Showing posts with label 2019 at 05:19PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 05:19PM. Show all posts

Thursday, May 23, 2019

Laga Vs Persib Bandung Ditunda, RD Siapkan Uji Coba

Rahmad Darmawan belum bisa memastikan lawan uji coba PS Tira-Persikabo nanti.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -– PS Tira Persikabo memang gagal untuk menghadapi Persib Bandung pada pekan kedua Liga 1 2019. Pertandingan yang seharusnya berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Kamis (23/5), itu batal digelar karena tidak ada izin dari kepolisian.

Pihak kepolisian tidak memberikan izin lantaran waktu pertandingan tersebut berdekatan dengan jadwal pengumuman Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang jatuh 22 Mei. Pihak kepolisian tengah fokus pada pengamanan pasca-pengumuman hasil Pemilu 2019.

Sebagai operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) pun akhirnya menjadwalkan ulang laga yang tertunda tersebut pada 18 Juni 2019. Untuk mengisi kekosongan, PS Tira Persikabo berencana menggelar pertandingan uji coba.

"Akan ada uji coba, tapi masih memperhitungkan lawannya bisa dari klub internal atau dari tim lokal yang ada di Bogor, tapi nanti lihat saja siapa lawannya," kata Pelatih PS Tira Persikabo, Rahmad Darmawan, dikutip dari laman resmi Liga 1, Kamis (23/5).

Mantan pelatih Persija Jakarta ini belum tahu lawan mana yang bakal dihadapi timnya nanti. Bagi dia, yang terpenting adalah timnya bisa mendapat lawan bertanding untuk bisa menjaga kondisi pemain. "Sampai sekarang masih saya pertimbangkan terkait lawan, yang terpenting bagi saya ialah saya bisa memberikan uji coba agar jiwa kompetisi pemain tetap terjaga," ungkap pria yang akrab disapa RD ini.

PS Tira Persikabo baru akan bertanding lagi pada 29 Mei mendatang melawan PSM Makassar pada laga lanjutan pekan ketiga Liga 1 2019. Pada laga ini, PS Tira Persikabo akan bertanding di Stadion Pakansari, Cibinong, sebelum libur Lebaran.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hxt8eY
May 23, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hxt8eY
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 21, 2019

Aktivis Lingkungan Serukan Pabrik Ponsel Lakukan Daur Ulang

Daur ulang komponen ponsel diperlukan untuk mengurangi limbah berbahaya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktivis lingkungan mendesak pabrik ponsel menjalankan program daur ulang. Pabrik diserukan agar menggunakan ulang komponen dan bagian dari produk mereka yang sudah rusak untuk mengurangi limbah elektronik.

"Kami menyerukan pabrikan ponsel untuk melakukan model produksi melingkar, yang salah satunya mengisyaratkan penggunaan ulang komponen dan bagian-bagiannya untuk menjadi sesuatu yang baru," kata Juru Kampanye Urban Greenpeace Indonesia Muharram Atha Rasyadi kepada Antara di Jakarta, Senin (20/5).

Atha mengatakan, pabrikan bisa semakin sedikit menggunakan material baru dengan menerapkan model produksi yang semacam itu. Menurut penelitian yang dilakukan Greenpeace tahun 2017, setiap dua dari tiga orang di dunia dengan rentang usia 18-35 tahun mempunyai telepon pintar.

"Dalam jangka 10 tahun, lebih dari tujuh miliar smartphone diproduksi. Dari data tersebut bisa dibayangkan berapa jumlah ponsel yang telah menjadi limbah," kata Atha.

Namun, menurut Atha, belum banyak perusahaan dan masyarakat yang menyadari bahaya limbah elektronik. Ia mengatakan, perusahaan seharusnya bertanggung jawab akan limbahnya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Menurut laporan Greenpeace, kurang dari 16 persen limbah elektronik global pada 2014 didaur ulang di sektor formal dan berpotensi besar membahayakan kesehatan masyarakat.

"Sebagian besar kemungkinan berakhir di tempat pembuangan akhir atau insinerator atau malahan diekspor ke tempat-tempat di mana proses daur ulang dengan teknik sederhana yang membahayakan kesehatan masyarakat lokal terjadi," ujar Atha.

Aktivis organisasi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mengatakan, sampah elektronik meliputi kira-kira 0,5 persen dari timbulan sampah, namun pengolahannya cukup sulit.

"Masalahnya sekarang adalah pengolahannya yang sulit dan beracun. Ada logam berat dan PCB yang bisa mengganggu hormon, alergi, cacat pada anak dan bayi," kata Manager Kampanye Perkotaan Walhi, Dwi Sawung.

Menurut laporan pemantauan limbah elektronik regional Asia Tenggara dan Timur yang dipublikasikan United Nations University, organ otonom Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, limbah elektronik Indonesia pada 2015 sebanyak 812 kiloton, paling tinggi jika dibandingkan dengan limbah elektronik negara Asia Tenggara yang lain.

Laporan yang ditulis oleh Shunichi Honda, Deepali Sinha Khetriwal, dan Ruediger Kuehr itu juga menunjukkan bahwa limbah elektronik Indonesia tumbuh 68,1 persen antara 2010 dan 2015. Kendati demikian, menurut Atha, Indonesia hanya memiliki aturan induk berupa Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, belum punya aturan pelaksanaan untuk mengatur sistem pengelolaan sampah elektronik.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JT0bvx
May 21, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JT0bvx
via IFTTT
Share:

Friday, May 17, 2019

Petani Jamur Kewalahan Penuhi Permintaan Jelang Lebaran

Petani jamur tiram di Boyolali mengaku kewalahan memenuhi permintaan jelang Lebaran

REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI -- Petani jamur tiram di Desa Urut Sewu Kecamatan Ampel Kabupatan Boyolali Jawa Tengah mengaku kewalahan memenuhi permintaan jamur. Menjelang Lebaran, permintaan jamur tiram meningkat hingga 50 persen.

"Momen Lebaran seperti saat ini merupakan kesempatan untuk menjual jamur tiram sebanyak-banyaknya, karena permintaan terus meningkat hingga 50 persen per hari," kata Sari Hariyanto, pemilik Usaha Kecil Menengah (UKM) Jamur Tiram di Desa Urut Sewu, Jumat (17/5).

Menurut Sari Hariyanto, meningkatnya permintaan jamur tiram tidak didukung kemampuan meningkatkan produksi jamur tiram.

"Saya yang biasa mampu memanen jamur tiram warna putih rata-rata 155 kilogram per hari. Namun akibat perubahan kondisi cuaca kini turun menjadi 105 kilogram per hari," kata pria 40 tahun itu.

Menurut dia, permintaan jamur tiram yang meningkat menjelang Lebaran biasanya untuk kebutuhan sayur mayur. Selain itu jamur tiram umumnya juga diolah menjadi keripik dan abon yang laris dijual.

"Seharusnya ini menjadi kesempatan besar untuk meningkatkan produksi karena jumlah permintaan jajanan terutama makanan khas daerah kini cukup tinggi," katanya.

Sari mengatakan permintaan jamur tiram basah datang dari sejumlah pengusaha makanan di kota-kota besar seperti Solo, Semarang, dan Yogyakarta. Permintaan saat ini rata-rata mencapai 200 kilogram per hari.

Meskipun produksi dan permintaan tidak seimbang di pasaran, tetapi harga jual jamur tiram putih tetap stabil. Hal itu untuk menjaga agar konsumen jamur putih tetap lancar.

"Kami menjual jamur tiram putih seharga Rp 10 ribu per kilogram. Harga tidak dinaikkan dan yang penting semua bisa laku dan kami tetap untung," katanya.

Menurut dia, pasar jamur tiram putih terbuka lebar. Selain melakukan transaksi jual beli melalui media sosial, banyak juga konsumen atau pedagang yang datang langsung ke lokasi. "Kami juga mengolah sebagian jamur tiram putih ini menjadi keripik dan abon jamur untuk konsumen," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wdmx1k
May 17, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wdmx1k
via IFTTT
Share:

Temui Megawati, Mahfud Bahas People Power

People power yang sesungguhnya itu rakyat memberikan suara ketika pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD mendatangi kediaman Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat pada Jumat (17/5). Dalam pertemuan tertutup itu, Mahfud mengaku  sempat membahas terkait people power.

"People power yang sesungguhnya itu rakyat memberikan suara ketika pemilu dan itu harus diikuti dengan penuh kesatria, ini hasilnya dan kalau ada masalah selesaikan secara hukum," kata Mahfud MD mengutip kata-kata Megawati.

Ketua Umum PDIP itu, Mahfud mengatakan, optimistis jika semua pihak mempunyai bekal kejiwaan dan semangat untuk tetap bersatu setelah pemilu. Mega, dia melanjutkan, yakin jika semua warga menyadari bahwa Indonesia merupakan negara yang harus dijaga bersama-sama.

Berbicara sebelum menemui Megawati, Mahfud menekankan pentingnya rekonsiliasi pascapemilu. Dia mengatakan, pertemuan dilakukan guna mengingatkan kembali persatuan antar warga negara. Sebabnya, lanjut dia, diperlukan proses rekonsiliasi guna menjaga kerukunan bangsa.

Menurut Mahfud, pada akhirnya semua warga negara akan kembali bergotong royong untuk membangun negara usai pemilu. Mantam Ketua Mahlamah Konstitusi (MK) ini melanjutkan, tidak mungkin kubu yang menang akan mengambil alih seluruhnya pembangunan negara.

"Kemudian yang kalah akan tersingkir seluruhnya itu tidak bisa dilakukan. Kita akan gotong royong," kaya Mahfud lagi.

Mahfud mengatakan, kunjungan ke rumah Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga dilakukan mengingat proses pemilu yang sudah mendekati puncak. Dia melanjutkan, sebabnya diperlukan proses rekonsiliasi guna menjaga kerukunan bangsa.

Mahfud mengungkapkan, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bukanlah pimpinan RI pertama yang dikunjungi Gerakan Suluh Kebangsaan. Sebelumnya, dia mengaku telah menemui Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden kedua RI BJ Habibie.

Dia melanjutkan, pertemuan-pertemuan yang dilakukan dengan para negarawan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat hubungan ke semua pihak dan melakukan rekonsiliasi usai pemilu. Menurutnya, agenda ketatanegaraan harus terus berjalan dan presiden harus ada yang terpilih sehingga tidak ada yang untung kalau masih saling tuding.

"Oleh sebab itu rekonsiliasi artinya bisa bagi-bagi peran politik secara baiklah itu saja. Dan kami menyampaikan itu dimana peran mantan presiden atau Presiden kelima di dalam proses-proses rekonsiliasi itu," katanya.

Sebelumnya, Mahfud MD datang ke rumah Megawati didampingi pula oleh Frans Magnis Suseno dan Romo Benny Sutrisno. Mahfud melanjutkan, usai menemui deretan presiden RI dan tokoh agama, Gerakan Suruh Kebangsaan berikutnya berencana menemui Presiden Jokowi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LQ5rCW
May 17, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LQ5rCW
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 14, 2019

Produk Pangan Kemasan Ulang Harus Sertakan Label Produk

Praktik kemasan ulang berlabel ini agar tak merugikan konsumen.

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -- Produk pangan maupun bahan pangan yang dikemas ulang atau repacking, tidak boleh hanya asal mengemas ulang. Pelaku usaha harus menyertakan label kemasan, berikut tanggal kedaluwarsa dari produk pangan tersebut.

"Misalnya, seorang pedagang membeli bahan pangan dalam kemasan besar, kemudian dikemas lagi dalam bentuk lebih kecil. Proses repacking ini tidak bisa sembarangan atau asal kemas. Tapi harus menyertakan label dan kedaluwarsa," jelas  Kasi Kefarmasian dan Alat Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Purbalingga, Sugeng Santoso, Selasa (14/5).

Dia mengemukakan hal itu karena dalam kegiatan pengawasan makanan dan minuman di pasar Segamas Purbalingga, ditemukan adanya produk bahan pangan yang dikemas ulang. Dalam kegiatan tersebut, tim Dinkes menemukan salah satu toko yang menjual tepung roti dalam kemasan ulang, gula halus dan choco chips yang juga dalam kemasan lebih kecil dari aslinya. 

Namun dalam pemeriksaan tersebut, produk pangan yang dikemas ulang tersebut tidak disertai label kemasan yang jelas dan tanggal kadaluwarsa. "Praktik seperti ini dapat merugikan konsumen, karena konsumen tidak bisa menilai apakah produk pangan tersebut sudah kadaluarsa atau belum," katanya.

Lebih dari itu Sugeng juga menyatakan, proses repacking produk bahan pangan harus mendapat dari pihak yang memiliki barang pada saat kemasan awal. Bahkan, pedagang yang akan mengemas ulang produk pangan, harus melakukan perjanjian lebih dahulu dengan produsen. "Secara hukum, kasus repacking seperti ini juga rawan menimbulkan persoalan hukum," katanya. 

Dalam pemeriksaan tersebut, tim dari Dinkes Purbalingga juga menemukan bahan pewarna makanan yang telah rusak dan kadaluarsa. Antara lain, gula cair yang sudah rusak, Pramborse rusak, choco chips warna dan coklat yang tak berlabel serta penataan bahan pangan yang masih tercampur dengan nonpangan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30hy1jJ
May 14, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30hy1jJ
via IFTTT
Share:

Matuidi Berharap Allegri Bertahan di Juventus

Masa depan Allegri akan ditentukan pada pertemuan dengan Presiden Juventus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Blaise Matuidi berharap Massimiliano Allegri akan tetap menjadi pelatih Juventus. Masa depan Allegri akan ditentukan pada pertemuan dengan Presiden Juventus Andrea Agnelli pada Rabu (15/5).

“Allegri telah melakukan pekerjaan yang bagus di sini dan saya harap dia bertahan. Ia menunjukkan kualitas yang hebat dan dia adalah pelatih yang luar biasa," kata Matuidi kepada La Stampa, dikutip Football Italia, Selasa (14/5).

Allegri membawa Juventus kembali mempertahankan scudetto musim ini. Namun, ia kembali gagal membawa trofi Liga Champions ke Turin. Juventus terhenti di perempat final oleh Ajax.

Menyambut akhir musim Liga Italia, ia mengatakan, Juventus harus berpikir tentang bermain bagus pada Senin (20/5) dini hari WIB melawan Atalanta untuk merayakan Scudetto di depan penggemarnya. Juventus, kata dia, harus memberikan kesan yang baik kepada fan Bianconeri.

Dalam kesempatan sama, Matuidi mengaku senang memperkuat Juventus. Ia merasa bak di rumah sendiri di Turin dan tidak punya masalah apa pun. "Saya tetap 100 persen dan Raiola akan mengurus pembaruan kontrak saya, dia tahu lebih dari siapa pun," kata dia.

Pemain berusia 32 tahun itu kemudian ditanya tentang kemungkinan kembalinya gelandang Manchester United Paul Pogba. Menurut Matuidi, semua pemain hebat diterima di Turin.

"Saya berharap yang terbaik dan berharap dia membuat keputusan yang tepat. Hanya dia yang tahu situasinya dan tahu seberapa bagus dia sebenarnya," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30fHhVu
May 14, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30fHhVu
via IFTTT
Share:

Saturday, May 11, 2019

Pengacara: Kivlan Zen ke Brunei untuk Temui Cucunya

Pengacara menapik Kivlan mau lari dari hukum

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kivlan Zen terbang ke Brunei Darussalam melalui Batam. Sesaat sebelum keberangkatannya, Kivlan sempat didatangi penyidik di terminal tiga Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pengacara Kivlan, Pitra Romadoni Nasution meluruskan kabar tersebut. Menurutnya kedatangan penyidik bukan sebagai upaya untuk menghalangi keberangkatan kliennya.
Selain itu juga kata Pitra, Kivlan terbang menuju Brunei hanya untuk mengunjungi saudara beserta anak cucunya. “Itu hanya untuk menjenguk saudaranya, tadi pagi juga kami sudah teleponan, dia (Kivlan) sedang bersama cucunya anak-anaknya,” kata Pitra dalam sambungan telepon, Sabtu (11/5).
Kunjungan Kivlan pun menurutnya hanya berupa agenda biasa yang memanfaatkan waktu libur Sabtu Ahad untuk berkumpul dengan keluarganya. Pitra bahkan menampik jika ada pihak yang menyebutkan kepergian Kivlan sebagai upaya lari dari hukum.
“Jangan dikira seorang Kivlan Zen takut untuk dimintai keterangan, dia tidak ada niat untuk melarikan diri atau apa. Dia bukan penjahat ko harus melarikan diri, dia seorang jenderal,” ungkapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q0tkpN
May 11, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q0tkpN
via IFTTT
Share:

Friday, May 3, 2019

Berdaya Mart Hidupkan Ekonomi Berkelanjutan di Desa

Berdaya Mart, dulunya adalah koperasi serba usaha.

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA --  Berdaya Mart menghidupkan ekonomi berkelanjutan di desa. Kali ini di Majalengka. Rumah Zakat bersama fasilitator Desa Berdaya, pemerintah desa dan masyarakat meresmikan Berdaya Mart, Rabu (2/5).

Sejak 2018 Rumah Zakat hadir di Bantarujeg, Majalengka. Sejak saat itulah desa ini menjadi Desa Berdaya Rumah Zakat dan program-program pemberdayaan mulai dijalankan. Progam yang sudah berjalan sampai saat ini adalah pemberdayaan pendidikan melalui kursus komputer dan pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan kewirausahaan, membuka unit usaha menjahit dan juga pendirian Berdaya Mart.

Berdaya Mart menjadi program unggulan di Desa Berdaya Bantarujeg. Menurut Parid Ependi, Fasilitator Rumah Zakat Berdaya Mart ini lahir dari Koperasi Az-Ziyaad, koperasi serba usaha yang berdiri sejak tahun 2009.

"Dulu dengan modal yang sangat terbatas Koperasi Az-Ziyaad beroperasi hanya dengan menjalankan unit usaha simpan pinjam pola syariah dengan pola pembiayaan qordhul hasan, setelah menjadi mitra binaan Rumah Zakat kami mulai menjalankan unit usaha kerjanian menjahit. Anggota koperasi berjumlah 33 orang yang mayoritas adalah ibu rumah tangga diberikan pelatihan keterampilan menjahit dan dibekali juga dengan sarana dan modal usaha," ujar Parid

Di tahun 2019 ini Koperasi Az-Ziyaad berkembang menjadi unit usaha perdagangan umum dengan nama usaha Berdaya Mart. Parid pun menambahkkan Hadirnya Rumah Zakat selain membantu dari sisi permodalan dan penambahan unit usaha juga mendorong semakin bertambahnya frekuensi pertemuan rutin anggota.

Sebelum adanya program Desa Berdaya Rumah Zakat, pertemuan anggota hanya berjalan satu bulan satu kali. Setelah adanya program, pertemuan bisa diselenggarakan sampai 4 kali dalam satu bulan. Kegiatan pertemuan rutin ini dimanfaatkan untuk mengevaluasi kegiatan-kegiatan koperasi.

Selain itu, pertemuan rutin diintegrasikan sebagai kegiatan majelis taklim. Dengan adanya kegiatan pertemuan rutin ini diharapkan terjadinya keseimbangan pemahaman pengelolaan koperasi baik dari sisi kepentingan dunia maupun kepentingan akhirat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PM5I8o
May 03, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PM5I8o
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

PGN Raih Laba Bersih Rp 920 Miliar di Kuartal I-2019

Pencapaian berhasil dipertahankan setelah PGN mencatat kinerja positif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada periode triwulan I tahun 2019. Pencapaian yang ini berhasil dipertahankan setelah sepanjang tahun 2018, PGN telah mencatatkan kinerja yang positif, baik dari sisi finansial dan operasional. Sepanjang tiga bulan pertama pada 2019 ini, PGN berhasil membukukan pendapatan sebesar 860,5 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Pendapatan emiten berkode PGAS ini, terutama diperoleh dari hasil penjualan gas sebesar 661,5 juta dolar AS dan penjualan minyak dan gas sebesar 92,8 juta dolar AS. Sedangkan laba operasi interim konsolidasian pada kuartal I-2019 sebesar 162, 5 juta dolar AS dan laba bersih sebesar 65 juta dolar AS atau setara Rp 920,2 miliar (dengan rata-rata kurs Rp 14.136 ) dengan  EBITDA sebesar 263 juta dolar AS.

“Pencapaian ini diperoleh lantaran Perseroan melakukan berbagai upaya optimalisasi sehingga mampu mencetak laba di tengah kondisi perekonomian saat ini,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, di Jakarta, Selasa (30/4), seperti dalam siaran persnya.

Selama periode Januari-Maret 2019, PGN menyalurkan gas bumi sebesar 2.904 BBTUD dengan rinciannya, sepanjang kuartal I-2019 volume gas niaga sebesar 919 BBTUD dan volume transportasi gas bumi sebesar 1.985 BBTUD.

PGN yang kini berstatus sebagai Sub Holding Gas dengan mengakuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) optimistis akan mampu menjaga kinerja positif pada masa mendatang. Menurut Rachmat, hal ini sejalan dengan upaya mendukung visi-misi pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional, di mana PGN optimistis kinerja perusahaan akan semakin membaik dengan tetap mengembangkan infrastruktur gas bumi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat.

Seperti diketahui, PGN mengakuisisi 51 persen kepemilikan saham pada Pertagas dari Pertamina tanggal 28 Desember 2018. Transaksi akuisisi ini dibukukan dengan menggunakan metode penyatuan kepemilikan sesuai dengan PSAK 38 “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”, karena PGN dan Pertagas merupakan entitas sepengendali dibawah Pertamina.

“Dengan begitu, PGN sebagai Sub Holding Gas akan jauh lebih optimal serta terjadi penguatan pada rantai bisnis gas bumi,” ungkap Rachmat.

Pada Jumat (26/4) lalu, PGN telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2019.  Dalam RUPS tersebut, PGN mengumumkan pencapaian atas kinerja keuangan dan operasi sepanjang 2018.

PGN berhasil mencatatkan kinerja konsolidasi yang positif, mulai dari pendapatan mencapai 3,87 miliar dolar AS, dengan EBITDA sebesar 1,20 miliar dolar AS. Adapun total aset yang dikelola PGN mencapai 7,94 miliar dolar AS dengan laba bersih menembus 305 juta dolar AS.

Dalam RUPS tersebut, pemegang saham juga menyepakati pergantian pengurus perusahaan. Pergantian terjadi pada susunan direksi dan komisaris. Jajaran Direksi PGN saat ini bertambah dengan masuknya Syahrial Mukhtar sebagai Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis. Sementara itu, Komisaris Hambra digantikan oleh Lucky Alfirman dan penambahan Mas’Ud Khamid ke jajaran Dewan Komisaris PGN.

Dengan sejumlah pencapaian itu, menurut Rachmat, PGN akan semakin agresif membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas nasional.

Pada 2018, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 2.456 kilometer (km) dan saat ini mencapai lebih dari 9.909 km atau setara dengan 95 persen dari jaringan pipa gas bumi hilir nasional.

Dari infrastruktur tersebut, PGN telah menyalurkan gas bumi ke 1.739 pelanggan industri manufaktur dan pembangkit listrik,1.984 pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), serta 177.710 pelanggan rumah tanggayang dibangun dengan investasi PGN.

Pelanggan Gas Bumi PGN tersebar di berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong, Papua Barat.

Saat ini, PGN juga telah mengelola dan menyalurkan gas bumi untuk sektor transportasi melalui 10 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan 4 Mobile Refueling Unit (MRU). Selain itu, untuk menunjang penyaluran serta kehandalan jaringan dan pasokan gas ke Pelanggan, PGN juga mengoperasikan dua Floating Storage Regasification Unit (FSRU) yakni di Jawa Barat dan Lampung.

Pada tahun ini, PGN juga banyak melakukan terobosan seperti program 360 degree solution. Dalam program ini, PGN dapat menghadirkan gas bumi dari hulu hingga hilir sesuai kebutuhan masyarakat di berbagai segmen pengguna gas.

PGN memiliki Saka Energi Indonesia yang menyediakan gas bumi di sektor hulu, PGN juga mengembangkan produk gas bumi yakni Liquefied Natural Gas (LNG) yang dilakukan oleh PT PGN LNG Indonesia, penyaluran CNG melalui anak usaha PT Gagas Energi Indonesia, sampai melalui anak usaha PGN lainnya, PGN dapat menyediakan pasokan gas bumi, listrik, pasokan bahanbakar gas untuk transportasi hingga jasa Engineering, Procurement and Construction (EPC) hingga Informasi Tekonologi Komunikasi bagi para pengguna gas atau pelanggan PGN.

"Investasi infrastruktur pipa gas bumi yang dibangun PGN hampir seluruhnya tidak mengandalkan APBN, sehingga tidak membebani negara. Dan, PGN terus berkomitmen memperluas pemanfaatan gas bumi dengan membangun infrastruktur gas bumi di berbagai daerah," ungkap Rachmat.

Sejumlah proyek infrastruktur sedang digarap PGN, mulai dari proyek pipa gas transmisi Duri-Dumai sepanjang 67 km termasuk pipa distribusi gas di Dumai sepanjang 56 km. Selain itu, PGN juga sedang menggarap proyek pipa di Purwakarta-Subang dan Jargas Kota di Dumai, Karawang, Purwakarta, Cirebon, Bojonegoro, Lamongan, Pasuruan, Probolinggo, Kutai Kartanegara, Banggai, Aceh Utara, Palembang, Jambi, Depok, Bekasi, Kabupaten Mojokerto, Kota Mijokerto dan Kabupaten Wajo.

"PGN terus berkomitmen membangun dan memperluas infrastruktur gas nasional, walau di tengah kondisi ekonomi yang belum membaik," kata Rachmat.

Selain proyek infrastruktur pipa gas, PGN fokus mengembangkan infrastruktur jaringan gas rumah tangga (jargas), sesuai amanah Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyediaan dan Pendristribusian Gas Bumi melalui Jaringan Transmisi dan/atau Distribusi Gas Bumi Untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil.

Sejauh ini, PGN telah menyatakan kesiapannya mengemban tugas negara tersebut, terlebih kini berstatus sebagai Sub Holding Gas. PGN telah menyiapkan proposal untuk program pengembangan Jargas tersebut. Proposal itu, ungkap Rachmat, sesuai target tambahan sebanyak 4,7 juta sambungan baru sampai dengan tahun 2025. Dia menjelaskan hal tersebut telah disesuaikan dengan rencana Kementerian ESDM.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ISZl27
April 30, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ISZl27
via IFTTT
Share:

Saturday, April 27, 2019

Tenaga Baru Pontianak Peringkat Kelima Srikandi Cup

Tenaga Baru menundukkan Scorpio Jakarta 64-42 pada pertandingan penentuan peringkat.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Tenaga Baru Pontianak memastikan menduduki peringkat kelima Srikandi Cup musim 2018-2019. Ini setelah Tenaga Baru menundukkan Scorpio Jakarta 64-42 pada pertandingan penentuan peringkat yang digelar di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo UII Yogyakarta, Sabtu (27/4).

Meski bukan partai utama, namun kedua tim tetap menampilkan permainan terbaik yang mereka miliki untuk merebut poin demi poin. Pertandingan berjalan cukup berimbang pada dua kuarter awal. Poin yang diperoleh kedua tim pun saling bersaing dengan jarak yang sangat ketat.

Pada kuarter pertama Tenaga Baru unggul tipis 16-14. Sengitnya persaingan kedua tim berlanjut pada kuarter kedua. Meski Scorpio unggul dalam perolehan poin di kuarter tersebut, namun Tenaga Baru Pontianak masih tetap memimpin 30-29.

Tenaga Baru sepertinya memperoleh momentum kemenangan pada kuarter ketiga saat Scorpio sama sekali tidak berkutik menghadapi serangan-serangan yang dilancarkan Prisca Widiawati dan kawan-kawan. Bahkan, Scorpio hanya mampu menambah dua poin di kuarter tersebut. Meski berupaya bangkit pada kuarter terakhir, namun Tenaga Baru tetap dapat mempertahankan dominasinya hingga pertandingan berakhir.

Pada pertandingan tersebut, Prisca Widiawati dan Anjelin Rosmika Simanjuntak menjadi mesin penghasil poin untuk Tenaga Baru, masing-masing dengan 12 poin, enam rebound dan tiga assist, serta 12 poin, tiga rebound dan enam assist.

Sedangkan di tim Scorpio Jakarta, Siti Gentanamira menyumbang poin terbanyak dengan 12 poin dan tiga rebound. Scorpio harus puas dengan menduduki posisi keenam klasemen.

“Perjuangan kami di Srikandi Cup tahun ini tidak sebaik musim sebelumnya. Tetapi, kami akan mempersiapkan diri lebih baik lagi supaya pada musim depan bisa meraih hasil yang lebih baik,” kata pemain Tenaga Baru, Fanny Kalumata, yang juga meraih gelar Best Rebound Srikandi Cup 2018-2019.

Sementara pelatih Scorpio Budi Wardoyo menyebut harus puas dengan peringkat enam karena energi pemain sudah terkuras habis, bahkan beberapa pemain cedera.

“Ada beberapa pemain yang tidak bisa dipaksakan untuk tampil. Tetapi, persiapan musim depan harus lebih baik lagi. Salah satunya menyiapkan pemain pelapis,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GMh0Gx
April 27, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GMh0Gx
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 23, 2019

Republika Raih Tiga Besar Media Publikasi Imunisasi Kemenkes

Media menjadi faktor penting Kemenkes untuk menyuarakan informasi pentingnya vaksin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harian umum Republika kembali menorehkan prestasi. Kali ini Republika masuk tiga besar media yang mempublikasikan imunisasi versi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2018-2019.

Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi mengatakan, media menjadi faktor penting Kemenkes untuk menyuarakan informasi mengenai pentingnya imunisasi dan vaksin.

"Kemudian kami sudah melihat masih banyak upaya-upaya penguatan, komunikasi, informasi, edukasi imunisasi kepada masyarakat. Alhamdulilah, saya melihat ada beberapa media yang punya kepedulian dan hari ini kita bisa lihat itu," ujarnya saat di peringatan dan pelaksanaan PID di Indonesia tahun 2019 bertema "Imunisasi Lengkap Indonesia Sehat", di Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Selasa (23/4).

Sebab, ia menyebut persoalan menyehatkan bangsa bukan hanya urusan Kemenkes melainkan juga semua pihak. Kendati demikian, ia berpesan media tidak meninggalkan kekritisannya dan tetap obyektif dalam memberikan pemahaman terhadap masyarakat.

Sementara itu Wakil Pemimpin Redaksi Republika, Nur Hasan Murtiaji ditemui di lokasi menyambut baik penghargaan dari Kemenkes. Meski bukan pertama kali mendapatkan penghargaan serupa, ia menyebut penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Republika.

"Informasi yang kami sebarkan melalui platform kami, baik koran dan dalam jaringan (online), atau media sosial ternyata mendapatkan respons positif dari masyarakat khususnya stakeholder terkait kesehatan. Ini juga menjadi bukti bahwa mereka (Kemenkes) mengikuti informasi yang disampaikan Republika," ujarnya.

Ia menambahkan, penghargaan ini juga sebagai bentuk pengakuan bahwa Republika concern dengan dunia kesehatan, dengan informasi-informasi seputar kesehatan khususnya sosialisasi dan edukasi pentingnya vaksin bagi generasi muda Indonesia.

"Penghargaan ini juga menunjukkan Republika sangat peduli dengan program imunisasi yang digencarkan pemerintah melalui Kemenkes," katanya.

Pihaknya berjanji, penghargaan ini sebagai pemicu untuk terus berbagi informasi dan sosialisasi terkait vaksinasi. Kemenkes kembali menganugerahkan penghargaan untuk tiga media yang berkontribusi menyebarkan berita positif mengenai imunisasi 2018-2019, di Jakarta, Selasa (23/4). Tiga media tersebut adalah Kaltim Pos, Republika, dan Mother and Baby.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IOQUUR
April 23, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IOQUUR
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

Blok-Blok Batu Trotoar Jalan Ahmad Yani Copot dan Rusak

Blok-blok batu trotoar Jalan Ahmad Yani Bekasi copot, rusak dan tak terurus

Kondisi trotoar di jalan ahmad yani, Kota Bekasi rusak parah. Trotoar yang disusung dengan blok-blok batu ini beberapa sudah hancur berantakan.

Di trotoar ini ada sedikitnya lima titik yang mengalami kerusakan. Bahkan beberapa ada juga yang tergenang air sisa hujan. Pejalan kakipun menjadi tidak nyaman ketika melewati trotoar tersebut. selain itu trotoar ini juga merusak keindahan kota. 

Di beberapa titik di Kota Bekasi memang masih banyak ditemukan trotoar yang rusak dan tak terawat seperti ini. Semoga kedepannya pemerintah Kota Bekasi bisa lebih memperhatikan berbagai fasilitas umun bagi warganya.

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Z66C3t
April 11, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Z66C3t
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 10, 2019

Anthony Ginting Susul Jojo ke Babak Dua Singapore Open

Sayangnya, Tommy Sugiarto kalah pada babak pertama melawan Lu Guangzu dari Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anthony Sinisuka Ginting menyusul Jonatan 'Jojo' Christie ke babak dua Singapore Open 2019. Ini setelah Anthony menundukkan Wang Tzu Wei dari Taiwan, 21-12, 21-12 di Singapore Indoor Stadium, Rabu (10/4).

"Puji Tuhan di pertandingan pertama bisa mengatasi dengan baik. Tadi mainnya enak, sudah bisa mengatasi permainan dari awal sampai selesai. Terus juga lawan tadi banyak mati sendiri," ujar Anthony dalam keterangan resmi, Rabu.

Selain bisa menang mudah, pebulu tangkis asal Cimahi ini juga mengaku memanfaatkan pertandingan ini sebagai modal dalam adaptasi dengan lapangan. "Meski lawan mainnya sedang tidak bagus, tapi saya mencoba untuk memanfaatkan untuk adaptasi lagi. Soalnya kemarin pas latihan tidak dapat banyak waktu untuk mencoba lapangan," kata Anthony.

Pada putaran kedua, Anthony akan berhadapan lagi dengan Kenta Nishimoto dari Jepang. Keduanya bertemu pada Malaysia Open 2019 pekan lalu. Dalam pertemuan terakhir itu, Anthony kalah 21-18, 13-21, 21-23 dari Nishimoto.

"Yang pasti lebih belajar lagi dari kemarin di Malaysia. Bagaimana bisa menjaga poinnya, di game ketiga pas penentuan, bisa menyusul tapi sudah kalah jauh. Saya harus coba buat lebih sabar lagi dan menikmati permainan. Harus diingat bahwa lawan Jepang itu tidak mudah, dengan siapa saja. Harus siap capek dan siap susah," jelas Anthony.

Hasil baik yang diraih Anthony dan Jonatan gagal diikuti Tommy Sugiarto yang kalah pada babak pertama melawan Lu Guangzu dari Cina dengan 17-21 dan 18-21.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G67mgo
April 10, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G67mgo
via IFTTT
Share:

Puluhan Ribu Surat Suara Rusak Ditemukan di DIY

Yang paling banyak rusak adalah jenis surat suara untuk DPRD kabupaten kota.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY menemukan surat suara rusak mencapai 31.840. Surat suara yang rusak itu tersebar di seluruh kabupaten dan kota di DIY. Sementara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY menemukan 27.282 surat suara yang rusak. 

Anggota Bawaslu DIY, Sutrisnowati mengatakan, hasil tersebut didapat berdasarkan pengawasan yang telah dilakukan saat penyortiran surat suara dilakukan. Berdasarkan pengawasan Bawaslu DIY, jenis surat suara pemilihan DPRD kota dan kabupaten di DIY merupakan yang terbanyak mengalami kerusakan. "Paling banyak (rusak) itu ada jenis surat suara untuk DPRD kabupaten kota, ada 11 ribu surat suara rusak," kata Sutrisnowati di Hotel Tjokro Style, Yogyakarta, Rabu (10/4).

Ia menjelaskan, untuk jenis surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden ada 6.566 yang rusak. Untuk jenis surat suara DPD ada 1.355 yang rusak. "DPR RI surat suara yang rusak ada 4.942 dan DPRD Provinsi itu ada 7.975 surat suara yang rusak," jelasnya.

Dari total surat suara yang mengalami kerusakan, terbanyak ada di Kabupaten Bantul yakni mencapai 15.489 surat suara. Jumlah itu disusul Kulon Progo yang mencapai 6.872 surat suara rusak, Gunungkidul sebanyak 5.632, Kota Yogyakarta 2.431 dan terakhir ada Sleman dengan 1.416 surat suara rusak.

Seluruh surat suara yang rusak ini terdiri atas berbagai kondisi. Ada yang rusak karena tidak berwarna, sobek, berlubang hingga surat suara yang terpotong dari pabriknya. "Ada yang basah, garis buram dam lainnya. Ada yang kena bercak tinta. Surat suara itu harus bersih baik warna, tampilan dan ukurannya," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan mengatakan, surat suara yang rusak merupakan penghitungan yang juga telah dilakukan oleh KPU DIY. Berdasarkan hal itu, berarti ada perbedaan data antara Bawaslu DIY dan KPU DIY.

Berbedanya jumlah surat suara rusak pun, Hamdan tidak mengetahui terkait data yang diperoleh oleh Bawaslu DIY. Yang pasti, pihaknya telah melaporkan seluruh jumlah surat yang rusak kepada KPU RI untuk segera diganti. "Saya tidak tahu data Bawaslu didapat dari mana. Tanggal 12 (April) paling lambat akan dikirim (pengganti surat suara rusak) dari pusat karena pengadaan dari KPU RI," jelas Hamdan kepada Republika.co.id, Rabu (10/4). 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UubP6E
April 10, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UubP6E
via IFTTT
Share:

Pasukan Koalisi Saudi Kembali Gempur Yaman

Serangan udara pasukan koalisi Saudi menggempur ibu kota Sanaa, Yaman.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO — Pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi meluncurkan serangan udara di ibu kota Sanaa, Yaman pada Rabu (10/3). Terdapat dua tempat yang menjadi target dalam serangan tersebut.

Target pertama serangan adalah pabrik drone Houthi serta gudang yang menjadi tempat landasan pesawat tanpa awak tersebut. Menurut laporan warga, sebuah rumah terkena serangan udara tersebut, namun tak ada korban jiwa.

Meski demikian, Masirah TV yang dikelola oleh Houthi mengatakan bahwa serangan udara yang terjadi kali ini telah menyebabkan kebakaran di sebuah pabrik plastik. Sementara, dalam laporan Amerika Serikat (AS) disebutkan terjadi ledakan di dekat dua sekolah di Sanaa dan menyebabkan setidaknya 14 murid tewas pada Ahad (7/4).

“Saat itu ledakan terjadi menjelang jam makan siang dan ada sejumlah murid di dalam kelas. Ledakan menghancurkan jendela dan membuat pecahan kaca masuk ke dalam ruangan,” ujar kepala UNICEF Timur Tengah, Geert Cappelaere.

Meski demikian belum jelas pihak yang berada di balik ledakan tersebut. Koordinator bantuan PBB untuk Yaman Lise Grande telah meminta agar tragedi tersebut segera dihentikan.

Yaman telah menjadi negara dengan krisis kemanusiaan terburuk di dunia akibat perang saudara yang terjadi selama empat tahun terakhir. Konflik antara pendukung Presiden Abd Rabbu Mansour Hadi dan kelompok oposisi Houthi semakin memburuk. Secara khusus dengan adanya pasukan aliansi pimpinan Arab Saudi yang membantu melancarkan serangan udara untuk Houthi.

Proses perdamaian yang dimulai dengan sebuah perjanjian pada Desember tahun lalu telah mengalami kendala. Meski gencatan senjata dilangsungkan di sebagian besar wilayah Hodeidah, pelabuhan utama Yaman, pertempuran terus berlanjut di wilayah lainnya dan meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G13xsP
April 10, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G13xsP
via IFTTT
Share:

Monday, April 8, 2019

Pembahasan Blok Masela Ditargetkan Selesai Semester I 2019

Salah satu pokok pembahasan ialah terkait belanja modal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah bersama Inpex Coorporation selaku operator Blok Masela masih melakukan pembahasan mengenai Plan Of Development (POD) Blok yang rencananya akan dibangun di onshore ini. Pemerintah menargetkan proses pembahasan akan diselesaikan dalam waktu dekat, paling lambat semester I tahun ini.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto menjelaskan semua pihak saat ini sedang mengebut pembahasan Blok Masela ini. Pada semester I tahun ini seluruh pembahasan harus segera selesai.

"Semua pembahasan harus selesai semester I tahun ini," ujar Dwi di Kementerian ESDM, Senin (8/4).

Dwi merinci dalam pembahasan Blok Masela ini salah satu pokok pembahasan yang dikebut adalah soal belanja modal (capital expenditure/capex) untuk blok minyak dan gas (migas) tersebut. Pembahasan capex harus betul-betul dihitung secara terliti dan rasional. Pascaperhitungan capex, kedua belah pihak baru melanjutkan pembahasan ke persoalan keekonomian proyek.

"Makanya kami hitung sekarang berapa capex yang reasonable. Sebab, kalau tidak sesuai standar maka perlu ada insentif insentif," ujar Dwi.

Pembahasan mengenai Blok Masela ternyata tak hanya persoalan modal dan insentif saja. Menurut Deputi Bidang Infrastruktur Kemenko Maritim, Ridwan Djamaludin Inpex juga meminta bantuan pemerintah untuk penyelesaian pembebasan lahan untuk pembangunan proyek tersebut.

"Kami adakan pertemuan dengan SKK migas intinya kegiatan di darat tetap dilakukan. Yang masih diskusi antara kedua belah pihak pembebasan lahan 1400 hektar sudah diproses di KLHK," ujar Ridwan di Kantor Kemenko Maritim, Senin.

Terkait pembebasan lahan ini, Menteri Koordinator Bidang  Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan proses pembebasan lahan bisa segera diselesaikan oleh pemerintah untuk bisa mempercepat proses pembangunan Blok Masela.

"Ada 1.000 hektare lahan yang mereka minta supaya bisa segera dibebaskan, yaitu minta mereka dalam empat tahun, saya bilang ngapain 4 tahun, setahun beres gitu," ujar Luhut dilokasi yang sama. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UE6f0J
April 08, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UE6f0J
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Lazis Syamsul Ulum Bantu Renovasi Kapal Warga Pandeglang

Lazis Syamsul Ulum menggandeng Rumah Zakat memberikan bantuan ini.

REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG -- Lazis Syamsul Ulum menggandeng Rumah Zakat memberikan bantuan untuk nelayan di Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Kab. Pandeglang, Banten. Bantuan diberikan pada dua penerima manfaat yaitu Ade Sahra dan Cartiah. Mereka adalah nelayan yang sudah melaut sejak lulus SD. Bantuan ini diharapkan mampu membantu nelayan dalam menjalankan usahanya kembali pascatsunami.

“Bantuan ini bukan hanya untuk merenovasi kapal nelayan, tapi bagaimana bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan. Karenanya Rumah Zakat akan memberikan pendampingan dan pembinaan nelayan,” kata Kamal, fasilitator Rumah Zakat.

Bantuan renovasi ini membantu nelayan menjalankan kegiatan usahanya. Sejak tsunami terjadi setidaknya ada 41 kapal rusak di Desa Panimbang Jaya, dan banyak nelayan yang tidak bisa melaut. Dengan adanya bantuan, nelayan bisa melaut kembali.

“Terima kasih kepada Lazis Syamsul Ulum dan Rumah Zakat atas bantuan renovasi perahu ini. Saya bisa melaut lagi setelah kapal diperbaiki. Semoga amal ibadahnya diterima Allah,” ujar Cartiah, salah satu penerima bantuan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G29qHu
April 05, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G29qHu
via IFTTT
Share:

Monday, April 1, 2019

In Picture: Hujan Deras, Tanggul di Jatipadang Jebol

Tanggul jebol mengakibatkan banjir di kawasan tersebut pada Ahad (31/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah petugas saat memperbaiki Tanggul Baswedan yang jebol di kawasan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (1/4).

Tanggul Baswedan itu jebol kembali akibat hujan deras yang menyebabkan debit air meningkat drastis sehingga mengakibatkan banjir di kawasan tersebut pada Ahad (31/3).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FEFyj6
April 01, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FEFyj6
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

15 Persen Proyek Listrik Jawa Bagian Barat Sudah Beroperasi

2.915 MW sedang masuk tahap konstruksi dan akan selesai secara bertahap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Regional PLN Jawa Bagian Barat, Haryanto WS menjelaskan pada keseluruhan proyek 35 ribu MW, Jawa Bagian Barat mendapatkan alokasi pembangunan pembangkit sebesar 5.700 MW. Ia menjelaskan hingga Maret 2019, 15 persen dari proyek tersebut sudah beroperasi penuh.

Haryanto menjelaskan, 15 persen dari total proyek 5.700 MW yang akan dibangun di Jawa Bagian Barat itu sebesar 811 MW. Sedangkan 2.915 MW sedang masuk tahap konstruksi dan akan selesai secara bertahap.

"Khusus untuk wilayah Jawa Bagian Barat, dalam program ini mendapatkan kewajiban untuk membangun 5.700 MW dimana 15 persen sudah beroperasi, 51 persen masih tahap konstruksi," ujar Haryanto, Jumat (29/3).

Haryanto menjelaskan sisanya sebesar 2.001 MW atau 35 persen dari total proyek tersebut masih dalam tahap perencananaan. Selain membangun pembangkit, Haryanto juga menjelaskan PLN Jawa Bagian Barat juga membangun transmisi sebanyak total 2.189 kms.

"Sebanyak 30 persen sudah beroperasi kalau untuk transmisi. Sedangkan 35 persen masih konstruksi," ujar Haryanto.

Haryanto juga menjelaskan program ini memberikan dampak ekonomi yang besar. Proyek ini memberikan peluang kepada 620 ribu tenaga kerja secara langsung dan 3 juta tenaga kerja secara tidak langsung, tersebar di seluruh Indonesia.

Sebaran lokasinya, 59 lokasi di Sumatra, 34 lokasi di Pulau Jawa, 49 lokasi di Sulawesi, Kalimantan 34 lokasi dan Indonesia Timur 34 lokasi. Program ini telah membuka peluang bagi pembangunan 75 ribu set tower, memanfaatkan 300 ribu kilometer konduktor aluminium, membangun 1.382 unit gardu induk, menggunakan 2.600 set trafo dan menyerap 3,5 juta ton baja profil dan pipa bukan pembangkit.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U2b8RQ
March 29, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U2b8RQ
via IFTTT
Share:

Pendiri Masjid Kubah Emas Depok Dimakamkan di Kompeks Masjid

Pendiri Masjid Kubah Emas Depok terkenal darmahan dan cinta anak yatim.

REPUBLIKA.CO.ID,  DEPOK— Ribuan jamaah melakukan shalat jenazah untuk almarhumah Hj Dian Djuriah Rais binti H Muhammad Rais pendiri Masjid Dian Al Mahri atau Masjid Kubah Emas, Depok Jawa Barat. 

Shalat jenazah berlangsung usai shalat Jumat. Prosesi dilanjutkan dengan pemakaman jenazah di Kompleks Masjid Kubah Emas, pada pukul 12.45.      

Tampak ratusan rangkaian papan bunga berjejer di pintu gerbang hingga ke halaman masjid termegah di Asia Tenggara itu dan menjadi tempat wisata religi andalan Kota Depok. 

Isak tangis keluarga mengiringi pemakaman wanita yang dikenal dermawan itu.   

Suami almarhumah, Maemun Al Rosyid menyampaikan ke para jamaah dan masyarakat untuk memaafkan almarhumah jika ada kesalahan yang diperbuat semasa hidupnya.  

"Kalau ada tutur kata dan perbuatan yang sadar dan tidak sadar kalau ada yang tidak berkenan atau kesalahan beliau semasa hidupnya, pada kesempatan ini mohon dibukakan pintu maaf seluas luasnya," kata Maemun.  

Dia meminta seluruh keluarga dan seluruh jamaah mengikhlaskan kepergian almarhumah dan berharap mendoakan kepergian istri tercintanya.  

"Kami juga minta keikhlasan dari para jemaah atas kepergian alamarhumah. Mari kita doakan agar almarhumah diterima amal ibadahnya, di lapangkan alam kuburnya, ditempatkan di sisi Allah, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan menghadapi keadaan ini," tutur Maemun. 

Menurut Maemun, alasan dimakamkan di halaman depan Masjid Kubah Emas karena keinginan dari almarhumah. "Jika tidak ada umur (meninggal dunia) untuk dimakamkan di depan Masjid Kubah Mas," terangnya.

Selain itu, pesan almarhumah yang ingin dishalatkan oleh para jamaah Masjid Kubah Mas dengan ikhlas. 

"Akhirnya, semua keinginan almarhumah istri saya terkabulkan. Almarhumah istri saya merupakan guru bagi kami yang mudah bergaul. Maka, kami keluarga meminta maaf untuk almarhumah jika ada tutur kata dan perbuatannya, agar dibukakan pintu maaf," tegas Maemun.

Kenangan almarhumah tak lekang di mata karyawan dan kerabat. Selain dikenal dermawan, almarhumah Dian Al Mahri juga dikenal senang dengan anak yatim. 

"Ibu sangat memperhatikan karyawan. Beliau sangat dermawan dan senang membantu anak-anak yatim. Semua juga pasti kehilangan. Ibu memang sangat baik," kenang salah satu karyawan, Sutrisna.

Hj Dian Djuriah Rais binti H Muhammad Rais yang akrab disapa Dian Al Mahri meninggal dunia di usia 70 tahun karena penyakit yang dideritanya di RS Pondok Indah, Jakarta, Jumat (29/3) pukul 02.15 WIB.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Fz4HM2
March 29, 2019 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Fz4HM2
via IFTTT
Share: