Showing posts with label 2019 at 09:05PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:05PM. Show all posts

Saturday, May 4, 2019

Olahragawan Nasional Berbagi Tips Prestasi pada Pelajar

Sebanyak 300 pelajar menghadiri coaching clinic yang digelar PT Bridgestone Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah tokoh olahraga nasional berbagi tips dengan pelajar muda dan anak-anak dalam memajukan budaya berolahraga dan hidup sehat di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/5). Sebanyak 300 pelajar menghadiri coaching clinic yang digelar PT Bridgestone Indonesia, terdiri dari anak-anak Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas.

Acara ini menghadirkan olahragawan nasional seperti Eko Yuli Irawan, mantan pebulu tangkis Liliyana Natsir, atlet para-swimming Laura Aurelia Dinda. Ada pula mantan pebasket Rommy Chandra, asisten pelatih futsal timnas Indonesia Wahyu Trianto, serta pebulu tangkis ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamulyo.

"Ajang ini diselenggarakan untuk mendukung misi kami agar olahraga di kalangan generasi muda lebih dikenal sekaligus menyongsong Olimpiade Tokyo 2020," kata Presiden Direktur Bridgestone Indonesia Akihito Ishii.

Para peserta mendapatkan kesempatan belajar dan praktik keahlian olahraga seperti teknik dasar angkat besi, badminton, bola basket dan futsal, bersama para mentor.

"Saya tadi ajarkan sedikit teknik dasar karena di angkat besi semuanya harus dikuasai dulu baru belajar teknik yang lain," kata juara dunia angkat besi Eko Yuli.

Peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 itu juga mengenalkan angkat besi yang merupakan olahraga terukur. "Siapa yang kuat dia yang menang. Tinggal berlomba-lomba sebagai yang terbaik. Kalau cabor lain harus ada skill dan untung-untungan juga," kata dia.

Pada bulutangkis, Liliyana Natsir yang akrab dipanggil Butet juga  meladeni para pelajar bermain bulu tangkis secara bergiliran serta berbagi rahasia menjadi atlet berprestasi dan juara Olimpiade.

Sedangkan Rommy Chandra yang kini fokus melatih bola basket kelompok umur mendapati sejumlah fakta menarik dari anak muda Indonesia sekarang.

"Ternyata saya baru tahu terutama anak-anak Indonesia kebanyakan kurang percaya diri, individualis, kurang menghargai waktu. Poin-poin itu yang saya berikan kepada mereka tadi," kata Gepeng, sapaannya.

Aishii berharap melalui coaching clinic dan pendampingan, generasi muda akan menjadi lebih percaya diri dan terinspirasi mengejar impian mereka.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JeGApu
May 04, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JeGApu
via IFTTT
Share:

Friday, April 12, 2019

Bantuan Kementan Tingkatkan Produktivitas Pertanian Takalar

Pertanian Selawesi Selatan hingga saat ini semakin tumbuh.

REPUBLIKA.CO.ID, TAKALAR — Bupati Takalar, Syamsari Kitta mengapresiasi berbagai program dan bantuan di era Pemerintahan Jokowi-JK. Khususnya dalam sektor pertanian. Bahkan mendoakan Jokowi untuk kembali menjadi presiden pada periode berikutnya.

Bantuan pertanian dari pemerintah di Kabupaten Takalar mencapai puluhan miliar baik dalam bentuk saluran irigasi, jalan usaha tani, alat mesin pertanian dan tahun lalu bantuan program Bekerja untuk 2.500 kepala keluarga miskin tani. 

"Kita menantikan kedatangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sudah lama karena banyak bantuan yang digelontorkan kepada petani Takalar beberapa tahun ini. Dan hari ini pun kembali beliau berikan bantuan Rp 33 miliar," kata Syamsari pada sambutan acara Pertemuan Apresiasi dan Singkronisasi Program Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2019 yang dihelat di Alun-Alun Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (12/4). 

Acara itu dihadiri Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman guna memberikan langsung bantuan ini kepada petani. Pertemuan ini dihadiri lebih dari 30 ribu petani dan santri dari enam kabupatan yakni Takalar, Gowa, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai dan Selayar.

Syamsari pun menuturkan, bersama segenap bupati yang hadir hari ini yakni Jeneponto, Bulukumba, Bantaeng, Sinjai, Gowa dan Selayar menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang telah memberikan kebijakan dan keberpihakan untuk membantu petani. Tahun lalu juga dikucurkan dana desa Rp 134 miliar dan rata-rata untuk enam kabupaten, total bantuan hampir Rp 1 triliun. 

"Bantuan semuanya dirasakan petani, jalan tani sudah tidak becek lagi. Ini bukti nyata Presiden Jokowi sangat memperhatikan petani," akunya.

Khusus Kabupaten Takalar yang mengusung program satu sapi satu kepala keluarga, lanjut Syamsari, pada tahun 2018 telah bersinergi dengan APBD, untuk Desa sudah diadakan 500 ekor sapi dan tahun 2019 ini pengadaan sapi sebanyak 3.000 ekor. Ini adalah bukti dari keberpihakam pemerintahan yang dipimpin Presiden Jokowi.

"Kami mau menyampaikan harapan agar ada tambahan bantuan dari Kementerian Pertanian, sehingga program sapi ini selesai tahun depan. Kami yakin kehadiran Bapak Menteri Pertanian mendukung program ini," ujar Syamsari.

Nilai bantuan

Sementara itu, Mentan Amran mengatakan bantuan pertanian di era pemerintahan Jokowi-Jk sejak 2014 hingga 2019 untuk Sulawesi Selatan totalnya mencapai Rp 15,7 triliun. Terdiri dari bantuan untuk Kabupaten Takalar Rp 375,3 miliar, Gowa Rp 780,2 miliar, Jeneponto Rp 455,7 miliar, Bantaeng Rp 249,8 miliar, Bulukumba Rp 509,3 miliar, Sinjai Rp 335,8 miliar dan Kabupaten Selayar Rp 440,3 miliar.

"Bantuan hari ini untuk Takalar sebesar Rp 33 miliar. Berupa ayam 165 ribu ekor gratis kandang, vaksin dan pakan selama 6 bulan, bibit kelapa 5 ribu batang, kambing, sapi, benih sayuran, bibit mangga, benih padi, jagung dan alat mesin pertanian. Bantuan ini diberikan Bapak Presiden Jokowi kepada petani. Bantuan kami bawa terbanyak sepanjang sejarah," bebernya.

Khusus bantuan alat mesin pertanian, sambung Amran, total bantuan 2015 hingga 2018 untuk Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 25.410 unit. Nilainya Rp 920,6 miliar. Di Takalar, bantuan alat mesin pertanian yang digelontorkan mencapai 1.986 unit, nilainya Rp 49 miliar.

"Dan di awal pemerintahan Jokowi-JK telah dialokasikan anggaran Rp 3 triliun untuk pembangunan tiga bendungan di Jeneponto, Sidrap dan Luwu," terangnya.

Lebih lanjut Amran menegaskan pertanian Selawesi Selatan hingga saat ini semakin tumbuh. Petani mendapatkan harga yang tinggi. Pasalnya ekspor komoditas pertanian dari Sulawesi Selatan sudah langsung ke China dan Eropa, sehingga tidak lagi transit di Lampung dan Surabaya. Secara nasional, ekspor pertanian hingga saat ini melonjak 26 persen, nilainya Rp 1.700 triliun. 

"Baru-baru ini kita ekspor dari Sulawesi Selatan senilai Rp 800 miliar. Ke depan volume ekspor terus kita tingkatkan," tegasnya.

Lebih lanjut Amran mengatakan karena Kabupaten Takalar, Gowa, Jeneponto dan Bantaeng merupakan lumbung Jagung, Kementan menargetkan untuk membangun pabrik pakan. Karenanya, Amran pun bangga kepada petani di daerah ini yang mengoptimalkan lahan tadah hujan hingga gunung untuk ditanami jagung.

"Ini berkat kebijakan yang tepat sehingga membuat petani semangat tanam jagung. Mimpi besar kami karena di sini daerah jagung, kita bangun pabrik pakan. Perintah Bapak Presiden, harga jagung minimal Rp 3.150 per kiligram, sehingga petani dipastikan sejahtera," ujarnya.

"Hasilnya, dulu kita impor jagung 3,5 juta ton, nilainya Rp 10 triliun. Tapi hari kita sudah membalikkan keadaan dari impor menjadi ekspor. Kita sudah menyetop impor dari Amerika dan Argentina," tambah Amran.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2P4TZkN
April 12, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2P4TZkN
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

KPK Buka Peluang Bagi Bowo Ajukan Jadi Justice Collaborator

Bowo harus memenuhi persyaratan yang ditentukan KPK.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka pintu bagi anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso untuk mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC). Namun, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengingatkan terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi Bowo agar dapat menyandang status pelaku yang bekerja sama ini.

Beberapa syarat itu di antaranya, mengakui perbuatan, membuka seluruh keterangan seluas-luasnya, dan membuka peran pihak lain atau kasus korupsi lain yang lebih signifikan serta konsisten dengan keterangan yang disampaikan.

"Kalau itu sudah terpenuhi maka bisa dikabulkan atau bisa dipertimbangkan lebih lanjut tapi kalau membuka keterangan tentang peran pihak lain setengah-setengah tidak ada informasi yang valid, maka kami pastikan juga bisa ditolak di pengadilan. Sudah cukup banyak juga pengajuan pengajuan JC yang ditolak di pengadilan," ujar Febri, Kamis (11/4).

Terkait pengembangan kasus ini, KPK akan terus mendalami setiap informasi dalam penyidikan kasus dugaan suap kerja sama pengangkutan pupuk antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dan PT Humpuss Transportasi Kimia. Salah satunya ialah pernyataan Bowo Sidik Pangarso ihwal perintah politisi Golkar Nurson Wahid agar Bowo menyiapkan 400 ribu amplop serangan fajar pada pesta rakyat 17 April 2019 nanti.

Febri Diansyah mengatakan, KPK membuka peluang untuk memeriksa Nusron karena disebut Bowo. Namun, pemeriksaan terhadap Nusron akan dilakukan sepanjang keterangannya dibutuhkan penyidik dalam mengusut kasus ini. Sampai saat ini belum ada informasi mengenai jadwal pemeriksaan Nusron.

"Klarifikasi pasti dilakukan tapi terhadap siapa dan bagaimana metodenya tentu belum bisa disampaikan saat ini. Nanti penyidik jika membutuhkan keterangan dari pihak-pihak tertentu siapapun orangnya sepanjang relevan dan terkait tentu akan kami panggil. Ketika sudah ada informasi tentang jadwalnya dan waktu yang lebih tepat nanti akan saya sampaikan," kata Febri.

Sebelumnya, Bowo mengaku dirinya diberi perintah oleh  Nusron Wahid untuk menyiapkan  400 ribu amplop untuk serangan fajar pada Pileg 17 April 2019 nanti.

"Saya diminta oleh partai menyiapkan 400 ribu‎ (amplop), Nusron Wahid meminta saya untuk menyiapkan 400 ribu (amplop)," kata Bowo kepada wartawan di Gedung KPK Jakarta, Selasa (9/4) lalu.

Menurut Febri , dalam sejumlah kasus yang ditangani KPK, tersangka korupsi kerap menyebut nama atau peran pihak lain. Namun, kata Febri, dalam mengusut perkara, KPK tidak tergantung dengan pengakuan seorang saksi atau tersangka, KPK akan mendalami dan memerikaa kesesuaiannya bukti dengan keterangan saksi dan bukti yang lain.

"Penting sekali bagi KPK pertama untuk tidak tergantung pada satu keterangan saksi atau tersangka dan yang kedua harus melihat kesesuaian dengan bukti-bukti yang lain, tapi tentu kami akan telusuri lebih lanjut informasi-informasi yang relevan terkait dengan sumber dana dari sekitar Rp 8 miliar tersebut dan juga proses penukarannya dan juga kasus kasus yang diduga merupakan penerimaan suap dan gratifikasi oleh BSP (Bowo Sidik Pangarso)," terang Febri.

KPK telah menetapkan Bowo bersama dua tersangka lainnya yakni pihak swasta yang merupakan orang kepercayaan Bowo, Indung sebagai penerima suap dan Marketing Manager PT HTK, Asty Winasti sebagai pemberi suap.

Bowo diduga meminta fee kepada PT HTK atas biaya angkut yang diterima sejumlah 2 dollar AS per metric ton. Diduga telah terjadi enam kali penerimaan di sejumlah tempat sebesar Rp221 juta dan 85.130 dollar AS.

Dalam tangkap tangan  juga ditemukan uang sekitar Rp8 miliar dalam pecahan Rp20 ribu dan Rp50 ribu yang telah dimasukkan dalam amplop-amplop.Uang tersebut diduga bakal digunakan Bowo untuk 'serangan fajar' Pemilu 2019. Politikus Golkar itu kembali mencalonkan diri pada Pemilu 2019 di daerah pemilihan Jawa Tengah II.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Iy7KaD
April 11, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Iy7KaD
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

KPU Imbau Pekan Depan Surat Suara Sampai di Kecamatan

KPU memastikan tidak ada distribusi surat suara yang mengalami keterlambatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan surat suara Pemilu 2019 harus sudah sampai di kecamatan pada pekan depan. KPU memastikan tidak ada distribusi surat suara yang mengalami keterlambatan. 

"Untuk distribusi surat suara sampai ke kabupaten/kota sudah dilakukan. Jadi sudah sampai di kabupaten/kota," ujar Arief di Jakarta, Rabu (3/4).

Sementara itu, distribusi surat suara untuk Sulawesi Barat sudah mulai dilakukan. Hingga 27 Maret lalu, Sulawesi Barat belum mendapatkan distribusi surat suara pemilu dikarenakan persoalan pada produsennya. 

Arief menjelaskan seluruh kebutuhan surat suara Pemilu 2019 harus sudah sampai di kecamatan pada pekan depan. Sebab, pekan sudah memasuki H-7 pemungutan suara Pemilu 2019. 

"Kalau di kecamatan sudah harus sepekan sebelumnya. Sementara itu, untuk tingkat tempat pemungutan suara (TPS) itu pada H-1 atau sebelum hari H (pemungutan suara)," tegasnya. 

Sebelumnya, Komisioner KPU, Ilham Saputra, mengatakan jumlah total kebutuhan surat suara pemilu sebanyak 971.809.564 lembar. Hingga 27 Maret lalu, sudah ada 957.172.374 lembar surat suara yang diproduksi atau sekitar 98, 5 persen surat suara sudah dicetak.  

Selain surat suara, KPU juga memproduksi logistik pemilu lainnya yakni kotak suara, bilik suara, segel dan tinta. Adapun jumlah kebutuhan kotak suara sebanyak 4.060.079 unit, bilik suara sebanyak 2.117.482 unit, segel sebanyak 83.486.532 buah dan tinta sebanyak 1.610.148 botol. 

Pelaksanaan pemungutan suara pemilu (pencoblosan) akan digelar secara serentak pada Rabu 17 April 2019. Akan ada lima pemilihan yang dilakukan, yakni pemilihan presiden-wakil presiden, pemilihan anggota DPR RI, pemilihan anggota DPRD provinsi, pemilihan anggota DPRD kabupaten/kota dan pemilihan anggota DPD. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FLAxW7
April 03, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FLAxW7
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Komunitas Ojek 'Online' Ramaikan Nobar Debat

Puluhan komunitas ojek 'online' itu merupakan relawan pasangan Prabowo-Sandiaga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar acara nonton bareng (nobar) debat ketiga pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Nobar kali ini digelar di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Turut hadir puluhan komunitas ojek online (ojol) yang juga relawan pasangan calon nomor urut 02 itu.

Debat edisi ketiga yang digelar pada malam hari ini, Ahad (17/3), menampilkan masing-masing calon wakil presiden, yakni KH Ma'ruf Amin dari Sandiaga Uno. Dalam kesempatan nobar ini, sejumlah tukang ojek online menyuarakan alasannya menjatuhkan pilihan pada kandidat 02.

"Saya sengaja mendukung Prabowo-Sandiaga karena pemerintah saat ini gagal dalam semua bidang, terutama soal regulasi transportasi ojek online," papar Sekjen Komite Aksi Transportasi Online (KATO) Yudi kepada Republika.co.id, Ahad (17/3).

Menurut Yudi, pemerintahan Joko Widodo pernah menjanjikan kepada seluruh tukang ojek online akan mewujudkan regulasi ojol yang berkeadilan. Namun, lanjut dia, pada faktanya sampai saat ini janji itu tidak kunjung terwujud.

Tak hanya itu, pemerintahan Jokowi juga menurutnya telah melakukan kesalahan besar. Sebab, hasil pertemuan sejauh ini antara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan pihak aplikator kurang mengakomodasi kepentingan tukang ojek. "Dan hasil (pertemuan itu) tidak mengakomodir kami selalu ojol," tutur Yudi.

Debat cawapres yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada malam ini mengusung sejumlah tema penting. Yaitu Kesehatan, Pendidikan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Budaya Debat ini digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Ahad (17/3) malam WIB.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Cobw25
March 17, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Cobw25
via IFTTT
Share:

Sunday, February 17, 2019

HKTI Kirim 20 Petani Training di Thailand

Mereka akan belajar Nature Farming dan Teknologi EM (Effective Microorganism).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mengirimkan 20 orang kadernya ke Thailand untuk mengikuti program pelatihan pertanian berbasis alam dan teknologi yang akan berlangsung pada  18-28 Februari 2019. Program ini merupakan hasil kerja sama HKTI dengan PT Noorpay Nusantara Perkasa yang didukung oleh Asia Pacific Natural Agriculture Network dan Duta Besar RI di Thailand, Ahmad Rusdi.

Para kader pertanian HKTI tersebut akan mengikuti program pelatihan tentang Nature Farming dan Teknologi EM (Effective Microorganism) di Sara Buri Kyusei Nature Farming Center, Thailand. Ini adalah delegasi pertama dari beberapa rencana pengiriman petani oleh HKTI mengikuti berbagai training pertanian di negara yang dinilai maju dan berhasil pembangunan pertaniannya.

Ketua Umum HKTI, Moeldoko, menyambut baik terselenggaranya program ini. “Program ini sangat bagus dan dapat membantu memperbaiki sektor pertanian di Tanah Air, dan Indonesia harus sering belajar dari negara lain yang pembangunan pertaniannya maju dan berhasil,” kata Moeldoko dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (17/2).

Dalam banyak kesempatan Moeldoko selalu menekankan pentingnya melakukan modernisasi pertanian melalui berbagai inovasi dan pengembangan teknologi seperti pengembangan benih, bibit, pola tanam, pupuk, pemuliaan tanah, anti hama, dan lain-lain sehingga dapat meningkatkan produktivitas hasil panen dan produksi yang berkualitas unggul.

Ia menegaskan, teknologi pertanian juga harus digunakan dalam sarana dan prasarana pertanian agar dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi. “Meski begitu penerapan pertanian modern dan teknologi pertanian tetap harus dipadukan dengan nilai kearifan lokal masyarakat pertanian Indonesia sehingga tidak menghilangkan budaya baik yg sudah berkembang,” ujarnya..

Kerja sama pelatihan dengan Thailand merupakan langkah awal HKTI melahirkan sumber daya manusia unggul dalam menata pertanian modern. “Selain Thailand, HKTI juga sedang menjajaki kerja sama dengan Taiwan, Jepang, dan negara-negara lain yang maju dunia pertaniannya,” kata Moeldoko.

Dalam program pengiriman petani berlatih ke Thailand kali ini, HKTI berkolaborasi dengan PT Noorpay Nusantara Perkasa, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi finansial shariah yang memberikan wawasan, akses, dan bantuan dalam peningkatan kualitas hidup rakyat Indonesia.

Menurut pendiri dan Chief Executive Officer (CEO) PT Noorpay Nusantara Perkasa, Iskandar Purnomohadi, Noorpay kelak akan membantu rakyat Indonesia di bidang pendidikan, pekerjaan, dan peningkatan kualitas hidup rakyat Indonesia lainnya secara digital. 

Sebagai perusahaan anak bangsa, kata Iskandar, PT  Noorpay Nusantara Perkasa merasa terpanggil membantu petani. Keputusan itu mereka ambil  setelah beberapa waktu lalu jajaran pimpinannya bertemu dan berdiskusi dengan Moeldoko yang merupakan ketua umum HKTI. “Kala itu tercetus gagasan untuk mengirimkan sejumlah petani dan kader HKTI belajar pertanian ke luar negeri,” ungkap Iskandar.

Untuk kali ini negara yang menjadi pilihan adalah Thailand yang sangat serius meng-update teknologi dalam pertaniannya seperti Teknologi EM. Pertanian 4.0 Thailand fokus menerapkan teknologi tinggi untuk komoditas-komoditas utama dan komoditas-komoditas yang punya nilai terpadu seperti beberapa jenis sayuran dan buahan. “Bisa dikatakan bahwa strategi pertanian 4.0  Thailand ialah berkembang menurut cabang produk dan memprioritaskan komoditas ekspor,” kata Iskandar.

Di Negeri Gajah Putih tersebut, para kader HKTI peserta pelatihan akan mengikuti EM and Nature Farming Training di Sara Buri Kyusei Nature Farming Center, Thailand. Pusat pelatihan ini berjarak kurang lebih 120 km dari Bangkok.

Teknologi EM merupakan kultur campuran dari microorganisms yang menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman. EM diaplikasikan sebagai inokulan untuk meningkatkan keragaman dan populasi mikroorganisme di dalam tanah dan tanaman, yang selanjutnya dapat meningkatkan kesehatan, pertumbuhan, kuantitas dan kualitas produksi tanaman.

Konsep penerapan EM dalam bidang pertanian telah dilakukan secara mendalam oleh Prof  Dr  Teruo Higa di Universitas Ryukyus, Okinawa, Jepang. Dalam skala luas, EM telah diterapkan oleh petani organic di Jepang, Thailand, dan berbagai negara lain termasuk Indonesia. “Thailand tergolong negara paling sukses memanfaatkan teknologi EM sejak digunakan pada 1980 karena dukungan kuat dari pemerintahnya,” tuturnya.

Iskandar menjelaskan, di samping diterapkan pada tanah dan tanaman, EM juga dapat diterapkan dalam pengolahan limbah untuk mempercepat penguraian air limbah, memperbaiki tanah dasar tambak untuk mempercepat pertumbuhan ikan dan udang, disemprotkan pada kandang ternak untuk menghilangkan polusi bau pada limbah ternak, dicampurkan pada air minum dan makanan ternak untuk memperbaiki mikroorganisme yang ada dalam perut ternak sehingga pertumbuhan dan produksi ternak menjadi meningkat. 

Selama berada di Sara Buri Kyusei Nature Farming Center, para petani akan mengikuti berbagai program pelatihan teori dan paktek pertanian berbasis Teknologi Mikroorganisme Efektif . “Materi pelatihan meliputi, antara lain, pengelolaan kebun dan pertanian sayuran, peternakan, budidaya ikan termasuk  udang. Mereka juga akan berlatih pengolahan sampah organik, pupuk organik (bokashi), dan perlindungan lingkungan,” papar Iskandar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TPL8EZ
February 17, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TPL8EZ
via IFTTT
Share:

Thursday, February 14, 2019

Pengamat Sarankan Ini agar Harga Tiket Pesawat Turun

Aturan penghapusan pajak Avtur harus berkekuatan tetap seperti permenkeu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat penerbangan Alvin Lie menuturkan ada banyak komponen yang harus dipertimbangkan agar maskapai dapat menurunkan harga tiket pesawat. Salah satunya soal biaya atau pajak avtur yang bisa dipangkas sehingga maskapai dapat menurunkan harga tiket. 

Jika saat ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah mengkaji penghapusan pajak avtur, Alvin menilai hal tersebut nantinya harus dengan keputusan resmi. "Tapi nantinya harus ada keputusan Menkeu bukan hanya diucapkan," kata Alvin kepada Republika, Kamis (14/2). 

Alvin menilai, jika memang nantinya Kemenkeu menyetujui untuk menghapus pajak avtur maka juga harus terdapat peraturan menteri (PM). Dengan begitu menurut Alvin nantinya tidak ada permasalahan kembali jika maskapai tidak menyetor pajak sehingga tidak dianggap pelanggaran. 

Selain harga avtur yang juga memiliki komposisi besar dari operasional maskapai, Alvin mengatakan biaya bandara yang tetmasuk parkir pesawat  juga termasuk meski tidak besar. "(Biaya bandara) tidak sampai 20 persen. Biaya bandara sampai fasilitas kalau melihat secara umum paling hanya sekitar 10 persen dari total operasional penerbangan," jelas Alvin. 

Bahkan, biaya tersebut menurut Alvin sudah termasuk dengan Airnav atau untuk layanan navigasi pesawat. Jika ditotal, kata Alvin tidak akan sampai 15 persen namun hanya mencapai sekitar 10 persen saja dari operasional maskapai. 

"Tapi berapapun itu kalau itu dipangkas tentunya pasti bisa berkontribusi (menurunkan harga tiket pesawat). Kalau ini (biaya bandara) turun sedikit, avtur turun sedikit itu lumayan juga kalau dikumpulin," ungkap Alvin. 

Sebelumnya, Direktur Pelayanan, Penyuluhan, dan Humas Direktorat Jenderal Pajak Hestu Yoga Saksama menuturkan, pihaknya akan mengkaji usulan pengurangan ataupun penghapusan pajak pertambahan nilai (PPN) bahan bakar pesawat avtur. Menurutnya, ada sejumlah pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum menetapkan kebijakan mengenai PPN avtur.

Salah satu pertimbangan tersebut adalah membicarakan dengan parapihak. Kajiannya sendiri akan dilakukan oleh Kementerian Keuangan, tepatnya oleh Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dan Direktorat Jenderal Pajak. "Dari hasil kajian tersebut, baru akan diketahui langkah setelahnya," ucap Hestu ketika dihubungi Republika, Kamis (14/2).

Hanya saja, Hestu menambahkan, pihaknya menilai pandangan bahwa mahalnya harga avtur dikarenakan PPN tidaklah benar. Sebab, PPN sebesar 10 persen sudah dikenakan sejak awal dan berlaku pada produk-produk yang sudah ditentukan sesuai regulasi pemerintah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GIxqA5
February 14, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GIxqA5
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 12, 2019

PGN Siapkan Rp 12,5 Triliun untuk Investasi Jargas 2019

Tahun ini PGN menargetkan pembangunan 800 sambungan jargas baru

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Perusahaan Gas Negara, Tbk (PGN) menyiapkan dana sekitar Rp 12,5 triliun untuk pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga pada 2019. Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso menjelaskan pembangunan ini juga sejalan dengan rencana pemerintah untuk meningkatkan fasilitas jargas.

Gigih menjelaskan dana yang perlu disiapkan PGN ini memang tidak kecil. Untuk bisa memenuhi kebutuhan dana ini, Gigih menjelaskan ada beberapa sumber dana selain dari Anggaran Pendatapan Belanja Negara (APBN) misalnya seperti dana internal badan usaha, kerja sama partnership PGN dengan badan usaha lainnya.

"Besar memang anggarannya. Total perkiraan capex itu sebesar Rp 12,5 triliun," ujar Gigih di Kementerian BUMN, Selasa (12/2).

Saat ini PGN, kata Gigih, tengah melakukan kajian study mengenai wilayah mana saja yang akan tibangun jargas diluar wilayah yang sudah ditetapkan APBN 2019. Untuk 2019 ini kata Gigih, paling tidak PGN menargetkan ada 800 sambungan jargas baru.

"Sekitar 800 ribuan jargas. Nanti kita tentukan titik-titiknya. Kita masih lakukan study basic engineering design. Nanti 800 ribu itu ada di mana saja nanti kita sampaikan ke Kementerian ESDM," ujar Gigih.

Hingga tahun 2018, jumlah sambungan jargas rumah tangga baru mencapai 463.619 sambungan rumah (SR). Jumlah ini bertambah sejak tahun 2014 dimana jumlah sambungan baru sebanyak 200.000 SR.

Kemudian pada 2015 bertambah menjadi 220.363 SR. Selanjutnya pada 2016 menjadi 319.514 SR dan pada 2017 tumbuh 53.676 SR menjadi 373.190 SR.

Pemerintah melalui  Peraturan Presiden No 6 Tahun 2019 mengamanatkan percepatan pembangunan Jargas ini. Pemerintah sendiri sudah mematok target dengan adanya perpres maka percepatan pembangunan jargas bisa diimplementasikan sehingga pada tahun 2025 nanti terbangun sebanyak 4,7 juta sambungan jaringas gas rumah tangga.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar menjelaskan pembangunan jargas ini sangat penting untuk bisa menekan angka impor elpiji. Menurutnya, selain menekan impor harga ke konsumen juga jauh lebih murah dibandingkan elpiji.

Lebih lanjut Arcandra menuturkan, jika pembangunan jargas semakin banyak maka pengurangan konsumsi LPG pun semakin banyak. Dari total konsumsi LPG nasional sebanyak 6,9 juta ton per tahun, sekitar 4,7 ton dipenuhi dari impor.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2USWEzF
February 12, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2USWEzF
via IFTTT
Share:

Sunday, February 10, 2019

Sulsel Siapkan Sepeda Bagi Anak yang Hapal Alquran

Wagub Sulsel ingin lahirkan hafidz dari panti asuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Wagub Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman akan memberikan hadiah berupa sepeda atau laptop bagi anak penghapal pertama. Hadiah itu sebagai upaya meransang motivasi anak untuk belajar menghafal.

Andi mengatakan ia memiliki keinginan untuk melahirkan banyak hafidz atau penghafal Alquran dari panti asuhan yang tersebar di wilayah tersebut. Ia pada kunjungannya berjanji untuk mendatangkan sejumlah hafidz quran ke panti untuk program menghafal 30 juz dalam waktu 26 hari. 

"Pesan paling utama adalah upaya pembinaan spiritual anak-anak melalui program tahfidz Quran," ujarnya di Kabupaten Bone, Ahad (10/2)

Andi Sudirman dalam kesempatan tersebut sekaligus memberikan pesan moral bagi anak-anak untuk menghadapi masa depannya nanti. Menurut dia, kekurangan dan keterbatasan fasilitas yang dihadapi oleh pengelola dan penghuni panti diharapkan melalui APBD Perubahan 2019 dan tahun anggaran 2020 dapat diatasi.

"Bukan persoalan kaya miskinnya, tapi bagaimana kita untuk memperbaiki masyarakat, dan bagaimana kita mempersiapkan diri untuk memperbaiki diri kita dengan mengisi hari-hari kita dengan amalan-amalan yang saleh," ujarnya.

Kepala UPTD M Rusli mengatakan, beberapa keterbatasan di antaranya tempat tidur, kasur, lemari pakaian, meja belajar, buku,ruangan membaca, toilet, ketersediaan air bersih, hingga WC yang tidak berfungsi secara maksimal. Selain itu, tidak ada kendaraan operasional dan ruang keterampilan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TIhcdV
February 10, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TIhcdV
via IFTTT
Share:

Friday, February 1, 2019

PARFI tak Masalah Menyanyikan Indonesia Raya di Bioskop

Tujuan untuk menyanyi lagu Indonesia Raya di bioskop merupakan maksud baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI)  Marcella Zalianty, mengatakan, tidak ada salahnya menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum menonton bioskop. Sebab, bisa membangkitkan semangat nasionalisme anak bangsa.

"Tentunya, ada cara-cara untuk membiasakan budaya tersebut terhadap masyarakat. Ini seperti di Thailand, ya," ucapnya, Jumat ( 1/2).

Kemudian, pasti ada pro dan kontra di dalam masyarakat. Menurutnya, dengan cara elegan bisa menambah semangat generasi muda. " Dengan menampilkan sesuatu di bioskop, sebelum film dimulai. tidak terlalu lama durasinya (tapi) mengandung nilai-nilai kecintaan bangsa," ujarnya.

Kendati demikian, tujuan untuk menyanyi lagu Indonesia Raya di bioskop merupakan maksud baik. Tetapi, belum tentu diterima oleh semua lapisan masyarakat.

Sebelumnya, Kemenpora mengeluarkan surat imbauan tentang aktivitas menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum pemutaran film di bioskop. Sebagaimana isi dari surat imbauan tersebut bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan mewujudkan generasi muda yang bangga serta cinta tanah air.

Namun, Kementerian Pemuda dan Olahraga mencabut imbauan tentang aktivitas menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya" sebelum pemutaran film di bioskop. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, Jum'at (1/2).

“Sudah dicabut atas dasar berbagai pertimbangan,” kata Gatot melalui pesan singkatnya.

Keluarnya surat imbauan dengan nomor 1.30.01/Menpora/1/2019 itu menuai polemik tersendiri. Gatot menjelaskan dicabutnya surat imbauan tersebut lantaran munculnya kegaduhan di tengah publik. Kendati demikian, Gatot tak memerinci alasan pencabutan surat tersebut.“Atas dasar berbagai pertimbangan karena resistensi kegaduhannya sangat tinggi,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CZnvmw
February 01, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CZnvmw
via IFTTT
Share:

Friday, January 18, 2019

Kemenkes Tambah Prioritas Penanganan Stunting

Prioritas penanganan stunting ada di 160 kabupaten.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus berupaya menekan balita bertubuh pendek (stunting). Kemenkes sejak 2018 menetapkan 100 kabupaten yang mendapatkan prioritas penanganan stunting. Jumlah itu kemudian ditambah di 160 kabupaten/kota pada 2019.

Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kirana Pritasari mengklaim, pemerinntah memberikan perhatian pada kabupaten yang memiliki prevalensi stunting tinggi. Kemudian pada 2018 lalu antarkementerian sudah sepakat melakukan penyamaan persepsi supaya fokus penanganan stunting sama. Kemudian sebanyak 100 kabupaten/kota menjadi prioritas untuk penanggulangan stunting.

"Daerah-daerah ini dipilih karena meski prevalensi stunting tinggi, mereka memiliki komitmen yang baik untuk melakukan menangani stunting. Selain itu sumber daya yang dimiliki cukup memadai misalnya akses air bersih," katanya saat ditemui di konferensi pers temu media bertema Hari Gizi Nasional 2019, di Jakarta, Jumat (18/1).

Jumlah tersebut rencananya terus ditambah menjadi 390 kabupaten pada 2020 mendatang kemudian prioritas penanganan stunting sudah bisa dilakukan di semua kabupaten yaitu 514 kabupaten/kota di Indonesia pada tahun 2021.

Untuk menyukseskan target eliminasi stunting, pihaknya meminta semua pihak terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyiapkan infrastrukturnya. Misalnya, ketersediaan air bersih. Di level pendidikan anak usia dini (PAUD) di 160 kabupaten tersebut memberikan perhatian khusus mengenai hal ini, kemudian Kementerian Desa juga diminta partisipasinya yaitu dana desa sangat potensial untuk menggerakkan pos pelayanan terpadu (posyandu).

Selain itu ia juga mengapresiasi jika pihak swasta berpartisipasi melalui program tanggung jawab sosial (CSR) maupun program khusus misalnya penyediaan akses air bersih.

"Jadi upaya penanganan stunting dilakukan antarkementerian dan lembaga," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VWMob7
January 18, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VWMob7
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 16, 2019

Perluas Bisnis, ASDP Siapkan Dana Rp 2,2 Triliun

Fokus percepatan tahun ini adalah pengembangan Terminal Eksekutif Merak dan Bakauheni

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan dana sebesar Rp 2,2 triliun untuk mengembangkan bisnis sekaligus berinvestasi pada sejumlah infrastruktur. Pasalnya, perusahaan milik negara di bidang jasa angkutan penyebrangan laut ini berencana melakukan ekspansi dan transformasi. 

Direktur Utama ASDP Ferry Ira Puspadewi menjelaskan, perseroan akan melanjutkan transformasi yang telah dilakukan pada tahun lalu. Meliputi transformasi bisnis, Sumber Daya Manusia (SDM) dan budaya, serta digitalisasi. 

"Pada 2019 ASDP tidak hanya mendorong konektivitas antarpulau, tapi juga memperkuat sektor logistik. Kemudian mampu mendorong pengembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat," tutur Ira kepada wartawan di Jakarta, Rabu, (16/1).

Dirinya menyebutkan, salah satu yang menjadi fokus percepatan tahun ini adalah pengembangan Terminal Eksekutif Merak dan Bakauheni agar beroperasi secara penuh. Selain itu, proyek pariwisata Labuan Bajo Marina pun akan dikebut. 

"Ditargetkan untuk operasional area komersial di Labuan Bajo diharapkan pada Maret, diikuti hotel pada Juni, dan proyek Marina pada September," kata Ira. Melalui proyek ini diharapkan, penumpang kapal Ferry tidak hanya menyebrang tapi sekaligus berwisata pula. 

Ia menambahkan, tahun ini perseroan juga berencana menambah 11 kapal. Kini ASDP telah memiliki 151 kapal. 

"Target kami dalam lima tahun ke depan ada 54 kapal baru. Baik yang benar-benar baru maupun membeli yang sudah ada namun kelayakannya dipastikan oleh tim ahli, karena pembuatan kapal baru tidak bisa langsung jadi perlu waktu," jelas Ira. 

Sementara untuk transformasi digital, ia menambahkan, salah satu yang difokuskan pada 2019 yakni memperluas penjualan tiket melalui channel distribusi online. Sekaligus implementasi pembayaran nontunai atau cashless berupa kartu elektronik sebagai pengganti transaksi tunai. 

Transaksi cashless, kata dia, sudah dilakukan di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk. "Jadi kita bersinergi dengan empat bank Himbara (Himpunan Bank Negara), kita gunakan e-money mereka, jadi nggak buat platform baru," kata Ira.

Menurutnya, pembayaran secara cashless harus dilakukan karena bisa mencegah kebocoran hingga 20 persen. Dengan begitu bisa mengubah perilaku masyarakat Indonesia.

"Jadi kami akan terus lakukan transaksi cashless. Memang cara cukup cepat mengubah perilaku yakni dengan digitalisasi," tuturnya. 

Direktur Keuangan ASDP Indonesia Ferry Djunia Satriawan menambahkan, dana Rp 2,2 triliun tersebut didapat dari Penyertaan Modal Negara (PNM) serta dana internal perusahaan. "Sebenarnya PNM sudah berikan dana sejak 2015 sebanyak Rp 1 triliun, lalu tahun ini tersisa Rp 500 miliar. Jadi dari Rp 2,2 triliun itu, sekitar Rp 1,7 triliun merupakan dana internal," jelasnya pada kesempatan serupa. 

Lebih lanjut Djunia menjabarkan, sebanyak 39 persen dari total dana yang disiapkan akan digunakan untuk merekondisi kapal yang sudah tua, serta membeli 11 kapal baru. Lalu 24 persen di antaranya bakal digunakan mengembangkan dermaga yang menghubungkan Merak-Bakauheni terutama terminal eksekutif yang saat ini sedang dalam penyelesaian. 

Sementara sisanya digunakan untuk perbaikan fasilitas pelabuhan. Hal ini demi memenuhi standar minimal pelabuhan seperti yang dipersyaratkan oleh Kementerian Perhubungan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Fu79py
January 16, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Fu79py
via IFTTT
Share:

Friday, January 4, 2019

CCTV Rekam Aktivitas Bripka Matheus Sebelum Tewas Ditemukan

Bripka Matheus ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala pada 31 Desember 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya menyebut penyidik menemukan kamera CCTV di tempat kejadian perkara yang merekam aktivitas sebelum Bripka Matheus ditemukan tewas tertembak di Pancoranmas, Depok. Dari hasil pemeriksaan itu, polisi mengungkap, tidak ada barang milik Bripka Matheus yang hilang.

"Dalam kegiatan yang dilakukan penyidik Polres Depok, di TKP ditemukan ada CCTV yang merekam kendaraan korban melintas," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, saat ditemui di Jakarta, Jumat (4/1).

"Kemudian, senjata yang dipegang oleh korban sudah keluar dari sarungnya," kata Argo, menambahkan.

Temuan lain yang dihimpun penyidik, bubuk mesiu ditemukan pada tangan kanan Bripka Matheus.  Residu mesiu, Argo menyebut, juga ditemukan pada sebo (penutup wajah/masker) yang digunakan korban.

Hasil pemeriksaan turut memperlihatkan, ada bekas tembak tempel ditemukan pada kepala korban. "Ada kemiringan ke atas dari senjata yang menempel (ke kepala korban)," tambahnya.

Walau demikian, penyidik belum dapat memastikan dugaan Bripka Matheus tewas karena bunuh diri. "Surat dari labfor (laboratorium forensik) dan keterangan RS Polri sudah dikirim hari ini ke Polres Depok. Kita tunggu surat itu dianalisa, masih ada evaluasi dan gelar perkara oleh penyidik Polres Depok," kata Argo.

Bripka Matheus de Haan (54), anggota Polresta Depok yang tengah BKO Detasemen Khusus Antiteror 88 Mabes Polri, ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala, di TPU Mutiara, Pancoranmas, Depok, pada 31 Desember 2018 malam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QnsDFw
January 04, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QnsDFw
via IFTTT
Share: