Showing posts with label 2019 at 08:57PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:57PM. Show all posts

Wednesday, May 1, 2019

In Picture: Destinasi Wisata Kuliner Halal Tanjung Bias

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK BARAT -- Sejumlah pengunjung menikmati suasana pantai Tanjung Bias, Desa Senteluk, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, NTB, Rabu (1/5/2019).

Pantai Tanjung Bias adalah salah satu destinasi wisata kuliner halal di Lombok yang dibangun pemerintah desa setempat dengan daya tarik kuliner khas Lombok, panorama pantai dengan latar belakang pemandangan Gunung Agung di Bali serta keindahan panorama matahari tenggelam yang menawan menjelang senja.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PGK452
May 01, 2019 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PGK452
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

Libur Panjang, Arus Menuju Puncak Mengekor hingga 9 KM

Kemacetan panjang ini karena tidak diberlakukannya system one way.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli Amri mengungkapkan, Kemacetan di jalur Puncak pada Jumat (19/4) mengalami kemacetan yang mengular. Dia mengatakan, kemacetan di pintu tol Ciawi yang mengular sepanjang lima KM, tersambung dari pintu tol hingga ujung jalur yang juga macet sepanjang empat KM.

Hal tersebut menurutnya, dikarenakan tidak diberlakukannya system one way. Ia menuturkan, saat ini kebanyakan personel masih difokuskan untuk pengawalan pleno rekapitulasi surat suara. Sehingga tidak memungkinkan jika dipaksakan untuk mengawal lalu lintas pada Jumat Agung ini.

“Untuk personel hari ini fokus di pengamanan penghitungan suara. Karena penghitungan sudah menuju PPK, dan itu juga merupakan kewajiban negara,” ujarnya, Jumat (19/4).

Ia menambahkan, animo masyarakat di libur panjang sejak Jumat hingga Ahad mendatang, memang sangat besar. Ia menambahkan, Megamendung dan Pasar Atas menjadi dua tempat yang mengalami hambatan terbesar. Penyebannya karena ada jalur yang sempit dan juga menjadi akses keluar masuknya kendaraan dari atau menuju vila, restoran serta tempat wisata lainnya.

Fadli mengatakan, antisipasi telah dilakukan pihaknya dengan melakukan pelebaran jalur di Megamendung dan Pasar Atas. Fadli menambahkan, jalur Puncak akan kembali diberlakukan mulai besok pagi, mengingat personel yang bertugas hari ini sudah bisa ditarik kembali besok.

“Besok pengamanan untuk Sabtu hingga Ahad sudah bisa diberlakukan one way seperti biasa, kalau ada kesempatan istirahat, istirahat saja, jangan memaksakan,” ucapnya. Ia mengimbau kepada masyarakat, jika hendak menuju arah Puncak pada Sabtu ataupun Ahad maka diharapkan menjaga keamanan pribadi dan juga jarak aman kendaraan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KQomx0
April 19, 2019 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KQomx0
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 17, 2019

Jokowi akan Langsung Masuk Kerja Kamis Besok

Jokowi berencana menggelar rapat kabinet kerja pada Kamis (18/4).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), dijadwalkan menggelar rapat terbatas (ratas) kabinet kerja pada Kamis (18/4). Jokowi berencana langsung masuk kerja sebagai presiden, setelah pesta demokrasi pilpres usai dijalankan pada Rabu (17/4). Hal itu disampaikan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir usai mendampingi Jokowi menyampaikan pidato perdana pasca-mencoblos hari ini. 

"Saya dengar sendiri besok, Pak Jokowi langsung membuat ratas sebagai presiden. Jadi beliau tidak berleha-leha dan beliau buktikan bagaimana beliau langsung bekerja," kata Erick, Rabu (17/4). 

Pascapilpres tersebut, Erick juga berharap masyarakat kembali bersatu setelah sempat terpolarisasi akibat perbedaan pilihan politik. Selain itu, Erick juga menyebut bahwa TKN akan tetap menunggu hasil perhitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait peraihan suara. 

"Kami terus bekerja. Kami jaga. Saya rasa masih ada waktu dan hal yang perlu diselesaikan baik administrasi, laporan keuangan, dan lainnya," ujar Erick. 

Sebelumnya, capres pejawat 01, Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang menyukseskan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif pada pemilu 2019 ini. Dalam pidatonya setelah hasil hitung cepat diumumkan, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang dianggap berhasil menjalankan pemilu. Jokowi juga berterima kasih kepada TNI dan Polri yang disebut mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama Pemilu. 

"Kita semuanya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada KPU, Bawaslu, DKPP sehingga proses pesta demokrasi pileg dan pilpres tadi pagi telah berjalan dengan jujur dan adil. Terima kasih juga kita sampaikan kepada TNI dan Polri yang telah mengamankan, keamanan dan ketertiban sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik," kata Jokowi dalam pidatonya usai bertemu dengan seluruh pimpinan partai koalisi dan petinggi Tim Kampanye Nasional (TKN) di Djakarta Theatre, Rabu (17/4). 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GsBUdF
April 17, 2019 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GsBUdF
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 10, 2019

Ibu Penelantar Bayi Menyerahkan Diri ke Polisi

Pelaku terancam hukuman tujuh tahun penjara.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Ibu penelantar bayi, yang ditemukan di Kampung Cikopak, Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, pada Senin (8/4) kemarin, akhirnya menyerahkan ke polisi. Terduga pelaku, yakni VN yang statusnya masih gadis.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian, mengatakan, hari ini ada dua orang yang datang ke Mapolres Purwakarta. Keduanya, yaitu pasangan kekasih. Untuk yang perempuan, mengaku sebagai ibu bayi yang ditemukan di sekitar tempat pembuangan sampah, atau tepatnya di bawah pohon nangka di Kampung Cikopak.

"Sedangkan, yang lelakinya yaitu kekasih dari perempuan tersebut," ujar Handreas kepada Republika.co.id, Rabu (10/4).

Mereka mengakui, sebagai ibu dan ayah biologis dari bayi yang lahir prematur tersebut. Namun, karena belum terikat pernikahan, perempuan berinisial VA itu, ketakutan telah melahirkan.

Sehingga, dia mengarang cerita kalau seolah-olah menemukan bayi yang masih menempel dengan ari-arinya itu, di bawah pohon nangka. Alasannya, perempuan itu takut kepada orang tuanya.

"Sepertinya, terduga pelaku telah melakukan seks bebas dengan kekasihnya. Sehingga, hamil di luar nikah," ujarnya.

Meskipun terduga pelaku sudah menyerahkan diri ke kepolisian, lanjut Handreas, tapi tidak serta merta kasusnya gugur demi hukum. Sebab, dari kejadian ini, ada indikasi unsur pidananya. Yakni, telah melakukan penelantaran terhadap anak, yang merupakan bayi yang baru dilahirkan perempuan itu.

Saat dilaporkan ke petugas, bayi laki-laki tersebut masih dalam kondisi hidup. Tetapi, ketika dievakuasi ke RSUD Bayu Asih, bayi malang itu meninggal dunia.

"Terduga pelaku, bisa terancam tujuh tahun kurungan penjara," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IolG6J
April 10, 2019 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IolG6J
via IFTTT
Share:

Berapa Rupiah yang Harus Dikeluarkan Calhaj Papua? Ini Dia

IHRAM.CO.ID, JAYAPURA— Biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) Tahun 1440 Hijriah/2019 Masehi untuk wilayah Papua, yang masuk dalam Embarkasi Makassar, sekitar Rp 39 juta per orang untuk jamaah haji reguler menurut Kantor Wilayah Kementerian Agama setempat. 

Baca Juga:

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Pendeta Amsal Yowei, di Jayapura, Rabu (10/4), mengatakan biaya yang dikenakan bagi tim pemandu haji daerah (TPHD) sekitar Rp75 juta.

Menurut dia, penetapan BPIH 2019 ini telah disahkan melalui Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2019 tentang BPIH dan Pengeluaran Penyelenggaraan Ibadah Haji yang bersumber dari nilai manfaat. Direct cost (biaya langsung) atau BPIH yang dibayar langsung jamaah haji digunakan untuk biaya penerbangan dan biaya tinggal. 

Sedangkan indirect cost (biaya tidak langsung) berasal dari dana optimalisasi haji atau dana pengembangan setoran awal," kata dia.

Amsal menjelaskan waktu pelunasan BPIH terbagi dalam dua tahap, tahap pertama mulai 19 Maret hingga 15 April 2019, dan tahap kedua mulai 30 April hingga 10 Mei 2019. Jamaah dapat menyetorkan pelunasan ongkos haji melalui bank atau fasilitas seperti internet banking.

"Setelah itu, fotokopi hasil print out setoran pelunasan, serahkan ke Kantor Kemenag setempat serta membawa pas foto 3x4 sebanyak 10 lembar," katanya.

Berita Terkait

Dia menambahkan pendaftar layanan haji yang sudah pernah berhaji akan dikenai biaya visa progresif Rp7 juta lebih yang harus dibayarkan pada saat pelunasan BPIH.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GdiJVl
April 10, 2019 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GdiJVl
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

Coffeetone x You Diharapkan Buka Jalan Desainer Muda

Desainer muda ditantang mendesain busana muslim dengan inspirasi warna kopi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Modest fashion sudah berkembang pesat dalam delapan tahun terakhir. Karena itu, ABC Instant White Coffee mengapresiasi dalam wujud acara Coffeetone x You.

Gelaran tersebut adalah lomba desain busana muslim yang terinspirasi dari paduan rasa dan warna secangkir kopi ABC Instant White Coffee. Coffeetone merupakan gambaran dari karakter perempuan Indonesia yang hangat, ramah, lembut, bersemangat, kuat, dan pintar.

Coffeetone x You sudah berjalan selama dua tahun dan mendapat antusiasme yang sangat baik dari desainer muslim muda. Tahun pertama Coffetone x You 2017 Trend Look Ramadan, pendaftarnya mencapai seribu orang. Di tahun kedua ini, Coffeetone x You mengangkat tema Passion to Inspire dengan tiga kategori hijab inspirator, yakni sporty, professional, dan casual

Para desainer bisa berkreasi sesuai passion dari ketiga kategori tersebut dan mendukung mereka dalam setiap bidang agar dapat berbuat lebih. Untuk hijabers dari kategori sporty ini umumnya berkarakter sangat aktif. Fesyen yang dikenakan tentunya harus mendukung segala aktivitas dalam bidang olahraga.

Sedangkan para profesional dituntut selalu bernampilan rapi dan resmi. Hijabers dari kategori ini biasanya berpenampilan formal, namun tentunya terlihat fashionable. Kategori hijab casual mewakili para anak muda yang senang menunjukkan jati dirinya melalui fesyen. Banyak kreasi hijab bisa dikreasikan untuk kategori ini baik untuk kegiatan sehari-hari ataupun mendukung aktivitas produktif lainnya.

Coffeetone x You 2018 juga telah melakukan roadshow ke beberapa kampus, seperti Universitas Islam Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Semarang, dan Univeristas PGRI Palembang. Lebih dari 2500 peserta mengikuti Hijab Sketch Competition.

Juri Coffeetone x You 2018, Dian Pelangi, mengungkapkan kegembiraannya terhadap acara ini. Sebab, peserta yang mengikuti Coffeetone x You 2018 meningkat drastis dibanding tahun sebelumnya. “Sakingnya banyaknya kita sampai memperpanjang proses pengumpulan sketsa. Dari ribuan yang masuk, kita pilih jadi 16 sketsa, setelah itu kita pilih lagi menjadi empat,” kata Dian Pelangi usai acara Grand Final Coffeetone x You 2018 di Balai Kartini Jakarta, Sabtu (23/3).

“Sebenarnya tiga orang pemenang, tapi karena bagus-bagus semua saya tambahin satu kategori lagi yaitu juara favorit,” ujarnya menambahkan. Ia berharap semoga ke depannya, ajang Coffeetone x You ini bisa membuka jalan dan peluang untuk para desainer muda berbakat yang ingin berkarya.

“Saya berharap semoga menjadi batu loncatan untuk mereka yang sudah menang untuk menjadi fashion designer yang sukses di industri fesyen muslim Indonesia,” kata perempuan kelahiran 1991 ini.

Grand Final Coffeetone x You 2018 dilaksanakan pada Sabtu (23/3) di Balai Kartini Jakarta. Pemenang kategori casual diraih oleh Gina Fajri Aulia, pemenang kategori sporty diraih Intan Chairanissa Lubis, dan pemenang  kategori professional diraih Zulkifli Ahmad Rasyid. Tiga pemenang utama ini mendapatkan uang tunai senilai Rp 10 juta dan magang bersama Dian Pelangi. Sedangkan pemenang terfavorit diraih Siti Anifatul J.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Tucdgf
March 24, 2019 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Tucdgf
via IFTTT
Share:

Friday, February 8, 2019

Pengembangan EBT Lambat Meski Indonesia Kaya Potensi

Sepanjang 2015-2018 penambahan kapasitas pembangkit EBT hanya 882 MW

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Institute for Essential Services Reform (IESR) menyebut pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia masih sangat lambat. Padahal Indonesia kaya akan potensi sumber daya EBT.

"Indonesia adalah 'hot spot' untuk energi terbarukan, kita sumber daya paling besar. Misal saja panas bumi sampai 28 giga watt, tetapi tahun lalu kenaikan di panas bumi tidak terlalu signifikan," kata Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa dalam diskusi mengenai EBT di Jakarta, Jumat (8/2).

Fabby menuturkan sepanjang 2015-2018, penambahan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan hanya 882 mega watt (MW). Padahal, di era sebelumnya, yakni 2010-2014, kapasitas pembangkit EBT bisa mencapai 2.615,7 MW.

"Kalau ini diteruskan sampai 2019, estimasi kami paling hanya bertambah 300 MW sehingga total kapasitas maksimum hanya 1.200 MW. Ini tentu jadi perhatian karena dalam visi misi Jokowi, kedaulatan energi dan pemanfaatan EBT dulu disebut-sebut," katanya.

Dengan capaian porsi EBT dalam bauran energi yang saat ini baru 8 persen, pemanfaatan EBT masih disebut sangat lambat. Padahal sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) capaian saat ini seharusnya sudah mencapai 16 persen agar bisa mencapai target 23 persen pada 2025.

Fabby mengaku memahami fokus utama Presiden Jokowi saat ini adalah meningkatkan akses listrik dengan membangun infrastruktur hingga listrik desa.

Rasio elektrifikasi pun ditaksir naik memenuhi target 96 persen pada akhir 2019. Namun regulasi yang ada justru dinilai menghambat perkembangan EBT.

"Indonesia punya sumber daya yang besar dengan 'size' (ukuran) macam-macam dari yang kecil sampai besar. Ini membuat potensi kita bisa lebih mudah dilihat investor. Kita juga PLN yang memberi kepastian adanya pembeli. Terakhir, isu perubahan iklim juga saya yakin akan mendorong pengembangan EBT di masa depan," katanya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SEA0O3
February 08, 2019 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SEA0O3
via IFTTT
Share:

Friday, January 18, 2019

PJSI Persilakan Atlet Pindah Cabang Asal Berkomitmen

Pernyataan Bachtiar itu mengacu pada aduan Forum Peduli Olahraga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) mempersilakan atlet-atlet judo nasional yang ingin pindah ke cabang olahraga bela diri lain, seperti sambo atau kurash. Akan tetapi, PJSI mengingatkan mereka harus tetap berkomitmen dalam cabang yang dipilihnya.

"Kami tidak melarang atlet untuk pindah cabang olahraga. Silakan saja berlatih sambo dan judo. Tapi, kami minta atlet untuk tetap fokus karena atlet yang sudah punya peringkat tinggi tidak bisa berpindah-pindah dari satu cabang olahraga ke cabang lain dalam pertandingan," kata Sekretaris Jenderal PB PSJI Bachtiar Utomo dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (18/1).

Pernyataan Bachtiar itu mengacu pada aduan Forum Peduli Olahraga ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta terkait larangan para pejudo tampil dalam olahraga lain. Menyusul surat komitmen dari PB PJSI kepada atlet, pelatih, wasit, dan pengurus judo Indonesia.

"Kami akan kembali mengacu pada aturan Federasi Judo Internasional terkait atlet yang akan mengikuti pertandingan-pertandingan resmi judo. Atlet yang sudah kami bina selama ini harus memberikan komitmen mereka. Tapi, kami tetap mempersilakan atlet jika ingin pindah ke cabang lain," kata Bachtiar yang juga menjabat sebagai Direktur Pengadaan Perum Bulog itu.

PB PJSI, lanjut Bachtiar, mempersilakan atlet judo yang akan pindah ke cabang lain untuk memutuskan pilihan mereka dalam waktu 30 hari dengan mengisi surat komitmen yang telah disiapkan.

"Kami memberikan kesempatan memilih cabang kepada 22 atlet judo yang mengikuti cabang lain. Sebanyak 11 atlet sudah kembali ke cabang judo. Kami minta atlet untuk fokus berlatih dan bertanding pada judo," katanya.

Namun, PJSI masih memberikan kesempatan kepada atlet judo yang pindah ke cabang bela diri lain seperti sambo, kurash, atau jujitsu untuk berlatih judo. Dalam rapat kerja nasional, keputusan mayoritas peserta memutuskan untuk mempersilakan atlet, pelatih, wasit, dan pengurus yang pindah cabang olahraga dengan tegas. Prestasi, kata dia, tidak bisa hadir tanpa ketegasan.

Sebelumnya, Ketua Forum Peduli Olahraga Krisna Bayu mengatakan sikap PJSI telah melanggar hak asasi manusia karena mengeluarkan surat larangan terhadap atlet judo untuk memilih cabang lain.

"Setiap orang boleh mengembangkan diri dan berprestasi untuk kebanggaan bangsa," kata Krisna.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2REANz3
January 18, 2019 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2REANz3
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 16, 2019

Bea Cukai Semarang Sumbang Penerimaan Rp 2,5 T

Realisasi penerimaan negara itu melebihi target yang ditentukan sebesar Rp 2,3 T.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang mampu menyumbang penerimaan selama 2018. Jumlah penerimaan mencapai Rp 2,5 triliun.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang Iwan Hermawan di Semarang, Rabu (16/1), mengatakan realisasi penerimaan negara itu melebihi target yang ditentukan sebesar Rp 2,3 triliun. "Realisasi penerimaan dari cukai selama 2018 mencapai 108,08 persen dari target yang ditetapkan," katanya.

Menurut dia, realisasi penerimaan Kantor Bea dan Cukai Semarang ini selalu melebih target sejak tahun lalu. Pada 2017, realisasi penerimaan dari sektor cukai mencapai Rp 1,89 triliun, lebih tinggi dari target sebesar Rp 1,8 triliun.

Ia menjelaskan realisasi penerimaan yang melebihi target tersebut antara lain disebabkan oleh meningkatnya permintaan pasar maupun produksi komoditas kena cukai. "Termasuk keberhasilan edukasi tentang tertib membayar cukai," katanya.

Adapun produk-produk kena cukai yang tercatat di kantor ini meliputi produk-produk hasil tembakau, minuman beralkohol, termasuk produk etil alkohol itu sendiri. Wilayah kerja Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang, kata dia, meliputi Kota Semarang, Salatiga, Kabupaten Demak, Semarang, Kendal, dan Grobogan.

Wilayah-wilayah tersebut merupakan daerah distribusi peredaran komoditas ilegal yang tidak bercukai

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2stdUiP
January 16, 2019 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2stdUiP
via IFTTT
Share: