Showing posts with label 2018 at 10:55PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 10:55PM. Show all posts

Saturday, December 22, 2018

Nasdem Terjunkan 20 Artis ke Plaza Surabaya

Sejumlah pengunjung memanfaatkannya untuk berswafoto.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Sebanyak 20 artis yang maju sebagai calon anggota legislatif dari Partai Nasdem menghebohkan pengunjung Royal Plaza Surabaya dengan membagikan bunga mawar merayakan peringatan Hari Ibu, Sabtu. Para pengunjung menggunakan kesempatan itu untuk berswafoto.

"Lho banyak artis di sini, foto-foto dulu," ujar salah seorang pengunjung sembari mengangkat kameranya untuk berswafoto.

Sejumlah caleg artis yang tampak hadir, antara lain Manohara Odelia, Tessa Kaunang, Elma Theana, Lisada Oktavianii, Imelda Soraya, Diana Sastra, Livi Andriani, Julisman, Linda Ramadhanty, Fivey Rahmawati, Krisna Mukti, Ferly Putra, Hans Hosman, Ageng Wahono, dan Afdhal.

Di pusat perbelanjaan yang berlokasi di kawasan Wonokromo itu, mereka tak sekadar berbagi bunga, tapi juga menyempatkan diri berbicara dengan beberapa ibu-ibu untuk berdiskusi membahas beberapa persoalan.

Baca juga, Ditangkap KPK, Bupati Cianjur Dipecat Nasdem Sebagai Kader.

Sejak masuk melalui pintu utara, mereka langsung menyapa dan pengunjung memanfaatkannya dengan bersalaman, memeluk, bahkan mencium artis yang selama ini hanya dilihatnya dari layar kaca.

Salah satunya Fivey Rahmawati yang dengan ramah melayani satu per satu permintaan foto sembari mengucapkan selamat hari ibu kepada pengunjung.

"Selamat hari ibu ya, semoga terus menginspirasi," ucap artis kelahiran Mojokerto itu kepada ibu-ibu pengunjung sembari bersalaman dan berfoto bersama.

Tak hanya artis perempuan, sejumlah artis pria seperti Hans Hosman, Afdhal dan Ferly Putra menjadi "sasaran" pengunjung yang mayoritas remaja putri untuk diajak berfoto sebagai kenang-kenangan.

Ferly Putra yang pada Pemilu 2019 maju sebagai caleg DPR RI asal dapil Jatim IV (Kabupaten Jember dan Lumajang) mengaku bangga dengan antusias pengunjung di mal. "Kami di sini bukan caleg yang maju asal dapil Jatim saja, tapi dengan caleg artis daerah lain yang tujuannya menyapa masyarakat," kata pemeran FTV tersebut.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Nasdem Jatim Sri Sajekti Sudjunadi menjelaskan kegiatan bertajuk "Nasdem Menyapa Masyarakat" digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu (22-23 Desember 2018) di sejumlah tempat, seperti Pasar Atum, Taman Bungkul, Pusat Grosir Surabaya, Pasar Pabean hingga ziarah ke Makam Sunan Ampel.

Jeanette, sapaan akrabnya, berharap kegiatan ini menjadi pembelajaran bagi para caleg yang akan berjuang di Pemilu Legislatif agar selalu ingat kepada rakyat.

"Apalagi jika mereka jadi sebagai anggota DPR RI, maka tidak boleh lupa terhadap rakyat," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Sgds2F
December 22, 2018 at 10:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Sgds2F
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

Jumlah Kasus Kejahatan Satwa Liar di Indonesia Meningkat

Perdagangan daring satwa liar juga meningkat sepanjang 2016 hingga 2017

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembanga pengembangan hukum lingkungan Indonesia yaitu Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) mencatat jumlah kasus kejahatan satwa liar dilindungi di Indonesia meningkat selama kurun waktu 2015 hingga 2018. 

Menurut Kepala Diviis Kehutaan dan Lahan ICEL Rika Fajrini, sejak 2015 hingga 2018, upaya penegakan hukum keanekaragaman hayati seakan memiliki dua sisi mata uang. Ia mengakui memang selama periode tersebut ada peningkatan penegakan hukum namun ada juga kebijakan yang menuai cukup banyak kritik seperti peningkatan kasus kejahatan satwa.

"Berdasarkan data Wildlife Crime Unit  WCS IP, jumlah kasus kejahatan satwa liar dilindungi tercatat meningkat tajam dari 106 kasus pada 2015 kemudian menjadi 120 kasus pada 2016 dan pada tahun berikutnya 2017 menjadi 225 kasus dan tahun ini saja tercatat sudah ada 35 kasus konflik satwa," ujarnya saat pemaparan catatan akhir tahun 2018 kelompok kerja konservasi:Nasib Gantung Konservasi Keanekaragaman Hayati, di Jakarta, Jumat (14/12).

Tak hanya itu, ia menyebut kegiatan satwa dari 2015 ke 2017 yang paling tinggi adalah perdagangan. Ia menyebut perdagangan satwa secara konvensional masih meningkat, tetapi tren kasus2015 sampai 2017 sedikit alami pergeseran.

"Dari 2015 sampai 2017 terdapat pergeseran yaitu 2015 sampai 2016 perdagangan online mulai menurun dan perdagangan konvensional meningkat. Tetapi di 2016 hingga 2017 perdagangan online yang tadinya turun kembali meningkat," ujarnya.

Dari grafik tersebut, dia menjelaskan, tren 2015 sampai 2018 ada kenaikan kasus cukup tinggi. Pihaknya menanyakan fakta kenaikan kasus tersebut lantaran karena penegakan hukum yang diimbangi dengan kemampuan sumber daya atau bahkan upaya konservasi berhasil. "Itu yang harus kita refleksikan," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GfPenJ
December 14, 2018 at 10:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2GfPenJ
via IFTTT
Share: