Showing posts with label March 08. Show all posts
Showing posts with label March 08. Show all posts

Thursday, March 7, 2019

In Picture: Sekolah Khusus Suku Talang Mamak

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAGIRI HULU -- Sejumlah warga Suku Talang Mamak dari berbagai usia belajar di Sekolah Dasar (SD) Plus di Desa Durian Cacar, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Kamis (7/3/2019).

SD Plus merupakan sekolah swadaya yang diprakarsai kepala desa sejak 2017, warga Talang Mamak yang sudah sarjana secara sukarela mengajar baca tulis kepada anak-anak dan orang dewasa. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TDkUce
March 08, 2019 at 01:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TDkUce
via IFTTT
Share:

Meriahnya Pesta Para Pecinta Alam di Hari Pertama

Indofest menampilkan berbagai perlengkapan untuk kegiatan di alam bebas
Para pecinta kegiatan alam memadati pameran Indofest di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (7/3). Mereka bahkan antre sejak pukul 07.00 WIB meski acara dibuka pada pukul 10.00 WIB.
Indofest menampilkan berbagai perlengkapan untuk kegiatan di alam bebas, seperti trekking, mendaki gunung, dan bersepeda. Barang yang paling banyak diincar adalah tas gunung atau carrier. Pengunjung bisa mendapatkan diskon hingga setengah harga.
Gelaran ini akan berlangsung hingga Senin, 11 Maret. Harga tiket masuk Rp 35 ribu per orang.
Pengirim: Ani, Depok
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ENXnfk
March 08, 2019 at 01:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ENXnfk
via IFTTT
Share:

Kadin Usul Zero Subsidi BBM Transportasi Massal

Masyarakat perlu mengubah pola dari kendaraan pribadi menuju transportasi massal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengusulkan zero subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk transportasi massal. Tujuannya untuk mendorong percepatan dalam menciptakan sistem transportasi yang efisien.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto dalam keterangan persnya yang diterima, Jumat (8/3) mengatakan, pemerintah sebagai pembuat kebijakan bersama dengan para pelaku usaha harus sejalan untuk menciptakan konsistensi implementasi sistem transportasi yang handal, efisien, dan berdaya saing.

Untuk itu, Kadin mengusulkan zero subsidi BBM dan mengalihkannya menjadi subsidi biaya transportasi langsung ke masyarakat. Khususnya, kata Carmelita, diarahkan kepada pengembangan sistem transportasi nasional agar bisa mendukung pengembangan sistem transportasi yang efektif dan efisien, melalui subsidi penyelenggaraan angkutan.

"Ini sebagai cara mendorong masyarakat mengubah pola transportasi dari kendaraan pribadi menuju transportasi masal atau angkutan umum," ujarnya.

Sementara Ketua Komite Tetap Kadin Indonesia Bidang Perhubungan Darat sekaligus Ketua Umum DPP Organda, Adrianto Djokosoetono mengatakan zero subsidi BBM maksudnya dengan menghapus subsidi BBM bagi angkutan jalan raya dan menggantinya dengan mensubsidi masyarakat dalam penggunaan angkutan umum jalan raya. Caranya, dengan otoritas membeli jasa angkutan publik kepada operator.

Selain itu, kata Adrianto, juga perlunya dukungan pemerintah dalam memberikan pembiayaan yang murah kepada bidang usaha angkutan darat, laut dan udara. "Termasuk fasilitas lainnya seperti jalur khusus angkutan umum, biaya tol khusus angkutan umum dan lainnya," ujarnya.

Usulan ini, kata dia, selaras dengan sosialisasi peningkatan penggunaan angkutan umum, mengurangi kemacetan jalan raya dan meningkatkan keselamatan di jalan. Selain itu, pengembangan transportasi nasional juga membutuhkan pendekatan keterpaduan seluruh moda transportasi, dari angkutan jalan raya, angkutan laut, angkutan udara hingga kereta api, baik pendekatan kesiapan infrastruktur maupun pembinaan penyelenggaraannya.

"Dengan begitu, konektifitas inter dan antarmoda dalam satu pengaturan, sehingga akan menghasilkan percepatan transportasi yang efisien," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UqKYV5
March 08, 2019 at 01:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UqKYV5
via IFTTT
Share:

Kisah Turunnya Surah ‘Abasa

Kisah itu terkait dengan Abdullah bin Ummi Maktum

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Selain Bilal bin Rabah, Abdullah bin Ummi Maktum merupakan muazin pada masa Nabi Muhammad SAW. Sahabat Nabi itu termasuk Assabiqun al-awwalun atau orang-orang pertama yang masuk Islam. Ia digambarkan memiliki fisik tak sempurna, sebab matanya tak dapat melihat atau buta. Meski begitu, Abdullah dikenal berilmu serta beradab, sehingga bisa melihat dengan mata hati.

Tak heran bila dirinya memiliki kepekaan tinggi untuk mengetahui waktu. Jika Bilal mengumandangkan azan pada malam hari, setiap fajar Abdullah keluar dari rumahnya untuk menyerukan azan Subuh di Masjid.

Pada bulan Ramadhan, Rasulullah pun bersabda: "Makan dan minumlah kalian hingga Abdullah bin Ummi Maktum mengumandangkan azan." Bahkan Allah telah memuliakan pria tersebut. Pasalnya, Abdullah merupakan, sebab surah ke-80 dalam Alquran yakni surah 'Abasa turun.

Pada suatu hari, Nabi tengah duduk bersama para pemuka Quraisy. Tiba-tiba Abdullah menanyakan sesuatu ke beliau, tapi Rasul tak menghiraukannya karena sibuk berbicara dengan beberapa tokoh Quraisy di antaranya Syaibah bin Rabi'ah. Selesai berunding dengan para Qu raisy, Rasulullah kemudian bersiap untuk pulang. Namun, mendadak beliau merasa kesakitan. Saat itulah Firman Allah berupa surah 'Abasa ayat 1 sampai 16 turun.

"Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling karena telah datang se orang buta kepadanya. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan diri nya (dari dosa), atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya? Ada pun orang yang merasa dirinya serba cukup maka kamu melayaninya. Padahal, tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman). Adapun orang yang datang kepadamu dengan ber segera (untuk mendapatkan pelajaran), sedang ia takut kepada (Allah) maka kamu mengabai kannya. Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan.

Maka barang siapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya di dalam kitab-kita yang dimuliakan, yang ditinggikan lagi disucikan, di tangan para penulis (mala ikat), yang mulia lagi berbakti." Nabi Muhammad lalu memanggil Abdullah bin Ummi Maktum. Untuk pertama kalinya, Rasulullah SAW menunjuk Abdullah menjadi wakil beliau di Madinah. Sejak hari itu, Rasulullah makin memuliakan sang muazin.

Suatu ketika Abdullah menyampaikan keinginannya untuk ikut berjihad. Pa ra sahabat pun menyambut baik hal itu. Hanya saja, kemudian firman Allah dalam dalam surah an-Nisa ayat 95 tu run. "Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang )." Mengetahui dirinya tak bisa ikut ber perang, Abdullah merasa sedih. Lantas ia berkata: "Apakah ada keringan an untuk ku?" Lalu turunlah ayat lanjutannya, "Selain yang mempunyai uzur."

Kendati demikian tekad Abdullah ikut berperang sangat kuat. Dirinya berulang kali menyampaikan keinginannya tersebut, hingga akhirnya pada Perang Qadisiyah, dia berperang sebagai pembawa panji pasukan berwarna hitam. Sejarah mencatatnya sebagai orang buta pertama yang turut dalam peperangan Islam.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TnZksQ
March 08, 2019 at 01:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TnZksQ
via IFTTT
Share:

MUI Apresiasi Pembersihan Data WNA di DPT

MUI mengimbau agar KPU bekerja lebih keras lagi dalam melakukan penyisiran tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mengapresiasi penyisiran yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk membersihkan data Warga Negara Asing (WNA) dari daftar prmikih tetap (DPT). "MUI memberikan apresiasi kepada KPU yang telah menyisir ulang daftar pemilih tetap untuk menghindari jangan sampai terjadi ada WNA nanti yang ikut memilih di bulan April," ujar Anwar Abbas dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Jumat (8/3).

Hasil penyisiran ulang atau pembersihan yang dilakukan  KPU NTB melalui verifikasi faktual lapangan. Misalnya ditemukan lima orang WNA yang masuk ke dalam DPT. Sementara, di semua wilayah Indonesia secara keseluruhan ditemuan 103 WNA yang masuk DPT.

Karena itu, Anwar mengingatkan agar KPU dan masyarakat untuk lebih berhati-hati lagi. "Adanya temuan ini tentu menuntut kita untuk lebih waspada dan berhati-hati lagi karena dengan adanya temuan ini menyadarkan kita bahwa masih ada masalah dalam DPT yang sekarang kita punya," ucap Anwar.

Menurut dia, MUI mengimbau agar KPU bekerja lebih keras lagi dalam melakukan penyisiran tersebut. Karena jika tidak, penyelenggaraan Pilpres dan Pileg berpotensi tidak diakui oleh pihak yang kalah lantaran merasa dicurangi.

"Dan kalau itu sempat terjadi maka negeri ini akan gaduh dan berada diambang perpecahan. Untuk itu MUI mendukung usaha verifikasi faktual lapangan yg dilakukan oleh KPU ini agar pilpres dan pileg yang kita selenggarakan berlangsung dengan baik, bersih, jujur, adil, transparan dan bertanggung jawab," kata Ketua PP Muhammadiyah ini.

Sebelumnya, KPU telah berkomitmen untuk membersihkan data daftar pemilih tetap (DPT) hingga tuntas. KPU akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) di daerah-daerah.

"Semua masukan dari berbagai pihak serta hasil koordinasi KPU dengan Dukcapil di daerah terus ditindaklanjuti. Iya (dibersihkan sampai tuntas, Red)," ujar Komisioner KPU, Viryan Azis, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (7/3).

Viryan menyebutkan, ada beberapa hal yang menjadi penyebab masuknya data 101 warga negara asing (WNA) dalam DPT. Tapi, kata dia penyebab utamanya adalah ketidaktahuan petugas soal KTP-el WNA yang serupa dengan KTP-el warga negara Indonesia. "Kalau sekarang kita semua sudah tahu. Jumlah KTP-el WNA yang tersebar hanya 1.680 dari penduduk Indonesia 200-an juta. Saat-saat awal banyak pihak yang tak tahu," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EMH6qD
March 08, 2019 at 01:10PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EMH6qD
via IFTTT
Share:

Tugas Mulia Mendampingi Mereka yang Diprioritaskan

Petugas stasiun mendampingi kelompok prioritas hingga mereka dapat haknya di kereta

Sore itu di Stasiun Manggarai, Jakarta, penulis melihat pemandangan yang menyejukkan hati. Sebenarnya pemandangan ini sudah yang ke beberapa kali penulis lihat. Kelihatan sepele memang, tapi bagi saya ini sangat mulia.

Si petugas stasiun, tak hanya mengantar bapak dari awal masuk, namun sampai ke dalam kereta mendapatkan tempat duduk. Terlihat si ibu yang mengantar sempat mengucap terima kasih tanda berpisah, cuma pekerjaan si petugas belum selesai.

Penulis melihat petugas sampai harus benar-benar menyelesaikan pekerjaan memastikan si penumpang prioritas mendapatkan haknya yaitu sekadar tempat untuk duduk. Terima kasih pak, mohon maaf penulis tak sempat menanyakan namamu. Semoga pekerjaanmu ini bisa menjadi pahala yang meringankan langkahmu di Akhirat nanti.

Pengirim: Iksan, Jakarta

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2IY24bF
March 08, 2019 at 01:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2IY24bF
via IFTTT
Share:

April Diprediksi Jadi Awal Kemarau 2019

BMKG memprediksi puncak kemarau di bulan Agustus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prediksi awal kemarau 2019 dimulai April mendatang. Kemudian puncak kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2019.

"Indonesia memiliki 342 zona musim (ZOM), awal musim kemarau 2019 diprediksi akan mulai masuk pada bulan April 2019 di sebagian wilayah Nusa Tenggara, Bali, dan Jawa sebanyak 79 ZOM (23,1 persen)," kata Kepala Bagian Humas BMKG Akhmad Taufan Maulana saat dihubungi Republika, Jumat (8/3).

Sementara itu, dia melanjutkan, wilayah-wilayah yang diprediksi awal musim kemarau pada Mei 2019 sebanyak 99 ZOM (28,9 persen). Meliputi sebagian Bali, Jawa,  Sumatera dan  sebagian Sulawesi. Kemudian sebanyak 96 ZOM (28,1 persen) akan masuk awal musim kemarau di bulan Juni 2019 di Sumatra, Jawa, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Jika dibandingkan terhadap rerata klimatologisnya yaitu periode 1981-2010, ia menambahkan, awal musim kemarau 2019 di Indonesia umumnya sama dengan rata-ratanya 127 ZOM (37,1 persen). Mundur sebanyak 128 ZOM (37,4 persen), dan maju sebanyak 97 ZOM (25,5 persen).

BMKG juga meminta perlu diwaspadai wilayah-wilayah yang awal musim kemaraunya terlebih dahulu. Yaitu di sebagian wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur bagian Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat bagian tengah dan Selatan, sebagian Lampung, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, dan Riau Serta Kalimantan Timur dan Selatan.

Prakiraan sifat hujan selama periode musim kemarau 2019 diprakirakan normal atau sama dengan rata-ratanya sebanyak 214 ZOM (62,6 persen), kemudian 82 ZOM (24 persen) akan Bawah Normal (lebih rendah dari rata-ratanya) dan 46 ZOM (13,4 persen) akan mengalami sifat hujan atas normal (lebih tinggi dari rata-ratanya). Ia juga meminta perlu diwaspadai wilayah yang periode kemaraunya akan lebih kering dari normalnya seperti di wilayah NTT, NTB, Bali, Jawa bagian Selatan dan Utara, Sebagian Sumatra, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Merauke.

"Kemudian puncak musim kemarau 2019, BMKG diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus-September 2019," katanya. Karena itu, ia meminta perlu diwaspadai wilayah yang rentan terhadap bencana yang ditimbulkan oleh curah hujan yang rendah yaitu kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan, dan penyediaan air bersih.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TwbLSI
March 08, 2019 at 01:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TwbLSI
via IFTTT
Share:

Nikmatnya Teknologi

Teknologi dapat memberikan kebaikan kepada seorang mukmin.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Wisnu Tanggap Prabowo

Ibnu Hazm meletakkan sebuah kaidah untuk mengetahui apakah sesuatu yang kita peroleh itu nikmat atau fitnah. Ia berkata, "Setiap nikmat yang tidak digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah hanyalah musibah" (Jaami'ul Ulum wal Hikam). 

Teknologi dapat memberi kebaikan yang banyak bagi seorang mukmin. Memanfaatkan teknologi untuk menuntut ilmu, misalnya, adalah bentuk syukur kepada Allah terhadap nikmat teknologi. Allah SWT berfirman, "Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)"  (QS at-Takatsur: 8).

Seseorang bernama Baqi bin Makhlad berjalan dari Andalusia (Spanyol) menuju Baghdad dengan menyusuri Afrika Utara untuk berguru kepada Imam Ahmad bin Hambal (Thabaqatil Hanabilah). Pada hari ini, seseorang dapat menimba mata air ilmu ke sejumlah kota di Indonesia, bahkan ke negari-negeri di Timur Tengah, menggunakan moda transportasi udara hanya dalam hitungan belasan jam. Sekarang perjalanan Baqi bin Makhlad tersebut dapat ditempuh enam sampai tujuh jam saja menggunakan pesawat komersial.

Mencari hadis pun pada hari ini sangatlah mudah. Selain banyak terdapat di perpustakaan dan toko-toko buku, kitab-kitab hadis dalam beragam format dapat diakses melalui gawai, termasuk dalam bentuk software.

Dua belas abad silam, Abu Hatim ar Razi harus menempuh perjalanan sejauh 4.800 kilometer untuk mencari hadis-hadis Nabi. Ia mengembara selama 10 tahun saat infrastruktur jalan modern dan kendaraan bermesin belum ada. Karena kertas belum diproduksi secara massal sehingga harganya terbilang mahal, beliau pernah menjual bajunya seharga 60 dirham, 10 dirham ia belanjakan untuk kertas dan selebihnya ia gunakan sebagai upah bagi penyalin kitab Imam Asy Syafi'i. 

Imam Asy Syafi'i pun pernah menulis di atas pelepah kurma, tulang unta, bebatuan, tembikar dan kertas bekas yang dibuang orang (Ensiklopedi Imam Syafi'i). Gawai pada hari ini menawarkan banyak fungsi. Salah satunya untuk menuliskan catatan ringkas atau merekam. Dahulu, Majduddin ibn Taimiyah (kakek Ibnu Taimiyah) harus memintakan orang lain membacakan sebuah kitab saat ia sedang di kamar mandi. Hal itu ia lakukan agar tidak ada waktu yang terbuang percuma. Apabila alat perekam sudah ada, tentu ia tidak perlu bersusah-susah untuk mengulang pelajaran.

Ketekunan Imam Bukhari dalam menulis kitab Tarikh Kabir pun tidak padam dengan gelapnya malam. Karena tidak memiliki uang untuk membeli lampu minyak, beliau duduk di dekat makam Rasulullah dan menulis di bawah sinar rembulan. Pada hari ini, nyaris tidak ada satu pun hunian tanpa penerangan.

Ketika komputer, laptop, alat tulis praktis, dan internet belum ditemukan, Imam Thabari menulis tarikhnya sebanyak 3.000 halaman (Siyar A'lam an Nubala), sedangkan Ibnu Aqil menulis sebuah karya terbesar di dunia, yakni al Funun sebanyak 400-800 jilid (Tarikh Islam). Tanpa mesin cetak, Ahmad bin Abdid al Maqdisiy telah menyalin lebih dari 2.000 jilid kitab, sedangkan Ibnu Jauzi menyalin 50-60 kitab dalam setahun. Subhanallah. n 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ca7fzk
March 08, 2019 at 01:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ca7fzk
via IFTTT
Share:

Afghanistan Tuai Pujian atas Tekadnya Menyumbang untuk UNRWA

Dukungan Afghanistan terhadap Palestina akan ditulis dalam tinta emas sejarah UNRWA.

REPUBLIKA.CO.ID, AL-QUDS -- Afghanistan tampil sebagai pendukung teranyar buat Badan Pekerjaan dan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). Negara yang telah dirongrong perang dan kesulitan itu mengulurkan tangan dengan sumbangan sebanyak satu juta dolar AS.

Siaran pers UNRWA mengatakan Duta Besar Afghanistan untuk Turki Abdul Rahim Sayed Jan menyerahkan sumbangan negaranya kepada Komisaris Jenderal UNRWA Pierre Krahenbuhl dalam upacara yang dituanrumahi oleh Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu di Instanbul, Turki, pada Ahad (3/3). Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al-Malki turut hadir di acara tersebut.

Saat menyampaikan terima kasihnya kepada Afghanistan, Komisaris Jenderal UNRWA menggambarkan sumbangannya sebagai "gestur yang sangat mulia" pada saat Afghanistan menghadapi banyak tantangan perang selama berabad-abad, demikian laporan Kantor Berita Palestina, WAFA --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.

"Keputusan Afghanistan untuk mendukung pengungsi Palestina akan ditulis dalam huruf-huruf emas dalam sejarah UNRWA," kata Krahenbuhl.

"Ini adalah pesan yang akan kami bawa ke seluruh dunia untuk memberi ilham kepada yang lain agar memberi dukungan kuat buat pengungsi Palestina. Ini adalah simbol yang menyatakan Palestina belum dilupakan oleh dunia," katanya.

Duta besar Afghanistan untuk Turki tersebut kembali menyampaikan "posisi bersejarah negaranya buat Palestina", sehingga "keputusan untuk mendanai UNRWA menjadi sangat penting". Sumbangan oleh Afghanistan itu membawa pesan komitmen kuat dan solidaritas dari satu negara yang rakyatnya telah lama menderita kesulitan dan perang.

Itu berbarengan dengan pembentukan baru-baru ini Pembangunan Dana Waqaf bagi Pengungsi Palestina, yang disahkan di Dewan Menteri Luar Negeri Organisasi Kerja Sama Islam (OIC) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pekan lalu. Dalam kesempatan itu, Komisaris Jenderal UNRWA bertemu dengan Salahuddin Rabbani --Menteri Luar Negeri Afghanistan-- dan menyampaikan terima kasihnya yang sepenuh hati untuk mendukung UNRWA.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ETWbYJ
March 08, 2019 at 01:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ETWbYJ
via IFTTT
Share:

Dompet Dhuafa Bantu Tanggulangi Banjir di Jatim

Tim DMC dikirim untuk menanggulangi bencana banjir di 15 kabupaten di Jatim.

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN -- Dompet Dhuafa menurunkan tim Disaster Management Center (DMC) ke beberapa wilayah di Jawa Timur. Pengiriman tim ini dilakukan untuk menanggulangi bencana banjir yang terjadi di 15 kabupaten di Jawa Timur.

"Kami sigap dalam merespons bencana yang menimpa di Jawa Timur. Kami sudah kerahkan dan menyebar ke daerah Jawa Timur yang terendam banjir. Serta mendistribusikan makanan serta air bersih yang susah di dapat selama banjir melanda,” ucap Kholid Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, Kamis (7/3).

Kholid menjelaskan, banjir terbanyak terjadi di Kabupaten Madiun yakni 35 desa di delapan Kecamatan. Dengan ketinggian air mencapai 50 cm hingga 1,5 meter. Akibat banjir, 1.700 rumah dan 116 hektar sawah di Madiun terendam. Banjir juga mengakibatkan meluapnya sungai Jeroan yang merupakan anak sungai Madiun.

Selain Madiun, 14 kota atau kabupaten lainnya yakni Nganjuk, Ngawi, Magetan, Sidoarjo, Kabupaten Kediri, Bojonegoro, Tuban, Kabupaten Probolinggo, Gresik, Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Lamongan dan Kabupaten Blitar juga terdampak banjir. “Dompet Dhuafa Jawa Tengah bersama relawan berjibaku untuk membantu para korban dengan memberikan bahan pangan, asesmen wilayah terdapak dan memperbaiki tanggul", ujar Satria Nova sebagai Pimpinan Dompet Dhuafa Cabang Jawa Timur.

Sementara menurut Bambang sebagai Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Yogjakarta, banjir dengan material lumpur sempat menggenangi wilayah Gunung Kidul. Dompet Dhuafa Yogja bersama relawan melakukan aksi bersih-bersih fasilitas umum, SMP 3 Gedangsari, pasca bencana melanda banyak titik di Gedangsari.

“Aksi ini dilakukan sebagai bentuk peduli kemanusiaan dan peduli pendidikan agar kegiatan belajar mengajar berjalan lancar di SMPN 3 Gedangsari,” kata Bambang.

Dompet Dhuafa Cabang Jawa Timur telah mendistribusikan bantuan berupa logistik, air bersih dan juga membantu evakuasi  seorang warga yang tengah menderita hyportermia. Dompet Dhuafa telah menyiapkan dua pos layanan dan dua ambulance siap siaga untuk para korban banjir. Selain itu Dompet Dhuafa Cabang Jawa Timur bersama DMC terus fokus mengevakuasi para lansia yang rentan menjadi korban bencana tersebut.

   

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VPwMp3
March 08, 2019 at 12:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VPwMp3
via IFTTT
Share:

Captain Marvel tidak Berikan Kekuatan Penuh pada Cerita

Captain Marvel tidak cukup memberikan kesan yang mendalam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film Captain Marvel merupakan bagian ke-21 dari Marvel Cinematic Universe. Setelah Black Panther berhasil memberi gaung dan ruang untuk cerita pahlawan dengan latar belakang kulit berwarna, Captain Marvel tidak mendapatkan momentum tersebut.

Dengan promosi yang keras tentang film pahlawan perempuan pertama dari Marvel Studio, penulis naskah Anna Boden dan Ryan Flec dengan Geneva Robertson-Dworet sayangnya kurang memberikan sentuh yang berkesan. Boden dan Flec juga berperan sebagai pengarah film tersebut.

Keriuhan yang sama tidak didapatkan dalam film ini. Cerita justru hanya menunjukan kekuatan Carol Danvers sebagai Captain Marvel tanpa ada ikatan atas karakternya. Isu yang ingin ditunjukkan tidak terlihat jelas dan lebih tertutup pada perjalanan pencarian diri yang tidak kuat.

“Film ini penuh misteri. Sebuah kisah tentang pencarian jati diri yang penuh kejutan. Kami harap pada akhirnya film ini dapat melampaui segala ekspetasi yang dimiliki pengemar,” ujar Boden melalui siaran resmi yang diterima Republika.co.id, Senin.

Misteri dan kejutan memang telah dipersiapkan. Namun, itu nyatanya tidak cukup untuk memberikan kesan yang mendalam.

Tapi, dengan celah tersebut, apresiasi terbesar patut diberikan pada pemeran-pemeran yang terlibat. Aktris Brie Larson dengan baik bisa menunjukan tiap emosi yang bergejolak selama perjalanan yang dialami Carol. Pemenang piala Oscar ini bisa mengolah rasa dari karakter pahlawan yang mengalami hantaman untuk menemukan siapa dirinya yang sebenarnya.

Sedangkan karakter pendukung seperti Nick Fury (Samuel L Jackson) pun bisa mencuri perhatian. Penampilan yang dibuat lebih mudah dengan sikap konyolnya menjadi warna membuat hantaran komedi yang cukup menyegarkan.

Yang paling menarik justru hadirnya kucing bernama Goose. Ia memberi ruang yang besar untuk merasakan kegemasan dan keimutan yang tidak bisa ditahan. Sosok satu ini selalu menarik perhatian pada setiap adegan yang dimasukinya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EHNwrm
March 08, 2019 at 12:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EHNwrm
via IFTTT
Share:

Bawaslu Jelaskan Tiga Penyebab WNA Masuk DPT

Ada proses pencocokan dan penelitian (coklit) yang tidak menyeluruh

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), menyampaikan hasil pengawasan terhadap data Warga Negara Asing (WNA) dalam daftar pemilih pemilu. Berdasarkan pengawasan tersebut, ada tiga penyebab data WNA mausk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

Anggota Bawaslu, Mochamad Afifuddin, mengatakan ada proses pencocokan dan penelitian (coklit) yang tidak menyeluruh. "Di antaranya disebabkan oleh proses coklit yang tidak seluruhnya dilakukan dengan cara mendatangi langsung dari rumah ke rumah sebagaimana diatur dalam perundang-undangan," ujar Afif ketika dikonfirmasi, Jumat (8/3).

Dia melanjutkan, berdasarkan kajian Bawaslu menunjukkan dari 10 rumah yang didatangi langsung oleh pengawas pemilu, satu hingga dua rumah saat coklit tidak didatangi oleh Petugas. Hal ini mengakibatkan koreksi langsung terhadap status kewarganegaraan tidak dapat dilakukan.

Hal kedua yang menjadi penyebab WNA masuk DPT adalah pengetahuan petugas tentang larangan WNA menjadi pemilih belum sepenuhnya dipahami. "Sepanjang seseorang sudah lama tinggal di Indonesia bahkan berkeluarga, belum tentu yang bersangkutan berstatus WNI, melainkan masih berstatus WNA yang tidak mempunyai hak pilih, petugas coklit langsung mencatatnya dalam daftar pemilih," jelas Afif.

Penyebab ketiga, update informasi terkait latar belakang kewarganegaraan asing tidak tersampaikan dengan maksimal di antara lembaga yang berwenang dan bertanggungjawab. Batasan yang tidak boleh memilih hanya fokus pada TNI, POLRI, meninggal dan di bawah umur, sementara status kewarganegaraan kurang menjadi perhatian dalam pemutakhiran.

Lebih lanjut Viryan menjelaskan jika Bawaslu juga melakukan penelitian terhadap 103 data WNA yang masuk DPT berdasarkan temuan Dukcapil Kemendagri. "Bawaslu melakukan penelitian faktual lebih lanjut tentang potensi WNA masuk DPT

ini. Hingga 8 Maret 2019, terdapat 158 orang yang berstatus WNA diduga masuk dalam DPT," ungkap Afif.

Adapun persebaran data WNA yakni di Bali (36 orang), Banten (7 orang), Yogyakarta (10 orang), Jakarta (1 orang), Jambi (1 orang), Jawa Barat (29 orang), Jawa Tengah (18 orang), Jawa Timur (37 orang), Kalimantan Barat (2 orang), Bangka Belitung (1 orang), Lampung (1 orang), NTB (6 orang), Sulawesi Utara (2 orang), Sumatera Barat (6 orang) dan Sulawesi Tengah (1 orang).

Menurut Afif, data temuan Bawaslu ini akan dikroscek kembali bersama Dukcapil Kemendagri dan KPU pada Jumat. "Nanti siang ini kami akan membahas lagi dengan Kemendagri dan KPU," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TqvSm6
March 08, 2019 at 12:46PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TqvSm6
via IFTTT
Share:

Warganet Perdebatkan Minuman Kola Campur Susu

Perdebatan pertama bermula dari status Twitter komedian Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, BIRMINGHAM -- Warganet memang suka memperdebatkan apa saja, termasuk soal makanan dan minuman. Hal terbaru yang tengah memicu pro-kontra adalah sajian minuman yang terbuat dari campuran susu dan minuman bersoda coke alias kola.

Pemicu perbincangan serta keterbelahan opini adalah unggahan penulis komedi Inggris James Felton di media sosial Twitter. Dia mengunggah foto diri sedang minum campuran kola dan susu, menuliskan status yang membuka lebar ruang diskusi.

"Coke susu adalah hal yang nyata. Orang-orang di Birmingham menyukainya. Kita semua bisa beralih ke diskusi sekarang, aku tidak akan mengajukan pertanyaan lebih lanjut," tulisnya lewat akun @JimMFelton.

Sebagian orang merespons dengan heran dan kebingungan. Menurut pihak yang kontra ini, tidak seharusnya kola dicampur dengan susu. Mereka tidak percaya keduanya bisa menjadi minuman lezat dan menyatakan tidak akan pernah menjajal campuran itu.

"Saya merasa tersinggung dengan adanya coke susu. Saya akan mencoba apapun, asal bukan minuman itu," tulis salah satu warganet.

Warganet lain membela minuman itu dan menyebut rasanya enak. Mereka mengatakan campuran kola dan susu bukan hal baru. Tidak berbeda pula dengan soda float, yang terdiri dari minuman bersoda serta es krim mengapung di atasnya.

Pihak ini justru merasa aneh karena masih ada yang menganggap kola dan susu bukan pengetahuan umum. Dia bercerita, kombinasi soda dan susu sudah dia ketahui dari orang tuanya saat dia masih berusia empat tahun.

"Susu dan kola sudah ada sejak 50 tahun yang lalu. Sama sekali bukan hal baru," ungkap seorang warganet, dikutip dari laman Independent.

Di Indonesia campuran soda dan susu juga bukan barang baru. Minuman soda gembira yang terdiri dari susu kental manis, air soda, dan sirup merah merupakan minuman khas dari Jawa Tengah yang biasa diminum dingin. Soda gembira yang dibuat dari kola dan susu kental manis juga biasa ditemukan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EIddrC
March 08, 2019 at 12:43PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EIddrC
via IFTTT
Share:

Perusahaan Teknologi dan Coworking Dominasi Properti Asia

Perusahaan teknologi dan coworking space menggeser perusahaan sektor keuangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wilayah Central Business District (CBD) di Asia mengalami perubahan karakteristik dan latar belakang penyewa. Diketahui, CBD sudah lama didominasi oleh pengusaha sektor keuangan. Tapi, kini, kelompok Teknologi, Media dan Telekomunikasi (TMT) secara perlahan mampu menggeser posisi tersebut.

Asia Managing Director of Capital Markets and Investment Services di Colliers International, Terence Tang, menyebutkan, grup TPT dan operator working space mendominasi permintaan utama atas properti di CBD sepanjang 2017 hingga 2018. "Grup TMT sekarang mendominasi 18 persen ruang kantor utama di CBD Asia, sementara working space lima persen," tuturnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (8/3).

Pada 2018, Tang menjelaskan, kelompok TMT dan working space secara bersama-sama menyumbang 11 persen dan 75 persen pendapatan CBD secara keseluruhan. Pertumbuhan di sektor-sektor ini mungkin saja melambat, tapi tidak mungkin mengalami penurunan.

Tren di Asia tersebut menggambarkan pertumbuhan lebih cepat dibanding dengan pasar di perkotaan besar Eropa dan Amerika Serikat. Sektor TMT telah menjadi pendorong utama pertumbuhan di pasar perkantoran London sejak lama karena didorong ekspansi perusahaan besar seperti Google dan Facebook. Tapi, sampai akhir 2018, dominasinya hanya mencapai 10 persen dari total stok di London.

Kecepatan London bahkan terkesan menjenuhkan dibanding dengan kota lain seperti Bangalore atau Shenzhen. Di kedua kota tersebut, kelompok teknologi dan media sudah mendominasi hingga 48 persen dan 20 persen dari properti keseluruhan.

Sementara itu, untuk sektor working space, pertumbuhan di Amerika sudah berlangsung sejak sekitar dua tahun lalu. Dalam 18 bulan terakhir, ruang kerja fleksibel di Negeri Paman Sam telah menyumbang sepertiga dari sewa kantor di perkotaan. Seperti di Asia, operator working space mulai mengalihkan target dari perusahaan rintisan ke perusahaan besar.

Data yang dimiliki Colliers memperlihatkan, ruang kerja fleksibel lebih banyak terfokus di daerah yang tech-driven atau banyak digerakkan oleh teknololgi. Ruang kerja fleksibel juga berkerumun di kota berupah tinggi dan pasar yang memiliki konsentrasi tinggi dari perusahaan jasa profesional.

Direktur Eksekutif Asia Research di Colliers International Andrew Haskins mengatakan, perubahan sektor penyewa kantor di kawasan CBD turut memberikan pengaruh pada desain kantor. Perubahan ini disebabkan sektor TMT dan operator working space cenderung lebih menghargai fleksibilitas, efisiensi penggunaan ruang dan ambien pengalaman dibanding dengan sektor keuangan yang mendominasi CBD beberapa waktu lalu.

Setidaknya ada empat layout kantor yang harus dimiliki kantor di kawasan CBD untuk menarik dua sektor ini. Salah satunya, kemudahan akses dalam menciptakan pengalaman dan hiburan baru. Selain itu, mereka juga harus memiliki beberapa pintu masuk.

"Mengurangi kebutuhan ruang IT dengan pengatur suhu di dalam gedung dan adanya ruang relaksasi," kata Haskins.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SQ48Cb
March 08, 2019 at 12:32PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SQ48Cb
via IFTTT
Share:

Indeks Harga Pangan Dunia Naik 1,7 Persen

Harga beras dan sereal, komponen terbesar dalam indeks, stabil 3 bulan berturut-turut

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Harga-harga pangan dunia naik untuk bulan ketiga berturut-turut pada Februari, meningkat 1,7 persen dibandingkan Januari. Kenaikan tertinggi terjadi pada harga susu yang mencapai 5,6 persen.

Menurut Indeks Harga Makanan yang dirilis Kamis (7/3) oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), meskipun terjadi kenaikan yang dimulai pada Desember, harga-harga masih 2,3 persen di bawah level setahun yang lalu. Indeks harga pangan global pada akhir Februari berada di posisi 167,5 poin, dibandingkan dengan 164,8 poin pada Januari.

Harga beras dan sereal, komponen terbesar dalam indeks FAO, stabil untuk bulan ketiga berturut-turut. Harga beras dan gandum tidak bergerak sama sekali, sementara harga jagung sedikit lebih tinggi.

Di antara komponen-komponen lain dalam indeks, harga-harga minyak dan lemak naik 1,8 persen karena proses minyak sawit didorong lebih tinggi berdasarkan masalah-masalah musiman.

Indeks daging FAO naik moderat 0,7 persen, dipimpin oleh harga daging sapi dan babi yang lebih tinggi didorong oleh lebih banyak permintaan dari importir. Sementara itu, harga unggas tidak berubah.

Sedangkan untuk harga gula naik 1,2 persen karena produksi yang lebih rendah di India dan sebagian Brasil.

Kenaikan harga susu sebesar 5,6 persen terjadi setelah kenaikan besar dalam harga susu bubuk, karena sedikit penurunan produksi dari Australia dan Selandia Baru dan peningkatan permintaan dari importir tradisional. Indeks susu hampir sama dengan levelnya setahun lalu.

Indeks Harga Makanan FAO bulanan didasarkan pada harga di seluruh dunia untuk 23 kategori komoditas pangan yang mencakup harga untuk 73 produk yang berbeda dibandingkan dengan tahun dasar. Indeks berikutnya dijadwalkan akan dirilis pada 4 April.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XLSsUS
March 08, 2019 at 12:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XLSsUS
via IFTTT
Share:

Unusa Dorong Mahasiswanya Jadi Wirausahawan

Unusa menggelar Entrepreneur Plus (Enplus) Festival 2019

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar Entrepreneur Plus (Enplus) Festival 2019. Gelaran ini dalam upaya menyikapi era globalisasi, sekaligus meningkatkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Mengingat perguruan tinggi dituntut mampu membekali kemampuan mahasiswanya di segala bidang, utamanya bidang kewirausahaan.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unusa, Yusak Anshori meyakini, menumbuhkan jiwa entrepreneurship di kalangan mahasiswa akan mendorong tumbuhnya perekonomian Indonesia, terutama di sektor industri kreatif. Terbatasnya lapangan pekerjaan, kata dia, membuat mahasiswa harus mempunyai jiwa kewirausahaan, untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru.

"Terbatasnya lapangan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah lulusan mahasiswa, sehingga banyak mahasiswa yang tidak terserap oleh perusahaan-perusahaan yang ada," kata Yusak melalui siaran persnya, Jumat (8/3)

Yusak melanjutkan, ketika lapangan kerja terbatas, mahasiswa jangan sampai bergantung pada situasi yang ada saat ini. Selain menguasai teori di bangku kuliah, menurutnya mahasiswa juga harus bisa memiliki jiwa menciptakan sendiri lapangan pekerjaan. Itu pula lah salah satu alasan digelarnya Enplus Festival.

Yusak menjelaskan, Enplus Festival merupakan kegiatan tahunan yang diperluas cakupannya setiap tahun. Tujuannya agar menjadi lebih besar sehingga memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat. :Ke depannya, kami ingin mengajak lebih banyak lagi mahasiswa baik yang di Surabaya maupun di Jawa Timur untuk ambil bagian," kata Yusak

Rektor Unusa Achmad Jazidie mengatakan, gema kewirausahaan di Indonesia sudah merambah ke semua lini pendidikan. Hampir seluruh jenjang pendidikan di Indonesia telah mengaplikasikan kurikulum kewirausahaan untuk siswa-siswinya.

Pertumbuhan ekonomi menurutnya merupakan hal yang sangat vital atau penting dalam suatu negara. Pertarungan antara kesediaan tenaga kerja merupakan salah satu faktor pentingnya pertumbuhan ekonomi. Dimana setiap tahunnya, ada jutaan wisudawan baru dan lulusan SMK yang berniat untuk kerja sementara kebutuhan tenaga kerja itu tidak klop.

“Ditambah lagi ada yang senang menggunakan tenaga kerja asing. Menyadari itu Unusa dalam visinya merumuskan secara eksplisit menyiapkan SDM yang berjiwa entrepreneur berjati diri Islami,” kata Jazidie.

Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, lanjut dia, tidak hanya dituntut untuk pintar dalam ilmu pengetahuan atau pun peka terhadap perubahan lingkungan sosial dan global. Namun juga diharapkan memiliki jiwa kepemimpinan yang penuh.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SPTFq8
March 08, 2019 at 12:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SPTFq8
via IFTTT
Share:

Biro Travel Umrah Siap Pasarkan Wisata Halal Indonesia

Tahun lalu ada sebanyak 166.111 wisatawan Arab Saudi berkunjung ke Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Biro perjalanan haji dan umrah siap ikut memasarkan wisata halal Indonesia yang diusung pemerintah. Wakil Ketua Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), Muharom Ahmad menyampaikan selama ini cukup banyak travel atau biro perjalanan umrah yang membawa wisatawan dari Timur Tengah, khususnya Arab Saudi ke dalam negeri.

"Sudah ada sejak dari tahun 90an juga sudah, namun memang belum jadi industri, privat saja, berdasarkan informasi dari mulut ke mulut," kata dia pada Republika, Jumat (8/3).

Wisatawan Arab Saudi, menurut Muharom datang ke Indonesia setelah mengetahui informasi wisata dari biro perjalanan umrah dan haji. Kunci dari upaya peningkatan wisatawan dari negara Arab ini memang pada pemasaran.

Dahulu mereka lebih banyak berkunjung ke Malaysia karena mengenalnya lebih dulu. Seiring dengan waktu, mulai banyak turis Arab yang juga datang ke Indonesia karena referensi dari orang yang sudah pernah liburan.

"Mereka kini sudah sangat familiar dengan Bogor, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Padang," kata Muharom.

Karakteristik wisata mereka berbeda dari negara lain. Biasanya, wisatawan Timur Tengah menyukai wisata alam karena mereka tinggal di negara yang kering dan gersang. Sehingga wisata di pegunungan atau bukit menjadi pilihan yang paling laris.

Selain itu, turis Timur Tengah cenderung berwisata dalam waktu lama dan privat. Mereka melancong beregu, umumnya satu keluarga besar untuk menghabiskan waktu bersama.

"Ya seperti Raja Salman yang dulu berkunjung ke Indonesia, lama dan privat, mereka ingin menikmati waktu selama berlibur," kata dia.

Tidak jarang, pengeluaran saat berada di Indonesia pun dalam jumlah tidak sedikit. Muharom mengatakan pemerintah perlu mengetahui karakteristik wisata pelancong dari negara sasaran untuk kemudian diterjemahkan dalam paket wisata.

Saat ini, anggota Asosiasi sudah banyak yang memiliki paket wisata halal ke Indonesia, khususnya dengan tujuan Yogyakarta dan Bali. Meski kontribusinya tidak bisa dirata-ratakan. Muharom mengatakan potensi ini harus terus dikembangkan oleh pemerintah dan diatur secara terintegrasi.

Pihak industri perlu arahan dari pemerintah dan siap menyampaikan strategi atau informasi yang dibutuhkan. Ia mendorong kerja sama untuk membuat program dan pemasaran karena pada dasarnya travel haji umrah adalah biro perjalanan wisata juga.

"Kami juga siap diberdayakan," kata Muharom.

Menurut data Kementerian Pariwisata, tahun lalu ada sebanyak 166.111 wisatawan Arab Saudi berkunjung ke Indonesia. Menurut data yang dirilis Tim Percepatan Pembangunan Wisata Halal dan Visit Wonderful Indonesia, lama tinggal wisman Arab Saudi di Indonesia pada 2016 mencapai 10,83 hari dan Mesir rata-rata 10,47 hari.

Sedangkan Malaysia menghabiskan waktunya di Tanah Air rata-rata hanya 5,12 hari. Sementara itu, pengeluaran rata-rata selama liburan di Indonesia untuk turis dari Arab Saudi sebanyak 2.226,18 dolar AS per orang. Sedangkan turis lain rata-rata 1.293 dolar AS.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VHYlR1
March 08, 2019 at 12:14PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VHYlR1
via IFTTT
Share:

Siang Sore Ini Jabar Diprediksi Hujan

Potensi hujan turun di hampir seluruh wilayah Jawa.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Jumat siang dan sore hari berpotensi hujan. Hujan diprakirakan turun dengan intensitas ringan dan sedang.

Berdasarkan Data dan Informasi (Datin) Stasiun Geofisika Bandung, dinyatakan bahwa prakiraan cuaca Wilayah Jawa Barat untuk potensi hujan ringan antara siang dan sore hari akan terjadi di sebagian wilayah Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Cianjur, Sukabumi, Bandung, Bandung. Juga Sumedang, Subang, Indramayu, Purwakarta, Cirebon, Kuningan, Sumedang, Majalengka, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran.

Sedangkan pada pagi hari secara umum cerah berawan hingga berawan lalu pada malam hari secara umum berawan dan masih berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Bogor, Depok, Cianjur, Bandung, Cirebon, Indramayu, Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Subang.

Untuk dini hari secara umum berawan masih berpotensi hujan ringan di sebagian wilayah Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, dan Indramayu.

Suhu udara wilayah Jawa Barat bagian Utara ialah 22 hingga 33 derajat celsius dengan kelembapan udara 65 hingga 95 persen. Suhu udara wilayah Jawa Barat bagian Selatan ialah 20 hingga 32 derajat celsius dengan kelembapan 65 hingga 95 persen.

Sementara untuk kecepatan angin, secara umum bertiup dari arah Barat Laut - Barat dengan kecepatan 05 hingga 30 km/jam.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat agar waspada potensi terjadinya hujan yang dapat di sertai kilat/petir dan angin kencang di seluruh wilayah Jawa Barat antara siang/sore hingga malam hari.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EVAeZs
March 08, 2019 at 12:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EVAeZs
via IFTTT
Share:

Ini Kronologi Serangan KKB di Nduga Versi TNI

Tiga anggota TNI gugur dalam baku tembak dengan KKB di Nduga, Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  — Tiga orang anggota TNI gugur dalam baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua pada Kamis (7/3) kemarin. Ketiga anggota TNI ini merupakan pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum).

Menurut Kapendam XVII/Cenderawasi Kolonel Inf Muhammad Aidi, pasukan satgas Gakkum berjumlah 25 orang. Mereka bertugas untuk melaksanakan pengamanan dalam rangka proses pergeseran pasukan TNI yang akan melaksanakan pengamanan dan pembangunan infrastruktur Trans Papua Wamena- Mumugu di Kab. Nduga.

Sayangnya kata Aidi, pasukannya mendapatkan serangan dari pihak KKSB pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Mugi Kabupaten Nduga pada Kamis pagi pukul 08.00 WIT. Diduga, kelompok KKSB terdiri dari 50 sampai 70 orang bersenjata campuran militer dan senjata tradisional panah dan tombak. "Pasukan berusaha melakukan perlawanan sehingga berhasil menguasai keadaan, dan berhasil memukul mundur kelompok KKSB sampai menghilang ke dalam hutan belantara," kata Aidi dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Jumat (8/3).

Namun lanjutnya, akibat serangan tersebut menyebabkan tiga orang prajurit TNI gugur sebagai kusuma Bangsa. Mereka yang gugur atas nama Serda Mirwariyadin asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Serda Yusdin asal Palopo Sulawesi Selatan dan Serda Siswanto Bayu Aji asal Grobokan Jawa Tengah.

Sementara dari pihak KKSB, lanjut Aidi, prajurit TNI berhasil merampas 05 pucuk senjata milik KKSB, satu mayat yang identitasnya masih dalam penyelidikan. Diperkirakan tambahnya dari pihak KKSB ada sekitar 7 sampai 10 orang yang meninggal dunia namun mayatnya berhasil dibawa kabur oleh pasukan KKSB.

Selanjutnya terang Aidi, pukul 15.00 WIT, dua unit helly jenis Bell tiba dari Timika untuk melaksankan evakuasi terhadap korban prajurit yang gugur. Namun sebelum mendarat, helly kembali mendapatkan serangan dari KKSB sehingga baku tembak kembali terjadi dan helly TNI berhasil mendarat dan proses evakuasi dapat dilaksanakan dalam keadaan aman.

"TNI akan terus membackup Polri dalam upaya penegakan hukum terhadap aksi-aksi kelompok bersenjata yang meresahkan masyarakat Papua. Kami tidak pernah dan tidak akan pernah mundur selangkah pun dalam menghadapi KSB. Meskipun beberapa prajurit TNI Polri telah gugur dalam tugas, namun kami tetap berkomitmen untuk melindungi warga masyarakat Papua dari teror yang dilakukan KSB", tegas Aidi.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring dan seluruh jajaran Kodam XVII/Cenderawasih berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya para prajurit terbaik bangsa. Pangdam XVII/Cenderawasih mengatakan bahwa ke - 3 prajurit TNI tersebut telah gugur demi menjalankan tugas mulia untuk menegakkan kedaulatan bangsa.

"Mereka adalah pahlawan kusuma bangsa yang telah rela mengorbankan nyawanya demi menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Papua. Ini juga sekaligus membuktikan bahwa kelompok separatis bersenjata lah yang selama ini menjadi beban bagi masyarakat Papua. Mereka tidak segan membunuh aparat dan warga sipil yang tidak mendukung mereka", kata Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VDl1BU
March 08, 2019 at 12:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VDl1BU
via IFTTT
Share:

KPU Tegaskan tak Simpan Kotak Suara Pemilu di Kantor Parpol

KPU menegaskan tidak menyimpan logistik untuk pemilu di kantor Parpol manapun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan, pihaknya tidak melakukan penyimpanan logistik di kantor-kantor partai. Hal tersebut ia katakan menanggapi beredarnya foto tempat penyimpanan kotak suara KPU di dekat kantor salah satu partai.

"Dipastikan tidak di kantor partai," ujar Komisioner KPU Wahyu Setiawan saat dikonfirmasi Republika.co.id melalui pesan singkat, Kamis (7/3).

Selain Wahyu, komisioner KPU lainnya, Ilham Saputra, juga memastikan pihaknya tidak melakukan penyimpanan logistik di kantor-kantor partai. Menurutnya, kalaupun berdekatan, kemungkinan karena sama-sama menyewa ruko yang berada tak jauh dari kantor partai tersebut.

"Tidak mungkin (ditaruh di kantor partai). Kami memastikan tidak ada penyimpanan logistik di kantor-kantor partai," jelasnya.

Sebelumnya, beredar foto yang menunjukkan tempat penyimpanan kotak suara KPU yang letaknya tak jauh salah satu kantor partai. Kantor partai pada foto tersebut berwarna merah dengan tulisan "uangan" pada bagian akhir. Jarak antara kedua tempat itu dipisahkan satu ruko.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2NVOMvf
March 08, 2019 at 12:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2NVOMvf
via IFTTT
Share: