Showing posts with label 2019 at 11:19PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 11:19PM. Show all posts

Saturday, May 18, 2019

Pertamina Anggarkan Rp 27,4 Triliun untuk Eksplorasi Migas

Pertamina komitmen kembangkan hulu migas di 2019 dengan dana Rp 27,4 triliun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertamina menganggarkan dana investasi sebesar 1,9 miliar dolar AS atau setara Rp 27,4 triliun di 2019 untuk eksplorasi dan mengembangkan hulu migas di Indonesia. Komitmen investasi Pertamina di sektor Hulu menjadi agenda prioritas di tahun 2019.

Direktur Hulu, Pertamina, Dharmawan Samsu menjelaskan rencana tersebutl dibuktikan dengan nilai investasi sektor hulu secara keseluruhan yang mencapai sekitar 2,6 miliar dolar AS atau sekitar 60 persen dari keseluruhan investasi Pertamina pada RKAP tahun 2019 yang mencapai 4,2 miliar dolar AS.

Lebih lanjut, Dharmawan menegaskan bahwa seluruh proyek tersebut dilaksanakan oleh anak usaha di sektor hulu migas Pertamina yang beroperasi di Indonesia. Proyek tersebut terdiri dari 47 proyek dilaksanakan oleh Pertamina EP, 29 proyek oleh PHE, 19 proyek oleh PHI, 2 proyek oleh PEPC, dan 1 proyek oleh PEPC ADK.

"Proyek-proyek migas tersebut meliputi kegiatan untuk mempertahankan base production seperti kegiatan pemboran, konstruksi fasilitas produksi, pengembangan struktur temuan migas, serta pengembangan EOR. Proyek-proyek ini penting mengingat perannnya dalam mempertahankan revenue generator hulu saat ini," ujar Dharmawan, Sabtu (18/5).

Kegiatan eksplorasi new ventures dilakukan melalui akses ke WK eksplorasi baru dan investasi untuk melakukan survey sesmik regional. “Optimisme ini juga didukung dengan sejumlah capaian. Hingga bulan April, Pertamina telah menyelesaikan pemboran 77 sumur di Indonesia yang terdiri dari 72 sumur eksploitasi dan 5 sumur eksplorasi di WK eksisting,” tegasnya.

Lebih lanjut Dharmawan menjelaskan bahwa pada tahun 2019 Pertamina berencana akan menyelesaikan 311 sumur pemboran eksplorasi dan eksploitasi di Indonesia dimana sekitar 38 persen diantaranya berada di wilayah kerja Mahakam. “Realisasi pemboran Pertamina mendominasi realisasi pemboran migas di seluruh Indonesia. Komitmen pemboran ini adalah yang terbesar di Indonesia dalam rangka menjaga keberlangsungan produksi dari aset-aset eksisting, “ tegasnya.

Dharmawan menjelaskan bahwa proyek pengembangan hulu migas yang dilakukan oleh Pertamina diharapkan mampu membantu penguatan produksi migas nasional. 

Pengembangan ini diperlukan karena sebagian besar wilayah kerja Migas di Indonesia sudah membutuhkan pendekatan yang lebih khusus karena lapangan-lapangan tersebut sudah beroperasi lebih dari 40 tahun.

Terkait dengan pengelolaan lapangan migas di Indonesia, Dharmawan memberikan tiga hal yang perlu menjadi perhatian bersama. Pertama, tingkat maturitas bawah tanah di lapangan migas yang dikelola oleh Pertamina. Kedua, kondisi fasilitas produksi yang ada di lapangan hulu juga menjadi pertimbangan.

Ketiga, untuk menjawab kebutuhan peningkatan produksi tentunya dibutuhkan upaya peningkatan cadangan dan produksi untuk jangka panjang. Hal ini perlu dilakukan kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan di Wilayah Kerja atau area baru.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WiBSOw
May 18, 2019 at 11:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WiBSOw
via IFTTT
Share:

Saturday, May 4, 2019

JK Ungkap Alasan Ujian Nasional Harus Tetap Ada

Pemerintah tetap mempertahankan pelaksanaan Ujian Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali menyinggung alasan Pemerintah tetap mempertahankan pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Menurut JK, pelaksaaan UN diperlukan untuk mencegah terjadinya celah perbedaan tingkat pendidikan Tanah Air.

"Lima belas tahun lalu kita kembalikan UN banyak yang protes, saya bilang tanpa UN, maka kita membuat perbedaan gap (celah) lebih banyak, dan kita membohongi diri sendiri," kata JK saat membuka seminar nasional Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sekaligus meresmikan Gedung Program Pascasarjana UNY, Sleman, Sabtu (4/5).

JK menyebut sebelum UN diberlakukan, terjadi perbedaan mutu pendidikan antara siswa di satu daerah dengan daerah lainnya. Hal ini juga membuat tingkat kemampuan murid berbeda-beda.

"Karena waktu sebelum itu, kita membiarkan murid di daerah daerah lain walaupun tingkat pendidkan rendah tapi diberikan angka sama enam di Yogya, tetap enam di Sultra di Maluku tapi dengan tingkat kemampuan berbeda, maka kita membiarkan terjadinya gap yang besar suatu bangsa," kata JK.

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu pun menilai kondisi tersebut akan berdampak pada perbedaan tingkat kemampuan dan munculnya ketidakadilan suatu bangsa. Karenanya, kata dia, pelaksanaan UN memang diperlukan untuk menjadi standar pendidikan Indonesia.

"Karena jika tingkat kemampuan berbeda, maka akan timbul ketidakadilan yang baru bangsa ini. Karena itu maka banyak yang kritik, wah ini susah, memang pendidikan itu susah, kalau mau gampang, ya jangan sekolah," kata JK.

Ia juga menjawab pihak yang menuding pelaksanaan UN dinilai terlalu keras bagi para siswa. "Ya pendidikan memang harus keras, kalau nggak keras tentu sulit, maka timbullah menjadi ijazah yang penting bukan otak yang penting," kata JK.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DPECIB
May 04, 2019 at 11:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DPECIB
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 20, 2019

Martinez: Pemain Inter Dukung Icardi untuk Segera Merumput

Di sisi lain Martinez sukses menggantikan peran Icardi.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Penyerang Inter Milan Lautaro Martinez menyatakan, seluruh rekan setimnya terus mendukung Mauro Icardi untuk bersama dengan pemain lain di atas lapangan. Ia pun mengaku sangat merindukan rekan senegaranya itu merumput kembali.

"Kemarin adalah hari ulang tahunnya, kami mengucapkannya. Dia senang bersama kami dan kami akan terus mendukungnya, sehingga ia bisa kembali bermain bersama kami," kata Martinez dikutip Football Italia, Rabu (20/2).

Pekan lalu secara mengejutkan Inter mencopot ban kapten yang disematkan kepada Icardi. Pihak i Nerazzurri lantas memberikan ban kapten tersebut kepada kiper Samir Handanovic.

Keputusan itu langsung membuat Icardi dan juga agen sekaligus istrinya Wanda Nara merasa kecewa. Alhasil, Icardi seakaan tidak ingin tampil bersama il Biscone.

Meski begitu, Martinez tetap percaya bahwa semua keputusan berada di pihak yang mengelolanya dan ia hanya bisa berharap masalah itu dapat segera terselesaikan.

Di sisi lain Martinez sukses menggantikan peran Icardi. Dirinya telah memimpin lini depan La Beneamata dalam dua pertandingan terakhir. Bahkan, Martinez mampu mencetak gol saat melawan Rapid Vienna di Liga Europa. "Saya sangat senang dengan apa yang saya alami. Saya ingin terus seperti ini," sambung pesepak bola 21 tahun.

Lebih lanjut, mantan penyerang Racing Club itu merasa senang berada di klub yang bermarkas di Giuseppe Meazza. Ia merasa memiliki hubungan baik dengan pelatih Inter Luciano Spalletti. "Saya suka bagaimana dia mendukung saya. Dia adalah pelatih yang berbicara dan membantu Anda. Saya sangat senang dengannya."

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T2m1lw
February 20, 2019 at 11:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T2m1lw
via IFTTT
Share:

200 Ribu Orang Indonesia Berwisata ke Taiwan

Taiwan berada di urutan ke 5 sebagai tujuan wisata negara Non-Muslim

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA -- Jumlah wisatawan Indonesia yang mendatangi sejumlah tempat wisata di Taiwan mengalami peningkatan hingga mencapai 200 ribu orang selama 2018. Jumlah wisatawan Indonesia datang ke Taiwan naik 11 persen jika dibandingkan pada 2017.

Deputy Director Taiwan Tourism Bureau Kuala Lumpur Office, Cindy Chen mengatakan dalam setiap tahunnya ada lebih dari  8 juta wisatawan Indonesia yang berwisata ke luar negeri, namun yang datang ke Taiwan hanya sekitar 200 ribu saja.

Dia mengatakan kunjungan wisatawan perlu digenjot agar banyak wisatawan Indonesia datang ke Taiwan seperti halnya memaksimalkan promosi wisata,  meningkatkan jalinan kerja sama dan pertukaran industri pariwisata Taiwan dengan Indonesia.

Selain itu, lanjut dia, Biro Pariwisata Taiwan beserta industri pariwisata Taiwan  memperkenalkan kelezatan kuliner, keindahan obyek wisata, kebudayaan yang beragam dan memperkenalkan sorotan wisata terbaru kepada masyarakat di Indonesia.

"Jumlah penduduk muslim di Indonesia terbesar. Tentunya kami ingin menarik wisatwan muslim agar datang ke Taiwan, salah satunya menyediakan banyak restoran yang bersertifikat halal dan fasilitas beribadah seperti mushola di tempat-tempat wisata," katanya.

Ia menjelaskan Taiwan kaya dengan sumber pariwisata sehingga sering mendapat keyakinan dari sejumlah situs perjalanan internasional ternama, seperti Globe Spots yang memasukkan Taiwan di urutan ke-8 dalam 10 Rekomendasi Destinasi Wisata Dunia yang harus dikunjungi pada 2019.

Selain itu situs Booking.com juga memasukkan Taiwan dalam 5 besar destinasi wisata yang paling manusiawi dunia. Tentunya hal ini membuktikan bahwa Taiwan merupakan destinasi wisata yang layak untuk dikunjungi.

Berdasarkan peringkat terbaru tahun 2018 "Global Muslim Tourism Index" (GMTI)" yang dikeluarkan oleh MasterCard, Taiwan berada di urutan ke 5 sebagai tujuan wisata negara Non-Muslim. Posisi ini melampaui Jerman, Australia dan Amerika Serikat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E1xHer
February 20, 2019 at 11:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E1xHer
via IFTTT
Share:

Monday, February 11, 2019

Badan Bidik 30 Persen Transaksi Digital untuk Himpun ZIS

Pengguna ponsel yang mendukung fintech di Indonesia sangat banyak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Badan Amil Zakat Nasional menyasar 30 persen dari total pengumpulan zakat pada 2020 berasal dari saluran digital. Target ini  seiring tren perkembangan teknologi finansial (fintech) yang semakin mudah diakses masyarakat.

"Kami serius melalui fintech sejak 2017. Saat itu pengumpulan zakat dari jalur digital sebesar dua persen, 2018 sudah enam persen, tahun ini target 15 persen dan 2020 bisa 30 persen," kata Direktur Utama Baznas Arifin Purwakananta saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Senin (11/2). 

Menurut dia, pertumbuhan teknologi finansial saat ini sangat pesat sehingga Baznas dalam beberapa bulan terakhir menjalin kerja sama dengan sejumlah platform fintech.

Kemitraan dengan penyedia fintech, kata dia, menjadi sebuah keharusan di masa kini saat ponsel cerdas semakin menjamur dan banyak dimiliki masyarakat Indonesia, baik di kota besar dan pelosok.

Dalam pengamatan Arifin di Jepang sebagai negara maju, tidak banyak masyarakat di pelosok yang memiliki ponsel cerdas secara sporadis seperti di Indonesia. 

Di Indonesia, ponsel yang mendukung fintech sangat beragam dari harga murah sampai mahal. 

Belum lagi, menara pemancar sinyal juga terus dibangun sehingga jangakauannya semakin luas.

“Ada tren soal ponsel cerdas kita lebih keren dibanding Jepang. Masyarakat di Jepang utara dan selatan ponselnya lebih jadul. Ponsel kita terlalu canggih, banyak hal yang mendukung itu. Kelebihannya, fintech dikampanyekan pakai diskon-diskon. Ada dorongan tertentu sehingga pencapaian fintech ini lebih besar," kata dia. 

Dirut Baznas juga optimistis pada 2020 nanti pencapaian pengumpulan zakat 30 persen dari jalur digital dapat tercapai seiring banyaknya anak muda yang akan masuk angkatan kerja dan menjadi pemberi zakat (muzaki).

"Maka kami masuk ke dunia digital sehingga bisa masuk untuk anak muda. Mereka gaul dengan gadget. Beli martabak pakai gadget, naik ojek juga dan sebagainya. Bayar zakat juga begitu," katanya.

Dia mengatakan pemerintah saat ini juga terus menggencarkan promosi transaksi nontunai sehingga pertumbuhan fintech juga akan positif. Beberapa yang sudah tampak adalah saat ini di jalur jalan tol tidak lagi menggunakan uang tunai tetapi menggunakan "e-money

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I5mIGn
February 11, 2019 at 11:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I5mIGn
via IFTTT
Share:

Samawi Targetkan 12 Juta Suara untuk Jokowi-Maruf

Samawi memiliki 5.520 relawan se-Jawa Barat akan bergerilya untuk Jokowi-Ma'ruf.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) menargetkan 12 juta suara untuk pasangan nomor 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin di Jawa Barat pada perhelatan Pemilihan Presiden (Pilres) 2019. "Kami memiliki 5.520 relawan se-Jawa Barat akan bergerilya door to door guna mendapatkan 12 juta suara buat Jokowi-Ma'ruf," kata Sekretaris Jenderal Samawi, Aminuddin Maruf, di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (11/2).

Ia mengatakan, suara Jokowi tergerus dalam Pilpres 2014, kalah tipis dari Prabowo khsusunya di Jawa Barat. Karena itu, dalam sepekan ke depan, Samawi akan melakukan pembekalan kepada koordinator-koordinator di tingkat desa dan kelurahan.

"Dalam pembekalan relawan akan diberikan pemahaman bagaimana menangkal isu, fitnah, dan hoax yang ditujukan kepada pasangan nomor urut 01," ujarnya.

Menurutnya jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Jawa Barat berjumlah 33 juta pemilih, dan Kota serta Kabupaten Bogor merupakan salah satu parameter pemenangan suara di Jawa Barat dengan 4 juta suara. "Samawi se-Bogor berjumlah 511 relawan. Kita ingin, kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf 80 persen di Bogor," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tf72pE
February 11, 2019 at 11:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tf72pE
via IFTTT
Share:

Sunday, February 10, 2019

Gempa 4,7 SR Guncang Kota Bengkulu

Sebelumnya gempa juga terjadi di Kabupaten Bengkulu Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gempa bumi dengan kekuatan 4,7 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Bengkulu pada Ahad (10/2) malam. Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa bumi tersebut terjadi pada pukul 21.17 WIB.

Gempa terjadi pada koordinat 4,55 Lintang Selatan - 101,65 Bujur Timur dengan kedalaman 20 kilometer. Pusat gempa bumi berada di laut 108 kilometer Barat Daya Kota Bengkulu.

Getaran gempa dirasakan sampai Kota Bengkulu dalam skala II Modified Mercalli Intensity (MMI).

Sebelumnya pada pukul 21.08 WIB, Kabupaten Bengkulu Tengah juga diguncang gempa dengan kekuatan 4.6 SR. Gempa terjadi pada koordinat 4,55 Lintang Selatan - 101,62 Bujur Timur dengan kedalaman 14 kilometer.

Pusat gempa bumi berada di laut 127 kilometer Barat Daya Kabupaten Bengkulu Tengah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E2z9yC
February 10, 2019 at 11:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E2z9yC
via IFTTT
Share:

Saturday, January 26, 2019

Pemkot Ambon Canangkan Gerakan "Seng Mau Merokok"

Gerakan "Seng mau merokok" bagian dari Gerakan Masyarakat Sehat.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku mencanangkan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) "Seng mau merokok" atau tidak merokok. Gerakan ini ditandai dengan mematikan puntung rokok serta penandatangan komitmen yang dilakukan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dan akan ditindaklanjuti oleh para pejabat di lingkup Pemkot Ambon, Sabtu (26/1).

Wali Kota Richard mengatakan, pencanangan gerakan Ambon seng mau merokok merupakan kerja sama Pemkot Ambon dengan Organisasi Vital Strategies dan Mahasiswa Technology University of Sidney, Australia. Gerakan "Seng mau merokok" bukan hanya menjadi kebutuhan masyarakat Ambon, tetapi global terutama di negara maju, para perokok aktif menjadi warga negara kelas dua.

"Kenapa menjadi warga negara kelas dua karena orang sudah mulai terbiasa dengan gaya hidup sehat sehingga ruang orang yang merokok sempit terutama pada fasilitas umum, seperti di bandara, mal, restoran, dan kafe sudah disiapkan ruangan bagi perokok," katanya.

Ia menjelaskan, gerakan "Seng mau merokok" terkait perilaku masyarakat, jika dilakukan sosialisasi tetapi belum ada kesadaran untuk memulai hidup sehat maka akan terkendala. "Kita tidak akan berhenti untuk terus menyosialisasikan hal ini, memamg butuh waktu lama tetapi jika kita serius maka dipastikan akan ada perubahan," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan kota Ambon, Wendy Pelupessy menyatakan, Germas merupakan gerakan nasional yang diprakarsai oleh Presiden RI yang mengedepankan upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat. Menyukseskan Germas, bukan hanya tugas kesehatan saja tetapi seluruh pihak dalam mempraktikkan pola hidup sehat, melalui pencanangan germas seng mau merokok.

Germas dapat dilakukan dengan cara, melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban. Mendukung gerakan ini, pihaknya menyiapkan stan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memeriksakan kesehatan yakni pemeriksaan IVA tes guna mencegah kanker leher rahim, dan pemeriksaan sadanis untuk cegah kanker payudara.

Selain itu juga dilakukan pemerikasaan gula darah, kolesterol, asam urat, lingkar perut dan tinggi badan, tes golongan darah. "Puskesmas Rijali juga tampilkan pengobatan tradisional komplementer berupa pemanfaatan ba­han tanaman obat (jamu), serta pengobatan akupresur," tandas Wendy.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FQX8TI
January 26, 2019 at 11:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FQX8TI
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 22, 2019

Tiga BUMN Indonesia Targetkan Garap Jalur Kereta di Filipina

BUMN Indonesia menargetkan bisa membangun jalur kereta Filipina sepanjang 300 km

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Kolaborasi tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Inka Multi Solusi Trading (IMST), Wika Beton serta Pindad menargetkan bisa menggarap jalur kereta api di Filipina sepanjang 300 kilometer lebih. Saat ini rencana pembangunan jalur kereta api di Filipina masuk dalam uji kelayakan.

"Kami targetkan bisa menggarap jalur rel kereta di Filipina sepanjang 300-400 kilometer," kata Direktur Utama PT IMST, I Gede Agus Prayatna di Mejalengka, Selasa (22/1).

Agus menuturkan saat ini pihaknya sedang menjalin kerja sama dengan otoritas perkeretaapian di Filipina. Ketika kerja sama itu berhasil, maka akan ditingkatkan untuk pengerjaan proyek tersebut.

Menurutnya PT IMST akan mengerjakan jalur kereta sepanjang 300 meter untuk dilakukan uji kelayakan oleh Pemerintah Filipina. Setelah dianggap layak, maka pihaknya akan mendapatkan proyek pengerjaan rel sepanjang 300-400 kilometer.

"Ada peluang cukup besar dan kita tes trek di 300 meter dan kalau berhasil, maka akan dilanjutkan," tuturnya.

Dia meyakini bahwa peluang yang dimiliki oleh PT IMST sangat terbuka, namun pihaknya juga memerlukan sinergi dengan penyedia bantalan rel yaitu PT Wika Beton dan juga PT Pindad. "Peluang cukup besar dan kami akan bersinergi untuk mencapai target tersebut, agar produk Indonesia bisa bersaing di luar negeri," ujarnya.

Saat ini lanjut Agus, tiga BUMN yaitu PT IMST, PT Wika Beton dan PT Pindad, sedang bekerja sama untuk mengekspor bantalan rel kereta dan ini merupakan yang pertama kali dilakukan.

Ekspor itu lanjut Agus, dilakukan untuk mendukung pengerjaan jalur kereta sepanjang 300 meter dan ini merupakan bentuk sinergitas antar BUMN.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sOyc6N
January 22, 2019 at 11:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sOyc6N
via IFTTT
Share:

Sunday, January 20, 2019

Xiaomi Gencarkan Penetrasi di Pasar Afrika

Pada 18 Januari yang lalu, Xiaomi juga membuka toko terbesarnya di Eropa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Raksasa elektronik Cina Xiaomi fokus mengembangkan pasarnya di luar Cina. Setelah India dan Eropa, mereka menguatkan penetrasinya ke benua Afrika.

Pada Sabtu (19/1), Xiaomi mengumumkan pendirian Departemen Regional Afrika dan menunjuk Wang Lingming vice president Xiaomi sebagai manajer departemen Afrika, menurut media Cina Gizchina dalam laporannya, dikutip Ahad (20/1).

Afrika yang berpopulasi sekitar 1,2 miliar jiwa, orang-orangnya tidak menggunakan smartphone berspesifikasi tinggi seperti pasar lain dan sebagian besar dari mereka menggunakan ponsel fitur biasa. Dengan budaya dan ekonomi yang berbeda, sebagian besar pabrikan smartphone lokal tidak mengembangkan produknya dengan baik di Afrika.

Sekarang ini, Transsion Holding adalah raja di pasar smartphone Afrika dan tiga merek ponselnya, yakni itel, TECNO, serta Infinix menduduki ranking atas dalam penguasaan pangsa pasar melampaui merek besar seperti Samsung dan Apple.

Pada 18 Januari yang lalu, Xiaomi juga membuka toko terbesarnya di Eropa yang berlokasi di jalan Champs-Elysees, Paris, yang sangat terkenal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HndVPG
January 20, 2019 at 11:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HndVPG
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 1, 2019

Jumlah Pendaki Gunung Lawu Saat Pergantian Tahun Menurun

Cuaca buruk membuat jumlah pendaki Gunung Lawu menurun.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGETAN -- Jumlah pendaki Gunung Lawu pada masa pergantian tahun 2018-2019 melalui jalur pendakian Cemorosewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur menurun diduga akibat cuaca buruk.

Petugas loket jalur pendakian Cemorosewu, Suparman di Magetan, Selasa (1/1), menyebutkan jumlah pendaki yang terdata di pos masuk jalur Cemorosewu sejak Senin (31/12) pagi hingga Selasa (1/1) sebanyak 850 orang.

"Jumlah pendaki Gunung Lawu yang melalui Cemorosewu sejak kemarin (Senin) pagi hingga siang ini (Selasa) sebanyak 850. Dibanding tahun-tahun sebelumnya pada saat pergantian tahun, jumlahnya sangat menurun. Selain karena ada libur panjang sebelum tahun baru, juga cuaca yang kurang mendukung," katanya.

Menurut dia, pada saat pergantian tahun, biasanya jumlah pendaki yang melalui jalur pendakian Cemorosewu rata-rata antara 2.000 hingga 3.000 orang pendaki.

"Kemarin lusa (Ahad, 30 Desember 2018), jalur pendakian sempat ditutup karena adanya hujan dan badai. Tapi kemarin pagi, ketika kondisi cuaca sudah normal mulai dibuka lagi," ujarnya.

Seorang pendaki, Sujono warga Desa Sidowayah, Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur menuturkan di kawasan puncak Gunung Lawu kondisi cuaca buruk. Bersama lima temannya dia menginap di kawasan Hargodalem sejak Senin (31/12) pukul 18.00.

"Saya berangkat dari Cemorosewu Senin pukul 09.00, sampai di Hargodalem pukul 18.00. Kondisi cuaca sangat buruk, hujan deras dan terjadi badai di antara pos empat sampai pos lima," katanya.

Menurut dia, hingga Selasa pagi, di kawasan sekitar puncak masih terjadi hujan dan badai. Sehingga banyak pendaki yang masih tertahan di kawasan puncak karena sebagian pendaki tidak berani menerobos kawasan yang dilanda badai.

Hal senada diungkapkan Suharto, pendaki asal Sukoharjo, Jawa Tengah. Dia tertahan di antara pos dua dan pos tiga, karena terjadi hujan deras dan badai.

"Saya berdua dengan teman saya, Triyanto berangkat pukul 18.00 dari Cemorosewu. Karena hujan deras dan terjadi badai, akhirnya kami mendirikan tenda sebelum sampai pos tiga," ungkapnya.

Sampai Selasa pagi, kata dia, kondisi cuaca masih buruk. Sehingga, dia tidak melanjutkan pendakian, dan memutuskan untuk turun.

Setiap pergantian tahun banyak pendaki menyambut datangnya tahun baru di puncak Gunung Lawu. Para pendaki biasanya menyaksikan matahari terbit dari kawasan puncak gunung setinggi 3.265 meter di atas permukaan laut itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EZqtut
January 01, 2019 at 11:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EZqtut
via IFTTT
Share: