Showing posts with label 2019 at 07:01PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:01PM. Show all posts

Wednesday, May 29, 2019

BTN Targetkan Bisnis Remitansi Tumbuh 33 Persen

Volume remitansi ditargetkan Rp 10 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menargetkan pertumbuhan bisnis remitansi sekitar 33 persen dari volume remitansi sekitar Rp 7,5 triliun di tahun 2018 menjadi Rp 10 triliun pada tahun ini. Sehingga pendapatan dari biaya komisi remitansi juga dapat bertumbuh sekitar 22 persen.

Untuk mencapainya, BTN berkolaborasi dengan berbagai pihak. Terbaru, BTN menggandeng PT Money Gram Payment Systems Indonesia (Money Gram). Fasilitas remitansi yang disediakan Bank BTN bersama Money Gram saat ini adalah layanan penerimaan dana tunai di 853 Kantor Cabang Bank BTN.

Direktur Utama Bank BTN, Maryono menyampaikan saat ini kerja sama dengan Money Gram fokus pada layanan incoming transfer. Agar memberikan kemudahan khususnya bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri agar dapat mengirimkan uangnya ke Indonesia. 

"Tahap selanjutnya adalah penyediaan layanan outgoing transfer bagi para ekspatriat yang akan mengirimkan uang ke negara asalnya," kata dia dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Selasa (28/5).

Penandatangan kerja sama telah dilaksanakan sejak 27 Desember 2017 namun baru tahun ini, implementasinya menyeluruh di semua cabang. Tujuan kerja sama meliputi memperluas jaringan bisnis Bank BTN dalam ruang lingkup internasional, juga menambah sumber fee based income.

Pendapatan dari komisi ini diperoleh dari layanan penerimaan dan keuntungan atas selisih nilai tukar mata uang, cross selling dengan produk lainnya dalam mata rantai bisnis remitansi dan lain sebagainya.

Berdasarkan data Bank Dunia, diperkirakan sejumlah 8,9 miliar dolar AS pengiriman uang masuk ke Indonesia pada tahun 2018. Kemudahan transaksi diharap bisa menjadi stimulus pertumbuhan remitansi. Dengan kerja sama ini dana akan siap diterima dalam waktu 10 menit setelah transaksi pengiriman dilakukan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Mgyv6Q
May 29, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Mgyv6Q
via IFTTT
Share:

Sepotong Es Tube di Bulan Ramadhan

Bagi penduduk desa menyeduh minuman es adalah surga dunia.

Sepotong es tube sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat desa. Bahkan, mereka rela menunggu di ujung jalan, demi melihat sosok lelaki umur tiga puluhan datang. Adalah Muhaimin yang datang dari seberang desa membawa sejuta kesenangan bagi warga Desa Guah. Ia hadir saban sore setiap bulan Ramadhan dengan membawa gerobak berisi es tube.

Gerobak yang biasa dibawanya ke Desa Guah disambungkan pada ujung belakang sepeda motor dengan menggunakan tali. Sejak beberapa tahun yang lalu, ia muncul dari seberang desa. Orang-orang Desa Guah tidak tahu persis identitas lengkapnya karena Muhaimin selalu mengalihkan pembicaraan ketika ada salah satu warga desa yang bertanya.

Ia berusaha menutupi identitasnya, kecuali nama dan alamatnya, itu pun belum begitu jelas karena ia tidak pernah menyebutkan sacara sempurna alamat lengkapnya. “Saya Muhaimin dari seberang desa.” Itu saja yang ia infokan pada warga desa ketika didesak dengan pertanyaan.

Jawaban Muhaimin yang selalu berusaha menutupi identitasnya, menciptakan anggapan bahwa soal identitas Muhaimin tidak lagi penting. Warga desa tidak memaksa untuk mendapatkan identitas lengkap Muhaimin. Yang terpenting adalah mereka bisa mendapatkan es tube dari lelaki itu secara gratis. Iya, gratis.

Muhaimin tidak pernah meminta bayaran sepeser pun atas es tube yang dibawanya dari seberang desa. Aneh bukan, ia datang dari seberang desa, dengan bersusah payah melewati jalan desa yang penuh batu nan licin karena tidak beraspal. Kemudian, memberi es tube dengan cuma-cuma.

Beberapa tahun yang lalu, saat ia datang pertama kalinya dengan gerobak berisi es tube, warga Desa Guah merasa ragu untuk menerima es tube itu. Mana mungkin ia datang jauh-jauh dengan memberikan es tube secara gratis, pasti ada sesuatu yang diinginkan. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, warga desa mulai menerima es tube itu. Mereka yakin, bahwa Muhaimin bukanlah orang jahat.

Maklum, Desa Guah sama sekali belum terjamah oleh listrik. Sangat mustahil bagi warga di desa ini untuk mendapatkan es tube dengan mudah, apalagi mendapati kulkas di setiap rumah. Untuk mendapatkan es tube, mereka harus pergi ke luar desa yang dijual saban sore, namun itu membutuhkan waktu yang sangat lama. Harus berjalan beribu langkah kaki.

Bukan tidak mungkin, kehadiran Muhaimin bagaikan malaikat yang berubah menjadi manusia, dengan memberi keberkahan di bulan Ramadan. Setiap hari di bulan Ramadan, ia tidak pernah alpa untuk datang ke Desa Guah dengan membawa gerobak berisi es tube.

Pohon jati menjadi saksi kericuhan warga desa yang selalu berdesakan ketika tubuh Muhaimin muncul dari ujung jalan. Di bawah pohon jati itulah tempat Muhaimin biasanya membagikan es tube.

Warga desa selalu berebut, bak ikan yang baru saja dilempari makanan ke permukaan air. Ia dengan senang hati memberikan sepotong es tube pada setiap warga desa yang datang ke pinggir jalan itu.

Tubuh gerobak sama sekali tidak kelihatan, ditutupi oleh tubuh-tubuh orang desa yang berkerubung tanpa alas kaki. Satu sama lain saling bersahutan, agar diberi es tube lebih dulu. Mereka tidak mau antre. Namun, Muhaimin lebih tahu siapa yang lebih dulu antre. Di balik tangannya yang sibuk memotong es tube, matanya tidak luput dari pandangan orang-orang desa yang berdesakan.

“Tenang, pasti semuanya dapat!” Muhaimin mencoba untuk meredam kericuhan orang desa, yang menanti es tube sampai ada di genggamannya.

Muhaimin memberikan es tube yang sudah dipotong menjadi balok kecil. Daun pisang yang sudah lama berada di atas telapak tangan warga desa, siap menerima potongan es tube tersebut. Muhaimin merasa lega ketika orang-orang desa meninggalkannya dengan senyum kebahagiaan. Ada yang sampai mencak-mencak ketika berhasil membawa sepotong es tube, itu tidak lain adalah tingkah anak-anak. Semua warga desa yang hadir di gerobak Muhaimin mulai dari kalangan bapak-bapak, ibu-ibu, mbah-mbah, remaja, bahkan anak-anak.

Es tube yang berhasil didapatkan dari gerobak Muhaimin tidak lain dibuat untuk es kacang hijau, kolek dan jenis minuman yang menyegarkan untuk buka puasa. Bagi penduduk desa yang terkenal gersang dan sulit menemukan sumber air, menyeduh minuman es adalah surga dunia. Sekarang, mereka masih merasakan surga itu selama bulan Ramadan. Lepas itu, surga kembali pada habitatnya.

Memasuki pertengahan bulan, Muhaimin jatuh sakit. Badannya panas melebihi 40 derajat, kepalanya pusing dan batuk menyerang kerongkongannya. Namun, itu tidak menghalanginya untuk pergi ke Desa Guah untuk sedekah es tube.

Istrinya sempat melarang, lantaran khawatir terjadi sesuatu yang buruk saat perjalanan. Lebih baik perbanyak isirahat agar segera sembuh, dan esok hari masih bisa pergi desa lagi. Muhaimin masih bersikukuh dengan pendiriannya. Ia berhasil meyakinkan istrinya bahwa ia akan baik-baik saja.

“Tidak ada yang lebih penting bagiku daripada bisa bermanfaat bagi orang lain. Aku masih belum berbuat apa-apa hari ini. Aku harus bisa memberi manfaat pada orang lain, yaitu dengan sedekah es tube.” Muhaimin mengembangkan senyum, seraya mencium kening istrinya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WpVHU0
May 29, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WpVHU0
via IFTTT
Share:

Monday, May 27, 2019

Kemendagri Inisiasi Forum Pemantapan Karakter untuk Bangsa

Forum pemantapan karakter respons dari situasi perpolitikan yang menghangat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Kementerian Dalam Negeri menginisiasi Forum Pemantapan Karakter dan Wawasan Kebangsaan. Inisiasi ini bentuk respons atas kondisi perpolitikan di Tanah Air dalam beberapa bulan terakhir seiring agenda Pemilu Serentak 2019, bahkan hingga saat ini tensi politik relatif masih tinggi. 

Sekretaris Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Didi Sudiana, memetakan setidaknya terdapat tiga masalah pokok bangsa yang belum terselesaikan, yaitu ancaman terhadap wibawa negara, melemahnya sendi-sendi perekonomian nasional, serta intoleransi dan krisis kepribadian bangsa. 

Dia menyebutkan beberapa permasalahan terlihat aktual dari fenomena seperti tidak dihormatinya institusi dan simbol-simbol kenegaraan, merebaknya pemberitaan hoax, menurunnya daya beli masyarakat, maraknya gerakan intoleransi dan konflik horizontal antarelemen masyarakat, dan beberapa fenomena lain sejenisnya yang pada akhir-akhir ini marak. 

“Hal ini terjadi sebagai ekses langsung dan tidak langsung dari Pilkada 2018 dan Pemilu Serentak 2019,” kata Didi dalam keterangannya kepada Republika.co.id di Jakarta, (Senin, 27/5).  

Didi menjelaskan hal-hal tersebut terjadi lantaran terjadinya perubahan pola pikir generasi muda akibat pengaruh media massa dan elektronik, di antaranya yaitu berkurangnya penghormatan terhadap kearifan lokal, nilai-nilai gotong-royong dan konflik laten ekses Pemilu. “Maka dari itu perlu diantisipasi melalui penyelenggaraan forum/acara seperti ini,” kata dia. 

Didi berharap, pemerintah daerah dapat ikut berperan dalam kegiatan PPWK (Pembentukan Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan) yang secara umum bertujuan untuk memperkokoh kewibawaan negara, memperkuat sendi-sendi perekonomian nasional dan menumbuhkembangkan kembali toleransi dan kepribadian bangsa, dan secara khusus membantu pemulihan kembali situasi dan kondisi sosial kemasyarakatan pasca terselenggaranya Pemilu 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QsvJK6
May 27, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QsvJK6
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

Vs PSM Makassar, Perseru Badak Lampung Percaya Diri

Pelatih Jan Saragih memastikan pemain tak tertekan.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perseru Badak Lampung akan bertandang ke markas PSM Makassar pada laga lanjutan pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (24/5) besok. Pelatih Perseru Badak Lampung Jan Saragih mengatakan, timnya tidak memiliki masalah dalam adaptasi.

"Kami datang lebih cepat. Jadi tidak ada masalah untuk adaptasi. Termasuk soal cuaca. Kami siap untuk pertandingan besok. Soal tekanan, kami tidak merasa tertekan. Justru PSM yang akan tertekan," kata Saragih dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Kamis (23/5).

Saragih terlihat percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki anak asuhnya. Dia percaya anak asuhnya bisa manaklukkan skuat berjuluk Juku Eja di kandangnya sendiri.

Padahal, pada laga sebelumnya, Tim berjuluk Laskar Saburai ini ditekuk PS Tira Persikabo di Stadion Pakansari, Bogor, pada 18 Mei lalu. Perseru Badak Lampung FC menyerah dengan skor telak 0-3.

Namun, Saragih mengatakan timnya sebenarnya bermain bagus, hanya saja lini depan kurang efektif. Banyaknya peluang yang terbuang membuat Badak Lampung gagal mencetak gol. Kekurangan inilah yang dievaluasi pelatih jelang laga bergulir.

Senada dengan itu, pemain Perseru Badak Lampung, Muhammad Fahri memastikan diri akan bekerja keras untuk mencuri poin dari PSM. Ia menegaskan, kedatangan tim jauh-jauh ke Sulawesi Selatan bukanlah untuk sekedar main-main. "Kami ke sini bukan untuk jalan-jalan. Kami siap kerja keras," kata Fahri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WjGGCZ
May 23, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WjGGCZ
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 22, 2019

Tantang PSM, Perseru Badak Lampung FC Evaluasi Lini Depan

Perseru Badak Lampung bertekad meraih kemenangan perdana di Liga 1.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perseru Badak Lampung bersiap untuk melakoni laga pekan kedua Liga 1 2019 menghadapi PSM Makassar pada Jumat (24/5) mendatang, di Stadion Andi Mattalata, Makassar. Perseru Badak Lampung FC mengaku akan melakukan evaluasi di lini depan, menyusul hasil buruk yang mereka dapat pada laga perdana lalu.

Tim berjuluk Laskar Saburai ini ditekuk PS Tira Persikabo di Stadion Pakansari, Bogor, pada 18 Mei lalu. Perseru Badak Lampung FC menyerah dengan skor telak 0-3. Pelatih Perseru Badak Lampung FC, Jan Saragih mengatakan timnya sebenarnya bermain bagus, hanya saja lini depan kurang efektif. Banyaknya peluang yang terbuang membuat mereka gagal mencetak gol. Kekurangan ini akan dievaluasi sebagai persiapan menghadapi tuan rumah PSM.

"Kami sebenarnya bermain cukup bagus (di laga perdana), tapi tak bisa memanfaatkan beberapa peluang. Sampai menit terakhir masih ada peluang. Dan sekarang kami harus lebih kerja keras," kata Jan melalui keterangan resminya, Rabu (22/5).

Tak hanya itu, ia menilai kesalahan individu juga menjadi persoalan dalam tim. Untuk itu, ia menekankan kepada pemainnya agar meminimalisir kesalahan. "Banyak masalah teknik dasar kami dalam mengeksekusi peluang. Pemain masih membuat kesalahan sendiri," ujarnya.

Jan Saragih tak menampik bahwa, calon lawan mereka PSM Makassar adalah salah satu lawan berat. Ditambah lagi, tim Juku Eja yang bertindak sebagai tuan rumah akan mendapat dukungan dari ribuan suporter. "Kami berbicara 90 menit di lapangan. PSM yang merupakan runner-up musim lalu, namun kami akan all out bermain," ucap mantan pelatih Persija Jakarta ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QejIry
May 22, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QejIry
via IFTTT
Share:

BPJPH Susun Prosedur Pendirian LSP

Saat ini, BPJPH memang belum memiliki satu pun auditor halal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bertemu dengan Badan Nasional Standarisasi Profesi (BNSP). Pertemuan ini dilakukan terkait pembahasan tentang prosedur pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Auditor Halal.

"Kemarin (Senin 20/5) kita sudah bertemu dengan BNSP terkait prosedur pendirian LSP Auditor Halal," kata Kepala BPJPH Sukoso, Sukoso, Selasa (21/5) kemarin.

Sukoso menyampaikan, Kepala BNSP Kunjung Masihat menyambut baik rencana pendirian LSP auditor halal, sebagai wujud pelaksanaan amanat UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH). Untuk itu menurutnya, BNSP mendorong penyelesaian penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Auditor Halal, yang saat ini tengah digarap oleh BPJPH dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait.  

Penyusunan SKKNI Auditor Halal, menurut Sukoso, dibutuhkan oleh BPJPH untuk membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Auditor Halal. "Kalau kita sudah punya SKKNI Auditor Halal, kita bisa membentuk LSP," ujarnya.

Kepala BNSP  menurut Sukoso juga berharap, rancangan SKKNI auditor halal BPJPH segera selesai. Hal ini agar BPJPH memiliki LSP atau mendorong perguruan tinggi/lembaga lain untuk bekerja sama dalam mendirikan LSP auditor halal.

Saat ini, kata dia, BPJPH memang belum memiliki satu pun auditor halal. Hal ini karena BJPH sedang menyusun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) auditor halal bersama MUI, Kemenaker, Kemen PMK dan K/L terkait.

Penyusunan SKKNI Auditor Halal tersebut, menurutnya, menggunakan metode adaptasi dari SKK Khusus Auditor Halal MUI hasil  kesepakatan tim perumus dan tim verifikasi penyusunan SKKNI Auditor Halal yang di dalamnya melibatkan perwakilan MUI. 

Phaknya berharap, rancangan SKKNI sudah ditandatangani Menteri Tenaga Kerja pada akhir Mei 2019 ini. "Karena SKKNI Auditor Halal ini akan menjadi acuan dalam pembentukan LSP di perguruan tinggi maupun lembaga lain yang bekerjasama dengan BPJPH," kata Sukoso.

Selama ini, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) telah memiliki standar kompetensi kerja (SKK) tetapi tidak berlaku secara nasional. Karena, SKK auditor halal yang dimiliki MUI hanya berlaku terbatas di lingkungan MUI saja, tidak secara nasional.

MUI sendiri saat ini, menurut Sukoso, sedang mengupayakan pendirian LSP. Dasarnya SKK khusus MUI. LSP tersebut nantinya hanya berlaku untuk auditor halal di lingkungan MUI saja dan belum mengacu pada  UU Nomor 33 tahun 2014. 

Jika BPJPH telah memiliki SKKNI Auditor Halal, maka SKK khusus MUI dengan sendirinya tidak berlaku lagi, dan LSP MUI otomatis tidak bisa melakukan diklat kecuali atas persetujuan tertulis dari BPJPH. 

Sukoso juga menyampaikan penyusunan SKKNI Auditor Halal menjadi bagian tanggung jawab BPJPH dalam rangka menjalankan amanat UU Nomor 33 Tahun 2014 terkait Jaminan Produk Halal. "Dalam UU tersebut disebutkan bahwa BPJPH juga berwenang untuk melakukan registrasi maupun pembinaan bagi auditor halal," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wcR3d4
May 22, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wcR3d4
via IFTTT
Share:

Friday, May 17, 2019

Keutamaan Menjadi Ulil Albab

Rasulullah SAW terharu merenungi hikmah ayat tentang ulil albab

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setiap subuh, seperti biasanya, Bilal bin Rabah mengumandangkan azan di Masjid Nabawi. Begitu mendengar azan, Rasulullah SAW akan segera masuk masjid.

Namun, pada suatu subuh, sekalipun adan selesai berkumandang, Nabi SAW belum juga muncul di masjid. Ini membuat Bilal bertanya-tanya. Akhirnya, dia pun pergi ke rumah Nabi SAW yang terletak di samping masjid.

Setelah ucapan salam dan tiga kali ketukan pintu tak terjawab, Bilal lalu memberanikan diri membuka pintu rumah Nabi SAW, karena khawatir Nabi SAW sakit.

Setelah masuk, didapatinya Nabi sedang menangis. Bilal kaget dan bertanya kalau-kalau Nabi sakit. Namun, Nabi SAW menggeleng. "Tapi kenapa Engkau menangis ya Rasulullah?" tanya Bilal.

Rasul SAW pun menjawab, baru saja turun ayat yang kalau direnungkan, kata Rasul, akan mengubah dunia ini.

Ayat yang dimaksud Nabi itu, kini tertulis dalam Alquran, surah Ali Imran ayat 190-191. Artinya, "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang berakal (ulil albaab), (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri dan duduk dan dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berakata, 'Ya Tuhan kami tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.'"

***

Menurut ahli sejarah, para ilmuwan muslim terdahulu giat melakukan penelitian dan pencarian ilmu berdasarkan ayat-ayat tadi. Ditemukannya sejumlah ilmu seperti matematika, biologi, fisika, kedokteran, sosiologi, sejarah, musik, dan sebagainya, adalah karena dorongan ayat-ayat itu.

Dengan semangat mengamalkan perintah Allah, para ulul albab (ilmuwan muslim) generasi pertama melahirkan ilmu-ilmu baru, di samping menerjemahkan ilmu-ilmu yang ada ke dalam bahasa Arab seraya membersihkan unsur-unsur syirik dan takhayulnya.

Dunia pun menemukan dirinya dalam peradaban Islam yang gilang gemilang. Pada masa sekarang ini, semangat ulul albab generai pertama itu perlu direaktualisasikan kembali perannya.

Semua ilmuwan Muslim hendaknya menjadi ulul albab dalam rangka mengejar ketinggalannya dalam bidang iptek dari negara-negara yang lebih dulu maju. Etos keilmuwan muslim sesungguhnya terletak pada karakter sang ulul albab ini, yang tajam daya pikirnya sekaligus kuat kemampuan zikirnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q5HfL8
May 17, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q5HfL8
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 14, 2019

DPR Uji Publik RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan

Uji publik untuk mendapatkan respons masyarakat terkait RUU Pesantren

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR-RI mulai melakukan uji publik Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan. Panja juga mengadakan pertemuan dengan para pimpinan pesantren dan sekolah keagamaan di Kota Malang, Jawa Timur, untuk menyerap aspirasi masyarat.

Ketua Komisi VIII DPR, Ali Taher mengatakan, uji publik diperlukan untuk memotret respons masyarakat terhadap rencana penerbitan RUU ini. Uji publik juga untuk menjawab kekhawatiran yang muncul pada awal diskusi penyusunan RUU.

Pada awal rencana ini dikeluarkan, sempat muncul kekhawatiran dikalangan pesantren. Dikhawatirkan RUU akan mengubah ciri khas pesantren yang sudah ada sejak dahulu bahkan sebelum Indonesia merdeka.

“RUU ini tidak akan menghilangkan ciri pesantren apapun itu, seperti otoritasnya, otonomi yang merupakan kearifan lokal dan kekhasannya,” ujar Ali Taher dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Senin (13/5).

Menurut Ali Taher, substansi RUU ini justru ingin menjaga ciri khas pesantren yang terbukti telah berkontribusi dalam merawat serta memelihara ideologi bangsa Indonesia yang berazaskan Pancasila. Karenanya, Komisi VIII bersama Kementerian Agama akan memperjuangkan RUU tersebut, yang harapannya diakhir priode ini dapat dibahwa ke sidang paripurna untuk disahkan.

“Insya Allah target RUU ini dibawa ke paripurna bulan September sebelum masa akhir priode DPR RI Tahun 2014-2019,” lanjutnya.

Senada dengan Ketua Komisi VIII, Kasubdit Pendidikan Diniyah dan Mahad, Aly Ainurrafiq mangaku jika RUU ini sempat mendapatkan penolakan dari kalangan pesantren karena dianggap akan mengatur dan mengubah ke khasan lembaga pendidikan agama yang sudah sangat tua di Indonesia ini.

Pada faktanya, pesantren tidak semata lembaga pendidikan dan dakwah, tapi juga lembaga pemberdayaan masyarakat, selain ekonomi juga ideologi.

"Saya berharap RUU ini dapat segera ditetapkan menjadi UU. Jumlah pasal RUU ini tidak terlalu banyak, sangat sederhana, dan fleksibel," ucapnya.

Plt. Ka.Kanwil Kemenag Prov. Jawa Timur, Moch. Amin Mahfud mengapresiasi kehadiran Ketua Komisi VIII DPR RI beserta rombongan di Kota Malang dalam uji publik RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan. Menurut Amin, Jawa Timur memiliki pondok pesantren yang tersebar luas.

"Bahkan, ada 42 ribu ponpes yang dalam kategori besar di Jawa Timur, belum yang kecil-kecil. RUU ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan pesantren dalam peningkatan kualitas dan mutu pendidikannya di Tanah Air," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JngcKS
May 14, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JngcKS
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

Ramadhan, Warga Kota Bandung Diajak Perbanyak Sedekah

Oded menuturkan dengan bersedekah akan meringankan beban orang yang kurang beruntung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengajak umat Muslim Kota Bandung untuk lebih banyak bersedekah di bulan Ramadhan. Sedekah merupakan salah satu amalan utama di bulan suci umat Islam ini.

"Kita harus lebih banyak bersedekah. sedekah yang terbaik," katanya di sela-sela kegiatan Safari Senyum Ramadhan di Masjid Cipaganti Kota Bandung, Selasa (7/5) seperti dalam keterangan tertulisnya.

Oded menuturkan dengan bersedekah akan meringankan beban orang yang kurang beruntung. Terlebih lagi, di bulan Ramadhan ini pahala akan berlipat-lipat.

Oded menyatakan, Safari Senyum Ramadhan yang digagas oleh Forum Bandung Sehat (FBS) dan Tim Penggerak PKK Kota Bandung ini merupakan contoh bersedekah yang baik. Ada banyak fakir miskin dan yatim yang disantuni.

Ia mengharapkan, melalui kegiatan tersebut bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk melakukan hal serupa di tempat lain. "Saya ingin memberikan contoh masyarakat Kota Bandung yang mempunyai rezeki lebih dari Allah SWT. Yuk kita berinfak dan sedekah untuk membantu saudara-saudara kita yang masih kekurangan," ujar Oded.

Hal lain, Oded juga mengajak umat Muslim untuk tidak sekadar berpuasa menahan lapar. Di bulan Ramadhan ini, banyak amalan yang berpahala berlipat ganda. "Kita isi Ramadhan ini dengan penuh kecintaan kepada Allah SWT dan mengharap ridho Allah SWT," ucapnya.

Salah satu amalan yang baik menurut Oded adalah tadarus Alquran. Oded bahkan meminta warganya mengkhatamkan Alquran dalam sebulan ini.

"Warga Bandung terutama yang beragama Islam, di samping saum tapi juga bisa membaca Alquran. Ada yang Ramadhan bisa khatam 30 juz," imbaunya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PU0w23
May 07, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PU0w23
via IFTTT
Share:

Monday, May 6, 2019

Teknologi Asap Cair Kendalikan OPT di Temanggung

Kementan juga menyosialisasikan penerapan pengendalian OPT yang ramah lingkungan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Organisme pengganggu tumbuhan (OPT) menjadi momok kaum petani Temanggung Jawa Tengah. Hal tersebut mengakibatkan hasil panen tidak maksimal, bahkan membuat petani menjadi buntung.

Agar hal itu tidak terjadi, Pemerintah Kabupaten Temanggung Jawa Tengah menggencarkan sosialisasi penggunaan bahan pengendali OPT yang ramah lingkungan. Pada acara bimbingan teknis budidaya bawang putih ramah lingkungan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung Masrik Amin menjelaskan tentang budidaya ramah lingkungan yang sudah dicanangkan sejak 2016. 

“Dukungan tersebut antara lain dibuktikan bahwa Dinas dan petugas POPT sering menyosialisasikan penggunaan bahan pengendali OPT yang ramah lingkungan,” tutur Masrik pada Senin (6/5).

Narasumber pada kegiatan itu menyosialisasikan kewaspadaan dan pengendalian OPT virus, ulat bawang, cendawan, dan nematoda pada bawang putih secara ramah lingkungan. Antara lain pengendalian ulat bawang menggunakan Spodoptera litura - Nuclear Polyhedrosis Virus ( Sl-NPV),  implementasi PHT pada pengendalian cendawan dan nematoda, serta tindakan pencegahan dari mulai pengolahan lahan sampai pascapanen. 

Bantuan Kementan

Direktorat Perlindungan Hortikultura juga memberikan bantuan berupa perangkap feromon sex kepada Dinas Pertanian yang nantinya akan diberikan kepada petani. Kementan juga menyosialisasikan penerapan pengendalian OPT yang ramah lingkungan seperti penggunaan perangkap feromon sex, pembuatan PGPR, Trichoderma dan pembuatan asap cair.

OPT yang sering menyerang tanaman bawang putih di daerah ini antara lain layu Fusarium. Salah satu bahan pengendali OPT yang mulai diterapkan petani adalah asap cair. Menurut Rohmad Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kabupaten Temanggung, asap cair merupakan hasil kondensasi/pengembunan uap hasil pembakaran baik langsung atau tidak langsung dari bahan yang mengandung lignin, selulosa, hemiselulosa dan senyawa karbon lainnya. 

Proses pembuatan asap cair pembakaran tanpa udara, pengembunan dengan mendinginkan asap sehingga berubah menjadi cair menghasilkan fenol, karbonil, asam, furan, alkohol, lakton, hidrokarbon, polisiklik, aromatik, dll.  Bahan baku asap cair antara lain kayu, bongkol kelapa sawit, tempurung kelapa, sekam, serbuk gergaji kayu dan tongkol jagung. 

Menurut Cuk Sudaryanto, petugas POPT kecamatan Candiroto, Kelompok Tani Suluh Remboko sudah menerapkan penggunaan asap cair ini untuk mengendalikan penyakit layu yang disebabkan cendawan fusarium pada bawang putih. Setelah 2 kali aplikasi hasilnya alhamdulillah efektif.

Bahan baku yang digunakan petani  untuk membuat asap cair adalah sekam dengan alat yang digunakan hasil modifikasi petani sendiri. Dosis yang dipakai untuk 1 liter asap cair dilarutkan ke dalam 15 liter air tawar kemudian diaduk rata dan untuk tangki kapasitas  14 liter hanya membutuhkan 2 gelas dari campuran tadi, tutur Cuk.

Kementan memberikan atensi kepada petani, terutama yang bercocok tanam bawang putih. Sebab komoditas tersebut mendapat perhatian khusus yang ditargetkan untuk swasembada pada 2021. Temanggung merupakan salah satu daerah sentra produksi sayuran termasuk bawang putih. 

Dalam rangka menyukseskan program swasembada bawang putih, Temanggung ini menjadi salah satu kabupaten penyedia benih bawang putih, hal tersebut karena luas tanam bawang putih di daerah ini cukup luas. Berdasarkan data realisasi luas tanam tahun 2018, luas bawang putih di Kabupaten Temanggung seluas 2.689 hektare.

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan swasembada bawang putih adalah serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Pengendalian OPT umumnya masih dilakukan petani dengan menggunakan pestisida kimia. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H4Ulph
May 06, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H4Ulph
via IFTTT
Share:

Saturday, April 27, 2019

Skema Pembiayaan Ternak Domba Dirumuskan

Komoditas domba dan kambing merupakan ruang ekonomi rakyat yang strategis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementan bersama Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) merumuskan skema pembiayaan usaha untuk kegiatan pembiakan dan pembibitan domba kambing yang berkelanjutan di Jakarta (25/4). Pembiayaan ini akan memudahkan akses permodalan peternak sehingga mereka dapat dengan mudah mengembangkan usahanya.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Sugiono dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian bersama HPDKI tengah meningkatkan peran strategis pengembangan peternakan domba dan kambing. Arahnya pada 5 (lima) aspek yang menjadi keunggulan ternak domba dan kambing. 

Keunggulan tersebut diantaranya: (1) budidaya domba dan kambing sebagai kegiatan yang relevan dengan pemberdayaan dan penggerak ekonomi masyarakat pedesaan, (2) daging domba dan kambing sebagai alternatif sumber protein hewani dan alternatif pengganti selain daging ayam dan sapi.

(3) pembangunan peternakan berbasis budaya masyarakat, (4) mewujudkan korporasi peternakan domba kambing guna meningkatkan populasi dan produktifitas untuk menjamin keberlanjutan usaha budidaya peternakan domba dan kambing, serta menyediakan kebutuhan pangan masyarakat, (5) mengisi pasokan untuk pasar ekspor ke negara-negara regional ASEAN. 

Acara ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah rumusan kegiatan pembinaan dan pembiayaan untuk peternak domba kambing nasional. Tujuannya untuk mendukung pembangunan peternakan domba kambing nasional khususnya dalam usaha pembibitan dan pembiakan berbasis klaster dengan sinergi antara pemerintah, HPDKI, Perbankan, dan BAZNAS.

Sugiono menambahkan bahwa merujuk komitmen Nawacita tentang terwujudnya kedaulatan pangan, peningkatan produktivitas rakyat dan kemandirian pangan, komoditas domba dan kambing merupakan ruang ekonomi rakyat yang strategis untuk dikembangkan. “Dalam perencanaan program pengembangan domba dan kambing yang saat ini kepemilikannya kurang ekonomis, apabila ditingkatkan disertai dengan keinginan kuat dari para peternak, asosiasi, pihak perbankan, dan pemerintah kami yakin akan mampu memenuhi kebutuhan domestik dan peluang ekspor,” kata Sugiono.

Populasi domba dan kambing

Populasi domba (2018) berjumlah 17,4 Juta ekor dengan produksi daging yang dihasilkan sebesar 48,7 ribu ton. Sedangkan populasi ternak kambing sebesar 18,7 Juta ekor dengan produksi daging sebesar 66,9 ribu ton. Populasi domba dan kambing dari tahun ke tahun kecenderungan selalu meningkat.

Sentra ternak domba banyak terdapat di Pulau Jawa, khususnya Provinsi Jawa Barat yang mencapai 68 persen (2/3 dari populasi nasional). Penyebaran populasi kambing tertinggi berada di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat yang mencapai 50 persen dari populasi nasional. Sementara potensi untuk dikembangkan di luar jawa sebagai usaha tani terpadu juga sangat besar. Sebagai contoh Provinsi Lampung yang berpotensi sebagai sentra ternak kambing dengan populasi kambing mencapai 1,4 Juta ekor.

Berdasarkan Data SUTAS BPS Tahun 2018 rumah tangga pemelihara kambing mencapai 3,1 Juta Rumah Tangga Usaha Peternakan (RUTP). Angka itu merupakan peningkatan sebesar 15 persen dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 2,7 Juta RTUP. Sedangkan ternak domba dipelihara oleh 929 Ribu RTUP, meningkat sebesar 44% dibandingkan tahun 2017 yang berjumlah 645 ribu RTUP. 

Pola usaha ternak domba dan kambing masih didominasi oleh peternak rumah tangga (peternak kecil) yang mencapai hampir 95 persen. Ini merupakan usaha sambilan dengan skala kepemilikan 4-6 ekor. 

Dalam upaya melindungi rumpun atau galur ternak asli atau lokal yang mempunyai nilai strategis telah ada penetapan dan pelepasan rumpun/galur yang merupakan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2011 Tentang Sumber Daya Genetik Hewan (SDGH) dan Perbibitan Ternak. Hal ini kemudian ditindaklanjuti dengan Permentan Nomor 117 Tahun 2014 Tentang Penetapan dan Pelepasan Rumpun atau Galur Ternak. 

"Saat ini Kementerian Pertanian telah menetapkan 8 (delapan) rumpun/galur domba yaitu domba Garut, Wonosobo, Batur, Kisar, Sapudi, Palu, Compass Agrinak, dan Priangan, sedangkan untuk kambing terdapat 8 (delapan) rumpun/galur yang telah ditetapkan yaitu kambing Kaligesing, Lakor, Kacang, Pernakan Ettawa (PE), Senduro, Saburai, Panorusan Samosir, dan Kejobong" papar Sugiono. 

Pada kesempatan tersebut Irfan Syauqi Beik selaku Direktur Pendistribusian dan Pemberdayaan Badan Amil Zakat Nasional menyampaikan bahwa konsep perbibitan dan penggemukan ternak yang dijalankan dengan tujuan untuk kemandirian penerima manfaat. Model yang diterapkan adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat (economic community development) dengan memberikan asset produktif berupa ternak domba kambing dan sapi.

Yudi Guntara selaku ketua Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia menyampaikan bahwa potensi basis kambing dan domba di Indonesia merupakan keunggulan komparatif dan perlu ditingkatkan daya saingnya untuk meningkatkan kesejahteraan peternak dan sumber devisa negara serta pengembangan kambing dan domba, selain untuk meningkatkan partisipasi konsumsi dalam negeri (kebutuhan dalam negeri) juga untuk mengisi peluang pangsa ekspor (ASEAN dan Timur Tengah). 

Strategi peningkatan kelembagaan menuju usaha ekonomi, korporasi dan pegembangan kluster/kawasan merupakan strategi prioritas, selain strategi peningkatan populasi dan produksi untuk menjamin keberlanjutan supply.

Untuk pengembangan kawasan Domba dan Kambing berbasis korporasi di wilayah Indonesia Kementerian Pertanian RI telah menetapkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani dan Kepmentan No.472 tentang Lokasi Kawasan Pertanian Nasional. Peta lokasi kawasan Domba dan Kambing tersebar pada 14 Provinsi di 32 Kabupaten/Kota. 

Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani sesuai permentan tersebut adalah Kawasan Pertanian yang dikembangkan dengan strategi memberdayakan dan mengkorporasikan petani yang mana sebagian besar kepemilikan modal dimiliki oleh petani. 

"Para peternak kambing/domba dalam melaksanakan usaha peternakannya dapat melakukan skema kemitraan karena Kemitraan Usaha Peternakan telah dipayungi regulasinya melalui Permentan Nomor 13 Tahun 2017", harap Sugiono.

Dalam upaya mengisi pasokan untuk pasar ekspor ke negara-negara regional ASEAN. Saat ini ternak domba dan kambing berpotensi untuk diekspor ke negara Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam. Brunei Darussalam dalam memenuhi kebutuhan ternak kambingnya 80% didatangkan dari negara malaysia. 

Perkembangan ekspor ini harus didorong bersama-sama sehingga ke depan akan lebih meningkat dan berkembang. Pemerintah berupaya mendukung kemajuan peternakan domba dan kambing melalui dukungan kerangka regulasi. 

Untuk mendukung ekspor domba dan kambing, Pemerintah telah menerbitkan Permentan Nomor 02 Tahun 2018 tentang Pengeluaran Ruminansia Kecil. Dengan adanya Permentan tersebut, kegiatan ekspor ternak domba dan kambing dapat dilaksanakan ke berbagai negara seperti yang disebutkan di atas. Selain ternak non-bibit, kegiatan ekspor ternak kambing/domba untuk bibit dapat dilakukan dengan syarat memenuhi persyaratan mutu benih, bibit ternak, dan Sumber Daya Genetik Hewan (SDGH). 

Regulasi tersebut dituangkan dalam Permentan Nomor 19 Tahun 2012 dan Permentan Nomor 51 Tahun 2011 tentang Rekomendasi Persetujuan dan Pengeluaran Benih dan/ atau Bibit Ternak ke Dalam dan ke Luar Wilayah RI.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XQnU3q
April 27, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XQnU3q
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

Mendagri Doakan Personel Polri yang Gugur Sukseskan Pemilu

Mereka adalah kader bangsa yang berjuang untuk masyarakat luas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan duka cita kepada anggota Polri yang meninggal dunia di tengah-tengah tugas pengabdiannya dalam menyukseskan Pemilu Serentak 2019. Mereka adalah personel yang telah mengabdikan dirinya untuk kelangsungan pembangunan bangsa.

“Di tengah kesuksesan Pemilu 2019 yang dilaksanakan serentak, kita harus berduka cita dan mendoakan kader bangsa, yaitu  Bhayangkara Negara. Mereka adalah sembilan anggota Polri yang gugur dalam rangka tugas menjaga keamanan, kelancaran, dan ketertiban pemilu," ungkap Mendagri Tjahjo  Kumolo.

Penyebab meninggalnya  anggota Polri beragam. Mulai sakit, kelelahan, dan kecelakaan pada saat bertugas. Tjahjo sangat menghormati jasa dan pengabdian mereka yang gugur dalam mengemban tugas mulia mengamankan Pemilu Serentak 2019.

"Pengabdian mereka sangat luar biasa. Jasa dan pengabdiannya bagi masyarakat, bangsa, dan negara, sungguh tak terhingga," katanya.

Adapun para anggota Polri yang meninggal dunia dalam mengemban tugas mengamankan gelaran pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 adalah sebagai berikut.

1. Aiptu M. Saepudin, Bhabinkamtibmas Cilengkrang, Polsek Cileunyi. Gugur karena kelelahan setelah mengawal kotak suara. 

2. Aiptu M. Supri, anggota Polresta Sidoarjo. Gugur saat melaksanakan pengamanan TPS 21 di Desa Bareng Krajan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur. 

3. AKP Suratno, Panit Subdit II Ekonomi Ditintelkam Polda Kaltim. Gugur dikarenakan sakit.  

4. Brigadir Prima Leion Nurman Sasono, anggota Polsek Cerme, Polres Bondowoso. Gugur dalam kecelakaan menuju TPS. 

5. Bripka Ichwanul Muslimin, personel Polres Lombok Tengah, Polda NTB. Gugur karena kecelakaan menuju salah satu Polsek untuk apel kesiapan pengamanan TPS. 

6. Aipda Stef Pekualu, anggota Polres Kupang, NTT. Gugur saat pengamanan Pemilu 2019.

7. Brigadir Arif Mustaqim, anggota Brimob Cikarang, Polda Metro Jaya. Gugur saat pengamanan Pemilu 2019.

8. Brigadir Slamet Dardiri, anggota Polsek Tosari, Polres Pasuruan. Gugur dalam kecelakaan saat pengamanan Pemilu 2019.

9. Brigjen Syaiful Zahri, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2veSG9Y
April 19, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2veSG9Y
via IFTTT
Share:

Hasto Ingatkan Adanya Kesepakatan Siap Menang dan Siap Kalah

Hasto meminta semua pihak nantinya menerima hasil penghitungan resmi KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, mengimbau semua elite politik untuk hendaknya menerima dengan jiwa besar hasil penghitungan suara resmi Pemilu 2019 oleh KPU yang dilindungi oleh aturan perundangan. Hasto juga mengingatkan, sebelumnya telah ada penandatanganan kesepakatan, siap menang dan siap kalah.

"Karena itu, semua pihak agar dapat menerima hasil penghitungan resmi dari KPU dengan jiwa besar," kata Hasto kepada pers, di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Jumat (19/4).

Ia pun mengajak semua pihak untuk mengawal penghitungan suara dengan dasar penghitungan yang sama yakni form C1. Hasto juga meminta para elite untuk menjaga situasi damai dan kondusif setelah pemungutan suara pemilu 2019, sambil menunggu penghitungan suara resmi oleh KPU.

"Para elite politik dalam situasi saat ini, agar menciptakan suasana tenang, damai, dan menyejukkan. Bangsa Indonesia, sangat menginginkan suasana yang kondusif," kata Hasto.

Menurut Hasto, siapa pun pasangan presiden dan wakil presiden yang menang, mereka adalah presiden rakyat Indonesia, bukan presiden dari partai tertentu. "Saat ini marilah bangsa Indonesia untuk bersatu kembali, karena pemungutan suara pemilu 2019 sudah selesai," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PjW5NQ
April 19, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PjW5NQ
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 17, 2019

Prabowo Minta Pendukungnya Tetap Fokus Kawal Suara

Prabowo meminta agar para relawan dan pendukungnya tak panik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Capres Prabowo Subianto meminta kepada para pendukung dan relawan pemenangannya agar tetap fokus mengawal hasil suara kemenangan di Pilpres 2019. Dia meminta para relawan dan pendukung pasangan 02 tetap fokus mengawal suara kemenangan di tempat pemungutan suara (TPS), dan di kecamatan.

Prabowo meyakini, bersama Sandiaga Salahudin Uno, menang atas capres pejawat Joko Widodo (Jokowi) dan KH Maruf Amin dalam hasil exit poll dan quick count internal. Prabowo mengatakan, menang dengan angka 55 persen dalam exit poll dan 52 persen lewat quick count internal. “Mohon semua relawan dan pendukung Prabowo-Sandiaga, kawal kemenangan, kawal semua semua TPS, kawal kecamatan,” ujar dia, Rabu (17/4).

Klaim kemenangan Prabowo tersebut, berbeda dengan hasil quick count dari sejumlah lembaga survei yang muncul di sejumlah televisi. Di hampir semua quick count lembaga survei nasional, Jokowi-Maruf yang menang sementara dengan angka 54 sampai 55 persen. Tetapi Prabowo, meyakini hasil quick count lembaga survei di televisi, punya tendensi dan kecondongan memihak pasangan 01.

Karena itu, Prabowo meminta agar para relawan dan pendukungnya tak panik, dan tetap percaya dengan kemenangan versi internal. “Bahwa ada upaya dari lembaga-lemabag survei tertentu, yang kita ketahui sudah bekerja untuk satu pihak, untuk menggiring opini 02 kalah,” ujar dia.

Prabowo pun mengatakan, hasil quick count yang memihak, seperti melegitimasi sejumlah kejanggalan, bahkan kecurangan saat pencoblosan. Menurut laporan yang masuk ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 di sejumlah provinsi, ada beberapa TPS yang memiliki stok surat suara sudah tercoblos 01 sebelum dilakukan pemungutan suara. Ada juga sejumlah TPS yang sengaja dihilangkan. Dan sejumlah TPS terlambat buka sampai pukul 11 siang, yang membuat para pendukung dan relawannya tak dapat menggunakan hak pilih.

Meski begitu, Prabowo mengatakan agar para relawan dan pendukungnya tetap tenang. Sejumlah indikasi kecurangan versi BPN, kata dia, tak menggerus suara kemenangan Prabowo-Sandi. “Saya tegaskan ini, kepada para pendukung saya, untuk tidak sama sekali terpancing provokasi, dan menghindari tindakan berlebihan, tindakan di luar hukum, dan tindakan kekerasan apapun,” ujar Prabowo.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GrFqVD
April 17, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GrFqVD
via IFTTT
Share:

Saturday, April 13, 2019

3 Pertanyaan yang Belum Terjawab dari Foto Lubang Hitam

Ilmuwan merilis foto lubang hitam pertama.

REPUBLIKA.CO.ID, Pertanyaan Besar tentang Gambar Lubang Hitam

JAKARTA -- Sebuah jaringan internasional teleskop radio menangkap gambar close-up bayangan lubang hitam untuk pertama kalinya, 10 April lalu. Kolaborasi yang dinamakan Event Horizon Telescope (EHT) mengungkapkan prediksi tentang bagaimana cahaya akan berperilaku di sekitar benda-benda gelap ini dan mengatur panggung untuk era baru astronomi lubang hitam.

"Dari skala nol, hingga seterusnya ini sangat menakjubkan," ujar astrofisikawan dan peneliti lubang hitam di Universitas Emory, Erin Bonning dilansir Live Science, Sabtu (13/4).

Dengan dirilisnya gambar tersebut, hal ini menjadi perhatian banyak ahli di seluruh dunia. Gambar itu sendiri hampir sepenuhnya cocok atau sangat sesuai dengan ilustrasi lubang hitam yang biasa dilihat dalam sains, maupun media infomasi lainnya.

Namun, Bonning mengatakan ada beberapa pertanyaan penting terkait lubang hitam yang belum terselesaikan.

Pertama, Bagaimana lubang hitam bisa mengunyah materi yang ada di sekitarnya? Kedua, bagaimana teori relativitas umum dan kuantum mekanika menjelaskan satu sama lain?  Ketiga, apakah teori Stephen Hawking mengenai lubang hitam seakurat teori Albert Einstein?

Bagaimana lubang hitam bisa mengunyah materi yang ada di sekitarnya?

Semua lubang hitam supermasif memiliki kemampuan untuk mengunyah materi di dekatnya, menyerap sebagian besar melewati cakrawala acara mereka, dan memuntahkan sisanya ke luar angkasa dengan kecepatan mendekati cahaya dalam menara api, atau disebut secara astrofisika 'jet relativistik'.

Lubang hitam yang ditangkap ini berada di pusat Virgo (yang juga disebut Messier 87) dikenal dengan muntahan materi dan radiasi di seluruh ruang. Jet relativistiknya sangat besar sehingga mereka dapat sepenuhnya lepas dari galaksi di sekitarnya.

Fisikawan mengetahui garis besar tentang bagaimana ini terjadi. Dimulai dengan materi yang berakselerasi ke kecepatan ekstrem saat jatuh ke gravitasi lubang hitam dengan baik, kemudian beberapa di antaranya lolos sambil mempertahankan kelembaman itu.

Tetapi, para ilmuwan tidak setuju tentang detail bagaimana ini terjadi. Gambar ini dan makalah terkait belum memperlihatkan rincian apa pun.

Bonning menilai hal itu  akan menjadi masalah menghubungkan pengamatan Event Horizons Telescope, yang mencakup ruang yang cukup kecil dengan gambar jet relativistik yang jauh lebih besar.

Ia mengatakan, sementara fisikawan belum memiliki jawaban, ada peluang yang baik bahwa mereka akan segera datang, khususnya setelah kolaborasi yang menghasilkan gambar dari target kedua yaitu lubang hitam supermasif Sagittarius A.

Bagaimana teori relativitas umum dan kuantum mekanika menjelaskan satu sama lain?

Selama sekitar satu abad, fisikawan telah bekerja menggunakan dua perangkat aturan yang berbeda: Relativitas umum, yang mencakup hal-hal yang sangat besar seperti gravitasi, dan mekanika kuantum, yang mencakup hal-hal yang sangat kecil. 

Salah satu yang menjadi persoalan, kedua buku aturan itu saling bertentangan secara langsung. Mekanika kuantum tidak dapat menjelaskan gravitasi dan relativitas tidak dapat menjelaskan perilaku kuantum.

Suatu hari, para fisikawan berharap untuk menghubungkan keduanya bersama-sama dalam sebuah teori besar yang disatukan,  yang kemungkinan melibatkan semacam gravitasi kuantum. Sebelum adanya pengumuman gambar tersebut, ada spekulasi yang mengatakan itu mungkin termasuk sejumlah terobosan pada subjek.

Namun, Bonning skeptis dengan klaim itu. Ia mengatakan gambar itu sama sekali tidak mengejutkan dari perspektif relativitas umum, sehingga tidak menawarkan fisika baru yang dapat menutup kesenjangan antara kedua bidang.

"Kami akan berharap untuk melihat gravitasi kuantum sangat, sangat dekat dengan horizon peristiwa atau sangat, sangat awal di alam semesta awal," kata Bonning.

Ia juga mengatakan saat ini fisikawan memiliki ukuran yang cukup tepat dari massa lubang hitam supermasif di jantung Bima Sakti karena mereka dapat menyaksikan bagaimana gravitasinya menggerakkan bintang-bintang individual di lingkungannya. Tetapi di galaksi lain, teleskop kita tidak bisa melihat pergerakan bintang individu.

Fisikawan terjebak dengan pengukuran yang lebih kasar, bagaimana massa lubang hitam memengaruhi cahaya yang berasal dari lapisan bintang yang berbeda di galaksi. Selain itu dengan bagaimana massanya memengaruhi cahaya yang berasal dari berbagai lapisan gas mengambang bebas di galaksi.

"Tetapi, perhitungan itu tidak sempurna, Anda harus membuat model sistem yang sangat kompleks," kata Bonning.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DcmuZg
April 13, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DcmuZg
via IFTTT
Share:

Thursday, March 28, 2019

Mentan Gelontorkan Rp 20 Miliar Buat Petani Kuningan

Bantuan pertanian untuk Jawa Barat selama pemerintahan Jokowi-JK mencapai Rp 30 T.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Kementerian Pertanian (Kementan) terus menyalurkan bantuan dan program kepada petani dan santri tani milenial guna meningkatkan produksi pangan dan menurunkan angka kemiskinan. Kali ini, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan langsung bantuan pertanian di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dengan total nilai bantuan mencapai Rp 20 miliar.

Bantuan tersebut di antaranya bibit kelapa, kopi, durian, mangga, benih padi, kedelai, jagung manis, kangkung, alat mesin pertanian (traktor, power tresher, hand spryer, pompa air, cultivator), domba, ayam (gratis kandang, pakan dan obat-obatan gratis selama enam bulan), dan program Kawasan Rumah Pangan Lestari serta Program Santri Tani Milenial. Selain untuk masyarakat, bantuan ayam pun khusus diberikan untuk pondok pesantren melalui program santri tani milenialnya. Adapun nbantuan tambahan berupa alat perontok padi (power thresher) sebanyak 20 unit.

“Selama 5 tahun pemerintah Jokowi-JK, anggaran sektor pertanian di Kabupaten Kuningan mencapai Rp 500 miliar. Hari ini kami bawa bantuan Rp 20 miliar, ayam ada 300 ribu ekor. Ini adalah kabinet kerja, bukan kabinet janji,” kata Mentan dalan Petemuan Apresiasi dan Singkronisasi Program Kementan 2019 di Jawa Barat yang dihelat di Desa Kadupanda, Kecamatan Kadupanda, Kabupaten Kuningan, Kamis (28/3). Pertemuan dihadiri lebih dari 12 ribu petani, santri tani, penyuluh, dan pendamping desa.

Amran menegaskan, bantuan pertanian yang digelontorkan Kementan di Provinsi Jawa Barat selama pemerintahan Jokowi-JK totalnya mencapai Rp 30 triliun. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan 2015 yang hanya Rp 1 triliun dan Rp 2 triliun pada tahun berikutnya. Khusus untuk alat mesin pertanian, bantuna mencapai 26.185 unit dengan nilai Rp 500 miliar.

“Bantuan ayam 300 ribu ekor hari ini di Kuningan dan bantuan kambing dan bibit lainnya kami harapkan bisa mengurangi angka kemiskinan. Ayam ini adalah ayam kampung bisa bertelur tiap hari. Kami gratiskan juga kandang dan vaksin selama enam bulan,” kata Mentan.

“Kami juga kirim bantuan bibit durian untuk Kuningan, khususnya masyarakat Kadugede. Lagi-lagi, kami ingin masyarakat bebas dari kemiskinan,” sambung Amran.

Mentan melanjutkan, bantuan yang disalurkan tersebut merupakan perintah Presiden Jokowi. Kementan menyalurkan bantuan ayam di seluruh Indonesia mencapai 20 juta ekor. Tujuannya tak lain untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan gizi generasi bangsa. “Inilah bukti pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menyelesaikan masalah. Generasi cerdas, masyarakat sejahtera, maka negara kita pasti maju,” ujar Mentan.

Menurut Amran, apabila masyarakat dan generasi muda Indonesia ingin menjadi sukses, syaratnya adalah bekerja keras dan tidak membuang waktu, menebar bibit unggul dan tidak menebar hoaks.

“Menebar bibit unggul jangan tebar hoaks. Sebab itu tidak tidak baik. Jangan kita saling memfitnah antarteman dengan teman dan antartetangga dengan tetangga.

Bupati Kuningan Acep Purnama mengapresiasi pemerintahan Jokowi-JK melalaui Kementan yang mendukung kemajuan pertanian di Kuningan. Pertemuan apresiasi dan singkronisasi tersebut, kata Bupati, sangat penting dalam membangun sinergi guna percepatan pembangunan pertanian.

“Tadi Pak Menteri bisikan ke saya akan menambah mesin perontok padi. Saya berharap bimbingan dari pemerintah pusat. Sesuai arahan Presiden Jokowi untuk membangun negara dari pinggiran,” kata Bupati.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OuyBVP
March 28, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OuyBVP
via IFTTT
Share:

Ekonomi Digital Buka Peluang Bisnis di Berbagai Sektor

Kapitalisasi 10 perusahaan platform teratas lebih tinggi dari perusahaan konvensional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, pengembangan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) yang telah bertransformasi menjadi ekonomi digital membuka berbagai kesempatan. Di antaranya menjadi katalis untuk pertumbuhan berbagai platform bisnis.

Darmin menuturkan, nilai kapitalisasi 10 perusahaan platform marketplace teratas saat ini lebih tinggi daripada perusahaan konvensional. Prestasi ini dicapai dalam periode waktu yang lebih singkat.

Kedua, Darmin menambahkan, membuka peluang usaha. Perkembangan digital telah mengubah berbagai bisnis model, salah satunya sharing economy yang dapat meningkatkan nilai ekonomi. "Caranya dengan pemanfaatan aset secara bersama," katanya dalam acara Smart Citizen Day di Jakarta, Kamis (28/3).

Selanjutnya, ketiga, meningkatkan kesejahteraan. Aplikasi on-demand services seperti Gojek berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik driver, UKM, maupun  petani dan inklusivitas keuangan.

Pemanfaatan TIK juga dapat membawa perubahan bagi kegiatan ekonomi di pedesaan yang pada akhirnya dapat mendorong inklusivitas. Saat ini, telah banyak platform yang mencoba mendorong sektor agrikultur di pedesaan untuk memanfaatkan teknologi digital. "Sebut saja aplikasi Regopantes untuk sektor pertanian, dan aplikasi Aruna untuk sektor perikanan," kata Darmin.

Platform-platform tersebut berupaya memotong rantai distribusi yang panjang untuk meningkatkan efisiensi dan membuka peluang yang lebih luas bagi para petani dan nelayan melalui pemanfaatan digital. Terdapat pula aplikasi fintech yang fokus untuk memberikan akses keuangan bagi petani, seperti aplikasi Crowde.

Dampak dari pemanfaatan teknologi di sektor agri ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, juga pelayanan yang optimal bagi konsumen melalui produk segar dan harga kompetitif.

Di sisi lain, ekonomi digital juga membuka peluang penciptaan lapangan pekerjaan baru sehingga akan muncul berbagai jenis pekerjaan baru. Sebesar 65 persen siswa Sekolah Dasar (SD) saat ini akan bekerja dengan jenis pekerjaan yang belum ada. Kebutuhan/permintaan tinggi akan tenaga kerja yang memiliki keahlian di bidang digital.

Oleh karena itu, Darmin menjelaskan, dalam rangka menghadapi perkembangan era ekonomi digital, pemerintah akan mendorong industri berbasis brainware.  Pengembangan talenta digital Indonesia menjadi krusial agar memiliki kompetensi yang relevan.

"Selain itu penting juga untuk mempersiapkan seluruh UMKM Indonesia agar mendapatkan manfaat dari perkembangan ekonomi digital," ucapnya.

Darmin menekankan, poin yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana pengembangan digital ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Oleh karena itu, diperlukan langkah – langkah strategis, termasuk literasi dan adopsi digital bagi seluruh masyarakat.

Penetrasi internet masyarakat Indonesia saat ini sudah cukup tinggi, yaitu mencapai 54,68 persen atau 143 juta jiwa. "Angka ini dapat menjadi kekuatan yang sangat besar, baik sebagai pasar maupun sebagai produsen di sektor digital," tutur Darmin.

Kemudian, dukungan bagi sistem inovasi. Hal ini diperlukan agar SDM Indonesia dapat terus memunculkan inovasi yang memberikan manfaat, perbaikan, dan pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FIk9XG
March 28, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FIk9XG
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

In Picture: Malam Renungan Suci Bandung Lautan Api

Kegiatan bertujuan mengembalikan semangat perjuangan warga Bandung melawan penjajah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Murid Sakola Ra'jat Iboe Inggit Garnasih melakukan renungan suci saat kegiatan Renungan Suci dalam rangka Peringatan Bandung Lautan Api ke-73 di Taman Makam Pahlawan, Kota Bandung, Sabtu (23/3) malam.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan kembali semangat perjuangan warga Bandung melawan penjajah dengan strategi bumi hangus kota Bandung pada 23 Maret 1946 dan diharapkan mampu menanamkan kembali rasa kebangsaan pada generasi muda.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OnDQqr
March 24, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OnDQqr
via IFTTT
Share:

Saturday, February 23, 2019

Persija Rekrut Lagi Rohit Chand Gantikan Abdumuminov

Selama kariernya, Rohit sudah dua kali berstatus dikontrak skuat Macan Kemayoran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persija Jakarta merekrut kembali gelandang asal Nepal, Rohit Chand, untuk menggantikan posisi pemain asing lain, Jahongir Abdumuminov, yang dilepas dari tim. Dikutip dari laman resmi Persija, Sabtu (23/2), Rohit Chand dikontrak selama satu tahun.

"Kami merekrut kembali Rohit Chand untuk mengisi posisi Jahongir. Ini sesuai dengan keinginan pelatih Ivan Kolev," ujar CEO Persija Ferry Paulus.

Ferry pun tidak lupa berterima kasih kepada Jahongir yang sudah memperkuat Persija Jakarta sejak Januari 2019. "Kami melepas Jahongir setelah melakukan evaluasi dengan tim. Terima kasih tentunya kepada Jahongir yang pernah berjuang bersama kami," kata dia.

Selama kariernya, berikut tahun 2019, Rohit Chand sudah dua kali berstatus dikontrak kembali oleh Persija. Situasi serupa pernah terjadi pada 2017. Saat itu ia kembali didatangkan Persija setelah merumput untuk skuat Macan Kemayoran pada tahun 2013-2015. Setelah itu, Rohit merumput selama dua tahun atau sampai 2018.

Musim 2018 menjadi puncak karier pesepak bola berusia 26 tahun tersebut. Bersama Persija, ia berhasil meraih tiga gelar juara, termasuk kampiun Liga 1 Indonesia yang sudah dinanti selama 17 tahun.

Rohit Chand pun menyambut baik kepulangannya ke Persija. "Saya sangat gembira kembali ke Persija. Persija adalah klub saya dan saya tak sabar memberikan kontribusi untuk klub," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TZ2PlI
February 23, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TZ2PlI
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 19, 2019

JK Tepis Kekhawatiran Prabowo Unicorn Larikan Uang ke Asing

Unicorn dinilai akan mendatangkan modal asing ke Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menepis kekhawatiran calon presiden Prabowo Subianto bahwa pertumbuhan startup unicorn atau perusahaan rintisan dengan nilai valuasi di atas 1 miliar dolar AS akan melarikan uangnya ke luar negeri. Sebaliknya, JK menilai pertumbuhan unicorn yang begitu pesat akan mendatangkan modal asing ke Indonesia.

"Intinya unicorn memasukkan modal asing ke dalam negeri dan itu yang kita memang minta. Jadi bukan keluar, terbalik itu, justru masuk," ujar JK diwawancarai wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (19/2).

Menurut JK, dalam praktiknya, pertumbuhan startup justru mendatangkan modal asing masuk ke Indonesia seperti bisnis pada umumnya. JK mengatakan, keberadaan startup unicorn juga memberikan banyak lapangan kerja di Indonesia.

"Uang masuk memberikan lapangan kerja. kalau tidak ada uang masuk itu bagaimana ratusan ribu yang kerja di unicorn berjalan tadi? Jadi terbalik," ujar JK.

Karena itu, ia justru mendorong pertumbuhan startup unicorn di Indonesia.

"Oh iya, pasti. Karena memberikan lapangan kerja jutaan orang. Sedangkan itu yang kita butuhkan. Dan kita bersyukur bahwa itu anak-anak muda kita yang mengerjakan itu," ujar JK.

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menyampaikan kekhawatirannya soal pesatnya pertumbuhan unicorn atau perusahaan rintisan dengan nilai valuasi di atas 1 miliar dolar AS. Indonesia telah memiliki empat unicorn yakni GoJek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka.

Prabowo khawatir, unicorn justru merepresentasikan segelintir kaum kaya yang mengusai sebagian besar harta masyarakat miskin Indonesia. "Terjadi suatu disparitas, segelintir orang kurang dari 1 persen kuasai lebih dari setengah kekayaan kita. Kalau ada unicorn dan teknologi hebat, saya khawatir ini akan mempercapat nilai tambah kita mengalir ke luar negeri," kata Prabowo, Ahad (17/2).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BF5tpG
February 19, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BF5tpG
via IFTTT
Share: