Showing posts with label 2018 at 09:00PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 09:00PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

Eka Ramdani di Mata Dua Pemain Muda Persib

Eka menjadi motivasi pemain muda untuk meneruskan kariernya di sepak bola.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gelandang senior Persib Bandung, Eka Ramdani resmi pensiun dari dunia sepak bola profesional. Eka menjadikan Persib sebagai pelabuhan terakhirnya sebagai pemain.

Penjaga gawang Persib M Natsir mengenang sosok Eka sebagai senior yang baik. Dia mengakui gol Eka ke gawang Persija pada 2007 silam menjadi salah satu penampilan Eka yang terkenang dalam benaknya.

Saat itu, Deden, sapaannya, masih menjadi seorang anak gawang. Sehingga melihat Persib bermain di sisi lapangan menjadi pengalaman berharga baginya.

"Itu gol A Eka pas saya kebetulan persis di belakang Khmaruk (kiper Persija). Kan, ada giliran anak gawang, saat itu SSB saya (POR UNI) yang kebagian giliran. Karena posisi saya kiper, jadi tugasnya ditempatkan di belakang gawang, sesuai posisi," kata Deden seperti dilansir dari laman resmi Persib, Senin (31/12).

Deden mengakui saat itu Eka menjadi motivasinya untuk meneruskan kariernya di sepak bola. Memang, semua pemain muda selalu mengidolakan Eka.

"A Eka benar-benar panutan di dalam dan luar lapangan. Beliau sangat dekat dengan siapa pun, baik senior maupun junior. Enak kalau diajak ngobrol sama bercanda. Saking enjoy-nya, kadang kami suka lupa kalau sudah bercanda padahal dia tuh pemain yang sudah senior," kata Deden.

Hal serupa diungkapkan Indra Mustafa. Ia pemain muda yang baru saja promosi pada musim 2018 lalu. "Saya sangat bersyukur. Senang luar biasa. A Eka itu idola saya banget dari kecil. Saya enggak menyangka bisa satu tim sama A Eka," terang dia.

Indrammenyebut, Eka merupakan seorang senior yang menjadi panutan seluruh pemain Persib. "Harapan saya, semoga A Eka sehat terus dan bisa selalu jadi panutan di mana pun berada," terang Indra.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SoOiPC
December 31, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SoOiPC
via IFTTT
Share:

Komunikasi Orang Tua dan Anak Bisa Cegah Narkoba

Orang tua bisa melihat perkembangan anaknya.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Wakapolri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mendorong masyarakat untuk mencegah bahaya narkoba masuk ke keluarga. Hal ini diungkapkan saat menghadiri peluncuran Gerakan Sambung Roso Sambung Oyot Nusantara di Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Uniq Nusantara, Dampit, Kabupaten Malang, Ahad malam (30/12).

Untuk mencegah penyakit narkotika masuk ke keluarga, kata dia, diperlukan komunikasi intens. Hal ini terutama ditunjukkan antara orang tua dan anak-anak saat di rumah. Sesibuk apapun orang tua, komunikasi ini harus berjalan walau sebentar.

"Kalau siang ada aktivitas, bapak di kantor dan ibunya ada pekerjaan lain. Kalau malam pulangnya tidak sama, tapi pagi masih bisa saat sarapan, masih bisa perhatikan perilakunya," kata Ari.

Menurut Ari, orang tua dapat melihat perubahan anak yang mulai terjerumus dalam hal-hal buruk termasuk narkotika. Salah satunya tanda fisik di mana anak bisa terlihat agak keras atau melawan. Jika menemukan tanda seperti ini, orang tua sudah seharusnya waspada.

"Perhatikan anak dan saudara kita yang seperti ini. Narkotika itu tidak melihat (orang), siapapun bisa kena narkotika," tegasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Anl7VQ
December 31, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Anl7VQ
via IFTTT
Share:

Friday, December 28, 2018

Israel Hancurkan 538 Rumah Warga Palestina Selama 2018

Penghancuran rumah warga Palestina dilakukan di wilayah pendudukan.

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Pihak berwenang Israel dilaporkan telah menghancurkan 538 rumah warga Palestina pada 2018. Menurut laporan yang dikeluarkan oleh Abdullah Hourani Center for Studies and Documentation yang berafiliasi dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), penghancuran itu dilakukan di wilayah pendudukan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Aksi tersebut telah menyebabkan sekitar 1.300 warga Palestina, termasuk 225 anak-anak, kehilangan tempat tinggal. Laporan itu selanjutnya mencatat bahwa penghancuran properti milik warga Palestina oleh Israel telah meningkat 24 persen di tahun ini dibandingkan dengan 2017.

Pihak berwenang Israel kerap merobohkan rumah-rumah keluarga Palestina yang diduga terlibat dalam serangan terhadap warga Israel. Kelompok pengamat kebijakan itu menyebutnya sebagai hukuman kolektif.

Israel juga mencegah warga Palestina untuk melakukan proyek konstruksi di wilayah Tepi Barat yang ditetapkan sebagai "Area C" berdasarkan perjanjian Oslo. Perjanjian yang ditandatangani oleh Israel dan PLO pada 1993 itu membagi wilayah pendudukan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, menjadi Area A, B, dan C.

Dilansir di Anadolu, Area A berada di bawah kendali Otoritas Palestina secara administrasi dan keamanan. Area B di bawah kendali Otoritas Palestina secara administrasi dan Israel secara keamanan. Area C di bawah kendali eksklusif Israel secara administrasi dan keamanan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2s0ZN49
December 28, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2s0ZN49
via IFTTT
Share:

Thursday, December 27, 2018

enataan Pedagang di Pasar Prawirotaman Gunakan Pola Zonasi

Revitalisasi ini dimulai pada awal April dan diperkirakan selesai pada Desember 2019

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang mengatakan, pedagang yang terdampak revitalisasi Pasar Prawirotaman akan diberikan los sementara. Revitalisasi ini dimulai pada awal April dan diperkirakan selesai pada Desember 2019 nanti.

Pedagang yang nantinya menempati pasar ini merupakan pedagang yang telah terdaftar di Disperindag Kota Yogyakarta. Penataan pedagang pun dilakukan berdasarkan sistem zonasi.

"Artinya pedagang jual sayur mayur berkelompok jadi satu. Pedagang pakaian juga jadi satu, sehingga tidak campur. Jumlah pedagang saat ini kan 619 pedagang, jadi pembangunan itu diperuntukkan untuk yang 619," kata Maryustion kepada Republika, Kamis (27/12).

Ia mengatakan, dilakukannya revitalisasi karena kondisi pasar yang dinilai sudah tidak laik untuk dikatakan sebagai pasar. Kondisi pasar yang sempit membuat baik pedagang maupun pembeli menjadi tidak nyaman. Oleh karena itu perlu dilakukan revitalisasi. Terlebih, pasar tersebut belum pernah direvitalisasi sejak tahun 1980.

"Kenapa tidak laik dikatakan pasar, karena pedagangnya desak-desakan. Lebih-lebih dari sisi parkir yang sangat mengganggu lalu lintas di Jalan Parangtritis. Sehingga nanti revitalisasi fisik itu dibangun empat lantai dan satu semi basement," kata Maryustion.

Respon pedagang terhadap revitalisasi yang dilakukan pun positif. Menurutnya, dengan ditambah lahan untuk pedagang dan juga lahan parkir akan membuat kondisi pasar menjadi lebih baik dari saat ini.

"Kita sudah tiga kali sosialisasi ke pedagang (untuk revitalisasi) di 2018 ini. Harapannya di 2020 pedagang sudah bisa kembali ke Pasar Prawirotaman yang baru," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ETNv69
December 27, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ETNv69
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 25, 2018

Basarnas akan Lanjutkan Pencarian ke Pulau-Pulau Kecil

Catatan data korban bencana tsunami Selat Sunda di Banten (ilustrasi)

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Pencarian difokuskan ke pulau-pulau kecil sekitar Pantai Anyer dan Tanjung Lesung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kasubdit Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Agus Haryono mengaku mendapatkan informasi mengenai dugaan warga yang masih terjebak akibat tsunami yang melanda wilayah Banten dan Lampung.

Agus mengatakan pencarian akan difokuskan di pulau-pulau kecil sekitar Pantai Anyer dan Tanjung Lesung.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Wisnu Aji Prasetiyo

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BEm8Zz
December 25, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BEm8Zz
via IFTTT
Share:

TPPU Kasus Narkoba Masih Minim

BNN pusat harus lebih memberdayakan BNN di tingkat daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sepanjang tahun 2018, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri menungkap ribuan kasus narkotika dengan ribuan tersangka. Namun, hanya puluhan kasus pengungkapan narkoba yang dikembangkan ke perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Berdasarkan data BNN, terdapat 914 kasus narkotika/prekursor narkotika yang melibatkan 1.355 orang tersangka di tahun 2018. Dari jumlah tersebut, hanya ada 53 pengungkapan kasus TPPU yang melibatkan 70 orang tersangka dengan total aset Rp 229 miliar.

Sementara, Polri mengungkap kasus narkotika/prekursor narkotika sebanyak 33.060 kasus dengan jumlah tersangka 43.320 orang. Dari jumlah sebanyak itu, pengembangan perkara TPPU hanya ada di tujuh kasus dengan jumlah tersangka delapan orang, dengah jumlah kerugian yang belum terhitung.

Kepala Bagian Humas BNN Komisaris Besar Sulistiandriatmoko menjelaskan, perkara TPPU tidak bisa diusut dalam setiap kasus pengungkapan narkotika. Harus ada penelusuran aset dan keterkaitan aset itu dengan kejahatan narkoba yang menjadi petunjuk penyidikan ke arah TPPU. "Itu sungguh tidak gampang," kata Sulistiandriatmoko, Selasa (25/12) malam.

Menurut Sulistiandriatmoko, para pelaku narkoba, utamanya Bandar, sudah sangat rapi dalam mengatur bagaimana manajemen keuangan dan melakukan teknik pencucian uang hasil transaksi narkoba. Hal tersebutlah yang mempersulit penyidik BNN, hingga Polri dalam mengusut unsur TPPU kasus narkoba.

Adapun upaya yang dilakukan penyidik, kata Sulistiandriatmoko adalah dengan menelusuri anggota jaringan yang biasanya berperan mengatur keuangan. Namun, ketika dalam rekening pengatur keuangan itu tidak ditemukan petunjuk, maka pengusutan TPPU pun terhenti.

"Misal kita mencurigai satu rekening, tapi rekening itu benar benar bersih tidak terkait dengan jaringan bandar ya tidak bisa diapa-apakan rekening itu," ujar Sulistiandriatmoko.

Tetapi, lanjut dia, bila ada petunjuk bahwa suatu rekening pernah tersangkut dengan transaksi yang menjurus pada bandar, mak rekening itu masih bisa didalami ke arah TPPU. Adapun pihak yang memegang andil besar dalam peran penelusuran transaksi tersebut adalah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Kita kalau tidak didukung PPATK tidak akan bisa mengungkap siapa orang itu kegiatannya fiktif atau tidak, kan layering placement bukan sesuatu yang mudah ditelusuri, modus-modus TPPU itu," jelas Sulistiandriatmoko.

Maka itu, jumlah pengungkapan TPPU oleh BNN maupun Polri masih sangat minim. "Jadi menurut saya pengungkapan 53 kasus TPPU ( oleh BNN) dalam satu tahun itu prestasi," ujar Sulistiandriatmoko.

Sulistiandriatmoko menambahkan, ke depannya BNN pusat harus lebih memberdayakan BNN Provinsi, kota atau kabupaten untuk turuy mengusut ke arah TPPU, sesuai instruksi Kepala BNN Komjen Heru Winarko. Hal ini dilakukan dengan pemberian pelatihan pada petugas BNN di daerah, dengan pembekalan penyidikan ke arah TPPU.

Selama ini, penyidikan ke arah TPPU dilakukan oleh pusat karena terbatasnya sumber daya penyidik. "Padahal yang di provinsi juga potensial, ada TPPU-nya juga. Tapi mau tidak mau karena keterbatasan kemampuan ya dibiarkan saja begitu," ujar Sulistiandriatmoko.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Eko Daniyanto juga menyampaikan, kepolisian masih terus berusaha mengupayakan mengusut TPPU dalam pengungkapan narkoba. Jumlah pengusutan TPPU dalam kasus narkoba pun diakui minim.

"Saya sudah perintahkan penyidik, sesuai arahan Kabareskrim sekarang dan ke depan harus mengusut ke arah TPPU itu, sebisa mungkin," ujar Eko Daniyanto.

Dari seluruh kasus yang diungkap, BNN mengidentifikasi di tahun 2018 ada 83 jaringan sindikat narkoba, sedangkan pada tahun 2017 sebanyak 99 jaringan. Banyaknya kasus dan jumlah barang bukti yang diungkap merupakan koordinasi BNN dengan instansi terkait baik TNI, Polri dan Bea Cukai.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QNtowK
December 25, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QNtowK
via IFTTT
Share:

Sunday, December 23, 2018

Pertaruhan Klub Papan Atas di Boxing Day

Dua tim besar yaitu Chelsea dan Manchester City harus bangkit dari kekalahan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Boxing Day di Liga Primer Inggris akan berlangsung menarik. Dua tim besar yaitu Chelsea dan Manchester City harus bangkit dari kekalahan. Chelsea dikalahkan Leicester City 0-1, sementara City dikalahkan oleh Crystal Palace 2-3.

Namun, Chelsea akan mendapatkan lawan cukup berat, yaitu Watford. Chelsea harus menang jika tidak ingin posisinya di tangga keempat klasemen diambil alih oleh Arsenal. Apalagi, baik the Blues maupun the Gunners sama-sama mengoleksi 37 poin hingga saat ini.

Tapi Watford punya modal positif usai menang 2-0 atas West Ham, dan tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir. Oleh karena itu, Chelsea tidak akan menganggap enteng Watford. ''Itu (Boxing Day) penting untuk kembali bermain dalam empat hari ke depan. Mungkin (hasilnya) positif, mungkin negatif. Itu tergantung dari reaksi kami setelah pertandingan (lawan Leicester),'' kata pelatih Chelsea Maurizio Sarri dikutip dari laman resmi klub, Ahad (23/12).

Sementara, City saat ini tertinggal empat poin dari Liverrpol di puncak klasemen. Sehingga kemenangan jadi menu wajib yang harus didapatkan untuk bisa terus menjaga asa juara. Sang juru taktik City, Pep Guardiola mengatakan, dalam sepak bola apapun bisa terjadi. Ia menilai timnya punya kualitas yang sangat baik, namun masih dapat dikalahkan.

Meski demikian, dalam pertandingan di King Power Stadium lawan Leicester, Pep menyatakan para pemainnya harus memulihkan mental dan fisik. ''Sekarang kami harus bersiap ke pertandingan selanjutnya. Ada banyak pertandingan yang harus dimainkan,'' ujar Pep, dikutip dari laman resmi klub.

Nasib berbeda dialami oleh Manchester United (MU). The Red Devils punya perasaan dan mental yang lebih baik untuk menghadapi Huddersfield pada Boxing Day. Di bawah asuhan pelatih baru Ole Gunnar Solskjaer, MU baru saja mencatatkan kemenangan 5-1 atas Cardiff.

Oleh karena itu, Solskjaer tidak ingin membawa MU hanya menang di laga perdananya. Sebab MU masih tertinggal enam poin dari posisi empat besar. ''Kami akan menghadapi Huddersfiled pada Boxing Day. Biarkan para pemain menikmati malam ini dan kemudian kami akan menatap ke depan,'' ujar pelatih berusia 45 tahun tersebut.

Untuk mendapatkan kemenangan di hari spesial tersebut, Solskjaer minta Paul Pogba dkk fokus pada sesi latihan selanjutnya jelang pertandingan. Sebab, lanjutnya, masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki dalam skuat Iblis Merah. ''Saya dan Mick (Phelan) masuk dengan beberapa ide dan kami hanya ingin menerapkannya sedikit demi sedikit,'' ujar pelatih asal Norwegia itu.

Dua tim besar lain di Inggris yang akan memanfaatkan momen liburan spesial nanti adalah Liverpool. The Reds akan menghadapi Newcastle United.

Liverpool harus menang jika ingin menjaga posisinya tidak kembali ditempel oleh City. Sementara Arsenal bertemu Brighton dan siap-siap mengambil alih posisi Chelsea jika tak terpeleset.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SiE5UK
December 23, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SiE5UK
via IFTTT
Share:

PDIP Sampaikan Duka Cita Bagi Korban Tsunami

PDIP akan meluncurkan buku manual bencana untuk pelajar SD, SMP, dan SMA.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PDI Perjuangan menyampaikan duka cita yang mendalam bagi para korban dan keluarga akibat bencana tsunami yang menghantam Selat Sunda. Bencana di sepanjang pesisir Provinsi Banten dan Lampung itu menyebabkan banyak korban.

"Semoga para korban meninggal dunia diampuni segala kekhilafannya dan keluarganya diberikan ketabahan," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Ahad (23/12).

Menurut dia, kejadian bencana ini kembali menggugah kesadaran bahwa masyarakat Indonesia secara geografis  tinggal di wilayah rawan bencana, karena dikelilingi oleh cincin api Pasifik (Pacific Ring of Fire). "Hal ini sudah beberapa kali diingatkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri," katanya.

Hasto menjelaskan, pada seminar mengenai peta rawan bencana yang diselenggarakan DPP PDI Perjuangan, di Jakarta, pada 13 Desember 2018, Megawati Soekarnoputri menyampaikan pesan secara khusus agar terus menjaga kewaspadaan dan kesiapan menghadapi bencana. Khususnya, aktivitas Gunung Anak Krakatau.

"Ibu Megawati, pada seminar itu memerintahkan Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta untuk mempertanyakan kesiapan Pemprov setempat menghadapi kemungkinan bencana kepada Gubernurnya," katanya.

Hasto menambahkan, jauh sebelumnya, Megawati saat menyalurkan bantuan untuk korban bencana ke Sulawesi Tengah pada 8 Oktober 2018, juga sudah mengingatkan hal yang sama. "Saya minta tolong Jakarta, apa persiapannya. Bukan mau bikin takut, cuma bagaimana agar tidak panik karena tidak ada panduan," kata Hasto menirukan ucapan Megawati.

Menurut Hasto, semuanya didasari oleh sebuah kesadaran akan pentingnya untuk selalu siap menghadapi risiko bencana alam akibat kondisi geografis Indonesia. Salah satu negara yang bisa menjadi bahan percontohkan soal kesiapsiagaan bencana adalah Jepang, karena kondisi geografis relatif sama.

Dia mengatakan, PDI Perjuangan mengambil inisiatif untuk menyebarkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana sejak dini. Karena itu, bertepatan dengan perayaan HUT PDI Perjuangan pada 10 Januari 2019, maka partai pengusung Pemerintah ini akan meluncurkan buku manual bencana.

Isinya, sosialisasi antisipasi bencana kepada pelajar SD, SMP, dan SMA, yakni mengenai pemahaman soal kawasan rawan bencana dan bagaimana harus menghadapinya jika bencana benar-benar terjadi. Buku itu disusun oleh Tim Baguna DPP PDI Perjuangan, berdasarkan hasil studi bersama lembaga negara terkait seperti BMKG, Pusat Mitigasi Bencana Geologi, dan lain-lain.

"Kontribusi kecil ini kami harapkan dapat menjadi pemicu gerakan negara bersama rakyat yang lebih besar dalam menyiapkan mitigasi bencana yang lebih baik," ujarnya.

Mengenai penanganan paska bencana di Banten dan Lampung, Hasto menegaskan, PDI Perjuangan mendukung langkah-langkah cepat dari aparat pemerintahan untuk segera melakukan kegiatan pencarian, penyelamatan, hingga evakuasi. Baik itu dari BNPB Pusat dan Daerah, TNI/Polri, maupun aparat lainnya, untuk melakukannya bersama-sama rakyat. 

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana, hingga Ahad (23/12) pukul 16:00 WIB, jumlah korban meinggal dunia 222 orang, korban luka-luka 843 orang, dan korban yang belum ditemukan 28 orang. BNPB juga mencatat sebanyak 556 rumah rusak berat hingga ringan, sembilan hotel rusak berat, 60 warung rusak, serta 350 kapal dan perahu rusak.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Aa09cX
December 23, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Aa09cX
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 18, 2018

Mourinho Kantongi Pesangon Rp 275 Miliar

Pemecatan ini tak sampai dua hari setelah Iblis Merah menelan kekalahan 1-3.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester United akhirnya memecat Jose Mourinho dari jabatan pelatih pada Selasa (18/12). Pemecatan ini tak sampai dua hari setelah Iblis Merah menelan kekalahan 1-3 dari Liverpool.

Kendati dipecat, laman The Guardian menyebut Mourinho bakal mengantongi uang kompensasi 15 juta pounds atau sekitar Rp 275 miliar. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan yang diperoleh Mourinho tiga tahun silam setelah kehilangan pekerjannya sebagai pelatih Chelsea.

Pada pemecatan yang diumumkan 17 Desember 2015, Mourinho bersama staf kepelatihannya disebut mendapatkan uang kompensasi sebesar 8 juta poundsterling atau sekira Rp 146,6 miliar. Angka itu hanya sepertiga dari jumlah yang diterima Mourinho sebagai buntut pemecatan pertamanya dari kursi pelatih Chelsea pada 2007 silam, yakni sebesar 20 juta pounds atau Rp 367 miliar.

Sebelumnya, ketika hijrah dari Inter Milan untuk melatih Real Madrid pada 2010, Madrid membayarkan uang kompensasi sebesar 8 juta euro atau Rp 131,7 miliar kepada Inter sebagai mahar mendapatkan Mourinho.

Mourinho meninggalkan United yang tengah tertahan di peringkat keenam klasemen dengan catatan 26 poin. MU terpaut delapan poin dari urutan kelima Arsenal (34). Mou membawa MU ke babak 16 besar Liga Champions di mana mereka akan bertemu Porto.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BtQqOR
December 18, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BtQqOR
via IFTTT
Share:

DDII Sayangkan Pernyataan JK Soal Etnis Uighur Cina

DDII meminta pemerintah RI menegur pemerintah Tiongkok.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), KH Mohammad Siddiq merasa keberatan dan menyesalkan pernyataan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla terkait isu entis Muslim Uighur. 

Dalam pernyataannya tersebut, Wapres mengatakan bahwa pemerintah Indonesia tidak bisa ikut campur masalah domestik yang dialami Muslim Uighur. 

"Dewan Dakwah menyatakan keberatan dan menyesalkan pernyataan JK bahwa itu masalah dalam negeri Cina. Padahal, itu masalah kemanusian dan perlu solidaritas sesama umat Islam," ujar Siddiq kepada //Republika.co.id//, Selasa (18/12). 

Menurut dia, sebagai negara berpenduduk mayoritas Islam, Indonesia sudah seharusnya memberikan perhatian terhadap apa yang dialami Muslim Uighur di Cina. 

"Ini kan urusan dengan umat Islam. Kita tidak terima dengan pernyataan Pak JK. Ini masalah kemanusian, penindasan," ucapnya. 

Menurut dia, selain membangun ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan) dan ukhuwah insaniyah (persaudaraan kemanusiaan), umat Islam juga memiliki kewajiban untuk membangun ukhuwah Islamiyah. 

Karena itu, dia meminta agar pemerintah Indonesia menegur pemerintah Cina. "Pemerintah harus menegur Pemerintah Cina dan mengajak agar baik-baik kepada umat Islam. Karena itu juga bisa membuat tidak baik hubungan Cina dengan umat Islam nantinya," kata Siddiq.  

Sebelumnya diberitakan, Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan sikap Republik Indonesia yang menolak penindasan dan pelanggaran HAM terhadap Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, Cina. Namun, menurut JK, Indonesia juga tak bisa mencampuri urusan dalam negeri Republik Rakyat Cina (RRC).

"Kita semua menolak atau mencegah suatu penindasan kepada hak asasi manusia," ujar JK seusai memberikan pidato pada konferensi di Jakarta, Senin (17/12).

Jusuf Kalla berkata, Pemerintah Indonesia tidak bisa ikut campur masalah domestik yang dialami Muslim Uighur. Pasalnya, hal tersebut merupakan kedaulatan Cina.

"Tentu kita tidak ingin campuri masalah domestik Uighur. Tapi secara umum pelanggaran hak asasi manusia juga harus kita perjuangkan," kata Jusuf Kalla. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QA5epg
December 18, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QA5epg
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

BPPT Rekomendasi Verifikasi Elektronik untuk Pemilu 2019

Verifikasi tersebut melalui KTP-el dan sidik jari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) merekomendasikan kepada perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait verifikasi elektronik (e-verifikasi) terhadap calon pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 untuk pilpres. Verifikasi tersebut melalui KTP-el dan sidik jari.

"Rekomendasi sudah kita bicarakan bersama KPU dengan Sekretaris Jenderal dan komisioner. Yang kita usahakan itu dalam Pemilu 2019 adalah e-verifikasi mengetahui bahwa orang yang datang ke tempat pemungutan suara(TPS) adalah memang berhak memilih dengan menggunakan KTP-el Reader," kata Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT Michael Andreas Purwo, di Jakarta, Senin (17/12).

Dalam implementasi konsep itu, para pemilih pada Pemilu 2019 hanya perlu membawa kartu tanda penduduk (KTP), lalu diverifikasi dengan menggunakan sidik jarinya. "Jadi kita memastikan bahwa orang yang datang adalah berhak, tidak ada jual beli surat undangan, tidak ada pemalsuan nama orang," ujarnya.

Dengan adanya e-verifikasi, maka dapat menghindari pemalsuan nama orang karena teridentifikasi keaslian identitas orang. Selain e-verifikasi, BPPT juga merekomendasikan tanda tangan digital untuk foto Form C1 Plano kepada KPU.

"Di foto ditandatangani secara digital oleh Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara(KPPS) untuk dikirimkan ke KPU pusat sehingga jika terjadi permasalahan katakanlah sengketa Pemilu, maka cukup foto tersebut yang digunakan sebagai alat bukti hukum, tidak lagi perlu membawa kotak surat dari TPS-TPS yang terpencil, jauh itu ke Mahkamah Konstitusi," ujarnya.

Michael mengemukakan, BPPT sejak 2013 melaksanakan pemilihan kepala desa melalui e-voting di 987 pemilihan kepala desa di 18 kabupaten yang tersebar di 11 provinsi. Michael mengatakan tantangan mengenai menggunakan sistem pemilu elektronik antara lain sumber daya manusia tim KPS yang harus dilatih untuk menggunakan KTP-el Reader. Selanjutnya, Ketua KPS atau orang yang diminta untuk memfoto harus dilatih untuk membuat foto yang baik dan layak, kemudian akan diberi tanda tangan digital.

Deputi Bidang Teknologi Informasi Energi dan Material (TIEM) BPPT, Eniya L Dewi menyatakan, hingga saat ini belum ada jawaban tertulis untuk memakai rekomendasi itu, namun pihaknya terus mendorong penggunaan pemilu elektronik. Meski demikian, KPU telah mempersilakan untuk melakukan e-verifikasi lewat pemilihan kepala desa.

Menurut Eniya, pemilihan kepala daerah dan pemilihan umum untuk Presiden dan Wapres dengan menggunakan e-voting sangat memungkinkan karena pilihannya sedikit. Sementara, untuk pemilihan legislatif (Pileg), banyak pilihan sehingga perlu penyesuaian. "Kalau pilihannya banyak Pileg saat ini terlalu kompleks, justru ke sana kita akan lihat dalam lima tahun ke depan ini," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SQSeZa
December 17, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SQSeZa
via IFTTT
Share:

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Naik 5,3 Persen

ULN pemerintah mencapai 175,4 miliar dolar AS, naik 3,3 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Utang luar negeri Indonesia meningkat 5,3 persen (tahun ke tahun/yoy) pada akhir Oktober 2018 menjadi sekitar Rp 5.227 triliun atau 360,5 miliar dolar AS (asumsi kurs Rp 14.500). Menurut laporan Bank Indonesia, utang tersebut naik 0,19 persen bila dibandingkan dengan September 2018.

"ULN Indonesia akhir Oktober 2018 terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 178,3 miliar dolar AS, serta utang swasta termasuk BUMN sebesar 182,2 miliar dolar AS," tulis Bank Sentral dalam Statistik Utang Luar Negeri Indonesia pada Senin (17/12).

Secara rinci, ULN pemerintah mencapai 175,4 miliar dolar AS, naik 3,3 persen (yoy), sedangkan ULN bank sentral mencapai 2,9 miliar dolar AS. Untuk ULN swasta termasuk BUMN mencapai 182,2 miliar dolar AS atau naik 7,7 persen (yoy).

Hingga akhir Oktober 2018, ULN swasta tersebut terdiri dari lembaga keuangan bank sebesar 32,5 miliar dolar AS dan lembaga keuangan bukan bank sebesar 10 miliar dolar AS. Sementara debitur bukan lembaga keuangan sebesar 139,6 miliar dolar AS.

Posisi ULN swasta pada akhir Oktober 2018 tumbuh 7,7 persen (yoy), meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 6,7 persen (yoy). Peningkatan ini terutama didorong oleh pertumbuhan ULN pada sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas (LGA). ULN swasta tersebut sebagian besar dimiliki oleh sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor industri pengolahan, sektor LGA, serta sektor pertambangan dan penggalian.

Meski meningkat, BI memandang perkembangan ULN Indonesia tetap terkendali dengan struktur yang sehat, di antaranya karena rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di kisaran 34 persen per akhir September 2018. Angka itu masih di bawah batas maksimal menurut Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2003 sebesar 60 persen terhadap PDB. Bahkan rasio tersebut masih lebih baik dibandingkan dengan rata-rata negara dengan kapasitas ekonomi serupa (peers).

Di samping itu, struktur ULN Indonesia tetap didominasi ULN berjangka panjang yang memiliki pangsa 86,9 persen dari total ULN.

Baca juga, Pemerintah Siapkan Kebijakan Baru untuk Dorong Ekspor

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CiLP3G
December 17, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CiLP3G
via IFTTT
Share:

Saturday, December 15, 2018

Lebih Pasti dengan CNG

Gaslink bukan merupakan energi bersubsidi sehingga tidak mengganggu keuangan negara.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Puluhan perempuan berseragam biru sedang asyik menyeterika. Sesekali, kepulan uap menyembul dari telapak alat perapi pakaian itu. Energi Panas yang sempurna membuat pekerjaan mereka berjalan singkat. Tidak sampai satu menit, sepotong pakaian sudah masuk ke dalam keranjang. Tiap setrika yang digunakan para pekerja Bogor Laundry terhubung dengan selang. Untaiannya mengantar panas dari pipa-pipa paralel yang tersambung ke boiler. Ketel uap ini diasup oleh energi gas. Sumbernya berasal dari sebuah stasiun mini  yang terletak di serambi workshop yang beralamat di Jalan Sukasari 3 No 15, Bogor, Jawa Barat. 

Sebuah instalasi bernama Pressure Reducing System (PRS) menjadi media pengalir panas dari tabung gas alam terkompresi alias Compressed Natural Gas (CNG). Sistem ini merupakan penurun tekanan pada gas dari tinggi menjadi rendah. Ketika tekanan turun, gas bisa disalurkan. PRS yang juga berperan sebagai pemadu regulator ini akan mendistribusikan gas ke berbagai macam alat lewat pipa-pipa yang yang tergantung di langit-langit. Gas bertekanan rendah pun siap dikonsumsi oleh boiler dan dryer untuk menyelesaikan proses produksi.

Tabung CNG diisi oleh Gaslink Truck milik PT Gagas Energi Indonesia. Dalam 24 jam, truk itu akan mengantar CNG ke workshop Bogor Laundry pada pagi dan malam hari. General Manager Bogor Laundry Daryanto menjelaskan, kebutuhan CNG untuk produksi di Bogor Laundry mencapai 50-60 bar dari batas maksimal 130 bar. Setiap bar berharga Rp 8.700. Menurut Daryanto, CNG yang sering disebut Gaslink tergolong ramah lingkungan. Zat metana  yang terkandung dalam Gaslink memiliki emisi lebih sedikit ketimbang gas LPG.

Dia mengungkapkan, Bogor Laundry menggunakan CNG sejak 2017 lalu. Syahdan, pemilik Bogor Laundry ingin agar perusahaannya lebih efisien dalam sumber daya manusia dan pemanfaatan energi. Padamulanya, perusahaaan jasa yang tergolong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ini mengganti bahan bakar mobil  operasional. Mobil sejenis mini van itu bermigrasi dari bensin menjadi bahan bakar gas (BBG). Eksperimen ternyata berhasil. Pengeluaran untuk operasional mobil bisa turun hampir tiga kali lipat.  “Lumayan, kalau bensin harus keluar  Rp 3 juta, pakai BBG bisa Rp 1,2  juta,” ujar Daryanto saat berbincang dengan Republika di Workshop Bogor Laundry belum lama ini. 

Terinspirasi dari kesuksesan efisiensi BBG, perusahaan jasa yang berdiri sejak Desember 2010 itu melakukan percobaan lainnya. Pemilik Bogor Laundry Sri Derin Shalihah berencana mengganti bahan bakar liquified petroleum gas (LPG) dengan jaringan gas. Daryanto menjelaskan, keinginan bermigrasi bukan semata karena alasan efisiensi. Mereka butuh jaminan bahan bakar untuk memastikan proses produksi bisa berjalan. Selama menggunakan gas LPG, ujar dia, harga kerap berfluktuasi. Keberadaannya pun terkadang langka. Kelangkaan gas LPG berdampak pada telatnya pengisian gas. “Kalau gas telat itu kita alarm. Jika keseringan maka (sistem boiler) bisa rusak,” kata dia.

Mereka pun membuat permohonan untuk menggunakan Jargas pada 2015 lalu. Namun, Bogor Laundry justru disarankan untuk menggunakan CNG. Daryanto mengungkapkan, rekomendasi itu karena penggunaan jargas sebenarnya diprioriaskan untuk konsumen di perumahan atau sentra UMKM.  Setelah menimbang beberapa waktu, Derin — nama panggilan Sri Derin Shalihah, memutuskan untuk memilih CNG. Bogor Laundry pun resmi  mulai  menggunakan Gaslink pada Agustus 2017.

Setelah satu tahun lebih menggunakan Gaslink, Daryanto mengaku puas. Bogor Laundry tidak lagi terpengaruh dengan fluktuasi harga dan kelangkaan yang kerap menjadi kendala saat menggunakan gas LPG. Meski biaya pengeluaran tak jauh berbeda dengan biaya gas LPG,penggunaan CNG memperlancar operasional produksi Bogor Laundry. Karyawan juga tak perlu repot pasang copot tabung LPG.  Pada era CNG, operasional dan pemeliharaan  ditangani oleh petugas Gagas.

"Kita juga ingin bantu produk lokal karena CNG ini tidak impor," ujarnya.

Bisnis Bogor Laundry pun semakin lancar. Terlebih, okupansi hotel dan penginapan di sekitar Bogor kerap meningkat menjelang alih tahun. Padatnya tamu menjelang tahun baru ikut menjadi berkah bagi Bogor Laundry.  Menurut Daryanto, tidak sedikit hotel yang bermitra dengan UMKM bersertifikasi ISO 9001: 2015 itu. Jejeran hotel elite di Bogor seperti Hotel Salak, Aston, grup Amaris, Padjadjaran Suite  menjadi pelanggan Bogor Laundry.

"Ada juga dari Diklat BPJS," kata Divaryanto.

Rentetan klien berlabel korporat itu menyumbang sepertiga dari omzet Bogor Laundry yang bernilai Rp 300 juta per bulan. Omzet yang jauh melonjak dari ketika Bogor Laundry pertama kali memulai usaha pada delapan tahun lalu, yakni sekitar Rp 10 juta.

Klien korporat umumnya menggunakan jasa one day service. Bogor Laundry harus siap untuk memberikan layanan jasa satu hari kepada mereka. Ketika siang pakaian kotor datang, mereka hanya punya waktu sekitar enam-delapan jam. Mereka mencuci, mengeringkan dan menyetrika pakaian-pakaian itu.  Karena itu, Daryanto mengungkapkan, keberadaan CNG amat bermanfaat untuk menjamin stok bahan bakar bagi laundry. “Istilahnya kita tinggal produksi. Enggak usah pikirin bahan bakar,”jelas dia.

Lia Yuliawinarti, Area Head Bogor Gagas Energi Indonesia menjelaskan, pelanggan Gaslink tidak hanya di Bogor. Mereka tersebar di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Sukabumi, Bandung, Semarang, hingga Surabaya. Dalam waktu dekat, energi terkompresi ini akan merambah Batam. Untuk saat ini, dia menjelaskan, baru ada lima UMKM percontohan yang menggunakan Gaslink. Mereka bergerak dari sektor laundry, makanan hingga perhotelan.

Menurut Lia, Gagas Energi Indonesia yang merupakan anak perusahaan PT PGN Tbk ini sudah melayani hampir 70an pelanggan Gaslink. Setiap bulan, Gagas bisa menjual 1,3 juta m3 Gaslink dengan berbagai kapasitas mulai tabung 25 m3 hingga 4000 m3. Selain menjual Gaslink untuk sektor industri dan komersial, Gagas menyediakan CNG untuk sektor transportasi. CNG pun bisa dikonversi menjadi listrik.

"Untuk listrik sendiri, Gagas dibantu oleh anak usaha Widar Mandripa Nusantara," jelas dia.

Syarat untuk menggunakan Gaslink cukup mudah. Calon pelanggan harus mencapai pemakaian minimal bahan bakar atau energi. "Misalnya pemakaian bahan bakar eksisteng saat ini per bulan setara dengan minimal 20 tabung gas berukuran 50 kg," ujar Lia.

Upaya PGN untuk menyediakan gas alam cair terkompresi tak lepas dari ikhtiar menjaga lingkungan. Lia menjelaskan, emisi yang dihasilkan gas ini cukup rendah jika dibandingan dengan emisi dari bahan bakar minyak. Selain itu, seratus persen bahan material Gaslink merupakan produk lokal. Gaslink pun bukan merupakan energi bersubsidi sehingga tidak mengganggu keuangan negara atau APBN.

UMKM dan energi

Di negeri ini, pengusaha UMKM seperti Bogor Laundry merupakan penggerak utama roda ekonomi. Mereka membuka lapangan pekerjaan dan menjadi pembayar pajak yang taat. Meski demikian,  kebutuhan akan keberadaan energi yang terjangkau, efisien dan pasti masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Pada umumnya, para pengusaha UMKM menggunakan gas tabung LPG 3 dan 12 KG.  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat konsumsi LPG bisa mencapai 6,5 juta Metrik Ton pada tahun ini. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah setidaknya harus mengimpor 70 persen dari negara-negara Timur Tengah.

Produksi gas di Indonesia yang mencapai 1,2 juta barel setara minyak per hari sebenarnya bisa mencukupi kebutuhan tersebut. Neraca pembayaran gas bahkan cenderung surplus ketimbang minyak bumi yang masih defisit, Namun, profil produksi gas domestik adalah gas kering. Tekanannya pun amat tinggi sehingga sulit untuk dimasukkan ke dalam tabung. Untuk menyiasati ini, PGN pun menggalakkan program jaringan gas dan membuat uji pasar untuk Gaslink.

Hingga saat ini PGN tercatat mengelola jaringan infrastruktur pipa gas sepanjang 7.453 km. Pipanisasi itu untuk  menyalurkan gas bumi ke 203.314 pelanggan dari berbagai segmen mulai dari industri hingga UMKM. Jumlah ini masih jauh dari cukup untuk mensubtitusi gas LPG khususnya gas 3 Kg yang diprediksi over kuota hingga akhir tahun.

PGN melalui Gagas Energi Indonesia juga menghadirkan CNG. Gas alam terkompresi dihadirkan untuk menjangkau daerah-daerah yang belum dijangkau oleh gas pipa. Khususnya, para pelaku industri menengah, hotel, dan restoran. Uji pasar ini pun dinilai Lia cukup sukses. Hingga saat ini, dia mengungkapkan tidak ada komplain dari pengusaha UMKM yang mengonsumsi Gaslink. “Mereka mendapatkan banyak kemudahan seperti kepraktisan. Selain itu yang paling penting, rata-rata pelanggan Gaslink bisa merasakan efisiensi 10 persen-20 persen.”kata dia.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira menjelaskan, para pengusaha UMKM masih memiliki kendala dalam pemanfaatan energi. Padahal, pemerintah mencatat kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat dari 57,84 persen menjadi 60,34 persen dalam lima tahun terakhir. Ketangguhan pelaku UMKM ini ditunjukkan di tengah ekonomi global yang cenderung melambat.

Bhima mengungkapkan, tingginya kontribusi UMKM dinilai akan semakin besar dengan energi yang efisien dan ramah lingkungan. Menurut dia, kendala terbesar dari UMKM, khususnya industri kecil untuk berkembang adalah soal stabilitas harga.

Para pengusaha ini memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap energi khususnya Gas LPG dan solar. Masalahnya, dua jenis energi ini kerap bermasalah dengan harga dan ketersediaan. Ketika tabung LPG langka, pengusaha akan sulit melakukan produksi.  “UMKM pun masih harus struggle tidak bisa menaikkan skala industrinya,” ujar dia saat berbincang dengan Republika belum lama ini.

Untuk itu, Bhima pun mendorong adanya peningkatan pelayanan bagi UMKM dan pembangunan infrastruktur pengolahan gas. Dia menilai, kilang-kilang baru harus dibangun agar PGN fokus memproduksi gas dalam bentuk jadi.  Negara juga harus memperlihatkan komitmennya dalam bentuk penyuntikan modal. "PMN (penyertaan modal negara) untuk gas juga harus didorong," tegasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PHn30B
December 15, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PHn30B
via IFTTT
Share:

Thursday, December 13, 2018

House members ask govt to show support to Uighur Muslims

House members discuss Uighur Muslims issues during plenary meeting on Thursday.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Parliament members interrupted the House of Representatives (DPR RI) Plenary Meeting  to discuss the fate of Uighur Muslims in China. They brought up issues on allegations of violations of Human Rights (HAM) experienced by Uighur people in Xinjiang, China.

Secretary of National Democratic Party Faction, Syarief Abdullah Alkadrie assessed the parliament institutions must ask the government to act on what the Uighur tribe experienced. He considered that Indonesia had to make efforts and steps so that there were no more cases of human rights violations in the world.

"Indonesia as a country that has good relationship with China must take steps so that there are no more cases of human rights violations," Syarief said at the parliament plenary meeting, Jakarta, Thursday.

Secretary of PKS faction, Sukamta in his interuption said that Indonesia respected China's sovereignty. However, Indonesian people wanted human rights, beliefs and culture of Uighur Muslims to be respected.

He considered that so far he had never heard of Indonesian government's reaction to the Uighur case. He urged the government to communicate with the Chinese government.

"I urge the government to respond this case, so that Indonesia as a member of the Organization of Islamic Cooperation (OIC) can help overcome the problems experienced by 60 million Uighurs," he said.

Previously, the United Nations (UN) urged China to give access to a "concentration camp" in the Xinjiang Autonomous Region. UN wanted to see directly allegations of human rights violations against about one million ethnic Uighur Muslims who were detained, with reasons to be educated to know Chinese culture.

"We want China to be serious about this problem," said UN High Commissioner for Human Rights, Michelle Bachelet, as reported by CNN on last Thursday (Dec 6).

Bachelet admitted that she was disturbed by the number of reports of human rights violations committed by Chinese officials in the concentration camp. According to those who had been detained there, all ethnic Uighurs who were Muslims were forced to understand the propaganda of the Chinese Communist Party.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rBG3DL
December 13, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rBG3DL
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 12, 2018

Harbolnas, Bukalapak Selalu Naikkan Target Pendapatan

Bukalapak menargetkan UMKM bisa naik kelas melalui Harbolnas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Hari belanja online Nasional (Harbolnas) diikuti oleh lebih dari 300 pelaku perdagangan elektronik (ecommerce). Co-Founder dan President Bukalapak, Fajrin Rasyid mengatakan target Bukalapak pada Harbolnas 2018 ini adalah Rp 1,6 triliun.

"Tahun lalu mencapai Rp 400 miliar dan tahun ini targetnya empat kali lipat atau Rp 1,6 triliun," kata Fajrin kepada Republika, Rabu (12/12).

Hanya saja berapa capaian sementara Bukalapak pada Harbolnas 1212 ini, Fajrin mengaku belum bisa memaparkan. Yang pasti katanya, ajang Harbolnas dari tahun ke tahun Bukalapak selalu mengalami kenaikan.

"Mohon maaf kita belum bisa tarik data karena baru berjalan, namun dari tahun ke tahun transaksi harbolnas terus mengalami peningkatan," jelasnya.

Ia juga memaparkan, dalam pasaran Bukalapak konsumen yang paling banyak melakukan transaksi jual beli adalah Pulau Jawa dan Sumatera. Meskipun Bukalapak sendiri tidak pernah melakukan pembatasan dan semua daerah di Indonesia menjadi target pasar.

"Semua daerah di Indonesia menjadi bidikan Bukalapak karena Momentum Harbolnas merupakan momen yang sangat dinantikan oleh masyarakat dan khususnya para pengguna Bukalapak di seluruh Indonesia AFTER .11 ," jelas dia.

Para penggunanya pun bukan lagi masyarakat kota, namun juga seluruh lapisan masyarakat. "Untuk tren berbelanja online ini sudah merata hingga daerah di seluruh Indonesia," kata Fajrin.

Harbolnas terang Fajrin, merupakan salah satu upaya Bukalapak dalam mendorong para pelaku UKM untuk naik kelas. Serta juga untuk mengajak dan mengedukasi masyarakat mengenai kemudahan berbelanja online secara menyenangkan, aman dan terpercaya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EeytH0
December 12, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EeytH0
via IFTTT
Share:

Sunday, December 9, 2018

Ditekuk Arema 1-2, Sriwijaya FC Terdegradasi

Sriwijaya FC harus terdegradasi ke Liga 2 karena menduduki posisi tiga terbawah.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Arema FC sukses menekuk Sriwijaya FC dengan skor tipis 2-1 pada laga terakhir Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Ahad (9/12). Kekalahan atas Arema tersebut menyebabkan tim asal tanah Palembang itu harus turun takhta dari Liga 1 ke Liga 2 pada musim kompetisi tahun depan.

Dua gol Arema FC disumbangkan oleh Makan Konate pada menit ke-63 dan Dedik Setiawan pada menit ke-83. Sementara gol Sriwijaya FC dilesakkan Esteban Vizcarra pada menit ke-24. Pada babak pertama, Arema sempat mencetak gol di menit awal babak pertama lewat kaki Dedik Setiawan, namun wasit menganulir gol tersebut karena dianggap offside.

Kedua tim pun silih berganti melakukan serangan hingga pertengahan babak pertama. Sriwijaya FC akhirnya berhasil unggul lebih dulu melalui Esteban Vizcarra di menit ke-24 yang memanfatkan umpan dari Yoo Hyun-Goo. Vizcarra dengan mudah menjebol gawang Arema yang dikawal kiper Utam Rusdiana.

Unggul 1-0 atas tuan rumah Arema, membuat Sriwijaya cukup nyaman menguasai jalannya pertandingan, bahkan hingga babak pertama berakhir tak ada gol yang tercipta. Sehingga, Laskar Wong Kito sementara unggul 1-0 atas tuan rumah hingga turun minum.

Mamasuki babak kedua, Arema mulai bangkit dan terus menggempur pertahanan Sriwijaya. Hasilnya, Makan Konate berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui golnya pada menit ke-63 dari titik penalti. Tim berjuluk Singo Edan itu mulai menguasai jalannya pertandingan dan terus berupaya menggandakan skor.

Hanya saja, sebelum dilakukan eksekusi tendangan penalti, para pemain Sriwijaya FC sempat mogok main karena wasit menghadiahkan tendangan penalti bagi tuan rumah setelah Dedik Setiawan dilanggar di area kotak terlarang.

Menjelang menit-menit akhir, Arema menggandakan golnya menjadi 2-1 atas sumbangan dari Dedik Setiawan pada menit ke-83 dan memastikan Arema menang dengan skor 2-1. Atas kemenangan ini, Arema mengunci posisi keenam klasemen akhir Liga 1 dengan 50 poin. Sedangkan, Sriwijaya FC harus terdegradasi ke Liga 2 karena menduduki posisi tiga terbawah dengan 39 poin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zZnoXt
December 09, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zZnoXt
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Cukur Persebaya 4-0, PSMS Masih di Zona Degradasi

Kekalahan dari PSMS kali ini menghentikan laju empat kemenangan beruntun Persebaya.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- PSMS Medan berhasil mendongkrak posisi klasemen sementara setelah menang telak atas Persebaya Surabaya. Laga antara kedua kesebelasan pada pekan ke-33 Liga 1 2018 di Stadion Teladan, Sumatera Utara, Sabtu (1/12) berakhir dengan skor telak 4-0 untuk tuan rumah.

Gol-gol PSMS atas Persebaya dicetak Alwi Slamat pada menit ke-16, Frets Butuan menit 26, Rachmat Hidayat menit ke-75, dan Shohei Matsunaga menjelang akhir laga.

Tiga poin dari kemenangan atas Persebaya tersebut membuat PSMS berhasil naik satu peringkat ke tangga ke-17 klasemen sementara dengan nilai 37 poin. Namun kemenangan tersebut belum menyelamatkan PSMS untuk keluar zona degradasi. Skuat Ayam Kinantan membutuhkan dua poin tambahan agar keluar dari zona usiran Liga 1 musim ini dengan melewati Mitra Kukar FC, tim peringkat ke-16 dengan nilai 39 poin.

Posisi PSMS pun masih terancam oleh PS Tira yang kini menempati dasar klasemen di tangga ke-18. PS Tira kini tim terbawah dengan modal 34 poin, baru melakoni pekan ke-31. PSMS pun masih menyisakan satu laga sebelum menggenapkan pekan ke-33. Sementara Liga 1, bakal tutup musim pada pekan ke-34.

Pada dua laga tersisa, PSMS akan menjamu PS Tira dan mengakhiri musim berjalan dengan tandang ke tim pemuncak klasemen sementara, PSM Makassar.

Sementara bagi Persebaya, kekalahan dari PSMS kali ini menghentikan laju empat kemenangan beruntun. Sejak pekan ke-29, Persebaya tak pernah kalah. Namun hasil negatif di kandang Ayam Kinantan kali ini masih membuat Bajul Ijo tetap berada di 10 besar.

Tutup pekan ke-33, Persebaya masih berada di tangga ke-6 dengan koleksi 47 poin. Persebaya menyisakan satu laga terakhir dengan menjamu PSIS Semarang, pada Sabtu (8/12) mendatang.

Laga antara PSMS versus Persebaya bisa dibilang menarik. Sebab, pelatih Persebaya saat ini merupakan mantan pelatih PSMS. Yakni Djadjang Nurdjaman. Djadjang pula yang membawa PSMS menjadi tim promosi Liga 1 2018 setelah berhasil menjadi runner-up Liga 2 2017.

Adapun Persebaya merupakan tim juara Liga 2 yang juga berhasil promosi ke kasta utama musim berjalan. PSMS kini dilatih oleh Peter Buttler yang dipecat Persipura Jayapura.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zuAhZd
December 01, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zuAhZd
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Ketua MPR: Beda Pilihan Capres Wajar, Jangan Gontok-gontokan

Sosialisasi empat pilar diharapkan memahamkan agar damai di tahun politik.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG -- Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan perbedan pandangan politik adalah hal wajar. Dia mengajak agar persoalan beda pilihan capres dilihat secara bijak dan tanamkan dalam diri masing-masing bahwa kedua capres adalah putera-putera bangsa terpilih. Rakyat harus meyakini bahwa siapapun yang terpilih akan mampu mengangkat bangsa ini tinggi dan mampu menghadirkan kesejahteraan untuk rakyat.

"Ini pesan damai saya, pilpres bukan sarana untuk berperang, bukan saling gontok-gontokan, bukan ajang pecah belah, tapi untuk memilih pemimpin yang mampu menghadirkan keadilan untuk segenap rakyat Indonesia berdasarkan Pancasila," kata dia, saat melakukan sosialisasi Empat Pilar, Rabu (28/11).

Pilpres, lanjut Zulhasan pilpres adalah pesta demokrasi bangsa Indonesia. Sesuai komitmen seluruh bangsa, sistem demokrasi Indonesia adalah demokrasi Pancasila.  Dalam demokrasi Pancasila yang berdaulat dan berkuasa adalah rakyat.  Jadi, kedaulatan rakyatlah yang mampu membawa bangsa ini maju dengan secara tepat memilih pemimpin bangsa.

"Maka dari itu fokuslah dalam memilih calon pemimpin dengan melihat kualitas diri sang calon, latar belakangnya, moralnya, integritasnya dan kualitas visi, misi serta program-programnya," kata dia.

Acara Temu Tokoh dan Sosialisasi Empat Pilar itu sendiri sangat antusias dihadiri banyak tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat disekitar acara-acara tersebut digelar. Sosialisasi Empat Pilar MPR dilakukan di beberapa wilayah di Provinsi Lampung yakni di kecamatan Terbanggi Besar dan kecamatan Gunung Sugih Lampung Tengah dan kota Metro Lampung.

Acara ini, menurut Zulhasan bertujuan selain melaksanakan amanah UU MD3 melakukan Sosialisasi Empat Pilar kepada masyarakat juga dalam rangka peran serta aktif MPR melakukan upaya-upaya melakukan pemahaman-pemahaman kepada masyarakat Indonesia agar dalam menghadapi tahun politik selalu damai, tidak gaduh, tetap saling menyayangi dan menghormati.

"Kami MPR datang ke masyarakat di berbagai wilayah Indonesia termasuk Lampung ini untuk menyebarkan pesan damai untuk semua anak bangsa terutama dalam menghadapi tahun politik.  Tahun politik pileg dan pilpres adalah agenda nasional yang biasa saja dan rutin.  Setiap lima tahun sekali kita melaksanakan, jadi tidak perlu dihadapi dengan ekstrim apalagi sampai berantem antar sesama," ujarnya.

Zulhasan menekankan, tahun politik bukan digunakan untuk berperang antar saudara setanah air tapi digunakan untuk memilih para pemimpin nasional yang akan membawa bangsa ini maju dan meningkatkan kesejahteraan rakyat pemilih atau bukan pemilih.

"Terutama pilpres 2019, saya ingatkan bahwa para capres dan cawapres adalah kader-kader dan figur-figur bangsa yang terbaik yang nantinya akan memimpin negara IIndonesia. Walaupun rakyat memiliki pilihan masing-masing yang pasti berbeda semestinya tidak harus saling menghina bahkan sampai bertarung nyawa hanya karena saling ejek pilihan capresnya masing-masing," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TVMO06
November 28, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TVMO06
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Mafia River Plate Dituding Jadi Biang Kerusuhan di Argentina

Insiden terjadi sehari usai polisi menyerang kediaman seorang pemimpin Barra Brava.

REPUBLIKA.CO.ID, BUENOS AIRES -- Kelompok hooligan River Plate yang digambarkan sebagai mafia sepak bola Argentina dituduh Wali Kota Buenos Aires Horacio Rodriguez Larreta sebagai biang penyerangan terhadap bus yang ditumpangi pemain Boca Juniors. Penyerangan itu dilakukan menjelang pertemuan kedua tim di final leg kedua Copa Libertadores.

Seperti dikutip dari BBC, Senin (26/11), akibat insiden tersebut, pertandingan yang seharusnya digelar Ahad (25/11) WIB itu, setelah sebelumnya sempat tertunda, akhirnya kembali ditunda. Penjadwalan ulang akan dibicarakan pada Selasa (27/11). Beberapa pemain Boca Juniors mengalami cedera ketika jendela bus yang ditumpangi dilempari saat menuju Stadion Monumental, markas River Plate

Menurut Larreta, serangan terhadap pemain Boca Juniors tersebut merupakan aksi balas dendam. Insiden terjadi sehari setelah polisi menyerang kediaman seorang pemimpin Barra Brava, sebutan untuk kelompok pendukung garis keras River Plate yang dikenal beringas.

Saat kerusuhan terjadi, para pendukung itu juga merampas uang sebesar 10 juta peso atau setara Rp 3,8 miliar, serta 300 lembar tiket. "Masalahnya ada pada Barra Brava, kelompok mafia yang sudah menempel dalam sepak bola lebih dari 50 tahun," kata Laretta.

Pengamat sepak bola Amerika Selatan Tim Vickery mengatakan, Barra Brava mendapatkan uang melalui kegiatan yang ilegal, termasuk menjual tiket di pasar gelap. "Hooligan di Argentina, bukan hanya sebuah kegemaran, tapi juga bisnis. Tiket bisa berpindah tangan dengan harga yang tidak masuk akal," katanya kepada Radio BBC. "Jadi salah satu interpretasi dari kekerasan di sini dari suporter River Plate adakah insiden ini merupakan serangan balasan dari sebuah kelompok terorganisasi, melawan polisi yang menghalangi usaha mereka meraup keuntungan dari pertandingan."

Beberapa pemain Boca Juniors mengalami cedera akibat terkena pecahan kaca dan juga akibat gas air mata yang digunakan polisi untuk membubarkan massa. Pihak klub Boca Juniors meminta badan sepak bola Amerika Selatan (Conmebol) agar turun tangan dan mengizinkan para pemain yang terdampak akibat serangan tersebut pulih terlebih dulu sebelum kembali bertanding.

Larreta juga mengimbau kedua klub agar bekerja sama untuk melakukan penyelidikan atas apa yang terjadi dan akan melakukan apa pun untuk mengatasi masalah tersebut. "Kami harus menemukan siapa yang memberi mereka tiket dan mengatasi masalah mafia Barra. Ini adalah tantangan terbesar kami dan kami tidak akan menyerah," katanya.

Pihak Conmebol mengumumkan akan bertemu presiden klub Boca dan River Plate pada Selasa (27/11) pukul 13.00 waktu setempat untuk memutuskan kapan pertandingan akan dimainkan kembali.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zqhvlK
November 26, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zqhvlK
via IFTTT
Share:

Sunday, November 25, 2018

Teh untuk Permaisuri Inggris Pernah Dikirim dari Pulau Jawa

Teh asal Jawa menjadi teh pertama yang bukan berasal dari Cina di pasar Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Teh tak cuma identik sebagai minuman dari Cina, tapi juga minuman Inggris yang dinikmati bersama kudapan manis dalam ritual afternoon tea. Pulau Jawa, yang masih dijajah Belanda, punya peran dalam industri teh dunia.

Praktisi teh Prawoto Indarto mengatakan, permaisuri Inggris masa lampau pernah mengimpor teh Cina yang dikapalkan dari Jawa. Pada 1664, Catherine of Braganza yang merupakan istri dari Raja Charles II adalah pemesan teh pertama dari Jawa. Dia membeli 100 pound (sekitar 45 kilogram) teh Cina ke Inggris yang dikirim VOC Belanda dari Jawa.

"Sebelum 1606, Eropa Barat belum kenal teh, kecuali negara seperti Portugis," kata Prawoto dalam diskusi "Cerita Teh Nusantara, Dulu dan Sekarang" di Museum Kebangkitan Nasional Jakarta, Ahad (25/11).

Keinginan Catherine menikmati minuman yang belum lazim dicicipi di negeri suaminya tak lepas dari latar belakangnya sebagai orang Portugis, negara yang sudah lebih dulu mengenal teh. Catherine adalah putri dari Raja Portugis yang sudah terbiasa menyesap teh. "Dia memperkenalkan teh di kalangan kerajaan Inggris," ujar Prawoto.

Sementara itu, teh yang ditanam VOC di Jawa baru muncul pada 1835. Teh asal Jawa menjadi teh pertama yang bukan berasal dari Cina di pasar Eropa. Keputusan untuk menanam teh di Jawa dimulai pada 10 Juni 1824 oleh Pemerintah Hindia Belanda. Benih teh dari Jepang diselundupkan Mayor Dr Vor Siebolt yang kemudian ditanam di Kebun Raya Bogor.

Pada 1872, teh Assam dari Ceylon masuk ke Indonesia, dibawa oleh RE Kerkhoven. Teh varieats Assamica klon Ceylon itu ditanam di Gambung, Jawa Barat. Kelak lokasi itu jadi tempat Pusat Penelitian Teh dan Kina.

Sumatra dan Jawa adalah produsen teh Assamica di pasar dunia selain India dan Ceylon pada 1800-an. Namun, saat itu Inggris mengampanyekan Buy British agar negara persemakmuran tidak membeli teh dari Jawa dan Sumatra.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FG5Sg4
November 25, 2018 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FG5Sg4
via IFTTT
Share: