Showing posts with label 2018 at 06:13PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 06:13PM. Show all posts

Saturday, December 29, 2018

Akar Tanaman Herbal Dapat Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Ahli menyarankan agar ramuan hermal yang mengandung akar angelica dihindari ibu hamil

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Akar tanaman mungkin terasa sangat pahit. Tapi beberapa akar tanaman herbal dapat bermanfaat untuk kesehatan.

Akar astragalus sudah terkenal menjadi bahan baku ramuan terkemuka dalam pengobatan Cina. Akar ini mengandung sifat anti inflamasi dan anti bakteri.

Seperti yang dilansir dari Healthline, Jumat (28/12), studi tentang astragalus menunjukkan akar ini dapat meningkatkan resistensi terhadap infeksi dan mengatur respons kekebalan tubuh. Demikian pula, akar angelica telah terbukti memodulasi sistem kekebalan tubuh dan mengobati penyakit pernapasan dan gejala pilek.

Jika dua akar ini dicampur jahe dan madu maka akan mendukung peningkatan fungsi sistem kekebalan tubuh. Jahe dan madu adalah bahan antioksidan kuat yang mengandung sifat anti inflamasi dan anti bakteri.

Madu mengaktifkan respon sistem kekebalan terhadap infeksi dan mencegah profilerasi sel. Jahe juga mungkin dapat membantu mengatasi nyeri otot.

Tetapi, ahli medis Natalie Butler, RD, LD mengatakan ramuan herbal pahit harus dihindari oleh mereka yang sedang hamil atau menyusui.

“Resep herbal yang khususnya mengandung akar angelica kering dapat merangsang kontraksi uterus dan meningkatkan risiko keguguran,” ujar Butler.

Pun, seseorang yang mengkonsumsi akar angelica kemungkinan kulitnya menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Untuk itu dianjurkan menggunakan tabir surya harian.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RkBIDK
December 29, 2018 at 06:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RkBIDK
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 26, 2018

Festival Republik dan Dzikir Nasional Siap Digelar

Puncak Festival Republik akan ditutup dengan dzikir dan parade taushiyah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Republika siap menggelar Festival Republik dengan puncak acara Dzikir Nasional di Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur pada 29-31 Desember 2018. 

Pengurus Masjid At-Tin dan para pengisi acara menyatakan siap mendukung sepenuhnya kegiatan Festival Republik yang sangat positif. 

Ketua Panitia Festival Republik, Ismail Lazarde mengatakan, Republika setiap tahun menyelenggarakan Festival Republik dan Dzikir Nasional. Sekarang siap menyelenggarakan Dzikir Nasional yang ke-16 kali. Kegiatan tersebut sudah menjadi tradisi Republika di penghujung tahun. Persiapan pelaksanaan Festival Republik sudah sampai 90 persen. 

Ia menambahkan, pihak panitia tinggal melakukan koordinasi teknis dan mematangkan persiapan yang sudah direncanakan sebelumnya. 

"Siang ini tadi panitia Festival Republik melakukan rapat dengan pengurus Masjid At-Tin, Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Majelis Az-Zikr, event organizer pemeran buku dan lain-lain," kata Ismail kepada Republika.co.id di Masjid At-Tin, Rabu (26/12).

Ia menyampaikan, Festival Republik akan dibuka pada 29 Desember pukul 13.00 WIB. Pada hari pertama festival akan dimeriahkan dengan bazar buku murah, bazar busana Muslim, pameran kuliner halal dan pelatihan 30 menit bisa mengaji. Kemudian pada hari berikutnya akan ada layanan kesehatan gratis, talkshow, dan pelatihan akuntansi masjid.  

Pada 31 Desember sebelum puncak acara, akan ada donor darah, fun science, talkshow, dan Dzikir Nasional yang dipimpin Pimpinan Majelis Az-Zikra Ustaz Muhammad Arifin Ilham. Pada malam pergantian tahun, sejumlah ulama juga akan hadir memeriahkan Dzikir Nasional.  

Ismail mengatakan, Imam muda alumnus ITB Bandung, Muzammil Hasballah akan mengisi acara talkshow, menjadi imam shalat Maghrib dan Isya’ di Festival Republik.   

"Selanjutnya akan ada ceramah-ceramah keagamaan yang dibawakan oleh KH Muhammad Cholil Nafis sebagai Ketua Komisi Dawah MUI, Ustaz Tengku Zulkarnain yang juga Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy dan Cholidi Asadil Alam sebagai publik figur pemeran film Ketika Cinta Bertasbih," ujarnya. 

Kepala Bidang Usaha Masjid Agung At-Tin, Ustaz Amirul Mustofa mengatakan, sangat mendukung kegiatan Festival Republik dan Dzikir Nasional. Kegiatan tersebut sudah menjadi tradisi Republika dan Masjid At-Tin di penghujung tahun yang rutin diselenggarakan. 

Ia menyampaikan, pengurus Masjid At-Tin berpandangan kegiatan Dzikir Nasional sangat positif digelar di malam pergantian tahun. Sebab masyarakat Indonesia saat ini sedang mendapat peringatan berupa bencana alam, maka harus melakukan zikir untuk lebih mengingat Allah. Supaya mendapatkan berkah dan keselamatan dari Allah.

"Kami dari Masjid At-Tin sangat mendukung sepenuhnya kegiatan Festival Republik dan Dzikir Nasional mulai dari persiapan sampai dengan akhir acara," ujarnya.

Oleh karenanya, Ustaz Amirul mengajak masyarakat untuk berbondong-bondong membawa keluarga, kerabat dan tetangga mengikuti acara Dzikir Nasional di Masjid At-Tin. 

Dia meminta masyarakat jangan khawatir karena Masjid At-Tin dapat menampung 20 ribu jamaah. Ruangan dalam masjid bisa menampung 10 ribu jamaah, sementara di halaman depan masjid bisa menampung 10 ribu jamaah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QPQSkF
December 26, 2018 at 06:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QPQSkF
via IFTTT
Share:

Sunday, December 16, 2018

Objek Wisata Baturraden Targetkan 80 Ribu Pengunjung

Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar lima persen dari tahun sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Objek wisata Baturaden masih menjadi obyek wisata andalan Pemkab Banyumas, Jawa Tengah. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani, mengatakan pada masa libur akhir 2018 ini pihaknya menargetkan bisa menarik pengunjung sebanyak 80 ribu wisatawan.

''Kita berharap target pengunjung ini bisa tercapai, sehingga target PAD dari objek wisata Baturraden bisa terlampaui,'' jelasnya, Ahad (16/12).  

Disebutkan, perkiraan jumlah penunjung Baturraden sebanyak itu, didasari pengalaman pada 2017 lalu. Menurutnya, pada akhir 2017 silam, jumlah pengunjung Baturraden mencapai 75 ribu orang.

''Jumlah ini mengalami peningkatan sekitar lima persen dari tahun sebelumnya. Karena itu, pada akhir tahun ini kita juga memperkirakan kenaikan lima persen,'' jelasnya.

Untuk mengantisipasi pengamanan dan kemungkinan terjadinya kemacetan di ruas jalan menuju Baturraden, Asis menyebutkan, pemkab bersama Polres dan Kodim Banyumas akan membentuk posko gabungan di kawasan lokawisata. Posko ini akan mulai aktif pada puncak liburan yang diperkirakan berlangsung mulai 24 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019.

Mengenai wahana yang tersedia di kawasan Baturraden, Asis menyebutkan, selain wisata alam berupa pancuran tiga dan pancuran tujuh, pihaknya telah menambah wahana baru berupa sepeda gantung (zip bike) dan ayunan (swing mountain).

''Untuk mencoba wahana sepeda gantung, pengunjung dikenakan biaya Rp 20 ribu sekali naik. Sedangkan untuk berfoto di ayunan yang berlatar belakang jurang dan pepohonan pinus, dikenakan biaya Rp 20 ribu,'' ujarnya.

Asis menyatakan, pengunjung tidak perlu ragu untuk memanfaatkan wahana ini, karena sudah dilengkapi dengan berbagai perangkat keamanan seperti harnes, webing, carabiner dan helm, dan pengunjung juga akan didampingi instruktur berpengalaman. ''Peralatan juga diperiksa secara berkala oleh petugasnya. Jadi tidak perlu khawatir,'' kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2S4LIxV
December 16, 2018 at 06:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2S4LIxV
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Ingin Geser NTB, DKI Jakarta Target Destinasi Halal Dunia

Sebanyak 163 hotel di Jakarta telah bersertifikat halal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah DKI Jakarta mentargetkan 2021 meraih predikat World Class Halal Destination. Ini sebagai salah satu bentuk kepedulian dan kesiapan dalam mendukung pariwisata halal khususnya di Jakarta.

"Jakarta siap mendukung dan menghadapi halal tourism. Ini karena kita merasa perlu dalam memberikan perlindungan dan jaminan kehalalan produk," ujar Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Hari Wibowo, dalam acara Jakarta Halal Things 2018 di Senayan City, Jakarta, Jumat (30/11).

Target 2021 Jakarta meraih World Class Halal Destination menjadi fokus Pemprov saat ini. Pemerintah ingin menyusul predikat yang sudah diperoleh Lombok pada 2015 lalu.

DKI telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) 18 tahun 2018 yang membahas penyelenggaraan usaha pariwisata. Ini dengan menghindari kemusyrikan, khurafat, serta mengurangi maksiat seperti zina dan peredaran minuman keras.

Jumlah usaha hotel di Jakarta berdasar data yang dimiliki Disbudpar 2018 ada 629 dan yang bersertifikasi halal ada 163. Sementara untuk restoran di DKI Jakarta jumlahnya ada 6.142, makanan dan minuman yang memiliki sertifikat ada lebih dari 17 ribu.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merasa yakin dengan potensi wisata halal di Jakarta ini mengingat jumlah wisatawan mancanegara 2017 2,6 juta dan wisatawan domestiknya 35 juta.

"Permasalahan yang muncul di Jakarta, masyarakatnya kurang paham memahami konsep wisata halal. Masih banyak yang naif dan beranggapan wisata halal bukan pangsa pasar yang besar jadi usaha untuk meningkatkan wisata halal tidak maksimal," lanjut Heri. 

Koordinasi antara pemerintah dan LPPOM MUI serta lembaga lain yang mendukung wisata halal ini, disadari Heri masih kurang. Namun pemerintah berusaha terus mendorong itu, salah satunya pada 2019 akan ada banyak kegiatan wisata halal yang di Jakarta.

Usaha lain untuk mendukung target World Class Halal Destination adalah dengan membentuk suatu wilayah sebagai lokasi wisata halal. Salah satu lokasi yang dituju adalah Perkampungan Situ Babakan, namun masih terbentuk beberapa pihak dan sedang coba dijembatani.

"Mal di Jakarta juga sudah berusaha membangun wisata halal dengan masjidnya. Beberapa lokasi lain di Jakarta sedang diusahakan untuk didekati, untuk membangun wisata kawasan halal," lanjut Heri.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RpFloL
November 30, 2018 at 06:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RpFloL
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Saudi Buka Investasi di Bidang Haji dan Umrah

Dilansir di Saudi Gazette, Rabu (28/11), Al-Ayed mengatakan, peluang tersebut terbuka di bidang seperti pengemasan (packaging), impor dan pasokan makanan dan minuman, kesehatan masyarakat, solusi keuangan, transportasi, manajeman kepadatan jamaah, kontrol arus lalu lintas, perjalanan dan akomodasi, pengelolaan limbah dan perumahan. 

Ia mengatakan, pemerintah akan meluncurkan sebuah program bekerja sama dengan otoritas terkait untuk mengenalkan peluang-peluang tersebut kepada pengusaha. Al-Ayed mengharapkan adanya pertumbuhan dalam kegiatan ekonomi termasuk e-commerce, layanan elektronik, sektor rantai suplai, dan kinerja logistik.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qrw3es
November 28, 2018 at 06:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qrw3es
via IFTTT
Share:

Pakar Hukum Soroti Nama Pelapor Dahnil tak Dicantumkan

Polisi enggan menunjukkan nama pelapornya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menuturkan, kepolisian seharusnya menyebutkan nama pelapor dalam panggilan pemeriksan yang ditujukan kepada pihak-pihak yang dipanggil, baik sebagai saksi maupun tersangka. Bahkan, menurutnya penyebutan nama pelapor itu wajib.

"Nama pelapor, nomor laporan, dan waktu tanggal bulan dan tahun laporan seharusnya tercantum dalam surat panggilan kalau sudah penyidikan, atau surat undangan kalau masih penyelidikan. Karena dasar undangan atau dasar pemanggilan itu adalah laporan dari pelapor," kata dia kepada Republika.co.id, Rabu (28/11).

Fickar menjelaskan, kejelasan atas informasi laporan itu merupakan wujud pelaksanaan asas kepastian hukum dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). "Karena itu seluruh proses perkara pidana harus transparan dan seluruh aktivitas penegakan hukum harus dengan berita acara," tuturnya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dipanggil polisi untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penyelewengan dana acara Apel dan Kemah Kementerian Pemuda dan Olah Raga.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menuturkan kasus dugaan penyelewengan dana itu berawal dari adanya laporan masyarakat. Tetapi pihak kepolisian enggan mengungkap siapa pelapor tersebut.

"Polisi biasa menerima laporan masyarakat baik pengaduan masyarakat biasa. Itu kami lakukan penyelidikan atau observasi berkaitan dengan laporan itu," Argo Senin (26/11) lalu.

Setelah menyelidik melalui pemeriksaan awal, kata Argo, kepolisian menemukan adanya dugaan korupsi dalam anggaran kegiatan tersebut. Jumlahnya bahkan diperkirakan mencapai Rp 2 milliar yang diduga ada data fiktif dalam laporan keuangan.

"Dari hasil pemeriksaan awal, memang diduga ada anggaran dana sekitar Rp 2 milliar yang tidak dihabiskan penuh. Dan, diduga kurang dari separuhnya ada data fiktif dalam penggunaannya," jelas Argo.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DQmhf5
November 28, 2018 at 06:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DQmhf5
via IFTTT
Share: