Showing posts with label 2019 at 11:56AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 11:56AM. Show all posts

Saturday, April 20, 2019

Ledakan Besar Terjadi di Ibu Kota Libya

Pihak berwenang telah menutup satu-satunya bandara di ibu kota Libya yang berfungsi

REPUBLIKA.CO.ID, TRIPOLI -- Ledakan besar terdengar di ibu kota Libya, Tripoli usai satu pesawat terlihat mengudara selama beberapa menit, Sabtu (20/4) malam waktu setempat. Sejumlah serangan udara dan ledakan juga mengguncang Tripoli, menurut saksi mata.

Jurnalis Reuters, dan sejumlah warga mengatakan, mereka melihat pesawat tersebut berputar di udara selama lebih dari 10 menit. Berputarnya pesawat di atas ibu kota juga menimbulkan suara ledakan dengung seperti bunyi tembakkan.

Satu pesawat terdengar kembali pada tengah malamnya disertai ledakan yang mengguncang tanah. Tidak jelas apakah pesawat itu pesawa terbang atau pesawat tak berawak. Sebelumnya warga melaporkan serangan drone dalam beberapa hari terakhir, namun belum ada konfirmasi dari ledakan yang terdengar di pusat kota yang kali ini lebih keras dari pada hari sebelumnya.

Warga menghitung beberapa serangan rudal, yang salah satunya menimpa pasukan militer di distrik Saba'a yang terletak di selatan ibu kota. Tempat itu menjadi tempat pertempuran terberat antara pasukan musuh.

Pihak berwenang telah menutup satu-satunya bandara Tripoli yang berfungsi. Hal itu berarti memutus hubungan udara ke kota dengan perkiraan 2,5 juta penduduk. Meski demikian, Bandara di Misrata di kota yang berjarak 200 km ke timur, tetap beroperasi. Serangan udara, yang juga direkam oleh warga dalam video yang diposting online, terjadi setelah satu hari bentrokan di distrik selatan.

Pasukan Tentara Nasional Libya (LNA) yang loyal kepada komandan Khalifa Haftar memulai aksi ofensif dua pekan lalu, meski tidak dapat menembus pertahanan selatan pemerintah. Jika serangan drone dikonfirmasi, maka hal ini akan menunjukkan perang yang lebih canggih. LNA sejauh ini menggunakan jet buatan Soviet yang sudah tua dari angkatan udara Muammar Gaddafi, yang dijatuhkan pada 2011, kurang memiliki daya tembak dan helikopter presisi.

Menurut laporan Amerika Serikat (AS), dulu Uni Emirat Arab (UEA), dan Mesir tadinya telah mendukung Haftar dengan serangan udara untuk mengambil laih wilayah Libya timur. Kedua negara menerbangkan serangan udara di Tripoli pada 2014 selama konflik yang berbeda untuk membantu pasukan sekutu Haftar.

Namun, sejak 2014, UEA dan Mesir telah menyediakan LNA dengan peralatan militer seperti pesawat terbang dan helikopter, yang membantu Haftar meraih kemenangan dalam konflik delapan tahun Libya. UEA bahkan membangun pangkalan udara di Al Khadim di Libya timur.

Kekerasan di Libya melonjak setelah Gedung Putih mengatakan, bahwa Presiden AS Donald Trump melakukan panggilan telepon dengan Haftar awal pekan ini. Pernyataan AS saat itu yakni bahwa AS mengakui peran penting Field Marshal Haftar dalam memerangi terorisme, dan perannya dalam mengamankan sumber daya minyak Libya yang telah mendorong pendukung komandan. Dari situ, langkah Trump membuat marah lawan-lawannya.

Kekuatan-kekuatan Barat dan Teluk telah terpecah karena desakan oleh pasukan Haftar untuk merebut Tripoli, dan hal itu juga merusak seruan oleh PBB untuk gencatan senjata. Kedua pihak mengklaim kemajuan di Tripoli selatan.

Seorang juru kamera TV Reuters yang mengunjungi pinggiran selatan Khalat Furgan mendengar tembakan keras tetapi tidak melihat adanya perubahan di garis depan. Warga mengatakan, pada Jumat (19/4) dua anak tewas dalam penembakan di Tripoli selatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat pertempuran di Tripoli menewaskan 227 orang dan melukai 1.128 sebelum serangan udara.

Pada Kamis (18/4), AS dan Rusia mengatakan, kedua negara tidak dapat mendukung resolusi Dewan Keamanan AS yang menyerukan gencatan senjata di Libya saat ini. Rusia keberatan dengan resolusi rancangan Inggris yang menyalahkan Haftar untuk kekerasan terbaru ketika LNA-nya maju ke pinggiran Tripoli awal bulan ini.

AS sendiri tidak memberikan alasan keputusannya untuk tidak mendukung rancangan resolusi. AS juga akan menyerukan kepada negara-negara yang berpengaruh terhadap pihak-pihak yang bertikai untuk memastikan kepatuhan dan untuk akses bantuan kemanusiaan tanpa syarat di Libya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vf06d7
April 21, 2019 at 11:56AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vf06d7
via IFTTT
Share:

Artur Gevorkyan Akui Mudah Adaptasi dengan Persib

Artur sudah lebih dahulu mengenal pemain belakang Persib Bojan Malisic.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gelandang serang asal Turkmenistan, Artur Gevorkyan, menjadi pemain asing slot Asia untuk memperkuat Persib Bandung. Artur mengakui tidak memiliki kesulitan dalam beradaptasi di Persib.

Ini adalah kali pertama Artur berkarier di Indonesia. Sebelumnya, pemain kelahiran 35 tahun ini banyak menghabiskan waktunya di Uzbekistan.

"Sebagai pemain sepak bola profesional tentu saya punya cara untuk cepat beradaptasi dengan tim baru. Saya yakin semuanya akan berjalan dengan cepat," kata Artur seperti dilansir dari laman resmi Persib.

Artur termasuk pemain yang 'terlambat' bergabung dengan tim. Namun menurutnya, hal tersebut bukan masalah.

Artur sudah lebih dahulu mengenal pemain belakang, Bojan Malisic. Bersama Bojan, keduanya pernah membela klub asal Uzbekistan, Nasaf Qarshi, pada 2011. "Saya senang karena Bojan bisa banyak menolong saya. Memperkenalkan tentang Persib, Kota Bandung, dan berkomunikasi orang lain," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gr7NlO
April 21, 2019 at 11:56AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gr7NlO
via IFTTT
Share:

Monday, March 4, 2019

Rumah Zakat Action Salurkan 500 Kaleng Superqurban

Superqurban merupakan program optimalisasi daging kurban yang disalurkan ke warga.

REPUBLIKA.CO.ID, MUARA ENIM -- Rumah Zakat Action menggelar Ekspedisi Superqurban di Desa Danau Gerak, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, pada 25-27 Februari 2019. Dalam ekspedisi itu, tim Rumah Zakat menyalurkan sebanyak 500 kaleng kornet dan rendang Superqurban kepada warga Desa Danau Gerak.

Branch Manager Rumah Zakat Sumatera Selatan, Hadi Yudasta, mengatakan Superqurban merupakan program optimalisasi daging kurban yang diolah dalam bentuk kornet dan rendang. Kemudian daging olahan tersebut disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam ekspedisi kali ini tim Rumah Zakat menyelenggarakan beberapa kegiatan yang melibatkan warga. Di antaranya melakukan fogging di lingkungan rumah warga, lomba masak dengan kreasi kornet untuk ibu-ibu di balai desa, penyaluran kornet dan rendang Superqurban. "Hingga kelas ceria bersama anak-anak di sekolah SDN 9 Semende Darat Ulu," kata Hadi seperti dalam siaran persnya.

Sementara itu Ilmudin, Sekretaris Desa, mengungkapkan bahwa Desa Danau Gerak merupakan wilayah dataran tinggi yang menjadi bagian dari Bukit Barisan. Desa ini berada paling ujung kabupaten Muara Enim yang berjarak sekitar 278 Kilometer (Km) dan memerlukan waktu 8-10 jam dari Kota Palembang.

Sebagian besar warganya adalah petani, baik tanaman padi, sayur dan kopi. Masalah utama di desa ini belum dialiri listrik dari PLN, sehingga masyarakat di sini membuat turbin dan baru dinikamti 100 rumah. Selain itu juga banyak pasangan menikah muda.

Hadirnya tim Rumah Zakat disambut antusias warga, saat membagikan kornet dan rendang Superqurban. Warga mengatakan kalau mereka jarang sekali mengkonsumsi daging, bahkan tidak mengetahui kalau ada kornet yang merupakan daging olahan dalam kemasan kaleng.

“Senang sekali kami bisa makan rendang dan kornet yang belum pernah kami lihat, apalagi memakannya. Alhamdulilah, semoga berkah bagi tim Rumah Zakat dan donator," kata Ilmuddin saat mencicipi hasil masakan kornet.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EMKm6G
March 05, 2019 at 11:56AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EMKm6G
via IFTTT
Share: