Showing posts with label 2019 at 07:53PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:53PM. Show all posts

Monday, May 27, 2019

Adaptasi Film Sunny Tayang Oktober 2019

Miles Films mengadaptasi film box office Korea, Sunny, ke versi Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah produksi Miles Films mengadaptasi sinema box office Korea Selatan rilisan 2011, Sunny. Versi Indonesia yang berjudul Bebas itu dipastikan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada Oktober 2019.

"Proses adaptasi dan transformasi karakter khas Korea menjadi karakter khas Kota Jakarta sungguh mengasyikkan," kata produser film, Mira Lesmana yang menulis skenario film bersama Gina S Noer.

Film Bebas menghadirkan para tokoh utama pada masa remaja dan saat sudah beranjak dewasa. Hal itu membuat para sineas harus memastikan aktor dan aktris remaja maupun dewasa yang terlibat memiliki kemiripan dalam berbagai aspek.

Para tokoh remaja antara lain Vina (Maizura), Kris (Sheryl Sheinafia), Jessica (Agatha Pricilla), Suci (Lutesha), Gina (Zulfa Maharani), dan Jojo (Baskara Mahendra). Beberapa pemeran dewasa adalah Marsha Timothy, Susan Bachtiar, Indy Barends, Widi Mulia, dan Baim Wong.

Mira mengatakan, film Bebas memiliki kesamaan struktur cerita dengan Sunny. Akan tetapi, terdapat cukup banyak aspek yang diubah supaya cocok dengan audiens Indonesia, termasuk jumlah pemeran utama.

Dalam film Sunny, tujuh karakter utama dalam geng merupakan siswi di sekolah khusus perempuan. Pada versi Indonesia, Mira dan tim menetapkan lima perempuan dan satu laki-laki dalam geng "Bebas" adalah siswa di sekolah umum.

Sutradara Riri Riza berkomentar, penyesuaian demikian merupakan hal lumrah dalam sebuah sinema adaptasi. Menurut dia, penggarapan ulang dari film yang sudah dikenal menuntut sineas menghadirkan pengalaman menonton yang baru dan segar.

Film Bebas telah merampungkan syuting dengan 11 tokoh utama dan 24 tokoh pendukung yang berproses bersama. Mereka diseleksi dari total 400 orang. Riri mengatakan, prosesnya seru dan heboh karena ini adalah film produksi Miles dengan jumlah pemain terbanyak.

"Semua pemain punya pengalaman dan kepekaan yang baik. Pengalaman dan bakat itu satu hal, tapi kepekaan menangkap dan merasakan momen, memberikan diri kepada momen, menggali pengalaman pribadi untuk memainkan tokoh merupakan komitmen," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QuqWHZ
May 27, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QuqWHZ
via IFTTT
Share:

Thursday, May 9, 2019

Alquran Braille Camp Latih Disabilitas Netra Baca Kitab Suci

Alquran Braille Camp diharapkan mamu membaca Alquran braille

REPUBLIKA.CO.ID,  LEMBANG — Belasan penyandang disabilitas netra yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat mengikuti program Alquran Braille Camp sejak Rabu (8/5) hingga Ahad (12/5) di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Lembang, Bandung Barat. Dengan kegiatan tersebut diharapkan, mereka mampu membaca dan menulis Alquran braille.

Ketua Pelaksana Alquran Braille Camp, Yayat Ruhiat, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengetahui sejauh mana kemampuan membaca Alquran di kalangan penyandang disabilitas netra. Selain itu, diharapkan agar para peserta bisa memanfaatkan Alquran Braille yang sudah diberikan.

"Jangan sampai mubazir, Alquran yang sudah diberikan," ujarnya, Kamis (9/5). Menurutnya, selama kegiatan pihaknya mengundang ahli Alquran dan memberikan pengetahuan tentang Alquran braille. 

Dia mengatakan, harapannya peserta yang sudah mengikuti Alquran Braille Camp bisa menyosialisasikan di daerahnya masing-masing. Sebab sudah mempunyai pengalaman dalam membaca Alquran braille. "Mereka betul-betul ada standar, pedoman dalam mempelajari Alquran braille," katanya. 

Dirinya menambahkan, selama Ramadhan, pihaknya menyalurkan 250 set Alquran braille bagi penyandang disabilitas netra di Bogor, Jakarta, Bekasi, Indramayu, dan lainnya.

Ketua Umum Ummi Maktum Voice, Entang Kurniawan mengatakan saat ini jumlah penyandang disabilitas netra yang bisa membaca Alquran braille relatif masih sedikit.  Oleh karena itu, pelatihan yang diadakan diharapkan bisa menambah bibit-bibit yang bisa membaca Alquran braille. 

Dia mengatakan, jumlah penyandang disabilitas netra yang bisa membaca Alquran braille berkaitan dengan akses pendidikan di daerah yang masih belum merata. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VnKcN8
May 09, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VnKcN8
via IFTTT
Share:

In Picture: Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Menjalani Pemeriksaan KPK

Budi Budiman diperiksa perdana sebagai tersangka dugaan kasus suap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/5).

Budi Budiman diperiksa perdana sebagai tersangka dugaan kasus suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2018.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H6A2GI
May 09, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H6A2GI
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

BNSP Selenggarakan Sertifikasi Kompetensi Kerja

BNSP berwenang untuk melaksanakan sistem sertifikasi profesi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Nasional Sertifikasi Profesi  (BNSP) menandatangani kerja sama dengan 97 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk pelaksanaan Program Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK). Keduanya sepakat untuk mempercepat terwujudnya tenaga kerja yang berkompeten. 

Bertempat di Hotel Bidakara Jakarta, semua pihak membuat kesepakatan tersebut pada pekan lalu. Dua hari kemudian BNSP juga menggandeng 124 LSP untuk mewujudkan hal sama di Surabaya  Jawa Timur. 

Kemudian pada Senin (6/5), BNSP menggandeng 95 LSP di Semarang Jawa Tengah. Penandatanganan berikutnya akan dilaksanakan pada  Kamis (9/5) serentak di beberapa kota, yaitu Palembang dengan 25 LSP, Makasar dengan 14 LSP, dan Banjarmasin untuk 8 LSP. 

Berdasarkan UU nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan  PP nomor 10 tahun 2018, BNSP diberi amanah menjadi badan otoritas yang  melaksanakan sistem sertifikasi profesi. Dengan berkomitmen mendorong percepatan penyediaan tenaga kerja yang kompeten, lembaga ini menyelenggarakan sertifikasi kompetensi kerja. Pelaksanaannya berupa pengalokasian anggaran stimulus kepada Lembaga LSP yang terlisensi oleh BNSP. 

Sasaran yang  hendak dicapai dalam program PSKK ini adalah terlaksananya kegiatan sertifikasi kompetensi. “Pesertanya adalah calon tenaga kerja dan tenaga kerja melalui serangkaian kegiatan uji kompetensi yang dilaksanakan secara efektif, efisien, terukur dan tertelusur dalam rangka percepatan pengakuan sertifikasi kompetensi,” ujar Kepala BNSP  Kunjung Masehat dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Selasa (7/5).

Pada program PSKK tahun 2019 ini , BNSP  telah mengalokasikan  anggaran untuk pelaksanaan uji kompetensi kepada 174.100 orang atau 8.705 paket @ 20 orang .Pada tanggal 23 April 2019 melalui pleno para Anggota BNSP , telah  ditetapkan pemberian  paket PSKK tahap 1  kepada  374 LSP sebanyak 7.733 paket  yang terdiri dari LSP P1, P2, dan P3. Dan pada Tahap 2 akan diberikan sebanyak 3.871 paket untuk 124 LSP yang akan ditetapkan kembali. 

Seluruh rangkaian proses program PSKK dilaksanakan melalui situs resmi BNSP. Caranya dengan mendaftarkan proposal melalui subdomain khusus PSKK http://bit.ly/2JobThJ. Proposal yang masuk diverifikasi dan ditetapkan nama-nama LSP yang berhak menerima bantuan tersebut melalui pleno Anggota BNSP.

“Dana bantuan tersebut akan diberikan setelah dilakukan penandatangan Surat Perjanjian Kerja (SPK) antara BNSP dan Ketua LSP,” ujar Kunjung.

Penandatangan perjanjian kerja sama ini dilakukan di beberapa daerah, yaitu Jakarta, Surabaya, Semarang , Palembang , Makasar dan Banjarmasin. Pemilihan daerah ini didasari dengan banyaknya LSP yang mendaftar berdasarkan wilayah di Indonesia.

BNSP sangat berharap program bantuan ini dapat dimanfaat dan dijalankan oleh LSP dengan sebaik-baiknya, efisien, efektif, dan akuntabel. Karena melalui bantuan ini sangat diharapkan akan mencapai peningkatan Sumber Daya Manusia yang kompeten di seluruh wilayah Indonesia, sehingga dapat menjawab tantangan persaingan kerja di era global ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J9etJ0
May 07, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J9etJ0
via IFTTT
Share:

Friday, May 3, 2019

Robert Rene Akui Tolak Tim Lain Demi Persib

Robert Rene menandatangani kontrak selama dua musim di Persib Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung memperkenalkan pelatih anyarnya, Robert Rene Alberts. Pelatih asal Belanda ini menandatangani kontrak selama dua musim dengan opsi tambahan satu musim.

Pria yang ingin disapa Robert ini mengakui ada alasan tersendiri menerima pinangan Persib. Sebelumnya, dia mengundurkan diri dari jabatan pelatih PSM Makassar karena sakit.

"Proses negosiasi kita cukup cepat, dua hari terakhir kita intes berkomunikasi. Saya pergi ke Jakarta kemarin malam dan hari ini tiba di Bandung," kata Robert di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat (3/5).

Robert memang memutuskan untuk beristirahat dan fokus menyembuhkan sakitnya. Dia mengalami indikasi kanker kulit dan kini sudah dalam keadaan baik-baik saja.

"Ketika masa penyembuhan beberapa tim menghubungi saya, saya negosiasi dengan Borneo, Madura dan Persija juga saya tolak, karena Persib sudah berjanji dengan saya jadi saya pilih Persib," kata Robert.

Robert menyebut Persib adalah salah satu tim terbaik di Indonesia. Dia mengakui manajemen Persib profesional dengan dukungan supporter terbaik di Asia. Di sisi lain, kesehatan Robert memang menjadi sorotan. Tapi Robert yakin dia dalam keadaan siap untuk kembali mengasah taktik tim.

"Saya masih ada gangguan kesehatan, ada ruam di kulit saya tapi itu bukan masalah besar. Saya keluar dari PSM untuk penyembuhan. Saya melakukan perawatan beberapa kali selama tiga bulan sampai saya pastikan itu bukan kanker," kata Robert.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PK9IWX
May 03, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PK9IWX
via IFTTT
Share:

Dua Tanggul Jebol Perparah Banjir di Gresik

Wilayah banjir di Gresik semakin meluas akibat dua tanggul jebol.

REPUBLIKA.CO.ID, GRESIK -- Dua tanggul yang jebol, yakni tanggul sungai Kali Lamong di Desa Pandu, Kecamatan Cermedan tanggul di Desa Cermen, Kedamean, semakin memperparah banjir di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (3/5).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Tarso Sagito mengatakan, wilayah terdampak banjir semakin meluas akibat tanggul jebol. Selain melanda sejumlah desa di Kecamatan Cerme, banjir menggenangi hingga Kecamatan Kedamean dan merendam sebanyak 178 rumah dan jalan lingkungan dengan ketinggian air 70 sampai 150 centimeter.

"Arus lalu lintas macet total karena Jalan Raya Cerme Kidul Raya dan Jalan Raya Boboh tergenang air dengan ketinggian 20 sampai 30 centimeter," katanya dikonfirmasi di Gresik, Jumat (3/5).

Sedangkan jumlah desa yang terendam banjir di Kecamatan Cerme ada 10 titik, Kecamatan Menganti 5 desa, Kecamatan Benjeng 6 desa, serta Kecamatan Balongpanggang ada 7 desa.

"Di sebagian titik air sudah mulai surut salah satunya di wilayah Kecamatan Benjeng, dan di Kecamatan Balongpanggang, genangan air sejatinya juga sudah mulai surut sejak pukul 00.00 dini hari. Namun tadi pagi kembali terjadi genangan sekitar 20 centimeter yang terpantau sampai siang," katanya.

Sesuai data BPBD Gresik, wilayah terdampak banjir semakin meluas menjadi lima kecamatan, antara lain di Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Menganti, dan Kedamean.

Kondisi terkini untuk genangan air di Desa Sedapurklagen, Benjeng sudah surut. Adapun di wilayah Kecamatan Balongpanggang, tercatat empat desa yang sudah mulai surut, di antaranya Desa Dapet, Desa Karangsemanding, Desa Sekarputih, dan Desa Pucung.

Sementara untuk genangan paling parah ada di Desa Pandu, Kecamatan Cerme, dan posisi air berada di jalan poros desa menggenang antara 30 sampai 758 centimeter.

Tarso mengatakan, pihaknya telah berupaya mendirikan dapur umum di Balai Desa Iker-iker Geger dan Balai Desa Munggugianti, tujuannya untuk mendistribusikan makanan kepada warga terdampak.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vzznrU
May 03, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vzznrU
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Kevin/Marcus Kalah, Indonesia tanpa Gelar di Wuhan

Ini merupakan kemenangan pertama Endo/Watanabe atas Kevin/Marcus.

REPUBLIKA.CO.ID, WUHAN -- Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon gagal merebut gelar juara ganda putra di ajang Badminton Asia Championships (Kejuaraan Asia) 2019 di Wuhan, Cina. Dalam laga final yang digelar Ahad (28/4), duet berjuluk Minions ini ditundukkan pasangan asal Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dengan skor 21-18, 21-3.

Penampilan Kevin/Marcus di laga final memang tak seperti biasanya. Dari awal permainan, Minions kerap tertinggal jauh dari lawan.

Pertahanan Endo/Watanabe yang rapat juga sulit ditembus Kevin/Minions yang sempat memberikan perlawanan bahkan sempat memimpin 14-12, namun setelah itu lawan berhasil mengejar. Peraih emas Asian Games 2018 hanya berhasil menambah empat angka saja dan menyerah 18-21.

Pada gim kedua, Kevin/Marcus semakin menurun dan tak dapat mengembangkan permainan sehingga tertinggal jauh. Sempat melawan 1-2, tetapi lawan kemudian melaju hingga interval gim kedua 11-1. Pasangan nomor atau dunia ini hanya diberikan tambahan dua angka lagi dan menyerah 3-21.

"Di gim kedua tenaga saya agak habis dan lawannya tidak mudah dimatikan. Hari ini bolanya lebih berat dari kemarin. Mungkin jadinya seperti kurang percaya diri karena tenaganya sudah terkuras banyak dari kemarin," ujar Marcus seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Ahad (28/4)

Menurut Marcus, pasangan Jepang kurang lebih sama pola mainnya, Endo/Watanabe dan (Takeshi) Kamura/(Keigo) Sonoda pun mirip-mirip permainannya. "Tapi hari ini Endo/Watanabe lebih siap dari kami. Mereka lebih nggak gampang mati. Kami harus bisa bermain lebih sabar kalau menghadapi mereka."

Ini merupakan kemenangan pertama Endo/Watanabe atas Kevin/Marcus. Pada dua pertemuan sebelumnya di Hong Kong Open 2018 dan French Open 2018, Kevin/Marcus menang straight game dengan skor 21-14, 21-15 dan 21-14, 22-20.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XQ6DqT
April 28, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XQ6DqT
via IFTTT
Share:

Friday, April 12, 2019

Langkah Jojo Dihentikan Viktor Axelsen

Axelsen kini unggul 2-1 dalam catatan tiga kali pertemuan melawan Jojo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Langkah pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan 'Jojo' Christie menuju semifinal Singapore Open 2019 harus terhenti. Ini setelah dalam pertandingan perempat final berdurasi 80 menit, Jojo dikalahkan oleh pebulu tangkis Denmark Viktor Axelsen dengan skor 24-22, 18-21, 22-24.

Walhasil, setelah pertandingan di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Jumat (12/4) petang, Jojo tidak bisa menemani Anthony Sinisuka Ginting yang lebih dulu memastikan tiket ke semifinal.

Dalam pertemuan kontra Axelsen pekan lalu di Malaysia Open 2019, Jojo yang meraih medali emas Asian Games 2018, ini sukses menundukkan Axelsen pada perempat final dengan skor 21-18, 21-19. Dengan hasil ini, maka Axelsen unggul 2-1 dalam catatan tiga kali pertemuan kedua pebulu tangkis tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GijZGG
April 12, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GijZGG
via IFTTT
Share:

Saturday, February 23, 2019

Polri Beri Perhatian Khusus Laporan Jurnalis Munajat 212

FPI menyatakan semua media bebas melakukan peliputan Munajat 212.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tindak kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi dalam acara "Malam Munajat 212" pada Kamis (21/2) malam di silang Monas, Jakarta, menjadi perhatian khusus jajaran kepolisian, Menurut Karopenmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, kasus dugaan kekerasan dan intimidasi yang dilakukan oknum organisasi masyarakat itu kini sedang ditangani oleh Polres Metro Jakarta Pusat.

"Polri akan menangani secara profesional dan memberikan perhatian khusus karena wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya dilindungi oleh undang-undang," tutur Dedi Prasetyo melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Sabtu (23/2).

Desakan agar pihak kepolisian segera mengusut kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis telah muncul dari berbagai pihak, di antaranya Dewan Pers, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers fan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Ada pun jurnalis mendapat perlindungan hukum saat menjalankan tugasnya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Wartawan Detikcom menjadi korban pemukulan dan intimidasi oleh oknum massa FPI saat meliput acara Munajat 212 di Monas. Dalam acara tersebut, korban yang merupakan jurnalis merekam peristiwa kericuhan yang terjadi dalam kegiatan munajat 212.

Pada saat itulah korban dipiting dan dipaksa untuk menghapus rekamannya. Korban bahkan dibawa ke ruangan dan intimidasi berlanjut.

Pemimpin Redaksi Detikcom Alfito Deannova mengatakan, bahwa pihaknya telah membuat laporan beserta visum. Bahkan, reporternya yang sudah liputan sejak Kamis pagi harus terjaga dan menjalani pemeriksaan hingga subuh di Polres Jakarta Pusat.

“Kami lapor semalam visum sampai subuh. (Hari ini) rep (reporter) kami istirahat karena seharian sama jelang subuh tadi bertugas. Dia sedang istirahat sekarang,” kata Alfito Deannova, Jumat (22/2), saat dikonfirmasi dalam pesan tertulis.

Bukan hanya wartawan Detikcom, wartawan CNN Indonesia TV juga dipaksa menghapus rekamannya. Serta wartawan Suara.com yang mencoba melerai kericuhan pun harus kehilangan ponselnya pada saat kejadian.

Panglima Laskar FPI Maman Suryadi membantah ada intimidasi yang dilakukan anggota FPI terhadap jurnalis yang sedang bertugas meliput acara Munajat 212 di Monas pada Kamis (21/2). Dia mengklaim, semua media saat itu bebas melakukan peliputan.

"Kalau itu (jurnalis mendapat kekerasan dalam acara Munajat 212), saya belum dengar ya berita itu, karena situasinya mungkin cukup ramai ya. Tapi yang jelas, kalau media sih enggak ada kita tolak, enggak kita usir. Intinya media bebas-bebas saja mengambil berita semalam," kata dia saat dikonfirmasi, Jumat (22/2).

Bahkan, Maman mengatakan, ada media asing dari Australia yang ikut meliput agenda tersebut dan berlangsung dengan lancar. Menurut dia, kalau pun informasi terkait kekerasan terhadap jurnalis dalam agenda Munajat 212 benar adanya, maka mungkin itu terjadi karena ada kesalahpahaman.

"Mungkin ada kesalahpahaman kali ya. Yang jelas untuk peliputan tadi malam, tidak ada masalah. Semua media online ada di lapangan kok. Kita juga menjaga kondusivitas. Masalah media ini juga enggak kita intimidasi. Jadi sebenarnya enggak ada. Bebas-bebas saja semalam mau meliput," kata dia menegaskan kembali.

Maman menolak acara Munajat 212 disebut ricuh. Menurutnya, acara itu secara keseluruhan berjalan lancar.

"Cuma semalam itu, tim pengamanan itu banyak yang menangkap copet. Jadi kericuhan itu bukan kericuhan acara, tapi kericuhan karena adanya copet. Ada kelompok copet yang kita tangkap sampai ada enam orang," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TcILiH
February 23, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TcILiH
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 23, 2019

Jajal Jepang, Vietnam Bidik Ukir Sejarah di Piala Asia 2019

Dalam satu tahun terakhir, timnas Vietnam memang tengah menikmati performa terbaik.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Vietnam siap mengukir sejarah baru dalam dunia sepak bola Asia Tenggara. The Golden Dragons akan berhadapan dengan Jepang di pertandingan pertama perempat-final Piala Asia 2019, Kamis (24/1).

Langkah luar biasa Vietnam itu usai mengalahkan Yordania di babak 16 besar lewat drama adu penalti. Sementara, Jepang mengalahkan Arab Saudi yang telah tiga kali juara Piala Asia.

Sebenarnya harapan ASEAN juga ada di pundak Thailand. Namun Thailand kandas di babak 16 besar oleh Cina.

Kini, harapan masyarakat ASEAN ada pada Vietnam yang juara Piala AFF tahun lalu. Perjalanan Vietnam untuk sampai ke perempat final juga tak mudah. Sebab, tim Negeri Paman Ho berada di grup berat bersama dengan Irak, Iran, dan Yaman. Bahkan Vietnam harus kalah di dua laga awal lawan Iran dan Irak, sebelum di laga pamungkas menang atas Yaman.

Padahal, Vietnam bisa dibilang merupakan tim nasional yang paling sedikit didukung oleh warganya di stadion sepanjang empat pertandingan sebelumnya. ''Kami tidak mendapatkan banyak dukungan dibandingkan dengan negara lain yang kaya,''kata manajer Vietnam Park Hang-seo dikutip dari thenational, Rabu (23/1).

Namun, lanjut Hang-seo, para pemain tetap berjuang bersama. Apalagi, pelatih asal Korea Selatan tersebut menilai di fase gugur tidak akan ada tim yang mudah dikalahkan, khususnya Jepang yang telah empat kali juara Piala Asia.

Menurut Hang-seo, semua tim yang lolos ke babak 16 besar sangat kuat, dari segi ranking FIFA maupun performa. ''Jadi tim mana yang lebih mudah bukan fokus kami. Semua adalah tim kuat,'' ucapnya.

Vietnam terakhir kali lolos ke fase gugur pada Piala Asia 2007 saat bertindak sebagai tuan rumah bersama Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Dalam satu tahun terakhir, timnas Vietnam memang tengah menikmati performa terbaiknya. Selain juara Piala AFF 2018, Vietnam juga melaju hingga semifinal Asian Games untuk pertama kalinya dalam sejarah dan menjadi runner-up Piala Asia U-23 2018.

Sementara Jepang bertekad untuk mengulang momen terakhir kali juara, yaitu pada 2011. Paling tidak, tim Samurai Biru itu telah delapan kali lolos ke fase grup dan empat di antaranya berhasil menjadi juara.

Namun, pelatih Jepang Hajime Moriyasu mengaku, laga melawan Arab Saudi dalam babak 16 besar menghabiskan banyak tenaga para pemainnya. 'Sekarang kami hanya punya waktu dua hari untuk pulih dan mempersiapkan diri di pertandingan selanjutnya (lawan Vietnam),'' jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RW0Ukj
January 23, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RW0Ukj
via IFTTT
Share:

Saturday, January 19, 2019

Jadi, Apa Penyebab Rontoknya Ritel Besar?

Pemerintah menolak jika rontoknya ritel karena daya beli masyarakat yang rendah.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ahmad Fikri Noor, Adinda Pryanka

JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution turut memberikan komentar atas fenomena penutupan sejumlah gerai ritel pada awal 2019. Menurut Darmin, selain perubahan dunia, hal itu terjadi akibat persaingan antara sesama bisnis ritel. Pemerintah menepis tudingan bahwa tutupnya gerai ritel karena turunnya daya beli konsumen.

"Dunia sedang berubah. Ada e-commerce. Kalau di kita itu khususnya ada fenomena yang namanya Indomaret, Alfamart," kata Darmin di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, pada Jumat (18/1).

Menko Perekonomian menampik penutupan gerai ritel justru disebabkan oleh penurunan daya beli masyarakat. Darmin menegaskan, hal yang saat ini terjadi adalah perubahan pola belanja konsumen. Perubahan perilaku konsumen ini pun menuntut sejumlah bisnis ritel mengubah pola bisnisnya.

"Itu memang mengubah konstelasi. Mesti ada yang tersingkir. Ada persaingan antarritel," kata Darmin.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah gerai ritel tutup pada awal 2019. Gerai ritel tersebut, yakni Hero, Neo Soho Central, dan Metro. Penutupan terjadi tidak hanya di Ibu Kota, tetapi juga di daerah. Gerai ritel yang ditutup bervariasi mulai dari gerai sandang hingga pangan.

Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) I Gusti Ketut Astawa mengiyakan, ada dampak kehadiran ritel minimarket terhadap ritel besar. Selain lokasi yang lebih menjamur langsung di dekat permukiman warga yang berjarak dekat, minimarket cenderung menawarkan produk dengan harga lebih terjangkau.

Namun, Astawa menilai, butuh kajian lebih mendalam untuk memahami seberapa besar keterkaitan persaingan keduanya berdampak pada mematikan satu sama lain. "Tergantung juga pada potensi dan target pasarnya," kata dia, Jumat (18/1).

Aksesibilitas yang lebih mudah menjadi salah satu keunggulan utama minimarket. Menurut Astawa, ritel kecil di pinggir jalan lebih mudah dan nyaman dijangkau oleh siapa pun dibanding dengan harus mencari parkir di ritel besar yang kebanyakan berada di pusat perbelanjaan atau mal.

Keunggulan lain yang dimiliki minimarket adalah harga produk. Dengan varian produk yang tidak jauh berbeda dengan ritel besar, seperti Hero ataupun Giant, ritel-ritel minimarket menawarkan harga lebih murah. "Mereka juga kerap melakukan promo-promo," ujar Astawa.

PT Alfaria Trijaya atau Alfamart menyatakan hanya berupaya memberi pelayanan terbaik kepada konsumen. Manajer Humas Alfamart Budi Santoso mengatakan, berada dekat dengan konsumen bukan berarti melakukan perebutan konsumen operator ritel besar meski produk yang dijual merupakan produk serupa.

"Cuma kita memberikan offensive kepada konsumen bagaimana kita memberikan pelayanan," kata Budi, Jumat (18/1).

Ia menjelaskan, sebagai operator ritel, pihaknya berupaya melakukan berbagai strategi bisnis, termasuk jeli melihat pasar. Dan, bukan membiarkan gerainya mendekat ke perumahan begitu saja tanpa mengikuti aturan yang berlaku.

Pengamat perilaku publik Rhenald Kasali menilai, tutupnya sejumlah gerai ritel modern lebih dikarenakan daya dukung lingkungan yang berubah. Misal, gerai cabang A yang tadinya didukung oleh keberadaan perumahan ataupun jalan tertentu membuatnya cukup laris. Namun, perubahan besar yang terjadi di Jakarta membuat populasi di titik-titik tersebut berubah ataupun kesulitan akses.

Rhenald juga menilai, penutupan ritel modern bukan disebabkan penurunan tingkat konsumsi kalangan menengah seperti yang diduga beberapa waktu, termasuk yang terjadi dengan Hero pada beberapa waktu lalu. Sebab, gerai tersebut menyajikan kebutuhan pangan segar yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, pihak-pihak yang disebut ikut memicu bergugurannya ritel tersebut tak sepakat dijadikan kambing hitam tutupnya ritel fisik. Pihak perusahaan niaga daring Bukalapak, menekankan, tutupnya toko-toko ritel di Indonesia bukan karena keberadaan niaga daring.

"Sebetulnya, keberadaan e-commerce justru membuka peluang baru bagi bisnis-bisnis konvensional. Hal itu dengan terhubung melalui teknologi justru menambah peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas," ujar Corporate Communication Manager Bukalapak Evi Andarini, Kamis, (17/1) malam.

Contohnya, kata dia, kalau dulu sebuah toko terbatas pada pengunjung yang datang ke toko saja, sekarang dengan merambah ke daring akan semakin memperluas jangkauannya. "Mungkin pembeli-pembelinya bisa tidak hanya pelanggan-pelanggan lamanya, tapi bertambah, bahkan sampai antarpulau," ujar Evi.

Lebih lanjut, kata dia, kebutuhan masyarakat saat ini memang ingin lebih praktis. "Tidak bisa dimungkiri bahwa kebutuhan masyarakat untuk serbapraktis itu semakin meningkat, zaman tidak bisa dilawan, tapi bisa diajak berkawan," tutur Evi.

Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Kemendag I Gusti Ketut Astawa menambahkan, kunci untuk bertahan di tengah persaingan ritel minimarket adalah memahami target pasar. Ritel besar harus mengetahui lokasi mana saja yang memang sesuai dengan sasaran pasar mereka. Pun, dengan produk yang dijual harus sesuai preferensi pasar mereka.

Selain itu, menurut dia, pengusaha harus melakukan inovasi secara terus-menerus, khususnya dengan memanfaatkan marketplace yang kini sudah semakin menjamur. Baru sebagian pelaku ritel modern yang telah masuk ke ranah daring.

BACA JUGA: Media Asing Cecar Yusril Soal Ba'asyir, Ini Jawabannya

Astawa menambahkan, pengusaha ritel tetap harus membuka toko luring di daerah-daerah yang memang sesuai dengan pangsa pasar mereka. "Kini, mereka harus mempertimbangkan untuk menawarkan strategi omnichannel, yaitu memadukan offline dan online," kata dia.

(iit septyaningsih/melisa riska putri)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2T4TIzm
January 19, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2T4TIzm
via IFTTT
Share:

Friday, January 11, 2019

Moratti Anggap Wajar Icardi Minta Kenaikan Gaji

Selama kariernya, Icardi belum pernah merasakan angkat trofi juara.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Mantan Presiden Inter Milan Masimmo Moratti menilai permintaan kenaikan gaji dari Mauro Icardi sebagai sebuah kewajaran. Icardi, menurut Moratti, sejak lima tahun terakhir adalah mesin gol utama I Nerazzurri.

Icardi bisa saja pindah ke klub lain sejak lama karena bakatnya sudah terbukti berguna buat klub-klub hebat. Icardi sudah dua kali merebut sepatu emas Serie A Italia. Tapi Icardi masih setia berbaju hitam biru sampai sekarang.

"Saya rasa sudah benar pemain meminta jaminan yang lebih menggiurkan sebelum menandatangani kontrak baru. Klub harus memikirkan formula untuk mempertahankan Icardi," kata Moratti dikutip dari Football Italia, Jumat (11/1).

Perbincangan seputar masa depan Icardi di Inter Milan terus bergulir. Pihak Icardi yang diwakili agen sekaligus istrinya, Wanda Nara, meminta kenaikan gaji sampai 9 juta euro per tahun.

Wanda Nara juga ingin La Beneamata tidak memasang rilis klausul 110 juta euro untuk nama Icardi karena akan menghambat langkah Icardi keluar dari Giuseppe Meazza andai ingin mencari tantangan baru. "8-9 juta euro. Andai saya masih Presiden Inter saya akan memikirkannya," ujar Moratti.

Icardi saat ini diminati Real Madrid, Bayern Muenchen, dan Paris Saint-Germain. Usia Icardi sudah mendekati 26 tahun. Usia yang memasuki fase keemasan buat pesepak bola profesional.

Tapi selama kariernya, Icardi belum pernah merasakan angkat trofi juara. Sejak membela Sampdoria dan Inter Milan, Icardi masih gagal memenangkan trofi. Ia baru mendapatkan gelar pribadi sebagai top skorer Serie A sebanyak dua kali.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TCnxaq
January 11, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TCnxaq
via IFTTT
Share:

Kota-Kabupaten Bekasi Sepakat Atasi Sampah Bersama

Kesepakatan ini agar tidak ada saling menyalahkan

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI – Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi sepakat untuk mulai mengatasi sampah perbatasan bersama serta untuk tidak saling menyalahkan. Masing-masing daerah menyatakan siap memasang jaring sampah dan menutup tempat pembuangan sampah liar yang mengotori wilayah bantaran kali. Kesepakatan tersebut dinyatakan usai Rapat Koordinasi Penanganan Sampah di Kali Pisang Batu, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jumat (11/1).

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Suprianto menyatakan, pihaknya tak ingin lagi ada saling tuding antara kota dan kabupaten terkait masalah sampah kiriman.

 “Kita tidak saling menyalahkan, tapi kita mencari solusi bersama untuk menyelesaikan masalah sampah dari wilayah masing-masing,” kata Dodi di Kantor Desa Setia Asih, Kabupaten Bekasi.

Dodi menjelaskan, pihaknya segera memasang jaring sampah di setiap wilayah perbatasan antara kota dan kabupaten. Termasuk di hulu Kali Pisang Batu yang terletak di wilayah Desa Setia Asih. Pemasangan jaring dinilai sebagai solusi agar sampah perkotaan tidak menumpuk di kabupaten sekaligus untuk mengetahui sumber sampah sebenarnya.

Kali Pisang Batu yang melintas di Kecamatan Tarumajaya sejatinya mengaliri lima desa. Yakni Desa Setia Asih, Pahlawan Setia, Setia Mulya, Pantai Makmur, dan Segara Makmur. Dodi menyatakan, DLH Kabupaten Bekasi akan menempatkan satu orang petugas kebersihan di masing-masing desa. Petugas wajib mengawasi warga bantaran sekaligus mengambil sampah yang yang terbawa arus.

“Jadi dia akan berjaga setiap hari digaji oleh Pemda. Per hari kita gaji Rp 56 ribu sesuai aturan yang berlaku,” kata Dodi.

Adapun pengangkutan Kali Pisang Batu telah mencapai 80 persen. Dodi menjelaskan, hingga hari ke tujuh, hampir 1.700 ton telah diangkut. Sampah yang diangkut itu sementara disimpan di tepi kali untuk menunggu diangkut truk sampah menuju Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Burangkeng.

Camat Tarumajaya, Sigit Andrian mengatakan, sampah-sampah dari hulu yang tersangkut dan menumpuk di jaring perbatasan akan diangkut oleh petugas kebersihan Kota Bekasi. Sebab, dipastikan sampah berasal dari masyarakat kota. Menurut dia, hal tersebut sudah dikomunikasikan langsung bersama DLH Kota Bekasi.

Selain itu, Sigit mengatakan, banyaknya sampah liar yang mengotori kali menunjukkan bahwa edukasi harus diperkuat oleh pemerintah. Sebab, jaring yang dipasang hanyalah langkah antisipasi sedangkan kunci dari penanganan adalah partisipasi masyarakat bantaran kali.

Kepala Bidang Penanganan Sampah dan Limbah B3 DLH Kota Bekasi, Kiswati, menyadari edukasi masyarakat kota untuk mengubah gaya hidup lebih bersih masih harus ditingkatkan. Selain itu, ia menilai jangkauan pelayanan DLH untuk sampah rumah tangga di permukiman belum maksimal. Meskipun, telah memiliki 300 armada truk sampah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D3o6Vc
January 11, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D3o6Vc
via IFTTT
Share: