Showing posts with label 2019 at 10:48PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:48PM. Show all posts

Saturday, March 16, 2019

Tak Satupun Pelaku Teror Selandia Baru Miliki Jejak Kriminal

Rekam jejak para pelaku teror nihil di pihak keamanan Selandia Baru maupun Australia

REPUBLIKA.CO.ID, CHRISTCHURCH – Pelaku penembakan dua masjid di Selandia Baru, Brenton Tarrant (28 tahun) berada di Pengadilan Distrik Christchurch dan didakwa telah melakukan pembunuhan.

Dilaporkan Aljazera, Sabtu (16/3), Tarrant tampak menatap ke arah para wartawan dengan sinis.  Dia akan dipenjara tanpa permohonan banding hingga pengadilan berikutnya di Pengadilan Tinggi South Island pada 5 April 2019.    

Ketika dimunculkan di hadapan media, Tarrant tampak tersenyum sinis, tanpa mengucapkan sepatah kata.

Dia mengenakan baju tahanan berwarna putih, tanpa alas kaki, dan kedua tangannya diborgol. Pengacara yang ditunjuk oleh pengadilan tidak mengajukan permohonan jaminan atas Tarrant. 

Hakim Paul Kellar mengizinkan awak media untuk mengambil foto Tarrant. Namun, Kellar meminta agar wajah tersangka diburamkan untuk menjaga hak-hak atas keadilan persidangan. 

Sementara itu, dua tersangka lainnya masih ditahan dan diiterogasi oleh polisi terkait peran mereka dalam tragedi penembakan tersebut.

Tak satu pun dari mereka yang ditangkap memiliki catatan kriminal atau berada dalam daftar pantauan pihak keamanan Selandia Baru maupun Australia.

Secara terpisah, Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengatakan Tarrant merupakan pemilik senjata berlinsensi. Dia menggunakan lima senjata ketika melakukan serangan, termasuk dua senjata semi otomatis dan dua senapan. 

Senjata-senjata tersebut telah dimodifikasi agar dapat menembakkan peluru dengan lebih cepat. 

Ardern mengatakan, Pemerintah Selandia Baru akan segera mengubah undang-undang kepemilikan senjata dan mempertimbangkan larangan penggunaan senjata semi otomatis.

"Undang-undang senjata kami akan berubah," ujar Ardern.

Ardern mengatakan, sebelum ditangkap polisi, tersangka berniat untuk melanjutkan aksi penembakan lainnya. Diketahui, Selandia Baru memiliki undang-undang kepemilikan senjata api yang relatif longgar. 

Diperkiarakan terdapat 1,5 juta senjata api dimiliki warga Selandia Baru. Adapun populasi penduduk Selandia Baru sebanyak 5 juta orang. Meski mempunyai aturan yang longgar, tingkat pembunuhan dengan senjata di negara tersebut tergolong rendah. 

Pada 2015 tercatat hanya delapan kasus pembunuhan yang menggunakan senjata. 

Penembakan yang terjadi di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood merupakan tragedi paling mematikan dalam sejarah Selandia Baru. 

Dalam insiden ini tercatat 49 orang meninggal dunia, termasuk wanita dan anak-anak. Rencananya beberapa korban meninggal dunia tersebut akan dimakamkan pada Sabtu ini. 

Staf medis menyataan, terdapat 39 orang terluka dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebanyak 11 orang dari jumlah tersebut mengalami kondisi kritis, termasuk seorang anak perempuan berusia empat tahun.

Korban berasal dari negara-negara yang mayoritas penduduknya muslim seperti Arab Saudi, Turki, Yordania, Bangladesh, Indonesia, dan Malaysia. 

Kerabat Tarrant di Grafton, New South Wales langsung menghubungi polisi setelah mengetahui penembakan tersebut dan membantu penyelidikan.

Diketahui, Tarrant menghabiskan waktu di Australia dalam empat tahun terakhir. Dia tercatat pernah melakukan pelanggaran lalu lintas kecil.  

  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UFYIeC
March 16, 2019 at 10:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UFYIeC
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 20, 2019

Bulog Bangun Gudang Baru di Konawe Selatan

Gudang tersebut mampu menampung 2.000 ton beras.

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Gudang baru milik Bulog di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara siap digunakan. Gudang tersebut mampu menampung 2.000 ton beras.

Direktur SDM dan Umum Perum Bulog Bagya Mulyanto mengatakan, kehadiran Komplek Pergudangan Lalobao menambah unit dan kapasitas yang dimiliki oleh Perum Bulog Divisi Regional Sulawesi Tenggara yaitu menjadi 32.500 ton. Kapasitas tersebut terdiri dari 15 unit gudang dan tersebar di Kendari, Unaha, Kolaka, Bombana, Baubau, Raha dan Wanci.

"Bagi Perum Bulog, kehadiran gudang Lalobao sangat penting untuk menjaga ketersediaan, keterjangkauan dan stabilisasi pangan khususnya di Kabupaten Konawe dan sekitarnya," ujar Bagya Mulyanto.

Pendirian Komplek Pergudangan Lalobao mempertimbangkan aspek strategis dan ekonomis. Hal ini karena lokasi komplek gudang yang strategis, karena terdapat pelabuhan yang menjangkau perdagangan antar pulau, dekat dengan lahan persawahan petani, serta akses jalan yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

Gudang Lalobao memiliki luas lahan 0,7 hektare yang terdiri dari bangunan gudang berkapasitas 2.000 ton, kantor gudang, laboratorium pemeriksaan kualitas, rumah dinas, mushola, toilet umum dan pos jaga. Gudang tersebut berdiri di atas lahan yang merupakan bantuan atau hibah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan. Dalam pembangunannya, Komplek Pergudangan Lalobao menghabiskan biaya sebesar Rp 11 miliar.

Sebagai informasi, pada 2018 realisasi Pengadaan Bulog Divre Sultra mencapai 17 ribu ton dari target pengadaan sebanyak 30 ribu ton atau sebanyak 56 persen. Target Pengadaan tahun 2019 Bulog Divre Sultra sebanyak 12.245 ton dan realisasi hingga hari ini 106 ton atau 0,86 persen. Namun stok beras di gudang-gudang Bulog Divre Sultra cukup untuk kebutuhan selama 6,6 bulan yaitu sebanyak 9.200 ton dengan alokasi Bansos Rastra sebanyak 1.385 ton per bulan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BM7FLY
February 20, 2019 at 10:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BM7FLY
via IFTTT
Share:

Thursday, February 14, 2019

Sriwijaya FC Andalkan Pemain Muda Lawan Madura United

Sriwijaya FC harus realistis dalam mematok target pada pertemuan pertama.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Sriwijaya FC mengandalkan mayoritas pemain muda jebolan tim Sriwijaya FC U-19 dan tim PON Sumsel untuk bertanding melawan Madura United pada leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia di Madura pada Ahad (17/2). Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan mengatakan, dengan materi pemain muda minim pengalaman tersebut, Sriwijaya FC harus realistis dalam mematok target pada pertemuan pertama melawan Madura United ini.

"Yang jelas, saya tidak mau tim ini jadi bulan-bulanan. Target kami, ya harus menyulitkan Madura United," kata Hartono yang dijumpai seusai latihan terakhir menjelang keberangkatan ke kandang lawan, Kamis (14/2).

Meski kualitas pemain berbeda level dengan Madura United, bagi Hartono tetap ada peluang untuk mencetak gol asalkan pemain SFC piawai dalam menerapkan strategi serangan balik. Taktik dan strategi ini sudah disimulasikan di sesi latihan beberapa hari terakhir dengan harapan dapat diaplikasikan para pemain ketika berada di lapangan.

"Satu lagi, pemain jangan tertekan, nikmati saja supaya bisa menampilkan yang terbaik," kata dia.

Sriwijaya FC dijadwalkan akan berangkat dari Palembang ke Madura pada Jumat (15/2) dengan memboyong 18 pemain, yakni Akbar Zakaria, Rizky Dwi Ramadhana, Hapit Ibrahim, Rahmad Juliandri, Yogi Novrian, Andes Adinata, Robby Andika, Fatoni Ahmad, Untung Wibowo.

Kemudian, Adi Septiawan, Reza Airlangga, Juprianto, Zakaria, Zico Sukmana, Adisty Wicaksana, Muhammad Ilham, Deni Kristiawan dan Vako Marcho.

Laga melawan Madura United ini diperkirakan tidak mudah bagi Laskar Wong Kito. Sebab dari 18 pemain yang diboyong, hanya tiga pemain yang pernah merasakan bertanding di Liga 1 musim lalu, sementara Madura United diperkuat sejumlah pemain nasional dan pemain asing.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GJgcTk
February 14, 2019 at 10:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GJgcTk
via IFTTT
Share:

Iran Berjanji Balas Kematian Puluhan Garda Revolusi

Serangan ini memperkuat tekad Iran untuk perang melawan terorisme.

REPUBLIKA.CO.ID,  TEHERAN— Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan penyesalan mengenai serangan Rabu (13/2) di Sistan-Baluchestan, yang menewaskan dan melukai puluhan personel keamanan. Pemerintah berjanji akan membalas tumpahnya darah mereka yang gugur.

Juru bicara tersebut, Bahram Qasemi, menyatakan solidaritas buat keluarga korban dan mengutuk serangan tidak manusiawi itu. 

Ia mengatakan kelompok teror yang melancarkan serangan tak manusiawi tersebut akan memperkuat Pemerintah Iran dan rakyat untuk terus memerangi terorisme.

Markas Quds, Departemen Hubungan Masyarakat Pasukan Darat Garda Revolusi Iran (IRGC), di dalam satu pernyataan pada Rabu (13/2) malam mengumumkan serangan bunuh diri terhadap satu bus yang membawa personel IRGC di Jalan Khash-Zahedan. Serangan itu menewaskan dan melukai sejumlah dari mereka.

Sumber tidak resmi menyebutkan jumlah korban jiwa berjumlah 41 akibat serangan tersebut, yang diakui oleh kelompok Jaish Al-Adl.  

Satu sumber yang mengetahui menyatakan satu bus yang membawa sejumlah personel Korps Garda Revolusi Republik Islam (IRGC) diledakkan oleh seorang pembom bunuh diri di Daerah Chanali, Jalan Khash-Zahedan.

Ia mengatakan kepada Kantor Berita Iran, IRNA, beberapa menit sebelumnya aksi teror telah dilancarkan. 

Belakangan kelompok Jaish Al-Adl mengaku bertanggung-jawab atas serangan bom bunuh diri pada 13 Februari tersebut.

Pemboman bunuh diri itu terjadi beberapa hari setelah Iran memperingati 40 tahun Revolusi Islam 1979.

IRGC menuduh "kelompok takfiri dan tentara bayaran yang mengabdi buat lembaga intelijen negara congkak di dunia" sebagai pelaku serangan tersebut.

Iran, yang mayoritas warganya penganut Syiah, menggunakan istilah "takfiri" untuk menggambarkan kelompok yang melawan negara.

Teheran pada masa lau telah menuduh Arab Saudi mendanai Jaish Al-Adl (Tentara Keadilan), tapi Kerajaan Teluk itu telah membantah tuduhan Iran.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tjIjR6
February 14, 2019 at 10:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tjIjR6
via IFTTT
Share:

Sunday, February 10, 2019

Jelang Valentine, Warga Inggris Waspadai Penipuan Asmara

Korban rata-rata bisa merugi hingga Rp 200 juta per orang.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Menjelang hari Valentine angka penipuan ternyata meningkat di Inggris. Modus penipuannya sesuai dengan tema Valentine, yaitu seputar asmara.

Data bahkan menyebut, korban penipuan asmara yang mayoritas perempuan mengalami kerugian rata-rata 11.145 poundsterling (Rp 200,6 juta) per orang pada tahun lalu. Data dari pusat pelaporan polisi Action Fraud Inggris, menunjukkan bahwa 50 juta poundsterling hilang dalam penipuan ini pada tahun 2018 ketika penipu berpura-pura terikat secara romantis, dilansir di BBC, Ahad (10/2).

Penipu menggiring korban agar mengirim uang atau mengumpulkan informasi pribadi yang cukup lalu mencuri identitas mereka. Polisi mengatakan bahwa para korban ditargetkan melalui situs web kencan daring, aplikasi, atau melalui media sosial. Penipu menggunakan profil palsu untuk membentuk hubungan dengan mereka.

Pada 2018, sebanyak 4.555 laporan penipuan asmara dibuat untuk Action Fraud. Total kerugian naik 27 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Totalnya cenderung lebih tinggi karena banyak korban dianggap merahasiakan kerugian mereka.

Usia rata-rata korban penipuan romansa adalah 50 tahun dan 63 persen korban adalah perempuan. Mereka kehilangan rata-rata dua kali lebih banyak daripada laki-laki, kata Action Fraud.

"Ketika kasus penipuan percintaan meningkat setiap tahun, demikian juga biaya untuk para korban, baik secara emosional maupun finansial. Kerusakan emosional dari korban penipuan romantis sering kali jauh lebih sulit untuk menerima," kata Komandan Karen Baxter, kepala departemen kejahatan ekonomi Kepolisian Kota London.

Pengguna situs kencan diimbau untuk tidak muda terperdaya dengan penampilan di situs daring.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E2Lov7
February 10, 2019 at 10:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E2Lov7
via IFTTT
Share:

Saturday, January 19, 2019

Edy Rahmayadi: PSSI Bisa Saja Gelar Kongres Luar Biasa

KLB dilaksanakan salah satunya untuk mengganti pengurus PSSI termasuk ketua umum.

REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG -- Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi mengatakan, pihaknya bisa saja menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) jika pemilik suara (voters) mengajukan permintaan untuk itu. Namun, Edy mengingatkan bahwa pelaksanaan KLB memiliki aturan yang harus dipatuhi.

"Kalau memang voters meminta itu, ya, silakan saja," ujar Edy usai mengikuti acara makan malam dengan seluruh elemen PSSI sebelum menjalani kongres tahunan di salah satu hotel di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu (19/1).

Regulasi KLB tercantum dalam Pasal 30 Statuta PSSI. Di sana tertera, KLB hanya bisa digelar jika 50 persen atau 2/3 delegasi membuat permohonan tertulis untuk itu.

KLB akan diadakan oleh Komite Eksekutif PSSI tiga bulan setelah permintaan resmi itu diterima. Seandainya tidak juga digelar, anggota dapat melangsungkan kongres sendiri atau bisa pula meminta bantuan FIFA.

Adapun KLB dilaksanakan salah satunya untuk mengganti kepengurusan PSSI termasuk ketua umum. Namun, secara tersirat Edy menyatakan tidak ingin mundur dari posisinya yang akan berakhir pada tahun 2020. "Masa saya tinggalkan PSSI saat sedang morat-marit? Kan tidak manusiawi," jelas dia.

PSSI akan menggelar kongres tahunan atau kongres biasa pada Ahad (20/1) di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali. Dalam kegiatan tersebut, secara umum PSSI akan melakukan evaluasi kegiatan organisasi selama satu tahun ke belakang dan rencana kerja tahun berikutnya atau tahun 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2R0JVZl
January 19, 2019 at 10:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2R0JVZl
via IFTTT
Share:

Friday, January 18, 2019

Pembangunan Hunian Tetap di NTB Libatkan 1.500 TNI/Polri

Tenaga TNI/Polri akan difokuskan kepada perbaikan rumah rusak ringan dan sedang

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan sebanyak 1.500 personel TNI/Polri dikerahkan. Hal ini dilakukan untuk membangun hunian tetap bagi korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Barat. 

Ia mengatakan personel TNI/Polri ini merupakan tenaga fasilitator yang ditugaskan untuk mempercepat pembangunan rumah bagi para korban bencana gempa bumi di NTB.

"Rinciannya itu sebanyak 1.000 personel dari TNI dan 500 orang dari Polri," ujarnya, Jumat (18/1). Ia menjelaskan, tambahan fasilitator itu akan difokuskan pada perbaikan rumah yang masuk katagori rumah rusak ringan dan sedang. 

"Agar upaya kita berjalan maksimal, kita harapkan masyarakat juga ikut aktif gotong royong. Yang pasti, dengan nilai gotong royong maka perbaikan rumah bisa dipercepat pengerjaanya," kata Doni usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascagempa NTB di ruang rapat utama (RRU) kantor Gubernur NTB itu.

Doni Monardo, mengatakan dengan tambahan personel TNI/Polri yang banyak itu diharapkan dalam waktu tiga bulan, pembangunan rumah warga yang rusak ringan dan sedang dapat diselesaikan. Sehingga, pihaknya meminta seluruh pihak untuk duduk bersama guna mendiskusikan langkah-langah percepatan itu. Karena jika tidak, dikhawatirkan akan muncul masalah sosial lainnya. 

Sementara itu, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengakui sesuai petunjuk pemerintah pusat melalui BNPB, mengerahkan 1.500 anggota TNI/Polri untuk membantu masyarakat NTB membangun rumah. Anggota TNI/Polri tersebut dijadikan fasilitator tambahan yang akan bertugas mendampingi dan melayani masyarakat untuk mempercepat pembangunan rumah warga.

Doktor Zul sapaan akrab Gubernur NTB, menyatakan penambahan fasilitator itu merupakan upaya untuk menyeimbangkan pembangunan rumah dengan pencairan dana yang sudah mencapai Rp3,5 triliun. Apalagi, rumah yang dibangun tidak lagi terpaku pada model rumah berbentuk risha, namun sudah diperbolehkan bangun rumah dengan model lain, yang penting tahan gempa. 

"Jadi dengan tambahan tenaga personel dari TNI/Polri ini pembangunan rumah bagi masyarakat yang terdampak segera terealisasi," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RVzWsR
January 18, 2019 at 10:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RVzWsR
via IFTTT
Share:

Thursday, January 17, 2019

Habib Lutfi: Indonesia Kaya Ulama dan Wali Perekat Umat

Persatuan adalah modal penting dalam datangnya keberkahan bagi segenap bangsa.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG – Ketua Umum Jam’iyyah at-Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (Jatman) Maulana Habib Lutfi bin Yahya menyatakan Indonesia tidak saja kaya dengan sumber daya alamnya, namun juga kaya ulama dan para wali. 

Menurutnya, para ulama dan wali tersebut adalah mutiara-mutiara  berkilauan yang dimuliakan Allah SWT. 

"Mereka adalah para ulama yang menyatukan menjadi perekat umat," kata Habib Lutfi saat memberikan tausiyah di acara peringatan Haul Habib Hasan bin Toha bin Muhammad bin Yahya di Semarang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. 

Dalam tausiyahnya, ulama asal Pekalongan ini mengatakan, bahwa para ulama dan wali di Indonesia tersebut bukanlah ulama yang hanya ahli memutar tasbih, melainkan juga ahli dalam bidang ekonomi, pertanian, perkebunan, kelautan, strategi, dan kesehatan.

Habib Lutfi lantas mengajak jamaah yang hidup di zaman ini untuk selalu mengikuti dan meneladani para ulama tersebut. Beliau menyerukan agar umat belajar meneladani ulama pendahulu, serta meneruskannya kepada generasi setelahnya.  

Di akhir tausiyahnya, mantan ketua MUI Jawa Tengah ini menegaskan  setiap warga negara harus berkomitmen menjaga keutuhan Bangsa Indonesia. 

Beliau mengingatkan umat jangan sampai mudah terpecah-belah, termakan hoax (berita palsu) dan diadu domba. Sehingga, dengan begitu Indonesia akan mudah dipecah-belah. 

Habib Lutfi juga menyeru kepada semua elemen bangsa, termasuk ulama, umara, TNI dan Polri, serta rakyat untuk bersinergi dan bersatu dalam membangun Indonesia.

Selain para ulama, haul Habib Hasan juga dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, perwakilan dari Pangdam dan Kapolda, serta Walikota Semarang. 

Dalam tausiyahnya, Habib Lutfi mengatakan dengan berkumpulnya semua elemen pada acara haul tersebut, ukhuwah islamiyyah akan terjalin dan keberkahan akan terlimpahkan kepada seluruh rakyat Indonesia.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W1vcRx
January 17, 2019 at 10:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W1vcRx
via IFTTT
Share:

Saturday, January 12, 2019

Soal Klaim GP Ansor, Polisi Minta Bukti, Bukan Asumsi

GP Ansor dipersilahkan melapor ke polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyebutkan ada kelompok radikal yang memboncengi pasangan calon presiden pada kontestasi Pilpres 2019. Menanggapi hal tersebut kepolisian mengaku belum mendapatkan informasi.

“Belum dapat up date-nya tentang informasi tersebut,” kata Karopenmas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Sabtu (12/1).

Dedi menyatakan mempersilahkan GP Anshor untuk melaporkan pada kepolisian. Namun kata dia, harus dibarengi dengan bukti yang kuat bukan berdasarkan asumsi pihak GP Anshor semata. “Iya dipersilahkan (untuk melapor) kalau memang memiliki fakta hukumnya,” kata Dedi.

Baca juga, Temui Jokowi, GP Ansor: Kami Resah dengan Kelompok Radikal.

Polri,  jelasnya, akan bekerja apabila menemukan perbuatan melewan hukum sesuai dengan fakta hukum. Polri juga selama ini berupaya untuk mencegah dan mengurangi risiko akan bahaya radikalisme dengan menggunakan pendekatan yang sangat lunak yakni dengan berdialog dan silaturahmi ke seluruh lapisan masyarakat.

“Polri akan bekerja apabila menemukan perbuatan melawan hukum dan memitigasi maksimal segala potensi kerawanan tentang bahaya radikalisme dengan pendekatan soft approach,” terang dia.

Sebelumnya, pengurus dan pimpinan wilayah GP Ansor menemui Presiden Joko Widodo pada Jumat kemarin. Dalam pertemuan tersebut GP Anshor melaporkan adanya dugaan gerakan kelompok radikal yang menginduk pada salah satu pasangan calon presiden dan wapres.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan, gerakan kelompok ini tersebar di sejumlah daerah di Indonesia, terutama di Jawa Barat dan Riau. Di kedua wilayah tersebut, sebut Yaqut, gerakan kelompok radikal terkonsilidasi.

"Mereka bukan merusak pemilu, namun mereka menginduk pada salah satu kontestan pemilu untuk masukkan agenda-agenda mereka. Ya dirikan Negara Islam lah, Khilafah Islamiyah, atau minimal mereka dirikan NKRI bersyariat," jelas Yaqut usai menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (11/1).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AIF8GO
January 12, 2019 at 10:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AIF8GO
via IFTTT
Share:

Ancelotti: Napoli Berambisi Juara Coppa Italia

Peluang Napoli untuk meraih trofi Coppa Italia cukup besar ketimbang di Serie A.

REPUBLIKA.CO.ID, NAPOLI -- Pelatih Napoli Carlo Ancelotti menegaskan timnya sangat berambisi untuk menjuarai trofi Coppa Italia, menjelang laga melawan Sassuolo pada babak 16 besar yang berlangsung di Stadion San Paolo, Senin (14/1). Setelah tersingkir dari Liga Champions, Ancelotti mengalihkan fokus dengan berharap il Partenopei dapat melangkah sejauh-jauhnya di pentas Coppa Italia.

"Kami memiliki tim yang kompetitif dan siap di semua lini. Saya harap stadion akan penuh karena turnamen dengan pertandingan ke pertandingan lain membuat Anda harus fokus untuk memetik kemenangan," kata Ancelotti dikutip Football Italia, Sabtu (12/1).

Menelan dua kekalahan dalam lima partai terakhir termasuk laga pamungkas menghadapi Liverpool di fase grup Liga Champions bisa dikatakan kurang baik bagi Lorenzo Insigne dkk. Untuk itu, mantan pelatih AC Milan dan Chelsea meminta pasukannya selalu menghormati siapa pun lawannya, terlebih peluang untuk mendapatkan trofi di Coppa Italia cukup besar ketimbang Serie A Italia karena Juventus masih terlalu mendominasi.

"Ini adalah salah satu dari dua kompetisi di mana kami berada pada level yang sama dengan yang lainnya, Jika kami melakukannya dengan baik, maka kami bisa mengangkat trofi," sambung Don Careletto.

Pada laga nanti, the Vesuvani tak akan diperkuat Simone Verdi, Marek Hamsik, Raul Albiol, dan Dries Mertens karena masalah cedera. Sedangkan, dua pemain, Allan serta David Ospina masih berada di kampung halamannya. "Allan dan David Ospina tak akan bermain besok mereka memiliki izin dari klub untuk tinggal di Amerika Selatan sedikit lebih lama, jadi mereka belum banyak berlatih."

Ancelotti bisa kembali reuni dengan klub lamanya, Milan, pada babak perempat final andai kedua tim bisa mengalahkan lawannya. I Rossoneri tengah bersiap menghadapi Sampdoria dini hari nanti.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RNB8yg
January 12, 2019 at 10:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RNB8yg
via IFTTT
Share: