Showing posts with label 2019 at 08:18PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:18PM. Show all posts

Monday, May 27, 2019

Kiat Menyiapkan Makanan Sehat untuk Sahur dan Berbuka

Makanan sahur dan berbuka sebaiknya disiapkan dengan cermat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengaturan pola makan alias diet selama Ramadhan perlu memperhatikan kondisi tubuh. Muslim yang menjalankan ibadah puasa perlu memilih nutrisi dengan lebih cerdas. Banyak perubahan kecil yang bisa berdampak besar bagi kesehatan.

Pakar nutrisi dari Nestle Timur Tengah Joumana Dabbagh mengatakan, pilihan diet yang tepat dapat menekan risiko penyakit kronis serta mempertahankan berat badan ideal. Dia membagikan kiat sederhana berikut, dikutip dari laman Arabian Business.

Metode memasak alternatif

Untuk makanan yang digoreng, gunakan metode tumis yang menggunakan sedikit minyak dengan suhu tinggi. Menurut Dabbagh, cara itu membuat kandungan lemak 10 kali lebih sedikit daripada metode menggoreng dengan minyak banyak (deep frying).

Apabila cara memasak yang digunakan adalah memanggang, kurangi lemak dengan mengendalikan jumlah minyak. Metode terbaik adalah memasak makanan di dalam oven menggunakan peralatan masak tertutup dengan sedikit minyak.

Saat mengolah sayuran, termasuk wortel, paprika, dan bawang bombay, ada baiknya menggunakan metode memasak bebas lemak. Tujuannya adalah untuk mempertahankan kandungan vitamin dan mineral sekaligus tidak menghilangkan rasanya.

Pastikan memasak atau menyantap makanan kemasan dengan kandungan garam yang cukup. Jumlahnya juga tidak boleh berlebihan. Kalau ingin menambah cita rasa, kiat sehat dari Dabbagh adalah merendam bahan makanan dengan lemon dan cuka.

Makanan penambah kekebalan

Dabbagh menganjurkan untuk memasukkan sejumlah makanan penambah kekebalan tubuh dalam menu. Misalnya, ikan berlemak, seperti salmon dan sarden yang kaya asam lemak omega-3, zinc, serta vitamin B6. Perpaduan nutrisi tersebut meningkatkan imunitas.

Saran menu lain termasuk kacang-kacangan (sumber vitamin B6 dan zat besi) dan yoghurt (kaya probiotik). Guna memperkaya cita rasa masakan, sangat baik jika memakai rempah-rempah alami, seperti jintan, kayu manis, kunyit, basil, dan thyme.

Minyak yang digunakan untuk memasak hidangan sahur dan berbuka pun perlu diperhatikan. Saran Dabbagh, pakai minyak zaitun, minyak canola, minyak jagung, atau minyak bunga matahari yang mengandung antioksidan alami.

Cek label makanan

Saat berbelanja bahan makanan, periksa fakta nutrisi pada label di kemasan produk. Jangan sepelekan informasi tentang jumlah lemak jenuh, lemak trans, gula tambahan, kolesterol, dan natrium dalam sajian.

Jumlah berlebihan dari nutrisi tertentu dapat memicu risiko masalah kesehatan. Referensi nilai gizi yang dinyatakan dalam persentase nutrisi itu perlu untuk mengetahui apakah makanan tertentu cocok dengan keseluruhan diet harian.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2K7tzhQ
May 27, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2K7tzhQ
via IFTTT
Share:

Sunday, May 26, 2019

Tanggapi BW, Jokowi: Jangan Rendahkan Institusi

Bambang Widjojanto yang meragukan independensi dan integritas Mahkamah Konstitusi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh pihak untuk tidak merendahkan institusi atau lembaga negara yang dibentuk oleh sistem ketatanegaraan. Jokowi menimpali pernyataan Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto yang meragukan independensi dan integritas Mahkamah Konstitusi.

Jokowi menilai, lembaga negara seperti MK justru harus mendapat kepercayaan dari masyarakat. "Jangan senang merendahkan sebuah institusi, saya kira engak baik. Apapun lembaga yang ada dibentuk oleh ketatanegaraan. Jangan sampai direndahkan, dilecehkan seperti itu. Saya kira nggak baik. Pada siapapun ya," kata Presiden usai menghadiri buka puasa bersama Hipmi, Ahad (26/5).

Sebelumnya diberitakan, Bambang Widjojanto berharap gugatan kubu 02 diproses MK kendati hanya membawa 51 bukti. "Mudah-mudahan Mahkamah Konstitusi bisa menempatkan dirinya menjadi bagian penting, di mana kejujuran dan keadilan harus menjadi watak dari kekuasaan, dan bukan justru menjadi bagian dari satu sikap rezim yang korup," kata Bambang di gedung MK, Jakarta pada Jumat (24/5) malam. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HTlgU6
May 26, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HTlgU6
via IFTTT
Share:

Saturday, April 27, 2019

Rumah Zakat Bantu Ekonomi Warga Payungsari dengan Domba

Ada enam ekor domba yang disalurkan Rumah Zakat untuk warga Payungsari.

REPUBLIKA.CO.ID, CIAMIS -- Payungsari adalah Desa Berdaya Rumah Zakat yang berada di Panumbangan, Ciamis. Peran serta Rumah Zakat sangat ditunggu oleh masyarakat khususnya di Dusun Pari, karena desa ini butuh program pemberdayaan untuk meningkatkan perekonomian warganya.

Oleh karena itu, melalui fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat menggulirkan program pemberdayaan di desa ini. Salah satunya pemberdayaan yang digulirkan adalah  peternakan berdaya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam program ini para peternak mendapatkan kambing sebagai modal usaha. "Alhamdulillah, kambing yang sudah tersalurkan sudah enam ekor," ujar Fasilitator Rumah Zakat, seperti dalam siaran persnya.

Menurutnya batuan ini sangat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat. "Mudah-mudahan Rumah Zakat senantiasa sukses supaya bisa berkontribusi untuk kesejahteraan masyakat" ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DEJIat
April 27, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DEJIat
via IFTTT
Share:

Saturday, April 20, 2019

Karding Sebut Naiknya Suara PKB Bukti Soliditas Nahdliyin

Kenaikan suara PKB tak terlepas dari kontribusi Nahdliyin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding, menanggapi hasil hitung cepat kenaikan suara PKB pada Pemilihan Legislatif  2019. 

Berdasarkan hasil hitung suara legislatif dalam laman resmi KPU per Jumat (19/4), pukul 21.30 WIB, PKB memimpin parpol Islam dengan raihan 8,43 persen. PKS untuk sementara meraih angka 8,31 persen dan PAN 6,45 persen.

Karding menyebutkan meningkatnya perolehan suara pada Pemilu 2019 membuktikan semakin solidnya warga nahdliyin (sebutan untuk warga Nahdlatul Ulama) mendukung partai tersebut.

"Kenaikannya memang tidak signifikan. Dulu sembilan koma sekian (persen), sekarang mudah-mudahan bisa 11 (persen)," kata Karding di Jakarta, Sabtu (20/4).

Pada Pemilu 2014, PKB meraih suara nasional sebesar 11.292.151 suara atau 9,04 persen suara dan mendudukkan wakilnya di DPR RI sebanyak 47 kursi.

Berdasarkan penghitungan cepat sejumlah lembaga survei, PKB diprediksi meraih suara nasional sekitar 10 sampai 11 persen untuk mendudukkan wakilnya di DPR RI periode 2019-2025.

Meski tidak terlalu signifikan, Karding tidak memungkiri kenaikan perolehan suara PKB itu disebabkan beberapa faktor, yakni pertama tidak ada konflik yang terjadi di parpol tersebut.

"Kedua, orang-orang Nahdlatul Ulama (NU) sebagian besar solid ke PKB. Selama ini, basis pendukung utama PKB adalah NU," ujarnya.

Maka dari itu, kata dia, perolehan suara yang besar pada Pemilu 2019 didapatkan di daerah-daerah yang menjadi basis NU.

Ketiga, kata Karding, peningkan perolehan suara PKB juga berkat kerja keras dari para calon anggota legislatifnya.

Untuk target perolehan kursi pada Pemilu 2019, dia menyebutkan sebenarnya ditargetkan minimal 70 kursi di DPR RI.

"Target kursi minimal 70. Berarti belum (memenuhi target). Tetapi, alhamdulillah ada kenaikan," ucap Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GxuAh6
April 20, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GxuAh6
via IFTTT
Share:

Thursday, April 18, 2019

Semen Padang tak akan Tambah Pemain Baru

Jajaran pelatih terus mematangkan strategi tim dan mempersiapkan kondisi pemain.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kesebelasan Semen Padang Football Club (SPFC) memastikan tidak akan menambah pemain jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2019. Ini setelah tim berjuluk Kabau Sirah itu mendatangkan empat pemain asing dan enam pemain lokal.

Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Rinold Thamrin mengatakan, pihaknya mencukupkan jumlah pemain yang bergabung dengan Semen Padang dan fokus dalam persiapan menghadapi kompetisi Liga 1.

"Kami tidak akan mendatangkan pemain tambahan, meskipun sebelumnya ada wacana untuk menghadirkan seorang pemain lokal lagi. Namun sepertinya tidak memungkinkan," kata Rinold.

Rinold mengatakan, jajaran pelatih saat ini terus mematangkan strategi tim dan mempersiapkan kondisi pemain untuk menghadapi kompetisi yang rencananya akan digulirkan pada 8 Mei mendatang. "Kami mematangkan persiapan untuk mencapai target yang telah dicanangkan, yakni duduk di posisi lima besar di akhir kompetisi nantinya," kata dia.

Saat ini, tim kebanggaan Ranah Minang itu telah memiliki empat pemain asing, yakni Shukurali Pulatov yang berkewarganegaraan Uzbekistan, dua pemain Argentina yakni Mario Barcia dan Jose Sardon, kemudian penyerang asal Chad, Karl Marx Berthelemy.

Keempat pemain asing tersebut akan memperkuat tim Kabau Sirah dalam mengarungi musim kompetisi Liga 1 2019 bersama penggawa lokal yang baru didatangkan manajemen pada musim ini, seperti Teja Paku Alam, Syaiful Indra Cahya, Roni Rosadi, Dedi Hartono, Muhammad Rifqi, dan Dedy Guzmawan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IFpOzx
April 18, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IFpOzx
via IFTTT
Share:

Video Air Genangi Jalan Parpostel Jatiasih

Saluran air tersumbat menyebabkan air menggenangi jalan Parpostel Jatiasih Bekasi

Saluran air tersumbat di Jalan Raya Parpostel,  Jatiasih,  Kota Bekasi mengakibatkan air selokan menggenang ke tengah jalan. Kondisi jalan tersebut sudah seperti banjir. 

Lokasi genangan air tersebut berada persis di depan perumahan Masindo Permai. Berdasarkan pantauan di lokasi, saluran air yang berukuran kecil dan tersumbat sampah mengakibatkan air meluap hingga ke jalan raya. 

Berikut videonya:

Pengirim: Muhammad Tiarso Baharizqi

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GtSee4
April 18, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GtSee4
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 17, 2019

In Picture: 49 Disabilitas Netra Ikut Mencoblos Pemilu 2019 di Bandung

Penyandang disabilitas netra memilih di TPS 007 Panti Sosial Bina Netra Wyata Guna.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Petugas KPPS melayani pasangan penyandang diasabilitas Moko (43 tahun) dan Kiki (35 tahun) untuk menyalurkan aspirasinya pada pemilu 2019, di TPS 007, komplek Panti Sosial Bina Netra Wyata Guna, Kota Bandung, Rabu (17/4).

Sebanyak 49 penyandang disabilitas netra dari 229 DPT di TPS tersebut ikut menyalurkan aspirasinya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XiOpy8
April 17, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XiOpy8
via IFTTT
Share:

Saturday, April 13, 2019

Debat Pilpres tanpa Perempuan

Selama pilpres, wacana pemberdayaan perempuan menghilang dari ruang publik.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah lembaga penyelenggara pemilu dengan tugas, wewenang dan kewajiban yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Selain sebagai penyelenggara pemilu, KPU juga ditugaskan untuk merencanakan program dan penetapan jadwal juga berkewajiban untuk menyampaikan semua informasi penyelenggaraan pemilu kepada masyarakat dan memperlakukan peserta pemilu secara adil dan setara.

Debat capres dan cawapres merupakan bagian dari cara KPU menyampaikan informasi ke masyarakat melalui pelbagai jenis media dari visi misi calon presiden dan calon wakil presiden. Tema debat merupakan kewenangan KPU dan dapat menerima saran atau masukan dari peserta pemilu.

Penyelenggaraan pemilu kali ini berbarengan antara pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) maka tentu lebih rumit, njilimet bin ruwet dan banyak teknis kepemiluan muncul sebagai masalah baru. Sejak masalah verifikasi parpol hingga penentuan dan penetapan jumlah pemilih menghiasi dinamika pelaksanaan pemilu serentak kali ini.

Program debat capres salah satu yang mencuri perhatian publik karena disiarkan secara langsung melalui saluran televisi nasional dan animo masyarakat menyaksikan debat sangat tinggi, walaupun pelbagai lembaga survei menyatakan bahwa debat tidak terlalu memberi pengaruh kepada pemilih dalam menentukan calon.

Debat pertama yang diselenggarakan KPU pada Kamis (17/1/2019) disalah satu hotel di kawasan Jakarta Selatan telah menyedot penonton sekita 50,6 persen dan jika digabung dengan penonton yang menyaksikan tidak secara utuh mencapai angka 69,6 persen. Penontonnya dari banyak kalangan profesi dan usia terutama kelas pemilih menegah ke atas dengan jumlah persentase sebesar 35,2 persen.

Angka di atas menunjukkan debat publik capres dan cawapres masih sangat diminati masyarakat khususnya kelompok urban perkotaan dan kaum terdidik. Pelbagai lembaga survei dan kesaksian langsung kita, kekurangan debat dinilai kurang dinamis, menoton dan soal adanya kisi-kisi sehingga terlihat kaku tanpa akselerasi dari para kontestan.

KPU menyelenggarakan debat sebanyak lima kali dengan tema berbeda dalam setiap debatnya selama masa kampanye baik antar pasangan calon, debat antarcapres atau debat antarcawapres. Debat kelima ini (13/4/2019) merupakan debat pamungkas, segala kemampuan calon dipertaruhkan untuk meyakinkan pemilih dengan retorika menarik dan penguasaan materi yang baik.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VGU6p3
April 13, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VGU6p3
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 9, 2019

Bea Cukai Resmikan Kawasan Berikat Mandiri Pertama Sumatera

keputusan ini merupakan reward yang bisa diberikan terhadap kinerja baik PT AKU.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Bea Cukai Pekanbaru menerbitkan keputusan fasilitas Kawasan Berikat (KB) Mandiri kepada PT Anugrah Kertas Utama (AKU) dengan nomor surat S-106/WBC.03/KPP.MP.01/2019 tanggal 31 Januari 2019 tentang Penetapan Kawasan Berikat Mandiri, di Aula Lancang Kuning. Ini sekaligus menjadi Fasilitas Kawasan Berikat Mandiri yang pertama di Sumatera.

Kepala Kantor Bea Cukai Pekanbaru, Prijo Andono menyebutkan bahwa keputusan ini merupakan reward yang bisa diberikan terhadap kinerja baik PT AKU dan telah ditanggapi positif, hingga dapat diterbitkan surat keputusan fasilitas KB Mandiri. "Untuk memperoleh surat keputusan ini, perusahaan harus memenuhi kriteria yang diwajibkan, yaitu salah satunya memiliki CCTV dan IT Inventory yang terkontrol, serta dapat ter-monitoring dengan baik. Sehingga kriteria sudah pantas diberikan kepada PT AKU," ujarnya seperti dalam siaran pers, Selasa (9/4).

Fasilitas KB Mandiri, menurut Prijo dapat memberikan efek positif bagi perekonomian Indonesia. Sebab, para pelaku usaha semakin mudah dalam ekspor dan impor. Layanan kepabeanan ini dapat diakses 24 jam penuh. Pengawasannya pun berbasis teknologi.

Sehingga tak perlu lagi untuk datang ke petugas Bea Cukai di lokasi. Layanan ini juga mencakup semua bahan baku impor dan bebas dari bea masuk, dan pajak dalam rangka impor bisa dilakukan subkon kepada industri di dalam negeri, termasuk Industri Kecil Menengah (IKM), serta bisa di ekspor dari kawasan berikat terakhir.

Perwakilan Manajemen PT AKU, Thomas Handoko mengutarakan rasa terima kasihnya atas pemberian fasilitas ini. “Terima kasih atas diberikannya fasilitas Kawasan Berikat Mandiri kepada perusahaan kami. Mohon bantuan dan pendampingannya agar perusahaan kami dapat menjadi piloting model KBM yang baik,” ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G1i3km
April 09, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G1i3km
via IFTTT
Share:

Sunday, March 31, 2019

DPD RI Terima Penghargaan Lembaga Terpopuler

DPD masuk kategori terpopyler bersama dengan KPK, OJK, BI, TNI, POLRI, dan KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menerima penghargaan Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2019 kategori Lembaga Terpopuler di Media Tahun 2018. Ajang tahunan yang diselenggarakan PR Indonesia di Hotel Trans Studio Bandung, Kamis malam (28/3) merupakan salah satu penghargaan paling komprehensif di bidang kehumasan se-Indonesia.

Berdasarkan hasil monitoring dan analisa kualitatif yang dilakukan PR Indonesia, DPD RI ditetapkan sebagai Pemenang PR Indonesia Awards Kategori Lembaga Terpopuler di Media 2018 bersama dengan KPK, OJK, Bank Indonesia, TNI, POLRI, dan KPU.

Khusus kategori Terpopuler di Media, PR Indonesia melakukan monitoring pemberitaan ratusan korporasi/lembaga/kementerian/pemerintah daerah di 20 koran nasional, 40 koran daerah dan 110 majalah mainstream di Indonesia. Selain itu PR Indonesia menghimpun data dari 1 Januari- 31 Desember 2018 untuk mencari korporasi/lembaga/kementerian/pemerintah daerah terpopuler.

Founder dan Pemimpin Redaksi PR INDONESIA Asmono Wikan menyatakan bahwa PRIA merupakan bagian dari komitmen PR Indonesia dalam mengapresiasi kinerja humas/public relations yang unggul.

"PR Indonesia Award mencerminkan pencapaian tertinggi kinerja komunikasi korporasi/organisasi, dan komitmen dari PR Indonesia dalam mengapresiasi kinerja kehumasan yang unggul dari korporasi, kementerian, lembaga, dan pemerintahan daerah di seluruh Indonesia," ujar dia.

Penghargaan PR Award Kategori Lembaga Terpopuler di Media 2018 untuk DPD RI diterima oleh Kepala Biro Protokol Humas dan Media Setjen DPD RI Nana Sutisna.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2I32wTR
March 31, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2I32wTR
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 30, 2019

In Picture: Geliat Pabrik Pembuat Hio (1)

Menjelang perayaan tahun baru Imlek kebutuhan hio ikut melonjak.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Hio identik dengan kegiatan ibadah umat Konghucu yang dianut mayoritas masyarakat Tionghoa, termasuk di Indonesia. Dupa ini dipercaya umat konghucu sebagai penghubung atau pengantar agar doa mereka bisa sampai kepada Sang Pencipta. Menjelang perayaan tahun baru Imlek kebutuhan hio ikut melonjak.

Kondisi ini berimbas pada produksi hio ini. Tidak terkecuali dengan sentra produksi hio di kawasan Kosambi, Tangerang, Banten. Pabrik pembuat hio ini tampak sibuk melayani pesanan yang membanjir.  Di pabrik ini terdapat sekitar 15 orang pegawai. Mereka memiliki tugas masing-masing. Mulai dari percetakan Hio  hingga pengepakan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DHj4Ov
January 30, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DHj4Ov
via IFTTT
Share:

DBDKlim Upaya Pemprov DKI Antisipasi Dini DBD

Informasi cepat prediksi DBD dibutuhkan agar langkah antisipasi dapat segera diambil

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dinas Kesehatan DKI Jakarta meluncurkan aplikasi sebagai inovasi dalam bidang kesehatan yakni DBDKlim. DBDKlim menjadi salah satu bentuk sistem kewaspadaan dini terhadap demam berdarah (DBD) berbasis website bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). DBDKlim dapat diakses seluruh masyarakat.

"DBDKlim adalah kolaborasi antara data yang kami punya di Dinas Kesehatan bersumber data rumah sakit dan komunitas, disandingkan dengan pemodelan data dari BMKG pusat yaitu tentang curah hujan, kelembaban," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (30/1).

Ia menjelaskan, data tersebut merupakan data surveilans dari Dinkes dan data mengenai curah hujan serta kelembaban sebagai prediktor dari BMKG. Data tersebut kemudian dilakukan pengembangan model peringatan dini penyebaran DBD.

Menurut Widyastuti, informasi cepat mengenai prediksi kejadian DBD sangat dibutuhkan agar langkah antisipasi dapat diambil sedini mungkin. Ia menyebut, data dari DBDKlim bisa memprediksi dua bulan ke depan mengenai gambaran kelembaban di DKI yang berimplikasi terhadap peningkatan kasus DBD.

"Kita tahu bahwa semakin lembab suatu daerah, maka akan semakin padat nyamuknya dan kemungkinan resiko tergigit semakin tinggi," kata dia.

Ia mengatakan, DBDKlim bukan langkah mencegah kasus DBD. DBDKlim sebagai salah satu upaya langkah promotif, preventif, dan kuratif. Menurutnya, melalui DBDKlim dapat membantu menyosialisasikan secara langsung kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi.

"Jadi bukan itu menurunkan (kasus DBD) tetapi adalah sebagai bentuk kewaspadaan dini melalui berbagai faktor, salah satunya melalui iklim," tutur Widyastuti.

Ia memaparkan, kondisi iklim menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perkembangan nyamuk Aedes Aegepty. Menurut prediksi BMKG, ada tiga kota yakni Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan yang memiliki tingkat kelembaban tinggi. Sehingga, lanjut dia, masyarakat dapat langsung melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serta menguras, menutup, dan mendaur ulang (3M).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam kesempatan yang sama menyebut, data dari Dinkes DKI per 28 Januari, tercatat 662 warga ibu kota terjangkit DBD. Anies meminta warga berperan aktif menjadi juru pemantau jentik (jumantik) dan menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing.

“Data surveilan di berbasis web Dinas Kesehatan per tanggal 28 Januari itu jumlah kasusnya 662, ini angkanya yang sangat tinggi dibandingkan tahun lalu ataupun dua tahun lalu. Jadi memang kita menghadapi situasi yang berbeda,” ujar Anies.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UtOVbb
January 30, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UtOVbb
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 23, 2019

Warga Sumedang Manfaatkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

Pemanfaatan pekarangan selama ini belum dilakukan secara maksimal.

REPUBLIKA.CO.ID, SUMEDANG  -- Fasilitator Rumah Zakat meluncurkan Gerakan Peran Serta Masyarakat dalam Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga di RT 03 RW 02 Desa Cibugel, Kab. Sumedang. Program ini diimplementasikan secara bertahap, mulai dari ruang lingkup RT.

Dalam pelaksanaan program ini ibu rumah tangga menjadi sasaran pelaksanaan program sehingga dapat mendukung pelaksanaan optimalisasi pemanfaatan pekarangan secara masif.

Lahan pekarangan memiliki potensi besar dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis keluarga. Hanya saja, pemanfaatannya belum dilakukan secara maksimal. Mayoritas masyarakat masih memanfaatkan lahan pekarangan seadanya saja, padahal jika dioptimalkan dapat ditanami beragam jenis tanaman yang bisa memenuhi ketersediaan pangan bagi keluarga.

"Melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan khususnya penanaman Bawang dan cabe, diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi gejolak harga pangan. Selain itu, dengan pemberdayaan Ibu Rumah Tangga untuk melakukan budidaya bawang dan sumber pangan lain pada pekarangan rumah diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga serta meningkatkan pendapatan," ujar Fasilitator Desa Berdaya Cibugel, Nandar Sutisna.

Kartini salah seorang ibu rumah tangga yang menerima program ini mengajak rekan-rekannya untuk dapat mengoptimalkan lahan pekarangan secara masif. Menurutnya, jika saja 1 RT setiap rumah tangga bergerak bersama memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam sayur dan buah-buahan maka hal tersebut dapat mengurangi biaya kebutuhan sehari-hari.

"Saat ini khususnya masyarakat RT 03 RW 02 Desa Cibugel mulai memanfaatkan pekarangan untuk menaman sayuran, walau saat ini modalnya masih di beri oleh Fasilitator Rumah Zakat, semoga dengan modal awal dari Fasilitaor Rumah Zakat selanjutnya dapat berkembang dan volumenya meningkat,” ujar kartini.

Ketua RT 03 Dusun Cidomas RW 02  Desa Cibugel mengapresiasi kegiatan program pemanfaatan pekarangan rumah. Dia pun berharap prgram sejenis bisa diimplementasikan di wilayah lainnya secara mandiri.

“semoga dengan diinisiasi oleh Fasilitator Desa Berdaya memberikan program pemanfaatan pekarangan rumah di RT 03 RW 02 selanjutnya RT dan RW lainnya dapat mengikuti dan melaksanakan program yang sama tanpa menunggu bantuan/program dari Rumah Zakat," ucap dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WbvxkK
January 23, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WbvxkK
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 9, 2019

Pochettino Akhirnya Patahkan 'Kutukan' Semifinal

Ia tidak ingin menyebut Spurs layak atau tidak layak untuk menang.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mauricio Pochettino akhirnya mematahkan kutukan Tottenham Hotspur saat bermain di semifinal. Ini setelah Spurs menang 1-0 atas Chelsea di semifinal leg pertama Piala Liga, Rabu (9/1).

Maklum, dalam lima musim menangani Spurs, Pochettino telah tiga kali melaju ke semifinal. Pertama di Piala Liga pada 2015. Saat itu Lilywhite kalah 0-2 oleh Chelsea.

Dua tahun berikutnya, Spurs kembali lolos ke semifinal di Piala FA, dan lagi-lagi tumbang oleh Chelsea dengan skor 2-4. Upaya Spurs di Piala FA kembali kandas di semifinal setelah berhadapan dengan Manchester United tahun ini. Spurs kalah 1-2.

Namun di kesempatan keempatnya, Pochettino tak ingin mengulang tiga rekor buruk tersebut. The Lilywhite akhirnya berpeluang melaju ke final, meski harus bekerja keras menumbangkan Chelsea yang mendominasi permainan.

Pochettino mengaku senang dengan kemampuan fisik pemainnya yang mampu mengimbangi permainan Chelsea. The Blues mendominasi jalannya pertandingan di Wembley.

Apalagi, Pochettino menyatakan, pasukan Maurizio Sarri bermain sangat bagus, khususnya di babak pertama. ''Saya pikir mereka sangat kompetitif, kami senang dengan itu. Kami tahu mereka punya kualitas yang sangat baik,'' ujar dia, dikutip dari Sky Sports, Rabu (9/1).

Namun Pochettino tidak ingin menyebut Spurs layak atau tidak layak untuk menang. Sebab gol semata wayang Spurs dihasilkan dari proses VAR yang menuai kontroversi. Namun yang pasti, pemainnya harus berjuang keras di babak kedua, setelah babak pertama sudah unggul.

Pelatih asal Argentina ini menyatakan, babak kedua berjalan sangat ketat karena Chelsea mencoba membalas ketertinggalan. Karena itu, ia memuji para pemainnya yang mampu mengatasi perlawanan ketat dari the Blues. ''Saya tidak akan berbicara kepada Anda atau orang lain. Tapi ini bukan soal layak atau tidak layak,'' jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2C9flYk
January 09, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2C9flYk
via IFTTT
Share: