Showing posts with label 2018 at 06:53PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 06:53PM. Show all posts

Thursday, December 20, 2018

KPK Perpanjang Penahanan Tiga Anggota DPRD Sumut

Ketiganya merupakan tersangka kasus dugaan suap dari Gatot Pujo Nugroho

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  melakukan perpanjangan penahanan terhadap tiga anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019. Ketiganya merupakan tersangka kasus dugaan suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho terhadap sejumlah anggota DPRD Sumut.

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan untuk tiga tersangka  tindak pidana korupsi suap kepada anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dalam pesan singkatnya, Kamis (20/12).

Ketiga tersangka yakni, Muhammad Faisal, perpanjangan penahanan selama 30 hari dimulai tanggal 25 Desember 2018 - 23 Januari 2018. Kemudian, Enda Mora Lubis, perpanjangan penahanan selama 30 hari dimulai tanggal 2 Januari 2018 - 31 Januari 2018.

"Terakhir M. Yusuf Siregar, perpanjangan penahanan selama 30 hari dimulai tanggal 2 Januari 2018 - 31 Januari 2018," kata Febri.

Sebelumnya, KPK menetapkan 38 anggota DPRD Sumut sebagai tersangka suap terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk Tahun Anggaran 2012-2014 oleh DPRD sumut, Persetujuan Perubahan APBD Provinsi Sumut Tahun 2013-2014 oleh DPRD Sumut. Kemudian, terkait pengesahan APBD tahun anggaran 2014-2015 dan penolakan penggunaan hak interpelasi anggota DPRD Sumut pada 2015.

Para anggota dewan itu diduga menerima suap berupa hadiah atau janji dari mantan Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho. Dugaan fee dari Gatot untuk masing-masing anggota DPRD Sumut itu berkisar Rp 300 juta sampai Rp 350 juta.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GwYt39
December 20, 2018 at 06:53PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2GwYt39
via IFTTT
Share:

Mengapa Harus Beralih ke Jaringan 5G?

Jaringan 5G bisa mengisi spektrum frekuensi yang kosong.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seiring dengan tumbuhnya jumlah pengguna telepon pintar, teknologi jaringan generasi kelima atau sering disebut dengan 5G dinilai mampu menjawab kebutuhan konsumen akan data yang lebih cepat dan kapasitas yang lebih tinggi.

"Karena jumlah konsumen makin lama makin banyak, harus ada terobosan teknologi untuk memenuhi kebutuhan mereka," ujar Senior Manager Business Development Qualcomm Technologies, Dominikus Susanto, dalam workshop media Snapdragon Academy di Jakarta, Kamis (20/12).

Manfaat teknologi 5G tersebut, menurut Susanto, tidak hanya dapat dirasakan oleh pengguna, namun juga para operator jaringan yang akan mendapat keuntungan dengan menampung lebih banyak pelanggan. Peningkatan teknologi 5G sesuai dengan tiga fundamental dalam peningkatan konektivitas, yaitu cakupan, spektrum, dan kapasitas.

Salah satu hal yang cukup menentukan dari kualitas jaringan adalah wilayah cakupan. Susanto menganalogikan wilayah cakupan dengan riak air di mana semakin jauh dari pusat gelombang akan semakin lemah.

Gangguan yang ada dalam wilayah cakupan juga menjadi hal yang menentukan kualitas jaringan. Gangguan yang dimaksud, seperti tembok dan gedung.

"Gangguan tidak bisa dihilangkan karena akan banyak jaringan lain yang menggunakan sinyal yang sama. Maka perlu teknologi yang bisa menyaring hal-hal tersebut," kata Susanto.

Beberapa teknologi jaringan baru seperti 4G dan 5G, menurut Susanto, sudah menggunakan teknologi yang bisa menggunakan beberapa penerima dan pengirim sekaligus atau yang disebut multiple-input multiple-output (MiMo). Selanjutnya, untuk spektrum, Susanto mengatakan hal itu telah diatur oleh pemerintah masing-masing negara, namun spektrum tidak bisa dengan mudah ditambahkan.

Untuk mengatasi hal ini diciptakan teknologi jaringan yang bisa mengisi spektrum frekuensi yang kosong, yakni hadirnya jaringan 5G. "Kita bisa menggunakan frekuensi yang lebih tinggi, lebih tepatnya di atas 24 Ghz," ujar Susanto.

Frekuensi ini masih belum digunakan untuk saluran komunikasi sehingga dapat menciptakan jalur yang baru. Jaringan 5G juga memiliki teknologi yang bisa menggunakan dua tipe jaringan spektrum, yaitu licensed spectrum, seperti jaringan operator dan unlicensed spectrum, misalnya bluetooth dan Wi-Fi.

"Licensed dan unlicensed gabung sehingga lebih cepat lagi," kata dia.

Terakhir, kapasitas. Susanto menganalogikan hal ini dengan pipa air, saat dikucurkan dalam satu ember akan cepat, namun saat sumber air digunakan oleh beberapa keran secara bersamaan, maka kecepatan akan berkurang. Susanto mengatakan teknologi 5G mampu menjawab hal itu dengan membuat kecepatan lebih tinggi, latensi yang lebih rendah, dan kapasitas yang lebih besar.

Manfaat teknologi 5G

Susanto mengatakan teknologi 5G dapat digunakan dalam bidang industri, misalnya automasi mesin-mesin di pabrik. "Atau misalnya penerangan jalan, dengan adanya Internet of Things (IoT) semua terhubung, atau bisa mengetahui lampu jalan daerah mana yang mati yang harus dilakukan penggantian," ujar Susanto.

Contoh lainnya, dia mengatakan adalah meteran listrik. Dengan teknologi 5G petugas tidak lagi melakukan pencatatan secara manual, karena hal itu dapat dilakukan secara otomatis.

"Tidak perlu lagi menggunakan manusia untuk mengecek jumlah pemakaian listrik. Selain itu, 5G sangat memberi peluang untuk industri baru untuk penyedia aplikasi layanan baru akan makin bermunculan," kata Susanto.

Tidak hanya itu, teknologi 5G juga dapat digunakan untuk mobil swakemudi karena latensi yang rendah, juga memperkaya konten hiburan, tidak hanya terbatas pada video dan foto, namun juga realitas tertambah atau Augmented Reality (AR).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2R4zqbG
December 20, 2018 at 06:53PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2R4zqbG
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

Marcus Cedera, the Minions Mundur dari World Tour Finals

Keputusan mundur diambilnya agar tidak terjadi cedera berkepanjangan.

REPUBLIKA.CO.ID, GUANGZHOU -- Kabar kurang sedap untuk penggemar bulu tangkis Indonesia. Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mundur dari arena World Tour Finals 2018.

Kubu the Minions mengeluarkan keputusan tersebut lantaran Marcus mengalami cedera. Leher bagian kanan belakang, pebulu tangkis 27 tahun itu bermasalah.

Sejatinya, Kevin/Marcus akan tampil di partai terakhir penyisihan Grup A. Andalan Tanah Air itu bakal berhadapan dengan pasangan Cina, Han Chengkai/Zhou Haodong di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, Jumat (14/12) malam WIB.

"Otot leher Marcus kemarin ketarik. Dia takut tambah parah, jadi lebih baik mundur," kata asisten pelatih Ganda Putera PBSI, Aryono Miranat, dikutip dari laman resmi PBSI, Jumat.

Aryono menjelaskan, sejak bermain di pertandingan pertama kontra ganda putera Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, Marcus sudah merasakan sakit di bagian leher. Sehingga di laga kedua melawan Li Junhui/Liu Yuchen, the Minions kurang maksimal hingga berujung kekalahan.

Aryono menerangkan, kondisi mental the Minions baik-baik saja. Hanya saja secara fisik, lanjut dia, pasangan nomor satu dunia itu membutuhkan istirahat.

Marcus turut berbicara terkait situasi ini. Ia mengungkapkan keputusan mundur yang diambilnya agar tidak terjadi cedera berkepanjangan. "Leher saya terasa nyut-nyutan sampai ke mata kanan. Saya tidak mau memaksakan, takut tambuh parah," ujarnya menjelaskan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QSSnhp
December 14, 2018 at 06:53PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QSSnhp
via IFTTT
Share:

Thursday, December 13, 2018

Soal Putusan MK, KPAI: Negara Serius Hapus Perkawinan Anak

MK menyatakan batas usia perkawinan 16 tahun bertentangan dengan UUD 1945.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah mengabulkan perubahan batas usia perkawinan bagi perempuan, yaitu 16 tahun. MK juga memerintahkan Pemerintah dan DPR dalam waktu tiga tahun untuk mengubah batas usia perkawinan ini. 

"Hal ini menunjukkan keseriusan negara dalam menghapus perkawinan usia anak," kata Ketua KPAI Susanto, Kamis (13/12).

Selama ini, Susanto mengatakan, batas usia perkawinan perempuan yang tercantum dama UU Perkawinan memang bertetangan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Batas usia perkawinan anak perempuan yang tercantum dalam UU Perkawinan No 1 Tahun 1974 pasal 7 ayat 1, yakni 16 tahun. 

Sementara UU Perlindungan Anak Pasal 1 angka 1 menyatakan yang dimaksud anak, yaitu mereka yang berusia sebelum 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Kontrdiksi lainnya, UU Perlindungan Anak Pasal 26 menyatakan orangtua wajib wajib mencegah terjadinya perkawinan usia anak. 

Artinya, secara legal, UU Perkawinan mengizinkan terjadinya pelanggaran hukum atau norma yang termuat dalam UU lain. Di sisi lain, KPAI berpendapat, perkawinan usia anak menjadi salah satu problem yang berdampak jangka panjang bagi sumber daya manusia Indonesia di masa yang akan datang. 

Ia menerangkan data pada 2015 menunjukkan 23 persen perempuan berusia 20 sampai 24 tahun melakukan perkawinan pertama sebelum usia 18 tahun. Umumnya, orang yang menikah usia anak memiliki pendidikan rendah dan bahkan putus sekolah. 

Hal ini rentan berdampak jangka panjang bagi keluarganya dan berpotensi menyebabkan kemiskinan yang berulang. Di sisi lain, ia menambahkan, menikah usia dini berpotensi meningkatkan jumlah angka kematian ibu dan balita. 

Ia melanjutkan, perkawinan anak juga berdampak pada kualitas keluarga. Anak-anak yang kurang pendidikan, dan bahkan putus sekolah, serta miskin akan mengasuh anak di kemudian hari. 

"Maka, Putusan MK merupakan langkah positif untuk meningkatkan indeks sumber daya manusia Indonesia ke depan,” kata dia.

Dengan putusan tersebut, ia mengatakan, bakal memberikan ruang bagi perempuan untuk menempuh pendidikan 12 tahun, meningkatkan kemampuan. “Dan, perempuan akan semakin matang baik aspek biologis maupun psikis," kata dia.

Ia juga mengatakan, KPAI akan terus mengawal penguatan pendidikan orang tua sebagai penanggung jawab utama perlindungan anak agar tidak mengawinkan pada usia anak. Selain itu, KPAI juga akan mengawal wajib belajar hingga 12 tahun, membangun budaya masyarakat untuk mencegah terjadinya perkawinan usia anak, serta sosialisasi di kalangan agamawan dan anak-anak menjadi sangat penting.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UI8Fsk
December 13, 2018 at 06:53PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UI8Fsk
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Google Tawarkan Kursus Machine Learning

Kursus Machine Learning disebut dapat menyelesaikan masalah dalam berbagai bidang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Machine Learning Google menjadi salah satu hal menarik untuk dipelajari belakangan ini. Selain dapat mendeteksi spam di Gmail, Machine Learning dapat membantu dokter mendiagnosis penyakit.

Machine Learning dapat menyelesaikan masalah dalam berbagai bidang. Untuk membuat lebih banyak orang mengerti hal tersebut, Google meluncurkan Machine Learning Crash Course (MLCC) dalam bahasa Indonesia.

MLCC akan memberikan pembelajaran mengenai Machine Learning dan cara mengaplikasikan Tensor Flow. "Kursus ini juga merupakan bagian dari Learn with Google Artificial Intelligence (Al), yaitu serangkaian sumber daya yang diberikan mengenai informasi tentang machine learning," kata Danny Ardianto, ​Public Policy & Government Relations Manager Google Indonesia di Jakarta, Kamis (5/12).

Kursus mengarah pada langkah praktis hingga contoh machine learning yang diterapkan pada masalah dunia nyata. Dalam kursus juga terdapat latihan pemrograman, visualisasi yang interaktif, video dari pakar machine learning di Google. Machine Learning kini sudah ditranslasi ke dalam bahasa Indonesia untuk memudahkan para pengembang mempelajarinya di dalam bahasa mereka sehari-hari dan mempercepat perkembangan di Indonesia.

MLCC telah digunakan oleh lebih dari 20 ribu karyawan Google untuk mempelajari dasar-dasar tentang Machine Learning. "Oleh karena itu, kami berharap dengan dirlisnya MLCC dalam bahasa Indonesia, akan semakin banyak pengembang mempelajari Machine Learning dan kemudian mulai membangun proyek-proyek Machine Learning yang dapat memecahkan berbagai permasalahan lokal," ujarnya.

Perubahan terbaru ini merupakan langkah selanjutnya dari Google untuk terus mendukung pengembang. Sebelumnya di tahun ini Google telah melatih lebih dari 110 ribu pengembang di Indonesia tentang pemrograman android dan web. Angka itu juga melampaui target awal 100 ribu bahkan selesai lebih cepat dari yang diperkirakan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E4z7qg
December 06, 2018 at 06:53PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E4z7qg
via IFTTT
Share:

Bappenas Dorong Investasi Dana Zakat untuk Capai Tujuan SDGs

Zakat merupakan instrumen potensial yang dapat mendukung agenda pembangunan nasional

REPUBLIKA.CO.ID, MALAKA -- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, zakat merupakan instrumen potensial yang dapat mendukung agenda pembangunan nasional sekaligus pembangunan berkelanjutan global. Sehingga, menurutnya zakat perlu didorong untuk bisa mencapai tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan atau yang dikenal dengan istilah Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id pada Kamis (6/12), dia menyebut, pengumpulan zakat di Indonesia tumbuh secara positif. Pada 2016, dana zakat yang berhasil dihimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) adalah sebesar Rp 5 triliun, dan meningkat 27,9 persen pada 2017 menjadi Rp 6,2 triliun.

"Pada 2016, zakat yang berhasil disalurkan ke masyarakat adalah Rp 2,93 trilun, sementara pada 2017 sebesar 4,86 triliun. Dari jumlah penyaluran zakat pada 2017, sebesar 78,08 persen telah disalurkan ke delapan golongan mustahik nasional,” kata Bambang dalam sambutannya pada acara Konferensi Internasional World Zakat Forum (WZF) 2018 di Malaka, Malaysia.

Keselarasan zakat dengan SDGs dapat dilihat dari berbagai program zakat yang ditujukan untuk menghapus kemiskinan atau tujuan pertama SDGs, mengakhiri kelaparan atau tujuan dua SDGs, mengurangi ketimpangan atau tujuan 10 SDGs, serta kemitraan untuk mencapai tujuan atau tujuan 17 SDGs.

Dalam acara tersebut, Bambang juga menyebut beberapa contoh pemanfaatan dana zakat di Indonesia. Salah satunya yakni, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Jambi. Dana Zakat telah mendukung pembangunan PLTMH untuk menyediakan suplai listrik bagi 806 rumah tangga di empat desa Provinsi Jambi, yaitu Desa Lubuk Bangkar (60 kW), Ngaol (40 kW), Air Liki (40 kW), dan Air Liki Baru (40 kw), sehingga memberikan manfaat bagi 8 ribu orang.

Dengan skema blended finance, pembangunan PLTMH ini juga melibatkan UNDP, Bank Jambi, Kementerian ESDM, dan Pemerintah Provinsi Jambi.“Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas bekerja sama dengan Baznas telah menyelaraskan program zakat untuk mendukung pencapaian SDGs di Indonesia, seperti pembangunan PLTMH di desa-desa terpencil. Kerjasama global seperti ini sangat diperlukan untuk mengatasi isu penyaluran zakat dan standar pengelolaan zakat secara global," kata Bambang.

Selain itu, zakat juga terus digunakan untuk Program Pemberdayaan Desa. Dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) telah digunakan untuk memberdayakan 1.056 desa yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah penerima manfaat pada 2017 hampir mencapai dua juta orang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QC4lff
December 06, 2018 at 06:53PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QC4lff
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Indra Utami Perjuangkan Keroncong Lewat Album Barunya

Indra selalu tertantang mengolah ulang lagu keroncong lama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi keroncong Indra Utami kembali meluncurkan album baru yang diberi judul Mustika Indonesia. Album Mustika Indonesia masih membawakan lagu-lagu lama, sama seperti album sebelumnya Wanita Indonesia.

Perempuan kelahiran di Blora ini memaparkan di album barunya memang belum ada lagu baru. "Tapi saya meminta lagu untuk tingkat kesulitan notasi tinggi, dan menjadi tantangan tersendiri untuk saya," ujarnya.

Indra Utami yang akrab dipanggil Iut mengatakan ada banyak lagu keroncong yang sudah sejak dulu diciptakan. Hanya lagu-lagu tersebut tidak terkenal.

Peraih penghargaan AMI Award untuk Penyanyi Keroncong Wanita Terbaik mengaku kerap menggunakan lagu-lagu keroncong lawas di albumnya. Kebiasaan itu bahkan dilakukannya sejak membuat album pertama. Iut senang mengembangkan lagu keroncong lama menjadi lagu baru.

Menurut Iut, di indonesia banyak sekali penyanyi keroncong yang luar biasa. Penyanyi keroncong yang berusia muda pun dikatakan cukup banyak. Sayangnya mereka tidak banyak diberi panggung untuk tampil luas.

Karena itu Iut gigih mempopulerkan musik keroncong. "Saya tidak mempromosikan diri saya sendiri, tapi saya ingin memajukan musik keroncong indonesia," kata Iut.

Proses pembuatan album Mustika Indonesia berlangsung selama tahun. Iut butuh waktu karena harus membagi waktu antara bisnisnya dan karier musiknya. Iut mengaku membiayain albumnya dari koceknya sendiri.

Sampul album Mustika Indonesia sengaja diberi warna kesukaan Iut yaitu hijau. Ia memaknai hijau seperti cakra jantung, yang artinya energi jantung manusia itu berwarna hijau muda karena cerah. Seperti musik keroncong adalah jantung hati bagi Iut.

Pecinta keroncong Wijanarko mengatakan, musik keroncong sekarang menjadi musik yang harus diperjuangkan eksistensinya. Terutama oleh anak muda.

"Sekarang RRI sudah tidak menyiarkan keroncong lagi, dan bukan hanya seorang Indra Utami Tamsir saja  yang harus melestarikan keroncong, tapi kita semua harus melestarikan keroncong," katanya.

Pengamat musik Bens Leo menekankan hal serupa. "Saya berharap agar yang bermain musik itu datang dari generasi muda, penting adanya regenerasi."

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E2s95W
November 30, 2018 at 06:53PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E2s95W
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

PLN Alokasikan Rp 3,19 Miliar Tanam 22 Ribu Pohon

PLN gandneg pesantren untuk menanam pohon.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PLN menanam 22 ribu pohon di wilayah-wilayah operasional PLN, Rabu (28/11). Aksi ini dilakukan serentak oleh 22 unit kerja PLN se-Indonesia.

Menurut General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat Iwan Purwana, total dana yang digelontorkan PLN Peduli untuk penanaman 22 ribu pohon sebesar Rp 3,19 miliar. Dana tersebut selain untuk penanaman pohon dipergunakan pula untuk pemeliharaan pohon agar tetap tumbuh dengan baik.

"Pada Program penghijauan di tahun 2018 ini, masing-masing PLN Unit Induk ditargetkan menanam pohon minimal sebanyak 1.000 pohon," ujar Iwan.

Iwan mengatakan, PT PLN (Persero) UID Jawa Barat melaksanakan penanaman yang dipusatkan di Pondok Quran Boarding School yang beralamat di Bukit Citarik RT 01/05 Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang Kab Bandung.

Menurut Iwan, ia bekerja sama dengan Yayasan Buana Hijau Sejahtera, PLN UID Jabar mengusung konsep pembangunan Arboretum-ku Bersinar sebagai pusat koleksi pohon asli dan buah tropis. Nantinya, lahan yang ditanami terdiri dari beraneka jenis pohon yang ke depan dapat dimanfaatkan untuk aktivitas produktif maupun sebagai sarana pembelajaran.

Untuk menjamin keberlanjutan program ini, kata dia, turut digandeng Lembaga Pendidikan yaitu Pondok Pesantren di beberapa wilayah yang mempunyai lahan potensial untuk ditanami untuk dijadikan sebagai Arboretum Pohon Asli dan Buah Tropis Indonesia Berbasis Pesantren.

Enam Pondok Pesantren yang berada di tiga daerah aliran sungai yang berbeda antara lain Pondok Quran Boarding School dan Pondok Pesantren Al-Logawi yang merupakan daerah tangkapan air bagi DAS Citarum, SMP IT Al-Fawaz berada di hulu DAS Cimanuk, Madrasah Al-Furqon dan Ponpes An-Nuur yang berada di daerah tengah DAS Cimanuk serta Ponpes Suryalaya yang merupakan daerah Hulu bagi DAS Citanduy.

Dalam kesempatan ini, kata dia, sejumlah 3.805 bibit pohon akan ditanam di beberapa lokasi. Adapun jenis pohonnya antara lain, pohon puspa, manglid, surian, saninten, kayu manis, sengon, dan glodokan tiang. Sedangkan jenis pohon buah-buahan seperti pohon kupa, ceremai, kedongdong, durian, rambutan, nangka, jambu kristal dan pohon buah lainnya.

“Intinya pohon itu kan salah satu komponen penting dari keseimbangan lingkungan kita," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DObgeo
November 28, 2018 at 06:53PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DObgeo
via IFTTT
Share: