Showing posts with label 2019 at 09:56PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:56PM. Show all posts

Saturday, April 13, 2019

Prabowo Sedang Bicara, Kader Demokrat Tinggalkan Arena Debat

Saat debat, Prabowo menyinggung kesalahan-kesalahan presiden terdahulu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean, tampak meninggalkan arena debat capres-cawapres di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4) malam. Ferdinand meninggalkan lokasi ketika debat masih berlangsung.

Ferdinand tampak keluar dari arena debat di Grand Ballroom, sekitar pukul 21.10 WIB. Saat ditanya awak media, dia hanya mengatakan sedang sakit perut.

"Sakit perut," ujarnya singkat.

Kemudian, saat ditanya kembali apakah hal itu terkait dengan pernyataan Prabowo di dalam debat, Ferdinand enggan menegaskan. Prabowo sempat menyinggung tentang presiden-presiden Indonesia sebelum Joko Widodo yang membuat kesalahan terkait kondisi bangsa pada akhir segmen kedua.

"Presiden California kali," tukasnya.

Pernyataan Prabowo yang menyinggung presiden sebelumnya disampaikan saat menanggapi Jokowi dalam debat. "Saya tidak menyalahkan Pak Jokowi. Ini bukan salah bapak, ini salah presiden-presiden sebelumnya," ujar Prabowo.

Sebelum meninggalkan arena debat, Ferdinand juga sempat menenangkan rekannya, Sekretaris Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ardi Mbalembout. Ardi tidak diperbolehkan masuk ke dalam arena debat karena tidak memiliki gelang tanda pengenal undangan.

Ardi sempat emosi dan berteriak-teriak. "Bilang Pak AHY, mulai sekarang Demokrat keluar dari koalisi," teriak Ardi dengan suara kencang.

Kejadian itu mengundang keingintahuan media. Media pun segera mengerubungi Ardi. 

Ardi sempat beradu argumen dengan Ferdinand dan Imelda Sari. Ferdinand memeluk dan menenangkan Ardi untuk meredakan amarahnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gl5W2Q
April 13, 2019 at 09:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gl5W2Q
via IFTTT
Share:

Timor Leste Siap Tambah Impor Peternakan dari Indonesia

kedua negara sepakat meningkatkan kerja sama di bidang peternakan.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR — Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) siap menambah impor produk peternakan dari Indonesia. Sebab produk tersebut berkualitas dan diminati masyarakat di sana.

Hal ini disampaikan oleh Domingos Gusmao, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan RDTL dalam exit meeting import risk analysis (IRA) di Denpasar (12/4). 

"RDTL selalu terbuka untuk produk peternakan Indonesia selama produk-produk tersebut memenuhi kualitas yang telah ditetapkan. Kami tidak ada diskriminasi terkait pemilihan perusahaan yang dapat ekspor ke RDTL, semuanya tergantung kualitas produk peternakan perusahaan tersebut," jelas Gusmao. 

Pada pertemuan tersebut, delegasi kedua negara sepakat bahwa hubungan dua negara tersebut harus terus ditingkatkan, khususnya di bidang pertanian dan peternakan yang telah memiliki dasar kerja sama. Berdasarkan hasil IRA dan check list, Tim RDTL dapat menyimpulkan bahwa perusahaan PT Japfa Comfeed sudah memenuhi standar untuk dapat diimpor ke Timor Leste. 

"Tim IRA RDTL telah menggunakan standar yang sesuai dengan Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE) untuk pelaksanaan IRA ini, dan dapat kami simpulkan bahwa produk peternakan yang kami nilai sudah memenuhi kualitas dengan standar internasional," tambah Gusmao.

Import risk analysis oleh tim IRA RDTL dilakukan untuk unit usaha breeding farm, hatchery, rumah potong ayam, dan pabrik pakan ternak PT Japfa Comfeed Indonesia selama hampir sepekan. Dimulai sejak tanggal 8 sampai dengan 12 April 2019 dengan mengunjungi berbagai lokasi di Surabaya dan Bali.

Lebih lanjut Gusmao menjelaskan bahwa keputusan final dari Pemerintahan RDTL hanya memerlukan waktu lebih kurang dua pekan. Dirjen PKH RDTL akan menyampaikan hasil final IRA secara resmi kepada Dirjen PKH Indonesia. Selanjutnya PT Japfa Comfeed dan importir di RDTL dapat segera menindaklanjuti proses ekspor-impornya.

Komitmen ekspor produk Indonesia

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita menegaskan komitmennya untuk terus mendorong berbagai produk peternakan Indonesia untuk go internasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Indonesia untuk produk peternakan ke Timor Leste mencapai 9,5 juta dolar AS pada tahun 2018. 

“Nilai ekspor tersebut masih dapat berkembang dengan diversifikasi produk yang diekspor dan meningkatnya minat serta kepercayaan RDTL terhadap produk peternakan Indonesia," ungkap Diarmita.

Kementan akan terus meningkatkan nilai ekspor tersebut. Yakni dengan menjamin kualitas dan keamanan produk peternakan yang di ekspor. Semua komoditas unggas yang diekspor ke Timor Leste berasal dari unit peternakan unggas yang tersertifikasi Kompartemen Bebas AI

Komoditas daging ayam beku berasal dari Rumah Potong Hewan Ayam yang memiliki Sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Di samping itu, Ketut juga menyatakan komitmen Indonesia untuk ikut berkontribusi dalam penyediaan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh dan halal bagi RDTL. 

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Produk Peternakan, Fini Murfiani menyampaikan apresiasi kepada tim IRA RDTL yang telah bekerja secara profesional. Dia berharap hasil IRA yang baik ini dapat segera direalisasikan dalam bentuk ekspor produk peternakan ke Timor Leste dalam waktu dekat. 

"Ekspor produk peternakan ke Timor Leste ini nantinya akan menambah jenis dan jumlah produk peternakan yang kita ekspor ke sana. Kita harapkan akses pasar ini akan membuka juga akses pasar produk peternakan ke negara-negara lain," tambah Fini.

Direktur Kesehatan Hewan Fadjar Sumping Tjatur Rasa menambahkan bahwa saat ini Indonesia telah mengikuti standar internasional dari Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE) maupun CODEX Alimentarius. Produk yang dihasilkan dipastikan aman dikonsumsi.

Pada kesempatan exit meeting ini Direktur Animal Health & Laboratory Services PT Japfa Comfeed Indonesia, Teguh Y Prayitno, selain produk terkait perunggasan, perusahaannya juga mempunyai produk dairy (persusuan), pakan ternak, aquaculture serta beberapa bidang bisnis lainnya. “Kami akan siap menyuplai Timor Leste dengan produk-produk yang berkualitas, dan memenuhi standar internasional," papar Teguh. 

Kerja sama bidang peternakan

Selain kerja sama perdagangan, kedua negara sepakat untuk terus meningkatkan kerjasama teknis di bidang peternakan dan kesehatan hewan. Beberapa kegiatan yang disepakati adalah joint border surveillance.

Fokusnya pada beberapa penyakit yang menjadi perhatian bersama yaitu Brucellosis, SE, dan PMK. Kedua negara juga mendiskusikan kerjasama untuk peningkatan kapasitas inseminasi buatan untuk Timor Leste, peningkatan kapasitas SDM untuk meat inspector dan AMR. 

Sementara itu untuk kerja sama dibidang obat hewan, RDTL menyampaikan ketertarikannya untuk membeli obat hewan berupa vaksin SE, ND, dan Brucella dari Pusvetma. Terkait dengan hal tersebut Fadjar menyampaikan jaminannya atas kualitas produk-produk Pusvetma dimaksud. "Pusvetma sebagai instansi pemerintah yang diberikan mandat untuk produksi vaksin, mempunyai kapasitas untuk memproduksi vaksin dengan kualitas tinggi,"ujar Fadjar.

Hal tersebut diamini oleh Agung Suganda, Kepala Pusvetma yang sekaligus menambahkan kesiapan Pusvetma untuk kerjasama dibidang obat hewan ini.

Menutup pertemuan, Fini menyampaikan bahwa Indonesia juga siap untuk memasok RDTL untuk komoditas peternakan lain. Seperti bebek (DOD), puyuh (DOQ), ayam kampung (DOC), dan kambing etawa. 

"Saat ini kami menerima beberapa permintaan untuk mengekspor produk-produk peternakan tersebut ke Timor Leste, dan kami telah menyampaikan kesiapan kami untuk segera merealisasikannya. Dokumen-dokumen pendukung segera kami kirimkan untuk kemudian dipelajari oleh Dirjen PKH RDTL, dan diharapkan rencana ekspor produk tadi dapat dilaksanakan dalam jangka waktu dekat" ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ix861c
April 13, 2019 at 09:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ix861c
via IFTTT
Share:

Sunday, February 24, 2019

Babak Pertama MU Vs Liverpool 0-0, Empat Pemain Tumbang

Tiga pemain MU dan satu penggawa Liverpool harus keluar lebih cepat akibat cedera.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duel bigmatch pekan ke-27 Liga Primer Inggris mempertemukan Manchester United dan Liverpool berakhir 0-0 pada babak pertama. Laga di Old Trafford, Ahad (24/2) malam WIB, memakan korban. Tiga pemain MU dan satu penggawa Liverpool harus keluar lebih cepat akibat cedera. 

Pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer harus menarik Ander Herrera pada menit ke-21 dan menggantikannya dengan Andreas Pereira. Berselang empat menit, giliran Juan Mata yang berjalan tertatih keluar lapangan. Posisinya digantikan Jesse Lingard yang belum sepenuhnya bugar karena gangguan otot.

Lingard hanya bisa beraksi selama sekitar 16 menit. Ia pun harus keluar lapangan akibat cedera setelah mengejar operan Romelu Lukaku di depan gawang MU pada menit ke-40. Posisinya digantikan Alexis Sanchez. Alhasil, jatah pergantian pemain MU habis pada babak pertama.

Cedera pemain tak hanya menghantui MU pada laga dengan tempo tinggi ini. Roberto Firmino harus keluar lapangan pada menit ke-31. Tempatnya di lini depan diisi oleh Daniel Sturridge.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Manchester United (4-3-3)

David De Gea; Ashley Young, Chriss Smalling, Victor Lindelof, Luke Shaw; Ander Herrera (Andreas Pereira 21'), Juan Mata (Jesse Lingard 25', Alexis Sanchez 40'), Paul Pogba; Scott McTominay, Romelu Lukaku, Marcus Rashford

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Liverpool (4-3-3)

ALlison; Joel Matip, Virgil van Dijk, Andy Robertson, James Milner; Georgino WIjnaldu, Jordan Henderson, Fabinho; Roberto Firmino (Daniel Sturridge 31'), Mohamed Salah, Sadio Mane

Pelatih: Juergen Klopp

Wasit: Michael Oliver

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U0wefn
February 24, 2019 at 09:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U0wefn
via IFTTT
Share:

Sunday, February 3, 2019

Gol Rashford Bawa MU Ungguli Leicester pada Babak Pertama

Gol Rashford pada menit kesembilan membawa MU memimpin 1-0

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Marcus Rashford menjadi pembeda pada laga pekan ke-24 Liga Primer Inggris yang mempertemukan Leicester City kontra Manchester United. Gol Rashford pada menit kesembilan membawa MU memimpin 1-0 pada babak pertama laga di Stadion King Power, Ahad (3/2) malam WIB.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G4wkPG
February 03, 2019 at 09:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G4wkPG
via IFTTT
Share: