Showing posts with label 2019 at 04:31PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:31PM. Show all posts

Sunday, May 19, 2019

Siswa SMA N 1 Purbalingga Raih Nilai UN Tertinggi di Jateng

Empat mata pelajaran UNBK dihasilkan nilai 392.

REPUBLIKA.CO.ID,  PURBALINGGA -- Siswa SMA Negeri 1 Purbalingga, Novenda Rian Purwosambodo  (18), menoreh prestasi membanggakan.  Siswa kelas XII IPS tersebut berhasil meraih nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer  (UNBK)tertinggi di Jateng.

Dalam pelaksanaan UNBK tersebut, jumlah nilai UN yang berhasil diraih Rian untuk empat mata pelajaran, mencapai nilai 392. Jumlah nilai tersebut berasal dari nilai ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia mendapat nilai 98, Bahasa Inggris 94, Matematika 100, dan Ekonomi 100.

Dengan jumlah nilai tersebut, Rian berhasih meriah nilai tertinggi di Jateng yang berjumlah 1.464 SMA/MA. Termasuk siswa SMA-SMA ternama di Jateng, yang sebelumnya selalu meraih nilai UN tertinggi seperti SMAN 1 Surakarta, SMAN 1 Magelang, SMA Taruna Nusantara Magelang, SMAN 3 Semarang,  dan SMA Regina Pacis Surakarta.

Dia temui di rumahnya di Desa Selaganggeng Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga, Sabtu (18/5), dia mengaku memang mempersiapkan diri cukup matang saat hendak menghadapi UN. Meski pun nilai UN tidak menentukan kelulusan, dia mengaku belajar cukup keras.

''Dari empat mata pelajaran (mapel)  UN itu, saya memang paling siap pada pelajaran  Ekonomi  dan Matematika karena saya suka dengan mata pelajaran itu,'' katanya.

Meski demikian, dia mengaku tidak mengira akan mendapat nilai 100. Dia mengaku ada beberapa soal yang tak bisa dia kerjakan. Dia hanya mengira saja jawabannya.

"Tapi ternyata jawabannya betul, sehingga dapat nilai 100,'' katanya.

Rian merupakan putera kedua dari tiga bersaudara pasangan Rasmo-Elis Lusiani. Kedua orang tua Rian merupakan pengajar. Rasmo saat ini menjadi Kepala SD Negeri 3 Tangkisan Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga, sedangkan ibunya Elis Lusiani, guru di SD Negeri  2 Tlahab Lor Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga.

Setamat SMAN 1 Purbalingga, Rian mengaku ingin melanjutkan kuliah di STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara). ''Saya ingin masuk  program studi D3 Pajak. Tapi sebagai cadangan saya juga mendaftar SBMPTN dengan pilihan prodi Ekonomi Pembangunan,'' katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JPKRzZ
May 19, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JPKRzZ
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

Bubur Jewawut Kaya Gizi untuk Berbuka Puasa

Bubur jewawut merupakan panganan lokal.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Bubur dari biji jewawut yang dalam bahasa lokal Bengkulu disebut sekoi mengandung bermacam-macam gizi sehingga bagus dijadikan menu berbuka puasa.

"Bubur sekoi hanya kami jual saat Ramadhan karena bubur ini kaya vitamin dan sangat bagus untuk menu berbuka puasa," kata Bagus, pedagang kuliner berbuka puasa di Bengkulu, Ahad (12/5).

Ia mengatakan bubur biji jewawut cukup diminati masyarakat Kota Bengkulu karena rasanya yang unik dan lezat. Setiap hari tidak kurang dari 300 porsi terjual.

Berdasarkan sejumlah studi yang ditemukan dalam literatur, kata Bagus, sekoi memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik dibanding jagung dan beras. Kandungan gizi yang terkandung dalam sekoi meliputi karbohidrat 84,2 persen, protein 10,7 persen, lemak 3,3 persen, serat 1,4 persen, Ca 37 mg, Fe 6,2 mg, vitamin C 2,5, vitamin B1 0,48, dan vitamin B2 0,14.

Bagus menambahkan meski kaya vitamin, makanan berbahan baku lokal tersebut mulai tersingkir dari jajaran kuliner lokal. Lewat momen Ramadhan, kata dia, menu-menu yang sebelumnya akrab dengan perut masyarakat Bengkulu kembali diperkenalkan.

"Padahal sisi rasa dan kandungan gizinya tidak kalah bersaing tapi semakin ditinggalkan, karena itu kita gali kembali," kata pemilik kedai kopi Sle yang berjualan di tepi Pantai Panjang ini.

Menu berbuka puasa tersebut juga dijual dengan harga yang cukup murah dan terjangkau, yakni Rp 7.000 per porsi. Medi, seorang pembeli mengatakan, bubur sekoi memiliki rasa yang enak dan manis dari gula aren sehingga ia kerap membeli penganan berbuka puasa tersebut di Kedai Sle.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WHq0SY
May 12, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WHq0SY
via IFTTT
Share:

Gerombolan Geng Motor Tasikmalaya Ditangkap Polisi

Gerombolan ini tertangkap tangan sedang melakukan perusakan kendaraan.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Belasan remaja kelompok bermotor di Kota Tasikmalaya ditangkap aparat kepolisian, Ahad (12/5) pagi. Mereka tertangkap tangan sedang melakukan perusakan kendaraan yang terparkir di salah satu tempat.

Kepala Unit (Kanit) Dikyasa Polres Tasikmalaya Kota Ipda Soni Alamsyah mengatakan, setidaknya ada 14 orang yang dibawa untuk dilakukan pemeriksaan. Gerombolan itu diduga telah perusakan dan penganiayaan kepada beberapa orang di dua lokasi.

Ia menyebutkan, lokasi pertama adalah di depan Pasar Padayungan, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung. "Mereka diduga melakukan aniaya kepada beberapa orang di depan Pasar Padayungan dan korban ke rumah sakit," kata dia, Ahad (12/5).

Tak hanya itu, di lokasi kedua, Pasar Burung Cikurubuk, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Cihideung, para remaja itu diduga melakukan aksi perusakan ke sejumlah kendaraan bermotor. Karena itu, para remaja itu diangkut aparat kepolisian ke markas Polres Tasinmalaya Kota.

Selain membawa para remaja tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti aksi mereka. Di antaranya batu dan besi panjang. Namun, polisi masih belum menemukan pedang yang dicurigai ada pada gerombolan tersebut.

Diduga, pedang itu dibawa oleh salah satu orang yang berhasil melarikan diri saat penangkapan. Saat ini, pelaku yang berhasil lolos itu masih dalam pengejaran.

Soni menyayangkan adanya aksi geng motor yang terjadi pada bulan Ramadhan. Padahal seharusnya bulan puasa dijadikan ajang untuk beribadah. Apalagi, umumnya para pelaku yang ditangkap masih berusia rata-rata belasan tahun. "Usia mereka rata-rata 18 tahun. Masih pada remaja," kata dia.

Salah satu remaja yang ikut dalam gerombolan tersebu, R (18 tahun) mengatakan, mereka memulai aksinya setelah waktu sahur. Titik kumpul pertama adalah Jalan KH Zainal Mustofa dan berkeliling ke Pasar Padayungan dan Pasar Burung Cikurubuk.

Saat melakukan aksi itu pada Ahad pagi, lanjut dia, ada sekitar 30 motor yang ikut. Umumnya, perusakan dilakukan tanpa sebab. "Saya cuma diajakin sama temen. Dari habis sahur sekalian keliling," kata dia sambil menangis menyesali perbuatannya.

Menurut dia, aksi ini baru kali pertama dilakukan. Ia berjanji, tak akan mengulangi aksi itu lagi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E54UGT
May 12, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E54UGT
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 8, 2019

Di Phnom Penh, BKPRMI Serahkan Bantuan Alquran

Program ke Kamboja dan Vietnam telah dilaksanakan dalam tiga tahun berturut-turut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) memberikan bantuan berupa  Alquran kepada pemuda masjid di 20 masjid di Phnom penh, Kamboja, Rabu (8/5).

Penyerahan tersebut dilakukan oleh Ketum DPP BKPRMI Said Aldi al Idrus kepada perwakilan pemuda mesjid Kamboja, yang disaksikan Duta Besar Repbublik Indonesia (Dubes RI) di Kamboja H Sudirman Haseng.

Said Aldi mengatakan, pemberian bantuan tersebut merupakan agenda yang melengkapi acara safari Ramadan 1440 H DPP BKPRMI yang dilakukan di dua negara yaitu Kamboja dan Vietnam. "Pemberian bantuan ini adalah dalam rangka safari ramadhan 1440 H DPP BKPRMI dan Buka puasa bersama Perdana Menteri kamboja HUN SEN di Phnom penh," kata Said dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Rabu (8/5).

Menurut Said, program ke Kamboja dan Vietnam telah dilaksanakan dalam tiga tahun berturut-turut untuk menjalin silaturahim dengan pemuda dan ummat Islam yang minoritas di negara-negara ASEAN.

"Kegiatan ini juga memberikan informasi kepada saudara-saudara kita di kamboja dan vietnam tentang perkembangan ummat islam di indonesia," tuturnya.

Said juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketua dewan pembina DPP BKPRMI H Oesman Sapta dan H Syafruddin MSi wakil ketua umum PP DMI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI yang telah memberikan dukungan penuh hingga terlaksananya program ini dengan baik.

"Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi umat Islam di Kamboja dan Vietnam," tambah Said.

Turut hadir dalam penyerahan tersebut Sekjend DPP BKPRMI Ahmad Rizkon, Ketua MPP BKPRMI Musthopa Batubara, Abdul Rafur Asdep, Kepemudaan Kemenpora RI, Pengurus BKPRMI se-Indonesia, Pengurus DMDI DKI Jakarta serta DMDI Sumatera Utara yang mengikuti program ini di Kamboja. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JrO9Jp
May 08, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JrO9Jp
via IFTTT
Share:

Madura United Menanti Jadwal Perempat Final Piala Indonesia

Haruna khawatir laga berlangsung di waktu recovery para pemain.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kick off Liga 1 akan segera dimulai satu pekan ke depan, tepatnya pada 15 Mei 2019. Namun di sisi lain, perempat final Piala Indonesia antara Madura United kontra Persebaya Surabaya belum juga menemukan titik terang.

Manajer Madura United Haruna Soemitro masih menantikan kepastian laga tersebut. Menurutnya, kepastian jadwal laga tersebut sangatlah penting mengingat Liga 1 musim ini berlangsung dalam kurun waktu yang cukup singkat, yakni hanya tujuh bulan. Artinya, kata dia, jika dibagi dalam 34 pekan, maka pemain hanya memiliki waktu empat hari untuk recovery jelang laga berikutnya.

"Kalau Piala Indonesia itu tidak segera dieksekusi atau dijelaskan jadwalnya, itu akan kesulitan semua programnya, karena jadwal kompetisi ke depannya itu sangat padat karena harus selesai Desember," kata Haruna kepada Republika.co.id, Rabu (8/5).

Haruna mengatakan, pihaknya sangat khawatir jika setelah Liga 1 berjalan, tiba-tiba di saat pemain seharusnya melakukan recovery justru harus berlaga pada perempat final Piala Indonesia. Sampai saat ini pihaknya masih menunggu kepastian jadwal tersebut dan belum bisa melakukan protes apapun.

"Saya belum bisa memberikan tanggapan apa-apa sebelum jadwal Piala Indonesia itu turun. Begitu jadwal Piala Indonesia disisipi di situ (Liga 1) dan kemudian tidak make sense baru kemudian kami bersikap," jelas Haruna.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J73obj
May 08, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J73obj
via IFTTT
Share:

Saturday, May 4, 2019

Laba Usaha Industri Gadai Capai Rp 792 Miliar

Usaha gadai per Maret meningkat satu persen menjadi Rp 30,3 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat laba industri gadai sebesar Rp792 miliar pada Maret 2019. Angka ini meningkat 9,69 persen dibandingkan periode sama 2018.

Direktur Pengawasan Lembaga Keuangan Khusus OJK Supriyono mengatakan saat ini terdapat 96 pelaku usaha gadai di Indonesia. Jika dirinci, sebanyak 72 pelaku usaha gadai sudah terdaftar dan sebanyak 24 usaha gadai sudah berizin.

“Persebarannya ada 77 pelaku gadai berada di Jawa, sebanyak 14 ada di Sumatera, dua pelaku gadai berada di Kalimantan, dua pelaku gadai di NTT dan satu pelaku gadai di Sulawesi,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (4/5).

Semantara kegiatan usaha gadai per Maret 2019 mencapai Rp 30,3 triliun atau meningkat 1,41 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Kegiatan usaha fidusia sebesar Rp 5,09 triliun atau naik 59,89 persen dibandingkan Maret 2018. Kegiatan usaha lainnya turun 95,42 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Kegiatan usaha syariah mencapai Rp 8,02 triliun atau meningkat 43,46 persen dibandingkan dengan Maret. Penyaluran pinjaman Pegadaian menjadi penyusun terbesar industri pegadaian yaitu untuk gadai 99,25 persen atau Rp 30,16 triliun, fidusia 99,03 persen atau Rp 5,04 triliun, lainnya sebesar 56,48 persen Rp 0,006 triliun, syariah sebesar 100 persen Rp 8 triliun.

“Laba PT Pegadaian (Persero) menjadi pembentuk laba terbesar industri gadai yaitu sebesar Rp 0,79 triliun, sedangkan perusahaan pegadaian swasta diketahui masih merugi yaitu sebesar Rp 0,006 triliun," ucapnya.

Adapun total aset industri gadai mencapai Rp 55,7 triliun hingga Maret 2019 atau meningkat sebanyak 10,05 persen dibandingkan dengan posisi Maret 2018. Sedangkan total liabilitas meningkat sebanyak 9,91 persen di Maret 2019 dibandingkan Maret 2018. 

Total ekuitas mencapai Rp 20,986 triliun atau meningkat sebanyak 10,16 persen dibandingkan dengan Maret 2018. ALE Pegadaian menjadi penyusun ALE terbesar industri gadai yaitu untuk aset 99,39 persen atau Rp 55,4 triliun, liabilitas sebesar 99,3 persen atau Rp 34,5 triliun dan ekuitas sebesar 99,66 persen atau Rp 20,9 triliun. 

Ke depan, OJK terus berupaya mendorong percepatan pendaftaran industri gadai. Di antara yang dilakukan adalah sosialisasi kepada pelaku usaha pegadaian sebanyak sembilan kali di Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Medan. 

Kemudian, pemuatan daftar perusahaan pegadaian yang terdaftar dan yang telah mendapat izin usaha di website OJK. “Kami melakukan strategi kehumasan antara lain penyebaran brosur kepada pelaku usaha pegadaian swasta, media briefing, pembuatan infografis untuk media cetak dan media sosial, dan siaran radio. Kemudian, mengundang pelaku usaha pergadaian swasta agar segera melakukan pendaftaran atau perizinan," ungkapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VBsWn1
May 04, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VBsWn1
via IFTTT
Share:

Saturday, April 27, 2019

Oorth Kembali Jadi Aplikasi Trending di Playstore

Oorth yang menjadi aplikasi Android trending urutan ke-2 di Playstore.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aplikasi Komunitas asli buatan Indonesia, Oorth, beberapa hari lalu menjadi perbincangan para pegiat internet dan aplikasi. Hal ini menyusul viralnya Oorth yang menjadi aplikasi Android trending urutan ke-2 di Playstore pada kategori Social Apps.

Terhitung sejak Jumat (26/4) kemarin, Oorth kembali menjadi trending Playstore pada kategori Social Apps. Alhasil, aplikasi besutan perusahaan Skynosoft Portal Prima semakin menjadi populer dalam kurun sepekan terakhir.

Semakin melonjaknya perkembangan Oorth menjadi kabar gembira untuk banyak pihak. Terlebih, Oorth merupakan aplikasi karya anak bangsa yang dibuat dengan mengusung kemajuan teknologi dan nilai-nilai kearifan lokal Bangsa Indonesia. Hal ini terimplementasikan pada fitur-fitur yang tersedia di Oorth, seperti Chat, Komunitas, Solidarity, dan Siap Bantu.

Sejak Jumat kemarin, ada lebih dari 10 ribu pengguna baru yang mengunduh dan mendaftarkan diri (sign up) di aplikasi Oorth. Dengan serbuan pengguna baru ini, menjadi sebuah kesempatan besar untuk Oorth menjadi salah satu kebanggan Indonesia, baik dari sisi produk dan perusahaan.

CEO Skynosoft Portal Prima sekaligus Founder Oorth, Krishna Adityangga, menyebut lonjakan pengguna yang menjadi viral ini sebagai sebuah pretasi sekaligus tantangan untuk tim agar dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi semua user Oorth.

“Kami bersyukur, usaha kami selama ini sedikit demi sedikit membuahkan hasil yang manis. Kami bangga, namun kami tidak mau mudah berpuas diri. Ini jadi tantangan untuk tim untuk terus mengembangkan Oorth agar bisa diterima oleh masyarakat di Indonesia dan dunia. Semoga usaha kami diberi jalan dan kemudahan,” terang Krishna seperti dalam siaran persnya.

Oorth merupakan sebuah aplikasi multifungsi yang siap memberi kemudahan bagi seluruh pengguna. Memiliki fitur utama Chat, Komunitas, Jualan (Marketplace), PPOB, Solidarity, Siap Bantu, Skypay dan tentunya Social Media, Oorth hadir dengan memberi nuansa baru bagi pengguna dalam menggunakan aplikasi media sosial. Dengan berbagi fitur yang disediakan, pengguna bisa melakukan komunikasi dengan lebih maksimal, sehingga masalah jarak dan waktu dapat teratasi.

Pada peningkatan yang terjadi dalam sepekan terakhir, banyak pengguna yang bergabung dan membuat komunitas baru di Oorth. Hal ini semakin menjadikan Oorth Komunitas dari beragam hobi dan minat, seperti komunitas di bidang sosial, otomotif, sampai dengan komunitas pecinta hewan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GwQHTm
April 27, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GwQHTm
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

Mayoritas Fraksi Komisi II DPR Sepakat UU Pemilu Direvisi

Banyak petugas KPPS meninggal dunia akibat pemilu serentak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi II DPR Herman Khaeron sepakat bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 perlu dilakukan evaluasi. Sejumlah persoalan yang muncul pada Pemilu 2019 kali ini menurutnya terjadi di luar prediksi penyelenggara pemilu.

"Tidak diprediksi sebelumya bahwa beban kerja itu akan melebihi waktu kerja yang tersedia, sehingga banyak para petugas KPPS dan serta linmas itu meninggal," kata Herman kepada Republika, Jumat (26/4).

Selain itu, pelaksanaan pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) yang serentak juga dianggap menimbulkan persoalan. Menurutnya pemilu yang dilakukan serentak lebih riskan, oleh karena itu perlu dipisahkan kembali seperti 2014 lalu.

"Sehingga mungkin ke depan dalam revisi Undang-undang Pemilu untuk Pemilu 2024 saya kira memang harus dipisahkan kembali antara pilpres dan pileg," ujarnya.

Selain itu, Anggota Komisi II dari fraksi PKS Almuzamil Yusuf mengatakan bahwa PKS akan mengkaji terkait adanya wacana untuk merevisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tersebut. Menurutnya, pemilu serentak dinilai terlalu melelahkan.

"Serentak itu kan ternyata sangat meletihkan, dan itu juga diakui oleh ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum). Saya kira itu bagian masukan untuk kajian kita ke depan, setelah (Pemilu 2019) ini selesai tentunya," ucapnya.

Kemudian ia juga menyoroti kotak suara yang berbahan dari kardus yang dianggap mempermudah orang untuk melakukan manipulasi kotak suara. Hal seperti itu menurutnya akan menjadi masukan bagi DPR.

"Terlepas selesai atau tidak saya kira DPR yang sekarang bisa melakukan pembahasan baik dalam bentuk pansus atau dalam Komisi II, atau dalam bentuk membahas pasal perubahan," tuturnya.

Anggota komisi II DPR  fraksi Partai Golkar Firman Soebagyo menilai revisi undang-undang adalah hal yang lazim dilakukan. Menurutnya, adanya wacana revisi tersebut ada untuk menyempurnakan penyelenggaraan pemilu yang akan datang.

"Karena memang dengan adanya pemilu serentak ini di sana-sini dirasakan banyak yang mengeluhkan betapa rumitnya pemilu secara serentak seperti sekarang ini," ungkapnya.

Kendati demikian, ia mengungkapkan bahwa proses revisi undang-undang tidaklah sedehana. Ada mekanisme yang harus dilalui dalam penyusunan undang-undang.

"Prosesnya diikuti sesuai dengan mekanisme aturan hukum terutama Undang-undang 12 tahun 2011 yang terkait tata cara penyusunan Undang-undang," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ILb2YT
April 26, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ILb2YT
via IFTTT
Share:

Tim Gabungan Polri Datangi KPK, Ini Respons Novel

Novel ragu Tim Gabungan Polri memiliki mandat yang kuat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan merespons tim gabungan bentukan Polri yang mendatangi gedung KPK. Tim gabungan menyampaikan perkembangan terkait pengungkapan kasus penyerangan Novel.

"Saya sempat ditanya tentang komitmen mau memberikan keterangan dan kembali lagi saya katakan 'saya ingin komitmen ini lebih dahulu disampaikan oleh tim gabungan dari yang dibentuk Pak Kapolri untuk mau mengungkap yang serangan-serangan terhadap KPK lainnya'," kata Novel di gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Hal tersebut dikatakan Novel usai bertemu dengan Manajer Tim Advokasi Amnesti Internasional untuk wilayah Asia Pasifik Francisco Bencosme yang ingin membantu proses penyelidikan independen pengungkapan kasusnya.

Menurut Novel, kalau hanya dilakukan investigasi yang sifatnya sekadar saja akan percuma. Ia ingin komitmen yang jelas, sehingga kalau pun ada tim gabungan yakni tim yang mandatnya kuat. "Kalau tim gabungan dari Pak Kapolri saya tidak yakin itu mandatnya kuat," tuturnya.

Sebelumnya, tim gabungan bentukan Polri di gedung KPK, Jakarta, Rabu (24/4) menyampaikan beberapa perkembangan yang sudah dikerjakan untuk mengungkap kasus penyerangan Novel itu.

"Jadi, 'progress' kerja, proses kerja antara lain kami melakukan reka ulang terhadap TKP, pemeriksaan terhadap saksi-saksi baik saksi lama maupun yang baru, pemeriksaan tambahan, pemeriksaan ulang juga, dan juga pemeriksaan terhadap saksi-saksi ahli,"  ujar anggota tim gabungan bentukan Polri Hendardi.

Selain Hendardi yang juga Ketua Setara Institute itu, anggota tim gabungan bentukan Polri yang turut hadir, yakni mantan Ketua Komnas HAM Nur Kholis, ahli hukum pidana Indriyanto Seno Adji, anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti, dan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ifdhal Kasim.

Mereka ditemui oleh dua pimpinan KPK masing-masing Saut Situmorang dan Laode M Syarif. Terkait hal itu, Novel mengaku belum mendapatkan informasi apa-apa.

"Ya saya belum mendapat apakah tim ini sudah bekerja bagus atau tidak tetapi kok rasanya saya tidak mendapatkan informasi apa-apa," kata Novel.

Sementara itu, Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo mengatakan, sejak awal pihaknya meminta dibentuknya Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) oleh Presiden Joko Widodo. Namun, kata dia, Wadah Pegawai tetap menghormati para pakar yang berada dalam tim bentukan Polri tersebut.

Novel Baswedan diserang oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai sholat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya.

Pelaku menyiramkan air keras ke kedua mata Novel sehingga mengakibatkan mata kirinya tidak dapat melihat karena mengalami kerusakan yang lebih parah dibanding mata kanannya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J3tg70
April 26, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J3tg70
via IFTTT
Share:

Monday, April 22, 2019

Gojek Beri Pelatihan Bela Diri ke Pengemudi Perempuan

Pelatihan bela diri untuk mengantisipasi kejahatan untuk pengemudi perempuan.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Perusahaan jasa transportasi Gojek mengantisipasi kejahatan untuk pengemudi perempuan atau disebut dengan Srikandi Gojek dengan memberikan pelatihan bela diri.

"Khusus untuk merayakan Hari Kartini, Gojek wilayah Solo menggelar Bengkel Belajar Mitra untuk para Srikandi Gojek," kata Regional Head Gojek wilayah Jateng, Jatim, dan Bali Nusa Tenggara Alfianto Domy Aji di Solo, Senin (22/4).

Ia mengatakan pelatihan yang diberikan yaitu bela diri untuk mengantisipasi dan menghadapi berbagai gangguan yang mungkin terjadi saat mitra sedang menjalankan tugas.

Pada kesempatan itu, salah satu Srikandi Gojek Wiwik Wigati yang memberikan pelatihan kepada mitra lain. Beberapa jurus bela diri dicontohkan oleh Wiwik di depan puluhan rekan yang lain.

"Dulu saya pernah berhadapan dengan satu pelanggan pria yang tidak sopan. Dia sengaja menempel dan saya sudah peringatkan beberapa kali sampai akhirnya saya menghentikan kendaraan untuk memperingatkan dia. Jadi butuh ketegasan juga," katanya.

Ia mengatakan ada beberapa materi dasar yang diajarkan dalam kegiatan tersebut.

"Untuk Srikandi Gojek saya berikan trik-trik yang biasa terjadi pada kejadian umum, seperti menghindari dari tarikan tangan sekaligus bisa menjatuhkan lawan dan bisa melarikan diri. Untuk di tempat sepi dan di dalam ruangan juga ada triknya," katanya.

District Head Gojek Soloraya Mariana Wijayatno mengatakan kegiatan tersebut pertama kali diselenggarakan di Solo.

"Tujuannya adalah sebagai wujud apresiasi yang mendalam terhadap mitra dalam kaitannya dengan Hari Kartini. Kami meyakini semangat juang yang dimiliki Kartini juga tercermin dari laku dan semangat Srikandi Gojek dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Xx15S8
April 22, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Xx15S8
via IFTTT
Share:

Saturday, April 13, 2019

Ifan Seventeen Ajak Bijak Pakai Medsos Saat Pemilu

Ifan menyayangkan terjadinya perang di medsos menjelang Pemilu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Vokalis band Seventeen Riefian Fajarsyah atau yang akrab disapa Ifan menyayangkan terjadinya perang di media sosial (medsos). Perang yang ia maksud adalah dengan mencari kejelekan masing-masing capres-cawapres saat masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Ifan pun mengimbau agar masyarakat bijaksana dalam menggunakan media sosial, terutama saat musim pemilu seperti sekarang ini.

"Ya pada intinya begini, masyarakat kita lagi belajar berdemokrasi pasti ada saling mencari kejelekan masing-masing. Tapi sebisa mungkin masyarakat saling mengimbau, jangan salahnya saja yang dicari," kata Ifan Seventeen saat ditemui dalam acara Konser Putih Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (13/4).

"Ya itu, kita kan saudara jangan saling serang, jangan saling benci," ujarnya. Ifan yang menjadi salah satu pengisi acara dalam Konser Putih Bersatu mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat yang begitu antusias menghadiri pagelaran tersebut.

"Alhamdulillah seru ya dari pagi juga sudah berkumpul masyarakat," katanya. Konser Putih Bersatu yang terbuka untuk umum dan gratis. Acara berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB. Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin ikut hadir dalam konser itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UT9QIl
April 13, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UT9QIl
via IFTTT
Share:

Rhoma Irama Yakin Prabowo-Sandi Hilangkan Korupsi

Rhoma menyanyikan lagu khusus untuk Prabowo-Sandi.

REPUBLIKA.CO.ID,  TANGERANG -- Musisi senior Rhoma Irama menyakini Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bakal menghilangkan praktik-praktik korupsi jika terpilih pada 17 April mendatang. Pernyataan itu disampaikannya saat mendampingi calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno pada kampanye terakhirnya di Alun-alun Kota Tangerang, Sabtu (13/4).

"Mari kita bersatu menangkan pasangan nomor urut 02. Bersama Prabowo-Sandiaga kita hilangkan praktik-praktik korupsi," ujar pria yang dijuluki raja dangdut itu diikuti tepuk tangan ribuan peserta kampanye.

Dalam kesempatan itu, Rhoma memberi sedikit hiburan kepada masyarakat yang memadati alun-alun. Penggawa Soneta Grup membawakan lagu Perjuangan dan Doa. Kemudian dilanjutkan menyanyikan lagu berjudul Reformasi dan Kata Pujangga. Walhasil ribuan massa pun ikut berdendang. Tidak ketinggalan, Sandiaga juga ikut bernyanyi.

Sementara itu, Sandiaga memuji peserta kampanye akbar yang membludak. Menurutnya, mereka mengingkan perubahan bukan hanya hadir tapi juga memberikan sumbangan dalam bentuk uang. Padahal, kata Sandiaga, sebetulnya tidak telalu banyak memiliki uang tapi mereka menyisihkan yang dimilikinyabuntuk berjuang bersama.

Lanjut Sandiaga, ini fenomena yang lain dari pada yang lain. Biasanya, kata Sandiaga, politikus yang bagi-bagi amplop sampai ratusan ribu amplop. "Ini yang kami mendapat uang dan amplop dari masyarakat ini adalah fenomena yang semakin menebalkan keyakinan kami mereka menginginkan perubahan," tutur Sandiaga.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KIAe3M
April 13, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KIAe3M
via IFTTT
Share:

Friday, April 12, 2019

Alquran Gratis Saudi Jadi Magnet di Pameran Buku Tunisia

Alquran gratis dibagikan wujud khidmah Kerajaan Arab Saudi untuk umat.

REPUBLIKA.CO.ID, TUNIS — Pengunjung Pameran Buku Internasional ke-35 Tunisia  berbondong-bondong mendatangi gerai pameran buku Saudi dalam acara tersebut. Pengunjung terpikat program bagi-bagi Alquran gratis dari Kerajaan Arab Saudi (KSA).

Seperti dilansir di Arab News pada Jumat (12/4), gerai perwakilan Saudi membagikan ribuan mushaf Alquran pada pengunjung pameran. Perwakilan gerai Saudi memang mengemas sejumlah kegiatan agar menarik minat pengunjung pada acara tahunan populer di ibu kota Tunisia. 

Salinan Alquran terbitan Kompleks Raja Fahd untuk Pencetakan Alquran itu diproduksi dalam berbagai bahasa dan edisi. Kompleks Raja Fahd diketahui memang gencar mengajar, mencetak, dan mendistribusikan Alquran kepada umat Islam melalui berbagai forum budaya di seluruh dunia.

Perwakilan gerai Saudi juga memiliki sudut untuk anak-anak. Pojok anak tersebut menjadi wadah kegiatan bercerita dan inisiatif yang bertujuan, mendorong anak-anak mengekspresikan diri melalui menggambar dan melukis.

Selain itu, sejumlah informasi beasiswa juga ditawarkan KSA pada siswa Saudi dan asing, khususnya di bidang sains. Pengunjung pameran dapat menikmati kurma dan kopi Arab di gerai perwakilan Saudi. 

Hadir juga perwakilan dari 25 badan di KSA, seperti kementerian, perpustakaan, universitas, dan klub sastra. Gerai Saudi menawarkan lebih dari 1.500 buku yang mencakup mata pelajaran termasuk sains, pendidikan, dan budaya. n Umi Nur Fadhilah

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KvTqly
April 12, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KvTqly
via IFTTT
Share:

Monday, April 1, 2019

Inzaghi Puji Mentalitas Lazio Usai Bekap Inter Milan

Inzaghi senang timnya mampu menundukkan Inter Milan.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pelatih Lazio, Simone Inzaghi semringah, timnya mampu menundukkan Inter Milan pada pekan ke-29 Serie A Italia. Hasil ini membuat peluang Lazio untuk lolos ke Liga Champions terbuka lebar.

Bertandang ke Stadion Giuseppe Meazza, markas Inter, Senin (1/4) dini hari WIB, Biancoceleste unggul 1-0 lewat gol tunggal Sergej Milinkovic Savic. Sebuah umpan crossing Luis Alberto pada menit ke-13, diselesaikan gelandang asal Serbia itu dengan sundulan, merobek jala Samir Handanovic.

Sepanjang 90 menit, pasukan elang biru mampu meredam tekanan tuan rumah. Bahkan teriakan Interisti di tribun tak menggangu fokus Le Aquile. "Kami menunjukkan karakter dalam atmosfer luar biasa seperti di San Siro (nama lain dari Giuseppe Meazza)," kata Inzaghi kepada Sky, dikutip dari Football Italia.

Ia mengakui, Nerazzurri gencar mencari gol untuk menyamakan kedudukan. Statistik menunjukkan skuat biru hitam memiliki 12 peluang yang tujuh di antaranya mengarah ke gawang Lazio.

Sementara kubu tamu hanya mempunya lima shoot on target dari enam peluang. Beruntung salah satu dari pelung tersebut berbuah gol. "Pemain bertahan (Lazio) dan kiper tampil baik untuk menjaga semuanya terkendali," ujar Inzaghi.

Hasil ini membuat Lazio berada di peringkat kelima klasemen sementara Liga Italia. Peluang Biancoceleste meraih tiket Liga Champions musim depan masih terbuka lebar.

Apalagi tim tersebut masih menyimpan satu laga tunda alias baru memainkan 28 pertandingan. Dengan mengantongi 48 poin, Le Aquile tertinggal tiga angka dari AC Milan di tangga keempat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Va2InS
April 01, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Va2InS
via IFTTT
Share:

Monday, March 25, 2019

Indonesia Siap Bantu Kelola RSI di Hebron Palestina

Indonesia akan terus memantau pengoperasian hingga rumah sakit benar-benar siap

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Majelis Ulama Indonesia (MUI) memastikan Indonesia siap memberikan bantuan untuk pengelolaan Rumah Sakit Indonesia Hebron, Tepi Barat, Palestina. Itu setelah pembangunan rumah sakit yang diprakarsai MUI dan sejumlah lembaga filantropi Indonesia itu selesai dibangun.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI Muhyiddin Junaidi yang juga Ketua Panitia Pembangunan Rumah Sakit Indonesia-Hebron (RSIH) Tepi Barat Palestina, jika sumber daya manusia (SDM) di Palestina masih kurang untuk RSI Herbon.

"Apabila mereka tidak memiliki human resources dalam mengendalikan dan mengelola rumah sakit itu, kita juga akan memberikan asistensi, bantuan. Karena kita sudah berpengalaman dalam mengelola rumah sakit," ujar Muhyiddin usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (25/3).

Menurutnya, setelah pembangunan rumah sakit selesai, Indonesia akan langsung menghibahkan kepada Pemerintah daerah Hebron. Namun Indonesia akan terus memantau pengoperasian hingga rumah sakit benar-benar siap.

"Betul. Setelah jadi 2 tahun, maksimal, kami akan hibahkan. Kalau memang ada kesulitan, kita akan mungkin kelola beberapa bulan. Setelah itu kita akan lakukan training dan kita serahkan kepada mereka," kata dia.

Muhyiddin optimistis, lantaran saat ini banyak mahasiswa Palestina yang belajar di Indonesia dalam bidang manajemen kesehatan. Sehingga. "Ada sebagian sudah jadi dokter dan perawat," ujarnya.

Hari ini jajaran Dewan Pimpinan MUI  yang juga penitia pembangunan RSI Hebron menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk memastikan dukungan Pemerintah Indonesia atas pembangunan rumah sakit seluas 4000 meter persegi tersebut. Rencananya, rumah sakit yang dibangun empat lantai itu juga diperuntukkan untuk penyembuhan trauma atau traumatic healing.

Muhyiddin mengatakan, RSI Hebron ditargetkan selesai dalam waktu dua tahun dengan perkiraan anggaran sekitar 7 juta USD. Menurutnya, anggaran tergolong mahal lantaran bahan baku diimpor dari luar Palestina.

"Kecuali batu bata yang tidak diimpor, semen, besi, semua ya materil buildingnya diimpor, kalau tidak dari Yordania ya mereka impor dari Turki," ujar Muhyiddin.

Namun menurutnya, Pemerintah Indonesia melalui Wapres JK memastikan akan ikut berkontribusi dalam proyek kemanusiaan bangsa Indonesia tersebut. Sehingga ia optimistis, dana senilai 7 juta USD yang dibutuhkan untuk pembangunan rumah sakit itu bisa terkumpul.

"Kami belum bisa menyebut berapa namun kami sangat optimis dengan endorsement dari pemerintah, dana 7 US dollar itu bisa kita kumpulkan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UUKuXm
March 25, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UUKuXm
via IFTTT
Share:

Thursday, March 14, 2019

Awas Jalan Salihara Macet karena Galian Kabel (Video)

Proyek itu menyusahkan pengguna jalan.

Proyek penggalian di Jalan Salihara, Pasar Minggu, terbengkalai. Proyek yang berlangsung sejak sepekan lalu, sudah tiga hari tidak ada lanjutannya. Alhasil, proyek itu menyusahkan pengguna jalan dan pengguna kendaraan yang melewati jalan tersebut.

Dari pembatas jalan yang menutupi lubang galian, terpapang logo Perusahaan Listrik Negara (PLN). Jalan yang hanya muat dua mobil MPV itu pun menjadi macet. Arus kendaraan menjadi tersendat.

Kondisi itu diperparah ketika pagi hari dan sore, saat volume kendaraan yang melewati jalan tersebut meningkat. Saat jam masyarakat berangkat kerja atau sekolah, dan saat pulang kantor.

Pengirim: Yaya, Pasar Minggu

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ChtKCw
March 14, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ChtKCw
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 13, 2019

Mengapa Dianjurkan Mengucapkan 'Insya Allah'?

Insya Allah adalah ungkapan yang mengakui kemahakuasaan Allah SWT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ungkapan "Insya Allah" menjadi hal yang biasa didengar dalam pelbagai percakapan di Tanah Air. Seperti halnya ucapan "alhamdulillah", "subhanallah", atau "Allahu Akbar", semua kata-kata itu bersumber dari ajaran Islam.

Namun, bagaimana mulanya kaum Muslimin dianjurkan mengucapkan "Insya Allah"? Kisahnya bersumber dari sang manusia agung, Rasulullah Muhammad SAW.

Kejadiannya di Makkah, pada masa awal dakwah Islam. Kaum Quraisy amat membenci Islam dan Rasulullah SAW. Untuk itu, mereka bertekad mempermalukan beliau di depan umum.

Maka diutuslah dua orang yang terbilang cerdas, yakni an-Nadhar bin al-Harits dan Uqbah bin Abu Mu'aith. Keduanya dikirim kepada para pendeta Yahudi di Yastrib (kelak jadi Madinah).

"Bertanyalah kepada para pendeta itu tentang Muhammad. Sesungguhnya mereka ahli kitab-kitab terdahulu. Mereka pasti memiliki pengetahuan yang tidak kita miliki," kata pemuka Quraisy.

Singkat cerita, sampailah an-Nadhar dan Uqbah di Yastrib. Mereka diterima oleh beberapa pendeta Yahudi. Setelah menceritakan maksud kedatangannya, maka seorang pendeta berkata kepada mereka.

"Tanyakan kepada Muhammad tentang tiga hal ini. Jika dia bisa menjawab, maka dia memang benar-benar nabi yang diutus Allah. Namun, jika tidak bisa, maka orang itu hanyalah pendusta. Terserah kepada kalian (memperlakukan Nabi Muhammad SAW)," kata si pendeta.

"Apa saja itu," tanya an-Nadhar.

"Tanyakan kepadanya tentang beberapa pemuda yang pergi di masa lalu. Bagaimana keadaan mereka. Para pemuda itu punya kisah yang unik. Tanyakan kepada dia tentang seorang yang berkeliling sampai ke timur dan barat. Bagaimana ceritanya? Dan tanyakan kepadanya tentang ruh, apa hakikatnya?" jelas pendeta tadi.

An-Nadhar dan Uqbah mengucapkan terima kasih dan lantas pamit. Mereka pulang ke Makkah selekasnya.

Sesampainya di Makkah, keduanya melapor kepada para pemuka Quraisy. Setelah memahami maksud tantangan para pendeta itu, segera mereka menemui Rasulullah SAW.

"Ya Muhammad, ceritakan kepada kami tentang beberapa orang pemuda yang pergi di masa lalu, yang punya kisah unik, dan tentang seseorang yang berkeliling hingga mencapai timur dan barat, serta tentang ruh--apakah hakikat ruh?"

Mendengar itu, Rasulullah SAW berkata, "Aku akan menceritakan tentang apa-apa yang kalian tanyakan ini besok."

Maka orang-orang Quraisy itu pun bubar. Mereka tak sabar menantikan jawaban dari Nabi SAW.

Ternyata, sudah 15 hari lamanya Rasulullah SAW tidak jua didatangi Malaikat Jibril. Wahyu dari Allah belum diturunkan kepadanya sejak hari itu.

Orang-orang musyrikin Makkah pun bersorak gembira, "Lihatlah, Muhammad telah menjanjikan kepada kita waktu itu besok. Tapi sekarang sudah lewat berhari-hari. Dia tidak juga menceritakan apa yang telah kita tanyakan."

Tertangguhnya wahyu itu akhirnya usai dengan turunnya ayat-ayat dalam surah al-Kahfi yang menjawab pertanyaan mereka.

Tentang para pemuda, Allah SWT berfirman (artinya) "Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?" (QS al-Kahfi, ayat 9).

Tentang lelaki yang berkeliling hingga timur dan barat, itulah kisah Zularnain. Hal itu diisyaratkan dalam firman Allah SWT (artinya) "Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulkarnain. Katakanlah: "Aku akan bacakan kepadamu cerita tantangnya. Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu. Maka diapun menempuh suatu jalan." (QS al-Kahf ayat 83-85).

Tentang ruh, Allah berfirman (artinya) "Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit" (QS al-Isra: 85).

Para ahli tafsir Alquran menjelaskan peristiwa ini. Turunnya surah al-Kahf ayat 23-24 seperti "menegur" Nabi SAW. Artinya, "Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan terhadap sesuatu: 'Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok, kecuali (dengan menyebut), Insyaa Allah.'"

Memang, kala berjanji kepada orang-orang musyrik itu, Rasulullah SAW lupa dari menyebut "Insya Allah". Maka dari itu, turunlah firman Allah SWT itu, yakni surah al-Kahf tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FafvBh
March 13, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FafvBh
via IFTTT
Share:

Harapan Shafira Umm dan Fitri Tropica untuk Palestina

Shafira Umm khawatir Palestina akan terlupakan kalau situasi terus dibiarkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penjajahan Israel terhadap bangsa Palestina turut mengundang simpati dan empati masyarakat, tak terkecuali mereka yang berkecimpung di dunia selebritas. Shafira Umm, misalnya, wanita yang berprofesi sebagai presenter sekaligus bintang video klip itu mengaku tak tega saat mendengar kabar bahwa bangsa Palestina masih terus dijajah.

“Tidak ada perubahan dari puluhan tahun lalu, mereka masih terusir dari Tanah Air sendiri. Bahkan hak untuk bersuara pun mereka tidak ada. Membayangkannya saja, saya takut, tidak tega. Saya khawatir Palestina akan terlupakan kalau situasi seperti itu terus dibiarkan,” kata Shafira saat menghadiri kegiatan Kajian Musyawarah, Sabtu (9/3) lalu.

Shafira tak bisa berkata-kata lebih banyak lagi, tampak air matanya telah berlinang. Shafira hanya berharap, semua umat Muslim di seluruh dunia akan terus mendoakan keselamatan bangsa Palestina dan tiada henti mengupayakan melakukan aksi nyata dengan mengirimkan bantuan untuk meringankan beban mereka saat berjuang.

“Untuk saudara-saudara di Gaza, saya cuma bisa berharap semoga Allah kasih bantuan. Hancur hati rasanya, mereka bagian dari kita, tapi kita tidak punya daya untuk membantu. Cuma berdoa, mudah-mudahan yang mereka lalui bisa segera selesai, walaupun pasti akan sulit banget,” ujar Shafira seperti dalam siaran pers Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Sementara Fitri Tropica yang juga hadir di kegiatan Kajian Musyawarah juga menuturkan rasa simpati dan empatinya. Menurut publik figur yang kerap disapa Fitrop itu, blokade dan penjajahan yang terjadi di Palestina telah menimbulkan krisis kemanusiaan yang begitu memprihatinkan bagi bangsanya.

“Buat saudaraku di Palestina, kalian tidak sendirian, di sini kita pun turut merasakan penderitaan kalian. Selain berupaya untuk membantu, tetapi kita terus mendoakan, semoga Allah membantu, menolong, juga membalas semua perjuangan dan pengorbanan kalian semua,” ujar Fitrop.

Ikut layarkan Kapal Kemanusiaan Palestina

Kapal Kemanusiaan Palestina (KKP) yang diinisiasi oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan kembali berlayar dalam waktu dekat. Sejumlah persiapan pun sudah berlangsung dengan menyediakan ribuan ton bantuan pangan, hingga nanti akan berlayar pada akhir Maret atau pertengahan April 2019. 

Shafira dan Fitrop yang mendengar kabar itu pun sangat antusias. Mereka berdua sepakat akan mendukung berlayarnya Kapal Kemanusiaan Palestina demi membantu bangsa Palestina yang sedang mengalami kesusahan. “Saya Fitri Tropica, ikut melayarkan Kapal Kemanusiaan Palestina. Indonesia Selamatkan Palestina!” teriak Fitrop lantang.

Sementara Shafira berharap para warga Palestina yang meninggal dunia meninggal syahid dan mendapat surga Allah SWT. "Mungkin mereka tidak mulia di dunia, tapi mereka mulia di akhirat. Saya Shafira Umm ikut melayarkan Kapal Kemanusiaan Palestina, Indonesia Selamatkan Palestina,” giliran Shafira yang menyerukan dukungannya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HuQ4vR
March 13, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HuQ4vR
via IFTTT
Share:

Monday, March 11, 2019

In Picture: Jadwal KRL Belum Normal, Stasiun Bogor Sepi Penumpang

Jadwal KRL tujuan Jakarta-Bogor masih terganggu akibat tergelincirnya KRL.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Jadwal KRL tujuan Jakarta-Bogor masih terganggu akibat tergelincirnya kereta listrik di daerah Kebon Pedes pada Ahad (10/3). 

Pascakecelakaan kereta yang terjadi di pelintasan Kebon Pedes membuat Stasiun Bogor menjadi sepi karena jadwal keberangkatan yang belum menentu sehingga membuat penumpang lebih memilih mencari moda transportasi lain atau berangkat dari Stasiun Bojong Gede.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TNhN1z
March 11, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TNhN1z
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 26, 2019

ICMI: Pilpres Urusan Politik, Bukan Soal Akidah dan Perang

Politisasi agama sekarang ini diperparah dengan pendekatan kasus dengan tangan besi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengaku prihatin dengan perseteruan politik jelang pilpres 2019 yang cenderung berlebihan. Ia sangat menyayangkan pernyataan bahwa pilpres sebagai perang total karena seolah mengelompokkan lawan dalam pilpres sebagai kafir.

"Pilpres adalah urusan sampingan, bukan soal aqidah, jangan ada yang berlebihan, termasuk dengan doa perang badar, seolah kubu lawan ada kafir semua. Ataupun dengan pendekatan perang total, seperti sedang berhadapan dengan musuh," kata Jimly kepada wartawan, Selasa (26/2).

Menurut Jimly, cara-cara mempolitisasi agama atau menggunakan kata perang di pemilu 2019 ini sangat tidak tepat. Sebab, dua pasangan calon adalah muslim dan sesama warga negara Indonesia.

Selain itu, ia menambahkan, para caleg pun banyak yang Muslim. Akibat perkataan tersebut, menurutnya, telah menyebabkan perselisihan di akar rumput semakin kuat soal perbedaan pilihan capres dan partai politik.

Kondisi ini, tambah Jimly, diperparah ketika model pendekatan kasus pelanggaran pemilu 2019 dengan tangan besi. Menurut Jimly persoalan politik yang cenderung diselesaikan dengan cara hukum di pengadilan justru memperkeras gesekan politik 2019 di akar rumput.

"Akan berapa banyak kasus hukum bernuansa politik begini yang mesti diselesaikan di pengadilan?" kata Jimly.

Jimly mencontohkan kasus tiga orang perempuan yang dituduh melakukan kampanye hitam terhadap Joko Widodo. Walaupun yang dilakukan ketiga ibu tersebut salah, Jimly berpendapat, sebaiknya kasus-kasus seperti ini tidak sampai ke ranah pengadilan, dan tidak perlu mendapat perhatian khusus dari media. 

"Tidak perlu lah di-blow up jadi berita. Mulai dari yang ambil dan share video kampanye hitam di tingkat RT begini sudah trmasuk salah, tetapi bukan berarti harus memprosesnya sebagai masalah hukum pidana. Ini sudah berlebihan," ujar mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Ia menilai sudah banyak kasus politik terkait pilpres yang dibawa ke pengadilan, dan justru semakin memperuncing perselisihan di masyarakat. Akibat buruknya, kata dia, hukum cenderung akan dipersepsi jadi alat politik, yang dirasa makin tajam ke bawah tetapi makin tumpul ke atas. 

"Sudahlah jangan semuanya didekati dengan tangan besi, menggunakan baju hukum. Biarlah rakyat belajar cerdas dengan memilih sesuai hati nurani sebentar lagi. Insya Allah, pemungutan suara akan berjalan lancar," ujar Jimly. 

Menurut dia, hal yang juga tidak kalah penting, kedua kubu harus siap untuk saling merangkul. Karena itu, perseteruan perbedaan politik jangan dibuat terlalu keras dan kasar, mempertaruhkan kerukunan dan keharmonisan antara umat Islam dan umat beragama lainnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GMkfPp
February 26, 2019 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2GMkfPp
via IFTTT
Share: