Showing posts with label 2018 at 04:13PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 04:13PM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

Bolt Dukung Putusan Kemenkominfo Cabut Izin Frekuensi

Bolt memastikan hak pelanggan akan tetap dipenuhi perusahaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  - Bolt mendukung keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengakhiri izin penggunaan pita frekuensi radio 2,3GHz untuk PT. Internux (Bolt). Dalam pernyataan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat, Bolt memastikan, meski layanan 4G LTE perusahaan telah berhenti, segala hak pelanggan akan tetap dipenuhi perusahaan.

"Bolt mendukung keputusan Kominfo dan bersedia untuk menghentikan layanan 4G LTE di Jabodetabek, Banten dan Medan terhitung sejak diterimanya Surat Keputusan tersebut. BOLT tetap mengutamakan kepentingan dan pemenuhan hak Pelanggan setianya," tulis Bolt, Jumat (28/12).

(Baca: Hak Penggunaan Frekuensi Bolt-First Media Kembali ke Negara)

Berkomitmen untuk selalu memperhatikan pelanggan, Bolt mengatakan telah berkoordinasi dengan Kominfo untuk menjaga kepentingan konsumen sejak 17 November, dan tidak lagi menerima pembelian pulsa (top up) sejak 21 November 2018.

Bolt juga memastikan akan memenuhi kewajibannya kepada seluruh Pelanggan aktif Bolt, baik prabayar maupun pascabayar. Dalam hal ini, Pelanggan akan menerima pengembalian sisa pulsa dan/atau kuota yang belum terpakai dan pengembalian pembayaran dimuka.

Bolt juga telah menyiapkan 28 gerai BOLT Zone yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Medan untuk melayani proses pemenuhan hak Pelanggan ini. Untuk informasi mengenai lokasi gerai BOLT Zone dan mekanisme lebih lanjut mengenai proses pengembalian, pelanggan dapat mengunjungi website resmi Bolt http://www.bolt.id.

"Proses pengembalian sudah bisa dilakukan mulai Senin, 31 Desember 2018 sampai dengan Kamis, 31 Januari 2019," tutup Bolt.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GGzLgv
December 28, 2018 at 04:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GGzLgv
via IFTTT
Share:

Thursday, December 27, 2018

In Picture: 1000 Toko Tani Indonesia (TTI) akan Dibuka Tahun 2019

Jumlah outlet TTI di seluruh Indonesia saat ini telah mencapai sebanyak 3 ribu unit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga berbelanja di Toko Tani Indonesia (TTI) Centre, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (27/12).

TTI menjadi salah satu bentuk direct selling yang dimiliki Kementerian Pertanian. Tercatat, secara total, jumlah outlet TTI di seluruh Indonesia saat ini telah mencapai sebanyak 3 ribu unit. Jumlah tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan jumlah outlet per akhir 2017 yang baru mencapai 2.200 unit. Pada tahun 2019, akan ditambah sebanyak 1.000 unit TTI di beberapa daerah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LFTyfa
December 27, 2018 at 04:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LFTyfa
via IFTTT
Share:

Saturday, December 22, 2018

Menteri Agama Apresiasi Acara Dzikir Nasional Republika

Menang sangat bersyukur Republika mampu menjaga tradisi yang sangat baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Republika akan kembali menggelar acara Festival Republik dan Dzikir Nasional di Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada 29-31 Desember 2018. Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi Republika karena dapat menjaga tradisi yang baik dengan menyelenggarakan Dzikir Nasional setiap tahun. 

Lukman menyampaikan, sangat bersyukur Republika mampu menjaga tradisi yang sangat baik, dengan menggelar acara zikir. Tahun ini kegiatan Dzikir Nasional diselenggarakan untuk ke-16 kalinya. Dzikir Nasional tahun ini juga dimeriahkan dengan rangkaian acara Festival Republik.

"Saya sangat mengapresiasi dan menghargai (Republika) karena Dzikir Nasional forum kita umat Muslim di akhir tahun melakukan refleksi atas perjalanan selama ini, jadi masa-masa yang sudah dilalui kita evaluasi, kita mawas diri, lalu kemudian kita memproyeksikan apa yang akan kita lakukan di tahun baru yang akan datang," kata Lukman saat ditemui Republika.co.id di rumahnya, Sabtu (22/12).

Ia menegaskan, Republika mampu menjaga tradisi Dzikir Nasional yang baik di setiap penghujung tahun. Dia berharap semoga kegiatan Dzikir Nasional diminati masyarakat khususnya umat Islam Indonesia.

Menteri Agama juga mengajak masyarakat Indonesia khususnya umat Islam untuk mengikuti kegiatan Dzikir Nasional yang diselenggarakan di Jakarta, Bandung dan Yogyakarta. Festival Republik dan Dzikir Nasional tahun ini mengusung tema "Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian." Republika ingin menggaungkan semangat menebar kebaikan dan menguatkan kepedulian di tengah kondisi bangsa yang sedang menghadapi banyak bencana alam dan tahun politik. 

Ketua Panitia Festival Republik dan Dzikir Nasional, Ismail Lazarde mengatakan, di penghujung tahun Masehi, sebagian masyarakat cenderung merayakan pergantian tahun dengan berkumpul, bersenang-senang dan berpesta. Bahkan tidak sedikit anak-anak muda yang melakukan perayaan tanpa batasan hingga berisiko merugikan dirinya sendiri.

"Tujuan Dzikir Nasional untuk menyambut tahun baru dengan kegiatan yang positif sekaligus memperkuat silaturrahim ribuan umat. Memasyarakatkan nilai-nilai kebaikan dan meningkatkan kepedulian dengan berbagi. Juga sebagai ajang komunikasi, informasi, sosialisasi dan promosi yang efektif bagi para mitra usaha," jelasnya.

Sejumlah ulama akan ikut memeriahkan Dzikir Nasional yang menjadi puncak acara Festival Republik. Di antaranya Ustaz Arifin Ilham, KH Muhammad Cholil Nafis, Ustaz Tengku Zulkarnain, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy, Cholidi Asadil Alam sebagai publik figur pemeran film Ketika Cinta Bertasbih dan lain-lain. Festival Republik dan Dzikir Nasional akan melibatkan berbagai kalangan dari pejabat, tokoh, pengusaha, pelajar, keluarga, komunitas, media dan umum.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2rRDCgG
December 22, 2018 at 04:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2rRDCgG
via IFTTT
Share:

Thursday, December 20, 2018

Mewaspadai Tanda Kiamat

Rasulullah SAW pernah menyampaikan tanda-tanda kiamat kepada para sahabatnya.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Abdul Syukur

Rasulullah SAW pernah menyampaikan tanda-tanda kiamat kepada para sahabatnya. Beliau bersabda, "Di antara tandatanda kiamat adalah diangkatnya ilmu, menyebarnya kebodohan, maraknya minuman keras, dan zina dilakukan terangterangan," (HR Bukhari).

Dari hadis ini, Rasulullah memberi isyarat tentang tanda-tanda kiamat. Pertama, diangkatnya ilmu. Allah akan mengangkat ilmu dari muka bumi dengan berbagai cara, di antaranya dengan mematikan ulama. Ketika seorang ulama meninggal dunia maka ilmunya juga diangkat walaupun tidak secara keseluruhan. Bisa jadi ulama tersebut menyebarkan ilmunya dengan cara mengajarkan nya kepada murid-muridnya atau dengan mengabadikannya dengan tulisan.

Matinya ulama tidak hanya berarti roh ulama tersebut dicabut, tapi bisa juga dengan menghilangkan kewibawaannya, seperti ulama yang terkena fitnah maka keberadaan roh dalam jasadnya tidak memiliki pengaruh karena ia telah kehilangan kewibawaannya sebagai seorang ulama. Artinya, perkataannya sudah tidak didengar lagi oleh umat.

Kedua, tersebarnya kebodohan. Kondisi ini akan terjadi secara otomatis saat ilmu sudah diangkat sehingga yang terjadi di tengah-tengah umat hanyalah berbagai kebodohan yang dipertontonkan.

Dalam kondisi ketiadaan ulama yang bisa diandalkan umat, akan muncul penyuluh-penyuluh agama 'karbitan' yang ilmunya tidak melewati tenggorokan, akan muncul mubaligh-mubaligh ahli retorika yang pandai memengaruhi massa tapi nir-ilmu, dan akan muncul pula ahli-ahli fatwa yang hanya mengandalkan Google sebagai sumber keilmuannya.

Dalam kondisi seperti ini, mereka akan menjadi orang-orang sesat lagi menyesatkan. Secara otomatis umat tidak memiliki sandaran keilmuan yang bisa mereka andalkan sehingga kebodoh an akan merajalela.

Ketiga, maraknya peminum minuman keras. Salah satu sumber kejahatan terbesar adalah minum minuman keras. Dengan minuman keras, seseorang kehilangan kesadaran akan setiap perbuatan yang dilakukannya. Orang itu pun tidak bisa membedakan mana perbuatan yang baik dan mana perbuatan yang tidak baik.

Kehilangan filter pembeda yang berupa akal ini membuat sese orang tidak ubahnya bak binatang, sebab satu-satunya pembeda antara manusia dan binatang hanyalah akal dengan kemampuan berpikirnya. Ketika akal seseorang tertutupi maka jika ia buas akan sebuas binatang, sedangkan jika ia dungu akan sedungu keledai.

Keempat, tanda lain dari terjadinya kiamat adalah zina dilakukan secara terang-terangan. Sepintas lalu, perbuatan zina seakan tidak merugikan pelakunya karena dilakukan suka sama suka. Tapi kenyataannya, pelaku zina dan anak keturunannya dirugikan dengan perbuatan tersebut karena merusak tatanan keluarga dan masyarakat yang telah diatur secara apik oleh setiap agama, termasuk Islam.

Keempat tanda kiamat ini merupakan keburukan yang akan menimbulkan kerusakan dalam kehidupan seseorang, baik sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial. Jika salah satu dari keempatnya atau bahkan keempatnya sekaligus sudah terjadi di suatu masyarakat, kiamat hanya tinggal menunggu waktu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2A4RMPR
December 20, 2018 at 04:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2A4RMPR
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Polisi Telusuri Penyebab Ledakan di Sapporo

Sebanyak 42 orang terluka dalam ledakan yang meruntuhkan bangunan di Sapporo, Jepang.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Polisi dan petugas pemadam kebakaran setempat, pada Senin (17/12) masih mencari penyebab ledakan di Kota Sapporo, sebelah utara Jepang yang meruntuhkan sebuah bangunan dan melukai 42 orang.

Laporan dari berbagai media lokal mengatakan, insiden yang terjadi pada Ahad (16/12) malam itu mungkin terkait dengan tangki gas propana di gedung tempat ledakan tersebut terjadi. Polisi dan petugas pemadam kebakaran Sapporo menyebutkan, terlalu dini untuk mengatakan sesuatu yang pasti tentang penyebab ledakan itu.

Video yang dipasang di media sosial menunjukkan api menjulang ke langit dan jalan-jalan dipenuhi oleh puing-puing bangunan.

"Saya mendengar dentuman yang terdengar seperti guntur, dan kondominium saya terguncang," kata seorang pria yang tinggal di dekat lokasi kejadian seperti dikutip dari Japan Times.

Pihak kepolisian mengatakan, seorang laki-laki menderita luka bakar di wajahnya tetapi hidupnya tidak dalam bahaya. Sementara sebagian besar orang yang lain dirawat karena cedera ringan. Kantor berita Kyodo melaporkan bahwa inspektur kebakaran dua bulan lalu menemukan sebagian besar penyewa bangunan di sekitar lokasi kejadian tidak memiliki perlengkapan evakuasi serta perangkat untuk memperingatkan arus pendek listrik.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PHS6Jv
December 17, 2018 at 04:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PHS6Jv
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

KAI Deteksi 305 Titik Rawan Selama Natal-Tahun Baru

Kerawanan berupa banjir, longsor dan ambles di sepanjang jalur KA di Jawa-Sumatra.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia mendeteksi 305 titik rawan selama masa angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Kerawanan berupa banjir, longsor dan ambles di sepanjang jalur KA di Jawa-Sumatra.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/12), mengatakan KAI menyiapkan alat dan material untuk siaga (AMUS). Yakni, batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi H Beam (untuk jembatan), alat penambat rel dan lainnya di titik-titik yang telah ditentukan.

Rincian titik rawan itu adalah titik banjir longsor dan ambles, di antaranya Daop 1 Jakarta 160 titik, Daop 2 Bandung 44 titik, Daop 3 Cirebon empat titik, Daop 4 Semarang enam titik, Daop 5 Purwokerto 14 titik, Daop 6 Yogyakarta empat titik, Daop 7 Madiun delapan titik, Daop 8 Surabaya 12 titik, Daop 9 Jember 17 titik. Sementara itu, Divre I Sumatera Utara 11 titik, Divre II Sumatera Barat tujuh titik, Divre III Palembang 20 titik dan Divre IV Tanjungkarang.  

Edi mengatakan untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jasa KA, selama angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, PT KAI menyiapkan 6.172 personel keamanan. Mereka terdiri dari 1.332 personel Polsuska, 3.876 personel keamanan dan bantuan eksternal dari TNI/Polri sebanyak 950 personel termasuk K-9.

Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara bergerak melakukan patroli di jalur KA dan objek-objek penting lainnya seperti depo lokomotif dan kereta. "Dari aspek prasarana, seperti tahun-tahun sebelumnya KAI bersiap siaga untuk daerah-daerah rawan bencana alam," katanya. 

Selain itu, KAI juga menyiagakan tenaga flying gank, Petugas Penilik Jalan (PPJ) Ekstra, Penjaga Jalan Lintas (PJL) Ekstra, dan petugas posko daerah rawan di sepanjang lintas KA Jawa dan Sumatera untuk memantau apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa (PLH) yang menghambat perjalanan KA. Total 1.423 petugas disiagakan dengan rincian 415 personel PPJ Ekstra, 867 personel PJL Ekstra dan 141 personel posko daerah rawan. 

Meskipun jumlah PJL ditingkatkan, PT KAI dengan tegas mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu-rambu di pelintasan sebidang. UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) menyebutkan bahwa perjalanan KA mendapat prioritas di jalur yang bersinggungan dengan jalan raya. 

Data menunjukkan, dari tahun ke tahun, terdapat tren kenaikan jumlah kecelakaan di pelintasan sebidang. Pada 2016 terjadi 295 kecelakaan, 2017 tercatat 448 kecelakaan dan per 30 November 2018 telah terjadi 341 kecelakaan. "Diperlukan kerja sama dengan seluruh pihak untuk mewujudkan keselamatan bersama," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zDiZt4
December 03, 2018 at 04:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zDiZt4
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Pilot Tanggapi Lion Air tak Punya Simulator Boeing 737 Max 8

Pesawat jenis itu tidak berbeda signifikan dengan jenis pesawat sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pilot Lion Air  membenarkan bahwa perusahaan dengan lambang singa tersebut tidak memiliki simulator Boeing 737 Max 8. Meski demikian, pilot menyatakan hal tersebut bukan suatu masalah.

Salah satu pilot, Kapten Sogi Praksono mengatakan, tidak adanya simulator Boeing 737 Max 8 karena masih satu jenis dengan simulator yang terdapat di pusat pelatihan pilot Lion Air.

"Boeing 737 NG (Next Generation) dengan Max 8 itu satu tipe. Manufaktur (pihak Boeing) memberikan maklumat bahwa tidak banyak sistem yg termodifikasi di dua pesawat ini," kata Sogi dalam konferensi pers, di Lion Air Angkasa Training Center, Sabtu (1/12).

Sogi menyampaikan, pihak Boeing memberi pernyataan kepada pihak Lion Air bahwa pesawat jenis Boeing 737 Max 8 tidak memerlukan simulator khusus. Hal itu disebabkan, pesawat jenis itu tidak berbeda signifikan dengan jenis pesawat sebelumnya.

"Perbedaannya hanya jenis engine, secara keseluruhan sistemnya sama," ujarnya.

Menyikapi pernyataan KNKT bahwa pesawat terbang dalam keadaan tidak layak. Sogi menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan hasil akhir.

Setelah kejadian tersebut menewaskan 189 orang, ia menyatakan akan tetap bertugas sesuai dengan prosedur, tanpa menambah atau mengurangi porsi latihan pilot.

"Kami tidak tahu apa yang terjadi persis (dalam jatuhnya pesawat itu), apakah menambahkan training atau mengurangi training, kami masih (beroperasi) sesuai standar," ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BKwybe
December 01, 2018 at 04:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BKwybe
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Kapolri Sebut Papua Masih Jadi Daerah Rawan di Pemilu 2019

50 ribu personel TNI lintas matra serta Polri mengikuti apel di Silang Monas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan Provinsi Papua masih menjadi salah satu daerah rawan yang diantisipasi Polri dalam perhelatan Pemilu 2019. Pada hari ini, bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Tito memimpin apel pengamanan Pemilu 2019 di Silang Monas, Jakarta.

"Menjadi atensi kami seperti biasa di Papua karena memiliki sistem noken, daerah pegunungan yang masih ada kelompok bersenjata, menjadi atensi dari Panglima TNI dan saya," ujar Kapolri usai apel kesiapan TNI membantu Polri dalam pengamanan Natal, Tahun Baru 2019 serta Pemilu 2019 di Silang Monas, Jakarta, Jumat (30/11).

Untuk daerah lain, Kapolri mangatakan dalam masa kampanye yang tersisa hingga April 2019, masih terus terjadi dinamika dan perubahan di daerah sehingga tidak dapat ditentukan sekarang. Menghadapi dinamika yang berubah, pihaknya terus memperbarui data bersama TNI untuk persiapan melakukan pengamanan bersama.

"Kami membuat rencana pengamanan bersama Panglima TNI, selain tingkat nasional juga di daerah khususnya dapil yang kontestasinya cukup hangat," tutur Tito.

Menghangatnya situasi di daerah pemilihan (dapil) tertentu, katanya, dipengaruhi pertarungan pileg yang tidak hanya DPR RI, melainkan juga tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Di dapil, dinilainya lebih rawan karena pertarungan bukan hanya antarpartai, tetapi juga satu partai.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, personel TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut serta Angkatan Udara pun akan diterjunkan membantu Polri dalam pengamanan Pemilu 2019. "Saat ini yang kami kerahkan saat apel 43 ribu, dari Polri sembilan ribu. Lebih dari 50 ribu. Itu yang akan dikerahkan untuk pengamanan pesta demokrasi Pileg dan Pilpres 2019," turur Panglima TNI.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Rk4noV
November 30, 2018 at 04:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Rk4noV
via IFTTT
Share:

Kawasan Wisata Ilmiah Cimanggu Jadi Magnet Baru di Bogor

KAWITAN Bogor merupakan wisata edukasi

REPUBLIKA.CO.ID, CIMANGGU -- Kawasan Wisata Ilmiah Cimanggu (KAWITAN) Bogor sebagai wisata edukasi menjadi magnet baru bagi kaum Ibu. Rombongan tersebut diantaranya, organisasi wanita, PIII Cabang Bogor yang bertandang ke KAWITAN , Kamis (28/11).

Rombongan berjumlah 18 orang dipimpin Ketua PIII Cabang Bogor, Wati Priyambodo.  Mereka diterima perwakilan dari Bogor Agro Science Techno Park (BASTP) Didu Wahyudi dan Dani Medionovianto. Kedatangan rombongan sebagai upaya edukasi dari PIII Cabang Bogor kepada para pengurus dan anggotanya untuk mengetahui lebih banyak tentang BASTP.

"Selama ini kami mengenal kawasan cimanggu sebagai daerah yang kaku, serius, tempat penelitian, dan kami mengenalnya hanya Balitro," kata Wati. 

Pada kesempatan tersebut, rombongan disuguhi tayangan inovasi Balitbangtan di salah satu display multimedia, Agrocinema.

 “2018 adalah tahun ke-2 dalam roadmap BASTP untuk menguatkan Brand Recognition BASTP,  sehingga masyarakat mengenal tentang BASTP," ujar  Didu.  

Lebih lanjut Didu menyampaikan enam fungsi layanan BASTP yang dapat dimanfaatkan seluas-luasnya bagi masyarakat. Enam fungsi layanan itu antara lain wisata ilmiah, kunjungan edukasi, bimbingan teknologi, konsultasi teknologi, inkubasi bisnis dan konsultasi kelayakan usaha.

Kunjungan rombongan dilanjutkan ke Taman Agro Inovasi yang terletak kurang lebih 100 meter dari Agro Cinema. Di sini rombongan melihat display pemanfaatan inovasi pertanian tentang Urban Farming. Antusiasme terlihat dari raut peserta yang semakin tertarik dengan disuguhkannya demo tentang pengolahan pangan yaitu pembuatan jus dari sayuran pakcoy (smoties) dan budidaya micro green.

“Kami menitipkan pesan kepada PIII Cabang Bogor untuk mengenalkan BASTP kepada masyarakat luas, khususnya kota Bogor untuk dapat dimanfaatkan sebaik mungkin,” tutur Dani.  (Didu Wahyudi)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Q0ZQLL
November 30, 2018 at 04:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Q0ZQLL
via IFTTT
Share: