Showing posts with label February 22. Show all posts
Showing posts with label February 22. Show all posts

Friday, February 22, 2019

Lautaro Martinez Berharap Dilirik Timnas Argentina

Martinez saat ini terus menjadi starter di Inter Milan.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Perlahan tapi pasti, Lautaro Martinez terus menjadi starter di Inter Milan. Ini dampak dari masalah yang mendera Mauro Icardi.

Martinez berharap tim nasional (timnas) Argentina memantau perkembangan dirinya di Inter. Sehingga, dalam waktu dekat ia bisa memperkuat La Albiceleste.

"Saya berharap dipanggil untuk dua pertandingan berikutnya (uji coba di bulan Maret)," kata sosok yang baru memiliki empat caps di skuat Tango senior kepada Fox Sport, dikutip dari Football Italia, Jumat (22/2).

Soal masalah Icardi, Martinez enggan mencampuri terlalu jauh. Inter Milan baru saja mencopot ban kapten dari lengan eks Sampdoria itu.

Berbagai hal melatar-belakangi terjadinya insiden ini. Salah satunya tentang sikap Icardi yang belum menentukan komitmen perpanjangan kontrak di La Beneamata. Ini sehubungan dengan permintaan kenaikan gaji penyerang 26 tahun itu.

"Jelas kami merindukannya di lapangan karena dia pemain penting. Dia pencetak gol kami dan kami berharap semuanya bisa diselesaikan. Kami menunggunya," ujar Martinez.

Pesepak bola 21 tahun itu menikmati situasi saat ini. Ia siap memberikan yang terbaik saat mendapat kepercayaan dari pelatih. "Sekarang saya mendapatkan menit bermain lebih. Saya ingin berada di level ini," tegas Martinez.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T5rjN5
February 22, 2019 at 06:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T5rjN5
via IFTTT
Share:

Perbaiki Minar Baca Masyarakat Indonesia

warga Indonesia hanya memiliki skor minat baca 0,001 persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Minat baca masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. United Nations of Educational Scientific and Cultural Organization (UNES CO) mencatat, warga Indonesia hanya memiliki skor minat baca 0,001 persen. Artinya, dari 1.000 orang, cuma satu yang rajin membaca.

Untuk itu, kehadiran Islamic Book Fair (IBF) diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat. "Yang dimaksud literasi itu paham, tahu, dan bisa mengamalkannya. Jadi, ketika orang terliterasi tahu mana yang salah, dia tidak akan melakukannya. Kalau orang tidak terliterasi, dia tahu itu salah namun tetap melakukannya," kata Ketua Dewan Pertim bangan Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) DKI Jakarta Afrizal Sinaro kepada Republika.co.id belum lama ini.

Ia melanjutkan, literasi yang diangkat oleh IBF ini memiliki makna dalam, apalagi bagi umat Islam. Dia menjelaskan, kaum Muslimin yang terliterasi bisa menghindari segala perbuatan yang mengandung dosa. Menurut dia, literasi juga bisa mengatasi berbagai kasus, dari mulai hoaks sampai korupsi. "Semua itu tidak akan terjadi kalau memang semua orang sudah benar-benar terliterasi," ujarnya lagi.

Afrizal melanjutkan, IBF merupakan wa dah untuk mencerahkan juga mencerdaskan umat melalui membaca buku. Semakin ba nyak buku yang dibaca, semakin bertambah pula pengetahuan sehingga dapat menghindari kesalahan di masyarakat.

Sastrawan sekaligus budayawan Taufiq Ismail manambahkan, literasi harus terus ditingkatkan agar kasus hoaks yang tengah marak terjadi dapat diatasi. "Jadi, mereka ha rus membaca dengan baik, bersikap dengan baik, serta menghargai pendapat dengan baik. Bukan berbohong berdusta kelihatan hebat betul melakukan empat huruf yakni 'hoax'," ujarnya ketika dihubungi Republika.

Menurut dia, kondisi sekarang sudah sangat kacau. Terlebih, pada tahun politik ini, berita bohong atau hoaks semakin banyak. "Seperti ada kutukan Allah kepada kita sehingga kita dilingkari orang-orang yang berbohong terus-menerus. Saya bingung, saya hanya terus berdoa kepada Allah agar Indonesia diselamatkan," tutur Taufiq.

Lebih lanjut, kata dia, IBF bisa menjadi ajang meningkatkan literasi serta melawan hoaks. Hanya saja, selain itu, Taufiq menilai harus ada sekelompok tokoh yang mengarahkan. "Misalnya, ada satu acara khusus yang dirancang tokoh senior atasi masalah hoaks ini. Hal itu harus dilaksanakan supaya bisa terlihat hasilnya, sebab gelombang kebohongan kini bukan main," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2IvcOhw
February 22, 2019 at 06:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2IvcOhw
via IFTTT
Share:

Elegi Cikgu Leman

Cikgu Leman diduga meninggal karena malpraktik, tapi ada yang bilang ia terkena sihir

REPUBLIKA.CO.ID, Cerpen Oleh: Griven H Putera

Suara muazin yang melaungkan azan terdengar parau, di tengah ratusan orang yang tegak mematung tanpa tudung kepala dan duduk mencangkung di atas semak-semak di pinggir sungai yang memadati tepian. Mereka tegak memaku dengan perasaan bermacam bagai sata matahari bersinar garang tepat di pucuk ubun-ubun.

Tiga perahu motor baru saja ditolak ke tengah sungai. Perahu pertama berisi orang-oranng patut, seperti Pak Ustaz, Tuan Syekh, Tuan Kadi, Pak RT, Kepala Desa, dan pejabat penting yang bertebak bak barau atau orang terpandang di kampung itu.

Perahu kedua berisi kaum kerabat mendiang yang agak jauh. Perahu motor ketiga berisi mendiang Cikgu Leman dan karib-kerabat dekat, seperti ibu, adik-kakak, istri, dan anak-anak yang ditinggal mendiang beserta mendiang sendiri yang terbaring kaku di bagian belakang.

Usai azan, muazin terisak. Begitu pula dengan beberapa orang di sampingnya. Sebagian melaung. Tangis mereka pecah. Di depan mereka, di sungai perahu-perahu motor mulai bergerak pelan. Bunyi mesinnya meraung, menenggelamkan raungan sebagian orang yang sayang pada mendiang.

Baru beberapa depa meninggalkan tepian, semua perahu motor tertahan karena tertabrak beting, pasir yang agak naik ke permukaan sungai akibat kemarau panjang.

Orang-orang yang tinggal di tepian terkesima. Sebagian yang tidak menangis ingin mengarungi sungai, ingin menolak perahu motor ke tengah agar mendiang cepat sampai ke rantau kebun. Rantau tempat orang kampung dikuburkan.

Sementara yang di dalam perahu motor juga resah. Turun tak mungkin. Walaupun kini musim kemarau, kedalaman air masih melampaui kepala orang dewasa.

Bunyi perahu motor terdengar semakin melolong karena volume gasnya terus digenjot juru mudi. Asap mesin perahu motor mengepul ke udara. Beberapa orang di perahu motor segera ambil pengayuh dan galah serta sembarang alat dalam perahu untuk bisa menolak perahu bermesin itu ke tengah, membantu perahu agar lepas dari jeratan pasir.

Gelombang bergolak hebat. Air menjadi keruh karena bercampur pasir merah yang timbul akibat pusaran kipas mesin perahu motor.

Entah berapa lama terhenti di tengah panas siang berdentang itu, pelan-pelan perahu-perahu motor bisa melepaskan diri. Semua perahu motor menghala ke hulu, menuju ke arah rantau kebun, ke tempat orang-orang kampung istirahat abadi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2NmDy2e
February 22, 2019 at 06:33PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2NmDy2e
via IFTTT
Share:

30 Menit Olahraga Tingkatkan Kesehatan Otak Orang Dewasa

Efek olahraga mempengaruhi kesehatan otak orang dewasa seperti obat-obatan

REPUBLIKA.CO.ID, PERTH -- Berolahraga selama 30 menit bisa meningkatkan kesehatan otak orang dewasa. Terutama, mereka yang mengalami kelebihan berat badan dan obesitas. Hal itu terungkap dalam sebuah studi yang dilakukan Universitas Australia Barat di Perth bersama Institut Baker.

Tim periset memonitor 12 pria dan perempuan berusia 55 sampai 80 tahun. Masing-masing dari mereka diminta melakukan tiga sesi terpisah. Sesi pertama meminta peserta duduk delapan jam penuh, sementara dua sesi lain mereka duduk diselingi aktivitas lain.

Pada sesi duduk berjam-jam tanpa interupsi, tim mendapati pola penurunan aliran darah di otak. Sesi kedua, peserta diminta duduk selama satu jam, kemudian berjalan kaki atau olahraga treadmill selama 30 menit, dan sisa 6,5 jam digunakan untuk istirahat.

Sesi terakhir, partisipan diminta melakukan hal yang hampir sama seperti sesi kedua. Namun, pada 6,5 jam yang tersisa, peserta tidak hanya duduk diam. Setiap 30 menit sekali, mereka diminta berjalan santai selama tiga menit.

"Ketika peserta melakukan olahraga di pagi hari dengan atau tanpa jeda duduk, aliran darahnya meningkat dan lancar sekitar beberapa jam setelahnya," kata pemimpin studi, Michael Wheeler, dikutip dari laman Stuff.

Wheeler menilai, efek yang pada akhirnya meningkatkan kesehatan otak tersebut serupa dengan dampak dari obat-obatan. Penurunan tekanan darah sistolik rata-rata setelah variasi olahraga dan istirahat bisa mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

Pengaruh bergerak aktif itu sama untuk peserta lelaki maupun perempuan. Namun, Wheeler menambahkan bahwa sesi ketiga memberikan keuntungan lebih besar terhadap peserta perempuan. Hal itu ditinjau dari besaran rata-rata aliran darah yang tercatat.

Berolahraga untuk meningkatkan sirkulasi darah bukanlah hal baru. Sebelumnya, sejumlah penelitian telah mengungkap temuan serupa. Akan tetapi, riset terbaru itu menggabungkan antara olahraga dan kondisi diam, guna meneliti efeknya pada tekanan darah.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GFddfg
February 22, 2019 at 06:32PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2GFddfg
via IFTTT
Share:

Pelajaran dari Kemeja Putih Ikonik Karl Lagerfeld

Sejumlah orang sukses dikenal memiliki gaya berpakaian ikonik yang khas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Desainer Chanel yang baru saja meninggal Karl Lagerfeld terkenal dengan baju kerja yang khas yaitu kemeja putih, kacamata, dan jaket hitam khusus. Orang-orang sukses lainnya seperti CEO Apple Steve Jobs dan CEO Facebook Mark Zuckerberg juga dikenal dengan baju kerja yang ikonik, simpel dan terkesan itu-itu saja.

Hal itu ternyata ampuh mengurangi satu masalah yang tidak berarti di pagi hari. Seperti bingung memilih baju kerja.

Para ahli sepakat, kebingungan memilih baju kerja bisa menguras energi mental seseorang. Kelelahan mental ini akan membuat orang cenderung lebih impulsif atau tidak melakukan apa-apa ketika masalah yang lebih penting muncul.

Untuk mengatasi hal tersebut, pengarah gaya dan pemilik merek Your Closet Your Style, Penny Geers, seperti dilansir laman Bussiness Insider, memberi beberapa tips untuk menentukan dan membeli baju untuk bekerja.

Koleksi lama

Menurut Geers, dengan memeriksa koleksi baju akan membantu menentukan pilihan ketika membeli baju baru. Sehingga baju baru yang dibeli memang baju yang memang sesuai dengan kebutuhan. “Catat barang masuk favorit Anda. Itu akan menjadi dasar untuk membeli baju kerja selanjutnya,” kata Geers.

Kualitas

Mengutamakan kualitas ketika membeli baju kerja dinilai penting. Jika Anda membeli baju dengan bahan yang kurang berkualitas dan nyaman dikenakan. Misalnya baju berbahan wol, kapas dan bahan lain yang tidak mudah kusut. Sehingga baju yang Anda beli merupakan salah satu investasi.

“Coba saja membeli baju murah pasti akan mudah rusak. Atau belum lama dipakai Anda harus melakukan perbaikan,” ucap Geers.

Jangan batasi diri

Menurut Geers, mayoritas orang memilih baju kerja yang sangat kaku dan formal. Karena itu dia menyarankan agar baju kerja yang dikenakan juga tidak membatasi ekspresi diri. Coba saja dengan menambahkan aksesoris, ikat pinggang, syal, perhiasan dan lainnya agar baju kerja tidak terlalu formal. "Hanya karena itu seragam kerja, bukan berarti seragam itu harus membosankan,” kata dia.

Pengaruh baju

Sebuah penelitian di California State University menyebutkan bahwa baju yang dikenakan akan berdampak pada penilaian diri. Misalnya penggunaan jas dapat membuat pria merasa lebih dewasa dan mapan.

“Pakaian itu akan berbicara dan menggambarkan tentang diri kita. Apalagi untuk kesan pertama,” kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2NpfrAk
February 22, 2019 at 06:32PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2NpfrAk
via IFTTT
Share:

MTsN 1 Bogor Juara Umum Lomba Pramuka Festival Dwi Warna

Sebanyak delapan cabang perlombaan yang diikuti, semuanya sukses menjadi juara.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Ajang lomba Pramuka yang bertajuk Festival Dwi Warna pada Kamis (21/2), berbuah manis bagi siswa MTsN 1 Bogor. Di ajang tersebut, sejumlah lomba yang diikuti siswa dan siswa berhasil dilalui dan membuat mereka juara. Untuk itu, piala untuk gelar juara umum pun berhasil mereka bawa pulang.

Sebanyak delapan cabang perlombaan yang diikuti, semuanya sukses menjadi juara. Kepala Sekolah MTsN 1 Bogor, Eti Munyati, mengaku, sangat bangga dengan prestasi tersebut. “Tentu dengan latihan yang baik dan rutin, maka hasilnya tidak akan mengecewakan,” ucapnya.

Dia berharap keberhasilan ini bisa dipertahankan nantinya. Senada dengan Eti, Pembina Pramuka Gudep 11.577 dan 11.578, Badruddin, mengatakan, peraihan juara tersebut dapat terwujud dengan persiapan dan latihan yang matang. “Dengan persiapan satu bulan lebih dan latihan yang rutin akhirnya kita berhasil,” ungkapnya.

Adapun lomba yang diikuti siswa MTsN 1 Bogor, yakni Cosplay Pahlawan, Ranking 1, Maket, Coding Tower, The Warior, dan Semaphore Dance. Perlombaan itu diikuti regu putra maupun putri sekolah yang terdapat di Jalan Raya Parung-Bogor, Pemagarsari, Kabupaten Bogor tersebut. Beberapa hasil yang diraih dari perlombaan antara lain juara satu Cosplay Pahlawan Putra, juara satu untuk Ranking 1 Putra, juara ketiga The Warior Putra, juara kedua Maket Putra, juara ketiga Coding Tower Putri, juara kedua The Warior Putri, Juara satu Semaphore Dance, juara dua Regu Terbaik Putri, dan juara satu Regu Terbaik Putra.

Pembina Putri, Erna Lahmidarti, menjelaskan, lomba yang diikuti siswa MTsN 1 Bogor dan siswa dari sekolah lainnya se Jabodetabek merupakan agenda tahunan SMA Dwi Warna. Dia pun menanggapi kemenangan yang diraih siswa-siswanya. “Kami cukup senang bisa juara. Ini merupakan keberhasilan semua siswa, bina latih, pembina, dan pembimbing,” ucap Erna.

Salah satu siswa MTsN 1 Bogor yang juga menjadi juara 2 Lomba Maket Putra, Andi Muhammad Zaki mengatakan, tidak menyangka bisa jadi juara. Ia mengatakan tidak sia-sia usahanya berlatih bersama teman-teman sampai saat libur sekolah pun tetap latihan.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2It5R0n
February 22, 2019 at 06:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2It5R0n
via IFTTT
Share:

Ribuan Orang Menyelamatkan Diri dari Perang ISIS

Pertempuran sengit terjadi wilayah Hajin, Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- PBB dan mitranya di Kamp Al-Hol di Suriah menerima ribuan orang yang menyelamatkan diri dari pertempuran di wilayah Hajin di Suriah Timur.  Demikian disampaikan seorang juru bicara PBB pada Kamis (21/2).

"PBB dan semua mitranya terus meningkatkan upaya mereka guna menampung dan menyediakan bantuan buat orang yang tiba di Kamp Al-Hol," kata Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric, sebagaimana diberitakan Kantor Berita Cina, Xinhua, Jumat (22/2) siang.

"Penghuninya sudah melebihi daya tampung, dengan sebanyak 41 ribu orang tinggal di sana, termasuk lebih dari 30 ribu orang yang telah tiba sejak Desember."

Dujarric juga mengatakan, satu tempat persinggahan telah dibangun antara Hajin dan Al-Hol untuk menyediakan bantuan buat orang yang melakukan perjalanan berat ke kamp tersebut.

Menurut Dujarric, pertempuran di berbagai daerah Hajin di sepanjang Sungai Eufrat di Kegubernuran Deir Ez-Zour di Suriah tampaknya mencapai puncaknya.  "Ribuan perempuan, anak kecil dan lelaki diperkirakan diungsikan dan bergerak ke arah Kamp Al-Hol di Vubernuran Al Hasakeh dalam beberapa hari ke depan."

Ia mengatakan, banyak orang tiba dalam kondisi kritis, dan sedikitnya 61 anak kecil telah meninggal selama perjalanan dari Hajin atau tak lama setelah tiba di Kamp Al-Hol".

Hajin dulu adalah kota kecil terakhir yang dikuasai ISIS saat kelompok gerilyawan itu terdesak dari sisa wilayah "kekhalifahannya" di Suriah.

"PBB terus menyeru semua pihak agar melakukan setiap tindakan yang mungkin untuk melindungi warga sipil dan memastikan orang yang kehilangan tempat tinggal memiliki akses ke bantuan," kata juru bicara Sekretaris Jenderal PBB tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T8fntT
February 22, 2019 at 06:21PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T8fntT
via IFTTT
Share:

Detikcom Jelaskan Dugaan Penganiayaan Jurnalisnya

Jurnalis Detikcom dipukul dan diminta berjongkok.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Satria Kusuma merupakan jurnalis Detik.com yang menjadi korban kekerasan dan intimidasi dalam acara Munajat 212 di Monas. Detikcom kemudian menjelaskan kronologis dugaan penganiayaan yang dialami wartawannya tersebut.

Kejadian bermula pada saat terjadi kericuhan di acara Munajat 212 pukul 20.30 WIB. Diduga ada copet yang tertangkap sehingga jurnalis yang tengah berkumpul langsung merekam kejadian itu, termasuk Satria.

Satria merekam menggunakan kamera ponselnya. Pada saat itulah tangannya kemudian dipiting dan diminta untuk menghapus rekaman tersebut.

Satria kemudian dibawa ke ruangan VIP. Di dalam tenda tersebut intimidasi kepadanya berlanjut bahkan massa meminta ID card Satria untuk difoto namun Satria menolak.

Satria pun dipukul dan diminta berjongkok. Dan dari sekumpulan orang tersebut ada yang mengatakan tindakan intimidatif dalam bentuk verbal.

Ketegangan mulai mereda, saat Satria mengatakan pernah meliput kegiatan FPI saat membantu korban bencana Palu. Serta kemudian Satria berkomitmen akan menghapus semua video di ponselnya.

Satria kemudian dilepas setelah berdiskusi dengan salah satu dari mereka yang mengaku sebagai keamanan malam Munajat 212 serta kebetulan sesama orang Bogor. Satria dilepaskan dengan jaminan kartu pelajar.

“Selepas kejadian Detikcom melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Dengan harapan kejadian serupa tidak terjadi lagi terhadap wartawan lain yang sedang menjalankan fungsi jurnalistiknya,” kata Pimpinan Redaksi Detikcom Alfito Deannova dalam rilis yang telah dimuat di portal detik dan dikirimkan kepada Republika.co.id, Jumat (22/2).

Detikcom mengutuk keras kekerasan terhadap jurnalis dan upaya menghalangi peliputan dan telah melanggar UU Pers Pasal 4 tentang kemerdekaan pers.

Ketua AJI Jakarta, Asnil Bambani Amri, mengecam keras tindakan intimidasi oknum massa FPI tersebut.  Atas apa yang menimpa para jurnalis, Asnil juga mendesak kepolisian agar segera menangkap terduga pelaku yang melakukan kekerasan tersebut.

"Kami mendesak aparat kepolisian menangkap para pelaku dan diadili di pengadilan hingga mendapatkan hukuman seberat-beratnya agar ada efek jera. Sehingga kasus serupa tak terulang di masa mendatang," ujar Asni dalam keterangan yang diterima Republika.co.id pada Jum'at (22/2). 

Menurut Asni, kekerasan dan intimidasi yang dialami para jurnalis pada saat peliputan bukan kali pertama terjadi. Karena itulah ia mendesak  pelaku segera diadili sehingga dapat menimbulkan efek jera. Pasalnya, kasus-kasus serupa sebelumnya pun masih belum jelas penyelesaiannya. 

"Kami juga mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus-kasus kekerasan terhadap jurnalis sebelumnya. Sebab, hingga kini belum ada kasus kekerasan terhadap jurnalis yang tuntas sampai pengadilan," ungkap dia. 

Terakhir, AJI Jakarta juga mengharapkan agar kejadian serupa tidak lagi terjadi dan agar masyarakat dapat memahami bahwa meliput dan mengabarkan apapun yang terjadi di lapangan merupakan tugas utama seorang jurnalis. 

"Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan intimidasi, persekusi dan kekerasan terhadap jurnalis yang sedang liputan," katanya.

Panglima Laskar Front Pembela Islam (FPI) Maman Suryadi membantah ada intimidasi yang dilakukan anggota FPI terhadap jurnalis yang sedang bertugas meliput acara Munajat 212 di Monas pada Kamis (21/2). Dia mengklaim, semua media saat itu bebas melakukan peliputan.

"Kalau itu (jurnalis mendapat kekerasan dalam acara Munajat 212), saya belum dengar ya berita itu, karena situasinya mungkin cukup ramai ya. Tapi yang jelas, kalau media sih enggak ada kita tolak, enggak kita usir. Intinya media bebas-bebas saja mengambil berita semalam," kata dia saat dikonfirmasi, Jumat (22/2).

Bahkan, Maman mengatakan, ada media asing dari Australia yang ikut meliput agenda tersebut dan berlangsung dengan lancar. Menurut dia, kalau pun informasi terkait kekerasan terhadap jurnalis dalam agenda Munajat 212 benar adanya, maka mungkin itu terjadi karena ada kesalahpahaman.

"Mungkin ada kesalahpahaman kali ya. Yang jelas untuk peliputan tadi malam, tidak ada masalah. Semua media online ada di lapangan kok. Kita juga menjaga kondusivitas. Masalah media ini juga enggak kita intimidasi. Jadi sebenarnya enggak ada. Bebas-bebas saja semalam mau meliput," kata dia menegaskan kembali.

Maman menolak acara Munajat 212 disebut ricuh. Menurutnya, acara itu secara keseluruhan berjalan lancar.

"Cuma semalam itu, tim pengamanan itu banyak yang menangkap copet. Jadi kericuhan itu bukan kericuhan acara, tapi kericuhan karena adanya copet. Ada kelompok copet yang kita tangkap sampai ada enam orang," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Isn8qt
February 22, 2019 at 06:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Isn8qt
via IFTTT
Share:

Kewajiban Muslimah Membela Diri

Hampir tidak ada perbedaan pendapat soal kewajiban muslimah membela diri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- DR Abd Al Karim Az Zaidan dalam Kitabnya yang berjudul Al Mufashal fi Ahkam Al Mar’atmenguraikan tentang hal-ihwal hukum mempertahankan diri bagi seorang Muslimah yang terancam bahaya. Hal mendasar yang ia bahas ialah berkenaan dengan hukum pembelaan tersebut.

Terkait ini, ada dua pendapat. Pendapat yang pertama mengatakan hukumnya sekadar boleh. Ia menjelaskan, hukum diperbolehkannya pertahanan diri itu merujuk pada dalil hadis dan konsensus ulama. Salah satu opsi pendapat yang berlaku di kalangan Mazhab Syafi’i mengatakan, tidak wajib hukumnya melawan bila pelaku adalah beragama Muslim juga.

Sedangkan, menurut Imam Al Jashash, seorang ulama bermazhab Hanafi, wajib hukumnya membela diri dan melawan upaya kejahatan pelaku meskipun harus ditempuh dengan cara membunuh penjahat. Hampir tidak ada perbedaan pendapat di antara ulama Mazhab Hanafi soal kewajiban mem bela diri bagi Muslimah. Mereka ber alasan, pelaku yang hendak mengania ya korban adalah seseorang yang makar. Dalam Islam, Allah SWT me nyerukan agar membunuh kelompok yang berbuat makar.

Bagaimana bentuk pertahanan diri yang mesti dilakukan oleh Muslimah saat ancaman bahaya ada di hadapannya? Dalam kitab ini disebutkan ada beberapa tahapan cara yang bisa di tempuh. Urutan cara itu ditawarkan dari opsi yang paling minim risiko hing ga tahapan dengan risiko maksimal.

Tahapan yang paling dasar sebagai bentuk pertahanan diri yang dianjurkan menurut Islam ialah mengingatkannya tentang keberadaan Tuhan. Cara selanjutnya bila hal itu tak mempan maka hendaknya meminta tolong orang di sekitar. Bila tidak ada maka ada baiknya memanggil pihak yang berwajib, itu pun jika kondisi memungkinkan. Opsi terakhir ialah mempertahankan diri secara mandiri dengan sebisa mungkin sekalipun yang dipertaruhkan nyawa.

Hadis yang diriwayatkan oleh Imam An Nasai dari Sufyan Ats-Tsauri menyebutkan, seorang sahabat datang dan bertanya kepada Rasulullah SAW. Ia mengatakan, “Ada oknum yang menghampiri dan menginginkan hartaku secara paksa (apa yang harus dilaku kan)?”

Rasulullah menjawab, “Ingatkan dia akan Tuhan. Bila tidak berguna maka mintalah pertolongan orang di sekitarmu dan jika tak ada satu pun maka libatkan pihak berwenang, lalu bila ia menolak memberi pertolongan maka pertahankanlah diri dan harta bendamu sekalipun harus mempertaruhkan jiwa dan engkau akan jadi seorang syahid.”

Kabur dan menghindar

Kemudian, bagaimana dengan hukum berusaha melarikan diri oleh Muslimah. Bila keputusan tersebut dianggapnya dapat menghindari bahaya dan menyelematkan harta benda, jiwa, atau kehormatannya?

Abd Al Karim Az Zaidan menjelaskan bahwa di antara ahli fikih ada yang mewajibkannya. Pandangan ini banyak populer di kalangan ulama yang bermazhab Syafi’i. Menurut mereka, dengan mencoba meloloskan diri dari ancaman pelaku kriminal bisa meng hindari niat jahat pelaku. Dengan catatan, usaha tersebut tidak malah mengundang bahaya yang lebih besar bagi dia atau orang lain.

Sedangkan, sebagian ulama fikih hanya sebatas memperbolehkan, bukan sampai level wajib. Hal ini karena membela dan menjaga diri bagi seorang Muslimah hukumnya boleh. Demikian halnya dengan hukumnya melarikan diri. Pandangan ini banyak disuarakan oleh sebagian ulama yang bermazhab Hanbali. Bila orang yang bermaksud jahat tadi telah lari terlebih dahulu sebelum ia melakukan kejahatannya maka tidak perlu dikejar dan dihukum.

Karena, pada dasarnya hukum dan sanksi atas penganiyaan itu gugur dengan larinya penjahat itu. Kecuali, jika ia merampas dan membawa barang pribadi milik korban. Dalam kasus seperti ini, boleh dikejar dan ditangkap untuk kemudian diberikan sanksi setimpal sesuai dengan tindak kejahatannya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GDP2hu
February 22, 2019 at 06:18PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2GDP2hu
via IFTTT
Share:

9 Laporan Politisasi Masjid dan ASN Masuk ke Bawaslu Bandung

Bawaslu tengah melakukan penanganan terkait laporan pelanggaran kampanye.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandung, Jawa Barat, menerima sembilan laporan dari warga terkait aktivitas kampanye Pemilu 2019 di tempat ibadah dan di tempat bekerja aparatur sipil negara (ASN).

"Kita sedang melakukan penanganan pelanggaran ada di antaranya yang kampanye di tempat ibadah kemudian di fasilitas pemerintah, dan sedang kita tindak lanjuti," kata Ketua Bawaslu Kota Bandung Zakcky Muhammad, di kantornya Jalan Leo Kota Bandung, Jumat (22/2).

Zacky mengatakan saat ini timnya sedang melakukan penanganan terkait laporan pelanggaran kampanye tersebut.

Dia mengatakan untuk laporaan dugaan pelanggaran kampanye di lingkungan tempat ASN bekerja, juga ditemukan adanya dugaan politik uang. 

"Sembilan itu kampanyenya di tempat ibadah, kampanye di fasilitas umum, kemudian netralitas ASN ada dugaan politik uang," ucapnya.

Sebelumnya, lanjut dia, Bawaslu Kota Bandung juga telah mensosialisasikan aturan-aturan kampanye pada partai-partai politik. Komunikasi dengan partai politik sudah dilakukan jauh hari sebelum masa kampanye di tetapkan. 

“Kita sudah ada rapat kordinasi bahkan sosialisasi mengundang para partai politik beserta kawan-kawan peserta pemilu 2019," kata dia

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VeUbQ7
February 22, 2019 at 06:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VeUbQ7
via IFTTT
Share:

In Picture: Pemain Timnas U-22 Shalat Jumat di Masjid Al-Serkal Kamboja

Timnas U-22 akan menghadapi tim tuan rumah Kamboja di Grup B.

REPUBLIKA.CO.ID, PHNOM PENH -- Pemain Timnas U-22 Andy Setyo Nugroho (ketiga kiri) dan Muhamad Rafi Syarahil (kedua kanan) berfoto dengan umat muslim Indonesia seusai menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Serkal, Phnom Penh, Kamboja, Jumat (22/2/2019).

Timnas U-22 akan menghadapi tim tuan rumah Kamboja di Grup B sekaligus sebagai laga penentuan lolos atau tidaknya ke babak semi final. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VbFlKn
February 22, 2019 at 06:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VbFlKn
via IFTTT
Share:

Perayaan Cap Go Meh Bukti Warga Sumbar Menyukai Keberagaman

Suasana perayaan Cap go Meh di Kota Padang

Foto: Republika TV/Fabrian Fachri
EMBED
Cap go meh dinilai sudah menjadi budaya bangsa Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengapresiasi Festival Cap go Meh yang telah berkontribusi memperkaya kebudayaan bangsa. Menurut dia, masyarakat Kota Padang dan Sumbar pada umumnya sangat menantikan festival cap go meh yang merupakan ajang budaya dan pariwisata.

Irwan mengatakan, perayaan cap go meh memang bukanlah budaya Minangkabau. Minangkabau selama ini dikenal dengan semboyan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Tapi, hal itu bukan alasan bagi masyarakat untuk tidak berpartisipasi meramaikan cap go meh. Cap go meh dinilai sudah menjadi budaya bangsa Indonesia.

Eksistensi cap go meh di Padang menurut Irwan merupakan bukti kalau masyarakat Sumbar menyukai keragaman. Masyarakat Sumbar sangat membuka diri terhadap suku-suku pendatang sehingga tercipta kerukunan di dalam masyarakat.

Berikut video lengkapnya.

Videografer: Febrian Fachri | Video Editor: Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SjsiEG
February 22, 2019 at 06:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SjsiEG
via IFTTT
Share:

Pegadaian Jual Emas Lewat Galeri 24

Salah satu investasi yang menjanjikan dan mudah adalah emas.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Pegadaian Galeri Dua Empat (Galeri24) yang merupakan anak perusahaan dari PT Pegadaian (Persero) resmi membuka distronya di Jalan Pungkur, Kota Bandung, Jumat (22/2). Galeri24 menjadi bagian dari Pegadaian yang khusus menjual emas batangan dan perhiasan.

CEO PT Pegadaian Galeri 24, Arifmon mengatakan kehadiran Galeri24 menjadi pengembangan bisnis perseroan. Khususnya dalam bisnis perdagangan emas, mulai dari emas batangan, logam mulia, dan perhiasan.

"Tujuan didirikannya Pegadaian Galeri24 adalah salah satu visi ingin jadi leading dalam perdagangan emas dan perhiasan," kata Arifmon.

Menurutnya, salah satu investasi yang menjanjikan dan mudah adalah emas. Karenanya, perdagangan emas dipilih sebagai bentuk ekspansi pengembangan PT Pegadaian.

Ia menuturkan bukan hanya sekadar toko emas pada umumnya, Pegadaian Galeri24 juga hadir untuk mengedukasi masyarakat dalam hal investasi. Hal ini sesuai dengan misi PT Pegadaian yang merupakan perusahaan pemerintah.

Selain itu, kata dia, di Galeri24, pembelian emas pun bisa dicicil. Syaratnya hanya menjadi nasabah PT Pegadaian sehingga biaya pembelian bisa dibantu untuk dibayar secara angsuran dalam jangka waktu tertentu.

"Pada prinsipnya kalau masyarakat ingin dalam bentuk pembiayaan bisa dibantu Pegadaian. Makanya kita hadir satu atap, tertarik perhiasan uang tapi belum cukup bisa koordinasi dengan Pegadaian untuk talangan pembiayaannya," tuturnya.

Ia menambahkan Galeri24 didukung oleh PT Aneka Tambang (Antam) yang menyediakan logam mulia serta beberapa vendor industri perhiasan. Emas yang dijual merupakan produk baru dan bukan hasil lelang gadai.

General Manager PT Pegadaian Galeri24 Luh Putu Andarini menambahkan sasaran bisnis lebih pada anak-anak muda produktif. Bukan hanya wanita, tapi juga pria diharapkan bisa tertarik bisnis investasi emas.

"Segmennya memang lebih menengah dan yang pekerja. Utamanya memang wanita kalau untuk perhiasna. Tapi untuk logam mulia termasuk juga untuk laki-laki," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XiizCz
February 22, 2019 at 06:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XiizCz
via IFTTT
Share:

Kiai Ma'ruf: Para Kiai tak akan Biarkan Jokowi Kalah

Ada 40 orang ulama dari Bogor yang mengunjungi Kiai Ma'ruf.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin mengatakan, pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla memang kalah suara di Bogor pada Pilpres 2014 lalu. Namun, Kiai Ma'ruf menegaskan bahwa kali ini para kiai tidak akan membiarkan dirinya dan Presiden Joko Widodo kalah di Pilpres 2019.

"Dulu memang Pak Jokowi kalah di Bogor tapi kali ini para kiai tidak akan membiarkan Pak jokowi dan saya kalah," ujar Kiai Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/2).

Hal itu disampaikan Kiai Ma'ruf usai menerima dukungan dari 40 ulama se-Kabupaten Bogor. Menurut dia, puluhan ulama tersebut datang untuk mendoakan dirinya dan Jokowi agar menang pada Pilpres 2019.

"Ada 40 ulama yang datang pada hari ini, yang pertama tentu mendoakan saya supaya terpilih nanti April menjadi wakil presiden mendampingi Pak Jokowi. Kedua, mereka juga menyatakan dukungannya," ucap Kiai Ma'ruf.

Ketua Umum MUI ini berpesan kepada para ulama tersebut untuk selalu menjaga negara. Menurut dia, para ulama memiliki tanggung jawab untuk menjaga bangsa, sehingga tidak ada upaya-upaya untuk merusak dan memecah belah bangsa.

"Itu menjadi tanggung jawab ulama. Kedua, menjaga umat supaya tidak terjadi konflik, menjaga agama, supaya agama kita tidak disalahpahamkan dengan cara pemahaman yang menyimpang, yang radikal, yang intoleran," kata Kiai Ma'ruf.

Di tempat yang sama, perwakilan ulama Bogor, KH Mukri Aji menjelaskan bahwa dukungan 40 ulama tersebut datang dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor. Menurut dia, para ulama dan kiai Bogor itu akan berjuang memenangkan Paslon 01, Jokowi-KH Ma'ruf.

"InsyaAllah para alim ulama kita akan berjuang, bukan semata datang ke sini cuma datang, akan tetapi akan sampaikan amanah ilahiyah, ulama yang menjadi wakil presiden Indonesia nantinya itu menjadi kenyataan, menjadi nyata insyaAllah," kata KH Mukri.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SlEIMu
February 22, 2019 at 06:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SlEIMu
via IFTTT
Share:

Tebas Ingin Mou dan Guardiola Kembali Melatih Klub La Liga

Tak hanya prestasi, Mou dan Guardiola menarik dari sisi personal dan kontroversi.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Presiden La Liga Javier Tebas menyinggung nama Jose Mourinho dan Josep Guardiola. Ia berharap dua tokoh tersebut kembali melatih di kompetisi terelite ranah Spanyol.

Saat ini, Mourinho menjalankan aktivitas sebagai pengamat sepak bola di Beinsports. Sementara, Guardiola membesut Manchester City.

Beberapa tahun lalu, keduanya berada di La Liga. Guardiola menjadi juru taktik Barcelona dari 2008 hingga 2012. Sementara, Mourinho menukangi Real Madrid. Itu terjadi dari 2010 hingga 2013.

"Saya ingin pelatih seperti Mourinho dan Guardiola kembali melatih di liga kami," kata Tebas, dikutip dari Marca, Jumat (22/2).

Tebas menilai, dua nama tersebut masuk kategori pelatih hebat. Tak hanya dari prestasi, tapi juga menarik dari sisi personal dan kontroversi.

Itu membuat Mou dan Pep masuk jajaran pelatih kelas dunia. "Mereka terbukti menjadi pelatih elite," ujar Tebas menegaskan.

Setelah membesut Madrid, Mourinho menuju Chelsea dan Manchester United sebelum menjadi pundit. Sementara, Guardiola merapat ke Bayern Muenchen dan kini City.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E1HUrw
February 22, 2019 at 06:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E1HUrw
via IFTTT
Share:

Presiden Jokowi Bagikan 351 Sertifikat Wakaf di Tangsel

Penyerahan sertifikat tanah wakaf karena seringnya sengketa tanah tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN— Presiden Joko Widodo membagikan 351 sertifikat wakaf kepada masyarakat di Masjid Raya Bani Umar, Tangerang Selatan, Banten.

“Hari ini, telah kita bagikan 351 sertifikat wakaf untuk masjid, mushala, tempat pendidikan, pesantren," kata Presiden Joko Widodo di Masjid Raya Bani Umar, Graha Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Jumat (22/2).

Menurut Presiden, sertifikat wakaf itu diberikan karena setiap ia masuk ke kampung dan desa selalu terjadi sengketa lahan di mana-mana. 

"Bukan hanya urusan tanah hak milik, tetapi juga tanah wakaf," ungkap Presiden.

Ia pun menceritakan persoalan salah satu masjid besar di Jakarta terkait dengan sengketa lahan.

"Saya ceritakan sedikit, di Jakarta ada masjid besar, tidak usah saya sebutkan masjidnya, bertahun-tahun masjid itu berdiri tidak ada masalah. Kemudian setelah tanah di situ harganya Rp120 juta per meter menjadi masalah. Ahli waris menggugat itu masjid karena belum punya sertifikat wakafnya," cerita Presiden.

Selain di Jakarta, Presiden juga memberikan contoh lain di Sumatra.

"Saya ceritakan di Sumatra, tidak usah saya sebutkan provinsinya, masjid provinsi besar sekali. Separuh sudah ada sertifikatnya, separuh belum, nah yang digugat separuhnya. Ini masih dalam proses kita selesaikan," tambah Presiden. 

Sengketa itu, menurut Presiden, terjadi karena tidak ada tanda bukti hak hukum atas tanah di mana bangunan itu didirikan.

"Pas tanahnya masih murah tidak ada masalah, begitu harganya naik dalam jumlah yang sangat besar nah ahli waris biasanya tergoda. Inilah mengapa siang hari ini kita serahkan 351 sertifikat tanah wakaf, di provinsi lain juga, terus kita selesai kan, terutama untuk tempat ibadah, mushala, surau, masjid, pondok pesantren, madrasah, karena ada masalah seperti itu," jelas Presiden. 

Selain melaksanakan Shalat Jumat dan menyerahkan sertifikat tanah di masjid tersebut. Presiden juga mengunjungi Karlinah Djaja Atmadja, istri wakil presiden ke-4 RI Umar Wirahadikusumah. 

Karlinah Djaja Atmadja tinggal di rumah yang berada di samping Masjid Raya Bani Umar yang juga milik keluarga Umar Wirahadikusumah tersebut. Pertemuan berlangsung intim dan tertutup dihadiri oleh dua anak, menantu, dan keluarga. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SSgcaJ
February 22, 2019 at 06:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SSgcaJ
via IFTTT
Share:

Demokrat: Kondisi Ani Yudhoyono Pengaruhi Gerak Partai

SBY dan Ani Yudhoyono masih menjadi magnet yang cukup besar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Partai Demokrat Fedinand Hutahaean mengakui bahwa kondisi kesehatan yang dialami istri Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kristiani Herrawati (Ani Yudhoyono) sedikit banyak mempengaruhi gerak Demokrat bekerja di lapangan. Terutama, terkait upaya pemenangan Partai Demokrat di Pemilihan Legislatif (pileg) 2019.

Pasalnya selama ini SBY dan Ani masih menjadi magnet suara yang cukup besar bagi Partai Demokrat."Namun demikian tidak selalu bahwa kehadiran Pak SBY dan kehadiran Bu Ani yang ditunggu-tunggu ya, tetapi statement beliau saja kadang-kadang sudah cukup mewakili kehadiran beliau di berbagai tempat," kata Ferdinand saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (22/2).

Ferdinand mengatakan sementara ini Partai Demokrat berpikir akan tetap menghadirkan statement SBY melalui tayangan video terkait bagaimana mendongkrak suara Partai Demokrat. Begitu juga upaya Partai Demokrat dalam membantu pemenangan pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga yang juga dinilai berpengaruh pascaperawatan Ani di Singapura.

Tadinya, lanjut Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat tersebut mengungkapkan bahwa SBY dirancang memenangkan Prabowo-Sandiaga di Jawa Tengah dan Jawa Timur. "Kami sedang memikirkan bagaimana cara untuk bisa meraih suara masyarakat di sana (Jawa Tengah dan Jawa Timur) tanpa kehadiran Pak SBY. ini sedang kita rancang, kita program," jelasnya.

Kendati demikian dirinya optimis bahwa bahwa suara dibawah merindukan kehadiran SBY dan Ani. Namun untuk saat ini SBY tetap masih akan fokus dalam penyembuhan Ani. "Ini lebih penting bagi kita daripada sekadar bicara politik saat ini," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E2AtQY
February 22, 2019 at 06:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E2AtQY
via IFTTT
Share:

Mengenal Kiraah

Ilmu kiraah mulai dikenal pada masa sahabat Nabi SAW

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Adalah ilmu yang membahas cara pengucapan tiap kata dari ayat-ayat Alquran melalui jalur menuturan tertentu. Jalur penuturan ini, meskipun berbeda-beda -- mengikuti aliran/mazhab para imam kiraah -- tapi semuanya mengacu pada bacaan yang disandarkan oleh Rasulullah SAW.

Perbedaan kiraah berkisar pada lahjah (dialek), tafkhim (penyahduan bacaan), tarqiq (pelembutan), ilma (pengejaan), madd (panjang nada), qasr (pendek nada), tasydid (penebalan nada), dan takhfif (penipisan nada).

Ilmu kiraah mulai dikenal pada masa sahabat Nabi SAW dan makin populer pada masa tabiin. Karena populernyam ilmu ini kemudian menjadi aliran (mazhab) kiraah. Meskipun aliran-aliran ini dalam banyak hal memiliki perbedaan, tetapi telah disatukan dalam harf quraisy (bahasa Arab dengan dialek Kuraisy yang telah disepakati dalam Mushaf Usmani (kumpulan/lembaran catatan Usman bin Affan). Pada periode awal ini dikenal taqabah (kelompok ahli) kiraah dari sahabat Nabi SAW dan tabiin.

Ilmu kiraah mengalami perkembangan pesat pada abad pertama Hijriyah, sejalan dengan perkembangan ilmu-ilmu syariat lainnya. Bentuk, jenis, dan cara periwayatan aliran kiraah dinisbahkan kepada imam yang menjadi penuturnya, yaitu kiraah tujuh, sepuluh, dan lima belas.

Suatu kiraah dinyatakan sahih apabila memenuhi tiga kriteria, yaitu bahasa Arab yang fasih, mengacu pada Mushaf Usmani, dan mempunyai kepercayaan pada sanad (rangkaian) rawi dan tariq. Berdasar syarat tersebut, terdapat beberapa jenis kiraah, yaitu mutawatir, ahad (perorangan), dan syazz (langka).

Tabaqat (kelompok ahli kiraah pada zaman Nabi SAW yang terkenal adalah Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Ubay bin ka'b, Zaid bin Sabit, Abu Darda, dan Abu Musa Al-Asy'ari. Para tabiin menyandarkan kiraahnya kepada sahabat-sahabat tersebut, kemudian disebarkan ke kota-kota atau wilayah tempatnya bermukim.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2tzUc5A
February 22, 2019 at 06:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2tzUc5A
via IFTTT
Share:

Perbaikan Tata Niaga Dinilai Bisa Turunkan Harga Daging

Perbaikan di dua sektor tersebut diyakini membuat biaya akomodasi tak melonjak.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Arus Baru Indonesia (ARBI) Lukmanul Hakim mengatakan, ada dua cara yang dilakukan untuk menurunkan harga daging. Yaitu, perbaikan tata niaga dan rantai pasok.

"Perbaikan di dua sektor tersebut diyakini membuat biaya akomodasi tak melonjak, sehingga harga yang dijual dari pemasok tak membengkak ketika sampai di pasar," kata Lukmanul kepada Republika.co.id, Jumat (22/2).

Upaya ini yang terus dilakukan ARBI. “ARBI sudah punya program menjual daging murah, harganya Rp 70 ribu. Upaya ini kami lakukan biar masyarakat bisa terus mengonsumsi daging,” tutur Lukmanul.

Ke depan, Lukmanul memastikan, kegiatan ini akan terus dilakukan ARBI. Bahkan, akan dilakukan kerja sama dengan pemerintah.

“Seluruh masyarakat Indonesia, terutama di kalangan bawah, harus meningkatkan konsumsi daging. Caranya menjadikan harga daging semakin murah,” kata Lukmanul.

Terkait harga daging, Lukmanul mengatakan, harga daging sapi tertinggi di dunia ada di Swiss. Harganya mencapai Rp 675.498 per kilogram. Untuk di Asia Tenggara, rekor termahal masih dipegang Thailand, yakni Rp 155.570 per kilogram.

Di Indonesia, menurut Lukmanul, penjualan daging sapi per kilogram bahkan bisa hanya Rp 70 ribu. Contohnya, saat menggelar bazar kebutuhan bahan pokok di beberapa daerah, ARBI bahkan hanya menjual daging sapi Rp 70 ribu per kilogram.

Hal ini sekaligus mengklarifikasi klaim calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut harga daging dan beras  di Indonesia termahal di dunia. Doktor alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB) itu justru mempertanyakan dari mana data klaim Prabowo berasal. “Kalau disebut termahal di dunia, itu datanya harus dievaluasi,” ujarnya menambahkan.

Selain daging, Lukmanul juga menerangkan bahwa harga beras di Indonesia bukan yang termahal di dunia. Menukil catatan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), harga beras di Jepang bisa mencapai Rp 53 ribu per kilogram untuk kategori premium.

Di Asia Tenggara, harga beras di Singapura masih menjadi yang termahal, mencapai Rp 27 ribu per kilogram. Di Indonesia, harga beras bervariatif. Namun, harganya hanya di atas Rp 10 ribu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GW6r4o
February 22, 2019 at 05:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2GW6r4o
via IFTTT
Share:

In Picture: Bawaslu Pasang Papan Hitung Mundur Pemilu 2019

Papan tersebut bertujuan untuk mengingatkan masyarakat pelaksanaan Pemilu 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pejalan kaki melintas di depan papan hitung mundur elektronik Pemilu 2019 di kantor Bawaslu, Jakarta, Jumat (22/2).

Papan tersebut bertujuan untuk mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat untuk mengawasi proses demokrasi terbesar di Indonesia itu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2tz7Eqs
February 22, 2019 at 05:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2tz7Eqs
via IFTTT
Share: