Showing posts with label 2019 at 01:48PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 01:48PM. Show all posts

Tuesday, May 28, 2019

Pendidikan Anak-Anak Afghanistan Terancam Kelompok Ekstremis

Serangan ke sekolah Afghanistan meningkat hingga tiga kali lipat.

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL — Jumlah serangan yang terjadi di banyak sekolah di Afghanistan dilaporkan meningkat sebanyak tiga kali lipat pada tahun lalu. Hal itu menimbulkan kekhawatiran besar terhadap anak-anak di negara Timur Tengah itu karena pendidikan yang layak, sebagai bekal masa depan mereka akan semakin sulit didapatkan. 

UNICEF mengatakan sejumlah serangan yang menargetkan sekolah di Afghanistan melonjak dari 68 pada 2017 menjadi 192 pada tahun lalu. Itu adalah pertama kalinya sejak 2015 peningkatan jumlah serangan tersebut tercatat. 

“Pendidikan sedang terancam di Afghanistan. Serangan tidak masuk akal terhadap sekolah, pembunuhan, penculikan para guru, dan acaman lainnya menghancurkan harapan dan impian seluruh generasi anak-anak,” ujar direktur eksekutif UNICEF, Henrietta Fore pada Selasa (28/5). 

Lebih dari 1.000 sekolah di Afghanistan hingga saat ini ditutup karena ancaman keamanan dari kelompok-kelompok mulai dari Taliban, hingga Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Kelompok ekstremis nampaknya telah mencari sasaran yang bertujuan memperluas dan mengkonsolidasikan pengaruh mereka melalui tindakan intimasi. 

Taliban sebelumnya telah mencabut penolakan terhadap segala bentuk pendidikan untuk anak perempuan. Namun, kelompok ini diyakini  bahwa mereka mencoba menutup sekolah yang menjalankan aktivitas belajar mengajar tidak sesuai dengan keinginan serta persetujuan mereka. 

Selain itu, UNICEF mengatakan ada kemungkinan bahwa penggunaan gedung sekolah sebagai lokasi pemungutan suara selama pemilihan parlemen tahun lalu menjadi faktor di balik meningkatnya serangan. Afghanistan tercatat memiliki 3,7 juta anak dalam populasi penduduk tersebut, namun hampir setengah dari mereka yang berada di usia sekolah belum mendapat pendidikan formal. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WcqMeD
May 28, 2019 at 01:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WcqMeD
via IFTTT
Share:

Saturday, May 18, 2019

Penukaran Uang di Banten Diprediksi Capai Rp 2,56 Triliun

Angka ini naik sebesar 26 persen dibanding penukaran uang tahun sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Kanwil Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten memprediksi kebutuhan penukaran uang jelang lebaran akan mencapai Rp 2,56 triliun. Angka ini naik sebesar 26 persen dibanding kebutuhan penukaran uang pada tahun sebelumnya yang hanya Rp. 21,340 miliar.

Kenaikan ini menurut Penjabat Kepala Kanwil BI Provinsi Banten Erry P Suryanto untuk mengantisipasi kebutuhan libur panjang, kenaikan gaji dan adanya Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PNS dan pegawai swasta. "Kami mengimbau masyarakat untuk menukarkan uangnya di lokasi penukaran resmi untuk mencegah resiko adanya uang palsu seperti kejadian yang viral di tahun sebelumnya di Cilegon," ucap Erry P Suryanto, saat menggelar konferensi pers di Gedung Kanwil BI Provisni Banten, Serang, Jumat, (17/5) lalu.

Menurut Erry pihaknya saat ini sudah mempersiapkan 44 titik penukaran melalui kas keliling Bank Indonesia maupun penukaran bersama perbankan. Serta 60 titik lebih penukaran uang melalui kantor perbankan yang ditunjuk oleh masing-masing bank.

Perluasan titik penukaran uang di Banten dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar tidak tergoda untuk menukarkan uangnya di tempat-tempat yang tidak resmi sehingga beresiko timbulnya penjualan uang palsu. "Kalau yang kami lihat adanya orang-orang yang menyediakan jasa penukaran uang kan karena tempat penukaran uang resminya terbatas, saat ini kami perluas jadi semoga masyarakat tidak tergiur menukarkan di tempat tidak resmi, karena turunnya permintaan tukar uang di tempat tidak resmi ini sedikit semoga jumlah mereka juga jadi berkurang," tutur Erry.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hpoyzg
May 18, 2019 at 01:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hpoyzg
via IFTTT
Share:

Friday, May 10, 2019

Nestapa Muslim Palestina tanpa Junnah

Muslim Palestina melewati Ramadhan tanpa perlindungan

Palestina kembali dibombardir oleh Israel di malam jelang Ramadan. Tampaknya ini merupakan tradisi Israel menyambut Ramadan. Sekali lagi dunia Islam hanya diam menonton. Apakah ada hastag #PrayForPalestine dari para pemimpin dunia Islam? Tidak ada.

Palestina berdiri dengan kakinya sendiri melawan kejamnya Israel selama puluhan tahun. Kaum muslimin hanya bisa menangis melihat saudara seaqidah berada dalam nestapa perang tak berkesudahan.

Anak-anak dipaksa dewasa untuk bisa memahami keadaan sekelilingnya. Para wanita harus berjuang melindungi kehormatan diri dari tangan kotor tentara Israel. Para lelaki hanya memiliki pilihan 'Lawan'.

Ramadhan bulan perjuangan. Betapa hal tersebut tergambar dalam diri kaum muslimin Palestina. Meski begitu mereka tetap menjalankan sunnah Shaum Ramadan. Sahur dan berbuka ditengah dentuman bom dan serangan udara tentara Israel.

Palestina butuh pelindung. Mereka butuh tentara yang membebaskan, bukan sekedar makanan dan obat. Beginilah jika Junnah kaum muslimin hilang. Islam dihinakan. Penganutnya terhina. Penjajah menginjak harga diri umat tanpa takut apapun. Melakukan genocida tanpa ampun. Membunuh, memperkosa tanpa rasa bersalah sedikitpun. Karena mereka menyakini tidak akan ada yang melawan mereka. Semua negeri Islam dalam kendali  lewat perjanjian internasional. Begitupula konsep nations state, membuat para pemimpin Islam lumpuh total.

Bandingkan dengan khalifah Al Mu'tashim Billah dari Daulah Abbasyiyah. Peristiwa Amuriyah menjadi jejak sejarah agung tentang Junnah. Pasukan daulah di kerahkan untuk membebaskan seorang perempuan dari kekejaman tentara Romawi. Hari ini Palestina butuh  sosok-sosok pemimpin seperti Al Mu'tashim Billah. Yang berani mengerahkan militernya tanpa takut gunjingan dan tekanan internasional. Wallahu'alam bi Showab

Dwi Agustina Djati, tinggal di Semarang

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WBBiZ0
May 10, 2019 at 01:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WBBiZ0
via IFTTT
Share:

Polri Perketat Pengamanan Kantor Bawaslu

Keamanan diperketat menjelang rencana aksi bertajuk "Ayo Kawal Ulama & Koalisi Umat".

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperketat pengamanan di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (10/5). Keamanan diperketat menjelang rencana aksi bertajuk "Ayo Kawal Ulama & Koalisi Umat" oleh sejumlah ormas siang ini.

Ormas itu akan melaporkan dugaan kecurangan Pemilu 2019 ke Bawaslu. Sebelum menuju Bawaslu, mereka berkumpul dahulu di Masjid Istiqlal.

Terdapat barikade kawat berduri di sepanjang trotoar gedung Bawaslu menghadap JL MH Thamrin. Sejumlah polisi juga bersiaga di depan dan belakang pagar besi Kantor Bawaslu yang setinggi 2,5 meter.

"Hari kemarin (Kamis) tidak ada kawat berduri," kata salah satu petugas keamanan kantor Bawaslu, Winarko.

Selain itu, dua kendaraan taktis milik Polda Metro Jaya, seperti mobil water canon dan mobil Barracuda, terparkir di depan Kantor Bawaslu.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan melaporkan dugaan kecurangan Pemilu 2019 ke Bawaslu RI pada Jumat (10/5). Laporan dugaan kecurangan baik untuk pilpres maupun pileg.

"Ada lima laporan dugaan kecurangan pemilu yang telah disiapkan oleh BPN dari direktorat advokat dan hukum yang akan disampaikan kepada Bawaslu," kata Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono saat jumpa pers di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/5).

Ada lima laporan dugaan kecurangan pemilu. Di antaranya dugaan penggunaan sumber daya dan keuangan negara bagi kepentingan pemilu, pelanggaran netralitas ASN di Pemilu dan kecurangan menggunakan formulir C1 untuk memenangkan pasangan calon 01.

Ferry mengajak kepada seluruh partai koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga untuk turut ikut mengawal pelaporan tersebut ke Bawaslu. Ia juga mengajak seluruh relawan pendukung untuk ikut mendampingi BPN ke Bawaslu.

"Kami juga mengimbau mengajak kepada sekiranya ada unsur dari partai koalisi yang besok akan bisa mengiringi laporan. Relawan-relawan yang mendukung Prabowo dan Sandiaga besok sekiranya ingin mengiringi laporan resmi dari BPN kepada Bawaslu kami juga persilakan," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E10YH9
May 10, 2019 at 01:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E10YH9
via IFTTT
Share:

Cina Dituding Provokasi Taiwan

Presiden Taiwan menuding Cina meningkatkan upaya pengaruhi negaranya.

REPUBLIKA.CO.ID, TAIPEI -- Presiden Taiwan Tsai Ing-Weng menuding Cina telah meningkatkan upayanya untuk menyusup dan memperoleh pengaruh di negaranya. Dia meminta badan keamanan nasional Taiwan melawan upaya Beijing.

Hal tersebut disampaikan Tsai seusai melakukan pertemuan keamanan nasional pada Jumat (10/5). Kepada awak media, dia menyampaikan bahwa salah satu upaya yang dilakukan Cina untuk memperoleh pengaruh adalah dengan mengganggu proses pemilu dan mengampanyekan berita palsu.

Kendati demikian, dia tak menjelaskan secara detail terkait hal tersebut. Tsai hanya mengatakan bahwa agen keamanan nasional Taiwan akan menemukan cara untuk menghalau langkah Beijing.

Dia pun mengungkapkan bahwa negaranya akan mencegah agresi militer di Selat Taiwan. “Partai Komunis Cina terus menunjukkan tindakan provokatif di Selat Taiwan, menghancurkan status quo di Selat Taiwan,” ujarnya.

Tsai berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya. Hal itu akan dilakukan dengan memperbarui peralatan militer dan program yang baru diluncurkan untuk membangun kapal selam secara lokal.

Bulan lalu, Selat Taiwan sempat menimbulkan ketegangan. Hal itu dipicu latihan ektensi yang dilakukan militer Cina dengan mengerahkan kapal perang, pembom, pesawat pengintai di sekitar pulau itu. Taiwan pun mengerahkan jet tempur untuk memantau latihan tersebut.

Cina diketahui telah mencurigai Tsai mendorong kemerdekaan formal Taiwan. Ia memang memandang Taiwan sebagai provinsi yang memberontak. Oleh sebab itu, Beijing terus meningkatkan tekanan politik dan militer terhadapnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WDu4Ug
May 10, 2019 at 01:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WDu4Ug
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

Red Bull Percaya Verstappen tak Hengkang Musim Depan

Saat ini, Verstappen berada di peringkat keempat klasemen sementara F1.

REPUBLIKA.CO.ID, MILTON -- Tim Formula One (F1) Red Bull Honda optimistis bisa mempertahankan salah satu pembalapnya, Max Verstappen, agar tetap di tim setidaknya hingga tahun depan. Kepala tim Red Bull Honda, Christian Horner menyatakan, pembalap asal Belanda tersebut masih terikat kontrak sampai tahun 2020.

Hal tersebut, dinilai Horner menjadi alasan kuat Verstappen tetap mengaspal untuk Red Bull Honda pada musim depan. “Max (Verstappen) punya kontrak dan sudah jelas di mana posisinya sekarang ini. Saya sepenuhnya yakin ia masih akan bersama kami tahun depan," kata Horner seperti dikutip dari Motorsport, Selasa (7/5).

Spekulasi hengkangnya Verstappen mencuat ketika terdapat klausul kontrak yang menyebut bahwa ia dapat pergi dari tim ketika tak meraih posisi empat besar di klasemen akhir musim balap.

Saat ini, Verstappen berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan raihan 51 poin, selisih satu angka dari Vettel di posisi tiga dengan 52 poin.

“Musim masih panjang dan kami hanya perlu menghadapi balapan secara satu per satu. Kami masih di posisi keempat dan dia terpaut 36 poin di belakang (pemimpin klasemen Valtteri Bottas),” ujar Horner.

Verstappen finis ketiga pada balapan pembuka di Australia, Maret lalu, sekaligus meraih podium pertama Honda sejak kembali ke F1 pada 2015.

Pada tiga balapan berikutnya, Verstappen hanya bisa finis keempat. Namun, ia masih unggul atas pembalap Ferrari, Charles Leclerc, untuk mendobrak dominasi tim Mercedes-Ferrari yang selalu berdampingan di klasemen. "Tiga kali meraih peringkat keempat memang sedikit membosankan, dan saya pikir kami ingin kembali bertarung memperebutkan podium," jelas Horner.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZWLmxP
May 07, 2019 at 01:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZWLmxP
via IFTTT
Share:

Monday, April 15, 2019

Anies Akui Udara Jakarta Tercemar

Anies menyebut pencemaran udara di Jakarta merupakan fakta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menanggapi rencana Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengajukan gugatan warga negara (citizen lawsuit) terkait pencemaran udara. Menurut dia, pencemaran udara di Jakarta merupakan fakta.

"Kami mengapresiasi dan memang ini fakta, bukan opini. Fakta tentang polusi yang itu adalah efek dari pola kita melakukan mobilitas saat ini," ujar Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (15/4).

Ia mengatakan, udara yang tercemar dan polusi diakibatkan karena penggunaan kendaraan pribadi yang mendominasi jalanan Ibu Kota. Untuk itu, Anies akan mengupayakan transportasi umum yang menjangkau semua wilayah Jakarta.

Ia melanjutkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mengadopsi transportasi umum massal dengan energi ramah lingkungan. Salah satunya dengan kendaraan energi berbasis listrik. "Ke depannya kita berharap nanti justru semua bisa berbasis listrik. Lalu yang ketiga adalah kontrol emisi di kendaraan-kendaraan pribadi," kata Anies.

Menurutnya, mengenai pengawasan terhadap emisi kendaraan pribadi, Pemprov sedang menyiapkan regulasi. Anies menyebut, jaringan regulasi itu akan rampung pada 2020 mendatang. "Ini nanti kita sedang siapkan regulasi networknya, harapannya di 2020 kita bisa lakukan untuk semua. Kira-kira arahnya seperti itu, dengan demikian maka ini bisa kita bereskan dengan lebih baik," jelas dia.

Di samping itu, Anies mengatakan, udara kotor di Jakarta juga diakibatkan oleh warga itu sendiri. Sehingga, ia meminta seluruh pihak terlibat mengatasi masalah pencemaran udara di Kota Metropolitan ini. "Jadi ini adalah kerja bersama melibatkan seluruh masyarakat, karena udara kotor ini adalah udara yang kita kotori sama-sama," imbuh Anies.

Ia mengatakan, telah memasukkan isu permasalahan udara Jakarta dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Di sisi lain, ia tak mempermasalahkan gugatan tersebut. Menurutnya setiap warga negara memiliki hak menggunakan jalur hukum.

Sebelumnya, LBH Jakarta dan YLBHI membuka pos pengaduan calon penggugat dalam rangka pengajuan gugatan warga negara terkait pencemaran udara di Jakarta. Sebab, pencemaran udara di Jakarta dinilai sudah melewati ambang batas. "Pos pengaduan akan dibuka selama satu bulan terhitung sejak 14 April 2019 sampai 14 Mei 2019," kata Kepala Bidang Perkotaan dan Masyarakat Urban Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Nelson Nikodemus Simamora.

Dalam siaran persnya, pembukaan pos pengaduan ini diharapkan agar setiap warga Jakarta atau warga di luar Jakarta berperan serta dalam upaya perbaikan kualitas udara. Salah satu polutan paling berbahaya yang menjadi ancaman udara Jakarta yakni Particulate Matter (PM) 2.5.

Data resmi yang dirilis oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukan angka rata rata tahunan PM 2.5 sudah melebihi ambang batas baku mutu udara ambien. Data rata-rata tahunan PM 2.5 menunjukan angka 34.57 ug/m3 yang artinya sudah melebihi dua kali lipat baku mutu udara ambien nasional (15 ug/m3).

Pada dokumen KLHK yang sama menyebutkan bahwa pada tahun 2018 dari satu stasiun pantau yang terletak di GBK, menunjukan ada 196 hari tidak sehat. Dampak kesehatan atas pencemaran udara khususnya PM 2.5 yang tersebut.

Di antaranya berbagai macam penyakit itu mulai dari infeksi saluran pernafasan (ISPA), jantung, paru-paru, risiko kematian dini, sampai kanker. Hal itu karena senyawa-senyawa yang terkandung di dalamnya.

Menurut Nelson, sesungguhnya hak atas udara yang bersih merupakan bagian dari hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Serta hak untuk hidup sehat sebagaimana dimandatkan Pasal 28H Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1999 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KCcs9H
April 15, 2019 at 01:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KCcs9H
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Nasaruddin: Isra Miraj Tekankan Persatuan dan Keutuhan

Mikraj memiliki misi menghadirkan manusia langit yang mengutamakan aspek persatuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar menyampaikan penjelasan soal Isra Miraj dalam konteks kebangsaan. Isra Mikraj sebagai sebuah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah hingga Sidratulmuntaha, mempunyai misi yang mulia.

Nasaruddin menuturkan, miraj memiliki misi yaitu menghadirkan manusia langit yang mengutamakan aspek persatuan, bukan perbedaan. Manusia langit, papar dia, juga menekankan aspek ijmali (keutuhan), bukan keberantakan. Manusia langit ialah manusia yang bersih, bukan manusia kotor.

"Manusia langit itu dekat dengan Allah SWT, bukan dekat dengan iblis. Manusia langit itu mempersiapkan dirinya untuk dipanggil oleh Allah SWT. Sementara manusia bumi itu belum punya persiapan," tutur guru besar tafsir UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (3/4).

Berikutnya, lanjut Nasaruddin, inti dari Isra Miraj juga berkaitan erat dengan aspek kebangsaan, khususnya momen Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang berlangsung pada 17 April ini. Pemilu kali ini, meski dilalui dengan perbedaan pilihan, harus berakhir dengan suasana kebatinan yang sejuk, damai, dan terbuka.

"Sekali pun ada perbedaan pilihan dalam pemilu, tetapi sesudah pemilu mari kita rujuk kembali. Nabi setelah mikraj itu berhijrah. Jadi setelah pemilu ini kita hijrah ke dalam suasana batin yang lebih terbuka. Terima kelemahan dan kelebihan teman-teman kita," ujar rektor Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) Jakarta ini.

Selain dua hal itu, Nasaruddin menambahkan, inti yang paling penting dari Isra Mikraj yakni shalat. Dia mengajak, umat Muslim yang masih bolong shalatnya agar menunaikan shalat lima waktu sebagaimana perintah wajib seusai Nabi melakukan Isra Miraj.

"Orang yang tidak shalat, shalatlah. Insya Allah kita menjadi manusia yang bersih, manusia husnuzan, bukan manusia curiga. Manusia yang benar, bukan manusia hoaks. Manusia yang agung, bukan manusia rendahan," jelas pria yang pernah menjadi wakil menteri agama dari 2011 sampai 2014 itu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2I4ajRr
April 03, 2019 at 01:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2I4ajRr
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

Wapres JK Gelar Rapat Bahas Fasilitas Dagang AS

Pemerintah AS berencana meninjau kembali pemberian fasilitas dagang untuk Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah menteri di bidang ekonomi menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membahas kondisi ekspor Indonesia. Para menteri yang terdiri atas Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tiba di Kantor Wapres, Jakarta pada Jumat sekitar pukul 10:00 WIB.

"Obrolan secara keseluruhan melihat bagaimana peningkatan ekspor kita," kata Enggartiasto mewakili para menteri yang hadir menjelaskan kepada media.

Menurut Enggartiasto, Wapres juga menanyakan tentang progres dari fasilitas keringanan tarif atau generalized system of preferences (GSP) dari pemerintah Amerika Serikat. GSP merupakan program Pemerintah AS untuk mendorong pembangunan ekonomi negara-negara berkembang berupa pembebasan bea masuk ribuan produk termasuk dari Indonesia, ke negeri Paman Sam tersebut.

Enggartiasto mengapresiasi Indonesia masih diberi kesempatan mendapatkan GSP tersebut. Mendag menambahkan pemerintah AS menilai surplus perdagangan Indonesia besar terhadap AS.

"AS menyatakan dia tidak memaksakan sesuatu yang tidak mungkin, tapi tolong jangan dibatasi 'market access' mereka," jelas Enggartiasto.

Pertemuan itu berakhir pada sekitar pukul 11:15 WIB.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HMUhfo
March 29, 2019 at 01:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HMUhfo
via IFTTT
Share: