Showing posts with label 2018 at 05:11PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:11PM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

Joao Mario Pernah Bujuk Ronaldo Gabung ke Inter Milan

Target CR7, julukan Ronaldo, memang pindah ke Serie A Liga Italia.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Gelandang Inter Milan Joao Mario mengatakan, saat membela Portugal di Piala Dunia 2018 di Rusia, dirinya pernah berbicara dengan rekannya Cristiano Ronaldo. Saat itu, Ronaldo mengakui akan meninggalkan Real Madrid untuk mencari tantangan baru.

Target CR7, julukan Ronaldo, memang pindah ke Serie A Liga Italia. Sontak Mario langsung mengajak Ronaldo untuk pindah ke Inter Milan.

Mario ingin satu tim dengan Ronaldo dan membantu I Nerazzurri menyudahi dominasi Juventus.

Tapi pada kenyataannya, Ronaldo justru memilih ke Juventus. "Saya sangat ingin dia ke Inter Milan. Keputusan telah dibuat Ronaldo. Saya harap dia bahagia di Italia dan memperlihatkan kemampuannya," kata Mario dikutip dari Calciomercato, Jumat (28/12).

Harapan Mario sepertinya terpenuhi. Ronaldo yang datang ke Juventus dengan nilai transfer 100 juta euro itu jadi pemain tak tergantikan di skuat Bianconeri.

Kini Ronaldo memuncaki daftar top skorer sementara Serie A dengan catatan 12 gol. Juventus pun kokoh di puncak klasemen dan masih belum tersentuh kekalahan. Ronaldo juga telah meloloskan La Vecchia Signora ke babak 16 besar Liga Champions.

Joao Mario kini juga mulai kembali mendapatkan tempat di tim inti Inter Milan. Musim lalu, mantan pemain Sporting Lisbon itu dipinjamkan ke West Ham United. Musim ini ia kembali dan berjuang membuktikan diri di hadapan pelatih Inter Luciano Spalletti.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GSjcyC
December 28, 2018 at 05:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GSjcyC
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 26, 2018

Southgate Puji Keberanian Raheem Sterling Lawan Rasialisme

Telah terjadi beberapa kasus rasialisme dalam beberapa bulan terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Manajer tim nasional Inggris Gareth Southgate memuji keberanian Raheem Sterling dalam menyuarakan perlawanan terhadap rasislisme dalam sepak bola maupun kehidupan sosial. Sterling menunjukkan keberaniannya saat melawan rasialisme ketika Manchester City melawan Chelsea di Stamford Bridge, London, dalam Liga Primer Inggris, beberapa pekan lalu.

Southgate percaya pemain mudanya itu dapat berdiri dan membantu publik melawan isu ini. "Itu lebih mudah bagi saya untuk berbicara soal apa yang saya rasakan tentang apa yang Raheem (Sterling) lakukan, dan betapa beraninya dia berbicara," kata Southgate, dikutip dari Four Four Two, Rabu (26/12).

Menurutnya, telah terjadi beberapa kasus rasialisme dalam beberapa bulan terakhir. Ia menegaskan, perilaku itu benar-benar tidak dapat diterima dan berharap tidak akan terjadi di masa depan. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk tetap kuat demi memastikan tindakan rasiaalisme tak terus terulang.

"Saya pikir Raheem berkomentar soal apa yang terjadi di stadion. Menurut saya itu topik yang besar bagi semua orang untuk dipikirkan, dipertimbangkan, dan melihat bagaimana isu ini mempengaruhi kehidupan kami," kata Southgate.

Sehingga, ia sangat menghargai apa yang dilakukan oleh Sterling. Bahkan, lanjut dia, pemain Manchetser City itu harus bangga telah cukup berani untuk melawan karena itu bukan hal mudah dilakukan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2T9faD5
December 26, 2018 at 05:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2T9faD5
via IFTTT
Share:

Sunday, December 23, 2018

Ini Pesan Terakhir Bani Seventeen kepada Sang Ibunda

Bassist Band Seventeen menjadi salah satu korban meninggal akibat tsunami di Banten

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Suasana duka tampak di rumah orangtua personel Band Seventeen Muhammad Awal Purbani atau Bani (36 tahun). Di ruang tengah, layar televisi yang memberitakan perkembangan tsunami dari salah satu stasiun televisi dihidupkan terus.

Menurut ibu Bani, Marjinah, pada Sabtu (22/12) sore, Bassist Band Seventeen ini sempat mengirimkan pesan melalui WhatsApp kepada dirinya. Dalam pesan WhatsApp tersebut, menurut Marjinah, Bani menanyakan soal biaya sekolah sang adik.

"Bani kemarin menanyakan biaya sekolah adik bungsunya, Bintang, berapa dan dia bilang mau membiayai,"tutur Marjinah pada Republika di kediamannya Gamping Tengah RT 4/RW 15 Sleman, Ahad (22/12) sore.

Pada Ahad (23/12) dini hari sekitar pukul 01.00, Marjinah mengaku ada yang menghubungi nomor teleponnya. Semula nggak dihiraukannya, tetapi kemudian ada beberapa orang yang menelepon dan menunjukkan gambar orang yang sedang main Band Seventeen terkena tsunami.

"Saya lihat yang maju putih garis-garis anak saya," ungkapnya.

Bani meninggalkan seorang istri bernama Cindri Wahyuni yang sedang hamil dua bulan. Bani juga meninggalkan seorang anak perempuan bernama Inara berusia 2 tahun.

Cindri merupakan seorang dokter umum yang baru berdinas dua bulan terakhir di Puskesmas Moyudan Sleman. Sebelumnya Bani dan istrinya menjalani hubungan jarak jauh karena sang istri sebelumnya berdinas di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Menurut adik Bani, Nuzulita (31 tahun), kakaknyalah yang membiayai kuliah dan sekolah adik-adiknya. Bani merupakan anak pertama dari pasangan Marjinah dan Fajar Wibowo.

Dia dikenal seorang anak yang baik, pendiam dan tidak pernah marah. "Mas Bani orangnya baik sekali dan tidak pernah marah dan selalu menjaga keempat adiknya,"tututr Nuzulita dambil meneteskan air mata.

Meskipun Bani yang merupakan alumni Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana Yogyakarta ini sudah berkeluarga tetapi kalau pas di Yogyakarta selalu menyempatkan datang ke rumah orangtuanya.

Rencananya Bani akan dimakamkan di makam dekat kediaman orangtuanya. Namun sampai Ahad (23/12) sore jenazah Bani masih berada di hotel tempat lokasi kejadian.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QQsqjd
December 23, 2018 at 05:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QQsqjd
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 19, 2018

KPK Berjanji Lanjutkan Penyidikan Kasus-Kasus Besar

Kasus-kasus besar seperti Pelindo, Garuda Indonsia, BLBI, KTP-el, dan Bank Century.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjanji akan terus melanjutkan penyidikan sejumlah kasus besar yang belum selesai pada 2018. Kasus-kasus besar seperti Pelindo, Garuda Indonsia, BLBI, KTP-el, dan Bank Century.  

"Beberapa kasus yang belum tuntas seperti Pelindo, Pak Satar (Emirsyah Satar), BLBI, KTP-El, Century, selalu kami sampaikan masih berproses. Kasus-kasus itu masih utang kami dan mudah-mudahan sebelum mengakhiri tugas kami di KPK semua berproses tidak ada satu pun yang berhenti penanganannya," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK Jakarta, Rabu (19/12).

Agus menyampaikan hal itu dalam konferensi pers akhir tahun Kinerja KPK 2018 yang dihadiri empat pimpinan KPK Agus Rahardjo, Saut Situmorang, Laode M Syarif, Alexander Marwata serta Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, Deputi Bidang Informasi dan Data (Inda) Hary Budiarto, Deputi Bidang Pengawasan Internal, Pengaduan Masyarakat (PIPM) Herry Muryanto dan Kabiro KPK Febri Diansyah.

Pada 15 Desember 2015, KPK menetapkan RJ Lino sebagai tersangka karena diduga memerintahkan pengadaan tiga quay container crane (QCC) dengan menunjuk langsung perusahaan HDHM (PT Wuxi Hua Dong Heavy Machinery Co Ltd) dari China sebagai penyedia barang. Namun, sampai saat ini kasus tersebut belum naik ke pengadilan.

"Soal kasus RJ Lino karena dari sangkaannya Pasal 2 dan 3 itu kan ada unsur kerugian negara, sampai sekarang unsur kerugian negara itu belum ada karena itu tadi data harganya itu kita belum dapat. Itu barang kan dibeli dari China dan Pak Laode dan Pak Agus sempat ke China juga untuk menanyakan, tapi sampai sekarang memang kita belum dapat data itu dan rasa-rasanya mungkin dari pihak China juga tidak akan memberikan," kata Alexander Marwata.

Namun karena KPK tidak punya kewenangan untuk mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) maka KPK akan menggunakan ahli lain yang akan menghitung sendiri berdasarkan keahliannya. "Mudah-mudahan tahun depan itu bisa kita selesaikan seperti yang disampaikan Pak Agus tadi. Mudah-mudahan tidak sampai ganti periode, ganti rezim, ganti pimpinan tapi belum selesai, rasa-rasanya juga tidak elok kita meninggalkan sesuatu yang sudah ditinggalkan oleh pimpinan sebelumnya akan kita coba selesaikan," tambah Alex.

KPK juga sudah menetapkan mantan dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan Presiden Komisaris PT Mugi Resko Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia sejak 19 Januari 2017. Namun, kasus itu juga mengendap hingga saat ini.

Sedangkan dalam perkara tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) kepada Bank Century dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, mantan Deputi Bidang IV Pengelolaan Devisa BI Budi Mulya telah dijatuhi putusan kasasi selama 15 tahun penjara. Namun, KPK belum menetapkan tersangka lain dalam perkara itu.

Padahal majelis hakim menyebutkan bahwa Boediono sebagai Gubernur Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom selaku Deputi Gubernur Senior BI, Siti Chalimah Fadjriah, S Budi Rochadi, Darmansyah Hadad, Hartadi Agus Sarwono dan Ardhayadi Mitroatmodjo masing-masing selaku Deputi Gubernur BI dan saksi Raden Pardede selaku Sekretaris Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) masuk dalam unsur penyertaan bersama-sama melakukan tindak pidana berdasarkan pasal 55 KUHP.

"Untuk Century itu berjalan terus. Makanya kan sudah banyak yang dipanggil sebagai saksi. Kita nanti akan simpulkan pada ekspose berikutnya siapa yang akan kita tersangkakan," tambah Agus.

KPK pada 2018 juga menyidangkan korupsi korporasi yang dilakukan PT Duta Graha Indah yang telah berubah nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE). "Salah satu tuntutan KPK adalah pencabutan hak korporasi untuk mengikuti lelang selama waktu tertentu. KPK berharap ke depan korporasi lebih serius menghindari dan mencegah korupsi karena resiko yang sangat besar tersebut," kata Saut Situmorang.

Tiga korporasi lainnya mulai disidik pada tahun ini, yaitu PT Nindya Karya, PT Tuah Sejati, dan PT Putra Ramadhan (PT Trada) baik atas dugaan tindak pidana korupsi maupun tindak pidana pencucian uang. Pada kegiatan Koordinasi dan Supervisi Bidang Penindakan, KPK telah melakukan koordinasi sebanyak 310 penanganan perkara dari 85 perkara yang ditargetkan pada 2018. Sementara supervisi dilakukan terhadap 256 perkara dari 200 perkara yang ditargetkan.

KPK berupaya mendorong penanganan perkara oleh penegak hukum lainnya dengan menjembatani perbedaan persepsi dan kendala lainnya melalui gelar perkara bersama, memfasilitasi ahli termasuk di dalamnya terkait perhitungan kerugian negara.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BrIihx
December 19, 2018 at 05:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BrIihx
via IFTTT
Share:

Saturday, December 15, 2018

Prediksi Susunan Pemain Madrid Vs Vellacano

Real Madrid vs Vellacano

Foto: MgROL50

REPUBLIKA.CO.ID,

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CeiOWt
December 15, 2018 at 05:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CeiOWt
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

Guru Diminta Cermati PP 49/2018 Sebelum Ajukan Gugatan

Forum honorer harus satu suara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mengimbau agar para honorer tidak terburu-buru menggugat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dia meminta agar para honorer mencermati pasal demi pasal dari PP tersebut sebelum menggugat ke Mahkamah Agung (MA).

"Target menggugat juga harus jelas apa yang mau digugat, jika mungkin secara keseluruhan PP itu tidak menampung aspirasi para guru honorer K2," kata Ferdiansyah di Kompleks Kemendikbud, Rabu (5/12).

Sebelum menggugat ke MA, Ferdiansyah juga mengingatkan agar forum honorer harus satu suara. Jangan sampai, setelah digugat ke MA para guru honorer K2 masih berbeda suara terkait PP 49/2018 tersebut. Terlebih, kata dia, PP tersebut memang belum tersosialisasi dengan baik.

"Kami mengimbau untuk mencermati PP itu, kalau memang itu ada satu, dua, tiga pasal yang tidak tidak akomodatif ya itu harus jelas dulu," jelas dia.

Menurut dia, Komisi X juga terbuka jika para guru honorer K2 ingin berkonsultasi terkait isi PP tersebut. Namun sebelum mendatangi Komisi X, dia meminta agar materi yang akan digugat harus melalui kajian yang matang dan mendalam.

"Jadi kami harap ketka nanti kami terima, yangmenggugat itu tidak dengan tangan kosong. Ya, bagaimanapun saya juga ada dibelakang pendidik," ungkap dia.

Sebelumnya, Forum Honorer Kategori Dua Persatuan Guru Republik Indonesia (FHK2-PGRI) mendesak agar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru diterbitkan oleh Presiden Joko Widodo dicabut. FHK2 PGRI juga telah menggugat PP Nomor 49 Tahun 2018 ke Mahkamah agung (MA).

Pengurus Pusat FHK2-PGRI Riyanto Agung Subekti menegaskan, PP 49/2018 tentang Manajemen PPPK ini bertentangan dengan azas kepastian hukum dan rasa keadilan, sehingga PP ini secara tegas ditolak oleh forum honorer K2.

"Kami sudah mendapatkan salinannya, dan ada beberapa catatan untuk PP 49/2018. Misalnya, PP ini memiliki tenggang waktu pelaksanaan 2 tahun sejak penetapannya jadi PP ini pun tidak bisa dilaksanakan karena harus menunggu 2 tahun. Seleksi PPPK juga dilakukan sebagaimana seleksi pegawai baru, tidak perhatikan masa kerja sebelumnya," kata Riyanto kepada Republika, Selasa (4/12).

Dia melanjutkan, penerapan masa kontrak bagi PPPK juga dinilai bertentangan dengan Undang-undang (UU) Perburuhan. Karena masa kontrak kerja hanya maksimal 2 kali satu tahun sebelum diangkat sebagai Pegawai Tetap, sedangkan masa kontrak PPPK adalah minimal 1 tahun atau maksimal 5 tahun untuk satu periode kontrak.

"Peraturan pemerintah yang membuat resah, honorer galau nasibnya semakin susah," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PkCPOL
December 05, 2018 at 05:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PkCPOL
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

Qatar Ungkap Alasan Pilih Hengkang dari OPEC

Empat negara Teluk memberlakukan embargo pada Qatar.

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Qatar akan menarik diri dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada Januari 2019. Hal itu diumumkan Menteri Energi Qatar Saad al-Kaabi pada Senin (3/12).

Al-Kaabi mengungkapkan, keputusan hengkang dari OPEC muncul setelah Qatar meninjau cara-cara di mana ia dapat meningkatkan posisi globalnya serta merencanakan strategi jangka panjangnya. Menurutnya, tidak ada sama sekali alasan politik di balik keputusan tersebut. "Keputusan untuk mundur dari OPEC adalah murni teknis dan strategis serta tidak ada hubungannya dengan alasan politik," ujar al-Kaabi, dikutip laman Anadolu Agency.

Qatar telah menjadi anggota OPEC sejak 1961. Namun sejak Juni tahun lalu, beberapa negara Teluk, yakni Arab Saudi, Mesir, Bahrain, dan Uni Emirat Arab memutuskan hubungan dengan Qatar.

Tak hanya itu, keempat negara tersebut memberlakukan embargo melalui darat dan laut. Tindakan itu dilakukan karena Saudi dan koalisinya menuding Qatar memberi dukungan pada kelompok teroris di kawasan.

Belakangan negara-negara Teluk mengajukan 13 tuntutan kepada Qatar. Tuntutan tersebut harus dipenuhi bila Qatar ingin terbebas dari blokade dan embargo. Namun Qatar telah menyatakan bahwa poin-poin dalam tuntutan tersebut tidak realistis dan mustahil dipenuhi.

Adapun tuntutan itu antara lain meminta Qatar memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran, menghentikan pendanaan terhadap kelompok teroris, dan menutup media penyiaran Aljazirah.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QyWU8t
December 03, 2018 at 05:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QyWU8t
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Resep Kuno Pembuatan Sabun

Keawetan sabun produk umat Muslim terletak pada penggunaan minyak zaitun dan alqali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sherwood Taylor, dalam Medieval Trade in the Mediterranean World menyebutkan, pada abad ke-13 M, sabun batangan buatan kota-kota Islam di kawasan Mediterania telah diekspor ke Eropa. Pengiriman sabun dari dunia Islam ke Eropa, papar Taylor, melewati Kota Alps ke Eropa utara lewat Italia.

Keawetan sabun produk umat Muslim terletak pada penggunaan minyak zaitun dan alqali yang menjadi bahan utama pembuatannya. Bahan lain yang kerap digunakan adalah natrun. Proses pembuatan sabun pada abad ke-13 M ditulis Daud al-Antaki seperti dikutip Ahmad Y al-Hassan dan Donald R Hill dalam bukunya Islamic Technology: An Illustrated History.

Warisan leluhur ini memanfaatkan satu bagian alqali dan setengah bagian kapur untuk digiling hingga halus. Campuran bahan ini kemudian ditempatkan dalam sebuah tangki dengan tabung bersumbat. Sebanyak lima bagian air dituangkan ke dalamnya dan diaduk selama dua jam.

Setelah pengadukan berhenti dan cairan menjadi jernih, lubang tangki dibuka. Jika air sudah habis, lubang tersebut kembali disumbat. Lalu, air dituang lagi dan diaduk. Baru kemudian tangki dikosongkan. Begitu terus prosesnya sampai tak ada lagi air yang tersisa.

Selanjutnya, faksi air di setiap periode dipisahkan. Lalu, minyak yang sudah murni diambil sebanyak 10 kali jumlah air yang pertama tadi dan diletakkan di atas api. Jika sudah mendidih, air faksi ditambahkan terakhir sedikit demi sedikit. Kemudian, ditambah lagi dengan air faksi nomor dua terakhir, sampai air faksi pertama.

Dari proses itu, akan diperoleh campuran seperti adonan kue. Adonan ini disendok (dan disebarkan) di atas semacam tikar hingga kering sebagian. Kemudian, adonan ditempatkan dalam nura (kapur mati). Inilah hasil akhir dan tidak diperlukan lagi pendinginan atau pencucian dengan air dingin selama proses.

Terkadang garam ditambahkan pula ke dalam alqali dan kapur sebanyak setengah kali jumlah kapur. Selain itu, juga ditambahkan amilum tepat sebelum proses selesai. Minyak di sini dapat diganti dengan minyak lain dan lemak seperti minyak carthamus.

Itulah salah satu resep pembuatan sabun yang berkembang di dunia Islam. Sejatinya, masih banyak risalah lain yang mengungkapkan formula pembuatan sabun. Salah satunya adalah buah pikir al-Razi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2P9TsfW
November 30, 2018 at 05:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2P9TsfW
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Flynas Airlines akan Layani Penerbangan Umrah

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Maskapai penerbangan asal Arab Saudi, Flynas Airlines, akan membuka penerbangan langsung ke empat kota di Indonesia. Flynas juga akan melayani penerbangan umrah dari Tanah Air.

Kehadiran Flynas disampaikan SVP for Hajj & Umrah and Bilateral Agreements, Flynas Airlines, Ahmed Sultan di kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (29/11). “Kehadiran Flynas diharapkan akan membantu kemudahan dan meningkatkan terhadap pelayanan umrah dan haji bagi masyarakat Muslim Indonesia," ujar dia dalam soft launching Flynas Indonesia.

Flynas akan terbang langsung ke Madinah dari empat kota yaitu Jakarta, Medan, Surabaya dan Makassar. Pesawat Flynas lalu kembali dari Arab Saudi melalui Jeddah dengan armada pesawat Jumbo Jet Boeing 747-400.

Sultan mengatakan kehadiran penerbangan langsung Flynas ke Indonesia juga akan ikut meningkatkan kunjungan wisatawan Timur Tengah, khususnya Arab Saudi, ke Tanah Air. Saat ini, Flynas melayani 17 rute penerbangan domestik di Saudi. Maskapai ini juga memiliki jalur penerbangan di 53 kota tujuan internasional dan tidak kurang 1.000 jadwal penerbangan setiap pekannya.

Tentu saja, Sultan mengatakan, kehadiran Flynas Indonesia akan memberikan kemudahan bagi jamaah umrah asal Indonesia. Bahkan, Flynas juga akan memberikan kemudahan bagi para jamaah umrah yang hendak melanjutkan penerbangan ke sejumlah negara seperti ke Turki, Mesir, Uzbekistan, Jordan, Uni Emirat Arab, India dan berbagai kota di negara-negara Afrika.

Menurut Sultan, Flynas merupakan maskapai penerbangan Arab Saudi yang pada 2007 mendapatkan izin operasional. Sampai saat ini, Flynas dengan dukungan armada sebanyak 30 unit pesawat telah menerbangkan lebih dari 32 juta penumpang. “Flynas akan memboyong 120 unit pesawat baru produksi Airbus A-320 Neo,” katanya.

Flynas juga merupakan maskapai penerbangan yang mengantongi izin operasional penyelenggaraan haji dan umrah dari Kerajaan Arab Saudi. Karenanya, dalam rangka memberikan layanan terbaiknya kepada jamaah haji dan umrah Indonesia, Flynas akan menyuguhkan layanan penuh selama penerbangan, termasuk sajian meal yang istimewa dengan menu nusantara.

Sejak pertama kali mengudara hingga saat ini, Flynas telah meraih sejumlah penghargaan internasional. Di antaranya Skytrax Award for Middle East, Best Low Cost Airlines dan Middle East Leading Low Cost Airlines Award dari World Travel Award.

“Pada akhirnya, kami bangga dapat melayani anda, para tamu Allah untuk menuju Kota Suci, termasuk melayani anda terbang ke kota-kota wisata dunia lainnya. At Flynas, we are all about you,” ujar Sultan.

Berita Terkait

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2raQu0U
November 29, 2018 at 05:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2raQu0U
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

MPR Gali Pemikiran ASN Lewat Lomba Karya Tulis Ilmiah

ASN diharapkan ikut berkontribusi dalam upaya penyempurnaan sistem tata negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sesjen Ma’ruf Cahyono membuka Lomba Karya Tulis Ilmiah MPR dalam Rangka HUT Ke-47 Korpri. Kegiatan yang diselenggarakan Selasa (27/11) itu diikuti oleh 5 finalis perwakilan aparatur sipil negara (ASN) LIPI, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Andalas, UGM, dan Badan Keahlian DPR.

Lomba karya tulis dengan tema ‘Urgensi Haluan Negara Dalam Pembangunan Nasional’, ini dinilai oleh Azyumardi Azra Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Ratno Lukito Guru Besar UIN Sunan Kalijaga, dan Hesti Armiwulan pakar Universitas Surabaya.

“Kami memanffaatkan momentum ini untuk mengoptimalkan peran ASN”, ujarnya.

Dia menegaskan lomba diharapkan bisa menyumbangkan pemikiran dari ASN kepada bangsa dan negara terkait sistem penata ketatanegaraan, tugas-tugas MPR, untuk menyempurnakan dan melaksanakan tata negara yang sudah berjalan. Untuk itulah dari lomba ini diharap muncul pemikiran dari ASN terkait upaya penyempurnaan sistem tata negara.

“ASN bagian dari warga negara dan kita ingin masukan dari mereka,” kata dia.

Meski demikian ditegaskan bahwa apapun yang dipikirkan oleh masyarakat soal sistem tata negara, tak boleh ada yang keluar dari jati diri bangsa Indonesia. “Apapun bentuknya tetap harus pada koridor Pancasila,” ucap dia.

Naskah yang ada diharapkan menggali perpesktif yang lebih dalam sehingga bisa memperkaya pembahasan Panitia Ad Hoc I yang membidangi haluan negara. Panitia I  dibentuk oleh MPR saat Sidang Tahunan tahun 2018.

“Kita harap bisa mendapat khazanah yang lebih luas dari pemikiran ASN," ucapnya.

Menurut Ketua Panitia, Suryani, lomba itu digelar untuk menjaring dan mengetahui pendapat dan saran masyarakat mengenai haluan negara. “Sehingga acara ini penting dan strategis,” ujar Kepala Biro Administrasi dan Pengawasan Setjen MPR ini.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RhDjH8
November 27, 2018 at 05:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RhDjH8
via IFTTT
Share:

Friday, November 23, 2018

TKN Tantang Prabowo Buka Soal Elit Pendukungnya yang Diancam

TKN menilai sangat mustahil melakukan ancaman-ancaman di era keterbukaan saat ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) meminta Prabowo Subianto membuka siapa elit yang mendapatkan ancaman jika mendukungnya sebagai calon presiden, termasuk siapa yang memberikan ancaman. TKN KIK menilai, sangat mustahil untuk melakukan ancaman di era keterbukaan seperti saat ini.

"Sangat sulit mengancam-ancam elite hari ini. Kalau zaman orde baru ya biasalah tapi kalau zaman ini sangat terbuka. Tidak lah, agian ancamannya apa sih?" kata Juru Bicara TKN KIK Arya Sinulingga di Jakarta, Jumat (23/11).

Menurut Arya, sulit bagi pihak manapun untuk melakukan ancaman kepada pihak lainnya. Arya mengatakan, transparansi yang ada terjadi saat ini menyulitkan adanya ancaman kepada pihak manapun.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris TKN KIK Hasto Kristiyanto. Ia meminta calon presiden nomor urut 2 itu untuk menyebutkan siapa pihak yang memberikan ancaman tersebut. Menurut Hasto, pernyataan hanya akan menjadi semacam agitasi di tengah masyarakat.

"Sebutkan saja siapa yang mengancam karena pak Jokowi tidak punya tradisi seperti itu, tidak punya tradisi kekerasan masa lalu bahkan kekerasan dalam keluarga saja tidak pernah," kata Hasto.

Baca juga: JK Minta Prabowo Terbuka Soal Elite yang Merasa Diancam

Sebelumnya, Prabowo Subianto menyebut ada elite yang ingin mendukungnya dalam pilpres 2019 namun terhalang oleh adanya ancaman tertentu. Pernyataan itu dilontarkan Prabowo saat berpidato di depan ribuan relawan pendukungnya di acara pembekalan relawan pendukung Prabowo-Sandiaga di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11) lalu.

Dia mengatakan, perkataannya itu mengarah pada pengalaman saat didatangi elite yang ingin mendukungnya. Tak hanya sekali, Prabowo menyebut dirinya sering didatangi oleh elite. Akan tetapi, pihak elite tersebut mengeluh karena tidak bisa secara terang-terangan mendukung Prabowo. Sebab, selalu diancam dan mendapat tekanan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2AdnsSA
November 23, 2018 at 05:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2AdnsSA
via IFTTT
Share: