Showing posts with label 2019 at 07:28AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:28AM. Show all posts

Thursday, November 28, 2019

Adab Menghafal Alquran

Menghafal Alquran harus diiringi dengan akhlak yang baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menghafal alquran merupakan aktivitas yang tak lepas dari tuntutan adab bagi pelakunya. Praktisi Tahfidz Bahirul Amali Herry berbagi adab-adab dalam menghafal Alquran, seperti apa?

Seperti kata Imam Syafi’i, ilmu Allah sulit didapat jika diperoleh dalam keadaan diri sedang berbuat maksiat atau dosa. Dalam kitab Ianatut Thalibin, Imam Syafi’i bercerita: “Syakautu ila waki’i su-a hifzhi fa arsyadani ila tarkil-ma’ashi wa akhbarani biannalima nurun. Wa nurullahi la yuhda li-ashi.”

Artinya: “Aku pernah mengadukan kepada Imam Waki’i (guru Imam Syafi’i) tentang jeleknya hafalanku. Lalu beliau mengatakan padaku untuk meninggalkan maksiat. Imam Waki’i berkata ilmu adalah cahaya, dan cahaya Allah tidaklah diberikan kepada para ahli maksiat.”

Untuk itu, menghafal Alquran pun harus diiringi dengan akhlak yang baik. Mulai dari menghapal menghadap kiblat (jika dimungkinkan), bersuci atau minimal berwudhu, dimulai dengan membaca bismillah, hingga meninggalkan tertawa terbahak-bahak yang dapat mengundang masuknya syaithan ke dalam rongga dada.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XUSbPK
November 29, 2019 at 07:28AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XUSbPK
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 20, 2019

Grup Neraka Berpeluang Tercipta di Euro 2020

Undian grup Euro 2020 akan dihelat pada 30 November nanti.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Grup neraka berpeluang tercipta pada putaran final Euro 2020. Sebab ada beberapa tim kuat yang tak masuk dalam pot unggulan karena performa yang tak mentereng sepanjang kualifikasi.

Italia misalnya resmi melangkah ke putaran final Euro 2020 setelah berhasil menuntaskan babak kualifikasi sebagai pemimpin Grup J. Gli Azzurri nantinya masuk pot unggulan satu untuk hajatan sepak bola terbesar di Benua Biru, meskipun hanya mencapai perempat final Euro 2016 dan tak lolos ke Piala Dunia 2018. Undian grup Euro 2020 akan dihelat pada 30 November nanti.

Namun penentuan enam tim unggulan teratas adalah dari hasil yang dicapai sebuah tim di fase kualifikasi, dilansir dari Football Italia, Kamis (21/11). Sepanjang gelaran kualifikasi kemarin, Italia memenangkan 10 pertandingan dari 10 laga yang dijalankan.

Alhasil, pasukan Roberto Mancini finis di urutan pertama dengan mengemas perolehan angka 30. Sedangkan, di posisi kedua diisi Finlandia yang berhasil mengantongi nilai 18 unggul empat poin atas timnas Yunani di kursi ketiga.

Pada pot unggulan, Italia bersanding dengan Ukraina, Jerman, Belgia, Inggris, dan Spanyol. Sementara Prancis yang juara dunia dan Portugal yang berstatus juara bertahan Eropa harus rela melepas status unggulan dan menghuni pot kedua dan ketiga.

Prancis bergabung dengan Swiss, Kroasia, Polandia, Belanda, dan Rusia. Sementara, Portugal yang terpaksa menghuni pot ketiga sejajar dengan Denmark, Swedia, Austria, Republik Ceska, dan Turki. Italia berpeluang masuk dalam grup neraka di mana bila bertemu terundi dengan Prancis dan Portugal. 

Putaran final Euro 2020 digelar di 12 kota di 12 negara berbeda dan akan dimulai di Roma pada 12 Juni 2020. Namun, sebelum bergulir UEFA bakal lebih dahulu menggelar babak play-off bagi 16 kontestan lain untuk memperebutkan empat tiket lolos ke putaran final.

Pot 1

Belgia, Italia, Inggris, Jerman, Spanyol, Ukraina

Pot 2

Prancis, Polandia, Swiss, Kroasia, Belanda, Rusia

Pot 3

Portugal, Turki, Denmark, Austria, Swedia, Republik Ceska

Pot 4

Wales, Finlandia, pemenang Play-off A, pemenang Play-off B, pemenang Play-off C, pemenang Play-off D

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qyVqA1
November 21, 2019 at 07:28AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2qyVqA1
via IFTTT
Share:

Sunday, June 2, 2019

Rumah Infaq Santuni 300 Anak Yatim dan Janda Miskin

Rumah Infaq dan para donatur siap menjadi orang tua asuh para anak yatim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Sosial Nasional Rumah Infaq memberikan santunan kepada 100 orang anak yatim dan juga janda-janda miskin di Aula Majelis Taklim Daarussurur, kelurahan Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Ahad (2/6).

Acara santunan ini merupakan kali kedua diadakan oleh Rumah Infaq dalam rangka menyantuni anak-anak yatim dan janda-janda miskin. Sebelumnya, Rumah Infaq menggelar acara serupa di kawasan Metland Tambun, Labupaten Bekasi. Sehingga total penyaluran bantuan yang diberikan sebanyak 300 anak yatim selama Ramadhan 1440 hijriyah.

Pembina Rumah Infaq, Ustaz Yusman Dawolo mengatakan, anak-anak yatim tidak boleh lagi takut, karena lembaganya bersama para donatur siap menjadi orangtua asuh. "Anak-anak yatim jangan takut, saat ini saya dan para donatur siap menjadi orang tua bagi kalian semua. Karena kami yakin, kalian adalah anak-anak yang sangat spesial di sisi Allah SWT," ujar Yusman dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Senin (2/6).

Acara ini juga menghadirkan artis ternama Cholidi Asadil Alam, selebritas yang pernah populer dengan perannya dalam film Ketika Cinta Bertasbih. Cholidi berpesan, status yatim tidak boleh menjadikan rendah diri dan takut meraih mimpi. Justru, menurut dia, keadaan tersebut harus menjadi pelecut untuk tetap semangat meraih cita-cita setinggi mungkin.

Rumah Infaq sendiri saat ini juga mempunyai program membangun seribu masjid se-Indonesia. Menurut Yusman, masjid adalah pusat pembangunan umat. Jika penerapannya dilakukan diseluruh masjid yang ada di negeri ini, maka umat Islam akan kuat dalam segala aspek, seperti aspek akidah, ilmu, ekonomi dan pendidikannya.

Sejak tahun 2014, Rumah Infaq sudah berhasil membangun delapan masjid dan puluhan masjid yang berhasil dibantu pembangunannya. Misalnya, masjid Al Furqon di Nias, Jamiul Umat di NTT, masjid Al Aqsho di Maluku, Masjid Al Mujahadah di Kalimantan Barat dan lainya yang sudah dibangun Rumah Infaq dalam lima tahun terakhir.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JR18FD
June 03, 2019 at 07:28AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JR18FD
via IFTTT
Share:

Saturday, June 1, 2019

Kompleks Kediaman SBY Mulai Dipadati Pelayat

Pelayat yang berdominasi berpakaian hitam harus melewati pintu detektor metal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kediaman Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mulai terlihat ramai dikunjungi pelayat menjelang pemakaman Ani Yudhoyono. Keramaian mulai terlihat sejak pukul 06.55 WIB.

Pagi ini terlihat banyak orang yang melewati pintu utama bagian pendopo kediaman SBY di Puri Cikeas, Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Para pelayat yang didominasi berpakaian hitam yang hendak memasuki area pendopo  harus melewati pemeriksaan petugas dan pintu detektor metal terlebih dahulu sebelum diizinkan masuk. Sejumlah benda seperti ponsel, tas, dan benda berbahan logam lainnya juga tak luput dari pemeriksaan.

Berdasarkan pantauana, hingga pukul 07.00 WIB belum ada tokoh atau  pejabat yang hadir. Pelayat didominasi oleh masyarakat dan kolega serta keluarga.

Sementara itu sejumlah karangan bunga juga terlihat membanjiri sekitaran kediaman SBY. Mulai dari presiden, menteri, pejabat, hingga kalangan artis juga ikut mengirimkan karangan bunga ungkapan bela sungkawa.

Ani Yudhoyono meninggal pukul 11.50 waktu setempat di National University Hospital (NUH). Saat ini jenazah tengah disemayamkan di kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Rencana Ahad (2/6) siang ini jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wxBY6o
June 02, 2019 at 07:28AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wxBY6o
via IFTTT
Share: