Showing posts with label 2018 at 10:30PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 10:30PM. Show all posts

Saturday, December 22, 2018

Umat Islam di Venezuela Jadi Perhatian Dunia

Umat Islam selalu menyuarakan kebenaran Islam dan menentang penindasan,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sejumlah organisasi keislaman juga cukup banyak. Antara lain, Caribe Islam Margarita-La Comunidad Islamica Venezolana, Centro Islamico de Venezuela, Mezquita Al-Rauda di Maracaibo, Asociacian Honorable Mezquita de Jerusalen di Valencia, Islamico Centro de Maiqueta di Vargas, serta Asociacion Benefica Islamica di Bolivar.

Selain di Caracas, pemeluk agama Islam terbesar lainnya di Venezuela adalah di Pulau Margarita. Di daerah ini, banyak bermukim penduduk Muslim yang berasal dari keturunan Arab.

Keberadaan umat Islam di Venezuela ini seringkali mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dan dunia. Jumlah minoritas tak mengurangi semangat umat Islam setempat, untuk menyuarakan kebenaran Islam dan menentang penindasan. Tak heran bila mereka sering mendapat liputan dari TV Al-Jazeera, LBC, ART, CNN, BBC, dan lainnya.

Bahkan, para wanita Muslim setempat tak ragu untuk menunjukkan jati diri mereka sebagai penganut agama Islam. Mereka senantiasa menggunakan jilbab dalam kehidupan sehari-hari. Baik ketika di rumah, kantor, pasar, ataupun bergaul dengan penduduk non-Muslim.

Pada 11 Februari 2006 lalu, sekitar 200 warga Muslim melakukan unjuk rasa ke Kedutaan Besar Denmark di Caracas. Mereka protes atas pemuatan kartun Nabi Muhammad SAW yang dilakukan warga Denmark.

Pada tanggal 20 Juli 2006, warga Muslim Venezuela kembali melakukan aksi unjuk rasa. Kali ini dilakukan di Kedutaan Besar Israel. Mereka memprotes sikap Israel yang memerangi Palestina dan Libanon.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AdGhWs
December 22, 2018 at 10:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AdGhWs
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

Belajar Bahasa Inggris Dengan Aplikasi Karya Anak Bangsa

Pelanggan berbayar bisa mendapatkan sertifkat dari Universitas Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bahasa Inggris menjadi bahasa internasional yang dipakai di banyak negara. Banyak orang, terutama yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pertama, terus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka.

Seseorang dapat mempelajari bahasa Inggris di tempat les atau lembaga bahasa yang tersedia. Namun dengan seiring perkembangan teknologi, bahasa Inggris dapat dipelajari secara daring atau online.

Aplikasi belajar bahasa  karya anak bangsa, Bahaso didirikan sejak 2015 dan diperuntukkan untuk usia 18 hingga 35 tahun. Sejak saat itu hingga Jumat (14/12) pelanggan Bahaso telah mencapai 550 ribu.

CEO Bahaso  Allana Abdullah mengungkapkan aplikasi ini memiliki dua bahasa yang bisa dipelajari. Yakni, bahasa Inggris dan bahasa Mandarin (versi Beta). Selain itu, Bahaso juga memiliki kelas daring, bahaso IELTS preparation online class dan bahaso TOEFL for beginners.

Konten Bahaso dibuat sekreatif mungkin sehingga belajar bahasa Inggris terasa lebih menyenangkan. Contohnya, mencocokkan gambar seperti yang ada di gim.

“Sama satu lagi, kita punya seperti pendeteksi suara. Jadi kalau kita bicara, bisa tahu pengucapannya benar atau tidak,” kata Allana saat berkunjung ke kantor Republika, Jumat (14/12).

Bahaso juga memiliki pilihan offline mode yang bekerja sama dengan Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Pelajar yang berada di daerah T3 (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) dapat mengunduh Bahaso di sekolah lalu mempelajarinya di rumah.

Serunya lagi, pelanggan bisa mendaftarkan diri menjadi membership untuk belajar bahasa Inggris di Bahaso. Anggota yang sudah terdaftar bisa mendapat sertifikat dari Universitas Indonesia usai lulus dari level upper intermediate bahasa Inggris. Sertifikat ini langsung ditandatangani oleh dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia dan pihak Bahaso.

Terdapat beberapa pilihan biaya premium membership. Untuk membership satu bulan, pelanggan dapat membayar keanggotaan sebesar Rp 100.000,-.

“Kalau (ambil membership) enam bulan ,setiap bulannya menjadi 70 ribu rupiah. Kalau 12 bulan per bulannya menjadi 50 ribu (atau) total 600 ribu rupiah,” ujar Allana.

Ke depannya, Bahaso sedang menyiapkan Bahaso Talk yang akan dirilis tahun depan.

“Bahaso Talk ini seperti conversation. User kita dapat langsung menelpon tutor kita lalu mengobrol apa saja dengan mereka,” kata SVP Operation Bahaso, Stanley Stefano.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QXqlkG
December 14, 2018 at 10:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QXqlkG
via IFTTT
Share:

Sunday, December 2, 2018

Perisic Akui Hampir Hijrah ke MU

Pelatih Inter Luciano Spalleti berhasil meyakinkan Perisic bertahan di Kota Milan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain timnas Kroasia Ivan Perisic membuka kisah kariernya yang sempat panas pada musim panas lalu. Ia mengakui hampir saja meninggalkan Inter Milan untuk memperkuat Manchester United (MU). Namun pelatih Inter Luciano Spalleti berhasil meyakinkan Perisic bertahan di Kota Milan.

“Memang benar ada tawaran dari Manchester United dan saya benar-benar dekat untuk meninggalkan Inter. Ketika Luciano Spalletti tiba (pada Juni 2017), dia menunjukkan keinginan yang luar biasa untuk membuat saya tetap di tim dan membuatnya jelas bahwa dia tidak ingin kehilangan saya,” kata Perisic, dikutip dari Four Four Two, Ahad (2/12).

Perisic diincar banyak klub Eropa pada musim panas lalu. Salah satu yang serius adalah United. Itu berkat penampilan gemilangnya yang berhasil membawa Inter kembali ke Liga Champions, lalu dilanjutkan dengan mengantarkan Kroasia ke final Piala Dunia 2018.

Meski gagal, Perisic merupakan pemain yang sangat penting bagi timnas Kroasia selain Luka Modric. Ia berhasil mencetak gol di semifinal dan final. 

Namun sang pemain akhirnya tetap bertahan di Inter. Perisic membantu timnya berjuang untuk tetap menjadi penantang gelar juara Serie A serta berupaya lolos ke babak 16 besar Liga Champions. 

Akan tetapi, menjelang bursa transfer Januari nanti, nama Perisic kembali dikaitkan dengan kepindahannya ke Old Trafford. Pemain berusia 29 tahun itu tak menolak peluang untuk bermain di bawah komando Jose Mourinho. 

Perisic memiliki kekaguman tersendiri atas Mourinho yang menurutnya sebagai salah satu pelatih terbaik. Walau tak memastikan akan hijrah pada Januari 2019, ia mengungtarakan harapan bisa bermain di Inggris suatu hari nanti.

"Dalam sepak bola, Anda tidak pernah mengatakan tidak pernah. Sejak awal karier, saya memiliki ambisi untuk bermain di sebanyak mungkin liga besar dan saya masih memiliki keinginan untuk menguji diri saya di liga lain. Maksud saya di Liga Spanyol atau Inggris,” ungkapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PdVGeb
December 02, 2018 at 10:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PdVGeb
via IFTTT
Share:

Saturday, November 24, 2018

Kapolda Metro Perintahkan Jajarannya Siaga Amankan Pemilu

Kapolda juga memerintahkan jajarannya siaga mengamankan aksi damai reuni 212.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan seluruh jajaran siaga mengamankan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan digelar pada 17 April 2019. Termasuk mengamankan rencana aksi damai Reuni 212 yang akan digelar Desember mendatang.

"Saya harap teman-teman menjaga kesehatan, stamina, dan endurance sehingga kita mampu melakukan pengamanan dengan baik," kata Irjen Polisi Idham Azis di Jakarta, Sabtu (24/11).

Idham menekankan Ibu Kota Jakarta merupakan barometer bagi wilayah lain sehingga Polda Metro Jaya harus maksimal mengamankan dan mengawal pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Idham mengatakan, pimpinan Negara Republik Indonesia maupun Polri menyimpan harapan kepada anggota kepolisian agar mengayomi, serta melayani masyarakat dengan baik.

"Jaga soliditas karena itu modal dasar," ujar jenderal polisi bintang dua itu.

Idham juga mengingatkan seluruh anggota Polda Metro Jaya untuk mengamankan rencana aksi damai Reuni "212" yang diperkirakan akan melibatkan massa dalam jumlah besar. Kapolda Metro Jaya meminta seluruh anggota kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya menyiapkan diri guna mengamankan aksi tersebut

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TDmtUN
November 24, 2018 at 10:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TDmtUN
via IFTTT
Share:

Friday, November 23, 2018

Kementan Siapkan Insentif Cegah Alih Fungsi Lahan

Akan ada Peraturan Daerah (Perda) yang akan mengikat alih fungsi lahan di wilayah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Kementerian Pertanian (Kementan) akan memberikan insentif bagi pemilik lahan yang tidak mengalihfungsikan lahannya. Begitu juga dengan pemilik lahan yang ingin membuka sawah.

"Nanti dikasih saprodi, bibit, pupuk subsidi kalau bisa mempertahankan lahan, tidak dialihfungsikan akan dibantu benih, pupuknya dan atau kalau mau mengolah lahan, kita bantu alsintan," kata Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Kementerian Pertanian Indah Megahwati, Jumat (23/11).

Namun insentif keuangan belum disepakati. Menurutnya, nantinya akan diberikan setelah dilakukan pembahasan di Kementerian Keuangan dan Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Pemberian insentif ini dilakukan sejalan dengan akan dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) terkait Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Perpres tersebut berfungsi menekan meluasnya aliy fungsi lahan pertanian yang kini banyak terjadi.

Kementan bekerja sama dengan Bappeda dan pemerintah daerah karena  lebih tau mana yang akan beralih fungsi ataupun tidak. Untuk itu, akan ada Peraturan Daerah (Perda) yang akan mengikat alih fungsi lahan di wilayah.

Perpres akan ada turunan Perda-Perdanya, tujuanya supaya mereka langsung masukkan dan dikunci direview Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)," ujar dia.

Saat ini Perpres LP2B sudah berada di Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM) untuk menunggu pemberian nomor Perpres.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PM0xZb
November 23, 2018 at 10:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PM0xZb
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Pemerintah Pacu Pertumbuhan Ekonomi Lewat Revitalisasi Pasar

Pasar merupakan urat nadi perekonomian masyarakat di daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER -- Pemerintah berupaya mendorong laju pertumbuhan ekonomi dengan revitalisasi pasar daerah. Dalam kunjungan kerja ke Jember, Jawa Timur, Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Daerah untuk merevitalisasi pasar sebagai urat nadi perekonomian masyarakat.

"Komitmen Pemkab Jember untuk membangun kembali dan memperbaiki pasar saya kira sejalan dengan keinginan Presiden (Joko Widodo) untuk mendorong ekonomi rakyat," kata Susi ketika meninjau revitalisasi Pasar Tanjung, Jember pada Kamis (22/11).

Susi menjelaskan, pemerintah pusat telah berupaya membantu revitalisasi dengan program 1.000 pasar. Akan tetapi, ia memberikan apresiasi kepada Pemkab Jember karena mampu merevitalisasi 12 pasar pada 2018 dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Jadi ini komitmen pemerintah daerah sangat mendukung dalam menjadikan pasar sebagai urat nadi perekonomian masyarakat," kata Susi.

Susi menilai, daerah lain perlu mencontoh upaya Pemkab Jember yang bisa melakukan revitalisasi pasar dengan tetap menjaga keberlangsungan usaha masyarakat. Sehingga, kata dia, perbaikan tersebut bisa terwujud dengan gesekan yang minim.

"Rakyat melihat sendiri betapa pemerintah tidak hanya membangun sarana tetapi juga memikirkan bagaimana membangun pasar ini supaya betul-betul bermanfaaat untuk semuanya," kata Susi.

Sementara itu, Bupati Jember Faida mengatakan telah mengalokasikan anggaran belanja sebesar Rp 100 miliar untuk revitalisasi 12 pasar pada tahun ini. Menurutnya, masyarakat Jember membutuhkan kondisi pasar yang lebih modern dan higienis.

"Kita rancang supaya pasar betul-betul bisa mendorong perekonomian masyarakat. Bahkan, urusan kemacetan juga kita atasi supaya masyarakat bisa lebih nyaman ke pasar," kata Faida.

Menurut Faida, kondisi pasar yang lebih baik merupakan kebutuhan mutlak. Hal ini terutama agar pasar tradisional tidak kalah saing dengan pasar modern.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DT7VeK
November 22, 2018 at 10:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DT7VeK
via IFTTT
Share: