Showing posts with label 2019 at 10:56PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:56PM. Show all posts

Monday, February 25, 2019

Menpora Dorong Keterlibatan Masyarakat Dukung MotoGP di Man

Penyelenggaraan MotoGP berdampak luas bukan hanya bidang prestasi olahraga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi berjanji mendorong lebih banyak partisipasi masyarakat luas, termasuk sponsor, untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP di kawasan Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Maret 2021. Menpora mengatakan, penyelenggaraan MotoGP di Indonesia menjadi impian bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Pemerintah tentu akan bersama-sama mendorong dan mengajak partisipasi publik yang lebih luas lagi agar hajatan MotoGP itu memberikan gambaran bagi dunia bahwa Indonesia menjadi negara yang layak dan pantas jadi tuan rumah MotoGP," kata Menpora ketika menerima Direktur PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Persero/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansyur di Jakarta, Senin (25/2).

Menpora mengatakan pihak Dorna selaku pemilik hak komersial dan penyiaran memang ingin menggelar kembali MotoGP di Tanah Air. "Pemerintah mengharapkan penyelenggaraan MotoGP berdampak luas bukan hanya bidang prestasi olahraga melainkan juga sektor ekonomi pariwisata serta pemasaran Indonesia," kata dia.

Abdulbar mengatakan, pembangunan Sirkuit Mandalika sepanjang 4,32 kilometer itu akan dimulai pada September 2019 oleh perusahaan konstruksi asal Prancis Vinci. "Tapi sebelum dibangun, kami akan melakukan homologasi dan pengesahan lintasan ke Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) dalam waktu dekat. Setelah itu, persiapan pra-konstruksi, pelelangan, dan pengadaan. Klaim menargetkan pengerjaan fisik dimulai pada September atau Oktober," katanya.

Abdulbar menambahkan, biaya konstruksi Sirkuit MotoGP Mandalika masih dalam penghitungan tim konstruksi. "Tapi, pembangunan infrastruktur seperti jalan, penerangan, dan pengolahan limbah kawasan membutuhkan biaya Rp 4,5 triliun," katanya.

Indonesia, lanjut Abdulbar, harus membayar uang sewa hak komersial dan lisensi kepada Dorna Sports sebesar 9 Euro per tahun atau mencapai lebih dari Rp 143 miliar. "Itu adalah biaya sewa total karena urusan transportasi dan penginapan para pembalap sudah diatur oleh Dorna. Kami tidak perlu lagi mengurusinya," katanya.

Meskipun harus membayar biaya lisensi itu, PT ITDC akan mendapatkan keuntungan dari biaya penyiaran, suvenir, dan sejumlah hal lain dari penyelenggaraan MotoGP di Mandalika. "Mungkin, Dorna lebih melihat kami dibanding Thailand karena kami adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Indonesia punya pasar yang potensial bagi MotoGP," katanya.

Selain kontrak lima tahun penyelenggaraan MotoGP, PT ITDC juga telah menyepakati kontrak penyelenggaraan World Super Bike Motul untuk lima tahun mulai 2021. ITDC akan membentuk badan usaha bernama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai operator penyelenggaraan MotoGP dan lomba lain di Mandika. "ITDC merupakan pemilik tanah di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Kami yang menandatangani kontrak karena badan itu belum terbentuk," kata Abdulbar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Nt6khU
February 25, 2019 at 10:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Nt6khU
via IFTTT
Share:

Saturday, February 16, 2019

Djanur Minta Pemain Persebaya Fokus 16 Besar Piala Indonesia

Bajul Ijo akan bertandang terlebih dahulu ke Gorontalo pada Selasa, 19 Februari.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menginginkan pemainnya fokus menghadapi Persidago Gorontalo usai memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Indonesia 2019. Bajul Ijo akan bertandang terlebih dahulu ke Gorontalo pada Selasa, 19 Februari, kemudian bermain di hadapan Bonek Mania untuk leg 2 pada Sabtu, 23 Februari.    

"Tidak ada waktu untuk santai dan semuanya harus fokus di 16 besar," ujarnya ditemui usai pertandingan Persebaya melawan Persinga Ngawi di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (16/2).  

Meski lawannya bukan tim Liga 1, namun ia mengingatkan pemainnya tak meremehkan Persidago. Djanur, sapaan akrabnya, mengingatkan fakta bahwa Persidago mampu mengandaskan Persipura Jayapura pada babak 32 besar.    

Terlebih Persebaya nantinya kemungkinan besar tak diperkuat sejumlah pemain andalannya karena berbagai alasan. Salah satunya Irfan Jaya yang harus menunggui istrinya melahirkan di Sulawasi Selatan.    

"Kendala kami juga `recovery yang terlalu berdekatan waktunya. Tapi apa pun alasannya, semua pemain harus siap bermain dan membawa hasil maksimal agar lolos ke perempat final," kata eks pelatih Persib Bandung tersebut.    

Persebaya memastikan diri lolos usai mencukur Persinga Ngawi dengan skor 8-0 melalui empat gol dicetak Amildo Balde, dua gol Irfan Jaya, serta masing-masing satu gol Jalilov dan Rendy Irwan.    

"Kemenangan yang patut disyukuri, tidak ada pemain cedera, dan yang paling penting bisa tampil menghibur di depan Bonek," katanya.    

Di sisi lain, Pelatih Persinga Ngawi Fachmi Amiruddin mengucapkan selamat atas kemenangan Persebaya dan tak terlalu ambil pusing dengan skor akhir.    

"Kami memang tanpa persiapan, bahkan lima hari terakhir tak berlatih. Kami ucapkan terima kasih ke seluruh pemain yang sudah mencurahkan tenaganya meski tanpa digaji. Mereka di sini hanya mengandalkan fee pertandingan dan berharap potensinya dilirik pelatih lain," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DPHmFc
February 16, 2019 at 10:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DPHmFc
via IFTTT
Share: