Showing posts with label 2018 at 10:56PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 10:56PM. Show all posts

Tuesday, December 25, 2018

Menanti Solskjaer Kembali ke Old Trafford Sebagai Pelatih MU

Kini saatnya buat Solksjaer memuaskan pendukung MU di rumah sendiri.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Debut manis Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih baru Manchester United (MU) menuai banyak pujian. Sentuhan pertama mantan pemain the Red Devils itu sebagai pelatih MU ditandai dengan kemenangan fantastis 5-1 atas tuan rumah Cardiff City akhir pekan kemarin.

Kini saatnya buat Solksjaer memuaskan pendukung Iblis Merah di rumah sendiri. Laga pertama Solskjaer di laga kandang, Stadion Old Trafford, sebagai pelatih akan berhadapan dengan tim promosi Huddersfield Town. Laga Boxing Day ini akan terjadi pada Rabu (26/12).

Walau statusnya masih sebagai pelatih interim, Solskjaer bertekad membawa MU berlari kencang mengejar ketertinggalan dari para pesaing. Kemenangan atas Cardiff kemarin belum cukup mengangkat peringkat Romelu Lukaku dan kawan-kawan di tabel klasemen.

MU masih bercokol di peringkat enam dengan mengemas 29 poin. Terpaut delapan poin dengan Chelsea di peringkat empat.

Solksjaer ditargetkan bisa membawa MU minimal di peringkat empat klasemen akhir supaya masih bisa tampil di Liga Champions musim depan. Manajemen MU menginginkan itu karena Liga Champions akan memberikan masukan finansial lebih besar minimal 40 juta pounds dalam semusim.

"Akan sangat emosional saat kembali ke Old Trafford. Saya harus mengendalikannya. Saya harus sadar kalau kali saya ke MU untuk bekerja keras membantu tim," kata Solskjaer dikutip dari laman resmi MU, Selasa (25/12).

Saat baru menerima jabatan melatih MU, Solskjaer mengatakan, filosofi sepak bola yang ia anut ialah menyerang total. Sepak bola yang dipahami pelatih 45 tahun itu mayoritas dipengaruhi oleh mantan pelatihnyanya saat ia masih menjadi pemain MU, Sir Alex Ferguson.

Ucapan Solskjaer menjadi kebenaran saat laga pertama ia memenangkan MU dengan skor fantastis 5-1. Ini kali pertama tim juara Liga Primer Inggris terbanyak tersebut menang dengan skor lima gol dalam lima musim terakhir. Sebelumnya, MU menang dengan mencetak lima gol saat masih dilatih Ferguson di musim 2012/2013 silam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BDcmHf
December 25, 2018 at 10:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BDcmHf
via IFTTT
Share:

Thursday, December 20, 2018

Wawancara 60 Ulama, Buku ini Ungkap Jokowi tak Anti-Islam

Buku ini juga menjawab berbagai isu seputar Jokowi dari sumber-sumber kredibel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Berawal dari rasa ingin tahu, Mukti Ali Qusyairi memulai penelitiannya soal jejak Presiden Joko Widodo dalam keislaman, keumatan, dan kebangsaan petahana tersebut. 

Setelah melakukan wawancara dengan berbagai ulama yang pernah berhubungan langsung dengan sang Presiden, Mukti akhirnya menyelesaikan sebuah buku berjudul Ulama Bertutur Tentang Jokowi, Jalinan Keislaman, Keumatan, dam Kebangsaan. 

Buku terbitan Republika Penerbit tersebut berisi hasil wawancara Mukti dengan 60 ulama baik dari tanah Jawa Barat sampai Jawa Timur, Lombok, hingga Papua. 

Sejak mulai berkampanye untuk menjadi Presiden di Pemilu 2014 lalu, berbagai tuduhan miring terus berdatangan pada Jokowi. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab isu-isu tersebut.

"Nah sehingga saya menjadi bertanya-tanya apakah betul. Isu itu kan bermula dari majalah atau semacam buletin Obor Rakyat yang mengulas tentang itu lalu disusul dengan buku Jokowi Unddercover," kata Mukti dalam peluncuran bukunya, di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Kamis (20/12). 

Isu Jokowi PKI, keturunan Cina, hingga anti Islam ituilah yang akhirnya membuat Mukti tertarik mencari tahu. Tidak sembarang menggali informasi, Mukti juga mewawancarai guru mengaji keluarga Jokowi. 

"Kita perlu melakukan penelitian langsung tentang jejak religiusitas Pak Jokowi berdasarkan sumber yang tepat kalau istilahnya A1. Alhamdulillah saya berhasil mengakses informasi itu kepada para ulama yang pernah memberikan pengajian pada Pak Jokowi," katanya. 

Di antara ulama tersebut adalah Lilis Fatimah yang merupakan guru mengaji keluarga besar Jokowi. 

Hadir juga KH Abdul Karim Ahmad yang merupakan salah satu guru mengaji Jokowi, serta Ustaz Mudzakir alumni pesantren Situbondo yang pernah memberikan privat Alquran kepada Pak Jokowi dan anaknya yakni Kaesang dan Kahiyang. 

Mukti mengatakan, dengan hadirnya buku ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada publik yang ragu mengenai ke-Islaman Jokowi. 

"Karena beliau (Jokowi) adalah Muslim taat, haji semuanya sudah dilakukan dan bahkan hobinya adalah puasa Senin-Kamis yang diturunkan dari ibunya," kata Mukti. 

Salah satu tokoh Muhammadiyah Hajriyanto Y Thohari mengatakan buku ini sangat akademis. Sebab, perumusan pertanyaan, penelitian, hingga membuat pertanyaan penelitan semuanya dilakukan dengan kriteria narasumber yang dapat dipercaya. 

"Saya rasa buku ini cukup akademis dapat dipertanggungjawabkan secara akademis, dan signifkansi praktisnya adalah menjawab berbagai penilaian-penilaian terhadap keber-Islaman Presiden Jokowi," kata Hajriyanto. 

Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki yang turut hadir dalam peluncuran dan bedah buku tersebut mengatakan Presiden Jokowi sudah menerima bukunya. 

Teten menuturkan, Jokowi menerimanya dengan santai. "Pak Jokowi kemarin saya tanya gimana tanggapannya soal buku, dia jawab 'sudah sah lah Islam saya'. Lucu. Karena selama ini dianggap kurang Islam," kata Teten. 

Teten juga berharap dengan adanya buku ini, semua isu mengenai Jokowi PKI dan atheis sampai Jokowi keturunan Cina dapat dihapuskan. Ia berpendapat buku ini sangat kredibel karena penulisnya melakukan wawancara secara langsung dengan ulama-ulama yang pernah berhubungan dengan Jokowi.  

Mukti mengatakan, buku ini sudah lama ia rencanakan. Ia mengatakan, proses wawancara dengan para narasumber sampai dengan penulisan buku hingga selesai dilakukan selama depalan bulan. 

Namun, persiapan sebelumnya sudah cukup lama. Bahkan, ia mulai merasa penasaran mengenai isu tersebut semenjak 2014.  

"Rencananya sudah lama. Tapi kan cukup susah mencari penerbit yang mau menerbitkan. Setelah meyakinkan Republika, buku ini terbit. Kebetulan terbit pada masa kampanye," kata Mukti. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EG8RUi
December 20, 2018 at 10:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EG8RUi
via IFTTT
Share:

Sunday, December 16, 2018

Debu Soputan Menyembur ke Selatan

Masyarakat masih beraktivitas normal meski hujan abu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktivitas warga di radius empat km sebelah utara Gunung Soputan yang erupsi masih normal. Meski demikian pemerintah setempat meimbau warganya untuk waspada.

"Jika ada suatu kendala berlebihan terkait erupsi Gunung Soputan segera disampaikan," kata Sekretaris Desa Toure Kecamatan Tomboso Barat, Kabupaten Minahasa Jotje Wowor saat dihubungi, Ahad (16/12).

Wowor mengatakan meski Gunung Soputan terus memuntahkan debunya sejak Ahad pagi. Aktivitas warga setempat masih normal. Sehingga pemerintah setempat hanya melakukan imbauan tidak sampai membagikan masker untuk melindungi pernapasan dari banyaknya debu beterbangan.

"Ya masih hujan abu tapi biasa saja. Ada himbauan agar waspada itu saja untuk sementara waktu belum ada membagikan masker," ujarnya.

Wowor yang berada di radius empat km mengaku debu belum masuk rumahnya, karena angin mengarah Selatan ke  Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa Selatan. Sementara Wowor di Desa Toure Minahasa Utara.

"Camat dan Bupati, Babinsa sudah memantau. Bupati kami sudah ingatkan supaya semua warga waspada," katanya.

Wowor memastikan belum ada korban jiwa akibat semburan debu dari Gunung Soputan. Katanya pemerintah setempat akan kembali mendata berapa jumlah warganya yang rentan terhadap debu seperti bayi, balita, ibu hamil dan para manula untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CeYXGS
December 16, 2018 at 10:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CeYXGS
via IFTTT
Share: