Showing posts with label 2019 at 05:01PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 05:01PM. Show all posts

Tuesday, May 28, 2019

Optimalkan Penerimaan, Bea Cukai-Ditjen Pajak Jalin Sinergi

Diharapkan joint program dapat menghasilkan suatu rekomendasi kebijakan.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Dalam rangka optimalkan penerimaan pengamanan pajak, bea masuk, bea keluar dan cukai di wilayah Riau, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Provinsi Riau menjalin sinergi dengan menandatangani kesepakatan Satuan Tugas Bersama, pada tanggal 22 Mei 2015. Satuan Tugas Bersama ini dibentuk oleh Kepala Kanwil Bea Cukai, Kepala Kanwil Pajak Riau sesuai dengan keputusan Kementerian Keuangan Republik Indonesia Nomor 481/KMK.01/2018 tentang Program Sinergi Reformasi Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Ruang lingkup kerja sama antara Bea Cukai dan Pajak meliputi Joint Analysis yaitu melakukan pertukaran informasi dan analisis bersama atas Potensi Penerimaan Pajak, Bea Masuk, Bea Keluar, dan Cukai dan menargetkan wajib pajak yang berisiko tinggi. Melalui kegiatan joint analysis diharapkan dapat diperoleh data dan bukti lebih mendalam untuk penetapan tarif dan nilai pabean dimasukkan dalam komponen nilai pabean.

Joint Collection yaitu melakukan akselerasi pembayaran tagihan atau piutang, jika diperlukan dilakukan langkah pemblokiran akses kepabeanan terhadap wajib pajak yang memiliki utang pajak yang telah inkracht. Joint supervisory yaitu melakukan pengawasan bersama dengan fokus pada wajib pajak yang belum sepenuhnya melaporkan kegiatan usahanya maupun wajib pajak yang diduga tidak melakukan kegiatan usaha secara normal.

"Melalui kegiatan Joint Program diharapkan dapat tercapainya suatu sinergi kerja sama yang efektif antara unit vertikal Bea Cukai dan Pajak khususnya di lingkup kinerja pengawasan, berupa upaya yang lebih dari sekedar pelaksanaan kegiatan rutin yang dilakukan secara bersama-sama," tutur Kepala Kanwil Bea Cukai Riau, Iyan Rubiyanto.

Selain hal tersebut, ia berharap joint program dapat menghasilkan suatu rekomendasi kebijakan yang dapat mendorong ke arah kepatuhan pengguna jasa atau wajib pajak.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YQTzCe
May 28, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YQTzCe
via IFTTT
Share:

Monday, May 27, 2019

Yusril Sebut Link Berita tidak Cukup Kuat Sebagai Bukti

Bukti dalam sengketa pemilu, yakni keterangan saksi, pemohon, ahli dan surat-surat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan link pemberitaan media dalam jaringan tidak cukup kuat dijadikan sebagai alat bukti dalam persidangan. Ia mengatakan link berita media harus diperkuat dengan bukti lain.

"Kalau link berita bisa saja dijadikan bukti tetapi harus dikuatkan dengan bukti yang lain, seperti keterangan saksi. Karena kalau hanya link berita saja tidak bisa dijadikan bukti," ujar Yusril di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Senin (27/5).

Yusril menjelaskan beberapa hal yang bisa dijadikan sebagai alat bukti dalam sidang sengketa pemilu adalah keterangan saksi, keterangan pemohon, keterangan ahli, serta bukti berupa surat-surat. "Jadi kalau surat itu sudah ada definisinya, misalnya dokumen C1, atau apapun yang termasuk sebagai kategori surat," jelas Yusril.

Bukti berupa surat dijelaskan Yusril juga harus otentik atau asli, sehingga bukan hasil rekaman atau hasil duplikasi (copy). Yusril kemudian mencontohkan dalam perkara sengketa hasil pilkada, tersiar berita bahwa pihak petahana telah melakukan mutasi terhadap pejabat di daerah.

Berita yang menyiarkan hal tersebut dikatakan Yusril dapat dijadikan oleh pemohon perkara sebagai barang bukti namun harus diperkuat dengan alat bukti lainnya. "Link berita tentang itu bisa dijadikan bukti, namun harus diperkuat dengan bukti lain, kalau hanya sebatas link berita saja tidak bisa dijadikan bukti," jelas Yusril.

Sebelumnya pada Jumat (24/5) tim kuasa hukum Prabowo-Sandi yang diketuai Bambang Widjojanto, mendaftarkan permohonan sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi dengan membawa 51 alat bukti yang diantaranya adalah link berita media dalam jaringan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HVrPWe
May 27, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HVrPWe
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

Conte Datang, Inter Incar Lukaku dan Moses

Inter Milan dikabarkan mendekati Romelu Lukaku dan Victor Moses.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Inter Milan dikabarkan mendekati Romelu Lukaku dan Victor Moses, jelang dibukanya bursa transfer musim panas. Lukaku jadi incaran Inter, setelah klub itu menunjuk Antonio Conte menjadi pelatih baru mereka.

Mantan pelatih Chelsea tersebut diperkirakan akan menggantikan Luciano Spalletti di Inter pekan depan dan kedua pemain itu diyakini masuk dalam daftar belanja klub Italia itu, menurut hasil laporan Sky Sport di Italia yang dirilis Kamis.

Conte mencoba mendatangkan Lukaku pada musim panas 2017 saat ia masih membesut Chelsea, tetapi striker itu lebih memilih pindah ke Manchester United dari Everton. Pemain timnas Belgia tersebut telah mencetak 42 gol dalam 96 pertandingan bagi United, tetapi gagal mencetak gol dalam delapan laga terakhirnya musim ini dan kalah bersaing dari Marcus Rashford sebagai ujung tombak serangan setelah Ole Gunnar Solskjaer menjadi pelatih.

Bulan lalu, Lukaku mengungkapkan keinginannya untuk bermain di Serie A, menyebut kepindahan ke Italia adalah "impiannya." Inter Milan juga dirumorkan melirik Victor Moses, yang menjadi pemain reguler untuk Chelsea selama dilatih Conte.

Bersama Conte, Moses menjelma menjadi bek kanan yang solid ketika Chelsea menjuarai Liga Premier Inggris pada 2017. Namun, pemain asal Nigeria itu kehilangan posisinya setelah kedatangan pelatih baru Maurizio Sarri musim ini dan dipinjamkan ke Fenerbahce pada Januari. Moses telah menjadi pemain reguler di tim Turki itu dan kontraknya baru habis 2020.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YMd8vv
May 23, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YMd8vv
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 21, 2019

Volume Sampah di Cianjur Naik 6 Ton per Hari Selama Ramadhan

Sampah di Cianjur bersumber dari bekas bahan takjil di pusat kuliner.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur, Jawa Barat, mencatat selama bulan Ramadhan volume sampah naik sekitar dua persen atau sekitar enam ton per hari. Sampah itu bersumber dari sampah bekas bahan takjil di pusat kuliner.

Kepala Bidang Pengelola Sampah dan Limbah, Sumarna mengatakan kuota sampah Cianjur pada bulan Rmadhan meningkat sekitar enam ton jika dibandingkan dengan hari biasa.

"Sebelum memasuki bulan Ramadhan kouta sampah di Cianjur mencapai 180 ton per harinya, saat ini sejak memasuki bulan puasa, jumlahnya meningkat sebanyak enam ton sehingga total per hari menjadi 186 ton," katanya di Cianjur, Senin (21/5).

Dia menjelaskan sampah yang dibuang warga selama bulan Ramadhan lebih banyak menumpuk saat subuh. Meskipun, sebelumnya warga mulai membuang sampah pada malam hari sekitar pukul 21.00.

Sedangkan sampah yang didominasi sisa takjil seperti batok kelapa dan makan yang memang sudah dikemas, sedangkan untuk sampah domestik menurun. Sampah sisa takjil sebagian besar disumbang dari wilayah perkotaan.

Untuk mengangkut semua sampah tersebut, tutur dia, pihaknya melibatkan 30 dump truk, 3 cator, 4 mobil mobil pick up dan 120 petugas armada, sedangkan untuk petugas penyalur ada sebanyak 60 orang setiap harinya.

"Selama puasa, kami menambah 37 armada dan petugas lingkungan hidup dari awal, hingga malam takbir yang diperkirakan sampah akan terus meningkat. Malam takbir kami menyiapkan armada khusus agar seluruh sampah yang ada terbawa ke TPA dan tidak menumpuk pada hari H," katanya.

Ia menambahkan, armada khusus tersebut akan berkeliling ke beberapa titik di Cianjur kota, termasuk untuk menghadapi pasca perayaan hari raya dan sampah domestik akan kembali meningkat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X3aMbj
May 21, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X3aMbj
via IFTTT
Share:

Saturday, May 18, 2019

Jasa Raharja Aceh Siaga Selama Mudik Lebaran

asa Raharja menyiagakan semua pegawai yang tersebar di seluruh wilayah Aceh.

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH BESAR -- PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Aceh menyatakan siaga dalam menghadapi arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah. Jasa Raharja menyiagakan semua pegawai yang tersebar di seluruh kabupaten atau kota di daerah setempat.

"Seluruh personel PT Jasa Raharja ini akan ditempatkan di pos-pos pemantauan mudik yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Aceh," kata Kepala PT Jasa Raharja Cabang Aceh, Mulkan di Banda Aceh, Sabtu (18/5).

Ia menjelaskan dalam menghadapi mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah, pihaknya telah mengatur jadwal tugas personel perusahaan milik Pemerintah tersebut yang siap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Mulkan mengatakan para petugas tersebut juga akan ditempatkan di pelabuhan penyeberangan baik di Pelabuhan Ulee Lhee dan terminal induk di Bathoh, Banda Aceh.

Dalam kegiatan tersebut PT Jasa Raharja yang ikut bekerja sama dengan semua instansi terkait juga akan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada penumpang. "Petugas yang ada di tiap pos pemantauan akan melakukan kegiatan jemput bola untuk memberikan pelayanan kepada korban kecelakaan dengan catatan ada surat keterangan dari kepolisian," katanya.

Mulkan menambahkan dalam memberikan kenyamanan dan keselamatan penumpang saat mudik, pihaknya juga akan melakukan tes urine kepada sopir angkutan umum di Aceh. Tes urine ini merupakan bagian memastikan sopir yang membawa penumpang terbebas dari penggunaan barang haram seperti narkoba dan minuman alkohol.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JMegLn
May 18, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JMegLn
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 15, 2019

Siswa SMAN 4 Solo Raih Nilai Sempurna pada 4 Mata Pelajaran

Hafidh merupakan siswa pertama yang meraih nilai 100 untuk 4 mata pelajaran.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Siswa SMA Negeri 4 Solo, Ananda Hafidh Rifa'i Kusnanto, mendapatkan nilai 100 pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 untuk empat mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan Fisika. Siswa kelas XII IPA 6 tersebut berasal dari keluarga kurang mampu.

Hafidh mengaku tidak menyangka bakal mendapatkan nilai sempurna untuk semua mata pelajaran yang diujikan di UNBK. Apalagi, malam sebelum hari pelaksaan UNBK, Hafidh mengaku tidak belajar agar lebih santai saat besoknya mengerjakan soal. 

Namun, anak pertama dari empat bersaudara tersebut mengaku sehari-hari rajin belajar. Menariknya, Hafidh tidak mengikuti bimbingan belajar di luar sekolahnya. Sebab, dia menyadari orang tuanya kesulitan mendaparkan biaya untuk les tambahan. Selain itu, dia menganggap latihan soal yang diberikan guru di sekolah sudah cukup. 

"Habis mengerjakan soal saya sempat ragu. Dapat nilai 100 semua saya kaget, tidak menyangka. Untuk Matematika dan Fisika optimistis bisa dapat 100. Tapi kalau Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris saya tidak menyangka," ucap siswa kelahiran Sukoharjo, 11 Oktober 2011 tersebut saat ditemui wartawan di SMAN 4 Solo, Rabu (15/5). 

Putra pasangan almarhum Amat Kusnanto dan Supadmi tersebut mengaku senang terhadap pelajaran Fisika. Bahkan, dia juga mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Klub Astronomi di sekolahnya. Dalam mengikuti pelajaran di kelas, Hafidh mengaku menonjol di mata pelajaran Matematika, Kimia dan Fisika. Sedangkan mata pelajaran yang nilanya kurang bagus yakni Biologi. Nilai Hafidh di rapor juga selalu masuk ranking 10 besar di kelas. 

"Biologi susah, karena banyak hafalan. Kalau Fisika seru, banyak tantangan," imbuh alumnus SMP Negeri 1 Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, tersebut. 

Hafidh yang bercita-cita menjadi insinyur tersebut bertekad untuk membanggakan ibunya. Sejak ayahnya meninggal pada 2016, ibunya menjadi tulang punggung keluarga. Sehari-hari, ibu Hafidh berjualan mainan di salah satu sekolah dasar di daerah Kartasura. Dalam sehari, penghasilan ibu Hafidh sekitar Rp 50 ribu-Rp 60 ribu. 

Karenanya, Hafidh fokus untuk belajar dan membimbing adik-adiknya belajar. Dia memastikan sebelum pulang sekolah harus sudah memahami setiap materi yang diberikan oleh guru pada hari tersebut. 

"Ibu selalu berpesan supaya sekolah yang rajin, belajar yang sungguh-sungguh dan selalu ingat kepada yang di atas," imbuh siswa yang beralamat di Wirogunan RT 02/RW 03, Kartasura, Sukoharjo, tersebut.

Saat ini, Hafidh sudah diterima sebagai mahasiswa di jurusan Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Dia diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan mendapatkan beasiswa Bidikmisi. Selama bersekolah di SMAN 4 Solo, Hafidh juga mendapatkan keringanan dan pembebasan biaya SPP. Sebelumnya, Hafidh pernah mengikuti Olimpiade Sains Nasional bidang astronomi pada 2017 dan meraih medali perak. 

Sementara itu, Wakasek Kesiswaan SMAN 4 Solo, Nanang Inwanto, menyatakan, setiap tahun biasanya selalu ada siswa yang mendapatkan nilai 100 di Ujian Nasional, tetapi hanya satu mata pelajaran (mapel). Bahkan, tahun ini ada 25 siswa yang mendapatkan nilai 100 untuk satu mata pelajaran di UN. "Ini pertama kali ada siswa yang mendapat nilai 100 di empat mapel," ucapnya.

Menurutnya, dari awal kelas XII sekolah telah melakukan pembelajaran mapel khusus UN. Kemudian, siswa diberikan latihan-latihan soal. Hal tersebut umum dilakukan di setiap sekolah sebelum menghadapi UN. 

Menurut Nanang, sehari-hari Hafidh merupakan siswa jujur, sederhana dan pendiam. Hafidh ke sekolah naik bus atau diantar ibunya. Hafidh mendapatkan keringanan biaya SPP saat kelas X, kemudian pada kelas XI dan XII diberikan pembebasan penuh biaya SPP. 

"Sekolah mengucap syukur dan bangga. Selain kerja Hafidh, ini juga kerja keras sekolah untuk membimbing dan menjaga motivasi siswa sampai UN," imbuh Nanang. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vWzZbi
May 15, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vWzZbi
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 14, 2019

FAO Minta Indonesia Berbagi Tips Keberhasilan Pertanian

FAO minta Indonesia memberi perhatian pada isu food waste.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Organisasi pangan dunia (FAO) mengapresiasi berbagai keberhasilan Indonesia dalam pembangunan sektor pertanian. Kebutuhan pangan masyarakatnya terpenuhi dengan baik. Sektor pertanian berkembang pesat.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal organisasi pangan dan pertanian (Food and Agriculture / FAO), Jose Graziano da Silva kepada Menteri Pertanian (Mentan) RI Amran Sulaiman. Keduanya sama-sama menghadiri Pertemuan Menteri Pertanian Negara-negara G20 (G20 Agriculture Minister Meeting - G20 AMM) pada 10-12 Mei, di Niigata, Jepang beberapa hari lalu. 

“Direktur Jenderal FAO berharap, kita dapat membagi cerita sukses pembangunan sektor pertanian di tanah air ke negara lain, sebagai pembelajaran”, ujar Amran usai bertemu Jose. 

Dalam pertemuan empat mata tersebut, Amran melaporkan pencapaian produksi pangan Indonesia yang meningkat, juga berbagai upaya pemerintah dalam melakukan stabilisasi harga bahan pangan. Sebagai program lanjutan setelah berbagai pencapaian, FAO minta Indonesia memberi perhatian pada isu food loss dan food waste. FAO siap berkolaborasi untuk itu. 

Satu-satunya dari ASEAN

Mentan Amran Sulaiman hadir dalam Pertemuan G20 AMM, sebagai ketua Delegasi Republik Indonesia (Delri). Dalam forum Amran duduk bersama 16 menteri pertanian anggota G20, 4 menteri pertanian negara tamu undangan, dan 8 pimpinan organisasi internasional di bidang pertanian.

Seperti Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA), Food and Agriculture Organization (FAO), International Fund for Agricultural Development (IFAD), International Food Policy Research Institute (IFPRI), Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), World Bank, World Food Program (WFP), dan World Trade Organization (WTO). 

Indonesia merupakan satu-satunya negara ASEAN yang telah menjadi anggota G20, naik kelas dari negara berkembang menjadi negara maju. Sebagai anggota baru yang memiliki banyak pencapaian dalam pembangunan pertanian, kehadiran Ketua Delri dalam G20 AMM pada pertemuan bergengsi negara-negara maju ini sangat dinantikan banyak pihak.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YvJN8t
May 14, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YvJN8t
via IFTTT
Share:

Friday, May 3, 2019

Rivaldo Sebut Coutinho Kurang Percaya Diri

Rivaldo menilai Coutinho tak mampu mengatasi tekanan dengan baik di Barcelona.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Rivaldo Vítor Borba Ferreira menyinggung situasi Philippe Coutinho di Barcelona. Ia menilai yuniornya itu tidak mampu mengatasi tekanan dengan baik.

Dalam beberapa bulan terakhir, Coutinho menjadi sasaran kritik penggemar Barcelona. Bahkan saat menghadapi Liverpool, gelandang serang asal Brasil itu sering dicemooh pendukung sendiri. Menurut Rivaldo, seharusnya kompatriotnya itu tak terganggu dengan suara-suara di luar lapangan. Namun yang terlihat, Countinho gagal menunjukkan kemampuan terbaik saat bermarkas di Camp Nou.

"Dia tidak memiliki kepercayaan diri untuk menunjukkan kemampuannya. Sulit menjelaskan, mengapa ini terjadi," kata peraih Piala Dunia 2002 bersama timnas Brasil, dikutip dari Marca, Jumat (3/5).

Pada kesempatan serupa, Rivaldo diminta merespon pesona Lionel Messi. Ia berpendapat, Raksasa Katalan tidak akan menemukan pemain sehebat Messi lagi. Sosok yang juga pernah menjadi penyerang Blaugrana ini menegaskan, La Pulga pesebakbola terbaik dunia.

"Saya tidak melihat siapa pun di musim ini yang mampu menyainginya," ujar Rivaldo.

Legenda hidup Selecao turut memuji Luis Suarez. Suarez akhirnya mencetak gol pada babak knock out, ketika membobol gawang the Reds di leg pertama semi final Liga Champions, Kamis (2/5) dini hari WIB. "Pada waktu tertentu, pemain ini bisa membunuh lawan-lawannya. Kemarin, dia menunjukkan hal itu," tutur Rivaldo.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GXIbOF
May 03, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GXIbOF
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

E-Commerce Indonesia Didorong Perbanyak Produk Halal

Saat ini produk halal sudah ada di e-commerce namun belum besar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menyebut Indonesia memiliki potensi ekonomi syariah yang sangat besar. Hal ini terlihat dari banyaknya produk-produk halal yang telah mulai dijual oleh para Usaha Kecil Menengah (UKM) hingga e-commerce di Indonesia.

Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal KNKS Afdhal Aliasar mengatakan berbelanja di e-commerce sudah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia. Namun, dia mengakui produk-produk halal belum membanjiri pasar e-commerce di Indonesia.

“Saat ini belum keliatan terasa, tapi pelan-pelan KNKS ingin mendorong masyarakat supaya gaya hidup halal tidak hanya terjadi dalam transaksi konvesional atau transaksi pasar tradisional tetapi di pasar e-commerce juga,” kata Afdhal ketika dihubungi Republika, Selasa (30/4).

KNKS diberi mandat mengawal implementasi dua masterplan yang telah diselesaikan, yakni peta jalan keuangan syariah dan industri halal. Saat ini tim sedang mempelajari masterplan untuk menentukan strategi dan target ke depan.

KNKS merasakan saat ini diperlukan koordinasi dengan semua pihak, mulai dari pemerintah hingga pelaku industri sebelum memutuskan arah kerja.

“Ke depan, kami kerjakan lebih dari segala produk tapi UKM dari e-commerce, sehingga mereka dengan mudah melakukan sertifikasi halal. Jadi para UKM tadi diharapkan apply sertifikasi melalui market place, lalu datanya kita kirimkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH),” Afdhal menjelaskan.

KNKS ingin membentuk interkoneksi ekonomi digital syariah. Hal ini bertujuan agar ekonomi syariah juga tidak tertinggal, baik tekfin, lembaga keuangan syariah, niaga daring, dan keuangan sosial.

KNKS juga sudah bicara dengan Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI untuk membuatkan portal fatwa, sehingga KNKS juga bisa jadi tempat bertanya. “KNKS ingin semua gerak bersama. Bila saat ini Muslim di Indonesia ibarat hidup dalam dunia terbalik, ke depan KNKS berharap halal jadi sebuah tuntutan yang bisa dipenuhi,” jelasnya.

Bank Indonesia (BI) melansir data transaksi e-commerce  di Indonesia pada 2018 mencapai Rp 77,766 triliun. Jumlah ini naik hingga 151 persen dibandingkan pada 2017 yang Rp 30,942 triliun.

Pasar e-commerce di Indonesia merupakan  terbesar terutama di Asia Tenggara. Dalam  dalam empat tahun terakhir, pasar e-commerce Indonesia mengalami kenaikan hingga 500 persen.

Sebelumnya, Bukalapak, salah satu pasar online terbesar di Indonesia, berencana menyediakan seksi khusus produk halal. Seksi ini diharapkan Bukalapak bisa diluncurkan segera.

Public Policy & Government Relation Manager Bukalapak, Ma Isa Lombu, menuturkan Bukalapak percaya halal itu banyak dan yang diharamkan sedikit. Bukalapak terus berikhtiar menghindarkan praktik maisir, gharar, transaksi zalim, riba, dan menjual barang haram karena itu Bukalapak akan menyiapkan seksi khusus produk halal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GJM9cx
April 30, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GJM9cx
via IFTTT
Share:

Saturday, April 27, 2019

APIP Dituntut Tingkatkan Profesionalisme

APIP sebagai pengawas intern juga harus memiliki independensi dan keberanian.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dituntut meningkatkan profesionalisme, kualitas, dan akuntabilitas. Hal itu perlu dilakukan demi terciptanya pengelolaan keuangan negara yang bersih, transparan, dan akuntabel.

"Kami selalu berupaya meningkatkan kompetensi dan kapabilitas APIP agar kualitas pengawasan dan pembinaan yang dilaksanakan semakin baik dan memberi manfaat positif bagi pengelolaan APBN  di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)," kata Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal (Plt  Irjen) Kemnaker, Estiarty Haryani, saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Inspektorat Jenderal di Palembang, Rabu (24/4) lalu.

Selain itu, lanjut Estiarty, APIP sebagai pengawas intern juga harus memiliki independensi dan keberanian dalam mengungkapkan kebenaran. "Laporan yang dibuat APIP harus dapat memberikan perbaikan terhadap organisasi dan memenuhi karakteristik kualitatif dengan prinsip tepat waktu dan disusun mengikuti standar akuntansi pemerintah," ujar Estiarty.

Peningkatan kualitas APIP merupakan upaya Kemnaker dalam rangka meningkatkan laporan keuangan, sehingga dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Seperti kita ketahui bersama bahwa Kemnaker mendapatkan WTP dari BPK dua tahun berturut-turut pada 2016 dan 2017. Kita semua berharap tahun 2018 dapat kembali memperoleh opini WTP," ungkapnya.

Peningkatan kualitas APIP dilakukan melalui pemberian pelatihan soft skill baik interpersonal skills maupun intra-personal skills, integritas, kompetensi, networking, dan sertifikasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, H. Koimudin, berterima kasih telah dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Pengawasan Inspektorat Jenderal. "Ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat karena memberikan wawasan terkait manajemen kinerja Inspektorat Jenderal dalam rangka meningkatkan laporan keuangan dan mempertahankan WTP," ujarnya.

Sebagai informasi, rapat ini diikuti 200 peserta yang terdiri dari Pejabat Tinggi Pratama atau Pejabat Administrator SKPD, Kepala UPTP, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di bidang Ketenagakerjaan, dan Auditor Itjen. Kegiatan bertema "Melalui Rapat Koordinasi Pengawasan Kita Tingkatkan Profesionalisme, Kualitas, dan Akuntabilitas Dalam Pengelolaan APBN Kementerian Ketenagakerjaan" ini, berlangsung selama tiga hari mulai 24 April hingga 26 April 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vrmal4
April 27, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vrmal4
via IFTTT
Share:

Thursday, April 18, 2019

Jokowi-Ma'ruf dan Ketum Parpol Gelar Pertemuan Tertutup

Pertemuan dilaksanakan di Restoran Plataran, Menteng,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menggelar pertemuan tertutup dengan ketua umum partai politik (ketum parpol). Pertemuan dilaksanakan di Restoran Plataran, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (18/4).

Jokowi terlihat tiba di lokasi pukul 16.05 WIB didampingi anggota Dewan Kehormatan Tim Kampanye Nasional (TKN) Pramono Anung dan Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto. Sementara Ma'ruf Amin sudah tiba di lokasi pertemuan beberapa saat sebelum Jokowi tiba.

Hasto mengatakan, pertemuan ini untuk melakukan pemantauan seluruh proses rekapitulasi suara. Dia mengatakan, akan terus melakukan pemantauan karena sesuai dengan ketentuan undang-undang KPU lah yang punya kewenangan untuk menentukan siapa pemenang dari pemilu melalui proses rekapitulasi suara. "Kami membahas seluruh proses pengamanan suara dan kami tidak akan membahas yang lain," katanya sebelum pertemuan dimulai.

Hasto mengatakan, pertemuan juga akan dimanfaatkan untuk mengintegrasikan proses penghitungan suara pilpres dan pileg. Kendati, dia mengaku tidak memiliki kekhawatiran terkait prosesi rekapitulasi suara. Dia menyakini hasil akhirnya tidak akan melenceng jauh dari hasil quick count sejumlah lembaga survei.

"Karena rakyat sudah menunjukan pilihan politiknya dengan baik, semua berjalan dengan aman, dengan damai, demokratis. Ya tentu saja, hasilnya tidak akan jauh berbeda," katanya.

Berdasarkan pantauan, pertemuam dihadiri oleh Ketua Umum partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Di antaranya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Plt Ketua Umum PPP Suharso Manoarfa, Ketua Umum PSI Grace Natalie dan sejumlah elite lainnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IseZ4v
April 18, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IseZ4v
via IFTTT
Share:

Sunday, April 14, 2019

Besok, Kota Bukittinggi Diharap Sudah Bersih dari APK

Pembersihan APK supaya lingkungan ruang publik kondusif jelang hari pencoblosan.

REPUBLIKA.CO.ID, BUKITTINGGI -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mencanangkan masa tenang pemilihan umum berlangsung sejak Ahad (14/4) hingga Selasa (16/4). Sehubungan dengan itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bukittinggi Syafnir menegaskan komitmen pihaknya untuk menurunkan semua alat peraga kampanye (APK) di ruang-ruang publik.

Dalam hal ini, Satpol PP Bukittinggi bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu). Syafnir menyebut, aksi bersih-bersih APK suda mulai dilakukan sejak hari ini, Ahad (14/4).

Karena itu, dia berharap pada besok, Senin (15/4), kota salah satu destinasi wisata di Sumatra Barat itu sudah bersih dari APK dalam bentuk apa pun, baik spanduk, baliho, poster, stiker, dan lain-lain. "Kami harap dua hari ini selesai. Senin (15/4) Kota Bukittinggi sudah bersih dari apa pun bentuk alat kampanye," kata Syafnir kepada Republika.co.id, Ahad (14/4).

Para petugas Satpol PP Bukittinggi bersama Bawaslu sudah menggiatkan penertiban APK di jalan-jalan kota tersebut setidaknya sejak Rabu (10/4). Saat itu, kedua belah pihak bekerja sama dalam menurunkan sejumlah APK yang dinilai melanggar aturan.

Pada hari ini, mereka mulai membersihkan APK secara keseluruhan. Pihak Satpol PP Kota Bukittinggi, lanjut Syafnir, menerjunkan sebanyak 18 orang petugas.

Mereka terbagi ke dalam tiga tim. Masing-masing berisikan enam orang anggota. Satu tim akan berpatroli di satu kecamatan.

Selain itu, seluruh tim juga dibantu tenaga dari Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Kecamatan, Panwas Lapangan, TNI/Polri dan beberapa pemuda relawan. Dengan masuknya masa tenang menjelang hari pencoblosan, yakni Rabu (17/4), masyarakat diharapkan dapat menikmati lagi pemandangan lingkungan yang steril dari APK.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2P84P9H
April 14, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2P84P9H
via IFTTT
Share:

Sunday, April 7, 2019

Mahfud Ungkap Hal yang Perlu Disiapkan Jelang Pilpres

Mahfud juga mengingatkan, kalah dan menang dalam pemilu tak bisa dhindarkan.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pakar hukum tata negara Mahfud MD mengatakan pemilihan umum sudah semakin dekat, yakni 10 hari mendatang. Ia pun mengingatkan masyarakat terkait beberapa hal yang perlu disiapkan rakyat Indonesia jelang digelarnya Pilpres dan Pileg pada 17 April 2019.

"Pemilu sudah dekat, dan kita harus bersiap-siap lebih dari sekedar mencoblos," kata Mahfud di Surabaya, Ahad (7/4).

Pertama, kesadaran bahwa mereka akan memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan. Kedua, kesadaran akan adanya perbedaan pilihan.

Ketiga, kesiapan masyarakat Indonesia menerima siapa pun yang nantinya terpilih. "Sesudah selesai memilih, akan menerima apapun yang telah dipilih oleh sebagian besar masyarakat Indonesia secara demokratis," ujar Mahfud.

Mahfud juga mengingatkan, kalah dan menang dalam pilpres dan pileg merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindarkan. Karena itu, setiap masyarakat harus legowo dengan hasil akhir pada kontestasi tersebut, termasuk ketika jagoannya kalah.

Jika merasa dirugikan, kata Mahfud, seluruh masyarakat Indonesia, bisa mencari keadilan sesuai aturan yang ada. "Kalau tidak puas dengan hasil akhirnya, ada instrumen yang tersedia untuk menyelesaikannya," ujar mantan ketua Mahkamah Konstitusi tersebut.

Mahfud juga mengingatkan, pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali itu tidak semestinya menimbulkan perpecahan di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Menurutnya, apabila kebersatuan dalam keberagaman yang dimiliki Indonesia sampai terkoyak hanya karena satu event politik bernama pemilihan umum maka akan sangat rugi besar.

"Karena yang paling bisa diandalkan dari kehebatan bangsa Indonesia itu karena bersatu di dalam keberagaman yang luar biasa," kata Mahfud.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UEvi3O
April 07, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UEvi3O
via IFTTT
Share:

Sunday, March 31, 2019

Greysia Polii/Apriyani Rahayu Juara India Terbuka 2019

Greysia/ Apriyani mengalahkan pasangan Malaysia Chow Mei Kuang/ Lee Meng

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan Ganda putri terbaik Indonesia saat ini, Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mempertahankan gelar juara Turnamen Bulu tangkis internasional, Yonex Sunrise India Open 2019. Setelah di babak final yang berlangsung Ahad (31/3) di Jadhav Indoor Hall, mengalahkan pasangan Malaysia, Chow Mei Kuan/Lee Meng Team, dua gim langsung 21-11, 25-23, dalam waktu 52 menit

Pukulan backhand yang dilepaskan Apriyani Rahayu kedepan net  tidak mampu dikembalikan secara sempurna oleh Chow Mei Kuan. Bola Drive Chow menyangkut di net menandai berakhirnya perjuangan pasangan Malaysia atas Ganda putri terbaik Indonesia. Greysia Polii/Apriyani Rahayu pun akhirnya memastikan gelar juara India Open 2019. Setelah menang dengan  21-11 dan 25-23

Kemenangan mudah di gim pertama dengan skor 21-11 hanya dalam tempo 18 menit. Ternyata tidak mampu di ulangi duet Greysia/Apriyani ini. Mereka harus berjuang selama 34 menit. Bahkan di angka kritis pasangan Indonesia kerap tertinggal. 17-19, 19-20, 20-21, 21-22. Namun setelah itu berbalik memimpin 23-22 Greysia/Apriyani hanya memberi tambahan satu angka saja dan menutup gim ini dengan 25-23. 

Selain merebut gelar juara , Kemenangan ini juga mengukuhkan dominasi Greysia/Apriyani atas pasangan Malaysia ini menjadi 2-0. Sayang di nomor ganda campuran, pasangam Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Mereka harus mengangkui pasangan asal Cina Wang Titi/Huang Dongping, dengan dua gim langsung 13-21 dan 11-21 hanya dalam waktu 34 menit.

Tahun lalu, Greysia/Apriyani merebut gelar juara setelah mengalahkan ganda putri Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dengan dua gim 21-18 dan 21-15.  Tahun lalu Indonesia meraih dua gelar juara di turnamen ini. Peluang merebut gelar juara masih terbuka. Ganda putra Indonesia Ricky Karanda Suwardi/ Angga Pratama akan bertarung di final melawan pasangan Taiwan Lee Yang/Wang Chi-Lin. Duel ini dimainkan pada partai terakhir.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Wyg51F
March 31, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Wyg51F
via IFTTT
Share:

Saturday, March 30, 2019

Kemajuan PPPA Daarul Quran Buah Kepercayaan Muslim Indonesia

Jumlah santri PPPA Daarul Qur'an kini mencapai 6.000an orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Semangat dakwah tahfizhul Qur’an telah menyebar ke berbagai kota hingga pelosok desa di Indonesia. Hal ini tidak lepas dari peran salah satu pondok pesantren PPPA Daarul Qur’an yang kini telah menginjak usia 12 tahun pada 29 Maret 2019 ini.

Direktur Utama PPPA Daarul Qur'an, Ustaz M Anwar Sani mengatakan di usia 12 tahun PPPA Daarul Qur'an, sudah banyak pencapaian yang telah diraih. "Salah satu di antaranya perkembangan sekolah dan pesantren yang luar biasa pesatnya," kata Ustaz Anwar Sani kepada wartawan, Sabtu (30/3).

Jumlah santri PPPA Daarul Qur'an, lanjut dia, kini semakin banyak, bahkan banyak yang Indent, daftar jauh-jauh hari. Daftar SMP saat masih kelas 4 SD, daftar SMA waktu masih kelas 1 SMP. "Semua itu menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada Daarul Qur'an sangat baik," terangnya.

Data PPPA Daarul Qur'an, saat ini setidaknya telah terdaftar jumlah santri sekarang sekitar 6.000an orang. Di tengah tingginya minat orang tua santri memasukkan putra-putrinya ke PPPA Daarul Qur'an tersebut, Ustaz Anwar mengungkapkan kini pihak pengelola harus kejar-kejaran antara pembangunan fasilitas dengan penerimaan santri.

"Dan Alhamdulillah PPPA Daarul Qur'an membuktikan bahwa pembangunan pesantren adalah bentuk pemanfaatan sedekah yang sangat produktif," ungkap Ustaz Anwar.

PPPA Daarul Qur'an dianggap salah satu permulaan sekolah pondok pesantren yang mengkhususkan proses tahfidz Qur'an bagi para santri dan santriwatinya. Walaupun saat ini telah berkembang pesat banyak institusi pendidikan tahfidz Qur'an selain PPPA Darul Qur'an, namun itu tidak menjadikan pihak pengelola merasa tersaingi.

"Saya sangat bahagia melihat perkembangan Pesantren Tahfidz di Indonesia. Dan hari ini pendidikan Alquran telah dianggap menjadi favorit. Diburu, banyak yang menjadikan pesantren tahfidz sebagai pilihan utama orang tua yang ingin menyekolahkan putra putrinya," kata Ustaz Anwar.

PPPA Daarul Qur’an bergerak dalam dakwah tahfizhul Qur’an sejak 29 Maret 2007 lalu atas inisiasi Ustaz Yusuf Mansur. Di tangan Ustaz Yusuf Mansur, PPPA Daarul Qur’an juga ikut membidani lahirnya berbagai lini bisnis, di antaranya Daqu Travel sebagai biro penyedia layanan perjalanan Haji dan Umrah, serta turut berkontribusi atas lahirnya VSI yang sekarang bertransformasi menjadi Paytren.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FDVQIW
March 30, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FDVQIW
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 19, 2019

Persija Jumpa Kalteng Putra, Persebaya Hadapi Tira Persikabo

Hasil undian Piala Presiden 2019 menghasilkan sejumlah laga menarik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Undian babak perempat final Piala Presiden 2019 telah dilaksanakan di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (19/3). Hasil undian Piala Presiden 2019 menghasilkan sejumlah menarik.

Persija Jakarta akan bertemu dengan tim promosi Kalteng Putra. Walaupun musim lalu masih di Liga 2, Kalteng Putra mempersiapkan tim dengan serius untuk melakoni Liga 2019.

Laga lain mempertemukan Persebaya Surabaya kontra Tira Persikabo pada perempat final, kemudian Persela Lamongan menghadapi Madura United, dan terakhir Bhayangkara FC meladeni Arema FC.

Yang menjadi tuan rumah pada setiap pertandingan perempat final adalah juara dari setiap grup, yakni Persebaya Surabaya, Persela Lamongan, Persija Jakarta dan Bhayangkara Fc sebagai empat tim terbaik. Sementara Kalteng Putra bergabung bersama barisan klub runner-up, yakni Tira Persikabo, Madura United, dan Arema FC akan menjadi klub tamu.

Untuk semifinal nanti panitia penyelenggara tidak melakukan undian ulang. Pemenang laga Persija vs Kalteng Putra akan berhadapan dengan pemenang Bhayangkara FC vs Arema FC. Sementara pemenang pertemuan Persebaya vs Tira Persikabo akan beradu dengan Persela vs Madura United.

Penyelenggaraan babak perempat final akan berlangsung dalam tiga hari, yakni pada 29-31 Maret 2019. Pada 29 Maret akan dilaksanakan dua pertandingan. Namun, pihak penyelenggara belum menentukan laga mana saja yang akan bertanding pada tanggal-tanggal tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2W8JwXJ
March 19, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2W8JwXJ
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Lokasi Helikopter Jatuh di Tasikmalaya Disterilkan

TNI menunggu arahan untuk memotong helikopter agar mudah dievakuasi.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Sehari pascakecelakaan helikopter di kawasan perbukitan Situhiang, Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, puluhan aparat mulai mensterilkan lokasi. Berdasarkan pantauan Republika.co.id pada Ahad (17/3), badan helikopter telah ditutup terpal berwarna kuning. Garis polisi telah dipasang melingkari sekitar badan pesawat.

Danlanud Wiriadinata Tasikmalaya Letkol Pnb M Pandu Adi mengatakan telah menyiagakan puluhan personel dari TNI dan kepolisian untuk menjaga lokasi agar tetap steril. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

"Semua sudah kita sterilkan. Ada puluhan personel kita siagakan," kata dia di lokasi, Ahad (17/3).

Menurut dia, beberapa dokumen penting dalam helikopter juga sudah diamankan. Namun, ia akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk langkah selanjutnya.

Menurut dia, hingga saat ini masih menunggu arahan untuk memotong bangkai helikopter agar mudah dievakuasi. Namun, sebelum helikopter dipotong-potong, bagian-bagian penting dari helikopter harus diambil terlebih dahulu untuk proses identifikasi.

Sebelumnya, terjadi kecelakaan helikopter di kawasan perbukitan Situhiang, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (16/3). Empat orang menjadi korban kecelakaan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Y33Mfh
March 17, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Y33Mfh
via IFTTT
Share:

Thursday, March 14, 2019

Program Peduli Api Sinarmas Kurangi 89 persen Titik Api

Program Peduli Api yang dilaksanakan sejak 2016 telah berdampak positif bagi warga.

REPUBLIKA.CO.ID, KETAPANG -- Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) Sinar Mas Agribusiness and Food telah membantu mengurangi titik panas di Ketapang menjadi turun sebesar 89,0 persen pada tahun 2018, dibandingkan dengan tahun 2015, di mana terdapat 213 titik panas dan 130 titik api di desa binaan.

Program yang dilaksanakan sejak tahun 2016 telah menorehkan catatan prestasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Melalui program pemberdayaan masyarakat secara partisipatif, masyarakat memiliki kemampuan dalam mencegah dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta mencapai ketahanan pangan dengan cara yang lebih ramah lingkungan melalui Pertanian Ekologis Terpadu (PET), dan meninggalkan pola bertani dengan membakar.

Cuaca menjadi tantangan utama di tahun 2018, di mana curah hujan lebih sedikit dan musim kering lebih panjang dibandingkan tahun 2017.

CEO Sinar Mas Agribusiness and Food Wilayah Kalimantan Barat, Susanto Yang menjelaskan, program DMPA dirancang dengan memahami kebutuhan masyarakat dari desa binaan program. Tahap pertama fokus pada pencegahan dan mengatasi kebakaran. Tahap kedua, kami mencoba memberikan solusi dari akar permasalahan agar masyarakat mau dan bisa meninggalkan pola bertani dengan membakar melalui PET.

"Saat ini, perusahaan telah melakukan pendampingan kepada 32 desa di Sumatera dan Kalimantan untuk program DMPA,” jelas Susanto Yang dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Kamis (14/3).

Melalui PET, masyarakat akan tetap dapat bertani dan mendapatkan pangan yang dibutuhkan, bahkan mendapatkan produktifitas yang lebih baik dan pengeluaran yang lebih sedikit untuk mengelola pertanian. Bersama dengan  Masyarakat Siaga Api (MSA) dan pemerintah setempat, masyarakat desa diajak untuk melakukan proses belajar  dengan praktik di lapangan, atau  disebut juga sekolah lapangan PET, dan kemudian mereplikasikan di kebun masing-masing. 

Keberhasilan ini dapat terlihat dengan keluarga anggota kelompok PET yang mampu mendapatkan penghasilan 1-1.3  juta rupiah setiap bulannya. Penghasilan tersebut dapat membantu masyarakat anggota kelompok PET untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun membayar kebutuhan anak-anak sekolah.

Selain itu, tentunya indikator keberhasilan program DMPA yang telah berlangsung  sejak tahun 2016, juga dapat diukur dengan penurunan titik panas di Kabupaten Ketapang. Pada tahun 2018, titik panas di Ketapang menurun sebesar 89,0 persen dibandingkan dengan tahun 2015, dimana terdapat 213 titik panas dan 130 titik api di desa binaan. Cuaca menjadi tantangan utama di tahun 2018, di mana curah hujan lebih sedikit dan musim kering lebih panjang dibandingkan tahun  2017.

Upaya dari desa-desa binaan di Ketapang  untuk menjaga areanya agar tidak  terbakar mendapatkan apresiasi dari  perusahaan. Sejak tahun 2016, desa-desa yang berhasil mencegah terjadinya kebakaran lahan menerima penghargaan sebesar 50-100 juta rupiah dalam bentuk sarana dan prasarana pemadaman kebakaran dan fasilitas umum bagi desa. Di tahun 2018, sebanyak lima desa mendapatkan 100 juta rupiah dan tiga desa mendapatkan lima puluh juta rupiah.

Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan (Distanakbun) Kabupaten  Ketapang menyambut baik dan merespon positif hasil yang telah dicapai masyarakat delapan desa di Kecamatan Nanga Tayap dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Ketapang, Sikat Gudag mengatakan, pihaknya menyadari diperlukan sebuah kolaborasi yang menyentuh dari berbagai pemangku kepentingan agar program dapat berjalan dengan berkelanjutan. Oleh karena itu, peran serta elemen perusahaan, masyarakat dan pemerintah seperti Distanakbun, Manggala Agni, serta Muspika dan Lembaga Adat  di Kecamatan Nanga Tayap sangatlah diperlukan.

"Distribusi informasi yang mampu mengedukasi masyarakat harus tetap berjalan baik melalui lembaga pendidikan formal dan informal. Saya berharap dengan melihat kisah sukses dari warga desa yang lain, program positif dari DMPA, dengan Pertanian Ekologis Terpadu akan dapat cepat diikuti oleh warga-warga lainnya," ujar Sikat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2W5AdrR
March 14, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2W5AdrR
via IFTTT
Share:

Monday, March 11, 2019

Kasus Rabies Terakhir di Purwakarta 44 Tahun yang Lalu

Dinas Perikanan dan Peternakan terus mewaspadai hewan pembawa rabies.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta mewaspadai munculnya kasus rabies meski kasus rabies terakhir kali terjadi pada 1975. Dinas Perikanan dan Peternakan terus mewaspadai hewan pembawa rabies (HPR), seperti anjing, kucing, dan kera.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta, Sri Wuryasturati, mengatakan sebenarnya Purwakarta sudah terbebas dari rabies. "Kami berharap tidak ada lagi rabies. Meski demikian, kami tetap mewaspadainya," ujar Sri kepada Republika.co.id, Senin (11/3).

Sri menyebutkan, pada 1975, ada seorang pelajar yang suka memelihara kucing. Tiba-tiba, kucing kesayangannya itu menggigitnya. Setelah, diperiksa kucing itu positif rabies. Sayangnya, nyawa pelajar tersebut tak bisa diselamatkan.

Sejak saat itu, pemerintah berupaya terus menghilangkan kasus rabies. Hewan yang membawa penyakit ini, selalu diperiksa dan divaksinasi. Dari sekian banyak hewan, yang cukup potensial pembawa rabies, yaitu anjing, kucing dan kera. Ketiga hewan tersebut, merupakan sering dipelihara oleh warga.

Sampai saat ini, kasus rabies di Purwakarta tak pernah muncul lagi. Meski demikian, pihaknya selalu mewaspadainya. Apalagi, Jawa Barat ini merupakan salah satu provinsi yang belum terbebas dari rabies.

"Sudah ada kabar, kalau di Jabar ini akan diadakan vaksinasi rabies secara serentak pada April mendatang," ujar Sri.

Karena itu, saat ini jajarannya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait di Pemprov Jabar. Untuk teknis vaksinasi rabies tingkat kabupaten, masih dalam tahap pembahasan, terutama waktu dan lokasinya.

Erika Larasati (17 tahun) warga Gang Flamboyan III, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta mengaku jika ada vaksinasi rabies gratis dirinya akan membawa kucing kesayangannya itu untuk divaksin. Ia khawatir hewan peliharaannya terinfeksi penyakit mematikan tersebut.

"Di rumah, ada tiga kucing. Kalau ada vaksinasi rabies, saya mau bawa kucing-kucing ini untuk divaksin. Tapi, belum ada informasi kapan pelaksanaan vaksinnya," ujar pelajar SMK ini.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2u36vHY
March 11, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2u36vHY
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 26, 2019

Jenius BTPN Cetak 1,2 Juta Pengguna

Tujuan dibuatnya Jenius BTPN menyasar masyarakat Indonesia untuk melek teknologi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gaya hidup masyarakat melek digital atau digital savvy di Indonesia begitu dinamis dan terus berkembang. Peluang ini dilihat oleh aplikasi milik PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN), yakni Jenius. Jenius menutup tahun lalu dengan pengguna sebanyak 1,2 juta orang.

Adapun aplikasi ini pertama kali diluncurkan pada Agustus 2016 lalu. “Pengguna Jenius tahun lalu 1,2 juta. Tentu target tahun depan kami fokus life solution dengan memudahkan dalam bertransaksi,” ujar Value Proposition & Product Head, Deputy Head of Digital Banking Bank BTPN, Irwan S Tisnabudi saat acara konferensi pers Jenius Keyboar di Menara BTPN, Selasa (26/2).

Sebagai bank digital, menurut Irwan, tujuan dibuatnya Jenius memang menyasar masyarakat Indonesia untuk melek teknologi. Sehingga semakin terintegrasinya elemen gaya hidup dan finansial sekaligus memberikan peluang perusahaan untuk mengembangkan berbagai layanan finansial yang relevan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dia menambahkan, saat ini kebutuhan perkembangan digital perbankan ini akan semakin tinggi menuntut kebutuhan masa depan. Di mana mayoritas orang lebih menyukai hal praktis tanpa harus ke kantor cabang bank.

"Aplikasi kita juga dilengkapi dengan kartu debit visa. Layanan yang ada di Jenius milik BTPN bisa diatur melalui smartphone, aplikasi ini bisa di-download di aplikasi smartphone," ujarnya. Jenius menerima simpanan dan deposito berjangka dengan bunga hingga 6,5 persen.

Selain itu, Jenius juga bebas biaya tarik tunai serta transfer antar bank masing-masing hingga 25 kali per bulan, bebas biaya administrasi, biaya pembukaan dan penutupan rekening, saldo awal, saldo minimum, biaya transfer, dan biaya pembuatan kartu. Keberhasilan ini didasari oleh kemudahan teknologi yang menjadi daya tarik pengguna untuk mengunduh aplikasi Jenius. Salah satu yang baru saja diluncurkan program #hari2jenius.

“Selama tiga sampai enam bulan, kami mengumpulkan bangak cerita pengalaman masyarakat melek digital atau digital savvy dalam memanfaatkan berbagai inovasi dari Jenius,” ucapnya.

Dia menjelaskan, program tersebut sekaligus memperkenalkan inovasi terbaru yaitu Jenius Keyboard dan biller PLN, yang memudahkan digital savvy bertransaksi untuk kebutuhan sehari-hari mereka.

“Kami terus mendapatkan berbagai cerita inspiratif dari digital savvy dalam menggunakan Jenius sehari-hari, seperti isi ulang saldo e-Wallet, berlangganan laganan musik dan video streaming, hingga membuka deposito tanpa perlu repot antri ke bank. Semua dapat mereka lakukan melalui aplikasi Jenius di smartphone," ujarnya.

Menurutnya, Jenius Keyboard memberikan kemudahan bertransaksi sambil berinteraksi di dunia maya. Dengan akses terbaru dari Jenius ini, digital savvy tidak perlu membuka Jenius di aplikasi atau website melainkan melakukannya langsung dari keyboard di smartphone.

“Melalui Jenius Keyboard, digital savvy dapat melihat saldo aktif, mengirim uang ke sesama rekening Jenius maupun rekening bank lain melalui fitur Send lt, menagih uang melalui fitur Pay Me, dan memeriksa riwayat transaksi pada menu ln & Out,” jelas dia.

Untuk mengaksesnya, digital savvy dilengkapi dengan keamanan berlapis seperti PIN, sidik jari (finger print), atau pemindaian wajah (face recognition)serta password. “Soal keamanan kami melakukan proses testing dan approvel. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga sudah melakukan review, jadi kami juga memastikan keamanan dana nasabah,” ucapnya.

Selain itu, sekarang digital savvy dapat dengan mudah melakukan pembayaran PLN prabayar dan pascabayar melalui Jenius. Digital savvy dapat melakukan pembayaran tersebut melalui biller PLN di fitur Send It. “Jenius untuk menyediakan solusi life finance gang relevan, semakin lengkap, dan menjawab kebutuhan digital savvy sekaligus menciptakan ekosistem life finance yang mempermudah kehidupan masyarakat," ujarnya.

Ke depan, Jenius akan terus memperkenalkan aplikasi ini ke kota-kota besar Indonesia. Namun, pihaknya belum memberitahukan sasaran kota mana saja yang akan dituju.

“Kami sudah luncurkan di Malang Januari 2019 kemarin, dan Medan baru seminggu kemarin. Animo masyarakat luar biasa sangat baik. Masyarakat di daerah terbatas untuk offline channel maka kebutuhan finansialnya akan terpenuhi dengan online channel meski hanya sekadar buka rekening. Selama ini pengguna Jenius paling besar di Jabodetabek, Bandung dan Surabaya,” ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EgZXKx
February 26, 2019 at 05:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EgZXKx
via IFTTT
Share: