Showing posts with label 2018 at 07:01PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 07:01PM. Show all posts

Saturday, December 29, 2018

Yuk, Bijak Ber-selfie

Gangguan kejiwaan ditemukan pada seseorang yang terlalu sering swafoto.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Dwi Murdaningsih*

Media asing The Guardian sepekan lalu menyoroti tentang fenomena selfie (swafoto) di lokasi bekas tsunami di Banten. Dalam artikel yang ditulis pada Rabu (26/12), Guardian menulis mengenai seorang yang jauh-jauh datang ke Pandeglang memberikan bantuan kepada para korban tsunami. Setelah itu mereka melakukan selfie dan membagikannya di Facebook.

Belum lama ini, politikus Fadli Zon juga sempat berfoto di dekat jenazah Dian Pramana Putra ketika sedang datang melayat ke rumah duka. Oleh netizen, foto ini dinilai tidak sopan karena berfoto dalam suasana duka.

Perlilaku swafoto barangkali tak lepas dengan orang Indonesia. Ketika terjadi bom di Sarinah masyarakat juga banyak yang sengaja mendekat. Mereka penasaran. Setelah sampai, lalu berfoto.

Soal kebiasaan swafoto ini menarik perhatian para psikolog. Peneliti di Nottingham Trent University dan Thiagarajar School of Management (TMS), memastikan adanya gangguan kejiwaan yang disebut dengan istilah Selfitis. Gangguan kejiwaan ini ditemukan pada seseorang yang terlalu sering swafoto atau selfie. Pembenaran ini telah diterbitkan dalam International Journal of Mental Health and Addiction setelah dilakukan studi di India.

Dilansir di Yahoo Style, Rabu (14/2), India dipilih sebagai lokasi penelitian karena menjadi negara dengan pengguna Facebook terbanyak. India juga memiliki tingkat kematian tertinggi akibat percobaan melakukan swafoto di lokasi yang berbahaya.

Ada hal yang perlu diingat ketika melakukan foto. Apalagi membagikannya ke sosial media. Pertama, apakah perbuatan tersebut berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain? Jangan sampai demi ambisi selfie membahayakan keselamatan Anda. Coba ingat lagi, ada berapa berita mengenai orang yang meninggal karena terjatuh demi selfie di tempat yang tinggi? Jangan pernah mengorbankan nyawa atau menempuh bahaya demi mendapatkan ‘like’ yang tidak seberapa.

Selain itu, ketika berswafoto pikirkanlah apakah perbuatan tersebut membawa dampak terhadap orang lain?.

Mungkin tidak ada niat muncul dari diri orang yang berselfie di lokasi bencana untuk menyakiti hati para korban. Tapi, perlu diingat bahwa di setiap peristiwa duka atau bencana, ada hati yang terguncang sehingga harus dijaga dengan bijak. Tidak mudah menyembuhkan rasa trauma karena bencana tsunami yang datang dengan tiba-tiba.

Badan SAR Nasional menyatakan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tsunami yang melanda perairan Selat Sunda, Sabtu (22/12) kembali bertambah menjadi 429. Korban tsunami yang meninggal dunia itu hingga pukul 13.00 WIB tercatat 429 orang, luka-luka 1.041 orang, dan hilang 16 orang. Korban tsunami yang meninggal dunia dari warga Provinsi Banten sebanyak 313 orang dan Provinsi Lampung 116 orang.

Maka, bijaklah dalam berfoto dan mengunggahnya ke sosial media. Niat baik untuk berbagi dengan para korban juga harus diiringi dengan cara yang baik agar penerima bantuan tidak tersinggung atau tersakiti.

Para korban bencana membutuhkan empati dan dukungan agar segera bangkit. Sebaliknya, kita-kita yang beruntung tidak dalam kondisi musibah harus lebih banyak bersyukur. Mari menyongsong tahun 2019 dengan empati yang lebih subur tertanam di dalam hati. Selanjutnya, mari sebarkan virus-virus kebaikan melalui media sosial.

*) Penulis adalah redaktur Republika.co.id

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BOI6ZQ
December 29, 2018 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BOI6ZQ
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

BI: Suku Bunga AS tak akan Agresif di 2019

Arah kebijakan The Fed cenderung melunak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) memandang bahwa suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve tidak akan kembali meningkat secara agresif pada 2019. 

Bank sentral AS akan melaksanakan sidang Komite Pasar Terbuka The Fed (FOMC) pada 18-19 Desember 2018. Hasilnya akan menentukan arah kebijakan bank sentral Indonesia.

"Tahun depan situasi lebih baik, terutama terkait kebijakan moneter Amerika, mungkin saja suku bunga Amerika tidak naik agresif di 2019," kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Museum BI di Jakata, Senin (17/12).

Disinggung lebih lanjut, Mirza memilih untuk menunggu hasil. Sedangkan, BI akan menggelar Rapat Dewan Gubernur pada 19-20 Desember 2018, untuk turut menentukan arah kebijakan moneter ke depan.

"Kita tunggu guidance (petunjuk The Fed) besok, mereka akan berikan untuk tahun depan," ujarnya.

Sebagai catatan, setiap hasil FOMC juga akan disertai dot plot atau sebuah survei dari para anggota FOMC sebagai pengambil keputusan. Dot Plot kerap menjadi perkiraan secara de facto terkait kebijakan moneter The Fed untuk tingkat suku bunga ke depan.

Sepanjang tahuh ini, The Fed sudah menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali. Ekseptasi pasar berdasarkan dot plot The Fed terakhir, masih ada kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed sekali lagi pada Desember 2018 ini.

Namun, perkembangan terakhir dari gaya komunikasi petinggi The Fed justeru menunjukkan arah kebijakan moneter yang lebih melunak (dovish) dibandingkan sebelumnya. Hal itu dipicu data ekonomi AS yang belum sesuai ekspetasi, dan kemudian diperkuat dengan pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell pada akhir November 2018 lalu, bahwa suku bunga AS saat ini berada di level mendekati netral

Bahasa Powell tersebut merupakan bentuk komunikasi terbaru yang membuat pelaku pasar berkekspetasi bahwa The Fed tidak akan agresif lagi untuk menaikkan suku bunga acuan di 2019. Sepanjang tiga tahun terakhir pasar keuangan dunia dibayangi ketidakpastian karena kenaikan suku bunga acuan AS yang menjadi bagian normalisasi moneter di negara Paman Sam.

Baca juga, Defisit CAD, BI Dorong Solusi Ekspor dan Pariwisata

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QCYZkK
December 17, 2018 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QCYZkK
via IFTTT
Share:

Monday, December 10, 2018

Indonesia Patut Jadi Contoh Pengelolaan Moderasi Beragama

Banyak negara lain merasa kagum terhadap keberagaman di Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG -- Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Siti Ruhaini Dzuhayatin mengatakan, dalam forum-forum tingkat Internasional yang ia hadiri banyak negara lain merasa kagum terhadap keberagaman di Indonesia. Karena itu, menurut dia, ini sebenarnya menjadi modal besar bagi bangsa Indonesia untuk lebih menguatkan lagi toleransi dan moderasi beragama.

Apalagi, menurut dia, Presiden Joko Widodo juga sangat menginginkan agar Indonesia menjadi role model dunia Internasional dalam pengelolaan moderasi beragama. Hal ini disampaikan Ruhaini dalam kegiatan Workshop Internasional yang digelar Balitbang Kemenag di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

"Pak Jokowi, Pak Presiden sebetulnya sangat menginginkan kita bisa tampil di dunia internasional menjadi contoh pengelolaan moderasi bergama di dalam kemajemukan itu," ujar Ruhaini saat berbincang dengan Republika.co.id usai workshop tersebut, Senin (10/12).

Namun, dia menjelaskan, sebelum lebih jauh mempromosikan hal itu keluar negeri, sebaiknya Indonesia menguatkan terlebih dahulu toleransi dan moderasi beragama di dalam negeri. Dengan demikian, Indonesia benar-benar bisa menjadi negara panutan dunia. "Tentu saja sebelum kita membawa ke luar negeri kita juga harus terus menerus menguatkan itu di dalam negeri," ucapnya.

Dia pun yakin pada tahun politik menjelang Pemilu 2019 ini, bangsa Indonesia juga tidak akan terjatuh dalam konflik besar. Karena, menurut dia, Indonesia sudah cukup berpengalaman dalam menjalankan negara demokrasi.

"Sebetulnya secara natural kita ini bangsa yang moderat. Kalau tidak moderat tidak mungkin kita bisa memproklamirkan Indonesia sebagai negara kesatuan dari kemajemukan itu," kata mantan Ketua HAM OKI ini.

Dia menegaskan, moderasi itu sebenarnya sikap dasar bangsa Indonesia. Baik secara agama maupun etnis.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ed8iQJ
December 10, 2018 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ed8iQJ
via IFTTT
Share:

Jubir TKN: Lucu kalau Survei Internal Dipublikasikan

TKN mengatakan tidak akan mempublikasikan hasil survei internalnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga menegaskan TKN tidak akan mengumumkan hasil survei internal terkait elektabilitas pasangan capres-cawapres. Menurutnya, hasil survei tersebut untuk kepentingan internal dan tidak untuk dipublikasikan.

"Lucu gitu kalau survei internal sebut-sebut keluar di publik. Kalau gitu survei itu berbasis (lembaga) survei umum saja yang diumumkan dia," ujarnya kepada Republika.co.id saat dihubungi, Senin (10/12).

Arya berpendapat, jika hasil survei internal sampai dipublikasikan seperti itu, bisa jadi hanyalah sebatas gertakan dari kubu Prabowo-Sandi untuk 'menyerang' psikologis masyarakat. Selain itu, kebenaran dari hasil survei internal tersebut pun ia katakan perlu dipertanyakan.

"Lebih ke nge-bluff (menggertak) saja itu, perang psikologis saja. Kalau kita sih nggak percaya itu," katanya.

Arya menambahkan, berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga survei yang ada, elektabilitas paslon Jokowi-Ma'aruf masih unggul lebih jauh dibandingkan paslon Prabowo-Sandi. Bahkan ia menyebutkan, berdasarkan hasil survei internal TKN pun tidak berbeda jauh dengan hasil yang diumumkan berbagai lembaga survei yang ada.

"Masih jauh, jauh banget (selisih elektabilitas di antara kedua paslon). Ya saya enggak bisa sebutkan angkanya, itu untuk kepentingan internal kita saja, tapi pokoknya masih jauhlah," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Djoko Santoso, menyebutkan secara berkala pihaknya melakukan survei internal terhadap tingkat elektabilitas capres dan cawapres yang diusungnya. Dari hasil survei tersebut juga diketahui, selisih elektabitas pasangan Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf, sudah semakin menipis.

"Hasil terakhir survei internal kami, selisihnya hanya tinggal 4-6 persen," kata Djoko Santoso.

Dia menyebutkan, hasil survei yang dilakukan internal koalisinya memang sengaja tidak dipublikasikan untuk menghindari situasi politik yang tidak kondusif. Namun dia menjelaskan, hasil survei itu selalu menunjukkan tren tingkat elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi terus mengalami peningkatan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Eo6zsH
December 10, 2018 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Eo6zsH
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 4, 2018

Waspadai Penipuan Investasi Berkedok Koperasi

Investasi berkedok investasi ini kembali marak beberapa waktu terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat diminta untuk selalu mewaspadai tawaran investasi berkedok koperasi yang kembali marak dalam beberapa waktu terakhir. Investasi berkedok investasi ini menjadi salah satu bentuk penipuan pada era digital.

"Bentuk penipuan di era digital sekarang ini harus diwaspadai. Pasalnya, di era digital ini diyakini akan terus bermunculan orang-orang yang manfaatkan kesempatan tersebut," kata Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno pada acara Forum Diskusi bertema Waspada Penipuan Berkedok Koperasi, di Jakarta, Selasa (4/12).

Untuk mengatasi ini, kata Suparno, Kemenkop dan UKM sudah mengeluarkan 10 aturan yang dijadikan sebagai landasan pengawasan koperasi di Indonesia. "Secara aturan hukum sudah lengkap. Begitu pula dengan Satgas Pengawas Koperasi yang kita bentuk di daerah," kata Suparno.

Suparno pun meminta masyarakat yang merasa dirugikan oleh praktik penipuan tersebut untuk segera melapor ke pihak berwajib atau kepolisian. "Kita akan tahu ada penipuan kalau ada laporan dari masyarakat. Biasanya, kita tahu itu semua juga dari media massa. Karena, inti dari pengawasan ini adalah perlindungan terhadap masyarakat dan gerakan koperasi di Indonesia, dari praktik penipuan investasi berkedok koperasi," kata Suparno.

Karena itu, lanjut Suparno, pengelola koperasi sudah disyaratkan untuk memiliki standar kompetensi dalam bentuk sertifikat dalam melakukan kegiatannya. "Ada sanksi administrasi dari sisi koperasinya, bisa sampai dicabut izin usahanya. Mekanisme pembentukan koperasi juga harus diperkuat. Jangan sampai badan hukum koperasi itu cacat sejak lahir," kata Suparno.

Sementara itu, Ketua Satgas Waspada Investasi OJK Tongam Lumban Tobing mengungkapkan, maraknya investasi bodong berkedok koperasi tak lepas dari kesalahan masyarakat sendiri. Masyarakat mudah tergiur dengan penawaran produk investasi berbunga tinggi.

"Mereka ingin cepat kaya, sehingga tak lagi menggunakan logika yang sehat untuk menilai suatu produk investasi berbunga tinggi. Jadi, masalahnya ada di masyarakat yang begitu mudah tergiur. Intinya, mereka serakah," kata Tongam.

Selain itu, lanjut Tongam, tingkat pemahaman masyarakat terhadap koperasi masih rendah. "Mereka belum bisa membedakan mana koperasi yang benar-benar koperasi, mana koperasi bodong yang abal-abal," kata Tongam.

Kendati demikian Tongam memaklumi masyarakat tertipu praktik koperasi bodong tersebut. Pasalnya, banyak koperasi bodong yang melibatkan tokoh agama, kepala daerah, hingga artis, dalam memasarkan produk investasinya.

"Foto para tokoh itu dipajang di kantor mereka untuk mengelabui masyarakat. Padahal, saya jamin, para tokoh itu tidak tahu-menahu nama mereka dipakai koperasi bodong sebagai gimmick marketing untuk menghimpun dana dari masyarakat tanpa batas. Banyak kasus seperti itu," ujar Tongam.

Tongam juga mengakui, banyak yang berpraktik Koperasi Simpan Pinjam (KSP) namun tidak memiliki izin pendirian KSP. "Solusinya, harus ada pengawasan periodik, persyaratan untuk menyampaikan laporan keuangan secara berkala, dan perlu dilakukan inovasi untuk mengikuti perkembangan era digital. Kita harus menyadari, pelaku lebih canggih dari aturan yang ada. Oleh karena itu, pemerintah perlu tindakan preventif," kata Tongam.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KSP Nasari Sahala Panggabean menyebutkan, nama KSP Nasari pernah digunakan oknum tak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan online (melalui SMS Blast dan WhatsApp) dengan menyebarkan informasi kepada pemilik nomor ponsel.  "Oknum menawarkan kemudahan memperoleh pinjaman kepada korban tetapi lebih dahulu korban harus mentransfer biaya administrasi dengan jumlah tertentu sebagai syarat pencairan pinjaman," ungkap Sahala.

Sahala menambahkan, keengganan masyarakat mencari kebenaran informasi yang diterima tersebut akan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk memperoleh keuntungan tertentu dengan melakukan penipuan. "Saat kita sedang lengah, kita bisa terkena penipuan online," jelas Sahala.

Sahala pun mendorong korban untuk melaporkan penipu kepada pihak berwajib. KSP Nasari juga memproteksi diri dengan memasang pengumuman yang menyatakan tidak ada pelayanan simpanan dan pinjaman secara online. 

"Kita juga menyediakan Call Center dan website resmi yang memberi segala informasi terkait Nasari. Saya juga mendorong Kemenkop UKM dan Dekopin proaktif melakukan literasi dan edukasi, termasuk iklan layanan masyarakat," kata Sahala.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KWmvDi
December 04, 2018 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KWmvDi
via IFTTT
Share:

Jelang Tahun Baru, Pasokan Elpiji di Palangkaraya Aman

Jumlah kebutuhan dan jumlah dari kuota untuk Palangka Raya mencapai 172 ribu tabung.

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKARAYA -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palangka Raya mengklaim pasokan gas elpiji bersubsidi aman hingga perayaan Natal 2018 dan tahun baru 2019. Jumlah kebutuhan dan jumlah dari kuota untuk Kota Palangka Raya mencapai 172 ribu tabung, dengan empat agen dan 178 pangkalan.

"Saya yakin denan ini gas elpiji cukup untuk memenuhi kebutuhan gas bersubsidi sampai akhir tahun nanti," kata Kepala Disperindag Kota Palangka Raya Ikhwanudin, Selasa (4/12).

Ia mengatakan jika penyaluran atau distribusi lancar maka dapat dipastikan tidak ada kelangkaan elpiji di pasaran ataupun kenaikan harga. Namun, lanjut Ikhwanudin perlu diwaspadai adalah adanya oknum yang bermain atau memanfaatkan momen-momen seperti ini.

"Saya pikir kalau penyalurannya lancar maka tidak ada kelangkaan ataupun kenaikan harga, berbeda kalau adanya oknum yang memanfaatkan momen seperti ini maka itu yang dapat menyebabkan hal tersebut terjadi," katanya.

Ia kembali mengingatkan gas elpiji tiga kilogram diperuntukkan bagi warga yang tidak mampu. "Untuk itu untuk golongan masyarakat tertentu tidak diperkenankan menggunakan gas bersubsidi itu. Salah satu yang tidak boleh menggunakan seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), maupun PKL dengan kategori tertentu," katanya.

Sementara itu, saat ini sejumlah warga di Kota Palangka Raya, mengeluhkan tingginya harga gas elpiji bersubsidi di kota setempat yang mencapai Rp 35 ribu per tabung menjelang pelaksanaan Natal 2018 dan tahun baru 2019. "Sekitar sebulan harga gas elpiji tiga kilogram Rp 30 ribu namun kemarin saya beli justru harganya naik menjadi Rp 35 ribu per tabung," kata Mardiani warga Palangka Raya.

Ia merasa was-was jika harga tidak segera turun, semakin mendekati pelaksanaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 harga gas bersubsidi itu terus melonjak. Sementara itu, mama Nasir, penjual eceran gas bersubsidi di Kota Palangka Raya mengatakan, kenaikan tersebut menyesuaikan harga gas elpiji yang dibeli.

"Kalau untuk pasokan, saat ini masih aman. Tapi memang harga gas yang kami jual cukup tinggi karena menyesuaikan harga modal," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2G8nGAq
December 04, 2018 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2G8nGAq
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

PLN Listriki 19 Desa di Maluku Utara

PLN terus berupaya untuk dapat melistriki seluruh desa di Maluku dan Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE -- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) pada tahun ini mengalirkan listrik ke 19 desa di Provinsi Maluku Utara (Malut). PLN juga akan terus berupaya menjangkau desa-desa lain yang belum mendapatkan salah satu infrastruktur dasar tersebut.

"Meskipun tidak mudah, namun kami akan terus berupaya agar pada tahun 2019 dapat segera melistriki desa-desa yang masih belum berlistrik," kata Direktur Bisnis Regional Maluku dan Papua PT PLN Ahmad Rofik di Ternate, Sabtu (1/12).

Peresmian 19 desa berlistrik, disertai dengan peresmian pengunaan kantor baru PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi. Ahmad Rofik mengapresiasi upaya Pemprov Malut, salah satunya menyediakan kantor baru UP3 Sofifi untuk meningkatkan pelayanan PLN.

Dia menyatakan, sebagai penerima penugasan dari pemerintah dalam program Peningkatan Rasio Elektrifikasi di Wilayah Indonesia Timur, PLN terus berupaya untuk dapat melistriki seluruh desa di Maluku dan Papua. Program itu direalisasikani PLN pada tahun ini dengan melistriki 19 desa tersebar di beberapa kabupaten dalam Provinsi Malut pada tahun 2018.

Pelayanan listrik PLN kini telah menjangkau Desa Waleh, Woekop, Kulo Jaya, Dotte, Messa, Kotalo dan Yeke di Kabupaten Halmahera Tengah. Desa Posi-Posi, Tate, Pocao dan Kapa-Kapa di Kabupaten Halmahera Utara. Desa Bere-Bere Kecil, Titigogoli dan Hapo di Kabupaten Pulau Morotai. Desa Sumae, Kaputusan dan Silang di Kabupaten Halmahera Selatan, dan Desa Johor di Kabupaten Kepulauan Sula.

"Ini tentu merupakan kemajuan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di perdesaan," kata Ahmad Rofik.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RmdZ2C
December 01, 2018 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RmdZ2C
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Ulama Aceh Berkomitmen Jadikan ZIS Pendorong Ekonomi Umat

Keberadaan dana ZIS sangat membantu kalangan dhuafa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— MEULABOH— Tokoh pemuka agama atau ulama di Provinsi Aceh membahas persoalan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai salah satu pemasukan daerah dalam upaya menunjang perekonomian masyarakat miskin.

"Kami berkomitmen meningkatkan kepercayaan masyarakat agar membayarkan ZIS kepada Baitul Mal, dengan demikian dana itu bisa kita salurkan kepada yang berhak menerima," kata Ketua Baitul Mal Aceh Barat, Bachtiar, di Meulaboh, Kamis (29/11).

Kegiatan tersebut diselengarakan dalam seminar sehari bertema "Optimalisasi Fungsi Zakat, Infak, dan Sedekah Baitul Mal Kabupaten Aceh Barat”, di Aula Serba Guna Gedung Bappeda. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan ulama dan Baitul Mal se-Aceh.

Hadir sebagai pemateri Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Prof Muslim Ibrahim, mantan wali kota Banda Aceh Illiza Sa'adjudin Djamal, serta Ketua MPU Aceh Barat Tgk Abdurrani Adian.

Bahtiar mengatakan, selama ini kontribusi dari sumber zakat telah terkumpul kemudian dikelola dan disalurkan sesuai penerima yang berhak (mustahik) dalam menunjang perekonomian masyarakat daerah.

"Saya berharap dana ZIS yang dikumpulkan Baitul Mal Aceh Barat dikelola dengan benar. Jangan sampai ada lagi kepala baitul mal masuk penjara karena penyalahgunaan dana yang dikumpulkan," kata Bupati Aceh Barat H Ramli, MS di sela membuka acara tersebut.

Ramli mengatakan, melalui seminar dan pertemuan ulama se-Aceh tersebut akan lahir rekomendasi kepada Pemkab Aceh Barat, untuk kemudian ditindaklanjuti sebagai peraturan daerah berupa peraturan bupati (Perbup).

Ramli menyatakan dirinya konsisten dalam penegakan syariat Islam secara sempurna (kaffah), dengan demikian keterlibatan ulama dan umara dalam pembangunan daerah bisa dilakukan.

"Di sinilah peran ulama memberikan masukan kepada saya, akan kita bentuk Perbub agar bisa dilaksanakan secara maksimal apapun rumusan atau rekomendasi dari para ulama," kata Ramli. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FOx3Fu
November 29, 2018 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FOx3Fu
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

WHO dan Unicef Kampanye Vaksinasi Polio di Yaman

Kampanye vaksinasi polio sangat disambut oleh warga Yaman.

REPUBLIKA.CO.ID, SANAA -- WHO dan Unicef telah meluncurkan kampanye vaksinasi polio di Yaman. Kampanye tersebut menargetkan lima juta anak di negara yang layanan kesehatannya telah lumpuh akibat konflik.

Kampanye vaksinasi itu akan dilangsungkan selama tiga hari, yakni pada Senin (26/11) hingga Rabu (28/11). "Kampanye ini datang pada saat yang sangat penting," ujar perwakilan Unicef di Yaman Meritxell Relano.

Ia mengungkapkan, kurangnya sistem kesehatan yang berfungsi penuh dan meluasnya malnutrisi telah secara drastis meningkatkan risiko penyakit yang dapat dicegah. "Sangat penting semua pihak dalam konflik memungkinkan akses tanpa hambatan guna memungkinkan kami menjangkau semua anak, dari utara ke selatan, timur ke barat, dengan vaksin vital ini," ujar Relano.

Kampanye vaksinasi polio itu sangat disambut oleh warga Yaman. "Terima kasih kepada tim imunisasi, yang dalam masa-masa sulit ini, ketika orang-orang membutuhkan setiap riyal, telah memutuskan untuk melewati setiap rumah, menghemat biaya tranportasi dan upaya untuk masyarakat," kata Abdo Ahmed Ali, warga Yaman yang tinggal di Sanaa.

Bulan lalu, WHO mengatakan Yaman adalah rumah bagi wabah kolera terburuk di dunia. Setidaknya terdapat 10 ribu kasus kolera di negara tersebut. Dari keseluruhan kasus kolera, 16 persen di antaranya terjadi di sekitar pelabuhan Hodeidah. Di wilayah tersebut hanya setengah fasilitas kesehatan yang beroperasi.

Sementata organisasi Save the Children pekan lalu mengatakan, sekitar 85 ribu anak balita di Yaman berisiko tewas akibat kelaparan ekstrem. Hal itu menyebabkan Yaman menjadi negara yang mengalami krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Perang Yaman meletus pada 2014, tepatnya ketika pemberontak Houthi melancarkan serangan dan menguasai Ibu Kota Yaman Sanaa. Pada 2015, koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi melakukan intervensi guna mendukung pemerintahan Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi yang diakui secara internasional.

Intervensi militer juga dilakukan karena koalisi Saudi menilai kelompok Houthi sebagai ancaman. Riyadh menuding Houthi memperoleh sokongan dari Iran.

Sejak melakukan agresi ke Yaman, koalisi Saudi telah memberlakukan blokade parsial terhadap pelabuhan Hodeidah. Saudi mengklaim hal itu dilakukan agar pengiriman senjata Iran ke Houthi dapat dihentikan. Iran telah menyangkal bahwa mereka memasok senjata untuk Houthi.

Blokade Saudi terhadap pelabuhan Hodeida berimbas pada terhambatnya penyaluran bantuan kemanusiaan ke Yaman. Hal itu mengakibatkan Yaman kian terpuruk dalam krisis kemanusiaan.

Perang Yaman telah menyebabkan hampir 10 ribu orang terbunuh. Konflik itu pun telah memaksa sekitar 3 juta penduduknya mengungsi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TPAXAY
November 27, 2018 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TPAXAY
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Di Balik Kehebatan Hamilton, Ada Sosok 19 Tahun Jadi Pelecut

Billy Monger, pembalap F4 yang mengalami kecelakaan, menjadi inspirasi Hamilton.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Lewis Hamilton menutup musim 2018 dengan gemilang. Pembalap Mercedes itu menjadi yang tercepat di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Ahad (25/11) malam WIB.

Sebelum duel ini, Hamilton sudah mengunci gelar juara dunia F1 2018. Jagoan Inggris itu memenangi titel tersebut sejak berakhirnya GP Meksiko pada akhir bulan lalu.

Tapi tak ada waktu bersantai bagi pembalap 33 tahun ini. Terbukti hingga di seri terakhir pun ia tetap getol bertarung.

"Saya benar-benar ingin mengakhiri musim dengan cara terbaik. Saya pikir dengan catatan pribadi, saya bisa melakukan itu," kata Hamilton dikutip dari Reuters.

Hasilnya, sang jawara benar-benar menaklukkan Yas Marina. Sepanjang karier, ia sudah empat kali meraih podium perdana di arena sepanjang 5.554 kilometer itu.

Hamilton menegaskan, penting baginya memenangi GP pamungkas. Sebab itu menjadi gambaran menuju musim berikutnya.

Total, Hamilton meraih 11 podium perdana sepanjang musim ini bergulir. Jika ukurannya tiga besar, Hamilton berada di tempat tersebut sebanyak 17 kali.

Walhasil, trofi juara dunia kelima bisa digenggamnya. Kepada media, Hamilton mengaku memiliki sosok heroik sebagai inspirator. "Lihatlah Billy Monger, dia benar-benar menginspirasi saya tahun ini," ujar dia menjelaskan.

Monger adalah pembalap Inggris yang mengalami kecelakaan pada ajang F4, tahun lalu. Buntut dari peristiwa tersebut, anak muda 19 tahun ini kehilangan dua kakinya.

Tapi semangat Monger tak pernah padam. Terbukti pada Maret 2018, yang bersangkutan ada di podium F3. "Dia mungkin mengagumi saya karena dia ingin berada di F1, tetapi apa yang dia lakukan benar-benar menunjukkan kebangkitan," kata Hamilton menegaskan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FGQr78
November 26, 2018 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FGQr78
via IFTTT
Share:

Jalur Puncak Bogor-Jakarta Diperlebar

Pelebaran jalan puncak Bogor-Jakarta untuk mengurai kemacetan.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah melakukan konstruksi pelebaran jalur Puncak Bogor, Provinsi Jawa Barat mulai dari Gadog (Ciawi) hingga Megamendung-Cisarua. Paket pembangunan pelebaran Jalan Puncak sesuai kontrak dijadwalkan selesai pada 2019.

Pelebaran jalan dilakukan guna mengurai kemacetan dari arah Jakarta menuju kawasan Puncak dan sebaliknya yang kerap terjadi saat akhir pekan atau libur panjang. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pelebaran jalur puncak merupakan bagian dari penataan kawasan Puncak bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor yang diikuti dengan pemindahan pedagang kaki lima ke tempat yang lebih layak dan aman. Penataan kawasan puncak juga merupakan salah satu upaya jangka panjang mengurangi risiko terjadinya longsor pada jalur puncak akibat adanya perubahan pemanfaatan ruang, curah hujan tinggi, dan kondisi topografi. 
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI, Direktorat Jenderal Bina Marga Hari Suko Setiono mengatakan, paket pembangunan pelebaran jalur puncak terdiri atas pelebaran jalan Ciawi-Puncak sepanjang lima km dan pembangunan rest area Gunung Mas. Pelebaran jalan itu menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 73 miliar. 
Pelebaran jalan Puncak tersebut dilakukan pada beberapa spot yang sebelumnya dimanfaatkan oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL) atau pada bangunan liar yang berdiri di titik yang dimungkinkan untuk dilebarkan. Pekerjaan dimulai pada awal November 2018 dan dilaksanakan oleh PT Anten Asri Perkasa selaku kontraktor. Untuk mengakomodasi lokasi baru bagi para PKL akan disiapkan rest area seluas lima hektare di dekat kawasan Agrowisata Gunung Mas, Cisarua.  
Selain melakukan pelebaran jalur Puncak, pembangunan duplikasi Jembatan Gadog yang berada di Kecamatan Ciawi, Puncak Bogor, Provinsi Jawa Barat juga dilakukan. Pembangunan duplikasi jembatan tersebut diharapkan akan membantu mengurai kemacetan dari arah Jakarta menuju kawasan Puncak dan sebaliknya.
Pembangunan duplikasi Jembatan Gadog diproyeksikan memiliki panjang total 52 meter dari titik awal dekat pusat oleh-oleh sebelum tikungan jembatan dari arah Ciawi hingga sebelum Tanjakan Selarong. Jembatan itu akan berfungsi untuk mengurangi beban lalu lintas jembatan lama yang nantinya akan tetap dipakai. 
Hari mengatakan, saat ini progres pembangunan duplikasi Jembatan Gadog telah mencapai 65,29 persen. "Setelah selesainya jembatan, diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang sebelumnya sering terjadi di lokasi ini," ujarnya. 
Konstruksi jembatan yang melintang di atas Sungai Ciliwung tersebut dibangun secara terpisah tepat di samping jembatan yang sudah ada dengan masing-masing dua lajur, sehingga total terdapat empat lajur dengan jembatan lama. Dengan adanya jembatan baru selebar sembilan meter itu akan menambah lebar keseluruhan jembatan menjadi 16 meter.
Jembatan tersebut nantinya digunakan untuk kendaraan dari arah Jakarta menuju kawasan Puncak, sedangkan jembatan lama untuk arah sebaliknya. Pembangunan jembatan tersebut telah dimulai sejak Juni 2018 yang dikerjakan oleh PT Bumi Duta Persada  selaku kontraktor pelaksana, dengan nilai kontrak Rp 12,63 miliar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rdxyyV
November 26, 2018 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rdxyyV
via IFTTT
Share:

Jamaah Haji Indonesia Puas dengan Layanan Transportasi Bus

IHRAM.CO.ID, JAKARTA- Pekan lalu Badan Pusat Stastistik (BPS) mengumumkan Indeks Kepuasaan Haji Indonesia (IKJHI) 1439H/2018M. Hasilnya secara umum layanan pemerintah kepada jamaah haji Indonesia telah memenuhi kriteria sangat memuaska dengan kenaikan 0,38 poin menjadi 84,85 persen.

Bila dirinci menurut jenis pelayanan, indeks kepuasan tertinggi terdapat pada pelayanan transportasi bus antarkota sebesar 88,25 persen. Terdapat tiga jenis layanan transportasi bus yaitu bus antarkota, bus sholawat dan bus Armina.

"Kisaran nilai indeks kepuasan untuk layanan-layanan bus antarkota relatif sama, bahkan jarak indeks tertinggi dan terendah yaitu pada layanan kelengkapan fasilitas bus seperti kursi, AC, dll (89,15) dan ketepatan waktu kedatangan bus (87,19)," seperti dikutip data BPS yang diterima Republika, Ahad (25/11).

Dibandingkan dengan indeks kepuasaan tahun lalu, indeks pelayanan bus antarkota meningkat 0,02 poin. Peningkatan tertinggi pada komponen kemampuan mengarahkan dan mengatur jamaag (1,00) diikuti oleh ketepatan waktu kedatangan bus (0,65) dan ketersediaan armada bus yang melayani jamaah haji (0,32).

Layanan transportasi bus antarkota dimulai sejak mengantar jamaah dari bandara kedatangan ke hotel di Madinah dan Makkay, perpindahan antarkota Makkah dan Madinah atau sebaliknya, dan dari hotel di Makkah atau Madinah ke bandara kepulangan, termasuk mengantarman jamaah dari Mina setelah melaksanakan jumroh.

"Pada tahun ini, nilai indeks kepuasan bus antar kota sebesar 88,25. Seluruh komponen layanan pada bus antarkota memiliki indeks di atas 85,00 atau telah mencapai kriteria sangat memuaskan," demikian dikutip.

Kemudian, layanan transportasi bus sholawat merupakan layana bus dalam kota Makkah untuk mengantar jamaah haji Indonesia dari hotel ke Masjidil Hara., pergi pulang. Pada tahun ini, nilai indeks kepuasan jamaah pada layanan bus sholawat sebesar 87,65.

Seluruh komponen layanan bus sholawat memiliki indeks di atas 85,00 atau telah mencapai kriteria sangat memuaskan. Dibandinhkan tahun sebelumnya, pelayanan bus sholawat hanya 0,07 poin atau menurun pada komponen tampilan fisik bus (-1,31) diikuti oleh kelengkapan fasilitas bus (-0,68) dan keamanan selama menggunakan bus (-0,15).

"Pada tahun ini kelengkapan fasilitas bus, kesopanan sopir dalam melaksanakan tugas, dan tampilan fisik bus digunakan memiliki indeks kepuasan tertinggi dibandingkan jenis pelayanan bus sholawat lainnya," demikian dikutip.

Terakhir, layanan transportasi bus Armina merupakan layanan bus yang disediakan oleh pemerintag Arab Saudi untuk mengantarkan jamaah dari hotel di Makkah ke Arafah, dilanjutkan keesokan harinya dari Arafah ke Muzdalifah dan Muzdalifah ke Mina. Pada tahun ini, tingkat kepuasan jamaah terhadap layanan bus Armina sebesar 18,09.

Tingkat kepuasannya merupakan terendah kedua setelah tenda. Seluruh nilai tingkat kepuasan berada antar 75,00 dan 85,00 atau memiliki kriteria memuaskan.

Berita Terkait

Tampilan fisik bus yang digunakan, kelengkapan fasilitas bus dan kesopanan sopir dalam melaksanakan tugas merupakan tiga jenis pelayanan bus Armina dengan tingkat kepuasan tertinggi. Walaupun tingkat kepuasannya merupaka terendah kedua setelah pelayanan tenda, akan tetapi dibandingkan dengan tahun lalu tingkat kepuasan pelayanan bus Armina meningkat 3,00 poin, merupakan peningkatan tertinggi dibandingkan pelayanan lainnya.

"Peningkatan tertinggi pada komponen ketepatan waktu kedatangan bus (7,85) diikuti oleh ketersediaan armada bus yang melayani jamaah haji (6,50) dan kelengkapan fasilitas bus (2,91)," demikian dikutip.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FGQnnU
November 26, 2018 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FGQnnU
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Prabowo: Saya Diberi Label Sebagai Pendukung ISIS

Prabowo menilai demokrasi Indonesia mengalami bentuk pengkerdilan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianti menilai, perkembangan demokrasi Indonesia mengalami bentuk pengkerdilan. Prabowo menyebut jika ada orang yang menggunakan hak kebebasan untuk berekspresi dan menyampaikan opini di media sosial (medsos) justru di buru dan dihukum.

"Ini adalah sebuah pelanggaran yang mencolok dan menyedihkan dalam hak-hak dasar warga negara," kata Prabowo, Jakarta, Rabu (21/11).

Prabowo juga menyebut, beberapa ulama di Indonesia tidak diberikan izin untuk memberikan ceramahnya karena dianggap sebagai ekstrimis. Prabowo melanjutkan, bahkan dirinya fitnah dan dituduh sebagai orang yang mendukung gerakan ISIS dan akan membentuk pemerintahan khilafah yang keluar dari nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

"Kami memiliki ulama yang tidak diizinkan memberikan orasinya karena dicap sebagai ekstrimis. Saya sendiri telah diberi label sebagai pendukung ISIS yang berjuang untuk kekhalifahan," ujarnya.

Lanjut Prabowo, jenis tuduhan seperti ini betul-betul bertentangan dengan kenyataan yang ada. Padahal dirinya. memimpin partai yang multiras (Partai Gerindra), dan membela Pancasila, semua ras dan semua agama. Oleh karena itu, dia mengaku sangat khawatir.

Selain itu, Prabowo juga mengkritik terkait keberadaan data pemilih tambahan sebanyak 31 juta jiwa dari Kemendagri namun data tersebut tidak dapat dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Sekarang ada kontroversi dalam pemilihan umum karena ada sekitar 31 juta nama yang tidak bisa dibuka. Bahkan 1 juta nama yang tidak terhitung saja sebetulnya merupakan pelanggaran, ini merupakan penghinaan terhadap demokrasi yang nyata," keluhnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FCrPN4
November 22, 2018 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FCrPN4
via IFTTT
Share: