Showing posts with label 2019 at 02:47PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 02:47PM. Show all posts

Friday, May 24, 2019

Rouhani: Iran tak akan Menyerah Meski Dibom

Rouhani menegaskan Iran tidak akan tunduk pada tekanan musuhnya.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Pemerintah Iran mengatakan tidak akan menyerah terhadap tekanan Amerika Serikat (AS) pada Kamis (23/5). Bahkan, negara Timur Tengah itu menegaskan tak akan melakukannya, sekalipun serangan datang. 

Sebelumnya, Kepala staf angkatan bersenjata Iran, Mohammad Baqeri mengatakan terjadi kebuntuan dalam keinginan Teheran dan Washington. Ketegangan telah meningkat antara dua negara dalam beberapa pekan terakhir, menyusul langkah AS mengirimkan pasukan ke Timur Tengah. 

AS mengatakan langkah tersebut diperlukan atas indikasi ancaman Iran terhadap pasukan serta kepentingan negara tersebut di Timur Tengah. Kelompok kapal perang dan satuan pembom Negeri Paman Sam telah dikerahkan ke kawasan tersebut. 

Konflik antara Teheran dan Washington telah dimulai sejak Presiden AS Donald Trump pada tahun lalu memutuskan agar negaranya mundur dari perjanjian nuklir Iran 2015 yang dibuat bersama dengan enam negara dalam Dewan Keamanann PBB. Tak hanya itu, AS kemudian memberikan sejumlah sanksi yang menekan Iran, mulai dari larangan ekspor minyak, serta sejumlah sanksi ekonomi yang dikenakan kepada individu dan para pelaku bisnis. 

“Lebih dari satu tahun setelah pengenaan sanksi berat ini, tetapi warga kami tidak tunduk pada tekanan meski menghadapi kesulitan dalam hidup mereka,” ujar Presiden Iran Hassan Rouhani dikutip oleh kantor berita IRNA, Jumat (24/6). 

Rouhani mengatakan diperlukan perlawanan agar musuh-musuh Iran mengetahui kekuatan dari negara itu yang sebenarnya. Ia menekankan bahwa Teheran tak akan pernah memberikan mengorbankan tujuan dalam mencapai kemerdekaan serta harga diri mereka. 

"Kita perlu perlawanan sehingga musuh tahu bahwa jika mereka mengebom tanah kita dan jika anak-anak kami mati syahid, terluka atau menjadi tahanan, kami tidak akan memberikan tujuan kami untuk kemerdekaan negara kami dan harga diri kami,” kata Rouhani. 

Dalam sebuah pernyataan, Baqeri mengatakan Iran siap melakukan pertempuran dan merujuk pada kemenangan dalam perang melawan Irak. Hasil dari perang tersebut harus menjadi pesan bagi banyak pihak bahwa Iran memiliki respons yang keras, menghancurkan dan bahkan melenyapkan untuk setiap musuh negara itu. 

“Konfrontasi Iran dan Amerika adalah arena untuk bentrokan dari keinginan,” kata Baqeri. 

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan mengatakan Pentagon telah mempertimbangkan untuk mengirim pasukan tambahan ke Timur Tengah. Ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan perlindungan bagi pasukan Amerika, seiring  ketegangan dengan Iran yang terus berlanjut. Namun, ia membantah laporan atas rencana dikirimnya 10 ribu tentara AS ke Timur Tengah. 

“Apakah ada hal yang bisa kami lakukan untuk meningkatkan perlindungan pasukan AS di Timur Tengah? Ini mungkin perlu melibatkan  pengiriman pasukan tambahan,” kata Shanahan. 

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa kesabaran Teheran telah berakhir kepada utusan Jerman, sebagai salah satu negara yang berusaha menjaga perjanjian nuklir 2015. Ia dilaporkan juga mendesak penandatanganan perjanjian yang tersisa, untuk memenuhi komitmen yang telah dicapai, setelah AS menarik diri dari kesepakatan.

Inggris, Prancis dan Jerman, yang menandatangani perjanjian 2015 bersama dengan AS, Cina dan Rusia, bertekad untuk menunjukkan bahwa mereka dapat mengimbangi penarikan AS dari kesepakatan. Hal itu termasuk di dalamnya adalah dengan melindungi perdagangan negara itu, serta mencegah agar Teheran berhenti mematuhi perjanjian tersebut. 

Pada awal bulan ini, Iran telah memutuskan untuk mundur dari beberapa komitmen dalam perjanjian nuklir 2015, sebagai langkah balasan untuk AS yang terus memberikan sanksi ekonomi. Penarikan sebagian dari kesepakatan itu termasuk dalam hal pembatasan pengayaan uranium. 

“Setelah Iran mengumumkan untuk menangguhkan sebagian komitmen di bawah perjanjian nuklir, ada peluang bagi diplomasi untuk membujuk Iran mematuhi kesepakatan sepenuhnya,” ujar sumber diplomatik Jerman dalam kondisi anonimitas.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HOY5u9
May 24, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HOY5u9
via IFTTT
Share:

Perta Arun Gas akan Pasok Bahan Bakar ke Pembangkit PLN

Fasilitas pengiriman gas ke pembangkit PLN ditargetkan beroperasi pada November 2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anak usaha PT Pertamina (Persreo), Perta Arun Gas (PAG), menjamin pasokan bahan bakar gas untuk PLTMG Arun 2. Untuk menjamin kelancaran pasokan gas, PAG akan bekerja sama dengan PT PLN (Persero).

Presiden Direktur PAG, Arif Widodo menjelaskan pembangunan fasilitas pengiriman gas hasil LNG Regasifikasi ke pembangkit PLN PLTMG 2 Arun  ditargetkan onstream pada November 2019. "Kesepakatan atas investasi PAG tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan HoA dengan PLN Persero termasuk pembahasan perjanjian TUA LNG Regasifikasi jangka panjang," ujarnya, Jumat (24/5).

Arif menjelaskan bahwa dengan adanya semangat sinergi BUMN, PAG dan PLN sepakat untuk melakukan pembahasan lebih intensif atas permintaan PLN untuk mengevaluasi tarif regas yang telah disepakati selama ini yang akan menjadi kesepakatan jangka panjang, selama memenuhi keekonomian bisnis PAG.

"Diharapkan dengan adanya rakor ini dapat tercapainya sinergi BUMN dan tentunya koordinasi terkait dengan tarif regas dapat disepakati oleh kedua belah pihak guna mempercepat perjanjian regasifikasi jangka panjang antara kedua belah pihak" tuturnya.

Sementara itu, PLN menyampaikan bahwa serapan gas dari Arun Regas sudah mengacu terhadap RUPTL 2019-2028 serta permintaan adanya evaluasi atas tarif Regas yang berlaku saat ini. Di samping itu, dalam rakor kali ini, PLN Kitsbu juga menyampaikan harapan kepada PAG untuk terus menjaga kehandalan operasi dengan meminimalisir potensi terjadinya kegagalan supply gas ke pembangkit PLN yang akan berdampak kepada penurunan pelayanan ke konsumen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Exq8NY
May 24, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Exq8NY
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 22, 2019

Ketegangan AS-Iran Bisa Picu Konflik Timur Tengah

Ketegangan AS-Iran dinilai bisa memicu teroris memprovokasi perang.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mendesak Amerika Serikat (AS) dan Iran menahan diri serta tak saling melakukan provokasi. Dia memperingatkan kawasan Timur Tengah dapat dengan mudah tersulut peperangan.

“Ini adalah wilayah di mana kelompok-kelompok teroris aktif. Teroris dapat melancarkan serangan untuk meningkatkan kekerasan dan memprovokasi perang,” kata Maas saat berbicara dalam sebuah diskusi panel di Hamburg pada Selasa (21/5), dilaporkan laman Anadolu Agency.

Saat hal itu terjadi, yang akan terlibat dalam peperangan bukan hanya AS dan Iran. “Tapi ini akan dengan cepat membuat seluruh wilayah terbakar,” ujar Maas.

Dia menegaskan kembali komitmen yang berkelanjutan terhadap solusi diplomatik untuk menyelesaikan perselisihan dengan Iran, terutama terkait program nuklir serta pengaruhnya di kawasan.

AS dan Iran telah terlibat aksi saling ancam. Ketegangan antara kedua negara mulai meningkat sejak AS mengirim kapal induk dan pesawat bomber ke Teluk Persia. Hal itu dinilai merupakan cara Washington untuk menekan Teheran agar mau merundingkan program nuklirnya.

Trump mengatakan, jika Iran menghendaki konflik, itu akan menjadi akhir bagi negara tersebut. “Jangan pernah ancam AS lagi,” kata dia melalui akun Twitter pribadinya pada Ahad lalu.

Trump pun membantah bahwa AS sedang berusaha melakukan negosiasi dengan Iran. “Iran akan menghubungi kami jika dan saat mereka siap. Sementara itu, ekonomi mereka terus runtuh, sangat menyedihkan bagi rakyat Iran,” ucapnya.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pun telah merespons ancaman Trump. Dia mengatakan bahwa negaranya telah berdiri selama ribuan tahun dan berhasil mengusir pihak-pihak yang menyerangnya. “Jangan pernah ancam Iran. Coba untuk menghormati, itu berhasil!” kata dia melalui akun Twitter pribadinya.

Sebelumnya Zarif pun mengatakan bahwa negaranya tak mencari peperangan. Namun dia meladeni jika AS menghendaki demikian. Menurut dia, AS tak memiliki nyali untuk berperang melawan negaranya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wbg6x9
May 22, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wbg6x9
via IFTTT
Share:

Sunday, May 19, 2019

Jembatan Kayu Tanam Bisa Dioperasikan H-7 Lebaran

Jembatan Kayu Tanam putus pada 2018 lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG PARIAMAN -- Kapolres Padang Pariaman Rizki Nugroho beserta jajarannya  melakukan cek dan kontrol pengerjaan jembatan Batang Kalu Korong Pasa Usang Nagari Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyebut jembatan Batang Kalu sudah dapat dioperasikan sejak H-7  Lebaran Idul Fitri 1440 H ini.

Jembatan yang terputus sejak akhir 2018 lalu sudah bisa dioperasikan secara normal. "Kami sudah melakukan cek dan kontrol pengerjaan jembatan Batang Kalu Korong Pasa Usang Nagari Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman dalam rangka mendukung arus mudik lebaran 2019. Insya Allah kemungkinan besar bisa dioperasikan H- 7 lebaran," kata Rizki kepada Republika.co.id, Ahad (19/5).

Saat melakukan monitoring ke jembatan Batang Kalu Kayu Tanam tersebut, Rizki ditemani Pengawas lapangan dari PT.Nada Karya, Hendri. Di situ Rizki mendapatkan laporan jembatan Batang Kalu nanti sudah aman dan normal digunakan oleh warga pengguna jalan.

Jembatan Batang Kalu terputus karena terjangan banjir bandang pada akhir 2018 lalu. Sejak saat itu, pemerintah terpaksa membangun dua jembatan darurat dari kedua arah. Dari arah Kota Padang menuju Padang Panjang jembatan darurat terbuat dari kayu. Sementara jembatan darurat dari arah Padang Panjang menuju Kota Padang terbuar dari beton.

Jembatan Batang Kalu termasuk jembatan penting karena menghubungkan Kota Padang dengan Kota Padang Panjang, Bukittinggi dan Pekanbaru. Pihak Kementerian PUPR kemarin menjelaskan andai volume kendaraan saat arus mudik tinggi, kedua jembatan darurat masih akan dipertahankan agar kendaraan tidak terfokus lewat di jembatan utama Batang Kalu.

Selain memantau jembatan Batang Kalu, Kapolres Padang Pariaman juga melakukan cek dan kontrol pos pelayanan Malibou Anai yang akan digunakan sebagai Pos Pelayanan Lebaran tahun 2019. Menurut Rizki, kesiapan pos ini perlu ditinjau untuk menyatakan bahwa sarana prasarana pendukung tugas pelayanan pos dapat tercukupi dengan baik.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Eu5FcX
May 19, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Eu5FcX
via IFTTT
Share:

Friday, May 17, 2019

Ganjar Minta Warga tak Datang ke Jakarta pada 22 Mei

Ganjar mengajak warga untuk menghadiri acara silaturahim di Semarang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat setempat untuk tidak ikut aksi pada 22 Mei 2019 di Jakarta. Di mana, ini terkait dengan hasil pelaksanaan pemilu tahun ini.

"Momentum tersebut lebih baik digunakan untuk mengaji dan silaturahmi karena bertepatan dengan malam Nuzulul Quran atau turunnya Alquran," katanya di Semarang, Jumat (17/5).

Gubernur Ganjar rencananya mengikuti pengajian dan silaturahmi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Wisma Perdamaian Semarang pada 22 Mei 2019.

"Kita ''ngaji'' saja yuk, saya ingin membuat pengajian besar dan kita ingin libatkan pascapengajian itu kumpul bersama FKUB agar semua bisa berkumpul dengan riang gembira," ujarnya.

Orang nomor satu di Jateng itu menjelaskan bahwa Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo telah mengeluarkan instruksi agar semua kepala daerah mengurangi kemungkinan-kemungkinan yang bisa menyulut konflik sosial, bahkan TNI-Polri juga memberi arahan agar masyarakat di daerah tidak terpancing provokasi dengan berangkat ke Jakarta.

"Kemarin kita dikumpulkan Pak Mendagri dan menerima arahan dari TNI-Polri. Untuk mengurangi konflik-konflik sosial, disarankan dari daerah tidak perlu ke Jakarta karena proses sedang berjalan," katanya.

Terkait dengan hasil Pemilu 2019, khususnya pemilihan presiden, Ganjar menilai bahwa semua telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari C1 sampai rekapitulasi hasil penghitungan suara.

Menurut Ganjar, saat C1 ditandatangani tidak ada saksi yang menolak, justru malah ada yang tidak punya saksi.

Ketika kemudian sudah berjalan dan melahirkan gejolak di tengahnya, kata Ganjar, maka harus diikuti dinamikanya, namun jalur konstitusional mesti tetap dijaga.

"Dari proses yang sudah ada, kita ini ibarat lari maraton yang mau masuk finish, jangan keluar dari jalan, dari track yang sudah ada. Kita juga melihat, apa-apa yang tidak disepakati karena mungkin ada yang dianggap tidak sesuai, maka ada koridornya. Saksi sudah bekerja mulai C1 ditandatangani, penghitungan mulai dari TPS sudah bertingkat sekarang sudah masuk ke Jakarta semua, tentu ada penjenjangan," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, meminta pemerintah daerah dan aparat untuk menahan pergerakan masyarakat menuju DKI Jakarta. Pencegahan tersebut dilakukan untuk menghindari risiko konflik sosial jelang penetapan hasil pemilu.

"Supaya tidak terjadi penumpukan massa, saudara-saudara sekalian dari daerah tolong ya Forkompimda, Pangdam, Kapolda jangan biarkan masyarakat keluar daerah menuju Jakarta," ujar Wiranto di Hotel Grand Paragon, Jakarta Barat, Kamis (16/5).

Wiranto meminta pencegahan tersebut dilakukan di setiap tingkat di daerah hingga ke tingkat desa. Menurutnya, jika daerah tidak berhasil membendung masyarakat yang bergerak ke Jakarta, maka akan terjadi penumpukan massa. Hal itu berpotensi membuat terjadinya konflik sosial.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JrV5XU
May 17, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JrV5XU
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 14, 2019

Soal Reshuffle Kabinet, Bamsoet: Belanda Masih Jauh

Bamsoet belum mendengar rencana reshuffle dalam waktu dekat ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPR Bambang Soesatyo mempersilahkan bila Presiden Joko Widodo bakal melakukan reshuffle kabinet Indonesia Kerja. Menurutnya, hal itu merupakan hak Presiden yang tak bisa diganggu gugat.

Namun pria yang akrab disapa Bamsoet itu merasa belum mendengar reshuffle bakal dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

"Belanda masih jauh, saya belum dengar ada reshuffle. Tapi kalu ada itu kan prerogatif Presiden karena beliau yang menilai apakah Menteri-Menteri sekarang sudah qualified atau diganti? kita mendukung karena itu domain beliau," katanya pada wartawan di DPR, Senin (13/5).

Politikus Golkar itu enggan berkomentar lebih jauh soal urgensi reshuffle kabinet. Namun ia berkomitmen parlemen bakal terus mengkritisi kebijakan pemerintah bila tidak tepat bagi kesejahteraan rakyat.

"Yang merasa perlu atau tidak itu Presiden karena dialah yang mengerjakan tugas-tugas tersebut.  Kami hanya bisa menilai dari hal-hal yang menyimpang dari tugas tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, wacana reshufle mengemuka sejak beberapa waktu lalu. Presiden Jokowi ingin kabinetnya bersih dari sangkaan korupsi. Diketahui, sejumlah Menteri dalam kabinet Jokowi mulai dipanggil KPK dengan kapasitas sebagai saksi kasus korupsi. Diantaranya Menag Lukman Hakim Saefuddin dan Mendag Lukita. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HkbPga
May 14, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HkbPga
via IFTTT
Share:

Saturday, May 11, 2019

Deretan Nama Calon Potensial Pengganti Allegri

Antonio Conte maupun Deschamps bukan orang baru di Juventus.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Belum jelas siapa pelatih Juventus musim depan. Berulang kali Massimiliano Allegri menegaskan akan terus bekerja sama dengan Juve. Namun, kabar terakhir menyebutkan mereka bakal berpisah.

Presiden si Nyonya Tua, Andrea Agnelli, sudah menemui Allegri dan membahas kemungkinan opsi tersebut. Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan Bianconeri.

Pertama Antonio Conte, meski mantan arsitek Chelsea itu lebih dekat ke Inter Milan. ''Jika Conte ke Inter, opsi yang paling memungkinkan adalah Didier Deschamps,'' demikian laporan yang dikutip dari Football Italia, Sabtu (11/5).

Baik Conte maupun Deschamps bukan orang baru di Juventus. Pada masa lalu, mereka adalah gelandang si Nyonya Tua. Keduanya bahkan sempat melatih skuat hitam-putih di era kebangkitan pasca skandal calciopoli.

Kandidat lainnya adalah Mauricio Pochettino. Juru taktik asal Argentina ini baru saja membawa Tottenham Hotspur melenggang ke final Liga Champions.

''Menurut Corriere dello Sport, Pochettino sudah meminta besaran dana mencakup persyaratan pribadi sebesar 20 juta euro (Rp 320 miliar),'' tambah laporan tersebut.

Isu pergantian pelatih Juventus merebak lantaran Allegri hanya bisa membawa skuadnya merajai domestik. Si Nyonya Tua butuh trofi Liga Champions.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JyfycL
May 11, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JyfycL
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

Demokrat Bantah Tudingan HNW Soal Klaim Kemenangan Prabowo

Hidayat Nur Wahid menyebut data kemenangan 62 persen Prabowo dari Demokrat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrat membantah tudingan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) yang menyebut Demokrat mempunyai data kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebesar 62 persen. Demokrat mengaku tak pernah mengatakan data itu.

"Aduh, dapat data dan informasi darimana itu Pak Hidayat Nur Wahid ya? Kok malah menuduh sumber 62 porsen kemenangan pak Prabowo itu dari Demokrat? Harus kami tegaskan tidak benar sama sekali pernyataan pak HNW itu," kata Ketua DPP Demokrat, Jansen Sitindaon saat dikonfirmasi, Selasa (7/4).

Deklarasi kemenangan yang dilakukan Prabowo dengan prosentase 62 persen, kata Jansen bukan berasal dari Demokrat. Berkaca pada Pilpres 2009, Jansen mengklaim, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mendapat kepuasan masyarakat cukup tinggi 'hanya' meraih 60,8 persen. Itu merupakan rekor perolehan suara tertinggi sekak pemilu dimulai pada 2004.

"Jadi tidak mungkin kami mengatakan Prabowo menang 62 porsen di pemilu kali ini," kata Jansen.

Bahkan, dia melanjutkan, Demokrat pun meyakini bila Capres Joko Widodo menang, angkanya pun tak akan menyentuh 60 persen. Demokrat melihat banyaknya suara ketidakpuasan masyarakat melihat pemerintahan Jokowi.

Menurut Jansen, penjelasan ini pula yang membuat Wasekjen Demokrat Andi Arief menyebut adanya 'setan gundul' yang memengaruhi Prabowo. 'Setan gundul' itu dianggap memberikan informasi sesat pada Prabowo soal kemenangan 62 persen.

"Dan itu pasti bukan Demokrat. Karena DNA partai Demokrat sejak dulu adalah rasional, berbasis data dan selalu menyampaikan apa yang sebenarnya. Jadi tidak mungkin kami menyampaikan hal yang tidak benar hanya untuk menyenangkan seseorang padahal faktanya tidak," ucap Jansen.

Sebelumnya, Hidayat Nur Wahid menanggapi cuitan politikus Andi Arief soal adanya elemen 'Setan Gundul' dalam tubuh koalisi 02 yang membawa kabar Prabowo Subianto menang 62 persen. Hidayat menuding balik data Partai Demokrat soal data klaim kemenangan ini.

"Tentang 62 persen itu juga publik sudah membaca, bahwa di internal Demokrat survei mereka menyebutkan bahwa Prabowo menang dengan 62 persen. Nah bagaimana itu?" kata Hidayat di Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin (6/5).

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief mengungkapkan istilah 'setan gundul' itu melalui akun Twitternya @Andiarief__. Hidayat menegaskan, ia tidak tahu soal sosok 'setan gundul' yang dimaksud Andi Arief.

"Saya bukan jubirnya Pak Andi Arief sehingga tidak mengerti apa yang dimaksudkan dengan kubu 'setan gundul' itu siapa, apakah itu sama dengan genderuwo atau sontoloyo saya tidak tahu, beliau yang harus menjelaskan," kata Hidayat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LtHIYT
May 07, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LtHIYT
via IFTTT
Share:

Thursday, April 25, 2019

Suasana Madrasah Abad Pertengahan, Seperti Apa?

Suasana di sebuah ruang belajar yang diliputi gairah Muslim memahami ilmu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dalam bukunya, History of the Moorish Empire in Europe, SP Scott melukiskan suasana di sebuah ruang belajar yang diliputi gairah Muslim memahami ilmu. Terdapat risalah tebal mengenai bedah dan obat-obatan. Di tangan masing-masing murid tergenggam peta langit yang berisi nama-nama bintang dalam bahasa Arab. 

“Seperti muazin yang luhur, mereka tak sekadar menghapalnya, tapi juga mengambil hikmah dari kekayaan langit itu yang menambah keyakinan agamanya,” cetus Scott. Tradisi belajar menjalar secara cepat di kalangan Muslim dan memantik mereka mem bangun tempat-tempat belajar. Tak heran jika bermunculan lembaga pendidikan yang sangat berpe ran menebar ilmu pengetahuan. 

Jadi, mereka yang haus ilmu dengan mudah menentukan pilihan di mana mereka mau belajar, khan, madrasah, atau masjid. Pada abad ke-11 hingga ke-13 M, terbentuk banyak lembaga pendidikan, termasuk pendidikan tinggi. Umumnya itu bermula dari keinginan komunitas cendekiawan memperluas dan mengajar kan ilmu pengetahuan. 

Lembaga yang banyak dikenal biasanya adalah madrasah. Tak jarang madrasah menyatu dengan bangunan masjid. Madra sah pertama digagas oleh Ibnu Jubair (wafat 614 H/1217 M). Saat berkunjung ke Baghdad, Irak, selama 30 hari, ia terpikir untuk membangun madrasah. Ia memenuhi tekadnya itu dan se buah madrasah pun tegak berdiri. 

Bak jamur di musim hu jan, langkah serupa cepat menyebar. Bukan hanya di lakukan satu atau dua ke lompok orang, tetapi banyak kalangan. Saat pemerintahan Seljuk, gerakan ini bahkan disponsori oleh para elite penguasa dan kelompok berpunya. Misalnya, seorang wazir bernama Nizam al-Mulk. Dengan madrasahnya, di kemudian hari, ia dikenal sebagai peletak tonggak pendidikan. 

Sebab, pengajaran yang berlangsung di madrasahnya tertata dengan baik dan menggunakan silabus. Tak heran bila madrasah di Baghdad yang berdiri pada 1066 Masehi itu berpengaruh pada perkembangan madrasah yang mempunyai sistem pengajaran baik.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vpme3e
April 25, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vpme3e
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 23, 2019

BI Solo Berikan Pelatihan Digital kepada 350 UMKM

Pelaku UMKM diajarkan mengenai pemasaran produk di marketplace

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Bank Indonesia (BI) bersama dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA) menyelenggarakan workshop bertema "Sukses Wirausaha di Zaman Digital" di seluruh kota di tempat Kantor Perwakilan Bank Indonesia berada. Di Solo, pelatihan digelar di gedung BI Solo, Selasa (23/4).

Pelatihan tersebut bertujuan untuk mengenalkan UMKM dengan berbagai media digital sebagai instrumen bisnis. Sekitar 350 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari wilayah eks Karesidenan Surakarta mengikuti pelatihan tersebut.

Ada beberapa materi yang disampaikan kepada para peserta, di antaranya, mengenai pemasaran produk di marketplace, praktek foto dan pembuatan materi konten siap jual, pengenalan pembayaran elektronik (e-payment), dan lain sebagainya.

Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengeluaran Uang Rupiah, Layanan dan Administrasi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Bakti Artanta, mengatakan, era revolusi industri 4.0 membuat semua sektor kehidupan manusia bersentuhan dengan layanan digital.

Data penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 54,68 persen atau sekitar 143,26 juta jiwa dari seluruh penduduk Indonesia. Hal tersebut melatarbelakangi pengembangan UMKM berbasis daring.

Pengembangan UMKM dinilai memiliki peran yang penting dan strategis dalam perekonomian nasional. Hal itu terlihat dari berbagai data empiris yang mendukung eksistensi UMKM cukup dominan dalam perekonomian Indonesia. Antara lain dari kontribusinya dalam pembentukan produk domestik bruto (PDB) sekitar 60 persen, potensi penyerapan tenaga kerja hingga 97 persen dan potensi ekspor.

"Kami merasakan UMKM masih perlu ada pembenahan-pembenahan, peningkatan capasity building supaya semuanya dapat berjalan baik fan lancar. Dunia sudah berubah dengan perkembangan revolusi industri 4.0 semuanya harus digital, UMKM harus kita kembangkan kesana agar tidak ketinggalan," terang Bakti kepada wartawan sesuai membuka workshop tersebut.

Menurutnya, seluruh kantor perwakilan BI akan mengadakan kegiatan serupa untuk meningkatkan kapasitas dari UMKM khususnya untuk mengenal digitalisasi. Hal itu sejalan dengan program strategis BI yang selalu akan mengembangkan ekonomi digital ke depannya,

"Kalau UMKM punya kapasitas lebih, saya yakin akan mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di Solo," imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Pengembangan Ekonomi Setda Kota Solo, Agus Sutrisno, menyatakan Pemkot Solo menyambut baik usaha Bank Indonesia memberikan edukasi kepada pelaku UMKM di Solo Raya. Hal itu sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat terkait era revolusi industri 4.0 semuanya harus digital.

"Tanpa kecuali kita harus ikut termasuk UMKM. UMKM bermitra dengan marketplace yang sudah ada, tidak perlu membuat toko online sendiri," ujarnya.

Agus menyatakan, hampir semua UMKM di Solo sudah memanfaatkan teknologi digital. Pemkot Solo juga mendukung dengan adanya Sentra IKM Kreatif Solo di Semanggi yang menyediakan fasilitas digital.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W0Koy9
April 23, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W0Koy9
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

Menkominfo Ajak Milenial Datang ke TPS

suara kalangan milenial sangat menentukan hasil Pemilu karena jumlahnya yang dominan

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengajak kaum muda atau kalangan milenial supaya menggunakan hak pilih di Pemilu Serentak 2019 pada 17 April mendatang. Menurut Rudiantara, suara kalangan milenial sangat menentukan hasil Pemilu karena jumlahnya sangat dominan.

"Milenial datang ke TPS. Hanya beberapa menit di TPS, tapi kalian semua menentukan pemimpin terbaik lima tahun ke depan," kata Rudiantara di Auditorium Universitas Negeri Padang, Kamis (11/4).

Rudiantara juga mengimbau supaya kalangan milenial yang begitu dekat dengan gadget supaya menggunakan telepon genggam pintarnya untuk turut terlibat dalam penyebaran hoaks. Harusnya kaum muda apalagi mahasiswa membantu memerangi hoaks karena mereka dianggap kalangan terdidik yang bisa menjernihkan pikiran masyarakat dari isu hoaks.

Rudiantara berharap kaum milenial tidak hanya aktif di sosial media untuk eksistensi dengan memperbarui status dan mengunggah foto. Harusnya gadget kata dia digunakan untuk hal-hal yang berfaedah. Salah satunya memerangi hoaks.

Menkominfo mengatakan walau jumlahnya tidak banyak, pihaknya mendapati kaum muda yang terlibat dalam penyebaran informasi hoaks. Hal itu kata dia sangat disayangkan. Karena penyebar informasi hoaks harua berurusan dengan pihak kepolisian karena terjerat Undang-Undang ITE.

"Bukan tidak ada. Tapi tidak banyak. Kemarin kan ada anak muda yang ditangkap polisi karena hoaks," ujar Rudiantara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IoXr8B
April 11, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IoXr8B
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 10, 2019

TKN Ingatkan Munculnya Politik Sengkuni

Politik sengkuni penuh muslihat dan bersiasat jatuhkan kawan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara TKN Jokowi-Kiai Ma’ruf Ace Hasan Syadzily menyindir munculnya gaya politik sengkuni dalam pemilu 2019. Ia menyayangkan gaya politik itu karena berpeluang memecah belah bangsa.

Ia pun menyebutkan beberapa ciri politik sengkuni. Pertama, politik 'tipu-tipu' yang suka menyulap hasil survei untuk memenangkan diri sendiri. "Licik bersiasat menjatuhkan kawan, dan juga penuh muslihat menyenangkan junjungannya," katanya dalam keterangan resmi pada Rabu (10/4).

Ciri kedua, kata Ace yaitu suka melakukan provokasi, menebar fitnah dan memecah belah dengan memainkan politik identitas. Menurutnya, provokasi sengkuni ini menyebabkan kurawa kalah dalam Perang Bharatayudha.

Hal ini, lanjut Ace, sama dengan provokasi people power yang berpeluang membawa bangsa pada perpecahan. "Ciri ketiga adalah menyembunyikan keburukan diri dengan merendahkan orang lain. Semua orang dinistakan dianggap rendah tapi sesungguhnya kebusukannya disimpan dalam dirinya," ujar politikus partai Golkar tersebut.

Ia mengingatkan agar kubu 02 Prabowo-Sandi hati-hati dengan hadirnya politik sengkuni yang licin dan penuh provokasi. "Karena  sejarah telah membuktikan bahwa politik sengkuni akan selalu gagal," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ik2APj
April 10, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ik2APj
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

MSV Studio Garap Film Bareng Putri Clint Eastwood

Film akan memasukkan nilai-nilai Indonesia, khususnya Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Prof Suyanto, baru pulang dari lawatannya ke Holywood. Produser dari MSV Studio tersebut mengatakan pihaknya baru saja menjalin kerja sama dengan putri aktor kenamaan Clint Eastwood, untuk menggarap film yang berlokasi di Indonesia khususnya Yogyakarta.

Suyanto bertemu Francesca Eastwood dan sepakat menggarap film yang sebagian besar lokasinya di Indonesia. Dalam setengah bulan ke depan, mereka sedang mempersiapkan penggarapan film. Suyanto akan bertugas memberi masukan agar cerita dari film itu dapat diterima di Indonesia.

Terlebih, film tersebut rencananya memang berlatar cerita di Amerika Serikat. Namun, ia mengaku mendapat tantangan tersendiri untuk bisa memasukkan nilai-nilai Indonesia, khususnya Yogyakarta.

"Shooting di Indonesia, sebagian besar di Yogyakarta, paling tidak itu menjadi salah satu cara mengenalkan ikon-ikon Indonesia kepada dunia," ujar Suyanto.

Bagi Suyanto, kerja sama yang dijalin bersama keluarga Eastwood menjadi sangat monumental. Terlebih, keluarga Eastwood memang disebut sebagai Hollywood Royalty.

Film itu menjadi satu dari dua proyek terdekat MSV Studio. Satu film lain yang akan digarap merupakan animasi berjudul Akira dan sudah diperkirakan memakan biaya 2 juta dolar Amerika Serikat.

Bukan hanya menjalin kerja sama internasional, lawatan Suyanto ke Holywood juga dalam rangka menerima penghargaan Best Animation Feature dari Hollywood International Moving Pictures Film Festival. Itu menjadi penghargaan internasional yang kesekian kalinya diraih Battle of Surabaya, garapan MSV Studio. Hingga hari ini, tidak kurang 38 penghargaan internasional yang sudah diterima film animasi 2D asli Indonesia itu.

MSV Studio, menurut Suyanto, juga menggaet Mickey Mayerson sebagai kuasa hukum mereka, "Sudah bertemu kuasa hukum film-film Marvel, Mickey Mayerson, dan itulah kuasa hukum kita sekarang," kata Suyanto di Ruang Cinema Amikom, Jumat (5/4) kemarin.

Mayerson memang kesohor. Bahkan, Hollywood Reporter memasukan namanya dalam lima kuasa hukum berpengaruh di Hollywood, selain John Burke, Joseph Calabrese, Schuyler Moore, dan Matthew Thompson.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CZvW1Q
April 06, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CZvW1Q
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Laba Kuartal I Samsung Diperkirakan Terendah

Pendapatan perseroan melambat karena penurunan harga chip memori.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Samsung Electronics Co telah mencatat laba kuartalan terendah dalam lebih dari dua tahun seiring melimpahnya chip memori dan melambatnya penjualan panel. Persaingan dalam industri smartphone turun menjerumuskan laba kuartalan Samsung.

Raksasa teknologi Korea Selatan itu pada Jumat (5/4) mengatakan laba operasi kuartal pertama kemungkinan turun 60 persen dari tahun sebelumnya. Perseroan kehilangan ekspektasi pasar dan menempatkannya di jalur untuk laba kuartalan terlemah sejak akhir 2016.

Saham Samsung naik sesaat sebelum memangkas keuntungan untuk diperdagangkan flat mengikuti panduan. Banyak investor sudah berekspektasi untuk pemulihan pendapatan peningkatan harga chip di paruh kedua tahun ini.

Samsung memasok chip memori dan layar untuk smartphone miliknya sendiri dan Apple Inc, dan chip server untuk perusahaan cloud seperti Amazon. Bisnis semikonduktornya adalah pendorong laba utama.

"Di kuartal kedua, harga chip memori akan mengalami soft landing, sehingga penurunan akan melambat, dan rilis Iphone baru kelihatannya merupakan pertanda baik untuk tampilan dan chip memori Samsung," kata Kim Yang-jae, analis di KTB Investment and Securities.

Pembuat smartphone dan chip memori terbesar di dunia ini mengatakan dalam laporan laba Januari-Maret keuntungan kemungkinan sebesar 6,2 triliun won (Rp 77,4 triliun). Nilai ini di bawah estimasi 6,8 triliun won (Rp 84,9 triliun), menurut Refinitiv Smart Estimate.

Pendapatan kemungkinan turun 14 persen dari tahun sebelumnya menjadi 52 triliun won (Rp 649 triliun). Perusahaan akan mengungkapkan pendapatan terperinci pada akhir April. 

Saham Samsung berada di posisi flat pada 01.20 GMT, sementara pasar yang lebih luas naik 0,2 persen. Perusahaan sebelumnya telah memperingatkan kuartal ini bisa mengecewakan karena jatuhnya harga memori dan melambatnya permintaan untuk panel display yang digunakan dalam Iphone Apple.

Sementara itu, smartphone premium Samsung Galaxy sedang berjuang untuk menjadi menguntungkan karena meningkatnya biaya inovasi, persaingan dari rival Cina dan keengganan konsumen untuk melakukan upgrade, kata para analis. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ie9V2E
April 05, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ie9V2E
via IFTTT
Share:

Sunday, March 31, 2019

Jaga Rekor Kandang, Jaga Peluang Juara

Liverpool vs Tottenham

REPUBLIKA.CO.ID,

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uAGGiD
March 31, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uAGGiD
via IFTTT
Share:

SD Muhammadiyah 1 Ketelah Unggul Kedua se-Jateng

SD Muhammadiyah 1 Ketelah dinobatkan sebagai sekolah unggul Muhammadiyah kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – SD Muhammadiyah 1 Ketelah Solo, Jawa Tengah, menjadi satu di antara 20 sekolah peraih penghargaan sebagai sekolah unggul Muhammadiyah se-Jawa Tengah. 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir di Semarang pada Sabtu (30/3). 

Dari 20 sekolah yang memperoleh penghargaan, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo menempati urutan kedua sesudah SD Muhammadiyah Mutual Magelang yang berada diurutan pertama. 

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng, Tafsir, berharap SD Muhammadiyah 1 Ketelah dapat membuka cabang sekolah hingga ke wilayah timur Indonesia. 

“Sekolah unggul, sekolah yang diminati dan pilihan masyarakat. SD Muhammadiyah 1 Ketelah Solo sudah cukup besar, bangunlah di Papua, NTT, Lampung. Tapi milik Muhammadiyah Ketelan Solo,” kata Tafsir dalam rilis yang diterima Republika.co.id pada Ahad (31/3). 

Terdapat beberapa standar nasional pendidikan yang menjadi penilaian sekolah unggul Muhammadiyah se-Jateng, di antaranya standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar pendidikan, dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan, dan standar penilaian pendidikan plus ISMUBA. 

Wakil Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Jatmiko, mengatakan sekolahnya terus berupaya menjadi sekolah Muhammadiyah terbaik. 

Saat ini SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo telah mengantongi lebih 190 prestasi dalam berbagai ajang. Di sekolah tersebut, siswa dapat mengikuti 28 jenis ektrakurikuler yang ada. 

Selain itu berbagai sarana dan prasarana untuk menunjang pendidikan pun terus dilengkapi. SD Muhammadiyah 1 Ketelan merupakan sekolah dasar yang memiliki laboratorium MIPA, Bahasa hingga Botani.

Tak hanya itu sekolah tersebut juga memiliki ruang musik dan karawitan. SD Muhammadiyah 1 Ketelan juga menjadi sekolah yang terkenal dengan pengembangan kantin sehat. 

“Sesuai harapan kita semua yang berharap sekolah ini semakin maju, unggul dalam prestasi dan dilandasi akhlak mulia, sehat, hijau, dan lestari di era Revolusi Industry 4.0,” kata Jatmiko. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HYLq9w
March 31, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HYLq9w
via IFTTT
Share:

Saturday, March 30, 2019

Psikolog: Tak Ada Kaitan Pilihan Rasa dengan Karakter Orang

Pemilihan rasa makanan menunjukkan nutrisi apa yang dibutuhkan tubuh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Psikolog Efnie Indrianie mengatakan, preferensi rasa makanan seseorang tidak menunjukkan karakter dirinya. Selama mengajar biopsikologi, ia belum menemukan teori tentang kaitan rasa makanan dan karakter seseorang.

Pernyataan Efnie merespons sebuah riset yang dilakukan University of Innsbruck, Austria menjelaskan adanya keterkaitan antara kopi pahit dan psikopat. "Dalam literatur psikologi abnormal yang sudah saya baca, belum ada teori yang membahas tentang rasa makanan yang disukai psikopat," kata Efnie ujarnya kepada Republika.co.id, Jumat (29/3) lalu.

Menurutnya pemilihan rasa makanan oleh seseorang, justru menunjukkan kebutuhan nutrisi orang yang bersangkutan. Dalam literatur biopsikologi, rasa makanan yang diinginkan seseorang seperti manis, gurih, asih bukan berkaitan dengan karkter.

"Tapi hal itu menunjukkan, tubuh kita sedang membutuhkan zat atau nutrisi apa," kata Efnie.

Kemudian, perempuan yang juga merupakan dosen di Universitas Kristen Maranatha itu menambahkan, pada umumnya orang cenderung menghindari rasa pahit. Hal itu dikarenakan rasa pahit sering diasosiasikan oleh otak sebagai toksin.

Kemudian, dosen yang juga merupakan anggota Himpunan Psikologi Indonesia Provinsi Jawa Barat itu menuturkan, sebenarnya karakter psikopat sangat sulit untuk dideteksi. "Saya 'kagum' dengan riset tersebut. Masalahnya psikopat itu tidak mudah dideteksi lho dan tidak mudah juga mendiagnosa seseorang psikopat," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JPpccB
March 30, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JPpccB
via IFTTT
Share:

Thursday, March 28, 2019

Hal-Hal yang Perlu Diajarkan Pada Anak Tentang Medsos

Tak sedikit anak-anak yang sudah punya akun medsos sendiri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di era digital tidak dapat dipungkiri anak sudah terpapar smartphone juga internet sejak kecil. Mereka bahkan sudah mengenal Youtube dan bisa mengoperasikannya untuk menonton video. Tak sedikit pula anak-anak sudah memiliki akun media sosial sendiri.

Plt Direktur Eksekutif ICT Watch, Widuri, mengatakan media sosial memang memberikan dampak positif pada anak. Khususnya untuk anak yang sudah cukup umur yaitu 13 tahun. Anak-anak jadi memiliki banyak teman karena medsos melintas batas sekolah dan lintas negara. Di sisi lain, medsos juga memberikan dampak negatif pada anak.

Menurutnya, masih banyak siswa atau anak-anak belum paham bagaimana berinteraksi di medsos. Di media sosial juga banyak predator daring yang melakukan pendekatan dengan cara mengiming-imingi sesuatu. Mereka terlihat sebagai teman namun ujung-ujung meminta foto tanpa busana.

Karena itu, Widuri menyarankan sebelum menggunakan media sosial, anak harus mengetahui lebih dahulu etika bermedia sosial. Anak harus tahu apa saja rambu-rambu ketika menggunakan medsos. Hal tersebut dipersiapkan oleh orang tua dan guru. Ketika orang tua dan guru tidak terliterasi digital dengan baik, kondisi ini bagaikan buah simalakama.

“Kalau anak mau dipersiapkan, persiapkan dulu orang tua dan gurunya. Apakah orang tua dan gurunya tahu bagaimana beretika di internet, apa saja yang boleh dan tidak boleh diucapkan pada saat bersosial media. Tanggung jawabnya seperti apa sih ketika kita memposting sesuatu, apakah ada efek dominonya,” ungkapnya panjang lebar.

Orang tua sebaiknya mengenalkan anak apa yang boleh dan tidak dilakukan saat menggunakan media sosial. Misalnya, jangan unggah foto vulgar, jangan memposting konten negatif, jangan menonton pornografi, dan hal negatif lainnya. Berikan penjelasan pada anak jejak digital sangat berpengaruh ketika mereka besar.

“Akun medsos pribadi bisa jadi pertimbangan ketika perusahaan akan merekrut seseorang untuk melacak jejak digital di masa lalu,” ujarnya. Selain itu, orang tua juga bisa melakukan pengawasan pada anak saat bermain medsos. Orang tua bisa mendampingi anak. Akan tetapi jika tidak bisa mengawasi sebaiknya orang tua menguatkan komunikasi yang baik dengan anak.

Kendati demikian, anak juga dapat mengelabui orang tua dengan membuat akun medsos lebih dari satu. Satu berteman dengan orang tua kemudian dia posting hal baik. Sedangkan akun satu lagi hanya terekspos teman-temannya. “Itulah memang sebenarnya tantangannya, karena selama ini ketika saling ngobrol atau saling sharing antara orang tua yang penting adalah komunikasi. Mau sebagus apapun kita pakai aplikasi parental control, kalau komunikasi antar orang tua dan anak tidak baik, tidak akan berguna. Ada berbagai seluk beluk, celah yang bisa dimanfaatkan oleh mereka,” ungkap Widuri.

Orang tua harus menanamkan nilai-nilai kehidupan mengenai mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan anak. Kesepakatan bersama justru lebih kuat dibandingkan orang tua hanya sebagai pengawas atau polisi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U2ZXrW
March 28, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U2ZXrW
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 27, 2019

Kebun Sawit Penyebab Deforestasi, Gapki: Ini Tuduhan Keliru

Luas perkebunan sawit dunia hanya 6 persen dari luas lahan kebun minyak nabati

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono menjelaskan, tuduhan deforestasi Uni Eropa terhadap crude palm oil (CPO) atau kelapa sawit perlu dilihat dari dua aspek pemahaman. Yakni berdasarkan pemahaman dan aturan antara yang dianut Food Agricultue Organisation (FAO) dengan yang dianut oleh pemerintah Indonesia.

Menurutnya, definisi deforestasi oleh FAO hanya mengacu pada foto citra satelit yang menggambarkan perubahan penggunaan lahan dari hijau ke coklat di peta. Acuan tersebut tanpa memerinci profil serta fungsi lahan secara basis pendataan yang sesuai dengan aturan di suatu wilayah. Sementara Indonesia, kata dia, menganut paham deforestasi yang mengacu pada basis pemahaman hutan melalui undang-undang yang berlaku.

Berdasarkan Undang Undang nomor 41 tahun 1999, kawasan hutan adalah wilayah tertentu yang ditunjuk atau ditetapkan oleh pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya. “Sekarang justru, Mahkamah Konstitusi sudah menetapkan bahwa yang disebut dengan hutan itu tidak boleh lagi ditunjuk, tapi harus ditetapkan. Artinya, harus diukur dulu luas lahannya, lahan apa itu, dan lain sebagainya,” kata Joko, di Jakarta, Rabu (27/3).

Artinya, kata dia, profil lahan sawit yang ada di Indonesia mayoritasnya telah melalui legalitas yang sah, yang sesuai dengan peraturan yang ada. Sementara dalam aturan perundang-undangan, ketentuan penggunaan lahan dibedakan dari ketentuan kawasan hutan maupun bukan kawasan hutan.

Gapki mencatat perkebunan kelapa sawit di seluruh dunia hanya menggunakan 17,32 juta hektare. Jumlah tersebut hanya 6 persen dari total luas lahan perkebunan minyak nabati dunia seluas 278,2 juta hektare.

Berdasarkan data tersebut, Ketua Umum Gapki Joko Supriyono membantah bahwa perkebunan kelapa sawit menjadi penyebab utama deforestasi, seperti yang dituduhkan Uni Eropa. Faktanya, komoditas minyak nabati lainnya, seperti kedelai menggunakan lahan lebih banyak dari kelapa sawit.

"Sekitar 17 juta hektare lahan sawit dari 278 juta hektare kebun minyak nabati. Kalau dibilang sawit the main cause of deforestation, ini justru sumbangan terhadap minyak nabati lebih besar dari kedelai yang menggunakan 110 juta hektare lahan," kata Joko.

Ada pun produksi minyak nabati dunia mencapai 205,9 juta ton yang terdiri dari berbagai komoditas, seperti sunflower (bunga matahari), rapeseed, soybean (kacang kedelai) dan kelapa sawit.

Joko memaparkan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas paling efisien dalam penggunaan lahan, yakni dari lahan seluas 17,32 juta hektare, menghasilkan 56,65 juta ton atau menyumbang 40 persen dari total produksi minyak sawit global.

Sementara itu, minyak nabati dari kacang kedelai menghasilkan 48,23 juta ton dari luasnya lahan 110,36 hektare. Namun demikian, menurut Joko, kedelai tidak pernah dituding sebagai penyebab deforestasi oleh Uni Eropa.

Di sisi lain, permintaan dunia terhadap minyak nabati terus meningkat. Minyak kelapa sawit diyakini dapat memenuhi gap permintaan tersebut dengan kebutuhan lahan hanya 1,5 juta hektare per tahun pada 2025, sedangkan kacang kedelai membutuhkan 15 juta hektare per tahun.

Joko menambahkan bahwa penurunan fungsi lahan tidak hanya terjadi untuk minyak nabati, tetapi juga untuk peternakan atau grazing land seluas 400 juta hektare. Di Indonesia sendiri, perkebunan sawit mencapai luas 14 juta hektare atau sebesar 7 persen dari total daratan di Indonesia seluas 129 juta hektare.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TYtIKB
March 27, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TYtIKB
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 26, 2019

Kiai Ma'ruf Ungkap Alasan Fatwa Haram Golput dari MUI

Fatwa haram golput tersebut sudah lama disosialisasikan.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWEREJO -- Calon wakil presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin kembali menegaskan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengharamkan golput sejak 2009 silam melalui Ijtima' Ulama di Padang Panjang, Sumatra Barat. Fatwa tersebut juga sudah disosialisasikan pada Pilpres 2014 lalu.

Menurut kiai Ma'ruf, fatwa tersebut dimunculkan lagi oleh pengurus MUI lantaran ada pihak-pihak yang menginginkan agar masyarakat banyak yang golput di Pilpres 2019 ini.

"Saya kira itu sudah dari dulu. Saya sudah buatkan itu 2009 di Padang Panjang, supaya jangan membuang suara. Karena fatwa itu dimunculkan lagi karena ada isu kelompok tertentu mencoba mempengaruhi untuk itu (golput)," ujar Kiai Ma'ruf kelada wartawan di Pondok Pesantren Al-Iman Bulus, Purworejo,  Jawa Tengah, Selasa (26/3).

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menjelaskan, alasan MUI memunculkan fatwa itu agar setiap warga negara menggunakan hak pilihnya. Menurut dia, setiap warga negara pasti memiliki pilihan yang terbaik dalam pemilu nanti.

"MUI itu supaya orang mengambil tanggung jawab, supaya bangsa ini jangan ada kemarahan, kejengkelan,  ketidakpercayaan, kemudian tidak memberikan partisipasinya dalam membangun bangsa ini. Mereka kan punya akal, punya cara berfikir yang sehat. Kenapa dia tidak memilih pilihan yang terbaik," ucap Mustasyar PBNU ini.

Kiai Ma'ruf berharap, dengan adanya fatwa haram golput tersebut masyarakat akan turut berkontribusi dalam menentukan arah bangsa ke depannya. Menurut dia, fatwa tersebut akan menguntungkan negara yang menggunakan sistem demokrasi ini karena dapat mengubah sikap seseorang yang awalnya tidak ingin memilih akhirnya turut mencoblos pada 17 April mendatang.

"Tentu keuntungan untuk negara bangsa. Artinya ketika golput itu semakin sedikit, itu kepercayaan kepada sistem pemerintahan kita ada," kata Kiai Ma'ruf.

Masa pencoblosan Pilpres 2019 tinggal 22 hari lagi. Untuk memeriahkan proses demokrasi, tim pasangan Jokowi-Ma'ruf akan berusaha memperoleh dukungan dari masyarakat yang belum menentukan pilihannya tersebut. "Tentu kita ingin mengambil manfaat. Kita siap untuk memperoleh dukungan dari mereka yang awalnya golput sekarang percaya," jelas Kiai Ma'ruf.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HRpUUh
March 26, 2019 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HRpUUh
via IFTTT
Share: