Showing posts with label 2019 at 04:48PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:48PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Muslim Ayub: Aceh itu Luar Biasa, untuk Apa Referendum?

Referendum tidak diatur dalam mekanisme perundang-undangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Legislator asal Provinsi Aceh, Muslim Ayub menanggapi pernyataan mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf yang meminta agar Aceh segera menggelar referendum. Muslim pun mempertanyakan adanya keinginan referendum tersebut.

"Pertama itu referendum kan tidak ada dalam peraturan undang-undang. Itu enggak ada diatur dalam mekanisme perundang-undangan. Yang kedua, Aceh itu sudah sangat sejahtera," kata Muslim Ayub saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (30/5)

Muslim menilai anggaran pendapatan belanja Aceh saat ini telah mencapai Rp 15 triliun sampai Rp 16 triliunper tahun. Jumlah tersebut diketahui lebih besar jika dibanding beberapa provinsi lain di Pulau Sumatera. "Aceh itu luar biasa, apa yang dicari untuk referendum?," kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Ia pun mempersilakan jika ada pihak yang menginginkan adanya referendum. Janya saja ia menilai referendum itu ditujukan bukan untuk rakyat Aceh, tetapi untuk seluruh rakyat Indonesia. Menurutnya jangan sampai kejadian seperti di Timor Timur kembali terulang.

"Referendum itu diberikan kesempatan misalnya Jakarta bagaimana menilai referendum Aceh, Sumatra Barat bagaimana, kita kasih jajak pendapat, bagaimana, bukan Aceh yang meminta referendum," jelasnya.

Selain itu, ia juga menilai tidak ada kaitannya sama sekali adanya keinginan referendum tersebut dengan kekecewaan terhadap hasil Pilpres. Ia meminta semua pihak untuk menunggu proses persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) yang saat ini masih berjalan. "02 sudah melakukan upaya menggugat ke MK. Yang jelas kita lihat dulu ini kan belum berakhir," tutur anggota Komisi III DPR RI itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MihIA7
May 30, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MihIA7
via IFTTT
Share:

Saturday, May 18, 2019

Irak Terjebak di Tengah Kemelut Ketegangan AS dan Iran

Iran berada di tengah kepentingan AS dan Iran di kawasan.

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo bertemu dengan para pejabat Irak di Baghdad pekan lalu, di tengah ketegangan antara AS dan Iran.

Sementara beberapa waktu lalu pemimpin pasukan Quds Iran, Qassem Suleimani dilaporkan telah melakukan pertemuan dengan milisi Irak untuk mempersiapkan diri menghadapi perang proksi. 

Dua pejabat pemerintah Irak menyampaikan kepada The Associated Press bahwa mereka memiliki posisi yang sulit. Pemerintahannya bersekutu dengan AS dan juga Iran. 

Ketika ketegangan antara AS dan Iran meningkat, ada kekhawatiran bahwa Bahgdad dapat terperangkap di tengah. Irak menampung lebih dari lima ribu tentara AS dan merupakan rumah bagi milisi kuat yang didukung Iran.  

"Pertanyaan besar adalah bagaimana para pemimpin Irak akan menangani kepentingan nasional (mereka) di negara di mana kesetiaan kepada kekuatan eksternal tersebar luas dengan mengorbankan bangsanya sendiri," kata analis politik Irak, Watheq al-Hashimi, Sabtu (18/5). 

"Jika negara tidak dapat menempatkan ini (milisi yang didukung Iran) di bawah kendali, Irak akan menjadi arena bagi konflik bersenjata Iran-Amerika," ujar Hashimi menambahkan. 

Bagi Irak, menjadi medan perang bagi perang proksi bukanlah hal baru. Negara mayoritas Syiah itu berada di garis patahan antara Iran Syiah dan sebagian besar dunia Arab Sunni, yang dipimpin Arab Saudi. Irak telah lama menjadi medan perang, di mana persaingan Saudi-Iran untuk supremasi regional dimainkan.

Selama delapan tahun kehadiran militer Amerika yang dimulai dengan invasi Irak pada 2003, pasukan AS dan milisi yang didukung Iran bertempur di sekitar negara itu. Sejumlah tentara AS terbunuh atau terluka oleh pasukan milisi yang dipersenjatai dengan senjata canggih buatan Iran.   

Pasukan AS menarik diri dari Irak pada 2011, tetapi kembali pada 2014 atas undangan Irak untuk membantu memerangi kelompok ISIS setelah merebut wilayah  di utara dan barat negara itu, termasuk kota terbesar kedua Irak, Mosul. 

Koalisi yang dipimpin AS memberikan dukungan udara yang penting ketika pasukan Irak bergabung untuk mengusir ISIS. Milisi yang didukung Iran bertempur bersama pasukan Irak yang didukung AS melawan ISIS. 

Sekarang, di tengah konflik yang meningkat antara AS dan Iran, Irak rentan terperangkap dalam permainan kekuasaan. Serangan yang menargetkan kepentingan AS di Irak akan merusak upaya negara untuk memulihkan dan mengklaim kembali statusnya di dunia Arab.

Awal tahun ini, Presiden AS Donald Trump mengatakan, dia ingin pasukan AS tetap berada di Irak sehingga dapat mengawasi Iran. Sementara, pada 8 Mei Pompeo melakukan perjalanan kilat ke Baghdad dan menyampaikan informasi intelijen bahwa Iran telah mengancam kepentingan AS di Timur Tengah. 

Pejabat pemerintah Irak yang enggan disebutkan namanya menyatakan, Pompeo mengatakan, Irak tidak harus selalu berpihak kepada AS dalam setiap konfrontasi dengan Iran. Namun, Irak juga tidak boleh melawan AS. Dengan kata lain, Irak tidak boleh ikut campur dalam ketegangan Iran dan AS. 

Para pejabat AS menyatakan, Pompeo mengatakan kepada Irak bahwa AS memiliki hak untuk membela diri jika personel, fasilitas, atau kepentingan AS diserang oleh Iran atau proksinya di Irak.

Pompeo tidak merencanakan serangan pre-emptive terhadap Iran, atau menggunakan wilayah Irak untuk melakukan operasi militer terhadap Iran. Pompeo menegaskan bahwa AS ingin menghindari konflik, namun akan tetap melakukan pembelaan jika diperlukan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2w2ItO8
May 18, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2w2ItO8
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

Tiga Tipe Orang Berpuasa Ramadhan

Ada tiga tipe orang menjalani ibadah puasa Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Jazaul Ikhsan     

Sungguh sebuah kenikmatan yang tidak terkira, kita masih dipertemukan lagi dengan ibadah yang sangat istimewa, yakni puasa Ramadhan. Salah satu keistimewaannya, puasa ini bisa dikerjakan sambil kita melakukan ibadah-ibadah lain.

Contohnya, ibadah puasa dapat dilakukan bersama-sama dengan shalat, bekerja, tadarus Alquran, atau yang lain-lain. Tetapi, tidak demikian dengan ibadah selain puasa. Misalnya, kita tidak bisa mengerjakan shalat sambil bekerja dan seterusnya.

Entah sudah berapa Ramadhan yang sudah kita jalani sampai kini dan bagaimana pengaruhnya terhadap kualitas ketakwaan kita. Apakah kita melakukan puasa dengan penuh kesadaran dalam rangka mencapai visi ayat ke-183 surah al-Baqarah, yaitu la’allakum tattakun--takwa?

Ataukah, hanya sekedar rutinitas dan tanpa bekas apa pun pasca-Ramadhan nanti? Hanya pribadi kita masing-masing yang bisa menjawabnya. Demikian pula, hanya kondisi sosial masyarakat yang mampu membuktikannya.

Tipologi Orang Puasa

Secara umum, tipologi orang berpuasa dibagi menjadi beberapa tipe. Ada puasa tipe "pelayan", "pedagang", dan "suami-istri."

Tipe pertama yakni mereka melakukan puasa dengan penuh keterpaksaan. Alasan yang melatarbelakanginya bisa karena alasan gengsi, malu, situasi lingkungannya, atau lain-lain.

Mereka berpuasa karena ada "tekanan" yang memaksa mereka. Persis seperti seorang pelayan yang menampakkan kerja karena ada majikan. Namun, setelah tekanan tersebut hilang, mereka akan mengerjakan seenaknya, bahkan meninggalkannya.

Jika kita grafikkan kegiatan ibadahnya, maka gradiennya akan bernilai negatif. Kegiatan ibadahnya akan selalu berkurang sering perjalan waktu.

Tipe kedua adalah "pedagang." Mereka melakukan puasa dan ibadah lain karena ada keuntungan yang sangat besar, ada diskon besar-besaran, dan hitungan yang menggiurkan selama Ramadhan.

Selama Ramadhan, mereka all-out dalam beribadah demi mencapai potongan harga tersebut. Namun, sayangnya tidak ada bekas kegiatan puasa dan ibadah-ibadah lain di luar Ramadhan.

Kalau digrafikkan kegiatan ibadahnya, maka gradiennya sama dengan nol, tidak ada peningkatan sama sekali dari waktu ke waktu.

Tipe yang terakhir adalah "suami-istri." Mereka berpuasa bukan didasari keterpaksaan, atau karena akan mendapat keuntungan yang besar. Mereka berpuasa atau melakukan ibadah-ibadah lainnya didasari rasa tanggung jawab.

Mereka melakukannya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan sebagai perwujudan bakti seorang hamba kepada Sang Penciptanya. Mereka menjadikan Ramadhan sebagai momen untuk melatih diri demi peningkatan kualitas ketakwaan.

Selama Ramadhan, mereka melakukan puasa dan ibadah lainnya dengan sepenuh hati, tanpa paksaan dan pamrih. Pencapaian selama Ramadhan akan dipelihara dan dikerjakan di luar Ramadhan.

Jika digrafikkan kegiatan ibadahnya, maka gradiennya bernilai positif. Sehingga kualitas ketakwaan akan selalu meningkat dari waktu ke waktu. Merekalah yang akan mencapai visi ayat 183 Q.S Al Baqarah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YgevT1
May 07, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YgevT1
via IFTTT
Share:

Sunday, May 5, 2019

Atalanta Fokus Hadapi Lazio untuk Amankan Tiket Champions

Pelatih Atalanta mengatakan timnya bisa merebut tiket Liga Champions dan Coppa Italia

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Atalanta menunjukan performa apik di Serie A Italia musim 2018/2019. Selain berhasil lolos ke final Coppa Italia, Orobici juga bercokol di posisi empat klasemen sementara, dan punya peluang untuk lolos ke Liga Champions musim depan.

Pelatih Gian Piero Gasperini mengaku, timnya bisa mencapai kedua target tersebut. Atalanta dipastikan melakoni laga final Coppa Italia versus SS Lazio setelah mengalahkan Fiorentina di babak semifinal pertengah bulan lalu. Namun, kedua tim akan lebih dahulu bertemu pada lanjutan Liga Italia pekan ke-35 di Stadion Olimpico, Ahad (5/5) malam WIB.

Alhasil, laga di ibu kota dipandang sebagai gladiresik kedua tim sebelum bertarung di final Coppa Italia 15 Mei mendatang. Gasperini pun langsung menolak gagasan tersebut dan memilih anak asuhnya untuk membagi fokus mereka di dua kompetisi berbeda.

"Ini tidak ada hubungannya dengan Coppa dan ini semua tentang tujuan Seri A kami. Dengan empat putaran tersisa dan meja sangat ketat, setiap poin sangat penting," jelas Gasperini dalam konferensi persnya dilansir Football Italia, Ahad (5/5).

La Dea saat ini bertengger di posisi keempat klasemen dengan perolehan nilai 59 hanya terpaut empat angka dari Inter Milan di kursi ketiga. Kemenangan di Olimpico tentu akan jadi kado termanis sekaligus menjauh dari kejaran pesaing zona empat besar Italia lainnya.

Namun, menghadapi Lazio bukanlah perkara mudah. Sebab, Biancocelesti yang sementara duduk di posisi kedelapan juga memiliki ambisi untuk mengakhiri musim di peringkat keempat alias batas akhir Liga Champions.

"Kami memiliki keunggulan atas Lazio di klasemen, tetapi beberapa laga berikutnya akan sangat penting. Setiap target dapat tercapai. Anda hanya membutuhkan konsentrasi di setiap pertandingan. Jadi kami harus memainkan laga sebaik mungkin," sambung Gasperini.

Kurang lebih sebanyak enam tim berebut jatah tiket Liga Champions musim depan. Untuk sementara peringkat tiga diisi Inter Milan dengan capaian nilai 63, disusul Atalanta (4), AS Roma (5), Torino (6), AC Milan (7), dan Lazio di urutan kedelapan. Perolehan poin dari kursi ketiga dan delapan pun hanya terpaut delapan angka, dengan demikian pergantian posisi dari tiga laga tersisa masih mungkin terjadi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Jn08rw
May 05, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Jn08rw
via IFTTT
Share:

Friday, May 3, 2019

BNI Syariah Gelar Pelatihan Manajemen Masjid Mal

Pelatihan manajemen agar masjid mal mengalami pertumbuhan kualitas dan kuantitas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah melakukan program pelatihan manajemen masjid di 10 kota besar pada tahun 2018, BNI Syariah melakukan variasi pelatihan masjid. Tahun 2019, selain di masjid perkantoran BNI Syariah juga melakukan pelatihan di masjid mal. 

Pelatihan Manajemen Masjid Mal ini dilakukan karena masjid di mal telah mengalami pertumbuhan kualitas dan kuantitas. Sehingga menjadi potensi untuk pengembangan umat. 

Dengan Pelatihan Manajemen Masjid Mal, BNI Syariah ingin meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan manajemen masjid. Serta menjadikan masjid sebagai wadah dalam mensyiarkan agama Islam. 

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi menyampaikan diharapkan pelatihan ini bisa meningkatkan tabungan BNI iB Hasanah non perorangan di BNI Syariah. Sebagai gambaran, pada pelatihan manajemen masjid 2019 di 20 kota, BNI Syariah menargetkan jumlah peserta 4.000 orang dari 2.000 masjid. 

Target pelaksanaan Pelatihan Manajemen Masjid 2019 ini lebih tinggi dibanding pelaksanaan pada tahun 2018, yaitu di 10 kota dengan peserta sebanyak 2.284 orang dari 1.256 masjid.

Pada pelaksanaan program pelatihan masjid di 2018, BNI Syariah berhasil meningkatkan pertumbuhan jumlah dan volume rekening masjid di seluruh wilayah lokasi pelaksanaan program. Hal ini menjadi salah satu penopang portofolio DPK BNI Syariah secara keseluruhan di tahun 2018 mencapai Rp 35,50 triliun, tumbuh sebesar 20,82 persen dengan jumlah nasabah mencapai lebih dari 3 juta.

Acara Pelatihan Manajemen Masjid Mall 2019 dilakukan di Hall Gibraltar Menara 165, Jakarta Selatan, Kamis (2/5). Pelatihan Manajemen Masjid Mall ini diharapkan bisa memberikan kontribusi optimal bagi pengembangan ekosistem halal di Indonesia. 

Dalam mendukung peningkatan ekosistem halal di Indonesia, BNI Syariah memiliki beberapa produk diantaranya pembiayaan konsumtif pembelian rumah atau kendaraan. Selain itu ada pula produk kartu pembiayaan BNI iB Hasanah Card, pembiayaan produktif modal kerja, investasi, dan mikro, serta tabungan haji dan umroh BNI iB Baitullah Hasanah.

Peserta Pelatihan Manajemen Masjid Mall ini adalah pengurus masjid yang ada di mall. Materi mencakup pengembangan operasional masjid terkait sumber daya manusia serta sharing session terkait manajemen masjid. 

Latar belakang pelatihan masjid mall ini karena di kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya, terdapat banyak pusat perbelanjaan (mall) yang banyak dikunjungi oleh masyarakat.

Disisi lain, Pelatihan Manajemen Masjid Mall masih banyak yang perlu ditingkatkan dalam mengatur kegiatan operasional baik itu fasilitas maupun aktivitas, sehingga meningkatkan kenyamanan masyarakat yang akan menunaikan ibadah shalat.

Sejarah mencatat pada era Nabi Muhammad masjid memiliki peran yang sangat penting dalam peradaban umat Islam. Masjid merupakan pusat intelektualitas, pusat aktivitas sosial, politik dan ekonomi.

Masjid mencerminkan seluruh aktivitas umat, masjid menjadi pengukur dan indikator dari kesejahteraan umat baik lahir maupun batin. Masjid sebagai pranata sosial Islam sekaligus media rahmatan lil’alamin hanya bisa terwujud jika masjid menjalankan peran dan fungsinya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Lu4fVo
May 03, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Lu4fVo
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Down Swan, Dukung Mimpi Anak Istimewa

Jalinan drama Down Swan sanggup menyentuh hati penontonnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesan untuk mendukung mimpi anak istimewa (berkebutuhan khusus) sangat mengemuka dalam film Down Swan. Sinema drama produksi Adiksi Films itu segera tayang di bioskop Indonesia mulai 23 Mei 2019.

Film bercerita tentang Nadia (Arina Dhisya) yang mengidap sindrom down. Dia sangat ingin menjadi penari balet seperti ibunya. Kedua orang tua Nadia, Bisma (Ariyo Wahab) dan Mitha (Putri Ayudya), terus mendukung impian Nadia.

Meskipun, hubungan mereka bertiga bukan tanpa konflik. Mitha semula terpukul karena buah hatinya divonis mengidap kelainan genetik sindrom down sejak dalam kandungan. Setelah Nadia lahir, bertahun-tahun Mitha menyangkal kondisi itu dan menutup diri.

Sinema arahan sutradara Fuad Akbar itu menyuarakan bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki hak dan kesempatan sama dengan anak-anak lain. Sekaligus, menjadi refleksi perjuangan orang tua membesarkan anak berkebutuhan khusus.

Meskipun tokoh Mitha sempat menolak kondisi Nadia, tidak berarti dia berhenti mengasihi putrinya. Dia hanya membutuhkan waktu untuk berdamai dengan diri sendiri dan memupuk harapan yang seolah terenggut takdir.

Sementara, Bisma yang berprofesi sebagai wartawan mencoba meyakinkan istrinya bahwa tidak ada yang salah dengan putri mereka. Nadia sangat istimewa. Bersama-sama, karakter Bisma dan Mitha berkembang dan mengatasi konflik internalnya.

Jalinan drama itu cukup menyentuh sampai sebagian penonton yang hadir menitikkan air mata saat keluar dari bioskop di pemutaran terbatas. Menyimak perjuangan Bisma dan Mitha seperti sebuah cermin dengan pemaknaan berbeda bagi tiap orang.

Penonton yang memiliki kisah serupa dengan Bisma dan Mitha akan menyadari mereka tidak sendirian. Penonton yang belum memiliki anak pun akan trenyuh dengan kisah keluarga kecil itu. Namun, Down Swan tidak melulu mengeksploitasi kesedihan.

Ada kelucuan yang hadir lewat kepolosan Nadia, juga interaksinya dengan ayah, ibu, dan temannya. Pemeran Nadia tidak betul-betul mengidap sindrom down, tetapi ada sejumlah pengidap sindrom down yang menjadi pemeran pendukung.

Film dilengkapi teks dialog sepanjang durasi. Hal ini sangat memudahkan rekan difabel rungu atau difabel grahita yang ikut menonton. Pada saat pemutaran eksklusif, mereka ada di antara undangan yang hadir.

Hal yang menjadi catatan, sebagai film yang mengangkat tokoh pengidap sindrom down, Down Swan kurang menyisipkan konten terkait kelainan genetika itu. Penonton awam tidak mendapatkan informasi cukup mengenainya.

Tidak dijelaskan mengapa atau bagaimana Nadia terlahir dengan kondisi demikian. Para ahli memang belum mengetahui penyebab kelainan genetika itu, tetapi film tidak berusaha memberikan keterangan.

Tidak ditampilkan pula bagaimana penerimaan terhadap pengidap sindrom down di tengah masyarakat, padahal ada banyak aspek yang bisa dieksplorasi. Film lebih memilih untuk fokus pada kondisi orang tua yang anaknya divonis mengidap sindrom down.

Film untuk semua umur ini sangat cocok disimak penonton keluarga. Ceritanya yang menghangatkan hati bisa mendekatkan satu sama lain. Menjadi pengingat untuk selalu menyayangi dan menerima kondisi apapun dari orang terkasih.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VoqWhR
April 28, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VoqWhR
via IFTTT
Share:

Lewis Hamilton: GP Azerbaijan Seperti Lotere

Kesalahan bisa dengan mudah dilakukan oleh setiap pembalap di lintasan ini.

REPUBLIKA.CO.ID, BAKU -- Pembalap Mercedes Lewis Hamilton menyatakan, GP Azerbaijan adalah salah satu lintasan paling menantang musim ini. Ia tak bisa memprediksi siapa yang akan menguasai podium karena segala sesuatu bisa terjadi.

Oleh karena itu, Hamilton menggambarkan balapan yang akan berlangsung di Sirkuit Kota Baku, Ahad (28/4) malam, seperti lotere. "Semua hal berbeda bisa terjadi," kata Hamilton kepada Sky Sports, Ahad.

Kesalahan bisa dengan mudah dilakukan oleh setiap pembalap di lintasan ini. Sebab itu, balapan seri keempat musim ini akan sangat menarik. Kendati demikian, Hamilton menyemangati dirinya sendiri bahwa ia harus menjadi pembalap paling agresif.

Sirkuit Kota Baku menampilkan beberapa sudut lintasan tajam jika tidak mampu mengatasinya dapat mengakibatkan masalah. Selain itu, sirkuit ini adalah lintasan terpanjang sehingga kekuatan mesin menjadi kunci.

Pada balapan nanti, Hamilton akan start dari posisi kedua. Di posisi pertama ditempati oleh rekan satu timnya, Valtteri Bottas. Sementara pesaingnya dari Ferrari, Sebastian Vettel menyusul di urutan ketiga. Disusul pembalap Red Bull, Max Verstappen, di posisi keempat.

Bottas tak menyangka pada hasil kualifikasi kemarin. Menurutnya, merebut pole position adalah sesuatu yang tidak terduga. Namun, ia mengakui hasil tersebut membuat seluruh timnya senang. Bottas juga merasa mobil yang dikendarainya kuat.

Meskipun Bottas sama dengan Hamilton bahwa apapun bisa terjadi ketika balapan nanti. "Ban siapa akan bertahan dengan yang terbaik, siapa yang akan memiliki kecepatan terbaik. Juga, dengan mobil keselamatan, bagaimana semuanya berjalan lancar. Anda bisa beruntung atau tidak beruntung. Banyak hal yang tidak terduga dapat terjadi,” kata dia menegaskan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2L5ATfR
April 28, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2L5ATfR
via IFTTT
Share:

Sunday, April 7, 2019

Rabithah Target Tasheel Rekam Biometrik Tercapai

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) mencatat sebanyak 77 ribu calon jamaah haji sudah merekam biometrik. Tinggal 143 ribu jamaah harus segera direkam biometriknya sebulan sebelum keberangkatan.

Ketua Umum Rabithah Haji Indonesia Ade Marfuddin memastikan, Visa Facilitation Service (VFS) Tasheel akan mencapai target merekam biometrik jamah haji Indonesia. "Karena batas waktu rekam biometrik itu masih lama masih cukup waktu," katanya saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (4/7).

Ade menuturkan, jika di bulan April ini Tasheel sudah menyelesaikan kurang lebih setengahnya, maka waktu Mei sampai Juni itu masih cukup waktu mengerjakan rekam biomterik.

Namun, Ade meminta, pihak biometrik mempermudah jamaah haji melakukan proses rekam biometrik. Jangan sampai ada jamaah harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk rekam biometrik. "Jadi jamaah jangan tersiksa gara-gara biometrik," katanya. 

Ade menyarankan, seharusnya pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) melakukan negoisasi dengan pihak VFS Tasheel agar rekam biometrik dilakukan di setiap embarkasi atau setiap provinsi dan kabupaten ada rekam bimetrik.

Patuhi siap gugat

Sementara itu, Permusyawaratan Antar Syarikat Travel Umrah dan Haji Indonesia (Patuhi) sudah meminta Kementerian Agama (Kemenag) menekan Visa Facilitation Service (VFS) Tasheel. Interpensi Kemenag diperlukan agar Tasheel melengkapi semua peralatan rekam biometriknya di setiap cabangnya.

Ketua Harian Patuhi Artha Hanif mengatakan, saat ini, Patuhi tidak lagi mengomentari progres pekerjaan rekam biometrik oleh VFS Tasheel untuk jamaah haji. Karena, hal itu, sudah merupakan kewenangan Kemenag sebagai legulator dan fasilitator.

"Soal tugas Tasheel terkait biometrik jamaah haji, kami tidak dalam posisi komentar lagi," katanya.

Berita Terkait

Meski demikian, tegas dia, apabila ternyata Tasheel gagal dan bahkan tidak sampai memenuhi target merekam biometrik sampai batas waktu yang sudah ditentukan, sehingga membuat ada jamaah haji yang gagal berangkat karen belum dibiometrik, maka sudah pasti Patuhi tidak akan diam.

Patuhi, kata Artha, akan menggugat Tasheel dan BKPM karena dinilai telah membuat sulit jamaah haji pergi ke Tanah Suci. Karena seharusnya Pemerintah RI melobi Saudi tidak mempersulit proses penyelenggaraan ibadah haji. "Bahkan Patuhi akan lakukan gugatan resmi kepada Tashell dan BKPM," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G5l30k
April 07, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G5l30k
via IFTTT
Share:

PKS Ingin Euforia Kampanye Akbar Terjaga Sampai TPS

Sohibul meminta yang mengikrarkan mendukung Prabowo-Sandiaga agar tetap solid.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menyatakan tingginya antusiasme masyarakat yang hadir di SUGBK menjadi modal penting bagi kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ia pun berharap euforia kampanye akbar Prabowo terjaga hingga hari pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

"Saya ingin euforia kampanye di GBK yang luar biasa bisa diteruskan hingga ke TPS ketika pemungutan suara pada 17 April 2019," ujar Sohibul Iman saat ditemui di Kompleks SUGBK, Ahad (7/4).

Sohibul juga minta agar mereka sudah mengikrarkan mendukung Prabowo-Sandiaga agar tetap solid dan saling menjaga. Dengan demikian, kemenangan Prabowo-Sandiaga dapat bisa dipastikan pada pemungutan suara di TPS. 

Dia juga berharap kepada para kader partai, khususnya PKS, untuk mengawasi proses pemungutan suara di TPS. "Tentunya diharapkan mencoblos Prabowo-Sandiaga. Kita juga harus mengawasi proses di TPS, di kecamatan dan seterusnya. Semoga para kader PKS semuanya bisa menjaganya," tutur Sohibul. 

Sohibul mengaku mengikuti massa yang datang berbondong-bondong ke acara kampanye akbar. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengklaim jumlah peserta yang hadir pada acara kampanye akbar Prabowo di GBK mencapai lebih saru sejuta orang.

Rangkaian acara kampanye akbar Prabowo-Subianto diawali dengan shalat Subuh berjamaah. Kegiatan dilanjutkan bermunajat bersama untuk kebaikan dan keselamatan bangsa Indonesia.

Dalam munajat itu, jamaah meminta agar Indonesia menjadi negara yang sejahtera. Kampanye dilanjutkan dengan orasi dari calon presiden Prabowo dan wakil presiden Sandiaga Uno dan sejumlah tokoh lainnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IgtGH2
April 07, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IgtGH2
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

Khofifah Minta UKM, IKM, dan Kopwan Bersinergi

Khofifah nilai penting untuk membangun koneksitas bagi pelaku IKM, UKM, dan Kopwan

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timir Khofifah Indar Parawansa meminta kepada Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait menghasilkan sinergitas antara Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha Kecil Menengah (UKM), serta Koperasi Wanita yang tersebar di Jawa Timur. Menurutnya, kerja sama satu kesatuan ini penting untuk menghasilkan produk unggulan, sehingga mempunyai daya saing terutama di tingkat regional seperti Jogjakarta, Jateng, Jabar, dan Sumatera Barat.

"Produk-produk unggulan antara lain batik, kerajinan, dan handycraft ini harus memperhatikan kualitas dan market aksesnya," kata Khofifah di Surabaya, Ahad (24/3).

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini pun menekankan pentingnya membangun koneksitas bagi pelaku IKM, UKM, dan Kopwan di Jatim. Selain itu, menurutnya yang tidak kalah pentingnya adalah pendampingan antara daerah yang satu dengan daerah yang lain di Jatim, terutama yang sudah mempunyai jaringan ekspor.

Khofifah mengatakan, para pelaku usaha kerajinan ini biasanya mempunyai ide yang sudah diformulasikan dalam produk, namun terkendala pemasarannya. Padahal, kata dia, semua pelaku usaha kerajinan ini harus bisa menjangkau akses marketnya. Apalagi, pangsa pasar di Jatim sangat besar, yang pemenuhannya masih berasal dari provinsi lain.

"Maka kembali kepada daya saing produk itu sendiri. Daya saing produk ini tidak hanya jual beli secara langsung namun juga sekarang sudah merambah jual beli secara online," ujar Khofifah.

Khofifah kemudian meminta Kadisperindag dan Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim untuk menyandingkan data jumlah pembeli dan penjual secara langsung dan online. Sehingga bisa terlihat pangsa pasarnya baik dari daerah ataupun negara lain.

"Dari hasil data ini bisa terlihat pangsa pasar dari Jatim lalu dishare kepada koordinator Dekranasda maka bisa mengetahui pangsa pasarnya" kata Khofifah.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FxOyYE
March 24, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FxOyYE
via IFTTT
Share:

Thursday, March 21, 2019

Sleman Rampungkan Revitalisasi Tiga Pasar

Revitalisasi tiga pasar itu sudah dilakukan sejak tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman telah meresmikan revitalisasi tiga pasar tradisional. Ada Pasar Turi di Kecamatan Turi, Pasar Gendol di Kecamatan Tempel, dan Pasar Wonosari di Kecamatan Ngemplak.

Peresmian ini sendiri menjadi yang pertama dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman sepanjang 2019. Revitalisasi tiga pasar itu sudah dilakukan sejak tahun lalu.

Rampungnya tiga pasar itu menambah jumlah pasar di Kabupaten Sleman yang sudah direvitalisasi. Kini, telah ada 25 pasar yang sudah direvitalisasi dari total 41 pasar tradisional yang dikelola Pemkab Sleman.

Setidaknya terdapat 10 pasar tradisional yang dirasa Disperindag Kabupaten Sleman memerlukan revitalisasi. Sisanya, pasar-pasar yang ada disebut cukup dilakukan proses rehabilitasi saja.

Revitalisasi mencakup penambahan sarana dan prasarana, fasilitas umum, pos satpam, tempat bermain dan untuk beberapa pasar akan ada tempat penitipan anak. Semua itu dilakukan demi memberikan rasa nyaman.

Kepala Disperindag Kabupaten Sleman, Tri Endah Yitnani mengatakan, revitalisasi tiga pasar dan rehabilitasi satu pasar menghabiskan total biaya Rp 4,4 miliar. Untuk Pasar Turi sendiri memakan biaya Rp 2,5 miliar.

Selain Pasar Turi, Pasar Gendol dan Pasar Wonosari, ada Pasar Cebongan yang dilakukan rehabilitasi. Walau terjadi kerusakan akibat angin kencang pada 13 Maret 2019, revitalisasi Pasar Turi selesai pada 18 Maret 2019.

"Kondisi Pasar Turi saat ini sudah sangat baik setelah dua kali terkena angin kencang, proses peresmian ini sempat mundur karena 70 atap dari asbes terkena angin kencang," kata Endah saat peresmian Pasar Turi, Kamis (21/3).

Selain tiga pasar itu, Disperindag Kabupaten Sleman sedang melaksanakan proses revitalisasi untuk Pasar Kejambon di Kecamatan Ngemplak. Pasar Kejambon dipilih karena kondisi bangunan yang sudah tua.

Untuk itu, peremajaan memang dirasa sangat perlu segera dilakukan. Namun, walau direvitalisasi, Endah menjamin proses itu tidak akan mengubah struktur bangunan pasar-pasar yang direvitalisasi.

Melalui revitalisasi, Pasar Kejambon rencananya akan didesain agar ada zona-zona khusus yang disesuaikan kebutuhan pembeli. Untuk pasar yang memiliki sekitar 200 pedagang itu disiapkan biaya sekitar Rp 1,5 miliar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UNwO0g
March 21, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UNwO0g
via IFTTT
Share:

Thursday, March 14, 2019

Situs Sekarpuro Sangat Mirip Konsep Kerajaan Majapahit

Kemiripan dapat dilihat dari gaya atau pakem model dalam membangun situs

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Hingga kini, proses ekskavasi situs purbakala di Dusun Sekaran, Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang masih terus berlangsung. Kegiatan yang telah dilaksanakan sejak Selasa (12/3) ini ditargetkan selesai pada Sabtu mendatang (16/3).

Informasi terakhir, Tim Arkeolog Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan telah menggali lahan situs seluas 10x8 meter dengan kedalaman 20 centimeter (cm). Sebelumnya, tim sudah membuat tiga kotak masing-masing 2x2 meter dengan kedalaman 30 cm. Tidak ada penemuan apapun di lahan tersebut selain bata yang diprediksi berasal dari masa Majapahit.

Menurut Ketua Tim Arkeolog BPCB Trowulan, Wicaksono Dwi Nugroho, penggalian ini telah memunculkan indikasi sementara. Bangunan kemungkinan besar meluas ke arah barat laut dari situs. Namun pernyataan ini bisa berubah apabila tim menemukan temuan baru selama hari yang tersisa.

Di kesempatan itu, Wicaksono juga mengungkapkan, alasan tim yakin situs tersebut berdiri sejak era Kerajaan Majapahit. Padahal Dusun Sekaran diprediksi telah muncul sebelum masa Kerajaan Majapahit. Pemukiman ini dalam pandangan sejarawan lain mulai berkembang di masa Mpu Sindok, Kerajaan Medang lalu terus berlanjut hingga masa Majapahit.

Menurut Wicak, penilaian bata Majapahit serupa dengan analogi dalam membedakan antara motor Honda dan Yamaha. "Mereka bentuknya beda kan? Begitu juga dengan bata," kata Wicak saat ditemui Republika di Dusun Sekaran, Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (13/3).

Wicak mengungkapkan, Kerajaan Majapahit memiliki sebuah gaya atau teknologi semacam pakem model dalam membangun sebuah situs. Bata kerajaan ini biasanya memiliki panjang dan lebar sekitar 30 x 18 cm. Sementara ketebalan batanya sebesar 6 cm.  "Itu dijumpai kesamaannya dengan peninggalan masa Majapahit Trowulan yang tersebar juga di Jawa Timur (Jatim)," jelas Wicak.

Secara teori, Wicak tak menampik, terdata ukuran bata yang lebih besar. Salah satunya yang berkaitan dengan temuan Kerajaan Majapahit di Kediri, Jatim.

"Kita buat analogi sementara sehingga menjadi dasar interpretasi. Bata ukuran panjangnya 38 sampai 40 cm itu biasanya milik  Kerajaan Singosari. Di masa Majapahit menyusut menjad 30 cm, masa Islam menyusut lagi jadi 20 cm. Sampai masa Belanda, polanya 15 cm hingga sekarang yang kita temui ukurannya (lebih kecil)," tambah Wicak.

Kerajaan Majapahit dinilai lebih mendominasi bangunan-bangunan yang berada di Jatim. Hal ini terlepas dari sejumlah kerajaan yang pernah menguasai Jatim terutama Malang sebelumnya. Kerajaan-kerajaan yang dimaksud seperti Singosari, Kanjuruhan, Medang, Sengguruh dan sebagainya.

Di sisi lain, Wicak tak menampik, mempunyai sejumlah kendala dalam menghadapi temuan situs di Sekarpuro. Pasalnya, peninggalan sejarah di Jatim biasanya terdiri dari dua bahan, yakni batu dan bata. Batu lebih mudah dikonstruksi menjadi sebuah bentuk yang diinginkan seperti prasasti. Sementara temuan bata lebih sulit karena memiliki kerentanan remuk yang cukup tinggi.

"Memang untuk mengenali bata perlu hati-hati karena ada perbedaan tipis antara pra Majapahit dan Majapahit," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CjkttQ
March 14, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CjkttQ
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 6, 2019

Bantu Pelarian Eddy Sindoro, Lucas Dituntut 12 Tahun Penjara

Lucas juga dituntut membayar denda Rp 600 juta dengan subsider 6 bulan kurungan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengacara Lucas dituntut 12 tahun penjara oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lucas juga dituntut membayar denda Rp 600 juta dengan subsider 6 bulan kurungan.

Jaksa menilai Lucas bersalah dalam membantu pelarian tersangka KPK yang merupakan bekas petinggi Lippo Group Eddy Sindoro. "Kami menuntut agar majelis hakim menyatakan terdakwa Lucas terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," ujar Jaksa KPK Abdul Basir saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (6/3).

Lucas diyakini bersalah melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Jaksa mengatakan Lucas telah terbukti menghalangi proses penyidikan dengan membantu pelarian Eddy Sindoro ke luar negeri. Eddy merupakan tersangka KPK yang ditetapkan tersangka oleh KPK pada 2016 lalu berkaitan dengan pengurusan perkara di pengadilan. Namun kabur Eddy kabur ke luar negeri selama 2 tahun sebelum menyerahkan diri.

Menurut jaksa KPK, Lucas menyarankan Eddy agar tidak kembali ke Indonesia dan tidak menyerahkan diri ke KPK. Hal itu sebagaimana terungkap dalam fakta persidangan sebelumnya. "Melalui facetime, Eddy Sindoro menyampaikan ingin kembali ke indonesia. Terdakwa menyarankan Eddy tidak kembali," ujar Jaksa.

Bahkan, jaksa mengungkap Lucas menyarankan Eddy untuk melepaskan kewarganegaraannya. agar terlepas dari proses hukum dan bersedia membantu memfasilitasinya.

Lucas juga mengupayakan agar Eddy masuk dan keluar wilayah Indonesia tanpa pemeriksaan petugas imigrasi. Perbuatan Lucas dibantu dengan Sekretaris PT Gajendra Adhi Sakti, Dina Soraya Dina Soraya

"Lucas menghubungi Dina Soraya agar berkoordinasi dengan petugas bandara. Terdakwa meminta dina agar Eddy tidak melalui pintu imigrasi," kata Jaksa.

Karena perbuatan tersebut, Jaksa KPK juga menuntut Lucas dengan pidana maksimal karena menilai tidak ada satu pun hal yang meringankan dalam perbuatan Lucas. "Tidak ada hal yang meringankan," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2tPl3uF
March 06, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2tPl3uF
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 27, 2019

PT KAI Serahkan Bantuan kepada Sekolah Inklusi

PT KAI menyerahkan bantuan Rp 50 juta kepada sekolah inklusi penyandang disabilitas.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui program tanggung jawab sosial, menyerahkan bantuan pada sekolah inklusi yang melayani pendidikan penyandang disabilitas. Bantuan ini antara lain diberikan pada Sekolah Luar Biasa Bagian Anak Tuna Rungu SLB B Yakut Purwokerto, Rabu (27/2).

''Bantuan yang kami serahkan merupakan bentuk bantuan Bina Lingkungan Sarana  Pendidikan sebesar Rp 50 juta,'' jelas Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) PT KAI Agus Supriyono, saat menyerahkan bantuan pada Kepala SLB B Yakut Purwokerto Netti Lestari.

Dia menyebutkan, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi PT KAI kepada masyarakat yang belum beruntung. ''Program ini kami laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab sosial KAI terhadap masyarakat, khususnya di bidang pendidikan anak-anak penyandang disabilitas,'' katanya.

Dalam kesempatan itu, Agus juga memohon doa dari anak-anak penyandang disabilitas untuk keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api, serta kemajuan KAI agar menjadi moda transportasi.

Menurutnya, pemberian bantuan tanggung jawab sosial KAI tersebut diberikan bersamaan dengan kegiatan Pembinaan dan Rekonsiliasi Piutang Program Kemitraan PT KAI (Persero) yang diikuti oleh seluruh Tim CSR KAI se-Jawa dan Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan KAI dalam rangka  evaluasi kinerja tahun 2018 dan program kerja serta rencana strategis KAI di tahun 2019.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U6o6tD
February 27, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U6o6tD
via IFTTT
Share:

Friday, February 22, 2019

Limbah Ampas Biogas Bisa Diolah Jadi Pupuk

Ampas biogas dimanfaatkan sebagai pupuk untuk sayuran dengan polybag.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Inovasi untuk menciptakan sesuatu yang bernilai dan berdaya guna dari limbah kotoran ternak sapi banyak bermunculan di masyarakat. Salah satunya di Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY.

Mereka giat mengolah limbah kotoran ternak sapi menjadi sumber energi untuk bahan bakar rumah tangga. Aktivitas ini telah menjadi rutinitas yang dijalankan masyarakat Desa Selopamioro sejak satu tahun terakhir.

Kegiatan itu dimulai masyarakat setempat pada 2017. Itu merupakan pengembangan program pertanian berkelanjutan Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM).

Program mendapat dana hibah penelitian Yanmar Environmental Sustainability Support Association (YESSA) Jepang. Kegiatan mengusung tema Knowledge Development for Agricultural Sustainability in Agropolitan Area for Community Welfare.

Tim DTPB UGM, Joko Nugroho menyampaikan, salah satu kegiatan yang dilakukan dalam program ini merupakan pemanfaatan limbah kotoran ternak sapi. Kotoran dikonversi menjadi gas metana dalam biodigester.

Gas metana yang dihasilkan menjadi sumber energi yang bisa digunakan sebagai bahan bakar kompor gas untuk keperluan memasak warga. Hasil samping konversi limbah kotoran sapi menjadi gas metana adalah slurry.

"Atau ampas biogas berbentuk campuran padat cair yang tidak berbau dan tidak mengundang serangga," kata Joko, Kamis (21/2).

Slurry dimanfaatkan sebagai pupuk untuk sayuran dengan polybag. Program ini sejalan program penanaman sayuran untuk memanfaatkan halaman secara produktif.

Beberapa tanaman yang sudah ditanam kelompok wanita tani di antaranya tomat, cabai dan terong. Manfaat utama rangkaian kegiatan ini meningkatkan sanitasi lingkungan dengan berkurangnya bau kotoran.

Manfaat lain penghematan pengeluaran rumah tangga baik untuk pembelian gas maupun pembelian sayuran. Selanjutnya, diharapkan terjadi peningkatan keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.

Ini merupakan bagian program manajemen kebun terpadu untuk mendukung keamanan pangan. Dilaksanakan pula mitigasi perubahan iklim lewat gerakan irigasi bersih dan konservasi serta pengembangan sistem manajemen pengetahuan.

Pada kesempatan itu, dilakukan peninjauan ke rumah hijau di Dusun Wunut untuk melihat diseminasi teknologi irigasi kabut. Itu merupakan salah satu usaha demi bisa menghemat air.

Mereka turut mengunjungi lokasi penerapan program pemanfaatan limbah toilet Dusun Kalidadap di Desa Selopamioro. Lalu, ke Dusun Lenteng di Desa Selopamioro yang menjadi lokasi pemanfaatan kotoran ternak untuk bercocok tanam sayur.

"Mengapresiasi DTPB UGM yang telah melaksanakan program dengan baik dan dijalankan masyarakat," ujar Sekretaris Eksekutif Yessa, Sugano.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ivpogv
February 22, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ivpogv
via IFTTT
Share:

Monday, February 11, 2019

Ini Dia Manfaat Lada Hitam Bagi Pencernaan

Lada hitam merangsang enzim pencernaan yang membuat seseorang merasa kenyang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penambahan lada hitam pada makanan yang kita santap rupanya membawa manfaat bagi kesehatan. Beberapa penelitian mengaitkan bumbu lada hitam dengan penghapusan amina heterosiklik atau HCA.

HCA merupakan bahan kimia penyebab kanker yang terbentuk ketika daging hangus atau dimasak pada suhu tinggi. Kelompok peneliti di Kansas State University menemukan bahwa mencampurkan satu gram lada hitam halus dengan 100 gram daging sapi giling hampir sepenuhnya menghilangkan pembentukan HCA selama memasak.

Bumbu lada yang terlalu banyak mungkin terlalu menyengat bagi beberapa orang. Namun penulis penelitian mengatakan mencampur lada dengan oregano, rosemary, dan herbal lainnya dalam bumbu daging memberikan manfaat penurun karsinogen yang sama.

Selain itu lada juga dapat membantu pencernaan. "Ada sejumlah penelitian pada hewan yang menunjukkan beberapa manfaat potensial untuk saluran pencernaan," kata Keith Singletary, profesor emeritus nutrisi di University of Illinois yang menulis tinjauan umum tentang penelitian lada dikutip dari Southern Living. 

Kendati bukti riset tidak selalu konsisten, beberapa di antaranya menunjukkan lada hitam dapat merangsang sekresi enzim pencernaan. Menurut Singletary hal tersebut membantu Anda merasa kenyang setelah makan dan memudahkan transit makanan melalui saluran GI. "Ini juga dapat meningkatkan penyerapan beberapa nutrisi," tambahnya. 

Secara khusus, para ahli telah meneliti kemampuan piperin untuk meningkatkan penyerapan curcumin dan resveratrol dalam tubuh. Piperin adalah senyawa organik yang memberikan rasa pada lada hitam.

Curcumin adalah bahan kimia yang ditemukan dalam akar kunyit dan ada bukti yang menghubungkannya dengan banyak sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Sementara itu, resveratrol adalah senyawa anggur merah yang dapat menurunkan risiko seseorang terkena gangguan otak, penyakit jantung, dan diabetes tipe-2. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SJrFZt
February 11, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SJrFZt
via IFTTT
Share:

Friday, February 8, 2019

Fake Instagram account using TNI's name taken down

The army's official Instagram account is @tni_angkatan_darat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The Communication and Informatics Ministry has shut down a fake Instagram account illegally using the name of the Indonesian Defence Forces (TNI), whose contents threatened leftists. The fake Instagram account was called @tni_indonesia_update, the ministry revealed in its press statement made available to Antara here on Thursday.

The fake social media account proliferated hate speeches and threats that the account creator would "crush" leftists with critical thoughts and those alleged to be members of the new generation of the banned Indonesian Communist Party (PKI). The Indonesian Army spokesman Brig. Gen. Candra Wijaya told the Communication and Informatics Ministry's officials that the Instagram account of @tni_indonesia_update did not belong to the Indonesian Army.

The army's official Instagram account is @tni_angkatan_darat. Regarding this issue, the TNI headquarters had officially asked the ministry to take down all social media accounts illegally using the name of the TNI on Feb 6.

In connection with this request, the Communication and Informatics Ministry has urged internet users to report fake social media accounts or those containing fake news, slander, and hate speech to Twitter @aduankonten, and website aduankonten.id. The internet users may also report them by sending WhatsApp messages to the phone number 08119224545.

The proliferation of fake social media accounts and spread of fake news, hate speech, and slander has obviously become a serious problem in the wake of this year's parliamentary and presidential elections. In combating the spread of fake news and information on the 2019 Presidential Election, the East Java police cyber crime unit, for instance, has shut down several thousand social media accounts.

"We have shut down thousands of social media accounts, including those from the platforms of Facebook, Instagram, and Twitter, as they spread hoaxes," the East Java Police spokesman, Sen. Coms. Frans Barung Mangera, revealed.

On Jan 3 alone, the cyber crime unit personnel had taken down 32 social media accounts to halt the massive proliferation of hoaxes that are feared to affect those receiving the fake news.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DZeBH4
February 08, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DZeBH4
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 5, 2019

Pemain Persib Paham Tuntutan Bobotoh

Bobotoh hendaknya mengerti bahwa ditundanya pertandingan bukan kemauan Persib.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pertandingan Persib Bandung kontra Persiwa Wamena terpaksa ditunda karena tidak adanya izin keamanan. Polemik tersebut menimbulkan kemarahan bagi pendukung Persib, Bobotoh.

Bobotoh mempertanyakan mengapa pertandingan tersebut harus diundur. Kerinduan untuk kembali menonton Persib di stadion berubah menjadi kekecewaan.

"Saya sangat tahu, saya juga Bobotoh, saya juga rindu berkumpul sama Bobotoh. Saya sangat paham, tapi saya katakan keselamatan lebih penting," kata pemain Persib Supardi Nasir di SOSI Fitness, Jalan Manado, Kota Bandung, Selasa (5/2).

Supardi menyatakan, Bobotoh hendaknya mengerti bahwa ditundanya pertandingan bukan kemauan Persib. Apalagi, kedua tim sama-sama masih memiliki kesempatan untuk melaju ke babak selanjutnya.

"Kami selalu sampaikan ke Bobotoh bahwa ini bukan alasan kami untuk mundur, bukan. Ya seperti itu, darurat, istilahnya tidak bisa kita paksakan itu pihak terkait lebih tahu, kecewa mereka kecewa kami, tapi mudah-mudahan mereka paham," jelas Supardi.

Hingga berita ini dibuat, belum ada keputusan tanggal laga tunda dari PSSI. Namun terdapat kabar bahwa antara Jumat (8/2) dan Ahad (10/2). "Mending tanggal 8 biar cepat selesai, Jumat? Iya Jumat gak masalah, main sore? Ya insya Allah gak masalah," tutup Supardi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RHyhD8
February 05, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RHyhD8
via IFTTT
Share:

Thursday, January 31, 2019

Pakar Mode Puji Pilihan Busana Meghan Markle Selama Hamil

Padu padan gayanya mengingatkan pada mendiang Putri Diana.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pilihan gaya busana Meghan Markle yang bergelar Duchess of Sussex dari Kerajaan Inggris selama kehamilam menuai perhatian berbagai pihak. Para pakar mode memuji fashion khas yang dipilih istri dari Pangeran Harry itu.

Editor rubrik mode di Hello! Fashion, Hilary Alexander, mengatakan Meghan sukses merayakan kehamilan dengan penuh gaya. Menurut Alexander, sang bangsawan tidak takut bermain dengan banyak warna.

Favorit Alexander adalah gaun Safiyaa biru yang dikenakan Meghan saat berkunjung ke Fiji. Warnanya cocok dengan Meghan dan busana itu sangat merefleksikan penghormatan terhadap negara yang disambangi.

Busana lain yaitu gaun Givenchy dengan bahu terbuka yang dipakai Meghan ke Fashion Awards 2018. Pilihan berani juga dilakukan Meghan kala mengenakan kombinasi mantel Sentaler merah dengan gaun Babaton ungu saat ke Birkenhead.

Gaya itu mengingatkan Alexander pada padu-padan warna yang dilakukan mendiang Putri Diana. Pilihan karya desainer Meghan, mulai dari Victoria Beckham sampai Givenchy, juga mencerminkan posisi keluarga kerajaan.

"Dia sangat cantik dan kelihatan menarik saat dipotret, gaya kehamilannya juga tidak pernah gagal sepanjang waktu," ungkap Alexander, dikutip dari laman Hello Magazine.

Pendiri label Hatch asal Amerika Serikat, Ariane Goldman, sepakat Meghan tampak memesona selama hamil. Dia mengaku terkejut saat Meghan memutuskan mengenakan gaun Eliza keluaran Hatch pada penampilan resmi pertama kehamilannya.

Label mengaku tidak mengirimkan gaun itu ke kerajaan. Gaun Eliza memang sangat laris di pasaran karena potongannya yang sesuai untuk banyak kondisi serta didesain dengan kenyamanan optimal.

Gaun itu bisa dipakai perempuan yang sedang hamil dan tidak. Goldman senang Meghan tampak percaya diri dan nyaman dengan kehamilannya karena masih banyak perempuan yang merasa terkendala tampil modis saat hamil.

"Penting bagi perempuan mengetahui mereka tetap dapat memiliki gaya terbaik saat tubuh mulai berubah, mereka tidak harus menyerah untuk memiliki gaya pribadi," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MF1cqq
January 31, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MF1cqq
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 29, 2019

Usai dari RSCM Ustaz Baasyir Kembali ke Lapas Gunung Sindur

Ustaz Baasyir hari ini menjalani cek kesehatan di RSCM, Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Terpidana terorisme Abu Bakar Baasyir telah selesai menjalankan pemeriksaan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, akibat adanya keluhan kaki Baasyir yang bengkak. Namun, setelah pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB dan selesai pada pukul 16.00 WIB, dokter mengatakan Baasyir tak perlu dirawat.

"Alasannya adalah karena di sini sudah selesai karena kita juga menghormati lapas, bahwa kalau sudah selesai penanganannya, Ustaz Abu dikembalikan lagi. Kami menghormati itu walaupun sebenarnya dalam posisi sekarang, Ustaz Abu harus dalam perhatian penuh oleh tim medis, sangat penuh,” kata dokter Meaty dari MER-C di RSCM, Selasa (29/1).

Pihaknya juga mengatakan, khawatir karena Baasyir di penjara hanya seorang diri tanpa pendamping, bahkan peralatan medis pun juga tidak lengkap dan terbatas. Tapi, jika nanti Baasyir memiliki keluhan lain, maka Baasyir dipersilakan untuk kembali lagi.

"Kita tahu Ustaz Abu kan sendiri di sana, tidak ada keluarga. Medis juga kita tahu medisnya sangat terbatas. Jadi untuk sementara boleh dipulangkan tapi nanti jika ada keluhan, balik lagi, bolak balik. Bayangkan dengan umur segitu,” ujar dokter Meaty.

Dokter Meaty sendiri merupakan pihak yang menangani Abu Bakar Baasyir berdasarkan permintaan keluarga sejak 2009 hingga sekarang. Sejak Baasyir masih ditahan di Bareskrim, lalu Nusakambangan, dan sekarang Gunung Sindur.

Hasil pemeriksaan, saat ini Baasyir mengalami sakit pada lututnya dan sudah ada penipisan bantalan di daerah lututnya. “Kita semua compare semua dari dokter geriatri, spesialis penyakit dalam, ortopedi, dan bedah faskuler. Keempatnya sepakat ustadz abu dalam keadaan gini harus home care. Pemeriksaan semua dilakukan di sini. diagnosis ada foto rontgen dada dan kaki,” kata Meaty.

Pantauan Republika, Baasyir keluar dari pintu lain yang tidak dijaga oleh awak media. Namun, pihak dari kepolisian dengan membawa senjata laras panjang bersiap di Gedung Kencana RSCM. Baasyir dibawa kembali ke tahanan dengan mobil Avanza berplat merah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WqVPzS
January 29, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WqVPzS
via IFTTT
Share: