Showing posts with label January 06. Show all posts
Showing posts with label January 06. Show all posts

Sunday, January 6, 2019

Tiga Nelayan Terdampar di Papua Nugini

Perahu motor yang ditumpanginya pecah dihantam ombak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA   - Tiga nelayan asal Hamadi, Kota Jayapura, terdampar di Wewak, Papua Nugini. Diketahui, perahu motor yang ditumpanginya pecah dihantam ombak.

Konsul RI untuk Vanimo PNG Abraham Lebelauw menyebutkan nama ketiga nelayan iyu, yaitu Irsan Ali, Hidayat Laape, dan Syarifudin. Selama di Wewak, mereka ditampung di rumah WNI yang bermukim di sana setelah sebelumnya diperiksa pihak terkait, termasuk Custom PNG (bea cukai).

Abe mengatakan bahwa ketiga nelayan terdampar di Wewak pada tanggal 26 Desember lalu atau 2 hari setelah perahu yang ditumpanginya mengalami kecelakaan. Saat ini mereka berada di Konsulat RI di Vanimo. KBRI membantu menyediakan tiket dari Wewak ke Vanimo menunggu pemulangannya.

"Memang benar pada Ahad (6/1) sekitar pukul 16.00 waktu Vanimo atau pukul 15.00 WIT ketiga nelayan tiba di Vanimo," kata Abe.

Ia mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan Kepala Badan Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Pemprov Papua untuk pemulangan mereka.

Dijadwalkan pada hari Senin (7/1), kata Abe, ketiganya akan diserahkan ke BPKLN Pemprov Papua. Selanjutnya, diserahkan kepada keluarga.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AxhBbz
January 06, 2019 at 11:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AxhBbz
via IFTTT
Share:

Kucing Hutan Resahkan Warga Kabupaten Lebak

Ternak ayam warga Kabupaten Lebak kerap dimangsa oleh kucing hutan.

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Masuknya "meong congkok" atau kucing hutan yang ke perkampungan di Kabupaten Lebak, Banten, semakin meresahkan warga. Ternak ayam warga belakangan kerap dimangsa oleh binatang bernama latin Felis bengalensis tersebut.

"Sepekan terakhir ini, sekitar 25 ayam kampung dimakan meong congkok," kata Samian (50), warga Desa Rangkasbitung Timur, Kabupaten Lebak, Ahad.

Hampir setiap hari ada saja ternak ayam yang dimangsa kucing hutan. Warga mendapati semakin banyak meong congkok keluar dari hutan dan mendatangi perkampungan untuk mencari makan.

Meong congkok itu terkadang datang berkelompok antara tiga sampai enam ekor. Hewan karnivora itu mudah menangkap buruannya lantaran ternak ayam warga memang diliarkan, tak berkandang.

"Kami kesulitan untuk menangkap meong congkok itu, karena begitu liar dan melakukan perlawanan," kata Samian.

Ade (45), warga Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, juga menderita kerugian akibat serangan kucing hutan. Sejak sepekan terakhir, ia kehilangan 20 ternak ayam karena dimangsa meong congkok.

"Kami pernah mengejar binatang itu setelah memakan ayam, namun mereka begitu cepat lari ke hutan," ujarnya.

Menurut Ade, meong congkok semakin banyak yang masuk ke perkampungan. Ia menduga satwa liar itu habitatnya terganggu dengan adanya alih fungsi lahan.

Apalagi, wilayah Kabupaten Lebak dilintasi proyek pembangunan jalan tol Serang-Panimbang. Selain itu juga banyak pegunungan dieksploitasi pertambangan pasir dan batu.

"Kami yakin meong congkok itu liar memangsa ternak ayam akibat habitatnya beralih fungsi itu," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2C3nkWH
January 06, 2019 at 11:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2C3nkWH
via IFTTT
Share:

Pelaku Pungutan Liar Atas Nama Bencana Diamankan

Pungutan yang dilakukannya bukan disalurkan ke korban bencana melainkan untuk pribadi

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN - Seorang pelaku pungutan liar yang mengatasnamakan korban bencana alam diamankan warga. Pungutan yang dilakukannya diketahui bukan disalurkan untuk korban bencana, melainkan untuk kepentingan pribadi.

"Memang benar, ada pria yang diamankan warga karena melakukan pungutan liar untuk korban bencana alam," kata Kapolsekta Banjarmasin Barat, Mars Suryo Kartiko, Ahad (6/1).

Dia mengatakan, aksi pungutan liar itu terjadi pada Jumat (4/1). Pelaku diketahui Roy Chandra alias Chandra (28) warga Pekapuran Raya Kecamatan Banjarmasin Timur. Saat pelaku diserahkan ke Polsek Banjarmasin Barat turut diamankan barang bukti di antaranya satu kotak bertuliskan sumbangan untuk Tsunami Selat Sunda Banten, dan Kota Lampung serta uang tunai sebesar Rp42 ribu. Ia mengatakan pelaku tetap diproses secara hukum agar memberikan efek jera pada pelaku dan orang lain yang memiliki niat serupa.

"Saya mengimbau kepada masyarakat kota Banjarmasin, supaya tidak melakukan pungutan liar yang mengatasnamakan korban bencana alam, seperti dilakukan oleh Roy ini, uang tidak dimasukkan dalam korban bencana alam, akan tetapi uangnya masuk dalam kantong pribadi," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Re1zxE
January 06, 2019 at 11:32PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Re1zxE
via IFTTT
Share:

Piala Asia: India Hancurkan Thailand, 4-1

India memuncaki Grup A Piala Asia 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- India menghancurkan Thailand dengan skor 4-1 dalam pertandingan Grup A Piala Asia yang dimainkan di Stadion Al Nahyan, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Ahad (6/1) malam WIB. India membuka keunggulan melalui penalti Sunil Chhetri (27') yang mampu dibalas Teerasil Dangda (33') untuk Thailand, namun gol-gol yang dibukukan Chhetril (46'), Arinudh Thapa (68'), dan Jeje Lalpekhlua (80') memastikan kemenangan Blue Tigers, demikian catatan pertandingan di laman resmi AFC.

Hasil ini sekaligus membawa pasukan Stephen Constantine memuncaki klasemen grup dengan tiga angka, sedangkan Thailand harus menghuni posisi juru kunci. Thailand memulai laga dengan baik dan hampir unggul terlebih dahulu ketika Adisak Kraisorn memaksa kapten merangkap kiper India Gurpreet Singh Sandhu melakukan penyelamatan.

Namun, India membuka keunggulan berkat keputusan kontroversial dari wasit. Tembakan Ashique Kuruniyan dapat ditahan Chatchai Budprom dan bola memantul mengenai lengan bek Theerathon Bunmathan. Hal itu membuat wasit menunjuk titik putih, di mana pemain veteran Chhetri sukses menunaikan tugasnya sebagai eksekutor.

Bunmathan menebus kesalahannya enam menit kemudian, ketika tendangan bebas melengkungnya dapat ditanduk Dangda untuk menjebol gawang Sandhu. Chhetri kemudian membawa India kembali memimpin pada awal babak kedua, setelah mendapat bola hasil kerja sama Kuruniyan dan Udanta Singh, ia melepaskan sepakan ke sudut kiri atas gawang Thailand.

Tandukan Chhetri gagal berbuah gol sehingga ia batal mengukir trigol. Namun, Thapa memastikan India mendapatkan tiga poin pada menit ke-68, saat ia memaksimalkan umpan dari Singh.

Lalpekhlua menjadi pemain berikutnya yang menaklukkan Bootprom. Ia mengonversi operan Halicharan Narazary untuk membawa India mengungguli tuan rumah Uni Emirat Arab dan Bahrain di puncak klasemen Grup A.

Susunan pemain seturut laman resmi AFC:

Thailand (4-2-3-1): Chatchai Bootprom, Tristan Do, Chalermpong Kerdkaew, Pansa Hemviboon, Theerathorn Bunmathan, Thitipan Puangchan, Sanrawat Dechmitr (Korrakot Wiriyaudomsiri 58') , Adisak Kraisorn (Sumanya Purisai 79'), Chanathip Songkrasin (Siroch Chatthong 73'), Supachai Jaided, Teerasil Dangda

India (4-4-2): Gurpreet Singh Sandhu, Pritam Kotal, Anas Edathodika, Sandesh Jhingan, Subhashish Bose, Kunam Udanta Singh, Arinudh Thapa (Rowlin Borges 78'), Pronay Halder (Germanpreet Singh 87'), Halicharan Narzary, Muhammed Kuruniyan (Jeje Lalpekhlua 78'), Sunil Chhetri   (H-RF).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2F7NHPn
January 06, 2019 at 11:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2F7NHPn
via IFTTT
Share:

Piala Asia: Yordania Kalahkan Juara Bertahan Australia

Yordania menang 1-0 lewat gol Anas Bani Yaseen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Yordania mengamankan tiga angka setelah mempecundangi juara bertahan Australia dengan skor 1-0 dalam pertandingan Grup B Piala Asia yang dimainkan di Stadion Hazza Bin Zayed, Al Ain, Uni Emirat Arab pada Ahad (6/1) malam WIB. Gol semata wayang di laga ini dibukukan oleh bek tengah Anas Bani Yaseen pada menit ke-26, demikian catatan pertandingan di laman resmi AFC.

Berbekal hasil ini Yordania memuncaki klasemen sementara Grup B dengan koleksi tiga angka. Sedangkan, Socceroos harus menduduki posisi juru kunci, meski dua tim lain di grup ini, Palestina dan Suriah, belum bertanding.

Australia tampil gugup sejak awal dan penampilan kurang meyakinkan mereka membuat Socceroos harus kemasukan pada menit ke-26, ketika Bani Yaseen sukses menanduk bola tendangan sudut Mousa Suleiman. Yordania bahkan hampir menggandakan keunggulan empat menit berselang, ketika kiper Mathew Ryan menepis tendangan bebas Baha Abdel-Rahman ke arah tiang gawang.

Pasukan Graham Arnold mendapat peluang melalui sepakan Awer Mabil, meski mereka kurang beruntung karena tidak mendapat hadiah penalti untuk apa yang terlihat sebagai handball oleh Feras Shilbaya beberapa saat sebelum turun minum. Chris Ikonomidis masuk menggantikan Robbie Kruse pada babak kedua dan pemain sayap Perth Glory itu segera menebar ancaman menyusul tembakan dari Tom Rogic, yang kemudian menyia-nyiakan peluang yang lebih baik pada 20 menit terakhir.

Namun meski mendominasi penguasaan bola dan wilayah, Australia tidak banyak menciptakan peluang selain tembakan Mabil dan penyelesaian Jamie Maclaren yang tidak disahkan karena offside. Ikonomidis dan Jackson Irvine berupaya keras menyamakan kedudukan pada fase akhir laga, namun kiper Amer Shafi mampu melakukan penyelamatan ganda untuk mengamankan tiga poin bagi timnya.

Susunan pemain seturut laman resmi AFC:

Australia (4-2-3-1): Ryan, Risdon (Grant 46'), Sainsbury, Degenek, Behich, Luongo (Irvine 74'), Milligan, Mabil, Rogic, Kruse (Ikonomidis 55'), Maclaren

Yordania (4-2-3-1): Shafi, Shelbaieh, Khattab, Bani Yaseen, Al Ajalin, Abdulrahman, Murjan (Samir 90'), Al Rawashdeh, Al Bakheet (Hamdouni 88'), Baniateyah, Al Taamari (Faisal 72') (H-RF).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VBfwUS
January 06, 2019 at 11:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VBfwUS
via IFTTT
Share:

JPRR: Pertanyaan Terbuka Bukan Seperti Ujian Sekolah

JPRR menilai debat dengan pertanyaan terbuka merupakan terobosan dalam pilpres.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Sunanto menjelaskan format debat calon presiden/calon wakil presiden menggunakan pertanyaan terbuka. Formatnya tidak serupa dengan ujian sekolah seperti yang dituding beberapa pihak.

Dengan pertanyaan terbuka, menurut Sunanto, capres/cawapres dapat memberikan jawaban yang konkret atas pertanyaan panelis. Mereka dituntut untuk menghindari jawaban normatif yang biasa terjadi dalam debat. Ia menganggap, pertanyaan terbuka adalah terobosan yang tak seharusnya dipertentangkan.

"Ini upaya melengkapi agar visi-misi capres/cawapres yang normatif menjadi praktis dan konkret," kata Sunanto saat dihubungi di Jakarta, Ahad.

Sunanto mencontohkan, ketika paslon berbicara akan mewujudkan keadilan dan kesejahteraan, hal itu harus terungkap spesifik dan rinci, keadilan terkait apa yang ingin dicapai. Dengan begitu maka masyarakat tahu apa yang akan diperbuat pemimpinnya lima tahun ke depan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) akan menggunakan dua format pertanyaan dalam debat perdana capres/cawapres yang akan berlangsung pada 17 Januari, yaitu menggabungkan pertanyaan terbuka dan tertutup. Pada format pertanyaan terbuka, KPU akan mengirimkan daftar pertanyaan terlebih dahulu kepada kedua paslon sepekan sebelum debat digelar.

Jumlah pertanyaan yang diberikan sekitar 20 buah, namun hanya tiga pertanyaan saja yang nantinya akan disampaikan. Kebijakan tersebut dikritik Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said ,yang menilai hal tersebut sangat merugikan masyarakat karena mereka tidak akan mendapatkan jawaban yang jujur dan spontan dari kandidat.

"Persoalan nyata di masyarakat datang tiba-tiba dan pemimpin harus bisa meresponsnya secara spontan. Kalau debat soalnya dibocorkan, itu mencabut hak rakyat mengetahui kemampuan calon pemimpinnya," ujar Sudirman.

Dia menilai kalau soal debat dibocorkan lalu jawaban dibuat tim sukses, kandidat tinggal membacakan, maka kemampuan kandidat mengatasi persoalan bangsa tidak akan terlihat dengan pola debat seperti itu. Menurut Sudirman, selama ini kita mempermasalahkan dan menganggap kriminal pihak yang membocorkan soal ujian nasional (UN), lalu soal ujian untuk calon pemimpin negara malah mau dibocorkan.

Sementara itu, Ketua KPU Arief Budiman, mengatakan institusinya tidak memutuskan sendiri terkait mekanisme pemberian pertanyaan terlebih dahulu sebelum debat. Dia menegaskan KPU selalu menetapkan segala hal yang berkaitan dengan debat kandidat sesuai dengan kesepakatan antara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin dan BPN Prabowo-Sandi.

Sementara itu, Ma'ruf mengaku hal itu belum tentu mempermudah jalannya debat. Apalagai, pertanyaan yang diajukan banyak serta belum diketahui pernyataan itu akan diberikan kepada siapa.

"Cuma memang lebih mudah dibanding tidak ada sama sekali, tapi juga tidak terlalu mudah, karena belum 'ini pertanyaan untuk pasangan calon 01, ini 1, 2, 3' tidak begitu," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QsYy7t
January 06, 2019 at 11:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QsYy7t
via IFTTT
Share:

UMSU Kirim Puluhan Mahasiswa ke Filipina dan India

Mereka akan melakukan praktik magang di dua negara tersebut

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN  - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengirimkan puluhan mahasiswa Fakultas Kedokteran dan FKIP ke Filipina dan India. Mereka akan melakukan praktik magang di dua negara tersebut

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Agussani mengatakan program magang itu adalah implementasi dari kerja sama internasional antara UMSU dengan sejumlah perguruan tinggi di luar negeri. Selain praktik magang, kerja sama internasional dilakukan dalam bentuk studi lanjut S3, riset bersama dan KKN internasional.

"Kami berharap mahasiswa yang magang tahun ini ke Filipina dan India agar menjaga nama baik UMSU dan almamater. Jalinlah komunikasi dan beradaptasi yang baik di sana," katanya, Ahad (6/1).

Menurut dia mahasiswa yang berangkat tahun ini adalah implementasi dari penandatanganan kerja sama dengan beberapa universitas di Filipina dan India. Ada beberapa lagi program kerja sama yang terkait dengan implementasikan misi dan tujuan UMSU menjadi universitas berkelas dunia.

Beberapa  program magang lanjutan dan yang baru dilakukan tahun ini oleh UMSU yakni dengan Sri Ramachandra Medical College (SRM) Cennai India pada 24 Februari sampai 16 Maret yang memberangkatkan tujuh mahasiswa dari Fakultas Kedokteran. Kemudian, pertukaran guru se-ASEAN (SEA Teacher) angkatan ke-7 tujuan Filipina (Cebu) yakni SUSJR di University of San rose Recoletes pada 9 Januari sampai 7 Februari 2019 dengan memberangkatkan dua mahasiswa FKIP

Kemudian tujuan Filipina kerja sama dengan Central Luzon State University (CLSU) memberangkatkan dua mahasiswa FKIP pada 12 Januari sampai 10 Fenruari 2019 dan kursus pendek di Mahidol University pada 14 Januari sampai 16 Februari memberangkatkan enam mahasiswa FKIP.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VBa0C3
January 06, 2019 at 11:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VBa0C3
via IFTTT
Share:

Museum Rasulullah akan Dibangun di Kawasan Masjid Al Markaz

Museum Rasulullah ini akan dapat meningkatkan syiar dan perkembangan pendidikan Islam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Perwakilan Museum Rumah Rasulullah, Arab Saudi, berrencana membangunan Museum Rasululllah di Kawasan Masjid Al Markaz, Makassar. Ihwal rencana itu, Dewan Masjid Indonesia menyambut gembira niatan tersebut.

"Tentu ini merupakan niat yang sangat mulia dan menggembirakan bagi seluruh umat Islam yang ada di Indonesia," ungkap Ketua Harian DMI, Syafruddin.  Ia mengatakan rencana pembangunan Museum Rasulullah di Masjid Al Markaz, Makassar sejalan dengan 10 program unggulan DMI.

"Tentu nantinya Museum Rasulullah ini akan dapat meningkatkan syiar dan perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Selain itu juga sejalan dengan program DMI, menjadikan masjid sebagai destinasi religius," kata Syafruddin.

Masjid Al Markaz dibangun pada tahun 1994 atas prakarsa mantan Panglima ABRI, Jendral Purn M. Jusuf. Arsitektur masjid yang terdiri dari tiga lantai ini terinspirasi dari Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Meski begitu, bentuk masjid tidak melupakan unsur arsitektur khas Sulawesi Selatan. Hal ini terlihat dari atap berbentuk kuncup segi empat yang mengambil ilham dari Masjid Katangka, Gowa masjid tertua di Sulawesi Selatan dan rumah Bugis-Makassar pada umumnya.

Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Al Markaz Al Islami juga menjadi pusat pengembangan dan penelitian, sosial budaya, pendidikan hingga ekonomi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AA7rHl
January 06, 2019 at 11:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AA7rHl
via IFTTT
Share:

Optimisme Parpol Islam di NTB pada Pemilu 2019

Pada Pemilu 2014, parpol Islam tidak masuk tiga besar dalam raihan suara terbanyak.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Muhammad Nursyamsi

Jumlah penduduk Indonesia yang mayoritas beragama Islam tidak berkorelasi lurus dengan tingkat perolehan suara partai politik (parpol) yang memiliki idelogi Islam seperti PKB, PAN, PKS, PPP, dan PBB. Hal itu juga terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada pemilihan legislatif (pileg) 2014.

Berdasarkan data KPUD NTB, raihan suara terbanyak diperoleh Golkar dengan 333.282 suara, Demokrat dengan 318.713 suara, dan Gerindra dengan 263.621 suara. Tidak ada nama parpol Islam dalam tiga besar parpol di NTB.

PKS menjadi parpol Islam dengan capaian suara terbanyak pada Pileg 2014 di NTB dengan 253.870 suara, disusul PAN yang berada di posisi enam dengan 196.074, PKB di peringkat delapan dengan 182.320 suara dan PPP di peringkat sembilan dengan 172.421 suara. Sementara PBB hanya menduduki peringkat kedua terbawah dengan raihan 83.768 suara.

Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 Mataram Bambang Mei Finarwanto dalam perbincangan dengan Republika beberapa waktu lalu mengatakan, masyarakat NTB masih memiliki kecenderungan memilih berdasarkan faktor figur. Pada 2014, Demokrat banyak diuntungkan lantaran adanya figur Gubernur NTB periode 2008-2018 Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi yang merupakan tokoh karismatik yang sangat dihormati di NTB.

TGB yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdaltul Wathan (PBNW) merupakan sosok yang menjadi panutan bagi jamaah NW. Bambang menilai, kepindahan TGB dari Demokrat ke Golkar akan memberikan keuntungan bagi Golkar dan semakin memperkuat posisi Golkar menjadi parpol pemenang kembaki di NTB pada Pileg 2019.

"TGB ke Golkar pasti ada pengaruh pada massa NW di pilpres dan pileg nanti," ujar Bambang.

Selain Demokrat, pencapaian Gerindra di NTB yang menduduki peringkat ketiga pada Pileg 2014 juga tidak lepas dari figur Prabowo Subianto. Kemenangan telak pasangan Prabowo-Hatta dengan meraih suara sebanyak 1.844.178 atau 72,45 persen, atau berbanding jauh dengan perolehan Jokowi-JK yang sebanyak 701.238 atau 27,54 persen mendongkrak raihan suara Gerindra di NTB.

Pengamat politik dari Universitas Mataram (Unram) Asrin mengatakan, kontestasi Pilpres dan Pileg 2019 di NTB akan jauh lebih ketat seiring bergabungnya TGB di kubu Jokowi-Ma'ruf. Kemenangan Golkar di NTB, kata Asrin, tidak lepas dari citra Golkar yang sudah begitu tertanam pada pikiran masyarakat. Meski tidak lagi mengandalkan figur tertentu, Golkar terbukti mampu bertahan dalam meraih suara di NTB hingga menjadi nomor satu pada 2014.

"Golkar ini sudah mampu bertahan dari berbagai macam dinamika, meski tidak mengandalkan figur, Golkar memiliki basis pemilih kuat pada tatanan birokrasi," kata Asrin.

Rendahnya capaian suara para parpol Islam di NTB tidak menyurutkan optimisme parpol Islam dalam menghadapi Pileg 2019. Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar mengungkapkan keyakinannya PAN akan menjadi pemenang dalam Pileg 2019 di NTB.  Keyakinannya didasari dengan kerja-kerja partai yang masif dan juga sikap partainya yang mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga.

"InsyaAllah PAN optimistis jadi pemenang di NTB. Kader-kader PAN di NTB diuntungkan dengan adanya Prabowo-Sandiaga," ujar Muazzim.

Muazzim yang juga maju dalam Pileg untuk DPR RI melalui daerah pemilihan (dapil) II atau Pulau Lombok optimistis dukungan masyarakat NTB terhadap Prabowo akan menguntungkan PAN. Partai koalisi sendiri menargetkan Prabowo-Sandiaga menang di NTB dengan target minimal 75 persen.

"Melihat semangat masyarakat NTB kita semakin optimistis dan yakin bahwa Prabowo-Sandiaga menang dan PAN juga naik suaranya," kata Muazzim.

PAN, kata dia, tetap fokus pada isu-isu kondisi pemerintahan yang sekarang yang menilai kesenjangan semakin besar, harga-harga semakin mahal, kenaikan BBM, sulitnya lapangan kerja, hingga realiasi penanganan warga terdampak gempa dari pemerintah yang belum juga terselesaikan.

"Realisasi (rehabilitasi dan rekonstruksi) yang belum ada ini yang membuat masyarakat NTB itu semakin sulit dan semakin kompak untuk menyuarakan adanya perubahan," ucap Muazzim.

Muazzim menilai, proses pilpres dan pileg yang digelar bersamaan justru menguntungkan caleg PAN yang bertarung. Menurutnya, para caleg PAN mendapat manfaat dari kesukaan masyarakat NTB terhadap sosok Prabowo-Sandiaga.

"Kita kampanye caleg dan juga capres, dengan mengkampanyekan Prabowo-Sandiaga itu justru masyarakat lebih mudah menerimanya," ungkap Muazzim.

Keyakinan serupa disampaikan Ketua Komisi III sekaligus Fraksi PKS di DPRD NTB Johan Rosihan. Jika DPP PKS menargetkan meraih 12 persen suara secara nasional, DPW PKS, kata Johan, menargetkan suara PKS di NTB melebihi target suara PKS secara nasional.

"Kalau sekarang enam kursi di DPRD NTB, target kita 10 kursi nantinya, lalu dua kursi di pusat (DPR RI), dan di semua dapil kabupaten/kota, intinya semua dapil ada perwakilan," kata Johan.

Johan yang juga maju dalam pileg 2019 untuk DPR RI melalui dapil I Pulau Sumbawa menilai proses pilpres dan pileg yang digelar serentak tidak akan mengurangi fokus pada kerja-kerja partai. "Secara teknis tidak ada persoalan tapi memang kita harus lebih teliti dalam pengawasan," ucap Johan.

Johan menyampaikan, PKS menargetkan menjadi nomor satu pada pileg 2019. Target ini, Johan katakan, hal yang realistis berkaca pada Pilgub NTB 2018 yang memenangkan Zulkieflimansyah-Rohmi, pasangan yang diusung PKS dan Demokrat. Keberadaan Zul yang merupakan kader PKS sebagai Gubernur NTB, menurut Johan, akan semakin meningkatkan popularitas dan elektabilitas PKS di NTB.

"Target kita nomor satu, kalau ingin NTB gemilang, eksekutif kita menang, insyaAllah legislatif juga menang, target begitu. Tolak ukurnya kalau warga NTB kemarin dukung Zul-Rohmi, harapan kita pada pileg dukung PKS," lanjut Johan.

Johan menambahkan, militansi kader menjadi alasan dirinya untuk yakin PKS akan mampu meraih suara terbanyak di NTB. Johan menyebutkan, Presiden PKS telah menginstruksikan setiap kader untuk menjadi tim sukses salah satu caleg PKS. Pola-pola seperti ini, kata Johan, akan efektif dalam kerja partai mendulang suara terbanyak di NTB.

"Secara struktur kita solid, jadi kita kampanyekan caleg dan capres secara bersamaan," kata Johan menambahkan.

Data raihan suara partai politik pada Pemilu 2014:

1. Golkar: 333 282

2. Demokrat: 318.713

3. Gerindra: 263.621

4. PKS: 253.870

5. Hanura: 224.410

6. PAN: 196.074

7. PDIP: 189.569

8. PKB: 182.320

9. PPP: 172.421

10. Nasdem:154.981

11. PBB: 83.768

12. PKPI: 41.460

Partisipasi: 76,94 persen

Tidak sah: 12,59 persen

Sumber: KPUD NTB

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SFz6NY
January 06, 2019 at 11:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SFz6NY
via IFTTT
Share:

Puluhan Pekerja Seni Indonesia Peduli Korban Bencana

Konser amal ini menjadi momentum bagi para pekerja seni untuk dapat semakin solid

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Puluhan pekerja seni Indonesia ambil bagian dalam konser amal bertajuk "Pekerja Seni Peduli 'Konser Galang Dana untuk Korban Bencana Indonesia'" pada Ahad (6/1). Acara yang digagas oleh Pekerja Event Indonesia (PEI), Ikatan Manajer Artis Indonesia (IMARINDO) dan Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PASKI) itu diramaikan oleh para pekerja seni mulai dari musisi hingga komedian. Di antaranya Vina Panduwinata, Anji, OM PMR, Jarwo Kwat, Narji, Juliana Moechtar, Sandy Canester, Siti Liza, Drive, Trisouls, Pentaboyz dan lainnya.

Ketua umum IMARINDO Nanda Persada dalam jumpa pers mengatakan digelarnya konser amal ini merupakan bentuk kepedulian para pekerja seni terhadap masyarakat yang menjadi korban bencana di Tanah Air, seperti tsunami di Banten dan Lampung serta bencana tanah longsor di Sukabumi. "Tidak mudah bisa menerima kejadian ini, dan kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian, ingin menyumbangkan apa yang kami punya," ujar Nanda.

Nanda juga mengatakan bahwa konser amal ini juga menjadi momentum bagi para pekerja seni untuk dapat semakin solid dan peduli antara satu dengan yang lain. Ia kemudian menyinggung tentang pentingnya jaminan keselamatan kerja bagi para pekerja seni ketika sedang menjalankan pekerjaan. Pembahasan tersebut mencuat setelah tiga personil grup band Seventeen menjadi korban bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12) lalu.

"Ada banyak masalah yang harus dipikirkan, seperti masalah keselamatan kerja, misalnya letak panggung yang tidak di pinggir laut," ucap Nanda.

Hal yang sama juga disampaikan oleh penyanyi Anji. Pelantun lagu "Dia" itu menilai jaminan keselamatan kerja untuk para pekerja seni seperti asuransi merupakan hal yang penting.

Saat ini, berdasarkan informasi yang dia terima, jaminan keselamatan kerja seperti asuransi belum ada dalam klausul kontrak kerja. Oleh karenanya, dirinya bertekad untuk mulai menyuarakan pentingnya jaminan keselamatan kerja bagi para pekerja seni.

"Ini harus disuarakan. Saya akan konsisten untuk menyuarakan ini," ujar mantan vokalis grup band Drive itu.

Sementara itu, komedian Jarwo Kwat yang mewakili PASKI berharap kegiatan amal semacam ini dapat terus berlanjut guna semakin meringankan beban para korban yang terkena dampak bencana.

"Ini bentuk kepedulian kami, bahwa PASKI tidak cuma bisa ketawa saja. Anggota kami Ade Jigo dan AA Jimmy juga jadi korban. Semoga ini terus berlanjut dan semoga apa yang kita lakukan memberi manfaat dan hikmah yang besar untuk kita semua," ucap Jarwo.

Konser amal bertajuk "Pekerja Seni Peduli 'Konser Galang Dana untuk Korban Bencana Indonesia'" berlangsung selama satu hari, mulai pukul 13.00 WIB hingga 22.00 WIB malam.

Para pengunjung dapat memberikan donasi melalui kotak-kotak sumbangan yang tersedia di sekitar area konser. Bagi masyarakat yang tidak dapat menghadiri konser, tetap bisa menyalurkan donasi melalui Palang Merah Indonesia, dengan nomor rekening 0001200380001 pada Bank Jabar Banten (BJB) cabang Banten, A/N Panitia Bulan Dana PMI.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AAnV22
January 06, 2019 at 11:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AAnV22
via IFTTT
Share:

Saudi akan Bantu Pembangunan Masjid di Palu dan Donggala

Bantuan yang akan diberikan dapat membantu umat Islam untuk bangkit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Arah Saudi akan membantu pembangunan masjid yang rusak akibat bencana alam di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia (DMI) Haji Syafruddin mengatakan, rencana tersebut terungkap ketika dirinya mengadakan dua pertemuan penting di sela-sela menjalankan ibadah umrah dengan dua pejabat Pemerintah Arab Saudi.

Syafruddin yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi bertemu dengan pimpinan Kantor Imigrasi Jeddah Brigjend Muhammad As Syarif dan Ahmad Al Ghahtan sebagai Wakil Museum Rumah Rasulullah di sebuah hotel di Makkah.

Dalam pertemuan tersebut, Muhammad As Syarif menyatakan niatnya memberikan bantuan untuk pembangunan masjid yang rusak akibat bencana alam di Palu dan Donggala.

Kemudian, dengan Ahmad Al Ghahtan, membahas rencana pembangunan Museum Rasulullah di komplek Kawasan Masjid Al Markaz, Makassar. Selain itu, bantuan akan disalurkan melalui DMI untuk pembangunan masjid lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

Muhammad As Syarif berharap bantuan yang akan diberikan dapat membantu umat Islam di wilayah terdampak bencana khususnya Palu dan Donggala untuk kembali dapat menjalankan ibadah secara khusyuk.

Syafruddin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi terkait bantuan pembangunan masjid yang akan diberikan Pemerintah Arab Saudi.  "Semoga dengan bantuan ini akan semakin meningkatkan keimanan para korban bencana khususnya di Palu dan Donggala," kata Syafruddin tanpa merinci berupa apa bantuan yang dimaksud dan kapan akan direalisasikan.

Syafruddin menjelaskan DMI berperan aktif memberikan bantuan saat bencana alam terjadi di seluruh wilayah Indonesia seperti Lombok, Sulawesi Tengah dan yang terbaru di kawasan Banten serta Lampung.

DMI memberikan bantuan aspek religius dengan alasan bantuan kemanuasiaan berupa makanan dan obat saat bencana jumlahnya akan sangat banyak, sedangkan bantuan religius bagi korban bencana masih sangat kurang.

"Saya perintahkan langsung pengurus DMI untuk bangun masjid semi permanen," ucap Syafruddin.

Terkait bencana gempa dan tsunami yang menimpa Palu, Donggala dan Sigi menghancurkan setidaknya 195 masjid dan DMI menargetkan akan membangun seratus masjid di tiga wilayah bencana tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2scjoOI
January 06, 2019 at 11:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2scjoOI
via IFTTT
Share:

Ade Jigo Ceritakan Detik-Detik Tersapu Tsunami

Dia dan anaknya terombang ambing dalam gulungan air selama sekitar 5 menit

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Penyanyi dan juga komedian Ade Jigo menceritakan detik-detik saat dirinya tersapu gelombang tsunami pada 22 Desember lalu. Ade Jigo merupakan salah satu korban selamat dalam bencana tsunami Selat Sunda.

Ketika peristiwa itu terjadi, Ade tengah menjadi pengisi acara employee gathering PLN UIT JBB di Tanjung Lesung Banten, bersama rekan satu grupnya yang tergabung dalam Duo Jigo, Aa Jimmy dan band Seventeen.

"Saat itu Jigo lagi tugas nge-MC. Jam 21.05 kami udah present (mempersembahkan) Seventeen. Habis itu saya turun panggung," ucap Ade di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Ahad (6/1).

Ade menuturkan, usai turun panggung, ia langsung menuju backstage untuk menemui istri dan anaknya yang kala itu turut serta menemaninya bekerja. Tidak berselang lama, saat band Seventeen melantunkan lagu kedua, dia mengajak serta anaknya untuk menyaksikan penampilan Ifan Seventeen dan kawan-kawan dari sisi samping panggung.

Ketika Ade ingin kembali ke belakang panggung untuk mengajak Aa Jimmy menonton aksi panggung Seventeen, tiba-tiba gelombang tsunami setinggi sekitar dua meter datang menerjangnya.

"Di situ saya tergulung air, banyak benda keras, benda tumpul, korban juga banyak," turut Ade menceritakan pengalamannya.

Pria yang namanya melejit ketika masih bergabung bersama grup musik komedi Teamlo itu mengatakan dia dan anaknya terombang ambing dalam gulungan air selama sekitar 5 menit, sebelum akhirnya mereka terjebak dalam sebuah ruangan kecil, yang jaraknya berada sekitar 50 meter dari area panggung.

Di ruangan tersebut, Ade dan anaknya bergabung bersama beberapa orang yang masih dalam kondisi selamat. Ia berusaha terus berada di permukaan dengan berpegangan ke sebuah tali yang melintas di hadapannya. Dengan memanfaatkan tali itu, Ade dan anaknya dapat terus bertahan di atas permukaan air.

Ade mengatakan dalam situasi tersebut, ia tidak mendengar adanya kepanikan. Dia hanya mendengar sekelebat suara-suara doa yang keluar dari mulut orang-orang yang selamat. Ade juga mengaku mendengar suara dua orang, pria dan wanita, yang tengah berceramah. Sesaat setelah itu Ade menyaksikan sebuah peristiwa tak lazim yang dia sebut sebagai mukjizat.

"Tiba-tiba ada pintu terbuka tapi melawan arah air. Pintu itu harusnya terbuka ke arah luar karena terdorong arus kan ya, tapi ini terbuka ke dalam. Di situ orang satu per satu ke luar. Ada bapak-bapak, habis itu saya dan anak saya," ucap Ade yang menambahkan bahwa ruangan kecil tempat dia terjebak merupakan ruangan sebuah restoran.

Peristiwa tersebut masih terus membekas di benak Ade hingga kini. Saat kejadian itu terjadi, dirinya seakan dihadapkan pada dua pilihan yakni menuju kematian atau memilih untuk melanjutkan hidup. Dalam peristiwa tsunami tersebut, Ade Jigo harus kehilangan sang istri Meyuza dan rekan satu grupnya Aa Jimmy.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LUkqYJ
January 06, 2019 at 10:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LUkqYJ
via IFTTT
Share:

Kapal Pengangkut CPO Hilang dalam Perjalanan ke Tj Priok

Kapal bermuatan CPO hilang kontak setelah bertolak dari Sampit ke Tj Priok.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMPIT -- Sebuah kapal bermuatan minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil, CPO) dilaporkan hilang kontak saat perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. Kapal tersebut diketahui bertolak dari Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada 27 Desember 2018 dan seharusnya sudah tiba di Tanjung Priok.

"MT Namse Bangdzhod hilang kontak, posisi terakhir ter-record di perairan ujung Karawang, arah Tanjung Priok dari Sampit," kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sampit, Thomas Chandra saat dikonfirmasi di Sampit, Ahad.

Menurut Thomas, MT Namse Bangdzhod dengan GT/NT 1128 merupakan kapal berbendera Indonesia. Kapal ini dioperasikan oleh PT Surabaya Shipping Lines yang berkantor pusat di Surabaya.

MT Namse Bangdzhod dinakhodai Muhammad Asdar Wijaya dengan anak buah kapal sebanyak 11 orang. Yanuardin Mendrofa dan Husni Mubarak bertindak sebagai mualim, Andi Tasyriq sebagai KKM, Satria Idam Sulistio dan Bambang Mulyono sebagai masinis, Agustinus Piter, Asrun Suriansa dan Dahar sebagai juru mudi, serta Wardani, Ardiyanto dan Dwi Wahyu Sabtono sebagai juru minyak.

"Hingga kini belum diketahui keberadaannya," katanya.

Thomas mengatakan, saat ini berbagai upaya sedang dilakukan untuk mengetahui keberadaan kapal tersebut. Dia tidak ingin berspekulasi terkait dugaan keberadaan dan kejadian yang dialami kapal tersebut.

"Ditjen Perhubungan Laut melalui Direktorat KPLP, bersama Kantor Syahbandar Tanjung Priok, Basarnas, KSOP Sampit dan pemilik kapal, sedang dan terus mencari tahu atau memonitor keberadaan kapal tersebut," ujar Thomas.

Sementara itu, kabar hilang kontak MT Namse Bangdzhod langsung menyebar di media sosial. Beberapa pemilik akun media sosial yang memuat kabar dan foto kapal tersebut, meminta bantuan masyarakat untuk menginformasikan jika mengetahui keberadaan kapal pengangkut minyak sawit mentah tersebut.

Berbagai komentar warga pun muncul menggapi postingan kabar hilang kontaknya kapal tersebut. Ada yang menduga kapal sedang berlindung dari cuaca buruk di laut, namun ada pula yang khawatir kapal tersebut menjadi korban pembajakan.

Namun semua mendoakan agar kapal dan seluruh kru segera ditemukan dalam kondisi selamat. Perompakan kapal yang bertolak dari Sampit pernah terjadi pada 2014 lalu. Sebuah kapal bermuatan minyak kelapa sawit yang bertolak dari Sampit, dirompak saat dalam perjalanan menuju Gresik.

Kapal Srikandi 515 mengangkut 3.100 ton minyak sawit berangkat pada 8 Oktober 2014 dan digiring kapal pandu ke luar muara pada 9 Oktober 2014. Seharusnya, paling lama tiga hari sudah sampai Gresik, tapi kemudian dikonfirmasi pada 17 Oktober 2014 bahwa kapal itu belum tiba di Gresik. Pada 24 Oktober 2014, nakhoda dan anak buah kapal ditemukan selamat oleh nelayan Malaysia.

Para perompak ditangkap pada 2015 di Thailand. Para pelaku kemudian dibawa ke Kalimantan Tengah untuk menjalani proses hukum.

Sebelumnya, pada 26 Februari 2012, perompakan tugboat dan tongkang bermuatan minyak sawit juga terjadi di perairan Kotawaringin Timur. Sebanyak 16 anak buah kapal bersama nakhodanya diikat dan dibuang ke hutan di kawasan muara. Mereka  ditemukan dalam keadaan selamat.

Setelah dilakukan pencarian, polisi menemukan tugboat Sindo Ocean dan tongkang Anggada VI bermuatan 3.700 ton minyak sawit tersebut. Saat itu perompak membawa kabur peralatan navigasi dan harta benda milik ABK dengan nilai diperkirakan mencapai Rp204.560.000.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2s88n14
January 06, 2019 at 10:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2s88n14
via IFTTT
Share:

Langkah Len Industri Menuju Perusahaan Teknologi Kelas Dunia

Len Industri menargetkan tahun depan bisa lebih menguasai pasar regional.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Endro Yuwanto

Banyak perusahaan atau instansi di Indonesia yang berharap menjadi perusahaan kelas dunia atau sejajar dengan perusahaan multinasional. Namun, menjadi perusahaan kelas dunia tak seperti membalikkan telapak tangan. Persaingan untuk menuju ke sana jelas amat ketat.

Salah satu perusahaan yang berupaya menjadi perusahaan kelas dunia adalah PT Len Industri (Persero), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertanggung jawab mengembangkan bisnis dan produk-produk dalam bidang elektronika untuk industri dan prasarana. Len Industri kini berada di jalur jelas untuk menjadi perusahaan yang diperhitungkan di dunia. Bahkan, Len Industri telah mendapatkan pengakuan internasional sebagai perusahaan eletronika terkemuka dalam hal persinyalan.

Yang terbaru, Len Electronic Interlocking yang merupakan produk andalan PT Len Industri di bidang persinyalan kereta api meraih penghargaan ASEAN Outstanding Engineering Award 2018 Kategori Proyek pada ajang Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) ke-36 yang diselenggarakan di Resorts World Sentosa, Singapura, pada 12-14 November 2018.

Penghargaan diserahkan kepada Direktur Utama PT Len Industri Zakky Gamal Yasin dan disaksikan oleh Menteri Negara, Nasional Development, dan Ketenagakerjaan Singapura Zaqy Mohamad, dan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, Rabu, 14 November 2018 lalu. Penghargaan ASEAN Outstanding Engineering Award merupakan sebuah pengakuan prestasi rekayasa yang luar biasa kepada organisasi atau individu yang bertanggung jawab untuk proyek rekayasa di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

“Semoga produk kami dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan sarana transportasi di Indonesia, bahkan di level internasional. Terima kasih kepada PII (Persatuan Insinyur Indonesia) yang selalu mendukung. Kami mendapatkan penghargaan ini setelah Len Electronic Interlocking masuk dalam Buku 100 Karya Keinsinyuran Indonesia 2007-2017 yang diterbitkan PII. Di ajang CAFEO ini juga, 20 personel PT Len Industri dan PT Len Railway Systems menerima sertifikasi ASEAN Engineer Register (AER),” ujar Zakky Gamal Yasin dalam siaran persnya, awal tahun ini.

Implementasi pertama Len Electronic Interlocking dilakukan di Stasiun Slawi, Tegal, Jawa Tengah, pada tahun 2004. Selanjutnya PT Len Industri berhasil menerapkan Len Electronic Interlocking di Jalur Utara Pulau Jawa, Cirebon-Surabaya, sepanjang 433 kilometer melintasi lebih dari 54 stasiun dengan sistem telekomunikasi fiber optic.

Peresmian di Slawi tersebut menjadi tonggak sejarah dimulainya perkembangan produk persinyalan kereta api dalam negeri yang diharapkan bisa mengurangi ketergantungan kepada asing dalam pembangunan sistem persinyalan kereta api Indonesia. Baik dalam bidang kompetensi engineering, konstruksi, dan juga perawatan yang pada ujungnya akan menghemat devisa negara.

Direktur Operasi I Len Industri, Linus Andor Mulana S menambahkan, perusahannya sudah berkecimpung dalam teknologi perkeretaapian sejak era tahun 1980-an. Hingga kini, ini satu-satunya perusahaan di dalam negeri maupun ASEAN yang mampu menghasilkan produk persinyalan sendiri. "Kini saatnya kami go regional, setelah Bangladesh saya harap kami bisa masuk di Filipina,” ujarnya berharap.

PT Len Industri melalui anak perusahannya, PT Len Railway Systems (LRS), memang sudah mengirimkan peralatan interlocking perkeretaapian ke Bangladesh. Produk tersebut diberangkatkan pada Jumat, 13 April 2018 dari Tanjung Priuk dan dipasang pada 5 Mei 2018.

Zakky Gamal Yasin mengatakan, ini entry point perusahannya untuk masuk ke Bangladesh, walaupun nilainya tidak besar tapi sangat penting. "Ke depan masih banyak oportunity bisnis di Bangladesh yang bisa dilakukan. Dari Bangladesh ini kami bisa makin merambah ke negara-negara sekitar.”

Dari Bangladesh, Len Industri kemudian menuju Filipina untuk memperluas pasar regional. Menteri Perhubungan Filipina, Arthur Tugade menerima Kunjungan Sinergi BUMN Perkeretaapian pada International Retail Design Conference (IRDC), 25 Oktober 2018. Direktur Utama Len Industri Zakky Gamal Yasin hadir di acara ini dan berkoordinasi mengenai pengembangan pembangunan jaringan perkeretaapian di Filipina. Len Industri membidik pasar Filipina dengan menawarkan paket total solution.

Zakky menyatakan, Len Industri merupakan salah satu pihak yang turut menyukseskan pembangunan urban transport di Indonesia terus berupaya untuk menembus pasar regional dan selalu mengembangkan teknologi mutakhir sebagaimana yang telah diimplementasikan untuk transportasi berbasis rel di Indonesia.

Tak hanya itu, PT Len Industri menjalin kerja sama strategis bidang perkeretapaian dengan perusahaan asal Kroasia, Altpro di Innotrans 2018, Berlin, Jerman, 20 September 2018. Kolaborasi Len-Altpro memiliki tujuan untuk memperluas pasar kedua pihak di 47 negara.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Len Industri Zakky Gamal Yasin dan CEO Altpro Zvonimir Viduka. Zakky menyatakan, kerja sama strategis ini merupakan langkah perusahaan untuk memperluas pasar internasional di bidang perkeretaapian.

Ada tujuh penandatanganan kerja sama di Innotrans 2018 oleh Len Industri. Selain Len-Altpro, ada pula kerja sama dengan Thales Prancis, HIMA Jerman, VRS dari Belanda di bidang elektrik point machine dan level crossing serta spare part lainnya, Wabtec dari Amerika Serikat di bidang sistem freight solution di Indonesia, Teltronic dari Spanyol di bidang telekomunikasi untuk segmen pasar kereta cepat, dan Schnoor dari Jerman untuk Tetra Radio Onboard yang telah digunakan di LRT Jakarta.

Dalam Innotrans 2018, Len Industri mengusung tema “Providing Total Solution for Railway Projects” dengan dua misi penting. Pertama, yaitu sebagai Regional Total Railway System Integrator yang memiliki keunggulan kompetitif dalam engineering dan produk yang telah terbukti. Kedua, Len Industri sebagai mitra strategis untuk menyediakan solusi sistem perkeretaapian di pasar regional. "Saat ini kami sedang menyelesaikan proyek pekerjaan modifikasi persinyalan di Bangladesh. Beberapa tahun sebelumnya juga pernah kami kerjakan di Malaysia dan Singapura.”

PT Surya Energi Indotama (SEI), anak perusahaan PT Len Industri (Persero), yang bekerja sama dengan Proinso juga berhasil memenangkan penghargaan Solar Power Portal Award 2018 untuk kategori Community Solar Installation of The Year 2018 di Hilton Metropole NEC, Birmingham, Inggris, 17 Oktober 2018. Ini merupakan ajang bergengsi International PV Installation yang ke-6 kalinya diselenggarakan oleh Solar Media.

Penghargaan tersebut berhasil diraih berkat kerja sama PT SEI dan Proinso membangun Off-Grid PLTS berkapasitas 492 kWp di Sumba Timur. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berhasil melistriki 852 rumah dan 57 fasilitas publik di area-area terpencil di lintasan sepanjang 48 km. Desain unik sistem memanfaatkan tiang-tiang yang dapat membangkitkan listrik menggunakan panel surya yang dipasang di atasnya. Dengan desain ini, maka tidak lagi diperlukan lahan yang luas seperti halnya pada PLTS konvensional.

Selain produk sistem persinyalan kereta api sendiri dan produk inovasi sistem solar yang mendunia, kini perusahaan yang genap berusia 27 tahun pada Oktober 2018 ini juga menawarkan berbagai layanan, seperti application and systems engineering and design, procurement and manufacturing, installation, construction, testing and commissioning, maintenance and training.

Saat ini produk-produk Len Industri juga sudah diekspor. Walau pada 2018 angkanya baru menyentuh Rp 20 miliar, Len Industri menargetkan tahun depan bisa lebih menguasai pasar regional. Semua upaya Len Industri itu, kata Zakky, dilakukan tak lain sebagai sebuah perjalanan panjang menembus pasar internasional. "Ini semua langkah untuk Go Global."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FgTXnb
January 06, 2019 at 10:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FgTXnb
via IFTTT
Share:

KPK Limpahkan Berkas Lima Tersangka Kasus Suap IMB Tower

Penyidik KPK telah memeriksa sekitar 46 orang saksi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas penyidikan lima tersangka suap terkait dengan pengurusan Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang (IPPR) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas pembangunan menara telekomunikasi di Kabupatrn Mojokerto Tahun 2015. "Penyidik menyerahkan lima tersangka dan barang bukti pada Penuntut Umum," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dalam pesan singkatnya, Ahad (6/1).

Dengan adanya pelimpahan tersebut, maka jaksa penuntut KPK memiliki waktu 14 hari untuk menyusun surat dakwaan lima tersangka tersebut. "Rencananya sidang dilakukan di PN Tipikor  pada PN Surabaya," ujar Febri.

Sejauh ini, kata Febri penyidik KPK telah memeriksa sekitar 46 orang saksi terkait kasus yang ini. Puluhan saksi itu terdiri dari unsur pengusaha dan pejabat Pemkab Mojokerto.

"Sementara para tersangka sekurangnya telah 2 kali diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka," tambah Febri.

Adapun lima tersangka yakni, Onggo Wijaya, Direktur Operasi PT Protelindo; Ockyanto, Permit & Regulatory Head Tower Bersama Group; Achmad Suhawi, Wiraswasta/Direktur CV Sumajaya Citra Abadi; Subhan, Direktur CV. CENTRAL MANUNGGAL - Wakil Bupati Malang Tahun 2010-2015 dan Nabiel Titawano, Swasta - Penyedia Jasa di PT. Tower Bersama Group.

KPK sebelumnya menetapkan Bupati Mojokerto nonaktif Mustafa Kamal Pasa sebagai tersangka dalam dua perkara, yaitu dugaan suap terkait izin pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto pada 2015 dan gratifikasi.

Selain Mustafa, penyidik juga menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mojokerto, Zainal Abidin; Permit and Regulatory Division Head PT Tower Bersama Grup, Ockyanto; dan Direktur Operasi PT Protelindo Onggo Wijaya sebagai tersangka.

Namun, pada pengembangan kasus, penyidik kembali menetapkan tiga tersangka lain yakni Wakil Bupati Malang sekaligus Direktur CV Central Manunggal, Ahmad Subhan; Direktur PT Sumawijaya, Achmad Suhawi; dan satu pihak swasta Nabiel Titawano.

Dalam kasus suap pembangunan menara telekomunikasi, Mustofa diduga menerima suap sebesar Rp2,7 miliar. Sementara pada kasus dugaan gratifikasi terkait proyek di lingkungan pemerintahan Kabupaten Mojokerto, Mustofa bersama Zainal diduga menerima Rp3,7 miliar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2F9QJT6
January 06, 2019 at 10:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2F9QJT6
via IFTTT
Share:

Singgah di Kuala Lumpur, Prabowo Sambangi Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim mengungkapkan pertemuannya dengan Prabowo melalui akun Twitter-nya.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Malaysia yang juga anggota parlemen Daerah Pemilihan Port Dickson Anwar Ibrahim bertemu dengan calon Presiden RI nomor urut 02 Prabowo Subianto di Kuala Lumpur, Ahad. Pertemuan tersebut diungkapkan tokoh reformasi Malaysia tersebut melalui akun Twitter-nya @anwaribrahim.

"Dalam perjalanan Jen @prabowo ke luar negara, beliau singgah untuk bersilaturrahim di KL," tulisnya.

Hingga pukul 10.25 tweet tersebut sudah mendapat 1.400 like, 827 re-tweet, dan 58 tanggapan dari pengikut Anwar Ibrahim, baik yang ada di Malaysia maupun Indonesia.

Ketua Dewan Pengurus Luar Negeri (DPLN) Partai Gerindra Malaysia Darsil Abdul Muis ketika dikonfirmasi tidak mengetahui tentang pertemuan tersebut. Pada 2018 lalu Anwar Ibrahim dan Prabowo Subianto telah melakukan dua kali pertemuan.

"Selamat mampir ke Malaysia dan semoga selamat menuju destinasi serta selamat pulang ke tanah air Pak Prabowo. Terima kasih kepada Datuk Seri Anwar Ibrahim karena menyantuni tetangga. Semoga persahabatan ini kekal selamanya," ujar Sham Zack mengomentari tweet Anwar Ibrahim.

Sementara pemilik akun Andrie Fauzy menyampaikan salam sukses kepada kedua pemimpin. "Semoga kendepannya duet Indonesia - Malaysia menjadi penggerak utama kemajuan ASEAN," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FgTUaZ
January 06, 2019 at 10:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FgTUaZ
via IFTTT
Share:

Osvaldo Haay Belum Sepakat Perpanjang Kontrak di Persebaya

Kontrak Osvaldo berakhir pada 31 Desember 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pemain Timnas U-22 Indonesia, Osvaldo Haay, belum mencapai kata sepakat untuk bergabung dengan Persebaya Surabaya menghadapi Liga 1 2019. Pada musim lalu, Osvaldo Haay adalah milik Persebaya yang kontraknya habis pada 31 Desember 2018 dan pernah dinobatkan menjadi pemain muda terbaik Liga 1.

"Kami selalu negosiasi, dan dua hari lalu memang belum ada kata sepakat, terutama di angka," ujar Manajer Persebaya Candra Wahyudi kepada wartawan di Surabaya, Ahad (6/1).

Pemain berusia 20 tahun asal Papua itu mencatatkan 17 kali starter (bermain sejak awal), memiliki 1.517 menit bermain, mencetak 10 gol dan pernah melakukan hattrick (tiga gol dalam satu pertandingan). Kendati belum sepakat, kata Candra, Persebaya tetap menjadikan Osvaldo sebagai prioritas dan proses sampai saat ini diakuinya masih berjalan.

"Harapannya segera ada kata sepakat dan Osvaldo resmi menyandang status sebagai pemain Persebaya," ucapnya.

Saat ini, Osvaldo Haay menjadi satu di antara 38 pemain yang dipanggil pelatih Timnas Indonesia asuhan pelatih Indra Sjafri yang mengikuti pemusatan latihan dalam rangka menghadapi Piala AFF U-22 2019. Pada surat pemanggilan tersebut, Osvaldo Haay dan Rachmat Irianto diundang dengan status sebagai pemain Persebaya yang pada 7 Januari harus bergabung bersama timnas.

"Mungkin PSSI mengundang Osvaldo melihat tim yang dibela sebelumnya. Sedangkan, kalau Rachmat Irianto memang pemain Persebaya karena kontraknya masih tersisa satu tahun," katanya.

Sementara itu, sampai saat ini tim kebanggaan "Arek-Arek Suroboyo" tersebut diperkuat 14 pemain yang dipertahankan dari musim lalu, masing-masing 13 pemain lokal dan satu pemain lainnya berstatus pemain asing. Perinciannya, yakni posisi kiper terdapat Miswar Saputra, kemudian di posisi bek adalah Ruben Sanadi, Rachmat Irianto, Andri Muliadi, Abu Rizal Maulana, M. Syaifudin dan Otavio Dutra (Brazil).

Berikutnya, di posisi pemain tengah yaitu Irfan Jaya, Oktafianus Fernando, Rendi Irwan, Misbakus Solikin, Fandi Eko Utomo, M. Hidayat serta Nelson Alom. Sedangkan, di posisi striker akan disiapkan satu tempat untuk pemain asing yang hingga kini belum terisi usai ditinggal top skornya musim lalu, David Da Silva yang memilih bergabung dengan klub di luar negeri.

"Kami masih menunggu regulasi dari federasi dan operator terhadap aturan pemain asing. Tapi, jangan dikira manajemen tidak bergerak berburu pemain sebab negosiasi terus berjalan meski tidak terpublikasi secara vulgar," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FhmitB
January 06, 2019 at 10:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FhmitB
via IFTTT
Share:

Tak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Bandang di Kuningan

Banjir bandang menyebabkan jalan sepanjang 150 meter rusak berat.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN –- Bencana banjir bandang menerjang wilayah Kabupaten Kuningan, Ahad (6/1) sekitar pukul 15.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin, menyebutkan, bencana banjir bandang menerjang tiga RT, yakni RT 12, 13 dan 14 Dusun Tajur, Desa Padahurip, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan.

‘’Bencana terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi,’’ ujar Agus, Ahad (6/1) malam.

Banjir bandang di Dusun Tajur itu terjadi saat tebing sungai Tajur di Leweung Cina kawasan hutan Perhutani longsor hingga mengakibatkan sungai Tajur meluap. Dampaknya, timbul banjir bandang hingga membuat dua unit sepeda motor terseret derasnya arus banjir tersebut.

Adapun kedua sepeda motor itu masing-masing berupa Honda Vario bernopol B 4480 XD milik Imron dan Yamaha Jupiter MX milik Hendra. Untuk sepeda motor milik Hendra berhasil ditemukan meski dalam kondisi rusak 90 persen.

Selain menghanyutkan dua kendaraan sepeda motor, banjir bandang itu juga menyebabkan jalan lingkungan sepanjang 150 meter rusak berat. Tak hanya itu, tiga rumah warga masing-masing milik Ahdi (50), Juhli (60) dan Rukinah (60), terdampak limbasan lumpur.

Banjir bandang itu juga merusak saluran air bersih untuk masyarakat RT 12, 13 dan 14. Adapula lima buah kolam milik lima orang warga yang juga rusak akibat peristiwa tersebut.

Seperti diketahui, di musim penghujan ini, Kabupaten Kuningan telah menetapkan status siaga bencana. Penetapan status siaga bencana tersebut ditetapkan sejak 1 November 2018 hingga 31 Mei 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2F9N5bY
January 06, 2019 at 10:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2F9N5bY
via IFTTT
Share:

Ma'ruf Amin Siap Tampil di Debat Capres

Tim pakar memberikan masukan terkait persiapan debat

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA  - Cawapres RI Ma'ruf Amin menyatakan siap tampil di Debat Pasangan Presiden/Wakil Presiden RI tahap pertama pada 17 Januari. Ia mengaku siap karena mendapatkan dukungan dari tim kampanye nasional (TKN) maupun tim pakar yang mendukungnya.

Kiai Ma'ruf menjelaskan Ketua TKN Jokowi/Ma'ruf, Erick Thohir, bersama sejumlah pakar pada Ahad (6/1) pagi mengunjungi kediamannya. Mereka memberikan masukan-masukan terkait dengan persiapan debat.

Tim pakar, kata dia, juga memberikan semacam kisi-kisi dari tema yang akan dibahas pada debat tahap pertama, yakni persoalan penegakan hukum, HAM, pemberantasan korupsi, dan pemberantasan terorisme.

"Dengan masukan-masukan itu, Pak Jokowi dan saya sudah siap mengikuti debat yang akan diselenggarakan oleh KPU," katanya.

Ketika ditanya, siapa saja dan dari lembaga mana saja tim pakarnya, Kiai Ma'ruf enggan menyebutkannya. Ia hanya menegaskan bahwa tim pakarnya memang ahli dibidang hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

"Pokoknya pakar-pakar yang tergabung dalam Tim Pakar Kiai Ma'ruf Amin," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Fb0uj7
January 06, 2019 at 10:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Fb0uj7
via IFTTT
Share:

Menuntut Ilmu tak Kenal Batas Usia

Tidak ada kata terlambat untuk kembali mengkaji ilmu-ilmu Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak ada alasan untuk tidak belajar di usia senja. Tidak ada kata terlambat untuk kembali mengkaji ilmu-ilmu Islam. Tak perlu pula merasa malu atau minder karena dianggap terlambat memulai mengkaji Islam. Banyak sekali dalam sejarah Islam dikisahkan, betapa banyak orang-orang yang lanjut usia, tetapi tidak sungkan untuk belajar ilmu agama.

Ibnu Mandah berangkat menuntut ilmu di usia 20 tahun dan menghabiskan usianya selama 45 tahun untuk menuntut ilmu di perantauan. Di usia yang sudah senja, 65 tahun, ia baru pulang dan menjadi ulama besar di kampung halamannya.

Ja'far bin Durustuwaih pernah mengisahkan, suatu kali ia berada dalam majelis ilmu Ali bin Al-Madini. Ketika waktu Ashar tiba, majelis itu telah penuh sesak oleh para penuntut ilmu yang akan dimulai esok harinya. Setiap pelajar tidak mau meninggalkan tempat duduknya, takut akan terisi oleh orang lain. Mereka menungguinya sepanjang malam agar mendapatkan posisi yang di depan.

Bahkan seorang bapak tua, kisah Ja'far, terpaksa buang air kecil di jubahnya, karena ia takut pergi ke kamar mandi dan meninggalkan tempat duduknya. “Saya melihat seorang yang sudah tua di majelis tersebut buang air kecil di jubahnya. Karena ia khawatir tempat duduknya diambil, apabila ia berdiri untuk buang air kecil ke kamar mandi,” kata Ja'far mengisahkan.

Betapa antusiasnya orang-orang terdahulu mencari ilmu agama. Bahkan, dalam kisah Ja'far, orang yang sudah tua sekalipun tak kalah bersemangatnya dari anak muda. Semangat inilah yang sudah pudar pada umat Islam saat ini. Semangat menuntut ilmu semakin pudar, seiring bertambahnya usia. Padahal, kewajiban menuntut ilmu tak pernah berkurang dengan bertambahnya usia.

Dunia pendidikan sudah lama mendengungkan istilah long life education (pendidikan seumur hidup). Demikian juga pengakuan negara seperti tertuang dalam UU Nomor 2 Tahun 1989 tentang penegasan pendidikan seumur hidup yang dikemukakan dalam pasal 10 ayat 1. Padahal, sebenarnya Islam sendiri telah terlebih dahulu mengemukakan istilah ini. Betapa banyak kisah-kisah yang memberi teladan bahwa menuntut ilmu tak kenal batas usia.

Dunia sains abad modern sudah membuktikan, otak manusia masih bisa dipakai dalam waktu ratusan bahkan ribuan tahun. Manusia hanya memakai 10 persen dari otaknya. Ini membuktikan, kapasitas dan daya tampung otak manusia tak pernah penuh. Ia akan bisa dipakai untuk belajar oleh orang yang sudah tua renta berusia ratusan tahun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GXQlJa
January 06, 2019 at 09:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GXQlJa
via IFTTT
Share: