

Berdasarkan data PT MRT Jakarta, uji coba pada hari pertama akan mengangkut 4.000 penumpang yang dijadwalkan berangkat dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Selama 13 hari uji coba tersebut, jumlah penumpang yang diangkut tiap hari akan berbeda-beda. Dalam pekan pertama, jumlah penumpang akan bertambah 4.000 orang setiap harinya.

Pada pekan berikutnya sampai hari terakhir uji coba, Ahad (24/3), MRT akan mengangkut 28.800 penumpang setiap harinya. Secara keseluruhan, akan ada 285.600 penumpang yang akan menjajal MRT selama 13 hari masa uji coba.

Informasi mengenai uji coba MRT dapat dilihat melalui situs ayocobamrtj.com. Terdapat dua opsi yang dapat dipilih, yakni pendaftaran reguler dan pendaftaran dengan disabilitas.

Sementara itu, PT MRT Jakarta bekerja sama dengan Bukalapak untuk membuka pendaftaran ke masyarakat umum. Untuk mendaftar, masyarakat harus login ke akun Bukalapak terlebih dahulu. Bagi mereka yang belum memiliki akun, dapat mendaftar melalui surel ataupun nomor ponsel yang harus diverifikasi setelahnya.

Kemudian, masyarakat dapat masuk ke halaman Event di Bukalapak untuk mendaftar. Di situ, calon pendaftar bisa memilih hari uji coba yang diinginkan. Mereka juga dapat menentukan halte keberangkatan sesuai keinginan, dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI.

Menurut pantauan Republika, tiket uji coba sudah habis pada tiga hari pertama uji coba, yakni 12-14 Maret. Selain itu, akhir pekan, seperti Sabtu (16/3) dan Ahad (17/3), juga tidak dapat dipilih. Begitu pun dengan Sabtu pekan terakhir uji coba, yakni tanggal 23 Maret.

Selanjutnya, akan muncul kolom informasi yang harus diisi, seperti alamat surel dan identitas. Tidak lama, pendaftar akan menerima surel konfirmasi beserta tiket secara daring. Pada hari uji coba yang sudah dipilih, pendaftar cukup menunjukkan etiket yang dapat diakses melalui aplikasi Bukalapak untuk masuk ke halte.

Agar proses uji coba dapat menjangkau masyarakat luas, PT MRT Jakarta memberikan batasan satu pendaftar hanya bisa membeli dua tiket. Satu surel hanya dapat mendaftar satu kali.

Saat ini, 99 persen persiapan di stasiun bawah tanah dan depo serta stasiun layang MRT sudah selesai. Setelah beroperasi, proyek senilai Rp 16 triliun ini akan memiliki 16 rangkaian kereta dengan enam gerbong di setiap rangkaian perjalanan dan dapat menampung 1.200 hingga 1.800 orang per rangkaian.

Masih terjangkau

Menteri Keuangan Sri Mulyani beserta jajarannya meninjau persiapan operasional MRT di Jakarta, Rabu (6/3). Usai meninjau MRT, Sri Mulyani meyakini moda transportasi terbaru itu mampu menekan inefisiensi waktu yang selama ini dihabiskan oleh masyarakat.

“Ini betul-betul akan mentransformasikan Indonesia khususnya Jakarta menjadi modern. Ini akan memberikan penghematan dan dampak ekonomi yang baik,” kata Sri di Stasiun MRT Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (6/3).

Sri menjajal kereta MRT dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia hingga Stasiun Lebak Bulus. Adapun waktu tempuh hanya memakan 30 menit. Menurut Sri, waktu tempuh yang singkat itu akan dapat dimanfaatkan penumpang untuk hal yang lebih produktif.

Ia juga menilai, usulan tarif tiket MRT sebesar Rp 10 ribu masih terjangkau. Alasannya, manfaat yang akan diterima para penumpang cukup besar. Khususnya, dalam menghemat biaya sekaligus waktu perjalanan di Ibu Kota.

“Harga tiket (Rp 10 ribu) untuk masyarakat Jakarta dan sekitarnya masih terjangkau. Harga tiket dibuat pada level yang masyarakat mampu membayarnya,” kata Sri.

Saat ini, MRT Jakarta memiliki total 13 stasiun. Sri menjelaskan, dengan harga sekitar Rp 10 ribu, rata-rata setiap stasiun sekitar Rp 2.500. Ia menambahkan, aspek yang dipertimbangkan dalam penetapan tarif, yakni dari waktu tempuh, kenyamanan, hingga daya beli masyarakat pengguna.

Terkait daya beli, Sri menilai, sejauh ini tingkat daya beli masyarakat untuk menggunakan MRT masih dianggap dalam koridor yang positif. Dibandingkan pengeluaran yang harus dirogoh saat menggunakan transportasi daring, Sri menilai, MRT masih lebih terjangkau dan nyaman.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EMfvpx
March 08, 2019 at 08:55AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EMfvpx
via IFTTT
Share: