Showing posts with label 2019 at 02:09PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 02:09PM. Show all posts

Wednesday, May 29, 2019

Untuk Kalahkan Warriors, Raptors Harus Fokus 48 menit

Jika ingin kembali kalahkan Warriors seperti di babak reguler, Raptors harus fokus.

REPUBLIKA.CO.ID, TORONTO -- Partai final NBA 2018/2019 akan dimulai Jumat (31/5) mempertemukan juara bertahan Golden State Warriors melawan Toronto Raptors. Toronto, klub asal Kanada, ini berhak menjadi tuan rumah terlebih dahulu pada dua laga awal.

Pada babak reguler, catatan kemenangan Kawhi Leonard dkk lebih baik, yakni (58-24) dibanding Warriors (57-25). Tidak hanya di papan klasemen, Raptors lebih unggul dibanding lawannya. Dua pertemuan di babak reguler juga berhasil dimenangkannya.

Pada pertemuan pertama 30 November 2018, Raptors menang di kandang dengan skor 131-128. Dua pekan kemudian, 13 Desember 2018, walau bermain di kandang Warriors, Raptors kembali mengalahkan Warriors 113-93.

Namun laga final tentu berbeda, apalagi lawan yang akan dihadapi adalah tim langganan final NBA. Bahkan Warriors mampu menembus final NBA lima tahun secara beruntun.

Meski kondisi Warriors tidak komplet, Kevin Durant dipastikan absen, sedangkan DeMarcus Cousins masih tanda tanya,.Raptors bisa mengambil pelajaran dari tumbangnya Portland Trail Blazers yang disingkirkan Warriors.

Warriors tak memberi satu kemenangan pun kepada Blazers di babak final NBA Wilayah Barat. Padahal Durant dan Cousins absen, bahkan di laga terakhir Igudala juga tidak bisa memperkuat Warriors. Sebenarnya Blazers mampu memberikan perlawanan, namun mereka tidak fokus hingga akhir laga, sehingga mampu disusul.

Bagi Warriors tertinggal dua digit tidak menjadi masalah. Melalui duet Stephen Curry dan Klay Thompson, Warriors bisa dengan sangat cepat memangkas ketinggalan dengan tembakan tiga angkanya. Jika ingin kembali mengalahkan Warriors seperti di babak reguler, Raptors harus fokus sepanjang 48 menit.

Sebenarnya pertahanan Toronto luar biasa sepanjang babak playoff dan mampu membingungkan Philadelphia 76ers dan Milwaukee Bucks. Ini menjadi modal besar bagi Raptors untuk menghentikan tim super ofensif seperti Warriors.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I8GMo3
May 29, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I8GMo3
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

Politik Memanas, Emil Berharap Lebaran Dapat Makan Mendalam

Emil berharap Idul Fitri tahun ini menjadi momen kebahagiaan bagi semua orang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, memiliki harapan tersendiri menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal beberapa pekan lagi. Menurut Ridwan Kamil, di tengah suasana politik, ia berharap tahun ini Idul Fitri menjadi momen kebahagiaan bagi semua orang.

"Semoga di Idul Fitri ini kita temukan makna mendalam. Kembali ke fitrah Mohon Maaf Lahir Batin," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil kepada wartawan di Gedung Sate, Kamis (23/5).

Saat ditanya tentang pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) untuk aparatur sipil negara (ASN) termasuk tenaga honorer, Emil mengatakan belum hapal sepenuhnya. Namun, menurut Emil, poinnya semua hak harus diberikan kepada siapapun yang bekerja di Pemprov Jabar. Yakni, baik ASN maupun honorer.

"Kami sangat memperhatikan mereka. Tapi besaran dan teknis, Sekda yang atur.  Jadi, THR tenaga honor Pemprov, Pak Sekda yang jawab," ujar Emil seraya mengatakan, terkait larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik pun akan membuat aturan teknis.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan dana alokasi umum (DAU) untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) sekitar 13 ribu PNS sudah tersedia.

Menurut Sekda Jabar Iwa Karniwa, alokasi anggaran yang akan diberikan paling lambat dua pekan sebelum Hari Raya Idul Fitri tersebut saat ini sudah ada di kas daerah. “Sudah (ada), nanti akan ada mekanisme penyaluran seperti bisa,” ujar Iwa ditemui di Gedung Sate, Bandung, Jumat (25/5).

Iwa mengatakan, besaran angka kenaikan THR untuk PNS Pemprov Jabar tahun ini belum dihitung pihaknya. Mengingat, ada komponen-komponen tunjangan yang ditetapkan pemerintah ikut naik. “Saya harus cek lagi soal perbedaan hitungannya dengan tahun lalu,” katanya.

Namun tahun lalu, kata dia, THR yang diberikan pada PNS besarannya satu kali gaji. Iwa menghitung rata-rata per bulan untuk gaji dan tunjangan PNS Pemprov Jabar mengganggarkan sekitar Rp 50 miliar. “Ada sekitar Rp 50 miliar, anggarannya sudah ada. Tinggal legal pembayarannya saja,” katanya.

Menurut Iwa, ia berterima kasih pada Presiden Joko Widodo beserta jajarannya yang memberi kenaikan THR pada tahun ini. Pihak Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jabar yang akan menyalurkan hak ini seperti biasa pada para PNS. “Tapi kami harap THR ini tidak seluruhnya dibelanjakan, kalau bisa ada yang ditabung,” katanya.

Selain THR, kata dia, anggaran untuk gaji ke-13 yang dibayarkan setelah lebaran dipastikan sudah ada. Namun untuk mekanisme pencairannya, Sekda memastikan hal ini membutuhkan peraturan presiden.”Keputusan mencairkannya kan harus ada Perpres. Anggarannya sudah ada,” katanya.

Pembayaran THR dan gaji ke-13 sudah menjadi rutinitas pemerintah. Namun, yang membedakan, kali ini THR juga diberikan kepada para pensiunan PNS/ASN. Presiden Jokowi telah menandatangani PP pemberian THR ini, pada Rabu (23/5) lalu.

Jokowi berharap, pemberian THR dan gaji ke-13 tahun ini bukan hanya bermanfaat bagi kesejahteraan PNS, TNI, dan Polri, terutama saat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, melainkan juga bagi peningkatan kinerja.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ErE8J5
May 23, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ErE8J5
via IFTTT
Share:

Monday, May 20, 2019

In Picture: MotoGP Le Mans: Marquez Beri Kemenangan ke-300 Bagi Honda

Ini merupakan kemenangan ketiga Marquez di MotoGP musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, LE MANS -- Marc Marquez dari tim Repsol Honda berhasil meraih kemenangan di lanjutan balapan MotoGP yang digelar di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada Ahad (19/5). Dalam balapan seri kelima MotoGP 2019 itu, Marquez menjadi yang tercepat setelah melahap 27 lap dalam 41 menit 53,647 detik.

Ini merupakan kemenangan ketiga Marquez musim ini, sekaligus kemenangan ke-300 bagi Honda di kelas tertinggi, MotoGP atau yang dulu bernama GP500. Marquez diikuti oleh duo pembalap Ducati, Andrea Dovizioso di posisi kedua dan Danilo Petrucci di posisi ketiga.

Adapun di posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap Pramac Racing, Jack Miller dan pembalap veteran Yamaha, Valentino Rossi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WcVLXa
May 20, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WcVLXa
via IFTTT
Share:

Friday, May 17, 2019

Atap JPO Penghubung Halte Slipi Kemanggisan Rusak

JPO di jalan Letjen S Parman Slipi juga penghubung halte Transjakarta tak terawat

JAKARTA -- Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di jalan Letjen S Parman  Slipi, Jakarta Barat yang juga terhubung langsung dengan halte transjakarta Slipi kemanggisan  saat ini kurang terawat. Hal ini terlihat dari atap pada JPO yang rusak dan terbuka.

Bahkan kerusakan ini bisa ditemukan di beberapa titik di JPO ini, dari mulai arah tangga JPO hingga jalan di tengah JPO. 

Hal tersebut mengakibatkan munculnya beberapa titik genangan air hujan karena tidak tertutup oleh atap JPO. Hal ini amat mengganggu bagi pejalan kaki yang melintas di JPO tersebut. 

Nampaknya kondisi JPO tersebut sudah lama rusak dan hingga kini belum ada perbaikan dari pihak manapun. Alangkah baiknya JPO tersebut segera diperbaiki agar kondisinya tak semakin buruk.

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W0VFlp
May 17, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W0VFlp
via IFTTT
Share:

Monday, April 29, 2019

Polisi Siapkan Pengamanan untuk Peringatan Hari Buruh

Polisi telah menerima pemberitahuan demo dari 14 serikat buruh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya telah menerima pemberitahuan terkait rencana kegiatan untuk memperingati Hari Buruh atau may day. Polisi pun telah menyiapkan pengamanan untuk kegiatan tersebut.

"Sudah ada pemberitahuan ke Polda Metro Jaya, nanti masih kita datakan. Kita tunggu, nanti agendanya seperti apa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/4).

Di sisi lain, Argo belum bisa memastikan berapa jumlah personel yang akan diterjunkan mengamankan kegiatan tersebut. Ia mengatakan, pihaknya masih menunggu pemberitahuan dari serikat buruh lainnya. Sehingga dapat ditentukan jumlah personel pengamanan.

"Masih kita tunggu, masih kita rencanakan," ujarnya.

Hingga saat ini, kata Argo, polisi telah menerima pemberitahuan demo dari 14 serikat buruh. Ia pun mengimbau, agar serikat buruh yang melakukan aksi pada tanggal 1 Mei mendatang, diisi dengan kegiatan positif.

"Intinya silakan memperingati hari ulang tahun buruh dengan memanfaatkan hal yang positif," imbuhnya.

Sebelumnya, sejumlah serikat buruh telah menyampaikan pemberitahuan ke Polda Metro Jaya terkait rencana aksi 1 Mei. Di antaranya ada Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) dan Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI)

Rencananya, sebanyak 20 ribu buruh akan melakukan long march mulai dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga ke depan Istana Merdeka, Jakarta.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XZBJg7
April 29, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XZBJg7
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

Habiskan Akhir Pekan Ini di Asia Africa Film Festival

Asia Africa Film Festival menawarkan perspektif baru dari Asia dan Afrika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Layar perak Tanah Air saat ini sedang gencar-gencarnya menayangkan film Avengers:Endgame. Masyarakat berduyun-duyun menyesaki bioskop demi menyaksikan aksi superhero Marvel tersebut. Tetapi bagi Anda yang belum kebagian tiket Avengers atau mungkin menyukai film-film festival, ada gelaran Asia Africa Film Festival (AAFF) yang bisa dipilih untuk mengisi libur akhir pekan ini.

Globetrotter Lab untuk pertama kalinya mempersembahkan AAFF yang diselenggarakan sejak 24 sampai 28 April 2019 di Silver Screen (Queen’s Head), Jakarta. AAFF adalah salah satu bentuk dedikasi Globetrotter Lab dalam membangun serta menawarkan perspektif alternatif dari Asia dan Afrika.

Menurut Kennedy Ashinze, Globetrotter Lab’s Founder and Creative Director, AAFF tidak hanya akan menjadi sebuah sarana edukasi melalui film dan ajang tanya-jawab dengan sutradara semata. “Asia Africa Film Festival merupakan perpanjangan dari etos kami untuk mendobrak definisi dan batas sempit yang selama ini terstereotipekan di kedua belah benua," jelasnya lewat keterangan resmi yang diterima Republika.

Menurut Ashinze, AAFF sekaligus merangkul keindahan dan kesamaan berbagai subkultur. "Dengan festival ini, kami ingin melebarkan cita rasa dan pengetahuan di luar kota dan benua yang kita tinggali, sembari melawan stereotip serta batasan-batasan ekonomi, kelas, dan ras," imbuhnya.

Tak banyak yang menyadari kedua benua ini memiliki banyak kesamaan dan terhubung secara kultural dan historis. Melalui AAFF, penyelenggara ingin menyoroti kesamaan-kesamaan tersebut melalui film. Tujuannya adalah untuk memicu percakapan di antara kedua benua sekaligus merayakan para pelaku film dan sutradara yang telah menciptakan karya-karya yang mewakili emosi dan keadaan sosial di Asia dan Afrika.

Diharapkan penggambaran demi penggambaran budaya yang tertuang dari film-film AAFF dapat mengubah cara kita memahami, melihat, dan berpikir tentang dunia. AAFF menampilkan serangkaian film panjang (feature), film pendek, dan film dokumenter dari 11 negara di Asia dan Afrika. Antara lain Tanzania, Nigeria, Ghana, Mesir, Mali, Indonesia, India, Palestina, Filipina, Jepang, dan Cina.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZD1owK
April 26, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZD1owK
via IFTTT
Share:

Sunday, April 21, 2019

BPN: Prabowo Mau Ketemu Jokowi, Bukan Luhut

BPN tegaskan hubungan antara Prabowo dan Jokowi baik-baik saja.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi masih belum memberi sinyal positif pertemuan antara Luhut Binsar Pandjaitan dan capres Prabowo Subianto. Juru bicara BPN Andre Rosiade bahkan menyebut, kalaupun ada pertemuan maka Prabowo akan bertemu Capres 02 Joko Widodo, bukan Luhut.

"Kalau mungkin suatu saat BPN bisa saja bertemu dengan Pak Luhut tapi mungkin bukan Pak Prabowo. Kalau Pak Prabowo mau ketemu, tentu sama Pak Jokowi bukan pak Luhut," kata Andre di rumah Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Ahad (21/4).

Luhut dikabarkan akan menjadi perwakilan kubu Jokowi untuk menemui Prabowo pada Ahad ini. Belum diketahui topik bahasan rencana pertemuan itu. Sempat muncul spekulasi bahwa pertemuan Luhut dan Prabowo adalah agar untuk mendinginkan suasana di masyarakat pascapilpres.

Terkait hal ini, Andre mengatakan, saat ini silaturahim antara Prabowo dan Jokowi berjalan baik. Ia menyebut, Prabowo juga menganggap Jokowi maupun para pendukungnya sebagai sahabat.

"Ya memang terbelah pilihan kan biasa biasa aja, bagian dari demokrasi. Tapi masyarakt Indonesia aman damai, ekonomi berjalan secara normal. Jadi tidak perlu diburu buru yah pertemuan pak luhut dengan Pak Prabowo," kata Andre Rosiade.

Politikus Gerindra itu pun menegaskan, pihaknya masih menunggu realisasi keinginan Jokowi untuk menemui Prabowo. Ia menegaskan, Prabowo tak pernah dendam pada Jokowi meskipun Jokowi dianggapnya telah menghianati Prabowo di masa-masa sebelumnya.

"Jadi jangan anda ragukan kenegarawanan seorang Prabowo Subainto. Jadi jangan ragukan prabowo seorang yang bermental demokrat, sangat patriot demi kepentingan rakyat," kata Prabowo.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gxsttr
April 21, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gxsttr
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

Perdana Menteri Mali Mundur Bersama Semua Anggota Pemerintah

Perdana Menteri Mali mundur karena adanya pembantaian suku Fulani.

REPUBLIKA.CO.ID, BAMAKO — Perdana Menteri Mali Soumeylou Boubeye Maiga dan seluruh pemerintahan yang dipimpin olehnya di negara itu memutuskan untuk mengundurkan diri pada Kamis (18/4). Hal itu dilakukan setelah terjadinya pembantaian terhadap setidaknya 160 orang, yang diketahui sebagai penggembala Fulani pada bulan lalu. 

“Presiden Mali telah menerima pengunduran diri dari perdana menteri Maiga dan anggota pemerintah,” ujar pernyataan dari kantor Presiden Ibrahim Boubacar pada Jumat (19/4). 

Tidak ada alasan bagi Maiga untuk mengundurkan diri sebagai pemimpin pemerintahan di negara itu. Namun, sejumlah legislator Mali telah membahas pertimbangan untuk memunculkan gerakan tidak percaya karena masalah keamanan tersebut. 

Pemerintah Mali dianggap gagal dalam melakukan tindakan keamanan dengan adanya insiden pembantaian itu. Hal itu termasuk juga kegagalan dalam memukul mundur kelompok militan yang telah muncul di negara Afrika tersebut. 

Pembantaian terhadap 160 penggembala di Fulani, wilayah tengah Mali terjadi pada 23 Maret lalu. Pelaku dari aksi brutal itu diyakini berasal dari komunitas Dogon di Ogussagou, yang selama ini dikenal bersaing. 

Sebelumnya di wilayah tengah Mali juga telah dilanda kekerasan yang melibatkan kelompok militan. Sedikitnya 23 tentara negara itu tewas dalam sebuah serangan yang diklaim dilakukan oleh kelompok yang berafiliasi dengan Alqaeda tersebut. Sejumlah penggembala Fulani dikatakan bergabung dalam kelompok tersebut. 

Pihak berwenang Mali telah menahan lima orang yang dicurigai ikut serta dalam pembantaian 23 Maret itu. Namun, mereka belum berhasil melucuti senjata milisi. Banyak pihak yang telah meyakini bahwa serangan tersebut terorganisir. 

Maiga sebagai perdana menteri sebelumnya berjanji untuk melakukan pelucutan senjata milisi dengan segera. Namun, hal itu belum berhasil direalisasikan, hingga legislator Mali menganggap terjadinya kegagalan dalam pengamanan negara. 

Mali telah dilanda konflik akibat pemberontakan oleh Tuareg. Hal itu diperburuk dengan bergabungnya kelompok militan yang kemudian menguasai setengah wilayah negara itu pada 2012. Prancis sempat melakukan campur tangan untuk memulihkan keadaan pada tahun selanjutnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KQ7yGb
April 19, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KQ7yGb
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 17, 2019

KPU Cek Kabar Surat Suara Tercoblos di Berbagai Daerah

Beredar informasi adanya surat suara yang telah tercoblos di Kabupaten Gowa, Sulsel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan terkait kabar adanya surat suara yang telah tercoblos terlebih dahulu di berbagai daerah. Saat ini beredar informasi adanya surat suara yang telah tercoblos di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

"Kami tunggu laporannya. Semua masih kami pantau," ujar Wahyu ketika dikonfirmasi, Rabu (17/4).

Sebelumnya, pantia penyelenggara pemilu menemukan adanya surat suara pilpres yang tercoblos di Kompleks Berlian Indah tepatnya di TPS 46 Jennrtalasa, Pallangga, Gowa, Sulawesi Selatan. Masyarakat yang sempat mengantre untuk mencoblos dibubarkan.

Sementara itu, Komisioner KPU, Viryan, mengatakan surat suara yang dicetak, disortir dan dikemas untuk kebutuhan TPS adalah surat suara yang sesuai standar, belum tercoblos dan belum ada tanda tangan Ketua Kelompok Petugas Pemungutan Suara (KPPS). "Surat suara berada didalam kotak suara dengan posisi digembok dan disegel dari KPU Kabupaten/Kota ke PPS di kecamatan dan kemudian diterima KPPS H-1.Kotak suara baru dibuka setelah rapat pemungutan suara dibuka di TPS setelah pukul 07.00 waktu setempat," jelas Viryan dalam keterangan tertulis, Rabu.

Ketika dibuka, kata Viryan, KPPS menghitung jumlah surat suara dan mempersiapkan pelayanan pemilih. Surat suara baru di TTD Ketua KPPS dan diberikan kepada pemilih.

"Pemilih kemudian membawanya ke bilik untuk mencoblos. Apabila ketika membuka Surat Suara ternyata kondisinya rusak atau pemilih keliru mencoblos, pemilih dapat meminta mengganti dan surat suara tersebut dinyatakan rusak (sesuai PKPU Nomor 3 tahun 2019, pasal 39), Ketua KPPS mengganti surat suara tersebut hanya sekali," ungkapnya.

Dengan demikian, potensi manipulasi/kecurangan dengan modus surat suara telah tercoblos sebagai sarana administratif pemilih menyalurkan kedaulatannya tetap terjaga. Dalam terjadinya kasus telah tercoblos, penanganannya dilakukan oleh Pengawas Pemilu dan KPU untuk mendalaminya guna mendapat kepastian kasusnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GhbHh0
April 17, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GhbHh0
via IFTTT
Share:

Jonan Harap Investasi di Energi dan Migas Terus Membaik

Iklim yang baik perlu diciptakan agar investasi dari dalam dan luar negeri bisa masuk

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan berharap pada pemerintahan selanjutnya investasi di sektor energi dan migas terus membaik. Menurut Jonan, iklim yang baik perlu diciptakan agar investasi dari dalam dan luar negeri bisa masuk.

"Harapan saya kalau saudara sebangsa dan Tanah Air bisa mengelola lebih baik, harus dikelola sendiri," kata Jonan saat ditemui usai melakukan pencoblosan di TPS 099, SDN Bapem, Cipete Utara, Jakarta, Rabu (17/4).  

Jonan mengungkapkan, selama 4,5 tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo, banyak pencapaian yang telah dilakukan oleh Kementerian ESDM. Dari sisi penerimaan negara khususnya sektor ekstraktif, menurutnya selalu meningkat setiap tahun. 

Sementara dari sisi pengembangan komitmen, seperti hilirisasi juga terus berjalan walaupun tidak terlalu cepat. Namun, Jonan optimistis, hilirisasi perlahan akan membaik. 

Di sisi lain, pengembangan teknologi juga terus ditingkatkan. Misalnya saja, Jonan mencontohkan, dipertambangan umum hampir tidak ada pengelolaan oleh pihak asing, kecuali Freeport yang masih patungan. 

"Di migas sendiri kalau kita lihat misalnya hulu, sekarang blok-blok besar makin lama Pertamina juga minat untuk mengelola. Saya sudah bilang dengan Pertamina, kalau dikelola anak bangsa sendiri outputnya harus membaik. Jangan menurun," tutur Jonan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UFa0E1
April 17, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UFa0E1
via IFTTT
Share:

Sunday, April 14, 2019

UAS Difitnah, Warganet Ramaikan Dua Tagar

Akun Twitter Said Didu yang telah dibajak memuat konten fitnah terhadap UAS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warganet menyemarakkan penggunaan tagar #UASdifitnahKejiDanBrutal serta #saveUAS pada hari ini, Ahad (14/4). Keduanya diketahui sebagai respons atas konten-konten yang disiarkan akun Twitter @saididu pasca pembajakan.

Dua tagar tersebut sejak siang hari ini juga menduduki 10 besar trending topics di jagad Twitter.

Sebagai informasi, akun tersebut telah dibajak pihak yang tak bertanggung jawab sejak Sabtu (13/4) malam. Mulai saat itu, pemiliknya tidak bisa lagi mengakses akun tersebut.

Hal itu ditegaskan Said Didu, yang juga anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. "Twitter saya di-hack. Betul, di-hack," kata Said Didu melalui pesan WhatsApp kepada Republika.co.id, Sabtu (13/4).

Selain dari mantan komisaris BUMN PT Bukit Asam (Persero) itu, pihak TvOne juga telah menyampaikan klarifikasi. Pasalnya, salah satu posting dari akun yang telah diretas itu menyeret nama pemimpin redaksi TvOne Karni Ilyas.

Para warganet menyuarakan simpati terhadap UAS yang diterpa fitnah pascapembajakan akun Said Didu. Salah satunya, akun @izzahisyam yang berharap para ulama seluruhnya juga aman dari dampak buruk dan fitnah.

Akun lainnya, @Hilmi28 berharap aparat kepolisian untuk mengusut tuntas siapa yang telah membajak akun Twitter Said Didu serta menyebarkan fitnah terhadap alumnus Universitas al-Azhar (Mesir) itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KL87B0
April 14, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KL87B0
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

Permintaan Gaji tak Dipenuhi MU, Herrera Makin Dekat ke PSG

PSG bisa mendapatkan Herrera dengan bebas transfer alias gratis.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Ander Herrera semakin dekat menuju Paris Saint-Germain pada musim depan. Itu karena negosiasi perpanjangan kontrak Herrera yang habis akhir musim ini dengan manajemen Manchester United (MU) tak berjalan dengan mulus. 

Pemain berusia 29 tahun itu akan selesai masa kerjanya di Old Trafford pada 30 Juni 2019.  Sehingga pemain timnas Spanyol itu bebas pergi ke klub mana pun. 

Karena kontraknya yang habis tersebut, PSG bisa mendapatkan Herrera dengan bebas transfer alias gratis. Herrera diyakini memang tidak ingin memperpanjang kontrak, dengan sikap United yang menarik ulur masa depannya.

Herrera diboyong dari Athletic Bilbao pada 2014 dengan nilai transfer 29 juta pound. Ia pun digaji sebesar 80 ribu pound per pekan. Dikutip dari Guardian, Kamis (11/4), Herrera menginginkan gajinya dinaikkan hingga 200 ribu pound per pekan. Namun MU hanya menawarkan kenaikan gaji sampai 120 ribu pound.

Padahal, Herrera telah menjadi pemain reguler Iblis Merah sejak Ole Gunnar Solskjaer menggantikan Jose Mourinho. Namun, buntunya negosiasi kedua belah pihak membuat speskulasi Herrera pindah ke klub asal Prancis itu semakin menguat.

Jika Herrera pergi, itu akan menjadi kesempatan bagi Scott McTominay untuk menjadi skuat utama MU. McTominay tampil impresif dalam kemenangan MU 3-1 atas PSG. Ia juga tampil sangat baik saat melawan Barcelona pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis dini hari WIB.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UNT1Pa
April 11, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UNT1Pa
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 9, 2019

Said Iqbal: Ada 3 Reaksi Prabowo Soal Penganiayaan Ratna

'Penganiayaan' Ratna disampaikan dalam pertemuan yang dihadiri oleh Said dan Prabowo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengungkapkan, ada tiga reaksi Prabowo Subianto setelah mendengar keterangan Ratna Sarumpaet terkait penganiayaan terhadap dirinya. Kala itu, Prabowo tidak mengetahui bahwa penganiayaan tersebut merupakan kebohongan.

Said mengatakan Prabowo merespons penganiayaan, yang belakangan diketahui bohong, saat pertemuan yang digelar di Lapangan Polo, Bogor, 2 Oktober 2018. Said mengaku turut hadir dalam pertemuan tersebut. Selain itu, Said mengatakan, hadir pula Fadli Zon, Amien Rais, Nanik S Deyang, Prabowo Subianto, dan Ratna Sarumpaet.

Menurutnya, pertemuan itu membahas mengenai 'penganiayaan' terhadap Ratna. "Pembicaran itu mengalir saya terlambat sedikit. Yang intinya adalah menceritakan kembali penganiayaan beliau yang terjadi di Bandung," kata Said saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalam Ampera Raya, Selasa (9/4).

Usai mendengar cerita Ratna, Said menjelaskan, Prabowo menanggapi dengan tiga hal. Pertama, Prabowo menyarankan Ratna untuk melaporkan ke pihak kepolisian.

"Saya ingat satu, sebaiknya lapor polisi dan lakukan visum karena ini adalah penganiayaan. Sekali lagi kita tidak tahu bahwa itu adalah sebuah kebohongan," kata Said.

Kedua, Prabowo menekankan demokrasi harus damai dan adil. "Prabowo cerita tidak boleh ada kekerasan di dalam demokrasi. Tidak boleh violence, victims," ucap dia.

Ketiga, Prabowo bersedia menemui Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk meminta kasus penganiayaan Ratna Sarumpaet segera ditangani. "Kalau memang ada sesuatu yang dirasakan oleh kak Ratna dengan polisi. Pak Prabowo bersedia ketemu pak Kapolri menyampaikan hal ini," tutur Said.

Ratna Sarumpaet didakwa karena menyebarkan berita bohong atau hoaks mengenai penganiayaan terhadap dirinya. Ratna menyebarkan hoaks kepada sejumlah orang lewat pesan WhatsApp, termasuk mengirimkan gambar wajah lebam dan bengkak yang diklaim akibat penganiayaan.

Dalam perkara ini, Ratna didakwa melanggar Pasal 14 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau dakwaan kedua pasal 28 Ayat (2) jo 45A Ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ratna didakwa telah membuat keonaran melalui berita bohong yang dibuatnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YVjxpb
April 09, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YVjxpb
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Jokowi Usulkan Lembaga Khusus Tangani Stok Rotan

Selama ini perajin rotan kesulitan mendapatkan bahan baku rotan secara kontinyu

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengusulkan adanya lembaga yang menangani stok rotan. Alasannya, selama ini perajin rotan kesulitan mendapatkan bahan baku rotan secara kontinyu.

"Ya ini memang dari dulu problem yang sering ada di sini suplai bahan baku yang tidak kontinyu atau terus menerus, kadang ada kadang tidak, " kata Jokowi usai meninjau industri rotan rumahan di Desa Tegalwangi Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (5/4).

Ia mencontohkan stok rotan untuk kaki meja ada, tapi untuk sandaran tidak ada bahan bakunya sehingga pengerjaan bangku-bangku oleh perajin tidak selesai-selesai. "Ini menghambat perputaran keuangan di perajin, industri, sehingga tadi kita berpikiran membuat Bulognya rotan," katanya.

Ia menjelaskan rotan akan dibeli untuk stok dari petani rotan di Sulawesi, Kalimantan, disimpan di Bulognya rotan. "Perajinnya tinggal belinya di dekat sini, mungkin itu solusinya, tapi nanti kita mau matangkan lagi," katanya.

Ia menyebutkan lokasi industri rotan saat ini ada di sejumlah daerah. Selain Cirebon, juga ada di Solo danJepara. Mengenai potensi industri rotan, Jokowi mengatakan cukup besar, namun saat ini muncul pesaing berat berupa rotan plastik.

"Kita harus ngerti ini, dengan kondisi persaingan ketat, kadang-kadang muncul barang-barang plastik yang lebih kuat, lebih cantik, tapi tetap yang alami itu rotan, dari alam," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2OPE7T4
April 05, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2OPE7T4
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Aku Anak Millenial (Cerpen)

Ragam prestasi tampak di mata orang. Sikap tegas, luas pergaulan, senyum menawan.

‘Tik..tik..’. Waktu berdetak. Bergerak perlahan. Pasti. Teratur dan rapi. Tak melewati satu sama lain. Senada embusan angin yang bergerak menghempas sudut malam. Berbisik, mentari datang. Sebagian terjaga, bersenandung dengan Tuhan Pencipta Alam. Dedaunan bergoyang, hewan malam mulai terlelap. Kicau burung menghias cakrawala, langit hitam bergeser perlahan, elok garis kuning kemerahan guratan keindahan lukisan Sang Agung. Panggilan-Nya bertalu. Menyadarkan mereka akan Sang Pencipta.

Semburat cahaya merayapi penjuru langit biru muda. Dia memasukkan siang ke malam, malam ke siang. Lantunan ayat-Nya bersahutan. Nyaring atau tidak. Malaikat senang mendengarnya.

Subuh bernapas. Cahaya hangat menghipnotis manusia untuk bangkit. Saluran air dinyalakan kencang. Bak penuh terisi air. Deru ketel berteriak, teko siap diisi. Pedagang mengisi sudut pasar. Bersahutan menawarkan dagangan.

Asap dapur mengepul. Sarapan tersedia. Sembari berberes peralatan sekolah, atau rangkaian data tugas karyawan, setumpuk tugas presentasi dosen tercinta untuk para mahasiswa. Penjaja koran beroperasi. Mengirim berita, informasi terkini, penting, mendidik, atau sekadar humor penghibur hati.

Petugas kebersihan menyingsing lengan baju, menyibukkan diri dengan dedaunan berguguran. Jajaran toko mulai membuka gerbangnya, bersiap menyambut dengan wajah ceria nan ramah. Selusur jalan mulai dijejali ragam manusia. Beroda dua, tiga, empat, atau bahkan dengan kakinya sendiri. Kesibukan menggerayapi.

Begitu pula lelaki itu. Di kursi putar kebanggaannya yang berada di lantai 24 gedung kantornya. Gedung pencakar langit, bukan gedung biasa. Dengan ragam bilik di sana, anggap saja seperti Grand Mall.

Tak dimungkiri sepasang sandal bisa seharga seekor kambing kurban. Macam fasilitas, fashion, official & marketting, cosmetics, hitech. Terbilang, kantor ini pusat dari segalanya. Meski harga setinggi langit ketujuh, tak sedikit yang mengadu hidup atau sekadar mengunjungi. Mencuci mata.

Lelaki muda itu terduduk di atas kursi putar kebanggaannya. Dengan jas parlente, dasi berkelas melingkar di leher menunjukkan kualitas materi. Intan dan berlian melingkar, menunjukkkan elitenya jenis manusia satu ini. Tak hanya fisik, membuat kaum hawa melirik bahkan tertarik.

Ragam prestasi tampak di mata orang. Sikap tegas, luas pergaulan, senyum menawan. Siapa tak tertarik dengan spesies sepertinya? Belum lagi nilai plus darinya, wajah tampan nan menarik, guratan kedewasaan terlukis di sana. Tak terhitung, banyak mitra kerja ingin menjadikannya calon kepala keluarga atau bahkan menantu idaman.

Dia terduduk sembari menikmati hangatnya kopi susu. Diisapnya pelan, hendak hati menikmati selagi menyaksikan informasi terkini. Sesaat mata bergerak, bertemu kabar negara. Kedua alisnya menyatu, di baliknya tanpa pikir panjang.

Seketika sudut bibirnya membentuk lengkungan senyum. Disebut surat kabar prestasi yang diraih olehnya. Terbilang satu-dua kata saja. Namun, senyum lebar tak terelakkan. Begitulah manusia, seketika diri di atas udara, melambung tinggi sejauh angkasa.

Perlahan. Kata demi kata ia lahap. Kalimat per kalimat. Tanggal dan waktu. Sementara itu, ketukan pintu bergema. Naomi, sekretaris pribadi cantik nan seksi dengan pakaian super mininya. Menyihir kaum adam hingga tak kedip sekalipun. Cukup mengelus dada bagi mereka yang mengerti adat asusila. Namun, apalah kata asusila jika sang ‘Bos’ pribadi meminta. Lagipula, sang sekretaris tak berkeberatan berbusana apa pun, asalkan…fee. Bukan masalah besar untuk lelaki borjuis yang tengah tersenyum berbangga diri dengan surat kabar internasional itu.

“Pak, untuk proposal di ibu kota provinsi C sudah diterima, sudah saatnya kita mengirim orang untuk proyek besar kita di sana,” ujarnya dengan suara genitnya.

“Oke,” jawab lelaki itu singkat, tak berkilah sedikit pun dari lembar abu itu.

“Dan, untuk penambahan infrastruktur di kota B, sudah ditangani Davin. Surat-menyurat. Data lengkap. Pengabsahan lunas. Lancar tanpa beban. Sedikit kontra. Namun, bukan masalah. Seperti biasa,” ujarnya lagi. Sesekali melirik lelaki muda itu. Berharap sedikit respons darinya.

Namun, harapan bersisa harapan. Ia tak disibukkan lagi dengan surat kabar. Ia berbalik ke smartphone. Diperhatikannya lamat-lamat, mematut dagu, lantas lelaki itu membuka mulut. Kalimat yang tak diharapkan wanita muda itu.

“Naomi, mulai detik ini. Jangan kenakan baju seperti itu lagi. Longgarkan dan panjangkan. Berbusanalah seperti Naela atau Fitri. Pakailah uang yang baru saja kumasukkan dalam rekeningmu. Sekarang. Cepatlah,” sahutnya satu tarikan napas.

Tanpa jeda. Tak ada waktu untuk Naomi menolaknya. Naomi menganga dalam keterpakuannya. Ia berpikir berkali-kali.

Ia hanya mengangguk mengiyakan permintaan bos yang selalu memanjakannya. Berbalik. Membuka pintu, berjalan tanpa arah. Bergumam, apakah dia melakukan kesalahan? Ia tak pernah terlihat tidak nyaman dengan pakaian yang ia kenakan kali ini. Bahkan, ia menyukainya. Apa? Seperti Naela?

Wanita berjilbab kurung lengkap dari kepala hingga ujung kaki?

Fitri? Dia tak berjilbab. Tapi, pakaian dan rok panjangnya…Ahh!

Ia mendesah. Tak bisa menolak. Sekali menolak. Tak pantas ia injakkan kedua kakinya di kantor ber-25 lantai ini. Masalah besar untuk seorang Naomi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uIckLa
April 03, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uIckLa
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Pemkot Bandung Bersihkan Sekolah Pascabanjir Bandang

Sejumlah dinas bekerja sama untuk menyelesaikan pembersihan sekolah

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kondisi terakhir SDN 106 Ajitunggal Cijambe masih dalam pembersihan pascabanjir bandang sungai Cicalobak, Kota Bandung, Senin (1/4). Sejumlah dinas bekerja sama untuk menyelesaikan pembersihan sekolah pada Selasa (2/4).

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Sihar Pandapotan menargetkan pembersihan selesai pada hari ini. Karena sekolah harus segera digunakan untuk proses belajar mengajar.

"Karena bersama Dinas PU (Pekerjaan Umum) jadi lebih cepet, materialnya banyak pakai alat berat, semoga sore ini bisa bersih. Sekarang dua kelas sudah bersih," kata Sihar pada Republika, Selasa (2/4).

Dia menyebut semua titik di sekolah terkena dampak banjir bandang tersebut. Meski begitu, Sihar belum mengetahui berapa kerugian akinat bencana tersebut.

"Tembok yang roboh di belakang akan segera dibenerin, pakai karung pasir. Tingginya (tanggul) sudah 1,5 meter hampir 2 meter," jelasnya.

Banjir bandang menerjang sekolah pada Senin (1/4) sore. Saat itu, tanggul yang tepat berada di sekolah jebol akibat derasnya arus yang melewati sungan Cicalobak. Sihar memaparkan banjir tersebut akibat banyaknya material yang terbawa di sungai.

"Yang kemarin bikin roboh, yang menyumbat saluran sampai air bisa naik dan menekan tembok sampai roboh sudah dibenerin sudah lancar. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang roboh dan karung juga sudah cukup tebal," tutupnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CO801a
April 02, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CO801a
via IFTTT
Share:

Monday, April 1, 2019

Putusan MA Keluar, Geo Dipa Lanjutkan Proyek PLTP

MA telah mengabulkan permohonan banding Geo Dipa Energi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Geo Dipa Energi akan segera melanjutkan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). Tiga PLTP yang pembangunannya sempat tertunda akan segera diselesaikan menyusul keputusan Mahkamah Agung (MA) yang telah mengabulkan permohonan banding yang diajukan PT Geo Dipa Energi (Persero) dan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dalam sengketa perdata melawan PT Bumigas Energi.

Hal itu dituangkan dalam putusan MA RI No. 105 B/Pdt.Sus-Arbt/2019. Putusan MA tersebut pada hakekatnya terkait adanya pembatalan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No.529/Pdt.G.ARB/2018/PN.JKT.SEL tanggal 4 September 2018 yang telah membatalkan Putusan BANI No.922/II/ARB-BANI/2017 tanggal 30 Mei 2018.

Corporate Secretary PT Geo Dipa Energi (Persero) Endang Iswandini mengatakan, pihaknya akan melanjutkan proyek yang tengah digarap perseroan. Perseroan kata dia, sudah siap melanjutkan proyek.

“Setelah adanya Putusan MA tersebut, Geo Dipa menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan pengembangan Proyek PLTP Dieng Unit 2 dan PLTP Unit Patuha 2 serta PLTP Skala kecil 10 MW,” kata Endang dalam keterangan resmi, Senin (1/4).

Kata dia, perseroan optimis menambah pasokan listrik sebesar 270 MW pada tahun 2023. Proyek PLTP Dieng-Patuha masuk dalam Fast Track Program (FTP) Tahap II 10.000 megawatt (MW), bagian dari Program 35 Ribu MW yang merupakan program pemerintah dibidang pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

“Geo Dipa yang merupakan salah satu Special Mission Vehicles (SMV) di bawah Kementerian Keuangan yang memiliki misi antara lain mendukung program pemerintah dalam penyediaan listrik tenaga panas bumi yang aman dan ramah lingkungan,” ujar dia.

Kuasa hukum PT Geo Dipa Energi (Persero), Assegaf Hamzah & Partners menyampaikan, dalam Pemberitahuan Putusan tersebut, MA RI pada pokoknya menyatakan bahwa Putusan BANI No.922/II/ARB-BANI/2017 telah sesuai hukum dan karenanya membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No.529/Pdt.G.ARB/2018/PN.JKT.SEL. Putusan MA RI yang telah berkekuatan hukum tetap tersebut pun dengan sendirinya.

Oleh karena itu, Putusan MA RI tersebut menguatkan Putusan BANI No.922/II/ARB-BANI/2017 tanggal 30 Mei 2018 yang memenangkan PT Geo Dipa Energi (Persero) dalam sengketa perdata melawan PT Bumigas Energi  di BANI berkaitan dengan Perjanjian No.KTR.001/GDE/II/2005 mengenai Pembangunan PLTP Dieng-Patuha 5x60MW antara PT Geo Dipa Energi (Persero) dan PT Bumigas Energi.

Putusan MA RI memberikan kepastian hukum bahwa PT Bumigas Energi dinyatakan telah melakukan wanprestasi terhadap perjanjian tersebut. Putusan MA RI tersebut telah berkekuatan hukum tetap sehingga sudah bisa dilaksanakan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CKBFsa
April 01, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CKBFsa
via IFTTT
Share:

Steak Wagyu, Disukai karena Marbling-nya

Semakin tinggi angka beef marbling standard, makin baik kualitas dagiing wagyu.

REPUBLIKA.CO.ID, WAKARTA --  Wagyu atau daging sapi jepang merupakan salah satu favorit banyak pecinta steak premium. Teksturnya yang lembut dan sangat empuk membuat orang tak harus "berjuang" saat memotongnya dan akan terasa lumer di mulut.

Aroma dan rasa wagyu pun sangat khas berkat adanya sebaran kandungan lemak intraotot (marbling). Semakin banyak marblenya maka daging tersebut semakin lembut dan juicy dengan terasa sedikit manis.

"Semakin tinggi level marbling semakin bagus dagingnya, sebab ini kan nggak muncul dengan sendirinya," ujar pakar kuliner Kevindra Soemantri.

Marmer wagyu memiliki 12 level yang berbeda. Untuk menentukannya terdapat satuan ukur bernama beef marbling standard (MBS). Untuk MBS 1 maka serat berwarna putih pada bagian daging hanya terdapat sedikit saja. Semakin tinggi angkanya maka serat putih itu semakin banyak dan daging pun semakin baik.

Kevin menjelaskan, marble pada daging pun tidak serta-merta muncul ada begitu saja. Untuk menghasilkannya dibutuhkan proses yang panjang dan memakan biaya dari proses produksinya. Tak heran jika daging wagyu dijual dengan harga yang cukup mahal.

"Marble nggak muncul sendiri karena memang ditentukan dari kualitas pakan sapi dan lingkungan yang dibangun," ujar Kevin.

Ketika sapi Jepang hidup di iklim yang cocok kemudian diberikan pakan yang terbaik hingga diberikan perlakukan khusus maka marble akan muncul. Kevin menjelaskan, bahkan ketika sapi sudah mendapatkan perlakukan istimewa, tidak semua sapi bisa menghasilkan MBS yang tinggi sesuai harapan karena sering kali faktor individu dari sapi itu sendiri.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VaMAmb
April 01, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VaMAmb
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 27, 2019

Hati-Hati, Jalan Raya Babelan Kondisinya Rusak Parah

Jalan Raya Babelan yang rusak dimulai dari Perumahan Kebalen hingga Pabrik Noore

Jalan raya Babelan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, berlubang-lubang dan membuat pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraannya. Kerusakan jalan kalau penulis perkirakan mencapai satu kilometer, bahkan mungkin lebih.

Penulis sering melewati jalan ini ketika hendak memancing di wilayah Muara Gembong. Jalan rusak ini dimulai dari arah Perumahan Taman Kebalen hingga PT. Pabrik Kertas Noore Indonesia.

Kondisi jalan banyak yang berlubang serta banyak retakan. Hal ini sangat mengganggu perjalanan pengendara yang melintasi jalur tersebut. Selain itu dikhawatirkan kondisi rusaknya jalan ini juga bisa merusak kendaraan.

Nampaknya kondisi ini sudah berlangsung lama. Sampai saat ini sepertinya belum ada perbaikan dari pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi. Memang berdasarkan lokasi, daerah babelan lebih dekat dengan Kota Bekasi ketimbang Kabupaten Bekasi.

Walaupun jaraknya agak jauh, tapi semoga daerah Babelan bisa mendapatkan perhatian dari pihak Pemkab Bekasi untuk segera memperbaiki jalan rusak tersebut.

Pengirim: Tiar, Bekasi

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JGY6o1
March 27, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JGY6o1
via IFTTT
Share:

TKD Jokowi-Maruf Laporkan Kampanye Hitam ke Polda Jabar

Ada beberapa akun di facebook di beberapa daerah yang menyebarkan hoaks soal Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Satgas Anti-Hoax Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin melaporkan adanya penyebaran berita bohong yang ditujukan terhadap pasangan nomor urut 01 ke Mapolda Jabar, di Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Rabu (27/3). Pelaporan disertai dengan bukti-bukti serta nomor telepon orang-orang yang diduga menyebarkan berita bohong.

"Kami juga menyampaikan ke Polda terkait ada beberapa akun di facebook di beberapa daerah seperti di Banjar itu juga menyebarkan berita bahwa pak Jokowi apabila menang pesantren akan ditutup, azan akan dilarang. Lalu kemudian juga ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang secara aktif sengaja berkampanye," kata Sekretaris TKD Jokowi-Ma'ruf Jawa Barat, Abdy Yuhana.

Kemarin malam, Abdu mengaku, sempat mendapati laporan adanya perusakan alat peraga kampanye (APK) capres dan cawapres nomor urut 01 di daerah Sukabumi. Walaupun pelakunya telah meminta maaf, ia menyebutkan akan tetap menempuh proses hukum.

"Jadi APK di Sukabumi itu dirusak, lalu kemudian pelakunya minta maaf tapi bagi kami minta diteruskan ya karena ini perusakan baliho di Warung Kiara Sukabumi," katanya.

Terkait dugaan keterlibatan pihak Timses Capres dan Cawapres Nomor Urut 02, Prabowo-Sandi ia menyebutkan pelaku perusakan tersebut mengaku hanya warga biasa. "Ya kan pengakuannya warga biasa, tapi kita laporkan itu supaya jelas ya sebenarnya dari mana yang bersangkutan," katanya.

Ada sekitar 30 bukti berita bohong serta perusakan APK dan kampanye hitam yang ia laporkan hari ini ke Polda Jabar. Dia merasa menjelang pilpres yang semakin dekat, akan ada lebih banyak lagi kasus yang serupa.

"Pada saat kampanye ini kan semakin masif, artinya kami akan terus laporkan selama itu memiliki unsur hoaks," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UdJGQi
March 27, 2019 at 02:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UdJGQi
via IFTTT
Share: