Showing posts with label 2019 at 09:00PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:00PM. Show all posts

Wednesday, May 29, 2019

Malam Nanti Arsenal Incar Dua Target Sekaligus

Trofi Liga Europa akan mengakhiri puasa trofi Arsenal selama 25 tahun lamanya.

REPUBLIKA.CO.ID, BAKU -- Juru taktik Arsenal, Unai Emery, menegaskan timnya mengincar dua target saat menghadapi Chelsea di partai final Liga Europa pada Kamis (30/5) malam dinihari pukul 02.00 WIB nanti. Jika mampu memenangkan laga di Azarbaijan tersebut, The Gunners tidak hanya meraih trofi tapi sekaligus meraih tiket Liga Champions musim depan.

''Ada dua target di sini, tetapi target paling penting bagi kami adalah memenangkan gelar. Target kedua adalah membantu kita mencapai Liga Champions,'' kata Emery, seperti dilansir BBC Sports, Rabu (29/5).

Arsenal sebelumnya gagal meraih tiket Liga Champions lewat kompetisi domestik setelah hanya mampu finis di urutan kelima klasemen Liga Primer Inggris. Posisinya terpaut dua poin dari Chelsea yang mengamankan tiket Liga Champions dengan mengoleksi 72 poin di posisi ketiga klasemen Liga Inggris.

Jika sukses memenangkan laga di Baku nanti, Arsenal bukan hanya berpeluang tampil di turnamen Liga Champions musim depan. Klub asal London itu juga pastinya mengukir sejarah memenangkan trofi Liga Europa untuk pertama kalinya. Trofi tersebut sekaligus jadi gelar satu-satunya Mesut Oezil cs musim ini, yang mengakhiri puasa trofi selama 25 tahun lamanya.

Namun demikian, Emery menyadari bahwa Chelsea pun sangat berambisi membawa pulang trofi Liga Europa. Kedua tim asal London ini dinilainya bakal saling jegal dalam pertandingan yang akan digelar di Stadion Olimpiade, Baku, Azerbaijan, Kamis (30/5) dini hari WIB nanti. ''Setiap gelar sangat penting bagi kami. Chelsea pastinya juga menginginkan gelar tersebut,'' kata Emery.

Bicara pengalaman mentas di laga final, Arsenal dan Chelsea sama-sama telah merasakan panasnya atmosfer pertandingan pamungkas Liga Europa. Namun, the Blues bisa dikatakan lebih difavoritkan karena pernah menjuarai trofi itu pada musim 2013 usai mengalahkan Benfica 2-1 di Stadion Johan Cruyff.

Sementara Arsenal yang akan tampil untuk kali kedua di final Liga Europa, sama sekali belum pernah meraih trofi tersebut. Di partai final 2000, the Gunners menyerah oleh Galatasaray lewat adu penalti dengan skor 1-4 di Stadion Parken, Denmark.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30RnLz1
May 29, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30RnLz1
via IFTTT
Share:

Tiga Masjid Biru Di Dunia

Sepanjang sejarah Islam, tercatat tiga masjid di dunia yang memiliki kekhasan.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Masjid merupakan tempat ibadah shalat umat Muslim. Setiap masjid memiliki keunikan dan kekhasannya sendiri. Keunikan dan kekhasan ini dapat dilihat dari pendiri, bentuk, bahkan warna cat yang digunakan. 

Sepanjang sejarah Islam, tercatat tiga masjid di dunia yang memiliki kekhasan. Masjid-masjid bersejarah tersebut dikenal dengan warna khas yang dimilikinya. Masjid biru, tidak hanya bentuknya yang khas, tiga masjid biru ini dinilai sebagai masjid biru tercantik di dunia.

Pertama, masjid biru di Turki, Masjid Sultan Ahmed. Masjid ini merupakan peninggalan bani Utsmaniyah. Kedua, masjid biru Yerevan di Armenia, peninggalan abad ke-18 dan ketiga masjid biru di Afghanistan. Berikut ini sekelumit sejarah ketiga masjid tersebut: 

Masjid Sultan Ahmed di Turki

Masjid biru Sultan Ahmed, hingga saat ini masih berfungsi sebagai masjid. Masjid ini dibangun antara 1609 dan 1616 selama pemerintahan Ahmed I.

Masjid ini dibangun oleh Mehmet Aga dengan arsitektur berdasarkan penggabungan dua prototipe rumah ibadah, yakni Aya Sofia dan Masjid Sulaiman. Di masjid ini juga terdapat pemakaman Raja Ahmed I, madrasah, dan rumah sakit.

Masjid ini disebut masjid biru karena sebagian besar interiornya berwarna biru. Interior biru dapat dilihat dinding masjid yang menggunakan ubin berwarna biru berhiaskan lukisan tangan sebanyak 20 ribu buah.

Selain dicat biru, dinding masjid ini juga dihiasi dnegna kaligrafi terbesar pada masanya. Kaligrafi ini dibuat oleh Sayyid Kasim Gubari.

Masjid ini dibangun sebagai bentuk penegasan bahwa bani Utsmani kembali berkuasa di wilayah Turki setelah berperang dengan Persia. Masjid ini menjadi masjid kekaisaran pertama setelah lebih dari 40 tahun mereka berkuasa.

Masjid Biru di Armenia

Masjid biru Yerevan merupakan satu-satunya masjid tersisa yang berada di Armenia. Masjid ini dibangun pada 1766 sekitar abad ke-18 di bawah Dinasti Safawiyah. Masjid biru dibangun di ibu kota Armenia, Yerevan, sehingga masjid ini pun disebut sebagai Masjid Yerevan.

Arsitekturnya seindah masjid biru di Turki. Masjid ini sempat ditutup oleh Pemerintah Soviet hingga Armenia merdeka pada 1990. Selama di bawah kendali Soviet, masjid ini hanya digunakan sebagai museum dengan beragam fasilitas, seperti ruang galeri foto hingga perpustakaan. Masjid biru Yerevan dikenal sebagai masjid biru terlihat dari kubah utamanya yang berwarna biru.

Masjid Biru Mazar I Sharif Afghanistan

Masjid biru ini terletak di Mazar i Sharif yang juga menjadi nama masjid ini. Masjid Mazar i Sharif dibagun pada masa Sultan Ahmad Sanjar penguasa Dinasti Seljuk pada 1512.

Masjid ini pernah rusak parah ketika agresi Genghis Khan pada 1220 M. Pada abad ke-15, Sultan Husayin Mirza Bayqarah kembali merenovasinya dan tetap mempertahankan kekhasan masjid ini dengan warna birunya.

Masjid ini konon terdapat makam sepupu Nabi Muhammad, Ali bin Abi Thalib. Meskipun klaim makamnya juga pernah disebutkan di Irak. Masjid ini besar dan indah dengan atap dan berlantai biru. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VVFp0F
May 29, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VVFp0F
via IFTTT
Share:

Sunday, May 26, 2019

Bubuk Petasan Meledak, Seorang Warga di Kediri Meninggal

Polisi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam jual beli bubuk petasan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang warga meninggal dunia serta dua lainnya menderita luka serius di Desa/ Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, akibat bubuk petasan yang diracik meledak pada Ahad (26/5).

Informasi yang dihimpun, ketiganya adalah Budi (45), Dwi (47) dan Sumaji (47). Mereka semua warga Dusun Sukorejo, Desa/Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Dari kejadian pada Minggu tersebut, Budi diketahui meninggal dunia, sedangkan dua orang lainnya menderita luka serius.

Dwi, salah seorang korban mengatakan awalnya ia dengan dua rekannya berada di rumah milik Ragiyem di Dusun Kepung, Desa/Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.

Ia saat itu melihat Sumaji dan Budi sedang meracik petasan. Sumaji sedang menghaluskan bubuk untuk bahan petasan dengan cara ditumbuk, sedangkan Budi mencampur bubuk yang sudah halus itu dengan bahan lain dalam sebuah botol plastik. Saat itulah botol campuran bubuk tiba-tiba meledak dan melukai rekannya, Sumaji dan menewaskan Budi.

"Saya tadi bangun tidur, melihat Budi dan Sumaji meracik bahan untuk petasan. Saat itulah campuran yang dipegang Budi meledak," kata Dwi saat di rumah sakit.

Ia mengatakan dirinya setelah bangun tidur duduk di kursi yang tidak jauh dari tempat rekannya, Budi dan Sumaji. Setelah peristiwa ledakan itu, ia berhasil melarikan diri. Namun, dirinya juga mengalami luka yang serius.

Budi meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan Sumaji menderita luka bakar di sekujur tubuh. Saat ditemukan warga, Sumaji sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Warga yang mendengar suara itu juga langsung ke lokasi rumah tersebut. Bangunan tempat peracikan bahan petasan rusak. Genteng hancur dan sejumlah tembok juga retak-retak. Warga juga langsung menolong para korban dan dibawa ke rumah sakit.

Polisi yang mendapatkan laporan itu juga langsung ke lokasi kejadian serta memasang garis polisi, mengantisipasi hal yang tidak diinginkan mengingat baru terjadi ledakan akibat petasan.

Namun, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang di lokasi kejadian di antaranya dua botol plastik yang dibuat untuk mengocok bubuk petasan, lalu bubuk untuk bahan petasan kurang lebih 50 gram, pupuk urea sekitar 1 kilogram, sumbu petasan yang sudah dipotong-potong dan tujuh petasan yang belum diisi dengan bubuk.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Fathon mengatakan polisi hingga kini masih mengusut kejadian tersebut. Untuk barang bukti dibawa oleh polisi, sedangkan para korban dibawa ke rumah sakit.

"Iya, anggota sedang melakukan olah TKP dan penyelidikan secara intensif terkait kasus meledaknya mercon hingga mengakibatkan tewasnya satu orang dan dua luka," kata Kapolres.

Polres Kediri sebelumnya telah menyita banyak bahan untuk membuat petasan. Polisi berhasil menyita 4 kilogram bubuk petasan dan 15 sumbu petasan dari jaringan Put (17), pelajar asal Desa Tanjungkalang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk,

lalu Hak (28), seorang sopir warga Desa Tanjungkalang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, dan Muh (37), petani asal Desa Ngampel, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

Bubuk petasan itu didapatkan dari Hak yang dibelinya seharga Rp200 ribu per kilogram. Petugas lalu menangkap yang bersangkutan dan setelah diinterogasi, Hak mengaku bahwa barang itu dibeli dari Muh seharga Rp160 ribu.

Sebelumnya, Polres Kediri juga berhasil menyita bubuk petasan dengan barang bukti 4,5 kilogram. Bahan itu disita dari seorang pelajar berinisial San (18), asal Desa Juwet, Kecamatan Wates.

Petugas juga mengamankan sebuah timbangan digital, saringan, baskom dan sendok besar. SA dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Kediri untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, karena yang bersangkutan masih usia pelajar, polisi tidak melakukan penahanan. Polisi meminta orang tua dan sekolah untuk melakukan pembinaan terhadap yang bersangkutan.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam jual beli bubuk petasan, karena berbahaya. Selain membahayakan diri sendiri, juga orang lain ketika terjadi ledakan. Jika nekat, yang bersangkutan bisa berurusan dengan hukum dan bisa dijerat dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WpsBnI
May 26, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WpsBnI
via IFTTT
Share:

TNP2K Harap Distribusi Tertutup Elpiji Segera Diterapkan

Dua skema penyaluran, rekam biometrik dan voucher elektronik paling memungkinkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) mengharapkan agar distribusi tertututp elpiji 3 kilogram (kg) segera diterapkan oleh pemerintah. Hasil uji coba distribusi tertutup menggunakan dua skema, yakni voucher elektronik dan rekam biometrik. Kedua skema tersebut dinilai cukup berhasil dan dapat digunakan untuk proses distribusi tertutup secara nasional. 

Kepala Unit Komunikasi dan Pengelolaan Pengetahuan TNP2K, Ruddy Gobel, mengungkapkan, kedua sistem baik e-voucher maupun biometrik dapat berjalan dan digunakan. Namun, untuk memutuskan terkait sistem yang akan dipakai nantinya, masih diperlukan pembahasan teknis lanjutan. 

Tahapan lanjutan yang dimaksud yakni terkait perlunya penyesuaian beberapa regulasi sekaligus perbaikan teknis distribusi berdasarkan rekomendasi yang disusun TNP2K bersama sejumlah lembaga terkait. "Kapan (distribusi tertutup akan berlangsung sangat tergantung seberapa cepat dua hal di itu," kata Ruddy kepada Republika.co.id, Ahad (26/5). 

Dari hasil kajian bersama, sisi distribusi tertutup elpiji 3 kg bisa menghemat pengeluaran APBN sekitar Rp 60 triliun. Oleh karenanya, Ruddy menilai, pemerintah butuh agar distribusi tertutup segera diterapkan agar dapat menghemat pengeluaran APBN. 

"Pemerintah nampaknya butuh untuk segera memberlakukannya agar APBN bisa digunakan untuk menambah pos anggaran lain. Seperti pendidikan, kesehatan, dan penanggulangan kemiskinan," kata Ruddy menambahkan.

Berdasarkan hasil uji coba, proses transaksi pembelian elpiji 3 kg bagi masyarakat miskin yang berhak cukup singkat, yakni hanya 2-3 menit. Namun, masing-masing sistem dalam uji coba distribusi tertutup itu diakui memiliki kelebihan maupun kekurangan. 

Sistem e-voucher, kata dia, cukup sederhana dalam penggunaannya. Namun dibutuhkan perubahan perilaku dari mereka yang berhak mendapatkan elpiji 3 kg. Khususnya kebiasaan untuk menghafal masing-masing nomor identifikasi pribadi (PIN) serta mengharuskan adanya ponsel oleh penerima subsidi, baik milik sendiri ataupun pinjam. 

Sementara, sistem biometrik jari membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk verifikasi data penerima. Adapun biometrik wajah paling efisien dan memiliki tingkat keamanan yang tinggi. 

Akan tetapi, Ruddy menyebut, dibutuhkan perbaikan aplikasi untuk skala nasional jika ingin menggunakan sistem biometrik dalam distribusi tertutup tersebut. "Dua sistem ini hasil dari uji coba. Kepastian penggunaan teknologi tergantung pemerintah. Koordinasi tahap lanjutan sekarang dipegang oleh Kemenko PMK," katanya. 

Sebagaimana diketahui, uji coba distribusi tertutup dijalankan di tujuh kabupaten/kota dan menjangkau 14.193 rumah tangga sasaran lewat 172 toko elpiji. Beberapa kendala yang ditemukan dalam proses uji coba yakni terkait sinyal operator ponsel. Selain dari aspek penerima subsidi, kesiapan penjual elpiji banyak yang belum cukup sigap dalam melayani proses transaksi sesuai standar.  

Oleh sebab itu, Ruddy mengatakan, proses sosialisasi dan edukasi masih harus ditingkatkan serta perlunya perbaikan aplikasi demi kelancaran distribusi secara nasional. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2M9lEmT
May 26, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2M9lEmT
via IFTTT
Share:

Sunday, May 19, 2019

Kolev tak Gentar Hadapi Tuan Rumah Barito Putra

Ivan Kolev senang striker Persija Marko Simic kembali.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persija Jakarta akan menantang Barito Putra pada laga perdana Liga 1 2019 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Senin (19/5) malam. Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev menyatakan, tim asuhannya berada dalam kondisi siap secara fisik dan mental.

Apalagi, bomber andalan Persija Jakarta, Marko Simic, dipastikan akan merumput pada laga tersebut. "Persiapannya seperti biasa. Kami juga sudah terbiasa main setiap lima hari sekali. Yang paling penting buat kami saat ini sudah memiliki Marko Simic. Dan bagusnya lagi kondisi pemain juga cukup bagus dan mudah-mudahan laga besok kami bisa 100 persen," kata Kolev dalam konferensi pers jelang laga, Ahad (19/5).

Kolev mengakui, Barito Putra memiliki rekor tak terkalahkan di setiap laga kandang yang dilakoni. Namun, pelatih asal Bulgaria ini tetap percaya pada kemampuan anak asuhnya. Ia berharap Simic dkk bisa memaksimalkan laga tersebut. "Kami harap besok main bagus dan hasilnya juga bagus," ujarnya.

Menurut Kolev, wajar jika ada rintangan yang dihadapi tim pada setiap pertandingan. Terlebih ini adalah laga perdana bagi Persija di Liga 1 2019. Maka, Persija memiliki beban untuk memenangkan pertandingan tersebut.

Bahkan, kata Kolev, hal itu bukan hanya target bagi Persija, melainkan seluruh tim yang ingin mengawali musim dengan baik. Selain itu, Persija yang merupakan juara bertahan pada musim lalu bertekad untuk mempertahankan statusnya. "Pastinya setiap game ada beban, itu biasa apalagi ini game pertama di kompetisi ini. Ditambah Persija tim juara, kami berusaha bisa mengulangi prestasi musim lalu," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vz7T0b
May 19, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vz7T0b
via IFTTT
Share:

Saturday, May 11, 2019

Ultah Ke-68 PBSI Diharap Jadi Momentum Raih Piala Sudirman

Komposisi tim yang dibawa ke Cina dinilai punya kapabilitas kepercayaan diri tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memasuki usia 68 tahun. Bertepatan dengan tahun penyelenggaraan Piala Sudirman di Cina, 19-26 Mei mendatang, usia 68 PBSi diharapkan menjadi momentum bagi kontingen untuk meraih gelar tersebut.

Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto, mengatakan bahwa gelar juara Piala Sudirman menjadi salah satu targetnya di ulang tahun (ultah) PBSI tahun ini. Selain itu, pihaknya juga ingin para atlet dapat menggoreskan tinta emas prestasi di ajang internasional lainnya.

"Tujuan PBSI di usia ke-68 ini, kami berharap bisa mendapat kebanggaan berupa gelar juara di Piala Sudirman, Kejuaraan Dunia, serta meloloskan sebanyak mungkin pemain ke olimpiade," kata Budiharto dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Sabtu (11/5).

Budiharto optimistis, para atlet memiliki peluang besar untuk merebut gelar yang sudah 30 tahun tak 'pulang' ke Indonesia itu. Sebab, komposisi yang dibawa ke Cina dinilai memiliki kapabilitas kepercayaan diri yang tinggi.

Kontingen Indonesia membawa atlet putra yang terdiri dari Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Tontowi Ahmad, Praveen Jordan, dan Hafiz Faizal.

Sedangkan, delapan pemain putri diisi oleh Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Melati Daeva Oktavianti, Gloria Emanuelle Widjaja, dan Winny Oktavina Kandow.

"Targetnya semua pemain yang diturunkan bisa main semaksimal mungkin. Saat ini tiga nomor andalan kami masih di ganda putra, tunggal putra, dan ganda campuran," ujar Budiharto. "Nomor ganda putri pun bisa dibilang andalan meskipun kami hanya membawa satu pasangan tetap yaitu Greysia/Apriyani, karena penampilan mereka yang paling stabil. Kami pun berharap ada kejutan dari tim tunggal putri."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vUJJmc
May 11, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vUJJmc
via IFTTT
Share:

Kiai Maruf Tegaskan Indonesia adalah Negara Kesepakatan

Kiai Maruf menghadiri acara tasyakuran kebangsaan yang digelar oleh ISNU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menghadiri acara Tasyakuran Kebangsaan dan Buka Bersama yang dihelat Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) di Condet, Jakarta Timur, Sabtu (11/5). Dalam tausiyahnya Ketua Dewan Pembina ISNU itu menekankan, Indonesia merupakan negara kesepakatan. Sehingga, semua pihak harus saling menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

"Bagi kita NKRI itu sudah final. Indonesia ini adalah negara kesepakatan yang harus kita jaga," kata Kiai Ma'ruf.

Kiai Ma'ruf menghadiri acara itu sekitar setengah jam sebelum jam berbuka puasa. Datang dengan mengenakan sarung berwarna merah dan jas berwarna hitam, Ma'ruf langsung disambut ketua umum ISNU Ali Masykur Musa di depan pendopo tempat acara diadakan. Selain ISNU, hadir juga disana Keluarga Alumni Universitas Jember.

Ali Masykur mengatakan, acara itu dihelat sebagai bentuk syukur karena Pemilu 2019 telah berjalan lancar. Selain itu juga bentuk syukur atas perolehan suara sementara yang menunjukkan bahwa KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres bersama capres Joko Widodo memenangi perolehan suara.

"Selain buka bersama ini adalah kirim doa untuk keselamatan bangsa. Siapapun yang menang, mereka harus menjadi presiden bagi semua rakyat Indonesia," kata dia. Maka dari itu, sambung Ali, setiap pihak harus siap menerima dengan lapang dada siapapun yang akhirnya dilantik pada 20 Oktober nanti.

Hal senada disampaikan Kiai Ma'ruf dalam tausyiahnya yang berlangsung sekitar 15 menit itu. Ia berharap, tidak ada lagi konflik ketika hasil perhitungan suara sudah diumumkan KPU.

"Terlebih lagi di bulan puasa ini kita harus belajar menahan diri. Maka dari itu (kita) harus menahan diri dari hal-hal yang tidak seusai dengan komitmen kebangsaan kita dan tidak sesuai dengan mekanisme tata negara yang telah disepakati," katanya.

Ia pun sebagai ulama dari organisasi Nahdatul Ulama, menekankan, setiap kader NU siap mengawal bangsa dan negara Indonesia kedepannya. Karena bagi ulama kelahiran Tangerang, Banten itu, hal terpenting sekarang ini adalah bagaimana mengawal NKRI dari upaya-upaya yang tidak seusai kesepakatan.

"Pancasila itu kesepakatan, NKRI itu kesepakatan, dan tata aturan mekanisme (negara) itu juga kesepakatan," tutur dia.

Seusai memberikan tausyiahnya yang dihadiri lebih dari 100 orang itu, Kiai Ma'ruf melanjutkan degan membacakan doa. Tak lama setelah itu, waktu berbuka puasa pun datang, ia berbuka dan melaksanakan shalat maghrib. Sekitar pukul 06.50 Kiai Ma'ruf pun meninggalkan lokasi perhelatan Tasyakuran itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q0VX6b
May 11, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q0VX6b
via IFTTT
Share:

Menghafal Alquran, Sulitkah?

Allah telah mudahkan dan Allah jamin Alquran mudah untuk dipelajari dan dihafalkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penemu metode 30 menit lancar membaca Alquran Ustaz Achmad Farid Hasan pun menyebutkan beberapa cara menghafal Alquran bagi pemula. "Paling efisien dan efektif bagi pemula, yakni cukup sediakan waktu, sehari setengah jam," kata dia.

Selama setengah jam, satu ayat Alquran bisa dihafal. Jadi, dalam waktu satu jam, dua ayat sudah dapat dihafal. Ustaz Farid mengaku pernah menggunakan cara itu saat masih tinggal di pon dok pesantren. Setiap hari, dia menyediakan waktu minimal setengah jam untuk menghafal Al quran.

Supaya hafalan tidak mudah hilang, hafalan sebelumnya harus diulang kurang lebih lima kali. "Misalnya, sudah menghafal surah al-Baqarah ayat 1, menuju ayat 2, ayat 1 tersebut harus dibaca lagi, diulang lagi. Selanjutnya menuju ayat 3, ayat 1 dan 2 di baca lagi, begitu seterusnya, lama-lama akan hafal sendiri," kata Ustaz Farid.

Dia mengungkapkan, banyak orang berpikir menghafal Alquran sulit. Padahal, tidak sama sekali. "Allah telah mudahkan dan Allah jamin Alquran mudah untuk dipelajari dan dihafalkan. Jadi, nggak ada yang sulit, menghafal juga mudah," ujarnya mene gaskan.

Anak umur lima tahun saja, ia menambahkan, sudah bisa menghafal Alquran, apalagi orang dewasa. Hal itu karena bahasa Alquran tidak serumit yang dibayangkan. "Lebih sulit matematika dibandingkan membaca Alquran," ujar Ustaz Farid.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vQ97tD
May 11, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vQ97tD
via IFTTT
Share:

Sunday, May 5, 2019

Mampir Sejenak ke Masjid Cologne

Ruangan utama masjid seluas 4.500 meter persegi (m2) ini berbentuk kotak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pada Selasa (16/4) siang waktu setempat, terlihat banyak orang sedang mengunjungi masjid ini. Sepertinya ibu-ibu setengah baya yang memakai kerudung ini berasal dari Turki. Mereka sedang tur dan salah satunya mengunjungi Masjid Pusat Cologne.

Republika sempat berpapasan dengan mereka seusai berwudhu yang lokasinya berada di gedung sam ping masjid. Karena tidak tersedia sandal, rata-rata di samping tempat duduk wudhu disediakan tisu untuk mengusap kaki agar kering, sebelum jamaah memakai sepatu kembali menuju ke masjid.

Ruangan utama masjid seluas 4.500 meter persegi (m2) ini berbentuk kotak. Kala itu, hanya ada beberapa jamaah yang menunaikan shalat Zuhur. Sementara itu, di sudut lainnya, ada jamaah yang ngobrol dengan rekannya. Ada anak kecil yang berlari-lari ketika ayahnya menunaikan shalat.

Sementara itu, jamaah perempuan di tempatkan di lantai atasnya. Masjid berbentuk kubah ini dipenuhi hiasan kaligrafi bertuliskan lafaz Allah dan Asmaul Husna di dindingnya yang berwarna peach. Sebagian dindingnya terbuat dari kaca sehingga sinar matahari bisa lang sung masuk menyinari ruang shalat.

Sementara itu, lambang dua bintang yang disatukan tampak menempel di bagian atap masjid, seolah memayungi jamaah. Karpet yang terpasang pun terasa empuk dan menutup seluruh lantai. Sementara itu, di bagian pojok, tersedia kursi yang dapat digunakan bagi jamaah uzur yang ingin menunaikan shalat dengan cara duduk.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VN35Zk
May 05, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VN35Zk
via IFTTT
Share:

Mampir Masjid Cologne, Naik Apa?

Masjid Cologne berada di lokasi strategis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Masjid ini berada di lokasi strategis. Jika hendak ke sana, Anda bisa mengendarai kereta. Turun dari Koeln Hauptbahnhof atau Stasiun Pusat Koeln, lalu berpindah menuju stasiun U-Bahn, yang saling terintegrasi. Dari Stasiun Dom/Hauptbahnhof, cukup melewati tiga stasiun dan turun di Hans-Bockler-Plazt.

Setelah berjalan kurang dari lima menit melewati Innerer Grungur tel, sebuah taman terbesar di Kota Koeln atau Cologne, Anda akan tiba di Zentralmoschee atau Masjid Pusat Co logne. Dari kejauhan, sebenarnya me nara masjid setinggi 55 meter yang berbentuk lancip, mirip bambu runcing ini sudah terlihat.

Namun, baru benar-benar ngeh kalau bangunan ini merupakan masjid setelah melihatnya dari perempatan Jalan Kanal strasse. Untuk menuju masjid ini, pengunjung harus melewati tangga yang menjadi lalu lalang jamaah.

Sebelumnya, di lantai bawah terpasang papan pengumuman bertuliskan Turkisch Islamische Union, yang sepertinya berisi beasiswa bagi mahasiswa Muslim berkaitan dengan pro ses integrasi dengan budaya Jerman, dan informasi bagi umat Islam yang disampaikan pengurus masjid ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vKafyB
May 05, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vKafyB
via IFTTT
Share:

Saturday, May 4, 2019

Kementan Alokasikan Bibit Lada Senilai Rp 5,5 Triliun

Produktivitas bibit unggul bisa mencapai 2,5 ton per hektare per tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, BELITUNG -- Kementerian Pertanian (Kementan) dalam dua tahun terakhir telah mengalokasikan bibit lada unggul senilai Rp 5,5 triliun ke provinsi yang menjadi sentra produksi lada di Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah mengembalikan kejayaan komoditas ekspor tersebut di pasar dunia.

"Khusus untuk Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kementan telah mengalokasikan bibit unggul lada dengan rehabilitasinya seluas 5.000 hektare kebun lada petani," kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat pelepasan ekspor lada putih di perkebunan lada putih Desa Air Seruk, Belitung, Sabtu (4/5).

Ia mengatakan bantuan bibit unggul ini tidak hanya membantu petani dalam mengembangkan usaha perkebunannya. Bantuan ini juga dapat meningkatkan produksi dan kualitas komoditas unggulan pemerintah daerah Babel.

"Bedanya, produktivitas bibit biasa hanya 0,7 ton per hektare per tahun, tetapi kalau bibit unggul produktivitasnya mencapai 2,5 ton per hektare per tahun, bahkan bisa mencapai tiga ton per hektare per tahun," ujar Mentan.

Dengan program ini, Mentan Amran optimistis dapat mengembalikan kejayaan rempah Indonesia. Selama ini, kata dia, akar permasalahan rempah, khususnya lada, ada pada bibit, teknologi, dan membangun semangat petani.

Apalagi keunggulan komparatif pertanian Indonesia masih luar biasa, sehingga produktivitas dan kualitas suatu komoditas dapat ditingkatkan dan mampu bersaing di pasar dunia.

"Kita sudah buktikan empat tahun terakhir, dulu ekspor kita 33 juta ton, tetapi pada 2018 meningkat menjadi 42 juta ton. Artinya naik hampir 10 juta ton. Apa yang kita lakukan sekarang ini sudah membuahkan hasil pada pemerintahan Jokowi-JK. Sekarang kita sudah panen," ujar Mentan.

Ia mengatakan Kementan memberikan anggaran bibit unggul berdasarkan sentra produksi. Sehingga, pemerintah tidak memberikan anggaran kepada daerah yang tidak cocok dengan lada. Adapun sentra produksi lada di Indonesia yakni ada di Bangka Belitung, Luwu Raya, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung.

"Ini adalah sentra lada kita. Kita harus kembangkan berdasar keunggulan komparatif dan kompetitif. Kompetitif itu melakukan pengolahan, agar bisa memasuki pasar internasional. Karena nilai tambah yang paling besar ada di pengolahan. Jadi cara berpikir kita ke depan seperti itu," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wo9gQB
May 04, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wo9gQB
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 1, 2019

Al-Jazzar Tumbuh dan Berkembang di Kairouan

Di Kairouan, al-Jazzar tempuh pendidikan fikih dan ilmu medis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Al-Jazzar tumbuh dan berkembang di lingkungan yang kondusif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, yaitu Kairouan, Tunisia kini. Ia menempuh pendidikan di kuttab semasa muda dan mempelajari tata bahasa, teologi, fikih, dan sejarah di Masjid Uqba Ibnu Nafi.

Al-Jazzar mempelajari ilmu medis dari ayah dan pamannya yang seorang Yahudi dan dokter di Qayrawan, Ishaq Ibnu Suleiman. Ia belajar medis di rumah dan mengajarkan kembali kepada murid-muridnya. Masa pendidikannya ini dikisahkan dalam karyanya Zad Al Mussafir (viaticum).

Makalah ini tersebar pada abad kesembilan dan dikenal langka dan mahal. Al Jazzar memiliki perpustakaan yang kaya akan buku-buku seberat 50 kilogram. Buku-buku ini tidak semuanya tentang kedokteran, tetapi juga buku-buku lainnya.

Al-Jazzar juga menulis berbagai buku medis lain, seperti penyakit anak, demam, gangguan seksual, terapi, gangguan perut, kusta, obat-obatan. Selain buku medis, dia juga menulis buju sains lain, seperti sejarah, mengenai binatang, dan sastra Al-Jazzar diperkirakan wafat pada tahun sekitar  895 M dan 1009 M. Tahun kelahiran dan kematiannya sulit dipastikan kebenarannya. Banyak kebingungan masalah tahun kelahirannya (Ibnu al-Jazzar), ujar Hajji Khalifah dalam karyanya bertajuk Kashf al-Zunun II.

Hajj menuturkan, ada tiga versi mengenai tahun yang sempat disebut-sebut sebagai tahun wafatnya Ibnu al-Jazzar ini. Pertama, sebelum tahun 400 H/1010 M, kedua tahun 400 H/1010 M, dan ketiga setelah tahun ini.

Sementara, Brockelmann (GI, 238) menyebutkan, al-Jazzar tutup usia pada tahun 395 H/1004 M. Ilmuwan lainnya, seperti Idris, mengadopsi pendapat Brockelmann soal tahun wafatnya al-Jazzar.

Sedangkan, Ibnu Juljul merujuk pada karyanya bertajuk Tabaqat al-Atibba menyebutkan Ibnu Al-Jazzar meninggal pada 987 M. Sementara, Ibnu 'Idhari dalam karyanya al-Bayan al-Mughrib I, mengatakan wafatnya Ibnu Al-Jazzar sekitar 369 H/979 M-980 M.

Namun, baru-baru ini ada bukti yang menunjukkan bahwa ia meninggal di kota kelahirannya di Kairouan, sekitar tahun 979-980 M (369 H). Dia hidup selama 84 tahun. Sejak lahir hingga meninggal dia berada di Kairouan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vx7IYQ
May 01, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vx7IYQ
via IFTTT
Share:

Saturday, April 27, 2019

Herrera Sepakat Bergabung dengan PSG

Herrera akan mengisi lini tengah PSG yang sudah padat dengan sejumlah pemain top.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Klub kaya Prancis Paris Saint-Germain (PSG) dilaporkan telah menyetujui kesepakatan untuk merekrut gelandang tengah Manchester United (MU) Ander Herrera pada musim panas nanti. Herrera akan mengisi lini tengah PSG yang sudah padat dengan sejumlah pemain top.

Seperti dilaporkan RMC Sport disadur Four Four Two, Sabtu (27/4), gelandang berusia 29 tahun sudah sepakat bergabung dengan PSG pada awal musim depan dengan durasi kontrak selama lima tahun. Meski sang pemain lebih setuju untuk menandatangani durasinya di Parc des Princes selama empat tahun. Kehadiran Herrera diproyeksikan menggantikan Adrien Rabiot yang kontraknya akan berakhir di PSG, akhir musim ini.

Sejatinya, PSG memiliki pesaing untuk mendaratkan gelandang bertubuh mungil. Les Parisien diganggu oleh klub asal Spanyol yang juga merupakan klub Herrera sebelumnya, yakni Athletic Bilbao. 

Tim asal Basque sebelumnya menawarkan harga sebesar 40 juta euro untuk membawa pulang Herrera ke Spanyol. Tetapi, PSG datang dan memberikan sodoran gaji tinggi yang membuat Herera memilih untuk merapat bersama Nyemar Jr dan kolega.

Herrera telah membuat 187 penampilan bersama MU sejak bergabung dengan klub berjuluk the Red Devils pada 2014 silam. Bersama MU, ia memenangkan Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IKbiar
April 27, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IKbiar
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

KPU Beri Santunan Pada Petugas KPPS yang Sakit dan Meninggal

KPU menyatakan pekerjaan penyelenggara pemilu sangat berat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengapresiasi para anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suata (KPPS). Menurut Ilham, tugas penyelenggara pemilu memang sangat berat sehingga saat ini banyak kabar ada Ketua KPPS yang meninggal.

"Ada kecapekan, ada serangan jantung. Nah, ini masyarakat enggak banyak tahu bahwa pekerjaan penyelenggara pemilu sangat berat, sangat maksimal," kata Ilham, di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (19/4).

Ilham berpendapat, petugas KPPS yang sakit dan ada yang hingga meninggal adalah pahlawan demokrasi. Ia juga mengatakan, KPU memberikan penghargaan kepada seluruh petugas KPPS yang berjuang menyelenggarakan pemilu dengan relatif baik.

"Nanti akan berikan penghargaan kepada mereka semua, juga penyelenggara pemilu kabupaten dan provinsi yang menyelenggarakan pemilu 2019 yang sampai saat ini relatif berjalan baik. Ya bisa nanti orang sakit, meninggal kita santuni," kata dia lagi.

Adapun proses penghitungan suara di situng pemilu saat ini terus berjalan. Ilham mengungkapkan sejumlah kendala yakni sinyal yang sulit di beberapa daerah terutama di bagian timur.

Namun, KPU terus berupaya agar hasil yang ditampilkan di Situng bisa maksimal. "Sekarang enggak down kok. Namanya yang buka jutaan orang, ribuan. Tapi yang pentimg kita bisa maksimalkan agar masyarakat bisa akses," kata dia lagi. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PlctNU
April 19, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PlctNU
via IFTTT
Share:

Sunday, April 14, 2019

Dubes: Iran Masuki Tahap Rehabilitasi Bencana

Pemerintah Iran sudah berupaya melakukan penanganan infrastruktur yang rusak.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Bencana banjir di Iran telah menelan korban hingga 76 orang warganya. Beruntung, dalam musibah banjir bandang itu tak satu pun Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di berbagai tempat di Iran tertimpa bencana. 

Atas bencana yang banyak merenggut korban jiwa, Dubes RI untuk Iran, Octaviano Alimudin atas nama pemerintah RI dalam setiap kesempatan dalam pertemuan-pertemuan kenegaraan telah menyampaikan belasungkawa dan duka mendalam. Saat ini, katanya, banjir yang melanda berbagai tempat di Ira sudah mulai mereda. Selanjutnya, pemerintah Iran sudah berupaya melakukan penanganan infrastruktur yang rusak akibat bencana tersebut. 

"Tahapannya bukan lagi darurat. Saat ini sudah memasuki tahapan rehabilitasi dan target mereka (Iran-red) selesai dalam dua bulan," ujar Dubes Octaviano kepada Republika.co.id, Ahad (14/4).

Dubes menyebutkan, saat banjir berlansung bertepatan dengan masa liburan. Karenanya, banyak mahasiswa dan pelajar Indonesia tak terkena dampak langsung dari bencana banjir tersebut. Lebih dari itu, katannya, komunikasi antara KBRI dengan WNI yang ada di Iran relatif berjalan lancar. 

"Banyak mahasiwa-mahasiswa sedang berlibur di luar kota semisal di Tehran dan Qom. Kami terus melakukan monitoring terhadap WNI di sini, alhamdulillah semua aman," ujarnya seraya mengatakan, KBRI juga menyediakan ruangan atau tempat bagi mahasiswa dan mahasiswa untuk menetap sementara guna menghindari bencana banjir.

Sebelumnnnya, Pejabat Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) KBRI Tehran, Tety Mudrika menyatakan, sejak 23 Maret hingga saat ini sebanyak 22 provinsi dari 31 provinsi di Iran terdampak bencana banjir bandang sehingga seluruh masyarakat Iran diminta untuk tetap waspada. Atas kondisi itu, katanya, sejak awal KBRI sudah lakukan berbagai langkah. 

Baca juga: Alhamdulillah WNI di Iran tak Terdampak Banjir

Pertama, melakukan kontak di WAG beranggotakan tidak hanya WNI tapi juga Diaspora Indonesia (WNI yg menikah dengan WN Iran)."Sejauh ini mereka dalam keadaan baik2 saja dan jauh dari lokasi bencana banjir bandang," ujarnya.

KBRI, katanya lagi, telah mengeluarkan dan menyebarluaskan imbauan (safety warning) kepada WNI dan diaspora Indonesia di Iran untuk tetap waspada dan menghindari tempat-tempat yang rawan banjir bandang serta menghubungi hotline/nomor telepon KBRI Tehran. Selain itu, Pemerintah Iran telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan korban,  pemulihan pascabencana termasuk penanganan trauma pascabencana terutama perempuan dan anak-anak.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KCwAZv
April 14, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KCwAZv
via IFTTT
Share:

Saturday, April 13, 2019

In Picture: Foto Pasangan Capres dan Cawapres 01 Tiba di Lokasi Debat

Debat putaran kelima adalah debat terakhir Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Capres nomor urut 01 Joko Widodo bersama istri Iriana Joko Widodo tiba di lokasi untuk mengikuti debat Pilpres 2019 putaran kelima, di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Sementara Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin datang bersama istri Wury Estu Handayani saat tiba di lokasi debat Pilpres 2019 .

Debat itu mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan dan industri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IhHQsk
April 13, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IhHQsk
via IFTTT
Share:

AHY: Semoga Masyarakat Terpuaskan dengan Debat Capres

AHY berharap para capres dan cawapres mampu memberikan rekomendasi untuk masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemilu 2019 Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berharap semoga seluruh masyarakat Indonesia terpuaskan dari debat terakhir capres-cawapres 2019.

"Ya, semoga seluruh masyarakat terpuaskan, khususnya untuk para swing voters," kata Agus ketika tiba di lokasi debat, Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Agus juga mengatakan bahwa semoga para capres dan cawapres mampu menyampaikan rekomendasi yang tepat bagi Indonesia, khususnya pasangan Capres - cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga.

AHY juga sempat menyebutkan bahwa banyak masyarakat yang merindukan program dari kepemimpinan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Di mana, program dari SBY menurutnya banyak yang akan dibawa oleh pasangan no urut 02 Prabowo-Sandi. Ia menjelaskan banyak program Prabowo-Sandiaga yang juga sempat didiskusikan dengan SBY.

Debat kelima Pemilu Presiden 2019 merupakan debat pamungkas sekaligus akan menutup seluruh rangkaian debat yang telah dimulai sejak Januari 2019.

Debat yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta ini menghadirkan kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden baik paslon nomor urut 01 maupun 02. Berbagai tema yang diangkat dalam debat terakhir ini adalah ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, dan industri.

Sebagaimana diketahui, Pemilu Presiden 2019 yang akan diselenggarakan pada 17 April diikuti dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, yakni pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma''ruf Amin serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X2qeno
April 13, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X2qeno
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

Bea Cukai Merauke Tindak Toko Penjual Minol Ilegal

Ribuan botol minol diamankan.

REPUBLIKA.CO.ID, MERAUKE --  Bea Cukai Merauke rutin mengawasi peredaran minuman beralkohol di wilayah Kabupaten Merauke dan sekitarnya. Pengawasan dilakukan terhadap perusahaan penyalur minuman beralkohol dan Tempat Penjualan Eceran (TPE) minuman beralkohol yang sudah memiliki izin dan tempat penjualan minuman beralkohol dan gudang yang menyimpan minuman beralkohol yang tidak memiliki izin Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC).

Kepala Kantor Bea Cukai Merauke, Deny Sudrajat menjelaskan NPPBKC adalah izin untuk menjalankan kegiatan sebagai pengusaha pabrik, pengusaha tempat penyimpanan, importir, penyalur, atau pengusaha tempat penjualan eceran BKC di bidang cukai. Ketentuan tentang NPPBKC telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai.

Selain itu, ketentuan NPPBKC juga ada di Peraturan Pemerintah Nomor 72 tahun 2008 tentang Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai dan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 66/PMK.04/2018 Tentang Tata Cara Pemberian, Pembekuan dan Pencabutan Nomor Pokok pengusaha Barang Kena Cukai.

Bea Cukai melakukan penindakan terhadap sebuah toko yang diduga menjual minuman beralkohol tanpa memiliki izin NPPBKC, dan sebuah gudang yang diduga menyimpan/menimbun minuman beralkohol tanpa memiliki izin NPPBKC. Dalam penindakan terhadap toko yang diduga menjual minuman beralkohol tanpa izin, kedapatan barang hasil penindakan berupa 125 botol minuman beralkohol Golongan B dan C.

"Sedangkan, terhadap penindakan gudang yang diduga menyimpan minuman beralkohol tanpa izin yang dilakukan pada tanggal 28 Maret kedapatan barang hasil penindakan berupa 116 karton (4.368 botol) minuman beralkohol Golongan C. Semua barang hasil penindakan telah dilekati pita cukai dalam negeri,” ujar dia. 

Terhadap barang hasil penindakan telah dilakukan penyegelan dan berdasarkan hasil pemeriksaan diduga telah melanggar Pasal 14 ayat (7) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai dengan Sanksi Administrasi berupa Denda.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GfPIIm
April 11, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GfPIIm
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

Hindari Konsumsi Karbohidrat Olahan

Karbohidrat olahan memicu craving

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Obesitas pada anak dapat dihindari salah satunya dengan mengurangi konsumsi karbohidrat olahan, demikian saran dokter spesialis anak dari RSCM, dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K).

"Terapi obesitas pada usia remaja punya tingkat keberhasilan 10-20 persen saja. Kalau enggak mau keto (diet rendah karbohidrat), kurangi konsumsi karbohidrat olahan. Jajanan yang ada di mini market, jika langsung dimakan, akan langsung meningkatkan kadar gula. Indeks glikemik akan langsung tinggi," ujar Piprim di Jakarta, Sabtu (6/4).

Piprim mengatakan karbohidrat olahan seperti yang banyak ditemui di toko ritel justru memicu craving atau ingin mengosumsi suatu terus menerus dan tidak mengenyangkan."Berbeda dengan makanan alami yang langsung diciptakan Allah, misalnya telur, daging, ikan dan bahan pangan lain berikut lemaknya itu mengenyangkan," katanya.

Ketika seseorang mengonsumsi karbohidrat olahan pabrik, lanjut Piprim, orang itu mampu menghabiskan makanan itu dalam jumlah banyak seorang diri. "Itu namanya sugar craving. Siklusnya, insulin naik dulu, sedangkan gulanya turun. Begitu gula turun, dia lapar lagi dan mengambil (makanan) lagi," ujar Piprim.

Para ahli kesehatan menyarankan semua orang mengonsumsi sayuran dan buah meskipun tidak semua buah aman dikonsumsi bagi penderita diabetes, salah satunya pisang.

Piprim mengatakan kadar gula dalam pisang tinggi sehingga justru berbahaya dikonsumsi berlebihan, apalagi jika Anda penderita diabetes.

Satu potong pisang besar bisa mengandung 17 gram atau 4,25 sendok teh gula. Sementara, satu cangkir buah anggur mengandung 15 gram atau 3,75 gram sendok teh gula.

"Buah mesti dicari yang nutrisi tinggi tapi enggak langsung diubah oleh tubuh menjadi gula. Misalnya alpukat, stroberi, atau buah lain keluarga berry, bengkuang, timun dan buah berserat tinggi," kata Piprim.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D0Ft93
April 06, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D0Ft93
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Masjid Bibi Khanym, Lambang Cinta Sang Raja

Pada zamannya, Masjid Bibi Khanym bangunan tertinggi dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Masjid Bibi Khanym dibangun pada masa pemerintahan Timur Lenk. Pada 1399, ia memerintahkan untuk membangun masjid jami yang megah, besar, indah, dan pantas untuk ibu kota pemerintahannya. Pembangunan masjid ini selesai lima tahun pada 1404. 

Oleh penguasa Timurid ini, masjid yang baru dibangun tersebut diberi nama Masjid Bibi Khanym. Nama yang tersemat pada bangunan masjid ini diambil dari nama istri Timur Lenk yang berasal dari negeri Tiongkok. Sebagai lambang cintanya untuk sang permaisuri tersayang, Timur Lenk mendirikan masjid tersebut.      

Pada zamannya, Masjid Bibi Khanym pernah menjadi bangunan tertinggi di dunia. Yulianto Sumalyo dalam buku Arsitektur Masjid dan Monumen Sejarah Muslim menulis, masjid berukuran raksasa ini berbentuk segi empat dengan ukuran 109 x 167 meter persegi dan bagian minaret menempel pada portal (pintu gerbang utama) yang sangat besar. Ketinggian minaretnya mencapai 19 meter, sedang pintu gerbangnya setinggi 35 meter. 

Bangunan masjid ini terdiri dari sahn (halaman terbuka). Di dalam sahn terdapat tulisan ayat Alquran yang diukir di atas sebuah marmer yang berdiri tegak di tengah-tengah. Bagian sahn ini dikelilingi oleh empat iwan, yaitu: dua iwan lateral, sebuah iwan pada pintu gerbang utama, dan iwan pada bagian mihrab. 

Kedua iwan lateral mengarah ke ruang-ruang segi empat yang berada di bawah atap bulbous domes, yaitu kubah berbentuk bawang, bagian atas meruncing, bagian tengah menggelembung, dan bawahnya mengecil. Iwan pada bagian portal diapit oleh minaret yang mengarah ke kubah ketiga yang paling besar. Ketinggian kubah utama ini mencapai 40 meter. Namun, kubah ini runtuh pada abad ke-15 M. 

Kubah masjid berbentuk kembar dengan tambur silindris tinggi untuk menetralisasi interiornya yang rendah di bawah kubah bulat. Semua kubah dilapis dengan keramik kebiruan yang menggambarkan kekayaan variasi seni dekorasi Timurid. Bagian dinding-dinding masjid juga dilapis dengan keramik dan mozaik, namun dalam aneka warna.    

Meskipun rancangan empat iwan sudah menjadi tradisi pada bangunan masjid-masjid di Iran sejak abad ke-12 M, ruang-ruang di bawah kubah di balik iwan adalah baru. Skala bangunan Masjid Bibi Khanym sama dengan bangunan berarsitektur Timurid lainnya. 

Rancangan masjid meniru rancangan Masjid Agung Sultan Ujaytu di Sultaniyah, Iran. Kendati demikian, Masjid Bibi Khanym dirancang tidak hanya untuk melanjutkan tradisi kerajaan Iran, tetapi juga sebagai simbol kejayaan Dinasti Timurid. 

Menurut ahli sejarah kontemporer, Sharaf al-Din ‘Ali Yazdi, tukang-tukang batu didatangkan khusus dari Iran dan India. Sementara Sheila S Blair dalam tulisannya yang bertajuk The Art and Architecture of Islam mengungkapkan, Timur Lenk mendatangkan 95 ekor gajah dari India untuk mengangkut bahan bangunan bagi pembangunan Masjid Bibi Khanym.

Pada 1897, ketika gempa bumi besar melanda wilayah Uzbekistan, sebagian dari bangunan masjid ini runtuh. Pada 1974, Pemerintah Uzbekistan melakukan rekonstruksi terhadap bangunan masjid itu. 

Dengan dilakukannya rekonstruksi tersebut, praktis bangunan Masjid Bibi Khanym yang berdiri saat ini sebagian besar merupakan bangunan baru yang tidak sama dengan masjid yang dibangun 600 tahun lalu. Kendati demikian, ciri khas dari arsitektur Timurid tetap dipertahankan. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2K3qXDr
April 03, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2K3qXDr
via IFTTT
Share: