Showing posts with label 2019 at 04:57PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:57PM. Show all posts

Sunday, May 19, 2019

Christo/Hsieh Juarai Gwangju Open

Christo akan ditargetkan sebagai salah satu penyumbang medali emas SEA Games 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petenis Indonesia Christopher Rungkat yang berpasangan dengan petenis Taiwan Hsieh Cheng-peng kembali meraih gelar juara. Ini setelah pasangan gado-gado itu memenangi final ganda putra di Gwangju Open, Korea Selatan.

Pada final yang digelar Ahad (19/5), Christo/Hsieh yang menjadi unggulan teratas mengalahkan pasangan tuan rumah Song Min-Kyu dan Nam Ji-sung 6-3, 3-6, dan 10-6.

Pekan lalu, Christo/Hsieh juga menjuarai turnamen Busan Open. Kemenangan di Gwangju menjadi gelar keempat pasangan itu tahun ini, setelah sebelumnya juga menang di Da Nang Vietnam dan Pingshan Open, serta Busan.

Christo akan ditargetkan sebagai salah satu penyumbang medali emas dari cabang tenis pada SEA Games 2019 di Filipina akhir tahun ini.

Petenis yang difokuskan ke nomor ganda itu diharapkan mampu berprestasi di nomor ganda campuran seperti saat ia menyumbang emas Asian Games tahun lalu bersama Aldila Sutjiadi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X0W0S0
May 19, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X0W0S0
via IFTTT
Share:

Kapasitas Rest Area Bertambah Seiring Skema Satu Arah

Pengendara bisa menggunakan rest area yang ada di kedua sisi jalan tol.

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG -- Kapasitas tempat istirahat atau rest area bertambah dua kali lipat seiring dengan diberlakukannya skema satu arah di tol mulai dari Gerbang Tol Cikarang Utama sampai dengan Gerbang Tol Brebes Barat. Dengan diberlakukannya sistem satu arah, para pengendara bisa menggunakan rest area yang ada di kedua sisi jalan tol.

Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani berharap dengan peningkatan kapasitas tempat istirahat di kedua sisi dapat mengurangi kemacetan akibat penumpukan kendaraan di tempat istirahat. Ia mengatakan pada skema satu arah, masyarakat bisa memakai rest area di kedua sisi, baik jalur A maupun B, karena kedua jalur mengarah ke timur pada saat mudik.

"Ini kami anggap bisa memberikan solusi, yang selama dua tahun ini kapasitas gerbang memadai tapi penyebab kemacetan hampir semua akibat rest area. Dengan kedua sisi bisa dipakai, kapasitasrest area jadi dua kali lipat," kata Desi dalam peninjauan bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Gerbang Tol Cikarang Utama, Cikarang, Jawa Barat, Ahad (19/5).

Dengan sistem satu arah, jalur A (dari arah Jakarta ke arah Timur) dan jalur B (dari arah Timur ke Jakarta) akan digunakan satu arah dari Jakarta menuju ke arah timur (hingga Brebes Barat). Karena itu, pengelola jalan tol telah menyiapkan akses jalan bagi pengendara di jalur B yang ingin keluar tol.

Pemberlakuan sistem satu arah tersebut mulai dari ruas tol dari Cikarang Utama (KM 29)- Brebes Barat (KM 263) pada 30 Mei-2 Juni 2019 selama 24 jam. Pemberlakuan sistem saru arah ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan dari Jakarta yang akan menuju ke Jawa Tengah.

Pada saat arus balik, sistem satu arah juga akan kembali diberlakukan di ruas Tol Palimanan (KM 189)-Cikarang Utama (KM 29) pada 8-10 Juni 2019.

Budi Karya Sumadi mengimbau pengendara dari Jawa Tengah yang akan menuju ke Jakarta pada tanggal 30 Mei-2 Juni mendatang untuk menggunakan jalur Arteri Pantura. Atau, ia mengatakan, melakukan perjalanan sebelum dan sesudah tanggal pemberlakuan satu arah.

"Jalur Pantura, kami sediakan untuk arus sebaliknya pada saat mudik yaitu dari Jawa menuju Jakarta. Polisi sudah kami minta untuk melakukan konsentrasi. Jadi Pemda sudah menghilangkan pasar tumpah. Kalau ada yang ingin mudik dari Semarang ke Jakarta, bila ingin lebih nyaman bisa sebelum tanggal 30 Mei atau setelah itu," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EgX39c
May 19, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EgX39c
via IFTTT
Share:

Friday, May 17, 2019

BSM-Angkasa Pura Support Kolaborasi Pembiayaan Infrastruktur

Kerja sama khususnya untuk mendukung pengembangan layanan kebandarudaraan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Angkasa Pura Support menandatangani Perjanjian Line Facility Pembiayaan Investasi dan Modal Kerja dengan limit total sebesar Rp 600 miliar. Penandatanganan Perjanjian dilakukan Direktur Wholesale Banking Mandiri Syariah Kusman Yandi dan Direktur Utama PT Angkasa Pura Support Iwan Hartawan.

Turut menyaksikan penandatanganan Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari, Direktur Keuangan, HR & GA PT Angkasa Pura Support Sugiarto Panca Karyaningadi serta Direktur Komersial dan Teknik Trikora Harjo. Kusman menyampaikan kerja sama pembiayaan tersebut merupakan bentuk sinergi antaranak perusahaan BUMN.

Khususnya untuk mendukung pengembangan layanan kebandarudaraan bagi masyarakat, yang menjadi bagian Proyek Strategis Nasional (PSN). Ia bersyukur Mandiri Syariah mendapatkan kesempatan berkontribusi dalam membangun infrastruktur negeri.

"Khususnya pengembangan layanan transportasi bagi masyarakat melalui kerja sama dengan perusahaan anak PT Angkasa Pura yaitu PT Angkasa Pura Support," kata Kusman dalam siaran pers, Jumat (17/5).

Sementara itu Direktur Utama PT Angkasa Pura Support Iwan Hartawan mengungkapkan pembiayaan Mandiri Syariah akan digunakan untuk mendukung pengadaan fasilitas sarana pelengkap di bandara-bandara yang dikelola Angkasa Pura I. Antara lain Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), dan Bandara Syamsuddin Noor Kalimantan Selatan.

Pada waktu bersamaan, ditandatangani Perjanjian Kerja sama Layanan Jasa dan Produk Perbankan Syariah Mandiri Syariah untuk memenuhi kebutuhan karyawan PT Angkasa Pura Support. Yakni terhadap layanan pembiayaan syariah seperti pembiayaan konsumer rumah, kendaraan, cicil emas, umrah, produk tabungan termasuk produk digital banking Mandiri Syariah.

"Insya Allah, kami optimistis produk layanan Mandiri Syariah dapat mengakomodasi keinginan institusi dan karyawannya untuk berbank syariah, semoga kerja sama ini menjadi berkah untuk semua pihak," kata Kusman.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LOA1wB
May 17, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LOA1wB
via IFTTT
Share:

Monday, May 13, 2019

Iftar Ramadhan: Meja Makan Yang Disajikan Tuhan

Buka puasa di Masjid Nabawi mengenang kesyahduan dan tradisi semenjak zaman Rasullah.

Oleh: Uttiek M Panji Astuti, Traveler dan Penulis Buku

Tak ada yang mengalahkan suasana syahdu pada ifthar jama’i di Tanah Suci. Utamanya di Madinah.

Tradisi buka bersama atau ifthar jama’i ini sudah dimulai sejak zaman Rasulullah SAW. Awalnya sejumlah delegasi dari Thaif yang baru masuk Islam memutuskan berdomisili sementara di kota Madinah. Rasulullah SAW bersama Bilal bin Rabah mengantarkan sajian berbuka dan sahur kepada mereka.

Khalifah Umar bin Khatab meneruskannya, pada 71 H didirikannya Dar Ad Dhiyafah, sebuah lembaga khusus untuk menyambut para tamu dan melayani mereka yang berpuasa.

Di Mesir tradisi ini memiliki sejarah panjang. Tercatat Al Laits Bin Sa’adlah yang memulainya. Ia seorang ahli fikih sekaligus hartawan. Menu favorit yang disajikan kala itu ialah bubur. Hingga terkenal dengan sebutan “bubur al-Laits”. Tradisi menyajikan bubur ini mewarnai syi’ar Ramadhan di berbagai belahan dunia. Dari generasi ke generasi.

Selanjutnya, ketika Ahmad Ibn Thulun mendirikan Dinasti Thulun pada 868 M-967 M, ia mengumpulkan para jenderal, saudagar, dan tokoh-tokoh penting dalam jamuan pada hari pertama puasa di Masjid Amru Bin ‘Ash.

Selama Ramadhan, ia mengeluarkan tak kurang dari 1.100 jenis makanan. Tradisi memberikan buka puasa ini berlanjut hingga kini. Meski jenis makanannya tak lagi sefantastis masa itu.

Semasa Daulah Utsmani, Sultan juga memerintahkan istana memberikan makanan pada siapa saja. Termasuk warga non Muslim. Seperti yang tertulis dalam buku “Ottoman Ramadan Through Foreigners’ Eyes”. Kebahagiaan menyambut datangnya bulan suci ini dibagikan pada siapa saja.

Hingga kini, persaudaraan sesama Muslim terikat dalam hangatnya ukhuwah. Tak ada sekat-sekat geografis. Seperti yang dibuktikan Muslim Indonesia untuk saudara-saudaranya di Palestine, Suriah, Rohingya dan berbagai belahan bumi lainnya.

Meski tak saling kenal. Bahkan mungkin tak akan pernah bertemu. Namun, buka puasa dan sahur dikirim dari negeri-negeri yang jauh untuk menghangatkan Ramadhan mereka. Sebuah ungkapan ketulusan, “Kalian tidak sendiri, Saudaraku.”

Di Mesir dan negara-negara Timur Tengah penyebutan buka bersama sebenarnya bukan ifthar jama’i seperti yang dikenal di Indonesia. Melainkan “Maidah ar-Rahman” yang secara bahasa artinya “hidangan Tuhan” atau “meja makan yang disajikan Tuhan”.

Para dermawan mendirikan tenda-tenda seukuran 10x25 m yang boleh dimasuki siapa saja untuk berbuka puasa.

Tak jarang satu tenda ini menyembelih 1 ekor sapi setiap harinya. Sehingga total dalam sebulan ada 30 ekor sapi yang disedekahkan untuk berbuka bersama. Itu belum termasuk makanan lainnya, yang biasanya berupa roti, sup dan salad.

Kalau di Indonesia aktivitas ifthar jama’i terkonsentrasi di masjid-masjid, tenda-tenda “Maidah ar-Rahman” ini bisa didirikan di mana saja. Di ujung jalan. Di dekat pasar. Atau di dekat kampus yang biasanya menjadi tempat tujuan para mahasiswa berbuka puasa gratis.

Setiap hari datang ke tenda untuk berbuka, tidak masalah. Tetap akan dilayani dengan baik. Pemandangan yang sama juga terlihat di masjid-masjid di Indonesia.

MasyaAllah. Indahnya Islam.

Di Indonesia, tercatat Masjid Istiqlal setiap hari menyediakan 2.500 porsi makanan. Di Masjid Agung Al-Azhar, sekitar 700 porsi disiapkan.

Belum lama viral di sosial media tentang iftar jama’i di Masjid Jogokariyan, Yogya, yang menghidangkan seribu piring buka puasa.

Hebatnya, hidangan buka puasa ini tidak menggunakan kemasan sekali pakai, dengan tujuan untuk mengurangi sampah. Ada ibu-ibu yang bertugas memasak. Menghidangkan. Dan mencuci piringnya!

Kini, tak lagi ta’jil ala kadarnya yang disajikan. Seperti zaman saya kecil dulu. Ada kesadaran bersama untuk menghadirkan buka puasa terbaik. Baik jenis makanan maupun cara menghidangkannya.

Seperti kemarin, Lambang bercerita kalau di masjid kompleks perumahan saya menerima donasi kurma-kurma Madjool Palestine terbaik berdus-dus untuk ifthar jama’i.

“Baru kemarin kamu menulis tentang kurma Madjool Palestine. Allah kirimkan ke masjid kompleks. Berdus-dus lagi,” katanya.

Allahu akbar!

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5: 192.

Yuk, berbagi buka puasa!

Follow me on IG @uttiek.herlambang

Tulisan dan foto-foto ini telah dipublikasikan di www.uttiek.blogspot.com dan akun media sosial @uttiek_mpanjiastuti

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LBIDGQ
May 13, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LBIDGQ
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

Soal Tiket Pesawat, Pemerintah Perlu Susun Instrumen Khusus

Pemerintah yang perlu atur titik keseimbangan antara keinginan maskapai dan penumpang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah saat ini masih mencari solusi untuk mengatasi tingginya harga tiket pesawat. Presidium Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Soegeng Poernomo mengatakan saat ini pemerintah perlu menyusun instrumen khusus.

“Instrumen ini agar penerintah memberikan solusi bagaimana operasional maskapai bisa hidup dan masyarakatnya bisa menjangkau (harga tiket),” kata Soegeng di Jakarta, Jumat (26/4).

Soegeng mengatakan dalam persoalan tiket pesawat memang membutuhkan creative financing. Dengan begitu, menurut Soegeng, maskapai dapat menyewa pesawat dengan biaya yang lebih rendah atau subsidi lainnya.

Dia mencontohkan, dari segi avtur juga menurutnya bisa menjadi salah satu komponen yang perlu diatasi. “60 persen katanya itu bahan bakar (kontribusi kepada tiket). Avtur diberikan subsidi tersendiri, ini nanti peran pemerintah harus duduk bersama agar menyelamatkan dunia penerbangan,” jelas Soegeng.

Untuk itu, Soegeng menyarankan dalam mencari solusi untuk mengatasi tingginya harga tiket pesawat, pemerintah perlu melakukan diskusi secara menyeluruh. Sebab, menurutnya yang menyebabkan tingginya harga tiket pesawat tidak hanya persoalan avtur atau biaya sewa pesawat.

“Di sini ada jasa bandara, jasa navigasi penerbangan, banyak sekali rentetannya. Ini sangat masif. Sehingga mereka perlu ada wadah sendiri untuk berdiskusi kalau tidak, nggak akan pernah ketemu,” ungkap Soegeng.

Soegeng menegasakan, untuk saat ini untuk mengatur tarif pesawat tidak sesederhana yang dipikirkan. Sebab, dari sisi maskapai juga menginginkan keuntungan untuk perusahaan dan masyarakat berharap harga tiket tetap terjangkau.

Dia mengatakan, pemerintah yang perlu mengatur titik keseimbangan dalam dua kondisi tersebut. “Tentunya harus mengingat daya beli masyarakat karena pengguna terakhirnya adalah masyarakat,” ungkap Soegeng.

Saat ini pemerintah berencana akan membahas kembali perosalan tiket pesawat. Terlebih saat ini pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai hal menjelang masa mudik Lebaran 2019 yang akan dangat terdampak dari persoalan tersebut.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan akan melakukan pembahasan dengan pihak terkait pada awal pekan depan. “Kita rapat saja dengan Kementerian Perhubungan, Garuda Indonesia, Menteri BUMN,” ujar Darmin kemarin (26/4).

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan dalam rapat tersebut nantinya ada kemungkinan akan membahas aturan yang berkaitan dengan penentuan tarif. "Ya, diantaranya tentang batas atas," kata Budi saat ditemui usai menghadiri seminar Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) di Jakarta, Jumat (26/4). 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PyOJWL
April 26, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PyOJWL
via IFTTT
Share:

Thursday, April 25, 2019

Arema FC Kontrak Pemain Baru dari Belanda

Manajemen memiliki klausul agar mengevaluasi pemain kontrak setiap akhir musim.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Arema FC resmi mendatangkan pemain asing baru dari Belanda, Sylvano Comvalius. Pemain yang akan menggantikan peran Robert Lima Gladiator ini dikontrak selama dua tahun.

Manajer Arema FC Ruddy Widodo menerangkan, semula Arema FC hanya ingin menawarkan kontrak berdurasi satu tahun. Namun dalam proses negosiasi, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk mengontrak hingga dua tahun.

"Nilainya berapa? Tidak usah disebutkan yang penting sudah cocok," ujar Ruddy di Kantor Arema FC, Rabu (24/4) malam.

Rudi tak menampik, kontrak dua tahun ini memiliki risiko besar. Salah satu di antaranya kemungkinan pemain tidak bisa beradaptasi baik dengan tim. Pemain yang pernah merumput di Bali United ini bisa juga tidak mampu menemukan performa terbaik.

Melihat risiko tersebut, Ruddy menegaskan, tim telah menyiapkan langkah antisipasinya. Manajemen memiliki klausul agar mengevaluasi pemain kontrak setiap akhir musim. Karena hal ini, tim pun sudah siap menerima kemungkinan paling buruk dari pemain barunya.

Menurut Ruddy, Comvalius memiliki rekam jejak yang baik ketika bermain di Bali United. Pemain berusia 31 tahun tersebut sempat menjadi top skor. "Dia juga pasti akan cepat adaptasi," tambahnya.

Pemain Sylvano Comvalius mengungkapkan, rasa senang bisa kembali ke Indonesia. Dia mengaku memiliki kenangan cukup manis selama satu tahun di salah satu tim Indonesia.

Menurut Comvalius, terdapat beberapa hal yang sulit dilupakan selama di Indonesia. Pertama, prestasi apik yang dimiliki klub-klub Indonesia. Kemudian antusiasme para pendukung sepak bola Indonesia yang cukup besar. "Mereka sangat cinta sepak bola. Saya rasa saya kembali pada momen yang tepat," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PsrcXE
April 25, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PsrcXE
via IFTTT
Share:

Thursday, April 18, 2019

Pedagang Pasar Gede Solo Rayakan Usainya Pemilu 2019

Ratusan pedagang Pasar Gede Solo bagikan jenang takir untuk rayakan usainya Pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Ratusan pedagang dan relawan Pasar Gede Solo membagikan ratusan takir jenang sumsum kepada masyarakat. Itu menjadi cara mereka merayakan usainya pelaksanaan Pemilu 2019.

"Warga Solo, terutama Pasar Gede, punya hajat khusus. Kalau orang Jawa habis ada hajatan kan mereka makan jenang sumsum. Kita kan habis ada hajatan pemilu," kata inisiator kegiatan Mayor Haristanto di Solo, Kamis.

Meski demikian, Mayor menampik kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas kemenangan pasangan kubu pejawat Joko Widodo (Jokowi)-Ma''ruf Amin versi hitung cepat sejumlah lembaga survei. Ia mengatakan, untuk syukuran kemenangan tersebut nantinya ada acara lain dengan konsep yang berbeda.

"Nanti, setelah keluarnya hasil dari KPU," ujarnya.

Berdasarkan pantauan, para pedagang maupun pembeli terlihat berkerumun untuk memperoleh bubur berbahan baku tepung beras yang dilengkapi dengan juruh atau kuah yang terbuat dari gula jawa tersebut. Pembagian berlangsung lancar karena pihak panitia menyediakan banyak porsi.

"Tepatnya ada 600 porsi yang kami sediakan," kata Mayor.

Sementara itu, salah satu pedagang Susana mengatakan sangat mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan tersebut. Meski belum keluar keputusan resmi dari KPU, kabar terpilihnya Jokowi membuat dia dan sejumlah pedagang lain merasa gembira.

"Saya senang karena kemarin saya pilih Jokowi. Harapannya semua mendukung dan kami juga merayakan kesuksesan pak Jokowi," ungkapnya.

Salah satu pengunjung Pasar Gede, Olis Wijayanti, berharap acara syukuran tersebut bisa menjadikan Indonesia lebih baik lagi ke depan.

"Sekarang kan hasil pemilu masih sementara, harapannya kalau memang Pak Jokowi terpilih lagi dapat memimpin Indonesia dengan lebih baik," sebutnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VNVhmU
April 18, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VNVhmU
via IFTTT
Share:

Monday, April 8, 2019

Verstappen Ingin Ganti Helm karena Terlalu Sempit

Verstappen ingin mengganti helmnya dari merek Arai menjadi Schubert.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Tim Formula One (F1) Red Bull Honda mengizinkan pembalapnya, Max Verstappen, untuk mengganti helm yang kelak dikenakannya untuk balapan. Verstappen ingin mengganti helmnya dari merek Arai menjadi Schubert.

Seperti diberitakan Motorsport, Senin (8/4), Verstappen mengaku tak nyaman memakai helm Arai meski sudah mengikuti standar FIA. Pembalap asal Belanda itu merasa helm pabrikan Arai terlalu sempit di kepalanya saat menjalani balapan.

Verstappen pun meminta kepada tim untuk mengganti helmnya selama gelaran F1 2019 berlangsung. Tim Red Bull Honda mau tidak mau mengiyakan permintaan pembalap andalannya.

Di sisi lain, ternyata Red Bull Honda sudah memiliki kontrak yang terikat sejak lama. Namun keputusan untuk menyetujui keluhan Verstappen dirasa perlu diambil oleh pihak tim.

"Kami punya kontrak dengan Arai selama bertahun-tahun, tidak hanya untuk para pembalap Red Bull Racing, tapi juga untuk mekanik, dan Toro Rosso, tim junior kami," ujar pernyataan tim Red Bull. "Jika pembalap merasa tidak nyaman dengan helmnya, maka bukan sesuatu yang bijak jika kami memaksakannya."

Di musim 2019, F1 memperkenalkan standar baru untuk helm. Setiap helm wajib dibuat dengan material yang lebih kuat dan lolos uji balistik ditambah perlindungan di bagian dahi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UpLlmG
April 08, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UpLlmG
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Gubernur Papua Minta ASN Gunakan Hak Pilihnya

ASN tidak boleh berkampanye, tetapi harus menggunakan hak pilihnya pada 17 April.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Gubernur Papua Lukas Enembe mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah provinsi setempat untuk netral pada pemilihan presiden (pilpres) dan legislatif (pileg) 2019. Namun, ia juga meminta mereka untuk menggunakan hak pilihnya dan tidak golongan putih (golput) 

"ASN tidak boleh berkampanye, tetapi pada 17 April 2019 harus menggunakan hak pilihnya di dalam bilik suara dan memillih presiden serta anggota legislatif," katanya di Jayapura, Jumat (5/4).

Menurut Lukas, ASN harus memilih dengan hati nuraninya dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. "Selain itu, saya juga mengingatkan kepada bupati dan wali kota untuk tidak meninggalkan tempat tugasnya selama pelaksanaan pemilihan presiden dan legislatif," ujarnya.

Dia menjelaskan dalam pengamatannya selama ini, banyak bupati dan wali kota sering meninggalkan tempat tugasnya ketika pemilu dilaksanakan. "Pasalnya, bupati dan wali kota harus menciptakan situasi serta kondisi yang aman serta kondusif di wilayahnya masing-masing selama pelaksanaan pemilu ini," tuturnya.

Dia menambahkan bupati dan wali kota boleh meninggalkan tempat tugasnya masing-masing jika telah memastikan pelaksanaan pemilu di wilayahnya berjalan lancar dan aman. "Bupati dan wali kota harus mengawal penyelenggaraan pemilu di wilayahnya, di mana kami juga memberikan apresiasi kepada TNI-Polri atas kerja sama bersama dengan pemerintah dalam rangka meningkatkan sinergitas juga kesepahaman dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan kemasyarakatan di Papua," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VlD1AN
April 05, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VlD1AN
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Bawang Putih Impor Dipastikan Masuk Mei

Impor 100 ribu ton bawang putih direncanakan dari Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Koordinator Perekonomian memastikan pasokan bawang putih yang diimpor langsung oleh Perum Bulog masuk ke Indonesia pada bulan depan. Pemerintah mengantisipasi lonjakan harga bawang putih menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Seluruh adminstrasi telah dituntaskan dan menunggu penerbitan rekomendasi impor oleh Kementerian Perdagangan. Deputi Bidang Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian, Musdalifah Machmud, mengatakan, hasil rapat koordinasi terbatas yang digelar bulan lalu telah bulat. Impor bawang putih sebanyak 100 ribu ton untuk meredam gejolak harga dikarenakan  komoditas bawang putih mulai memicu inflasi.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), bawang putih menjadi salah satu komoditas yang memicu inflasi sepanjang Maret 2019. Tercatat, laju inflasi pada bulan lalu mencapai 0,11 persen. Komoditas yang dominan memberikan inflasi dari kelompok bahan makanan yakni bawang putih 0,04 persen, bawang merah 0,06 persen, serta pepaya dan cabai masing-masing 0,01 persen.

“Ya kita targetkan bulan puasa harga sudah stabil. Makanya bulan april ini semuanya dipersiapkan dan Mei sudah harus masuk,” kata Musdalifah kepada Republika.co.id, Rabu (3/4).

Kepala Bagian Humas Perum Bulog, Tegun Firmansyah mengatakan, hingga saat ini, Persetujuan Impor (PI) bawang putih dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) belum diterbitkan. Bulog, kata Teguh, membutuhkan persetujuan baru dapat melakukan tender impor dari negara eksportir.

Sementara ini, perseroan berencana mengimpor bawang putih dari Cina. Menurut dia, mengimpor dari Cina dipilih karena memiliki dua kelebihan. Jaraknya yang tidak begitu jauh dan harga yang cenderung lebih rendah.

Meski begitu, Teguh belum dapat menginformasikan lebih detail terkait teknis pelaksanaan impor bawang putih. Keluarnya PI dari Kemendag juga belum diketahui hingga saat ini. Bulog masih menunggu perintah dan legalitas impor dari pemerintah. Adapun anggaran yang disiapkan Bulog untuk penugasan impor bawang putih sekitar Rp 500 miliar.

Dikonfirmasi, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kemendag, Oke Nurwan, mengakui, pihaknya belum mengirim surat penugasan kepada Menteri BUMN sebagai alur administrasi penugasan impor komoditas pangan oleh Bulog. “Belum, saya masih menunggu arahaan Pak Menteri Perdagangan (Enggartiasto Lukita),” kata Oke.

Kendati demikian, Oke mengatakan yang jelas hasil rakortas sudah ditetapkan dan penugasan impor oleh pemerintah telah diteken. Ia menjelaskan, setelah surat penugasan diberikan kepada Menteri BUMN, maka Bulog sebagai salah satu BUMN diberikan penugasan oleh Menteri BUMN.

Selanjutnya, Bulog meminta rekomendasi impor produk hortikultura dari Kementerian Pertanian (Kementan) sekaligus pengajuan Persetujuan Impor dari Kemendag. Namun, kata Oke, yang pasti pasokan impor bawang putih sudah berada di Indonesia pada bulan Ramadhan mendatang.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Suwandi, mengatakan, penerbitan rekomendasi impor dari Kementan maupun PI dari Kemendag sudah dilakukan secara online. Oleh sebab itu, proses adminsitrasi baik di Kementan maupun Kemendag tidak akan berlangsung lama.

Sembari keran impor 100 ribu ton oleh Bulog dibuka, Suwandi mengatakan program wajib tanam bawang putih oleh importir swasta bawang putih tetap berjalan. Sebab, hal itu sudah menjadi ketetapan pemerintah melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 Tahun 2017 tentang Rekomendasi Impor Produk Hortikultura. Sementara, Bulog tidak memiliki kewajiban tanam. Sebab impor yang dilakukan Bulog murni penugasan pemerintah.

Menurut dia, bawang putih yang ditanam importir sejak dua tahun lalu tidak untuk dikonsumsi masyarakat. Melainkan digunakan sebagai bibit secara terus menerus hingga tahun 2021 untuk mencapai swasembada bawang putih.

Oleh sebab itu, total kuota impor bawang putih yang diberikan kepada importir setiap tahun belum dikurangi atau sebanyak 550 – 600 ribu ton per tahun. “Impor tetap sama, tapi volume tanam bawang putih dalam negeri ditambah terus. Ini berbeda. Biasanya kan, sembari ditanam, impor dikurangi,” ujarnya.

Tahun ini, Kementan menargetkan total luas tanam bawang putih harus mencapai 20-30 ribu hektare. Luasan itu meningkat dari realisasi luas tanam tahun lalu sebanyak 11 ribu hektare. Menurut dia, untuk mencapai swasembada setidaknya hanya dibutuhkan luas tanam 60-70 ribu hektare dari luas lahan potensial di Indonesia sebanyak 600 ribu hektare.

Suwandi menegaskan, swasembada dapat tercapai pada 2021 jika wajib tanam oleh importir dan pembukaan lahan tanam bawang putih oleh pemerintah dijalankan secara konsisten. “Selama kita konsisten, importir juga patuh, pasti nanti akan bisa dicapai,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FYmUmD
April 03, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FYmUmD
via IFTTT
Share:

Saturday, March 30, 2019

KPHI Dipastikan Bubar, Ini Alasannya Menurut Anggota Dewan

KPHI Dipastikan Bubar, Ini Alasannya Menurut Anggota Dewan

Sabtu , 30 Mar 2019, 16:57 WIB

IHRAM.CO.ID, JAKARTA--Undang-undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (UU PIHU) yang baru tidak menyertakan Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) sebagai pengawas eksternal. UU PHU memberikan kewenangan  pengawasan eksternal ke DPR dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). 

Baca Juga:

"Iya di UU PIHU yang baru KPHI sebagai pengawas tidak ada (pasalnya)," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H Deding  Ishak saat dihubungi Republika.co.id, Sabtu (30/3).

Deding mengatakan pemerintah dan DPR sengaja tidak menyertakan lagi KPHI sebagai pengawas eksternal penyelenggaraan ibadah haji. Meski di UU 13/2008 Tentang Penyelenggaraan Haji menyertakan KPHI sebagai pengawas. 

Deding mengatakan, pertimbangannya DPR dan pemerintah tak menyertakan KPHI sebagai pengawas eksternal, karena ingin memaksimalkan lembaga pengawasan yang sudah ada.  

"Pertimbangannya karena tugas pengawasan ini sebenarnya dilakukan oleh dua lembaga," katanya. 

Politisi Partai Golkar ini menuturkan dua lembaga pengawasan yang sudah ada dan bisa melakukan pengawasan penyelenggaraan haji secara internal adalah BPKP dan Intjen Kementerian Agama (Kemenag).  

"Kemudian pengawas eksternal itu DPR sudah cukup dan BPK sebagai pengawas keuangannya," katanya  

Pertimbangan lain mengapa tidak menyertakan lagi KPHI sebagai lembaga pengawas haji karena, DPR ingin melakukan efisiensi anggaran. Apalagi selama ini peran dan fungsi KPHI sebagai pengawas dinilai kurang efektif.  

Deding memastikan UU PIHU yang baru disahkan ini dinilai sudah akomodatif menjawab masalah-masalah yang terjadi selama ini. Diharapkan dengan adanya UU PIHU terbaru ini dapat meminimalkan masalah yang terjadi di lapangan tentang penyelenggaraan haji dan umrah.  

"Pertimbangannya akomodatif. Jadi sekarang dengan UU ini kerjanya lebih fokus jadi sudah cukup," katanya. 

Berita Terkait

Deding memastikan setelah UU PIHU ditandatangani Presiden Joko Widodo maka secara otomatis KPHI bubar dan tidak ada kewenangan lagi mengawasi pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji yang diselenggarakan oleh Kemenag.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FCIc9a
March 30, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FCIc9a
via IFTTT
Share:

Friday, March 22, 2019

Kualanamu Didorong Jadi Hub Penerbangan Domestik

Penumpang Kualanamu mencapai 10 juta orang di tahun 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Maskapai penerbangan Garuda Indonesia mendukung pengembangan Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara, sebagai hub penerbangan domestik wilayah Indonesia bagian barat dan wilayah Asia Tenggara. Kualanamu dinilai memiliki posisi yang strategis.

“Bandara Internasional Kualanamu sebagai bandara komersial terbesar keempat di Indonesia dengan potensi ekonomi serta posisi geografis yang strategis, memiliki modal utama sebagai hub internasional dan domestik kedua di Indonesia selain Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kami juga akan terus mengembangkan Kualanamu sebagai hub penerbangan untuk pariwisata yang terhubung dengan kota-kota internasional di kawasan,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (22/3).

Dia menambahkan letak strategis wilayah Medan yang menjadi pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat, menjadikan potensi Medan dan sekitarnya sebagai basis hub penerbangan internasional kian menjanjikan. Dengan posisi geografis yang berdekatan dengan Singapura dan Kuala Lumpur, pusat perekonomian di Asia Tenggara, maka pertumbuhan penumpang internasional diprediksi meningkat.

"Tentunya perlu dukungan semua pihak agar Kualanamu menjadi pintu masuk wisatawan asing ke Indonesia barat atau wilayah Indonesia lainnya. Kualanamu harus menjadi hub yang penting untuk mengimbangi bandara Singapura dan Kuala Lumpur,” kata Ari.

Dengan catatan lalu lintas pergerakan penumpang mencapai 10 juta penumpang pada 2018, 10 persen di antaranya merupakan penumpang internasional. Artinya potensi pasar angkutan penumpang di Bandara Kualanamu masih terbuka luas.

Potensi pasar yang terbuka luas tersebut, turut didukung dengan rencana pengembangan infrastruktur dan kapasitas bandara yang terus ditingkatkan oleh AP II. Pada 2027 mendatang Bandara Internasional Kualanamu diproyeksikan dapat menampung lebih dari 47 juta penumpang.

Lebih lanjut, Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengungkapkan pihaknya menyambut baik komitmen Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional dalam memperkuat Bandara Internasional Kualanamu Medan sebagai hub penerbangan penunjang Garuda Indonesia di wilayah Indonesia barat.

“Komitmen memperkuat jaringan penerbangan Bandara Internasional Kualanamu tersebut juga terus kami optimalkan melalui penjajakan sinergi komersial bersama sejumlah mitra strategis internasional agar nantinya Banda Internasional Kualanamu dapat memiliki daya saing internasional melalui berbagai keunggulan infrastruktur dan kapasitas penerbangannya," tutur Awaluddin.

Sementara itu, pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan sektor Industri Transportasi Udara Nasional sudah selayaknya memiliki "bargaining point" dalam pengembangan dan optimalisasi jaringan penerbangan nasional. Khususnya dalam mengoptimalkan lalu lintas penumpang serta potensi kepariwisataan melalui pemanfaatan jaringan penerbangan nasional oleh maskapai penerbangan lokal.

“Untuk itu, perlu kiranya kembali dicermati upaya tata kelola pengembangan hub penerbangan internasional agar tetap mengedepankan prioritas pengembangan jaringan hub penerbangan nasional yang tentunya dapat menunjang traffic pergerakan wisatawan internasional melalui optimalisasi kapasitas bandara internasional di Indonesia beserta jaringan penerbangan maskapai nasional,” katanya.

Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengatakan Indonesia seharusnya menjadi tuan rumah dalam strategi peningkatan kunjungan wisatawan nasional dan internasional, khususnya melalui pengembangan optimalisasi hub & spoke bandara-bandara nasional yang tentunya juga memiliki daya saing tersendiri atas posisi strategis geografis dan keunggulan konektivitas penerbangan nasional.

“Komitmen pengembangan sektor kepariwisataan sebaiknya juga turut diselaraskan dengan upaya proteksi berkelanjutan terhadap sektor industri penunjangnya, yang salah satunya adalah industri penerbangan nasional,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Cx7Ds2
March 22, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Cx7Ds2
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 20, 2019

Bank Muamalat Sediakan Layanan Pelunasan Haji di ATM

Kini tren telah bergeser pada kemudahan bertransaksi melalui kanal elektronik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyediakan layanan pelunasan haji melalui kanal elektroniknya. Sekretaris Perusahaan Bank Muamalat, Hayunaji mengatakan kini pelunasan biaya haji sudah bisa via Anjungan Tunai Mandiri (ATM) selain di cabang.

"Tahun ini ada sekitar 25 ribu jamaah reguler dan 1.300 jamaah haji khusus yang akan melakukan pelunasan," kata dia pada Republika.co.id, Rabu (20/3).

Menurut Hayunaji, kini tren telah bergeser pada kemudahan bertransaksi melalui kanal elektronik. Sehingga Bank Muamalat pun harus mengikuti revolusi industri 4.0. Transaksi perbankan yang beralih ke e-channel telah berlaku di industri, baik konvensional maupun syariah.

"Bank Muamalat harus mampu bersaing dengan menyediakan layanan e-channel yang tentunya lebih fleksibel untuk para nasabahnya," kata dia.

Bank Muamalat juga memberi kemudahan transaksi di tanah suci bagi nasabah haji mau pun umrah. Semua pengguna kartu ATM Bank Muamalat Indonesia yang berlogo visa dapat memperoleh beragam promo.

ATM Bank Muamalat bisa digunakan di ATM Bank Alrajhi yang telah bekerja sama sejak akhir tahun lalu. Ada menu Bahasa Indonesia di sana yang akan memudahkan transaksi nasabah Tanah Air. Selain itu, tiga kali pertama tarik tunai di ATM Alrajhi tidak akan dikenakan biaya.

Kartu ATM Muamalat dapat digunakan di sejumlah merchant yang bekerja sama dan mendapat diskon 15 persen hingga Rp 250 ribu. Selain itu, nilai tukar mata uang cukup kompetitif. Ia mengatakan hingga saat ini Bank Muamalat belum punya target untuk transaksi dan penggunaan e-channel dari sektor ini.

"Target belum ada, karena harus lihat data dan trennya dulu, baru bisa diprediksi untuk berikutnya," kata dia.

Chief Executive Officer (CEO) Bank Muamalat Achmad K Permana beberapa waktu lalu mengatakan, tabungan haji dan umrah merupakan produk andalan Bank Muamalat. Secara rata-rata, jumlah rekening haji dan umrah tumbuh 20 persen setiap tahunnya.

Pencapaian ini berkontribusi terhadap pertumbuhan dana murah Bank Muamalat. Pangsa pasar haji khusus Bank Muamalat merupakan penyumbang terbesar dibandingkan dengan bank syariah lain.

Per Desember 2018, Bank Muamalat memiliki pangsa pasar sebesar 16 persen untuk haji regular dan 51 persen untuk porsi haji khusus dari total porsi haji nasional. Permana berharap kerja sama dengan sejumlah pihak khususnya di Arab Saudi dapat mendukung kenaikan porsi haji sebesar 25 persen di tahun 2019.

Untuk pengiriman uang dari Al-Rajhi Malaysia ke Al-Rajhi Arab Saudi menggunakan platform Amanah Gateway. Diluar musim haji, Amanah Gateway dapat digunakan untuk pengiriman riyal antar penyelenggara haji (business to business) dari Indonesia ke Arab Saudi.

Untuk memudahkan pelayanan haji dan umrah, Bank Muamalat menyediakan layanan satu atap terintegrasi bernama 1 Stop Service Hajj & Umrah Muamalat atau 1hram (ihram) yang berada di Muamalat Tower lantai 19. 1hram menjadi kantor perwakilan dari berbagai asosiasi penyelenggara haji umrah yang bekerjasama dengan Bank Muamalat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UKmAxZ
March 20, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UKmAxZ
via IFTTT
Share:

Thursday, March 14, 2019

Korem 162/WB Bangun 70 Huntara di Lombok

Huntara ini akan diprioritaskan untuk lanjut usia, balita.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK BARAT -- Operasi teritorial (Opster) yang digelar oleh TNI mulai Januari 2019 melibatkan personel TNI di wilayah Korem 162/WB membangun sebanyak 70 rumah hunian sementara (huntara). Huntara ini ada di Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Barat.

Tim pengawas dan evaluasi (Wasev) Opster TNI yang dipimpin langsung Paban I/Ren Ster TNI Kolonel Inf Agustinus bersama rombongan yang didampingi Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani pada Kamis (14/3) telah melakukan peninjauan dan pengecekan sasaran fisik pelaksanaan kegiatan Opster di Desa Tamansari, Kecamatan Gunungsari Lombok Barat.

Seusai peninjauan, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani dalam menyampaikan Korem 162/WB dan tim Opster TNI melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap huntara yang dibangun dalam program Opster TNI sekitar 70 huntara di Kabupaten Lobar dan Lombok Utara.

"Alhamdulillah sudah mencapai 90 persen, hanya listrik yang belum terpasang namun sudah diajukan ke PLN," ujar Rizal di Lombok Barat, NTB, Kamis (14/3).

Rizal menyampaikan huntara ini nantinya akan diprioritaskan untuk lanjut usia, balita, dan cacat apabila ada.

"Adapun spesifikasinya disesuaikan dengan kondisi TNI AD dengan warna hijau, agar ada kesan dengan keberadaan TNI AD di wilayah," lanjut Rizal.

Sementara Paban I/Ren Ster TNI Kolonel Inf Agustinus memberikan apresiasi kepada Danrem selaku Dansatgas Opster TNI.

"Berdasarkan pantauan, bangunan sudah maksimal karena sebelumnya dalam perencanaan tidak diplester dan dicat namun ternyata ini upaya Danrem selaku Dansatgas Opster TNI sehingga bangunan terlihat bagus dan nyaman untuk ditempati," kata Agustinus.

Agustinus menambahkan, pembangunan 70 huntara merupakan kebijakan pimpinan TNI bersama pemangku kebijakan yang disesuaikan dengan besaran alokasi anggaran dalam bentuk bantuan stimulan dari Mabes TNI bersinergi dengan pemda untuk membantu masyarakat.

"Selain pembangunan 70 unit Huntara, ada juga pembuatan sumur bor dibeberapa lokasi khususnya lokasi yang memang sangat membutuhkan baik di Pulau Lombok maupun Sumbawa yang terdampak gempa," ucap Agustinus.

Kepala Dusun Medas Bawah Bageq, Desa Tamansari, Lukmannul Hakim mengucapkan terima kasih kepada TNI atas pembangunan rumah Huntara bagi warganya di Dusun Medas Bawah bageq.

"Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini, warga bisa menempati rumah Huntara sesuai dengan arahan mengingat bangunan tenda yang digunakan juga sudah banyak yang lapuk dan sobek," ucap Hakim.

Selain itu, Hakim juga menyampaikan data warga yang akan menempati rumah Huntara bantuan Opster TNI sudah ada dengan skala priorotas seperti arahan dari Danrem.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2W5A7jZ
March 14, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2W5A7jZ
via IFTTT
Share:

Monday, March 11, 2019

Kemenag Akan Sosialisasi Keputusan Arab Soal 'Wisata Religi'

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan pelarangan penggunaan istilah wisata religi untuk penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Umrah pada Direktorat Jendral Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kemenag Maman Saifullah menanggapi hal tersebut.

Baca Juga:

Menurut dia, pihaknya akan merencanakan sosialisasi kepada agen-agen perjalanan haji dan umrah terkait keputusan dari Arab Saudi tersebut.

“Insya Allah kita akan rencanakan untuk sosialisasi tentang ketentuan tersebut,” kata Maman Saifullah saat dihubungi Republika.co.id, Senin (11/3).

Dia juga menjelaskan, adanya keputusan pemerintah Arab Saudi itu berimbas pada kemungkinan perubahan besar dalam Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji (PIH). Saat ini, lanjut dia, Kementrian Agama (Kemenag) bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sedang membahas perubahan Undang-Undang 13 tahun 2008 tentang PIH

“Hari ini (Senin, 11/3) kami sedang membahas perubahan UU 13 tahun 2008 bersama DPR. Besar (perubahannya) yaitu UU dan tentu turunannya,” ucap dia.

Maman menilai, keputusan Arab Saudi itu tidak akan berpengaruh besar pada minat sebagian besar orang Indonesia dalam mengikuti haji dan umrah. Begitu juga pada permintaan agen-agen biro perjalanan yang selama ini menggunakan istilah wisata religi.

“Insya Allah mudah-mudahan tidak ada, karena umat akan memahami umrah dari sisi ibadah jauh lebih tinggi dari wisatanya,” kata dia.

Sebelumnya,Staf Teknis Haji Konsul Haji Republik Indonesia (KJRI), Endang Jumali mengatakan, kebijakan ini baru diterima KJRI Jeddah, Ahad (10/3). Keputusan ini diketahui berdasarkan surat Muassasah Muthawwif Jamaah Haji Asia Tenggara.

Dengan adanya keputusan tersebut, maka perjalanan ibadah haji, umrah, atau ziarah ke Masjid Nabawi dilarang menggunakan istilah wisata religi.

Berita Terkait

Menurut Endang, surat itu merupakan tindak lanjut dari surat Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi pada 2 Jumadil Akhir 1440 H (7 Februari 2019) lalu yang merujuk pada Dekrit Kerajaan. Endang juga mengatakan telah menyampaikan informasi ini kepada Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

"Kami sudah bersurat kepada Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah untuk ikut mensosialisasikan kebijakan baru tersebut, baik kepada Kanwil Kemenag Provinsi, maupun penyelenggara perjalanan ibadah haji khusus dan umrah," kata Endang melalui keterangan tulis yang diterima Republika, Ahad (10/3).

Istilah wisata religi, memang sering dipakai dalam paket-paket penyelenggaraan ibadah umrah dan haji khusus. Istilah ini biasanya dikonotasikan dengan kunjungan ke tempat-tempat yang memiliki sejarah dalam dakwah Islam.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UtbnS4
March 11, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UtbnS4
via IFTTT
Share:

Ini Tiga Alasan Indonesia Mengapa Siti Aisyah Layak Bebas

Menkumham mengirim surat ke Jaksa Agung Malaysia.

REPUBLIKA.CO.ID, MALAYSIA -- Warga Negara Indonesia, Siti Aisyah dibebaskan dari segala tuntutan atas dugaan pembunuhan kakak seayah Presiden Korut Kim Jong-un,  Kim Jong-nam.

Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Cahyo Rahadian Muhzar mengatakan, kabar bebasnya segala tuntutan hukum bagi Siti Aisyah diperoleh saat digelarnya persidangan kasus Siti Aisyah di Mahkamah Tinggi Shah Alam, Selangor, Malaysia, Senin (11/3) hari ini.

“Siti Aisyah bebas didasari oleh permintaan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly kepada Jaksa Agung Malaysia,” ujarnya dari Malaysia dalam keterangan tertulisnya yang diterima Republika.co.id, Senin (11/3).

Cahyo menuturkan Jaksa Agung memutuskan untuk menggunakan wewenangnya berdasarkan Pasal 254 Kitab Hukum Acara Pidana Malaysia. Dalam pasal itu ada wewenang untuk tidak melanjutkan penuntutan terhadap kasus Siti Aisyah atau disebut nolle prosequi.

Cahyo menjelaskan, beberapa alasan Menkumham mengajukan permintaan pembebasan terhadap Siti Aisyah kepada Jaksa Agung Malaysia adalah sebagai berikut.

Pertama terdakwa Siti Aisyah meyakini apa yang dilakukannya semata-mata bertujuan untuk kepentingan acara reality show. Sehingga dia tidak pernah memiliki niat untuk membunuh Kim Jong-nam.

Kedua Siti Aisyah telah dikelabui dan tidak menyadari sama sekali bahwa dia sedang diperalat oleh pihak intelijen Korea Utara. Ketiga Siti Aisyah sama sekali tidak mendapatkan keuntungan dari apa yang dilakukannya.

“Permintaan tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI setelah dilakukan koordinasi antara Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Menteri Luar Negeri RI, Kepala Kepolisian RI, Jaksa Agung RI dan Kepala Badan Intelijen Negara,” ujar Cahyo.

Upaya membebaskan Siti Aisyah dari jerat hukuman mati di Malaysia, sebelumnya juga selalu diangkat dalam setiap pertemuan bilateral Indonesia-Malaysia. Bahkan pada tingkat Presiden, Wakil Presiden maupun pertemuan reguler Menteri Luar Negeri dan para Menteri lainnya dengan mitra Malaysia.

Cahyo mengungkapkan, di antaranya pada pertemuan Presiden RI dengan Perdana Menteri Malaysia pada 29 Juni 2018 di Bogor. Lalu pertemuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dengan Perdana Menteri Malaysia pada tanggal 29 Agustus 2018 di Putrajaya, Malaysia.

“Keberhasilan pembebasan Siti Aisyah merupakan komitmen Presiden Joko Widodo untuk memastikan kehadiran negara guna melindungi dan membantu setiap warga negara Indonesia yang menghadapi permasalahan di luar negeri,” ungkapnya.

Dalam pembebasan Siti Aisyah, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur dan Kantor Pengacara Gooi & Azura serta Ketua Masyarakat Diaspora Indonesia cabang Malaysia memiliki peran aktif dan sangat penting.

Dalam sidang Siti Aisyah, dihadiri perwakilan Pemerintah Indonesia. Di antaranya adalah Duta Besar RI di Kuala Lumpur didampingi oleh Direktur Jenderal AHU Kemenkumham RI, Direktur Pidana Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, serta Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri RI.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2C9JFT9
March 11, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2C9JFT9
via IFTTT
Share:

Terakhir Kalahkan MU dengan Kostum Arsenal, Ini Kata Ramsey

Arsenal menaklukkan MU 2-0 di Stadion Emirates, London.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Aaron Ramsey menjalani laga spesial pada pekan ke-30 Liga Primer Inggris. Untuk terakhir kalinya ia membela Arsenal menghadapi Manchester United (MU). Menjadi berkesan karena Arsenal menaklukkan MU 2-0 di Stadion Emirates, London, dalam duel yang berakhir pada Senin (11/3) dini hari WIB.

"Saya benar-benar ingin pergi ke sana, memberikan kinerja hebat membantu rekan setim, sebanyak mungkin. Mungkin ini pertandingan terakhir saya melawan mereka dengan seragam Arsenal, jadi saya senang kami menang," kata pesepak bola 28 tahun, dikutip dari laman resmi klubnya.

Ramsey menilai semua penggawa Arsenal menunjukkan kinerja luar biasa. Sebab tidak mudah menundukkan MU. Ia menilai saat ini, tim tamu dalam performa positif. Pada akhirnya Meriam London mampu memuaskan penggemar di rumah sendiri.

"Kami tahu betapa sulitnya pertandingan ini. Sehingga kami harus tampil baik. Saya senang kami bisa melakukannya," ujar Ramsey yang musim depan akan membela Juventus.

Hasil ini membuat Arsenal naik ke peringkat keempat klasemen sementara kompetisi terelite negeri Ratu Elizabeth. Dengan mengantongi 60 poin, tim polesan Unai Emery unggul dua angka di atas United di posisi kelima.

Persaingan memperebutkan tiket Liga Champions musim depan semakin memanas dengan Liga Primer menyisakan delapan pertandingan lagi. 

Tottenham Hotspur dan Chelsea turut serta dalam persaingan tersebut. Spurs yang menghuni posisi ketiga mengantongi 61 poin dari 30 laga. 

Armada the Blues di tangga keenam mengemas 57 angka. Namun skuat asuhan Maurizio Sarri baru memainkan 29 pertandingan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TzdU0V
March 11, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TzdU0V
via IFTTT
Share:

Saturday, February 23, 2019

Lombok Siap Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021

Sirkuit bisa juga digunakan sebagai jalan umum saat tidak ada balapan.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH -- Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Faozal mengatakan, Pemerintah Provinsi NTB siap menjadi tuan rumah MotoGP 2021. Sirkuit di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah nantinya akan dibangun menyerupai sirkuit di Monaco dan Singapura.

"Kami menunggu realisasi dari apa yang kemarin disampaikan oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Pak Menteri Pariwisata tentang keberadaan sirkuit motoGP 2021 akan resmi dibuka. Kami sudah siap jadi destinasi sport tourism, khususnya MotoGP," ujar Faozal di sela-sela Mandalika Fashion Carnaval di Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (23/2).

Faozal mengatakan, sirkuit di KEK Mandalika bisa juga digunakan sebagai jalan umum saat tidak ada balapan. Ia menambahkan, persiapan matang tentu akan dilakukan ITDC, Kemenpar, dan juga pemerintah daerah dalam menyukseskan pagelaran MotoGP di Lombok, termasuk meningkatkan fasilitas serta keamanan di kawasan tersebut. "Ada 180 hektare yang sudah MoU antara ITDC dan promotor MotoGP. Yang jelas kami siap jadi tuan rumah," ucap dia.

Sebelumnya, Dorna Group-- pemegang hak komersial dan TV eksklusif untuk kejuaraan balap motor terkemuka dunia, dan ITDC-- pengembang dan operator pariwisata terintegrasi terbesar di Indonesia--mengumumkan penandatanganan untuk Grand Prix Kejuaraan Balap Dunia FIM Road Racing, lebih umum disebut sebagai Kejuaraan Dunia FIM MotoGP serta Kejuaraan Dunia MOTUL FIM Superbike.

Penandatanganan dilakukan CEO Dorna Carmelo Ezpeleta dan Dirut ITDC Abdulbar M Mansoer di kantor DORNA di Madrid, Spanyol, pada 28 Januari 2019. Perjanjian tersebut menegaskan Indonesia akan menyambut MotoGP dan Kejuaraan Dunia Motul FIM Superbike pada 2021 di Pulau Lombok, lebih khusus di dalam Mandalika, yang merupakan kawasan wisata terpadu berskala besar.

CEO Dorna Group, Carmelo Ezpeleta mengatakan, proyek yang sangat unik ini memiliki sirkuit perkotaan kelas dunia di negara di mana MotoGP memiliki pengikut yang begitu besar.

"Indonesia adalah pasar utama bagi kami dengan persentase penggemar motorsport yang tinggal di sini dan atmosfer MotoGP akan semakin kuat begitu sirkuit selesai. Juga, dengan memasukkan Lombok ke kalender World SBK menjadikan penawaran ini lebih menarik bagi penggemar lokal yang memiliki dua acara kelas dunia di daerah itu sepanjang tahun," ujar Carmelo dilansir dari Motogp.com.

Dirut ITDC Abdulbar M Mansoer mengaku gembira dengan kesepakatan tersebut. "Kami sangat senang telah bermitra dengan Dorna dan senang bisa membawa acara olahraga motor kelas dunia ke Indonesia dan Mandalika, Lombok, bersama-sama," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ErkehF
February 23, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ErkehF
via IFTTT
Share:

Friday, February 22, 2019

Ekskul Siaga Bencana Gelar Simulasi Evakuasi Bencana

Dengan adanya simulasi diharapkan pelajar lebih siap dan sigap hadapi bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- Mengingat Indonesia merupakan wilayah rawan bencana upaya sadar bencana memang harus ditanamkan sejak dini pada masyarakat serta pelajar. Kali ini Relawan Rumah Zakat Kediri bersama pengurus OSIS SMA 7 Kediri mengadakan kegiatan simulasi evakuasi korban bencana yang diikuti oleh 32 peserta dari kelas 10 SMA 7 Kediri.

Dengan adanya kesadaran pelajar tersebut atas rawannya bencana di Indonesia, mereka sangat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan sampai selesai. Selain pelatihan, simulasi ini juga sebagai tahapan penempuhan lencana anggota Pelajar Siaga Bencana sehingga dengan adanya kegiatan ini Pelajar Siaga Bencana (PSB) SMAN 7 yang merupakan binaan Relawan Rumah Zakat dapat terus belajar dan mengamalkan ilmu siaga bencana.

"Dengan adanya simulasi ini, diharapkan pelajar lebih siap dan sigap dalam penanggulangan bencana. Terlebih lagi mereka bisa memberikan arahan dan himbauan kepada masyarakat lain paling tidak keluarga terdekat mereka," ujar salah satu relawan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XixBIr
February 22, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XixBIr
via IFTTT
Share:

Thursday, February 14, 2019

Warga Burangkeng Tuntut Kompensasi Sampah

Warga menutup akses jalan menuju TPA Burangkeng.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI – Warga Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi menuntut dana kompensasi sampah kepada Pemkab Bekasi. Sejak Tempat Pembuangan Akhir Sampah Burangkeng diresmikan sejak 2001 silam, warga sekitar merasa tak pernah mendapat bantuan pemerintah.

Pada Rabu (13/2) warga setempat menutup jalan masuk ke TPA Burangkeng sehingga ratusan armada truk sampah tak bisa melintas selama satu hari penuh.

Warga Kampung Jati, Desa Burangkeng, Aep (47 tahun), menuturkan, pada 15 Januari, pihaknya mengirim surat kepada Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Bina Marga dan PSDA, Bappeda, dan Dinas Sosial untuk renovasi jalan masuk TPA Burangkeng. Ia juga mengaku telah membuat tembusan kepada Plt Bupati Kabupaten Bekasi.

Namun, tidak ada jawaban atas permintaan tersebut. Warga pun kecewa atas sikap Pemerintah Kabupaten Bekasi yang acuh terhadap aspirasi warga. Padahal, jalan yang menjadi akses truk sampah itu juga menjadi jalan lingkungan karena letak TPA yang menyatu dengan permukiman.

“Kita minta ada perhatian khusus. Kita hanya minta ada perapihan jalan, saluran air, sumur artesis dan penerangan jalan umum. Toh, itu untuk kebaikan bersama juga,” kata Aep.

Ia bersama warga lainnya kemudian bersedia membuka jalan setelah Pemkab Bekasi menyatakan bersedia memenuhi tuntutan warga. Namun, ia pun belum mendapat kepastian kapan perbaikan jalan akan dieksekusi.

Warga Kampung Cinyosok, Desa Burangkeng, Abi (42 tahun) mengatakan, hingga saat ini tak pernah sepeser pun ia mendapat dana kompensasi. Ia bersama keluarga alhasil harus bertahan hidup di tengah aroma busuk tumpukan sampah masyarakat Kabupaten Bekasi.

Dampak lain yang dirasakan yakni air tanah yang tercemar. Akibatnya, Abi dan keluarga mau tidak mau membeli air untuk minum. Sedangkan untuk mandi, cuci, kakus tetap memakai air sumur.

“Tidak pernah kita mendapat dana bantuan dari pemerintah walaupun sudah terdampak sampah. Truk-truk sampah yang lewat saja sudah mengotori jalan,” kata Abi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DNwUxZ
February 14, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DNwUxZ
via IFTTT
Share: