Showing posts with label 2019 at 11:59PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 11:59PM. Show all posts

Sunday, April 7, 2019

Tiga Manfaat Al-Habaq

Al-Habaq dikenal sebagai tumbuhan kemangi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Al-Habaq dikenal sebagai tumbuhan kemangi. Nama latinnya adalah Ocimum basillicum. Tanaman kemangi sebagaimana disebutkan dalam Alquran memiliki bau daun yang harum. Tanaman ini juga memiliki banyak manfaat jika dikonsumsi.

Kemangi telah disebutkan oleh Allah dalam Alquran yang berbunyi yang artinya, Dan bijibijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. (QS ar-Rahman: 12).

Ahli tafsir memiliki pendapat yang bervariasi tentang ayat tersebut. Tapi, Al-Hasan berkata bahwa yang dimaksud dengan kata ar-raihan adalah semua tumbuhan yang baik baunya. Berikut ini adalah manfaat kemangi.

Menyembuhkan Berbagai Penyakit

Ibnu Sina berkata bahwa kemangi berguna untuk wasir atau ambeien, mabuk, dan mimisan. Ada juga yang mengatakan bahwa bunga kemangi dapat membangkitkan semangat dan zat kemangi dapat membantu kerja percernaan.

Merendam kemangi dengan air dingin dapat mencegah muntah. Jika direndam dalam air panas, tanaman ini dapat mencegah mual. Kalau daunnya dikeringkan dan ditumbuk halus dengan baik, dapat digunakan oleh wanita-wanita penderita penyakit ayan dan penyempitan rahim.

Menghirup bau kemangi dapat menghilangkan sakit kepala yang ditimbulkan oleh pilek atau flu. Hasil rendaman kemangi dapat menguatkan dan melebatkan rambut dan mencegah kerontokannya.

Bahan Makanan dan Minuman

Dunia kedokteran modern menyatakan bahwa kemangi dapat digunakan sebagai perangsang, pencerna, antikejang dan pilek. Kemangi juga dapat digunakan sebagi bahan minuman, makanan, dan pembersih usus. Serta, meredam sakit mual usus.

Kemangi dalam makan dapat digunakan sebagai pengharum mulut. Juga, menjadi bumbu masakan. Tanaman ini sangat nikmat jika dipotong halus dan dijadikan taburan kuah hidangan daging. Daun-daunnya digunakan sebagai campuran salad. Minyak kemangi yang menguap kekuningan dapat digunakan sebagai penyedap dan minuman. 

Pewangi Kosmetik

Daun kemangi yang diremas mengeluarkan aroma harum yang dapat digunakan sebagai pewangi kosmetik dan pemikat lalat buah. Jika diolah lebih lanjut, tanaman ini akan menjadi minyak atsiri yang kaya zat kimia. Tanaman ini mudah didapatkan dan dibudidayakan karena mampu beradaptasi dengan berbagai lingkungan.

Minyak ini dapat digunakan untuk pijat aroma terapi karena dapat meringankan dan menyegarkan tubuh. Tapi, wanita hamil dilarang menggunakannya karena dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya keguguran.

Minyak atsiri dapat digunakan sebagai campuran berbagai pembuatan obat maupun perawatan tubuh, seperti sabun mandi, biang parfum, minyak gosok, permen pelega tenggorokan, dan juga minyak aroma terapi. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YZrSrZ
April 07, 2019 at 11:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YZrSrZ
via IFTTT
Share:

Saturday, February 23, 2019

BPBD Banjarnegara Imbau Warga Manfaatkan Kentongan

Kentongan adalah kearifan lokal yang perlu terus dilestarikan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARNEGARA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Jawa Tengah, meminta masyarakat di wilayah setempat untuk memanfaatkan alat komunikasi tradisional yakni kentongan sebagai alat peringatan dini bencana. "Masyarakat agar memanfaatkan kentongan terutama mereka yang tinggal di lokasi rawan bencana tanah longsor," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arief Rahman di Banjarnegara, Sabtu (23/2).

Dia menyatakan hal tersebut mengingat sebagian wilayah di Kabupaten Banjarnegara merupakan daerah rawan longsor terutama saat curah hujan sedang tinggi. Dia menambahkan, kentongan merupakan kearifan lokal yang patut dijaga karena efektif digunakan di wilayah perdesaan. "Kentongan adalah kearifan lokal yang perlu terus dilestarikan karena cukup efektif menjadi peringatan dini bencana di desa-desa," katanya.

Dia mengatakan sebagian desa di Banjarnegara sudah lama menggunakan kentongan sebagai sarana komunikasi. "Bukan cuma untuk penanda terjadinya bencana bisa juga untuk pencurian, kebakaran, dan lain sebagainya, namun penggunaan kentongan perlu lebih diintensifkan lagi," katanya.

Sebelumnya, Dosen Mitigasi Bencana Geologi, Jurusan Teknik Geologi Universitas Jenderal Soedirman Indra Permanajati mengingatkan pentingnya memanfaatkan kentongan sebagai sarana komunikasi peringatan dini bencana bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah rawan bencana. "Kentongan atau alat-alat tradisi lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu strategi mitigasi bencana berbasis kearifan lokal," katanya. 

Indra menjelaskan salah satu strategi dalam mitigasi bencana alam adalah percepatan informasi bencana.   "Seringkali mitigasi bencana kurang optimal karena kurangnya komunikasi yang baik. Hal ini bisa terjadi jika disuatu daerah rawan bencana tidak ada alat yang mendeteksi bahaya atau sudah ada alatnya namun bencananya tidak terdeteksi karena merupakan bencana yang tidak terduga penyebabnya," katanya.

Dia menambahkan, bunyi kentongan bisa dibedakan dari nada suaranya untuk memperjelas kondisi yang sedang dihadapi. "Bahkan jika perlu nada suara kentongan masing-masing kondisi dapat diseragamkan secara nasional," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2tAgYKL
February 23, 2019 at 11:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2tAgYKL
via IFTTT
Share:

Sunday, February 3, 2019

Wali Kota Sukabumi Minta Warga Bijak Gunakan Medsos

Pemkot Sukabumi mendorong ketahanan keluarga antara orang tua dan anak

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi meminta warga agar bijak dan secara baik menggunakan media sosial (medsos). Salah satu caranya dengan menguatkan ketahanan keluarga dalam mencegah hal-hal negatif di medsos.

"Di era milenial saat ini medsos sangat mudah diakses oleh berbagai lapisan masyarakat," ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada wartawan Ahad (3/2). Sehingga peran pemerintah dinilai penting dalam menghadapi kondisi terssebut.l

Khususnya ungkap Fahmi, dalam menyampaikan sosialisasi dan edukasi dalam penggunaan medsos dengan baik dan bijak kepada semua lapisan masyarakat. Sababnya kehadiran medsos tidak bisa dihindari karena merupakan salah satu perkembangan teknologi.

Oleh karena itu kata Fahmi, pemerintah ingin mendorong ketahanan keluarga yang baik, antara ayah, ibu dan anak. Khususnya dalam menyampaikan sosialisasi dan edukasi perilaku dan moral yang baik berbasis ketahanan keluarga.

Lebih lanjut Fahmi menerangkan, keberadaan medsos yang sangat mudah diakses oleh berbagai lapisan masyarakat merupakan sebuah tantangan besar bagi pemerintah. Terutama dalam memberikan pemahaman yang baik dan benar dalam menggunakan kemajuan teknologi tersebut.

"Kami berharap kepada segenap lapisan masyarakat khususnya para pemuda, agar menjadi generasi milenial yang positif serta terus berkarya," imbuh Fahmi. Pemuda juga didorong berpartisipasi aktif dalam berbagai bidang pembangunan di Sukabumi. Salah satu caranya dalam menggunakan medsos dengan baik dan benar. 

Plt Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Saleh Makbullah menambahkan, pemkot mendorong agar ASN dan warga bijak dalam menggunakan medsos. Ia meminta warga jangan terlalu percaya berita atau informasi yang belum jelas kebenarannya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WE4GhG
February 03, 2019 at 11:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WE4GhG
via IFTTT
Share:

Saturday, February 2, 2019

KPK Dalami CCTV Wawan Check-in Bersama Teman Wanitanya

KPK membuka isyarat menetapkan tersangka baru di kasus Kalapas Sukamiskin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tak menutup kemungkinan untuk menjerat Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan sebagai tersangka baru di kasus dugaan suap pemberian fasilitas, perizinan dan lainnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin. Namun, penetapan tersangka akan dilakukan setelah penyidik menemukan bukti yang cukup.

"Pengembangan penanganan perkara itu dimungkinkan sepanjang ada bukti yang cukup," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah dalam pesan singkatnya, Sabtu (2/2).

Diketahui, penyidik telah mengantongi rekaman CCTV terpidana Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan sedang check in bersama teman wanitanya di sebuah hotel. Terungkapnya Wawan pernah mampir ke hotel juga diperkuat oleh dakwaan Kalapas Sukamiskin Bandung Wahid Husein.

"Kalau ada satu bukti akan dilihat kesesuaian dengan bukti yang lain ketika bukti permulaan yang cukup ada sesuai dengan cara di Undang-undang KPK maka tentu kami cermati lebih lanjut," ujarnya.

 "Intinya begini sepanjang ada buktinya kami pasti akan kejar siapa pelaku yang lain," tambahnya.

Dalam dakwaan Wahid, Wawan disebut diberikan izin keluar penjara pada 5 Juli 2018, dalam bentuk Ijin Luar Biasa (ILB) dengan alasan mengunjungi ibunya yang sedang sakit di Serang, Banten. Namun izin tersebut disalahgunakan Wawan untuk pergi menginap di Hotel Hilton Bandung selama dua hari.

Tak hanya itu, pada 16 Juli 2018, Wawan juga kembali mendapat izin berobat ke rumah sakit Rosela, Karawang. Wawan ternyata pergi ke rumah sakit Hermina Arcamanik, Bandung.

Di rumah sakit itu, Wawan berpindah dari ambulans ke mobil pribadi yang dibawa Ari Arifin. Wawan lantas menuju rumah milik Ratu Atut di jalan Suralaya IV, Bandung.

Setelah itu perjalanan dilanjutkan kembali menuju hotel Grand Mercure Bandung. Di sana kemudian Wawan menginap di hotel tersebut bersama teman wanitanya, yang dipastikan bukan istrinya, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BfdqBR
February 02, 2019 at 11:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BfdqBR
via IFTTT
Share:

Sunday, January 13, 2019

Manajer Komentari Hengkangnya Sejumlah Pemain Persib

Persib akan kenalkan pemainnya untuk Piala Indonesia pada Senin (14/1) besok.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung melakukan perubahan pada susunan pemainnya. Selain mendepak dua pemain asing, Persib juga mendepak beberapa pemain senior.

Namun manajer Persib Umuh Muchtar mengakui belum mengetahui lebih lanjut ucapan perpisahan dari Patrich Wanggai dan Tony Sucipto. "Itu tadi yang mengurus semua bukan saya, saya belum tahu," kata Umuh saat dihubungi, Sabtu (12/1).

Umuh menyayangkan kepergian Wanggai dari Persib. Kontrak Wanggai memang sudah habis pada Januari ini. "Sebenarnya mah kalau untuk Wanggai masih mengharapkan di Persib, soalnya striker lokal masih kurang," jelasnya.

Memang Persib masih mempercayakan lini depan pada striker asing, Ezechiel N'Duoassel. Persib juga merekrut pemain gelandang serang asal Monetegro, Srdan Lopicic untuk menggantikan jatah pemain asing non-Asia, Jonathan Bauman. Sehingga posisi lini depan masih membutuhkan striker.

Sementara itu, Umuh juga belum mengetahui beberapa nasib pemain senior yang kontraknya sudah habis. Sehingga ia menolak untuk berkomentar lebih lanjut.

Di sisi lain, Umuh tidak menampik mendapat kritikan tajam atas perekrutan Lopicic. Namun ia memastikan kritik tersebut guna membangun Persib. "Itu kan saya bilang Bobotoh memberikan masukan, bagusnya juga sudah saya bilang, dilihat dulu," kata dia.

Umuh menyatakan, Lopicic belum mendatatangani kontrak dengan Persib. Sehingga bisa saja dibicarakan kembali oleh jajaran manajemen. "Tapi sebenarnya yang riskan kan di belakang (lini pertahanan) tidak ada Victor," tutupnya.

Persib akan mengenalkan pemainnya untuk Piala Indonesia di Stadion SPOrT Jabar, Kota Bandung, pada Senin (14/1). Usai perkenalan, Persib akan melakukan latihan perdana bersama pelatih barunya, Miljan Radovic.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D7fahS
January 13, 2019 at 11:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D7fahS
via IFTTT
Share: