Showing posts with label 2019 at 10:59PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:59PM. Show all posts

Saturday, February 23, 2019

Presiden Klub: Madura United Memang untuk Indonesia

Ada lima pemain klub berjuluk Laskar Sape Kerrap itu yang dipanggil timnas.

REPUBLIKA.CO.ID,  PAMEKASAN -- Presiden Klub Madura United FC Achsanul Qosasi menyatakan, Madura United memang untuk Indonesia. Oleh karena itu, ia tidak terlalu mempersoalnya banyaknya pemain di klub sepak bola itu yang dipanggil masuk timnas.

"Madura United memang untuk Indonesia. Kami sudah siap dengan segala risikonya jika para pemain dipanggil timnas Indonesia. Karena puncak prestasi dari pemain adalah memperkuat timnas negaranya," kata Achsanul, Sabtu (23/2) sore.

AQ, sapaan karib tokoh Madura asal Kabupaten Sumenep, ini menjelaskan, sejak awal dirinya menyadari bakal banyak pemain Madura United yang akan direkrut timnas. "Ini kan kesempatan bagi pemain lain di Madura United untuk tampil," katanya.

Ada lima pemain klub sepak bola berjuluk Laskar Sape Kerrap itu yang dipanggil timnas sehingga dipastikan tidak bisa memperkuat klub di Piala Presiden 2019. Kelima pemain itu adalah Muhammad Ridho, Fachruddin Aryantano, Zulfiandi, Andik Vermansyah, dan Greg Nwokolo.

Hal senada juga dikemukakan oleh Manajer Madura United FC Haruna Soemitro. Haruna mengatakan, pihaknya justru bangga jika banyak pemain Madura United yang direkrut timnas. "Benar kata Pak AQ bahwa ini risiko dari pemain bintang nasional yang banyak di Madura United ini. Tapi, ini adalah kesempatan dan kami masih memiliki pemain lain," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2IvX5ys
February 23, 2019 at 10:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2IvX5ys
via IFTTT
Share:

Disebut Hanya Dapat 5,4 Persen Suara, Ini Jawaban Demokrat

Dalam survei internal, suara Demokrat disebut mendekati target yakni 15 persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrat diprediksi hanya akan mendapatkan 5,4 persen suara pada Pemilu 2019. Namun, Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto mengungkapkan jika survei internal menunjukkan suara yang diraih partainya lebih tinggi dari survei LSI Denny JA.

Berdasarkan hasil survei LSI Denny JA, eletabilitas Demokrat stagnan dan berada diurutan kelima di bawah PDIP, Partai Gerindra, Partai Golkar, dan PKB. Didik menyebut hasil survei internal partainya, Demokrat hampir mendekati target.

"Alhamdulillah beberapa survei (internal) kami sudah mendekati target kami yakni, 15 persen," ungkap Didik kepada Republika.co.id, Sabtu (23/2).

Meski begitu, Didik menuturkan, partainya tetap menghargai hasil survei yang dilakukan lembaga lain. Hasil yang diumumkan LSI Denny JA menurutnya cukup menbantu mengetahui persepsi masyarakat.

Didik mengatakan, partainya akan meningkatkan kerja politik dan meningkatkan intensitas kampanye dengan terjun secara langsung ke masyarakat. Didik yakin Demokrat akan mendapat dukungan dari masyarakat melalui 14 program prioritas. Salah satunya adalah menciptakan lapangan kerja bagi milenial dan perempuan sekaligus membatasi tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia.

"Agenda besar dan prioritas bagi rakyat akan kita wujudkan melalui proses pileg tahun 2019 ini," ucap dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T4M0J5
February 23, 2019 at 10:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T4M0J5
via IFTTT
Share:

Friday, February 15, 2019

Kementan Fasilitasi Sinergisitas Petani Jagung dan Peternak

Tim Pusat dikerahkan untuk merealisasikan peran pemerintah di wilayah panen jagung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertanian melalui Ditjen Tanaman Pangan mengawal panen raya jagung di sejumlah daerah yang berlangsung bulan ini. Panen raya mencapai 9 ribu hektare yang tersebar di delapan kabupaten seperti Lamongan, Tuban dan Grobogan.

"Pengawalan ini dimaksudkan agar kebutuhan jagung para peternak cepat terpenuhi, terutama melalui peran Bulog," kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita, Jumat (15/2).

Menurut Diarmita, sejauh ini pihaknya sudah menjembatani penyerapan jagung dari petani ke peternak dengan Bulog dalam mengatur pasokan. Penyerapan itu merupakan instruksi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

"Saat ini di lapangan sudah mengerahkan Tim Pusat untuk merealisasikan peran pemerintah di 23 provinsi wilayah panen jagung. Inilah langkah konkret dalam memberi kepastian pasar kepada petani dan memenuhi kebutuhan jagung bagi peternak ayam," ujarnya.

Berdasarkan data Ditjen Tanaman Pangan, minggu pertama hingga minggu kempat Februari 2019 ini, jumlah panen jagung mencapai 9.379 hektare, dengan capaian panen terbesar di Pasaman Barat yang mencapai 3.200 hektare.

Disusul wilayah Solok Selatan, Agam, dan Pasaman dengan masing-masing capaian 1500, 1200, dan 1000 hektare. Kabupaten lainnya adalah Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Tanah Datar, dan Limapuluhkota masih dalam tahap proses panen.

"Panen di provinsi wilayah jagung dimulai sejak minggu pertama Februari 2019 dan puncaknya pada minggu ke tiga Februari 2019 ini. Untuk itu kami berharap Bulog dapat membantu menyerap jagung petani saat panen raya ini, sehingga dapat menjadi buffer stock," tuturnya.

Diarmita berharap petani jagung dan peternak ayam mandiri dapat menikmati masa panen raya jagung melalui mekanisme distribusi dan stok yang baik. Terkait suistainailitas (keberlanjutan) ketersediaan jagung, ia mengusulkan Pemda membuat BUMD dengan memanfaatkan dana desa.

"BUMD ini juga sekaligus membangun Silo, sehingga dapat menyerap jagung hasil panen petani. Saya perhatikan penanganan pasca panen jagung sangatlah diperlukan, terutama saat panen raya tiba seperti ini," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Usaha dan Kelembagaan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, Avrizal Arman mendukung pemerintah pusat dalam mewujudkan kemitraan antara petani jagung dan peternak ayam dalam penyerapan jagung yang dilakukan Bulog.

Menurut Avrizal, Sumatra Barat sebagai sentra ternak ayam petelur di wilayah Sumatra tingkat kebutuhan jagung untuk pakan sangat tinggi. Untuk setahun, kebutuhan jagung pakan ternak mencapai 400 ribu ton, yaitu 260 ribu ton untuk peternak petelur mandiri dan 140 ribu ton per tahun untuk pabrik pakan.

"Terkait hal ini kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan agar penyerapan jagung ini diatur masa panen antar daerah," katanya.

Untuk pengembangan jagung di Sumbar, Avrizal menambahkan, pemerintah daerah mempunyai rencana jangka panjang untuk memfasilitasi petani dengan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Rencana itu kita harapakan terealisasi dalam waktu dekat," pungkasnya.

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BBDebA
February 15, 2019 at 10:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BBDebA
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 5, 2019

Wisatawan Padati Jembatan Gantung Terpanjang di Sukabumi

Wisatawan terlihat padat menghabiskan waktunya menikmati libur Imlek.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Obyek wisata jembatan gantung atau Suspension Bridge di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi dipadati pengunjung Selasa (5/2). Mereka menghabiskan liburan tahun baru Cina atau Imlek di kawasan tersebut.

Kepadatan pengunjung tersebut terlihat dari antrean panjang untuk melintasi jembatan sejak Selasa pagi hingga sore hari. Para pengunjung tidak hanya dari Sukabumi. Beberapa di antaranya berasal dari daerah lain seperti Jakarta, Bogor dan sekitarnya. "Saya membawa keluarga berlibur ke jembatan gantung karena penasaran," ujar salah seorang pengunjung dari Bogor, Rahmat (34 tahun).

Sebelumnya ia hanya membaca pemberitaan mengenai jembatan gantung yang diklaim terpanjang di Asia tersebut. Menurut Rahmat, setelah mencobanya ia merasakan sensasi dan tantangan ketika melalalui jembatan tersebut. Misalnya berdebar-debar ketika merasakan goyangan di atas jembatan.

Istimewanya pada Selasa (5/2), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga ikut melintasi jembatan tersebut. Kunjungannya ini untuk mempromosikan wisata alam dan kuliner di Sukabumi.

Kedatangan Ridwan Kamil yang sering disapa Emil ini didampingi Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro. Sebelumnya Emil mendatangi Vihara Widhi Sakti di Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi dan lokasi kuliner mochi kaswari Lampion di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi.

"Keindahan alamnya luar biasa dan sebelum ada manusia sudah begitu indah," ujar Emil kepada wartawan disela-sela melintasi jembatan gantung di Kecamatan Kadudampit. Keindahan yang dimaksud seperti bukit, tebing, air terjun dan lain sebagainya.

Menurut Emil, pengelolaan wisata di Sukabumi ini menjadi contoh terbaik bagi daerah lain. Sebab, pengelolaannya memberi nilai tambah tanpa menganggu keseimbangan alam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BljA37
February 05, 2019 at 10:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BljA37
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 1, 2019

Tes Tulis untuk SBMPTN Dilakukan April-Mei

Seleksi SBMPTN akan menggunakan nilai dari hasil tes tulis para peserta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SBMPTN) 2019 akan menggunakan sistem baru. Penyelenggaraan tes tersebut dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang merupakan lembaga bentukan paguyuban rektor PTN (MRPTNI) yang bersifat permanen. 

Menurut Sekretaris Panitia Pusat SNMPTN-SBMPTN 2019, Joni Hermana tes tulis akan dilakukan sebelum proses seleksi SBMPTN dilakukan. Nantinya, seleksi SBMPTN akan menggunakan nilai dari hasil tes tulis oleh para peserta. 

"Tesnya mulai April sampai akhir bulan Mei setiap akhir pekan," kata Joni pada Republika.co.id, Selasa (1/1).

Ia menuturkan, tes dilakukan beberapa kali karena kapasitas penyelenggaraan tes terbatas. "Jadi mereka harus mendaftar dulu pada tanggal berapa mereka akan mengikuti tes," kata Joni menambahkan.

Berbeda dari tahun sebelumnya, peserta dapat mengikuti tes tulis maksimal dua kali dan menggunakan nilai terbaik untuk mendaftar ke universitas pilihannya. Peserta tes juga akan diberitahu nilai untuk setiap mata uji yang diikuti. 

Pengumuman hasil tes akan diumumlakn 10 hari setelah tes tulis dilaksanakan. Hasil tes tersebut akan dikirim langsung ke masing-masing siswa. "Nilai itulah yang akan digunakan para siswa untuk mendaftar SBMPTN pada PTN yang mereka kehendaki," kata dia. 

Sementara itu, LTMPT akan diluncurkan pada 4 Januari 2019. Pada saat itu, akan dijelaskan secara lebih detail bagaimana skema baru penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri melalui SBMTPN ini. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2F1l0Ue
January 01, 2019 at 10:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2F1l0Ue
via IFTTT
Share: