Showing posts with label 2018 at 08:40PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:40PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

TelkomGroup Kawal Kualitas Layanan Prima di Pergantian Tahun

Ini dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan komunikasi pelanggan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam rangka mengantisipasi lonjakan trafik telekomunikasi nasional pada pergantian tahun 2019, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) secara khusus menyiagakan “Posko TelkomGroup Siaga Natal 2018 dan Tahun Baru 2019”. TelkomGroup melakukan pengawalan kualitas jaringan untuk menjaga layanan telekomunikasi tetap prima.

Hal ini dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan komunikasi pelanggan pada peralihan Tahun Baru 2019. Persiapan teknis jaringan serta pelayanan pelanggan dilakukan secara menyeluruh untuk mengoptimalkan kualitas jaringan pada saat terjadinya lonjakan trafik komunikasi di malam pergantian Tahun Baru 2019.

Untuk memastikan kehandalan jaringan dan layanan, jajaran Direksi TelkomGroup melakukan peninjauan langsung ke beberapa posko teknis infrastruktur dan layanan pelanggan menjelang Tahun Baru 2019, pada Senin (31/12). Lokasi yang dikunjungi antara lain Telkom Integrated Operation Center (TIOC), Integrated Operation Center (IOC) Telkomsel, Posko Layanan Business and Enterprise, Contact Center 147, Posko Operational Layanan IndiHome dan UseeTV, GraPARI TelkomGroup, dan World Hub Operation Command Center (WHOCC) Telin.

PGS Direktur Utama Telkom Herdy Harman mengatakan bahwa setiap tahunnya TelkomGroup selalu mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan dengan serangkaian aktivasi optimasi jaringan agar kualitas layanan tetap prima. Pergantian Tahun Baru 2019 menjadi salah satu momen penting yang dirayakan oleh mayoritas masyarakat, sehingga trafik telekomunikasi baik data maupun voice akan mengalami lonjakan.

"Maka dari itu, TelkomGroup menambah kapasitas jaringan agar mampu melayani kebutuhan komunikasi yang meningkat dibandingkan hari-hari biasa agar masyarakat tetap nyaman menggunakan layanan kami,” jelas Herdy seperti dalam siaran persnya.

Untuk memastikan seluruh layanan dalam kondisi prima di tengah tingginya trafik telekomunikasi pergantian Tahun Baru, TelkomGroup menyiapkan 88 Posko TelkomGroup Siaga, 1.142 mobil IndiHome, tambahan 776 Base Transceiver Station (BTS) 4G, 88 mobile BTS, 592 mobile GraPARI, serta menyiagakan 17.666 personel di seluruh posko. Ini untuk memastikan layanan prima di 628 area PREMIUM, yaitu Public, Religious, Malls, Indoor, Uniqueness and Massive Crowds, yang merupakan lokasi penting dan strategis sebagai titik aktivitas masyarakat.

Pada kunjungannya, jajaran Direksi TelkomGroup juga berinteraksi langsung dengan para petugas posko mengenai aktivitas monitoring yang dilakukan dan kendala yang dihadapi di lapangan. Di akhir kunjungan, jajaran direksi Telkom Group menyerahkan bingkisan sebagai bentuk dukungan moril kepada para petugas posko yang bersiaga 7x24 jam.

Pada kesempatan tersebut, atas nama Direksi dan seluruh karyawan TelkomGroup, Herdy mengucapkan selamat Tahun Baru 2019 kepada seluruh pelanggan dan masyarakat Indonesia. “Mewakili jajaran manajemen dan seluruh karyawan TelkomGroup, kami ucapkan selamat Tahun Baru 2019. Kami berharap di tahun 2019 TelkomGroup dapat senantiasa meningkatkan layanan dan menghadirkan kualitas yang terbaik kepada masyarakat Indonesia,” tutup Herdy.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ti0Wjp
December 31, 2018 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ti0Wjp
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 25, 2018

Basarnas Kembali Menemukan Jenazah Korban Tsunami

Kawasan terdampak bencana tsunami di Kecamatan Sumur, Banten

Foto: Republika TV/Wisnu Aji Prasetiyo
EMBED
Basarnas kembali menemukan jenazah perempuan dengan perkiraan usia 13-14 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan SAR Nasional (Basarnas) kembali menemukan jenazah korban tsunami Banten.

Kasubdit Operasi Basarnas Agus Haryono mengatakan tim Basarnas kembali menemukan jenazah perempuan dengan perkiraan usia 13-14 tahun.

Agus menjelaskan, usai ditemukan jenazah akan langsung diidentifikasi di Puskesmas Sumur.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Wisnu Aji Prasetiyo
  • Video Editor:
  • Wisnu Aji Prasetiyo

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2rVFAN7
December 25, 2018 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2rVFAN7
via IFTTT
Share:

Sunday, December 23, 2018

Pengungsi Tsunami Butuh Selimut dan Alas Tidur

Ruangan posko tak mencukupi untuk menampung seluruh pengungsi

REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG -- Sekitar 500 orang pengungsi dari Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, berkumpul di Posko Krakatau, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Buaran Ciateni. Pengungsi yang didominasi oleh kaum ibu dan anak itu masih menantikan kepastian untuk bisa kembali ke rumahnya masing-masing.

Salah satu petugas relawan Ahmad mengatakan, saat ini kondisi para pengungsi masih ditampung sadanya. Sebagian pengungsi ibu, anak, dan lansia, ditempatkan di dalam ruangan. Sementara sisanya harus rela menempati ruangan terbuka yang hanya diatapi seng.

"Kita di sini akan standby paling tidak sampai tanggal 25 Desember," kata dia saat ditemui Republika di lokasi, Ahad (23/12).

Menurut dia, barang yang paling dibutuhkan para pengungsi di antaranya adalah alas tidur dan selimut. Pasalnya, ruangan posko tak mencukupi untuk menampung seluruh pengungsi.

Selain itu, lanjut dia, para pengungsi juga membutuhkan obat-obatan dan tenaga medis. "Kalau makanan beberapa sudah ada bantuan. Tenaga medis yang stay itu perlu. Tadi ada yang terluka kita obati sebisanya," kata dia.

Berdasarkan pantauan Republika, di lokasi pengungsian telah terdapat beberapa relawan yang bertugas. Selain itu, terlihat pula mobil toilet milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di dekat posko.

Sarwin (50 tahun), salah satu warga yang mengungsi, mengaku masih khawatir untuk kembali ke rimahnya. Pasalnya, ia masih takut jika gelombang tinggi akan datang kembali.

Pada Sabtu (22/12) malam, Sarwin meyaksikan sendiri bagaimana ombak besar itu datang. Ketika itu, sekitar pukul 21.00 Sarwin bersama teman-temannya sedang menonton organ tunggal di rumah kerabatnya.

"Pas lagi nonton, ada yang teriak. Saya kira ada tawuran, ternyata air besar," kata dia.

Pada saat itu juga, lelaki yang berprofesi sebagai nelayan itu kabur ke arah jalur evakuasi. Saat itu, Sarwin bahkan tak sempat menyelamatkan keluarganya.

Namun, beruntung ketika sampai di Posko Krakatau, keluarga Sarwin lengkap berada di tempat itu. Alhasil, ia memilih untuk tinggal sementara di Posko Pengungsian yang berjarak sekitar 2 kilometer dari bibir pantai itu.

Ia bercerita, tak ada gempa maupun peringatan berupa sirine sebelum gelombang datang. Karena itu, banyak warga yang tak tahu akan adanya bencana itu.

Menurut dia, salah satu temannya juga tertimpa gelombang saat berada di bibir pantai. Selain itu, tiga kawan sejawatnya hingga kini masih belum ditemukan, lantaran sedang melaut ketika gemlombang datang.

"Cepat sekali. Kapal-kapal kita rusak semua," ujar dia.

Ia mengklaim, dari sekitar 500 kapal yang ada di Desa Teluk, 90 persennya mengalami kerusakan berat. Akibatnya setelah dapat pulang ia berencana untuk memperbaiki dulu kapalnya.

Sarwin mengakui, saat ini memang merupakan periode air laut pasang. Namun, baru kali ini gelombang itu menimpa rumah-rumah warga dengan kecepatan tinggi. Menurut dia, gelombamng itu bisa mencapai 3 meter.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BAZsJW
December 23, 2018 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BAZsJW
via IFTTT
Share:

Turkey offers condolences to Indonesian tsunami victims

Tsunami hits Sunda Strait at around 9.27 p.m. local time on Saturday.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Turkish President Recep Tayyip Erdogan on Sunday offered his condolences to Indonesia over a deadly tsunami which hit the country on Saturday night. He stated that during the Financial General Assembly 2018 meeting of Foreign Economic Relations Board (DEIK) in Istanbul.

"In the name of the Turkish people I hereby express our condolences to all the people of Indonesia," Erdogan said.

At least 222 people died and hundreds were injured when a tsunami -- likely triggered by a volcanic eruption -- hit Indonesia's Sunda Strait Saturday night, according to the country's national disaster agency. The death toll may still increase as not all affected areas have been recorded, Sutopo Purwo Nugroho, spokesman of the National Disaster Management Agency, said in a tweet.

Indonesia lies within the Pacific Ocean's "Ring of Fire" where tectonic plates collide and cause frequent seismic and volcanic activity. Last September, a 7.4-magnitude earthquake had struck the country's Sulawesi Island, which triggered a tsunami in the cities of Donggala and Palu that towered up to 10 feet (3 meters) high, killing over 2,000 people.

On Dec. 26, 2004, a magnitude 9.1 earthquake struck the eastern coast of Sumatra, triggering a tsunami that killed around 230,000 people as it tore along the coasts of Sri Lanka, India, Malaysia, Indonesia, and Thailand.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QM2jtH
December 23, 2018 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QM2jtH
via IFTTT
Share:

In Picture: Kostrad Bantu Evakuasi Warga Korban Tsunami Selat Sunda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bencana tsunami yang terjadi pada Sabtu (22/12) sekitar pukul 21.27 WIB banyak menyisakan duka. Tsunami yang menerjang pantai di sekitar Selat Sunda, khususnya di pesisir Kabupaten Pandenglang dan Lampung Selatan banyak menimbulkan korban jiwa. 

Belum diketahui kerugian materiil akibat bencana yang berlangsung sesaat itu. Namun mengacu data BNPB, yang terdampak paling parah adalah Kabupaten Pandeglang yang terdiri dari  permukiman dan wisata di Pantai Tanjung Lesung, Pantai Sumur, Pantai Teluk Lada, Pantai Panimbang, dan Pantai Carita.

Untuk membantu evakuasi korban tsunami di sekitar Selat Sunda, Kostrad mengirimkan prajuritnya yakni, 1 SSK Batalyon Mandala Yudha  dipimpin Lettu Inf Revinaldy. Pasukan ini membawa tim medis, truk, ambulans, perlengkapan tenda, obat-obatan di Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten.

Selain dari Batalyon Mandala Yudha,  Kostrad dalam siaran persnya yang diterima Republika, Ahad (23/12), juga memberangkatkan 30 personel dari Yonkes 1 Kostrad yang dipimpin Mayor Ckm dr. Amirul Mukminin SpB, dengan menggunakan dua unit Heli Bell 412, BKO Korem 064/MY menuju Carita Komplek.

Kemudian 1 SSK dari Batalyon Zipur 9 Kostrad yang dipimpin Lettu Czi Bobby Andrias dengan membawa materil berupa kendaraan truck NPS 2 unit, truk MGB dua unit, satu unit eskavator, dua unit loader, ambulans, tenda peleton, tenda serba guna, velbed dan perlengkapan dapur lapangan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BzSBjU
December 23, 2018 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BzSBjU
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Pelatih Persipura Akui PSIS Layak Menang

Persipura banyak dihuni pemain muda yang masih butuh banyak perbaikan ke depan.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Tim tuan rumah PSIS Semarang menang 2-1 atas Persipura Jayapura dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (1/12). Dua gol kemenangan tim Mahesa Jenar dicetak striker Bruno Silva pada awal dan akhir babak kedua. Gol tim tamu diciptakan Todo Rivaldo Albert Ferre.

Pelatih Kepala Persipura Oswaldo Lessa Filho menyampaikan permainan sudah selesai dan kemenangan memang layak untuk PSIS. "PSIS Semarang menang, sekarang kami harus berpikir ke depan untuk memperbaikinya. Kami punya banyak pemain muda yang bermain cukup bagus dan PSIS juga bermain bagus. Kami harus bekerja untuk ke depan," katanya.

Pemain Persipura Yustinus Pae menambahkan, permainan kedua tim sama-sama bagus. Ia menyatakan faktor konsentrasi yang kurang mengakibatkan timnya kalah. "Kami kalah dan kami mengucapkan selamat buat PSIS," kata mantan pelatih Sriwijaya ini.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Q3gWIV
December 01, 2018 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Q3gWIV
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Dirjen Migas: Denda Pelanggaran B20 Lebih dari Rp 500 Miliar

Kebijakan denda penerapan B20 mulai diberlakukan sejak September 2018

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah akan mengenakan denda pada badan usaha yang tidak memenuhi kewajiban penggunaan biodiesel 20 persen (B20). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, jumlah denda yang akan dikenakan bisa mencapai lebih dari Rp 500 miliar. 

"Dalam waktu dekat akan diumumkan yang kena denda siapa. Paling telat bulan depan (diumumkan). Jumlahnya ratusan miliar rupiah," kata Djoko di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta pada Kamis (29/11).

Denda tersebut dihitung berdasarkan penggunaan bahan bakar solar atau B0 Rp 6.000 per liter sejak implementasi wajib B20 pada September hingga November 2018. Djoko mengatakan, jumlah denda itu masih akan diverifikasi kembali pekan depan.

Sementara, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, Pemerintah sedang mempersiapkan penggunaan B20 pada 2019. Rida mengatakan, target konsumsi B20 pada tahun depan adalah sebesar 6,2 juta kilo liter.

"Itu sudah dibagi habis kepada 19 perusahaan Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BU BBN) dan 18 BU Bahan Bakar Minyak (BBM)," kata Rida.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ShtbhC
November 29, 2018 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ShtbhC
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Industri Masih Terpecah Sebabkan Pertumbuhan Syariah Lambat

Perlu dilakukan pengembangan keuangan Islam dengan mempertimbangkan khalayak global.

REPUBLIKA.CO.ID, BAHRAIN -- Pertumbuhan keuangan Islam atau keuangan syariah sangat lambat karena industri ini masih terpecah di 60 negara di seluruh dunia. Gubernur Bank Sentral Bahrain menyerukan perlunya mengembangkan industri keuangan Islam dengan mempertimbangkan khalayak global. 

Hal itu disampaikan para bankir dan ahli dalam Konferensi Perbankan Dunia Islam 2018 di Bahrain pada hari Selasa (27/11). Gubernur Bank Sentral Bahrain, Rasheed M Al Maraj mengatakan, keuangan Islam bukan lagi industri baru lahir. Tahun depan akan menjadi peringatan ke-40 pendirian bank Islam pertama di Bahrain. Keuangan Islam telah mencapai ukuran, skala, pangsa pasar dan perhatian pelanggan di banyak pasar di seluruh dunia termasuk Bahrain. 

"Namun sukses selalu merupakan fungsi dari apa yang telah Anda capai dibandingkan dengan harapan Anda. Saya harus mengakui bahwa harapan saya dari industri keuangan syariah belum terpenuhi sepenuhnya. Kemajuannya tetap sangat lambat, yang menurut saya seharusnya menjadi satu-satunya indikator paling penting dari kesuksesan nyata," kata Rasheed dilansir Khaleej Times, Rabu (28/11).

Dia mengatakan keuangan Islam telah mengikuti pola pertumbuhan yang terpecah sejak awal dengan berbagai negara di Timur Tengah dan Asia Tenggara memimpin. Al Maraj mengatakan, model spesifik negara ini telah mencapai keberhasilan wajar yang diukur dengan pangsa keuangan Islam di pasar masing-masing. 

"Jika perkembangan dalam industri keuangan konvensional merupakan indikator, masuk akal untuk mengharapkan kerjasama regional dan global dapat membuka pintu baru untuk sektor keuangan Islam," kata Al Maraj sambil memberikan pidato utama pada pembukaan konferensi.

Lebih dari 1.300 orang dari 50 negara akan menghadiri Konferensi Perbankan Dunia Islam ke-25 selama 3 hari. Dia meminta kepemimpinan lembaga keuangan Islam untuk menunjukkan kompetensi profesional dan integritas yang luar biasa untuk meyakinkan para pemangku kepentingan mereka bahwa mereka layak untuk memimpin industri ke tingkat pertumbuhan berikutnya. 

"Saya hanya bisa berharap bahwa kita memiliki keberanian dan kejujuran untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan sulit kepada diri kita sendiri, bermain untuk kekuatan kita dan mengatasi kekurangan kita," tambahnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KEuchb
November 28, 2018 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KEuchb
via IFTTT
Share:

Jaga Debit Air PLTA Maninjau, PLN Tanam 1.000 Pohon

Nelayan bisa beralih profesi menjadi petani.

REPUBLIKA.CO.ID, AGAM -- PT PLN (persero) Kantor Wilayah Sumatra Barat menyerahkan 1.000 bibit pohon kepada masyarakat di sekitar Danau Maninjau di Agam, Sumatra Barat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan ekosistem di sekitar danau tetap terjaga karena debit air danau ikut mempengaruhi operasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Maninjau. Dengan penanaman kembali ribuan pohon, diharapkan debit air danau tetap terjaga meski kemarau melanda sekalipun.

"Apa yang kami lakukan sekarang memiliki tujuan jangka panjang. Danau Maninjau yang airnya terjaga, kualitas airnya bagus, tentu membuat PLTA kita beroperasi optimal," kata GM PLN Sumbar Susiana Mutia, Rabu (28/11).

Melalui program penanaman 1.000 bibit pohon ini, PLN menggandeng Perhimpunan Petani Nelayan Seluruh Indonesia (PPNSI) untuk memberikan penyuluhan kepada warga di sekitar Danau Maninjau. PPNSI nantinya mengoordinir mitra-mitra lainnya yang dilibatkan PLN antara lain SMAN 1 Tanjung Raya, Kelompok Tani LIMA Nagari Sei Batang, Kelompok Tani Harapa Baru Nagari Paninjauan, Kelompok Tani Rang Paladang Nagari Koto Kaciak, dan Kelompok Tani Batang Kurambik Nagari Koto Gadang.

Selain itu, ada juga Kelompok Tani Rambai Saiyo Nagari Koto Malintang, Kelompok Tani Amanah Nagari Tanjung Sani, dan Kelompok Tani Tunas Nagari Bayur yang dilibatkan oleh PLN untuk ikut menanam bibit pohon. "Di Sumbar, total CSR yang kami serahkan Rp 145 juta melalui PLN Unit Induk Sumatera Barat," kata Susi.

Selain itu, pemberian ribuan bibit pohon juga diharapkan mampu menjadi alternatif pekerjaan bagi ribuan belayan yang sebelumnya menggantungkan hidupnya dari Keramba Jaring Apung (KJA). Nelayan bisa beralih profesi menjadi petani atau pekebun dengan membudidayakan tanaman yang disalurkan oleh PLN. Selain PLN, Pemkab Agam juga sudah memberikan 30 ribu bibit cengkeh dan kayu manis.

Aktivitas perikanan yang eksploitatif selama puluhan tahun membuat endapan kotoran ikan dan sisa pakan menumpuk tebal dan memproduksi amonia. Akibatnya, sebanyak 1.600 ton ikan mati sepanjang 2017 akibat kondisi ekosistem Danau Maninjau yang tak lagi seimbang. Kegiatan perikanan yang terlalu eksploitatif justru mendatangkan kerugian besar bagi masyarakat sekitar Danau Maninjau. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BEgpEn
November 28, 2018 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BEgpEn
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

LLDikti Jakarta Apresiasi Universitas BSI

Universitas BSI dinilai cukup berhasil dalam melakukan transformasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III DKI Jakarta, Dr Ir Hj Illah Sailah MS menghadiri acara wisuda ke-50 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang digelar di BSI Convention Center,  Jalan Raya Kaliabang nomor  8, Perwira,  Bekasi Utara, Bekasi, Jawa Barat, Senin (26/11).

Pada prosesi wisuda yang dibuka oleh Rektor UBSI Dr  Mochamad Wahyudi MM, MKom, MPd ini, Illah turut memberikan sambutan yang berisi motivasi dan pembekalan kepada para wisudawan/wisudawati UBSI.

Illah  mengucapkan selamat atas transformasi BSI menjadi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI).  Ia juga memberikan  ucapan selamat kepada wisudawan/wisudawati yang saat ini merupakan lulusan pertama semenjak BSI berubah menjadi UBSI. Tak hanya itu saja, ia pun memberikan apresiasi kepada operator UBSI yang telah melaporkan data perguruan tinggi hingga 100 persen.

“Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada operator UBSI karena menurut pelaporan di pangkalan data, UBSI melaporkan datanya hingga 100 persen . Ini menandakan UBSI taat asas  terhadap aturan-aturan  pemerintah,“ ujarnyadalam rilis UBSI yang diterima Republika.co.id, Selasa (27/11).

Ia mengemukakan, transformasi BSI menjadi UBSI merupakan langkah yang tidak mudah. Banyak sekali persiapan dan tahapan yang harus dilalui. “UBSI dinilai cukup berhasil dalam melakukan transformasi ini dalam waktu yang singkat, terlihat dari pelaporan data di pangkalan data forlap dikti yang mencapai 100 persen,” tuturnya.

Di samping itu, Illah juga memberikan beberapa nasihat dan motivasi dalam sambutannya. Di antaranya, tips menjadi orang kaya, baik kaya secara spiritual, pengetahuan, keterampilan, maupun karakternya.

“Untuk menjadi kaya, kaya spiritual, pengetahuan, keterampilan dan juga karakternya. Kaya (RICH) jika dipecah bisa menjadi Risk, Inovation, Character, dan Heart. Sebab,  orang kaya itu memiliki risiko yang diperhitungkan, berinovasi, memiliki karakter yang bagus, serta menggunakan hati empati terhadap orang lain,” lanjut Illah.

Di akhir sambutannya, ia memberikan nasihat kepada para wisudawan/wisudawati  agar bangga terhadap UBSI, bangga menjadi lulusan UBSI, dan tetap menjaga baik nama kampus, di manapun berada. Baik di tempat kerja, maupun di lingkungan masyarakat.

Prosesi wisuda UBSI kampus Jadebotabek dan sekitarnya  dilaksanakan selama lima  hari, 26 – 30 November 2018. Wisuda tersebut  dihadiri oleh beberapa pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Salah satu di antaranya adalah Wakil Rektor Universitas Indonesia (UI), Bambang Wiararta.

Wisuda tersebut juga dihadiri  100 kepala sekolah, SMA/SMK sederajat se-Jabodetabek.  Selain itu, hadir Ketua Yayasan BSI (Bina Sarana Informatika), Efriadi Salim beserta jajaran kepengurusan lainnya, seperti Herman P Harsoyo, Naba Aji Notoseputro, Sigit Swasono serta Surahman.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Sh0VvI
November 27, 2018 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Sh0VvI
via IFTTT
Share:

Friday, November 23, 2018

LPDB KUKM: Program Alihkan Dana Bergulir Lebihi Target

Hingga 14 November LPDB berhasil alihkan dana bergulir senilai Rp20,5 miliar

REPUBLIKA.CO.ID, LPDB-KUMKM Sukses Alihkan Dana Bergulir

BANYUMAS -- Ratusan miliar dana bergulir program Kementerian Koperasi dan UKM sepanjang 2000 hingga 2007 berhasil dialihkan ke rekening Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM). Selanjutnya dana tersebut akan kembali disalurkan sebagai modal dana bergulir bagi pelaku koperasi dan UMKM.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo dalam acara Pengalihan Dana Bergulir LPDB KUMKM Tahun 2018 mengatakan, pengalihan dana bergulir merupakan program dana bergulir yang disalurkan oleh semua kedeputian di Kementerian Koperasi dan UKM periode 2000-2007.

"Oleh karena itu dilakukan pengalihan dana bergulir yang masih terdapat di rekening penampungan pokok atas nama koperasi yang ada di perbankan ke rekening LPDB-KUMKM disertai dengan peran dinas-dinas di daerah untuk membantu proses tersebut," katanya berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (23/11).

Braman mengatakan, pada 2018, pengalihan dana bergulir ditargetkan sebesar Rp 20 miliar dan sampai 14 November 2018 sudah terkumpul Rp 20,5 miliar atau lebih dari 100 persen dan telah melebihi target. 

"Dana ini akan digunakan sebagai modal LPDB KUMKM untuk menyalurkan dana bergulir kepada pelaku UMKM," kata Braman.

Tercatat sampai 16 November 2018, dana pengalihan yang sudah berhasil ditarik kembali mencapai Rp 918,57 miliar bersumber dari program dana bergulir di tujuh pos meliputi pos kegiatan di Deputi Bidang Pembiayaan termasuk pengalihan dana penjaminan, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Deputi Bidang Restrukturisasi, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Program Kerja Dinas Provinsi NTB, Dana Perguliran, dan dana dalam proses identifikasi.

Braman juga menjelaskan, peran Dinas Koperasi dan UKM untuk mendorong pengalihan dana bergulir ke LPDB-KUMKM sangat penting.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong kerja sama dan sinergi yang lebih erat dengan pemda untuk mendorong dana-dana tersebut lebih banyak teralihkan kembali ke rekening LPDB KUMKM agar bisa digulirkan.

Sementara untuk Provinsi Jawa Tengah sendiri, dana yang sudah dialihkan tercatat mencapai Rp 103 miliar dari Rp 331 miliar. "Saya berharap strategi pengalihan dana bergulir ada terobosan di tahun 2019," katanya.

Pihaknya juga mendorong pemda agar lebih aktif memberikan informasi,  khususnya bagi koperasi-koperasi yang pada kurun 2000-2007 menerima bantuan dana bergulir untuk bisa kembali mengakses pembiayaan pada LPDB KUMKM.

Pada kesempatan yang sama Direktur Keuangan LPDB-KUMKM Ahmad Nizar mengatakan, digelarnya acara Pengalihan Dana Bergulir LPDB-KUMKM Tahun 2018 merupakan upaya untuk mendorong lebih banyak dana bergulir teralihkan kembali ke rekening LPDB-KUMKM.

"Pada kesempatan ini kami mengundang pula pengurus 40 koperasi di wilayah Jawa Tengah agar koperasi penerima dana bergulir dapat mengetahui mekanisme pengalihan dana bergulir tersebut," katanya.

Dari situ, ia mencatat ada potensi miliaran dana bergulir bisa kembali teralihkan ke LPDB-KUMKM.

Kegiatan serupa selama 2018 telah dilaksanakan enam kali, yakni di Bali, Lampung, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur Kalimantan Selatan, dan Jawa Tengah.

Ke depan pihaknya akan menerapkan perubahan skema pengalihan dana bergulir agar lebih efektif pada 2019 sekaligus mendorong koperasi-koperasi untuk aktif mencari informasi dan tak ragu mengakses dana bergulir LPDB-KUMKM.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2POoDlX
November 23, 2018 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2POoDlX
via IFTTT
Share: