Showing posts with label 2019 at 05:33PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 05:33PM. Show all posts

Monday, May 27, 2019

De Ligt: Saya Mungkin Bertahan di Ajax

Kemana Matthijs de Ligt akan berlabuh pada musim depan masih menjadi tanda tanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kemana Matthijs de Ligt akan berlabuh pada musim depan masih menjadi tanda tanya. Pemain Ajax Amsterdam itu terus dikait-kaitkan dengan sejumlah klub, setelah tampil memukau pada musim ini.

Namun, De Ligt mengaku hingga saat ini belum memutuskan kemana akan berlabuh. Ia juga membantah jika Barcelona dan Manchester City adalah klub impiannya. Bahkan, De Ligt mengatakan ada kemungkinan dia akan bertahan di Ajax.

Pemain berusia 19 tahun itu mengatakan engan terburu-buru memutuskan masa depannya. Terlebih De Ligt masih terikat kontrak hingga 2021 di Ajax. "Saya belum tahu," ucapnya.

"Frenkie de Jong (uang bergabung dengan Barcelona) sudah membuat keputusan dan saya belum, begitulah adanya," katanya.

"Ada beberapa klub tertarik, itu benar. Tapi kamu melihat apa yang terbaik untukmu, kamu harus membuat keputusan sendiri," ujarnya.

De Ligt menegaskan, dirinya tidak punya klub impian lain untuk dibela selain Ajax. "Itu selalu mimpi saya untuk bermain untuk Ajax dan saya berhasil," tegasnya.

"Saya melihat apa yang terbaik untuk karir saya dan apa tempat terbaik untuk berkembang. Jika yang terbaik adalah memulai persiapan untuk musim baru di Ajax atau klub lain. Selama aku punya kontrak di Ajax, pasti ada kesempatan aku akan tinggal," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QtEzHn
May 27, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QtEzHn
via IFTTT
Share:

Sunday, May 26, 2019

Trump Sebut Smollett Utang Minta Maaf ke Pendukungnya

Trump sudah berulang kali menyatakan pendapatnya terhadap kasus Jussie Smollett.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON DC — Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengungkapkan bahwa aktor kontroversial Jussie Smollett berutang permintaan maaf pada para pendukungnya. Trump mengatakan ini setelah menduga adanya kebohongan Smollet terhadap pendukung Trump yang menyerangnya dalam kejahatan berbasis kebencian.

“Selain sangat tidak kompeten dan mencoreng, kasus Smollett di Chicago juga tentang kejahatan berbasis kebencian,” kata Trump dalam cicitannya di Twitter, seperti dilansir dari Fox News, Ahad (26/5).

“Ingat, ‘negara MAGA (Make America Great Again) melakukannya!’. Itu ternyata kebohongan total, tidak ada hubungannya dengan Negara MAGA. Hal-hal serius dan bahkan bukan permintaan maaf pada jutaan orang!” ujarnya lagi.

Komentar Trump muncul di tengah berita bahwa hakim Illinois memerintahkan pihak berwenang untuk membuka segel berkas kasus pidana Smollett. Insiden itu menjadi titik nyala lain dalam perdebatan tentang rasisme dan kejahatan rasial palsu di AS.

Kontroversi muncul di sekitar kasus ketika pengacara negara menjatuhkan 16 dakwaan terhadapnya, meskipun polisi menuduhnya memalsukan serangan. Ini bukan pertama kalinya, orang nomor satu di AS itu mengutarakan nama Smollett. Selama rapat umum pada April lalu, ia menyebut Smollet sebagai aktor kelas tiga dan mengatakan kasusnya memalukan bagi bangsa Amerika.

“Ia berkata ‘saya diserang oleh negara MAGA’. Bisakah kamu mepercayainya? Ternyata benar-benar kebohongan,” kata Trump saat rapat umum di Green Bay.

Sementara itu, tersangka penyerang Smollett telah mengajukan gugatan pencemaran nama baik.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2M6ksR4
May 26, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2M6ksR4
via IFTTT
Share:

Friday, May 24, 2019

Febri Hariyadi Siap Buktikan Diri di Timnas Indonesia

Febri menjadi langganan timnas Indonesia sejak 2017 lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan 25 pemain untuk perkuat timnas senior Indonesia. Para pemain ini akan dipersiapkan untuk pemusatan latihan yang diakhiri uji coba melawan Yordania pada 6 Juni 2019 nanti.

Gelandang sayap Persib, Febri Hariyadi, mengaku bersyukur dapat kembali dipanggil timnas. Namun ia masih harus membuktikan diri layak membela skuat Garuda.

"Tapi masih dalam seleksi karena masih seleksi sampai tanggal tiga dan ada pencoretan empat sampai tiga pemain, jadi saya berusaha masuk ke dalam skuat timnas yang akan dibawa ke Yordania," kata Febri di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (23/5).

Febri mengakui persaingan ketat begitu terasa di timnas. Apalagi, pelatih timnas senior, Simon McMenemy, turut memanggil beberapa pemain senior untuk bergabung. "Yang jelas saya selalu memberikan yang maksimal karena saya juga ingin masuk ke dalam skuat timnas," katanya.

Febri memang menjadi langganan timnas sejak 2017 lalu. Dia tidak pernah absen baik ketika kepemimpinan Luis Milla maupun Simon McMenemy.

Febri berharap mendapat kepercayaan dari Simon. Menurutnya, siapa pun pelatihnya yang terpenting adalah bekerja dengan keras. "Semua pelatih juga pasti beda keinginan yang jelas apapun yang pelatih mau saya harus mengikutinya dengan baik," katanya menegaskan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JZTbND
May 24, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JZTbND
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 21, 2019

Mendekatkan Diri kepada Allah

Orang-orang yang mendekatkan diri kepada Allah diklasifikasi menjadi dua golongan

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: A. Ilyas Ismail     

Dalam sebuah dialognya, Nabi Musa a.s. pernah bertanya kepada Allah, "Apakah Engkau jauh sehingga aku perlu memanggil-Mu keras-keras, atau Engkau dekat sehingga aku cukup berbisik kepada-Mu?"

Jawab-Nya, "Kalau Kukatakan jauh, kamu tak dapat mencapainya, dan kalau Kukatakan dekat, kau pun tak bakal mampu menempuhnya."

Pernyataan Tuhan di atas, menurut pakar tafsir Al-Raghib al-Ashfahani di kitab Al-Mufradat fi Gharib Alqur'an, bermakna bahwa Tuhan pada hakikatnya amat dekat hamba-Nya. Bahkan menurut Alquran (QS. 50:16), Tuhan justru lebih dekat kepada manusia ketimbang urat nadinya. Namun, kedekatan-Nya tidaklah bersifat fisik seperti dibayangkan Musa dalam dialog di atas, melainkan bersifat rohani dan spiritual.

Ia mendekati hamba-Nya melalui petunjuk dan limpahan nikmat dan karunia-Nya yang tak terhingga banyaknya. Inilah makna kedekatan Allah kepada manusia. Lalu, bagaimana dengan kedekatan manusia kepada-Nya?

Menurut al-Ashfahani, kita dapat mendekati-Nya secara rohani pula, yaitu menghiasi diri sebanyak mungkin dengan "sifat-sifat" Allah, seperti sifat bijak-bestari (hikmah), sifat ilmu, sifat penyantun, dan kasih sayang. Ini semua dapat terjadi -- meski disadari bahwa manusia tidak mungkin menjadi Tuhan -- bila kita mampu menghilangkan berbagai kotoran dan dosa kita.

Setiap kita tentu berbeda-beda kedekatannya dengan Allah, bergantung dan setingkat dengan upaya yang kita lakukan. Menurut Syekh Islam Ibnu Taimiyyah dalam sekian banyak karyanya, orang-orang yang mendekatkan diri kepada Tuhan dapat diklasifikasi menjadi dua kelompok.

Pertama, kelompok al-muqtashidun, kelompok sedang atau pertengahan, yaitu orang-orang yang mendekati Allah dengan menjalani semua kewajiban dan menjauhi semua larangan Allah SWT.

Kedua, kelompok al-muqarrabun, kelompok terdepan, yang mendekati Allah bukan saja dengan melakukan seluruh kewajiban dan menjauhi semua larangan, melainkan juga melengkapi diri dengan berbagai ibadah-ibadah sunnah (al-mandubat). Bahkan mereka mampu menjadikan semua aktifitasnya, meski tidak bersifat khas keagamaan, bermakna dan memiliki nilai pengabdian.

Allah akan menyambut hamba-Nya yang dengan tulus dan ikhlas hendak kembali ke jalan-Nya. Dalam sebuah hadits Qudsi yang sangat populer di kalangan kaum sufi, Allah SWT berfirman, "Jika hamba-Ku mendekat kepada-Ku sejengkal, maka aku telah datang menghampirinya sehasta. Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku datang menyambutnya dengan berlari. Dan jika ia datang kepada-Ku dengan berlari, maka aku datang menyongsongnya lebih cepat lagi."

Sungguh beruntung orang yang memiliki kesadaran untuk kembali ke jalan-Nya dan mendekatkan diri pada-Nya sebesar apa pun dosa dan kesalahan yang pernah ia lakukan. Pintu taubat dan pintu rahmat-Nya selalu terbuka lebar-lebar bagi siapa saja yang mau mengetuk dan membukanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30AqMn2
May 21, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30AqMn2
via IFTTT
Share:

Erdogan Ajak Pemimpin Muslim di Seluruh Dunia Melawan Israel

Erdogan menilai Israel harus bertanggungjawab atas pembunuhan warga Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Presiden Turki Reccep Tayyep Erdogan mengajak pemimpin muslim di seluruh dunia untuk bersatu dan melawan Israel. Pernyataan itu ia katakan beberapa hari setelah sejumlah rakyat Palestina tewas ditembak penembak jitu Israel dalam pawai yang menandai 70 tahun penjajah Israel. 

Berbicara di pertemuan istimewa Kerja Sama Organisasi Islam (OKI) Erdogan mengatakan Israel harus bertanggung jawab atas pembunuhan yang memicu amarah masyarakat internasional itu. Penembakan tersebut juga menyebabkan gelombang protes dari Asia, Timur Tengah sampai Afrika Utara. 

"Untuk mengambil tindakan atas pembantaian rakyat Palestina yang dilakukan penjahat Israel cara dengan menunjukan ke seluruh dunia bahwa kemanusiaan belum mati," kata Erdogan di Istanbul, seperti dilansir di Aljazirah, Selasa (21/5).

Presiden Turki itu menggambarkan pembunuhan yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina sebagai 'kejahatan, kekejaman dan teror negara'. Ia juga mengatakan hal ini akan menghantuai Amerika Serikat (AS) yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. 

Pada Senin (20/5) ketika Amerika melanjutkan relokasi kedutaan besar yang kontroversial sebanyak 62 orang termasuk lima anak-anak tewas dalam penembakan yang dilakukan tentara Israel. Lebih dari 2.700 pengujuk rasa terluka dalam pembantaian yang terjadi saat mereka berkumpul di garis gencatan senjata yang terletak antara Gaza dan Israel.  

Para pengunjuk rasa itu memperingati hari Nakba, hari di mana paramiliter zionis melakukan pembersihan etnis orang Palestina pada 1948. Hal itu memaksa 750 ribu rakyat Palestina mengungsi dari tanah air mereka. 

Beberapa kepala negara datang ke pertemuan di Istanbul. Tapi Arab Saudi, tuan rumah kelompok 57 negara anggota OKI hanya mengirim pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri. Bahrain, Mesir, dan Uni Emirat Arab juga hanya mengirimkan pejabat Kementerian Luar Negeri mereka.   

Dalam pertemuan tersebut Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani mengatakan penderitaan Palestina telah 'menjadi simbol penindasan rakyat di seluruh dunia'. Ia juga mengencam 'pembantaian brutal' Israel yang mereka lakukan terhadap pengunjuk rasa.

"Siapa di antara kita yang tidak tahu pengepungan yang dipaksakan di Jalur Gaza dan hukuman kolektif terhadap populasinya, Jalur Gaza diubah menjadi kamp konsentrasi besar jutaan orang yang kehilangan hak dasar mereka untuk berpergian, bekerja dan mendapatkan perawatan kesehatan," kata Al Thani. 

"Ketika putra mereka disebut teroris, dan ketika mereka melakukan unjuk rasa damai, mereka disebut ekstremis, dan ditembak mati dengan peluru tajam," tambahnya. 

Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah mengatakan AS menjadi 'bagian dari masalah bukan dari solusi'. Ia mengatakan relokasi kedutaan besar Negeri Paman Sam itu 'tidak agresif terhadap negara Islam, melawan muslim, dan umat Kristen.

Raja Abdullah II dari Yordania juga mendesak langkah darurat untuk mendukung 'perlawanan rakyat Palestina'. Sementara itu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengajak negara anggota OKI untuk mengambil langkah ekonomi dan politik melawan AS dan Israel. 

OKI mengeluarkan pernyataan resmi meminta PBB untuk meluncurkan penyelidikan internasional atas pembunuhan di Gaza dan membentuk pasukan perlindungan internasional untuk rakyat Palestina. Negara-negara OKI juga akan melakukan pembatasan ekonomi untuk negara, perusahaan atau individu yang mengakui aneksasi Israel di Yerusalem.   

Satu hari sebelum Erdogan juga menemui 10 ribu orang di pasar malam Yenikapi, Istanbul. Di sana Erdogan mengatakan dunia Islam harus bersatu dan 'menyatukan diri lagi'. 

"Muslim terlalu sibuk berperang dan saling tidak sepakat diantara mereka sendiri dan malu ketika berkonfrontasi dengan musuh mereka, sejak tahun 1947 Israel telah bebas melakukan apa pun yang mereka mau di kawasan, mereka melakukan apa pun yang mereka suka, tapi kenyataannya bisa dihentikan, jika kami bersatu," kata Erdogan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VDC7iD
May 21, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VDC7iD
via IFTTT
Share:

Friday, May 17, 2019

Ramadhan, Saatnya Berbagi

Alangkah lebih baiknya bila menjadikan bulan Ramadhan sebagai momen berbagi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ramadhan menjadi bulan penuh kebaikan. Alangkah lebih baiknya bila menjadikan bulan Ramadhan sebagai momen berbagi.

Berikut tausyiah dari Rustamaji mengenai berbagi di bulan Ramadhan.

Videografer | Republika TV     Video Editor | Fian Firatmaja

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HABuBt
May 17, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HABuBt
via IFTTT
Share:

Saturday, May 11, 2019

PWNU Jatim Ingatkan Rekomendasi Multaqo Ulama untuk Bangsa

Rekomendasi Multaqo Ulama agar bangsa terhindar dari perpecahan.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA— Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengingatkan pentingnya rekomendasi "Multaqo Ulama" guna mencegah munculnya tindakan yang dapat mencederai perpolitikan di Indonesia.

"Rekomendasi itu sangat penting agar bangsa ini tetap damai, khususnya pasca-Pemilu 2019," Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdussalam Sohib, di Surabaya, Sabtu (11/5).   

Menurut dia, beberapa bentuk yang mengarah pada ternodanya proses politik di Indonesia, salah satunya adalah mobilisasi massa sebagai bentuk upaya delegitimasi terhadap penyelenggara pemilu, bahkan dikategorikan sebagai premanisme politik.

"Mobilisasi massa atau people power itu premasnisme politik," ucap pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif, Denanyar Jombang tersebut.

Dia menjelaskan, Multaqo Ulama tercetus sejumlah rekomendasi, yakni menegaskan kembali kesepakatan pendiri bangsa dan alim ulama terkemuka bahwa bentuk bangunan yang sejalan dengan Islam di bumi Indonesia adalah NKRI, serta bentuk negara sesuai dengan Islam yang "rahmatan lil''alamin" dan Pancasila adalah dasar negara dan filsafat bangsa.

Multaqo ulama juga mengajak seluruh umat Islam menghindari fitnah dan perpecahan serta saling memaafkan melalui rekonsiliasi, kemudian mengimbau umat Islam untuk bersama-sama mewujudkan stabilitas keamanan dan situasi kondusif sekaligus mengedepankan persamaan sebagai umat manusia yang saling bersaudara satu sama lain.

Rekomendasi lainnya, yaitu mengajak seluruh umat Islam untuk menghindari dan menangkal aksi provokasi dan kekerasan dari pihak yang tidak bertanggung jawab, mengajak umat Islam senantiasa menaati peraturan dan perundangan berlaku di seluruh wilayah NKRI sebagai pengejawantahan konstruktif dengan penuh rasa hormat kepada pemerintah yang sah.

Selain itu, umat Islam diajak tidak terpancing melakukan aksi inkonstitusional, baik langsung maupun tidak langsung, karena itu bertentangan dengan ajaran Islam.

Kiai Salam, sapaan akrabnya, mengatakan rekomendasi tersebut juga bisa disampaikan kepada aparat keamanan dan penegak hukum agar bertindak tegas tanpa ragu dengan segala tindakan yang mengancam konstitusi. "Mayoritas masyarakat resah dengan isu-isu seperti itu. Dalam hal ini, masyarakat jangan terpengaruh maupun terpancing," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VRGoDi
May 11, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VRGoDi
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

Pengamat: People Power Selesai Ketika Pencoblosan

Masyarakat sudha menunjukkan people power dengan memilih pilihannya di bilik suara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik Universitas Indonesia Donny Gahral Adian mengatakan momentum people power sudah selesai. Donny mengatakan people power sudah dilangsungkan saat pencoblosan pada 17 April.

Masyarakat, kata dia, sudah menunjukkan people power dengan memilih pilihannya di bilik suara. Massa berbondong-bondong ke TPS-nya masing-masing.

Ia pun menyatakan mobilisasi massa untuk melawan hasil pencoblosan tidak tepat jika menggunakan istilah tersebut. Bagi kubu yang kalah, kata dia, agar tidak melakukan mobilisasi massa sebagai pengejawantahan people power

"Gerakan people power itu untuk menjatuhkan pemerintahan yang otoriter bukan untuk proses penghitungan suara dalam sebuah pemilu yang demokratis," katanya. saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (19/4).

Menurut dia, di luar hal itu, mobilisasi massa adalah tidak tepat karena dapat berkonotasi menjadi pemaksaan kehendak di luar jalur hukum yang sah. Mobilisasi massa itu, lanjut dia, berpotensi sebagai tindakan inkonstitusional dan berpotensi makar.

"People power sebagai mobilisasi massa untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah adalah tindakan berpotensi makar dan inkonstitusional, memiliki potensi yang sangat besar untuk makar," kata dia.

Donny mengatakan sebaiknya setiap kubu untuk turut menunggu hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZmnCTl
April 19, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZmnCTl
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 10, 2019

Erdogan Sebut Hasil Pemilu di Istanbul Menyimpang

Partai oposisi menang tipis dalam pemilihan umum wali kota Istanbul.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan mengatakan hasil pemilihan umum di Istanbul harus dianulir karena penyimpangan yang terjadi. Surat kabar Turki Sabah melaporkan menurut Erdogan, penyimpangan pemilu di Istanbul mulai dari penunjukan petugas kotak suara. 

Dalam hasil sementara oposisi utama Republican People Party (CHP) menang tipis di pemilihan umum wali kota Istanbul. Hal itu menunjukkan berakhirnya kekuasaan Partai AK yang dipimpin Erdogan selama 25 tahun.

Di dalam pesawat dalam perjalanan pulang dari Moskow pekan ini, Erdogan mengatakan peraturan yang mengharuskan petugas kotak suara mesti pegawai negeri sipil belum dilaksanakan di mana-mana. Pegawai tetap pemerintah hanya ditempatkan di beberapa tempat.

"Rekan kami yang menetapkan hal ini, sewajarnya semua hasil ini diragukan, jika  mereka melihatnya dengan sungguh-sungguh, hal ini akan menyebabkan hasilnya dibatalkan," kata Erdogan, Rabu (10/3).

Keputusan untuk membatalkan hasil pemilihan ada di tangan Dewan Pemilihan Tinggi Turki. Pejabat senior Partai AK mengatakan akan meminta pemungutan suara ulang di Istanbul. Setelah Dewan Pemilihan Tinggi Turki menolak permintaan mereka untuk menghitung ulang semua suara di 31 distrik di Istanbul.

Serangkaian perhitungan suara sudah dilakukan sejak pemungutan suara dilakukan. Pada Senin, Erdogan mengatakan akan mengajukan gugatan ke komisi pemilihan pemilihan daerah Istanbul. Ia sebut gugatan itu melawan 'kejahatan teroganisir'.

Kekalahan di Istanbul akan menjadi pukulan bagi Erdogan yang telah mendominasi perpolitikan Turki selama 16 tahun. "Kami, sebagai partai politik, telah mendeteksi kejahatan dan beberapa aktivitas terorganisir," kata Erdogan di Istabul sebelum melakukan perjalanan ke Moskow, seperti dilansir di Anadolu Agency.

Erdogan mengatakan tidak hanya ada satu pernyimpangan. Tapi ia menemukan banyak penyimpangan dalam hasil pemilihan umum lokal.

"Proses pemilu sudah selesai, proses selanjutnya adalah proses peradilan," kata Erdogan.

Jutaan rakyat Turki memberikan suara mereka dalam pemilihan umum 31 Maret lalu. Mereka memilih wali kota, anggota dewan kota, mukhtars (pejabat lingkungan), dan anggota tetua untuk lima tahun ke depan.

"Kami akan menggunakan alasan banding luar biasa dan mengatakan kami ingin pemilihan ulang di Istanbul, di semua tempat di Istanbul, aksi ini dilakukan secara terorganisir, itulah mengapa kami menyebutnya penyimpangan terorganisir," kata wakil ketua Partai AK Ihsan Yavuz dalam konferensi pers di Ankara yang disiaran di televisi, seperti dikutip the New York Times.

Menurut hasil sementara Ekrem Imamoglu dari CHP memimpin perolehan suara di Istabul dengan 48.79 persen suara. Di mana kandidat Partai AK Binali Yildrim berada di posisi kedua dengan 48,51 persen suara.

Dilansir Channel News Asia setelah bertemu dengan Dewan Pemilihan Tinggi pada hari Selasa (9/4) lalu perwakilan dewan pemilihan AKP Recep Ozel mengatakan Dewan Pemilihan Tinggi hanya menyetujui penghitungan ulang 51 kotak suara, yang tersebar di 21 dari total 39 kabupaten kota. Partai AK juga terancam akan kehilangan kekuasaan di Ankara, kota terbesar kedua di Turki. Sebab kandidat dari CHP juga mengungguli perolehan suara sementara di kota itu.

Kini partai AK sedang terhuyung-huyung karena berpotensi kehilangan kedua kota tersebut. Dua kota yang mereka kuasai selama seperempat abad. Sebelum muncul di pentas nasional Erdogan juga terkenal setelah menjadi wali kota Istanbul pada 1990-an.

Mantan Pemimpin Redaksi Hurriyet Daily News Murat Yetkin menulis di blognya pada pekan ini. The New York Times melaporkan Yetkin menulis lingkar terdekat Erdogan terpecah menjadi dua kubu. Kubu pertama mereka yang ingin terus mendorong pemilihan ulang di Istanbul.

Kubu kedua yang berisi orang-orang yang lebih berpengalaman ingin Erdogan menerima hasilnya, karena gugatan tersebut justru akan meningkatkan status Imamoglu.

Direktur German Marshall Fund di Ankara Ozgur Unluhisarcikli mengatakan melihat pernyataan Erdogan pada pekan ini mungkin menjadi kemenangan kelompok garis keras. Tapi, kata Unluhisarcikli, ada kemungkinan itu cara Erdogan 'untuk mengelola traumanya'.

"Ini sepertinya lebih untuk membuat seakan-akan kekalahan di Istabul sebenarnya hanya kemenangan yang dicuri dari cara yang tidak sah," kata Unluhisarcikli.

Unluhisarcikli juga mencatat pemilihan ulang sebenarnya cukup berisiko bagi Erdogan. Hal itu mengingat krisis ekonomi Turki masih terus berlanjut.

"Saya tidak percaya Erdogan sebenarnya ingin pemungutan suara ulang, realita tidak membiarkan itu terjadi, ini menjadi pertaruhan yang besar," kata Unluhisarcikli.

Hasil di Istanbul jelas akan menjadi beban yang sangat berat bagi Erdogan. Ada dampak yang pasti terhadap presiden dan partainya atas kekalahan tersebut.

Dengan populasi 15 juta orang yang sebagian besar berada di sisi Eropa, Bospprus maka Istanbul menjadi kota berpopulasi paling banyak dan menjadi pusat ekonomi Turki. Istanbul juga kampung halaman Erdogan dan sudah lama menjadi basis massanya.

The New York Times melaporkan para oposisi dan pakar berpendapat kota itu menjadi sumber kekayaan vital dalam jaringan kronisme dan nepotisme Erdogan. Tempat Erdogan membagikan kontrak berbagai proyek dan mendistribusi dana kota ke yayasan amal yang memiliki hubungan dengan keluarganya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GdUBSn
April 10, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GdUBSn
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

JK: Kuasai Teknologi atau Kita Dimonopoli Orang Lain

Wapres mengajak generasi muda aktif dalam penguasaan ilmu dan teknologi.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak generasi muda Indonesia aktif dalam penguasaaan ilmu dan teknologi. Menurut JK, hal itu karena keduanya merupakan modal utama suatu bangsa untuk maju.

Hal itu disampaikannya saat hadir dalam pembukaan Festival Kebangsaan II Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di depan sivitas akademika dan ratusan mahasiswa UMM, Sabtu (6/4). "Ini modal utama kita semuanya dan di kampus-kampus yang lainnya dan universitas lainnya pendiri, para dosen-dosen, para Profesor, tentu inilah yang bisa memberikan modal utama bagi kemajuan bangsa ini," ujarnya.

Menurut JK, itu karena ilmu dan teknologi tidak ada batasnya. Sehingga, apabila bangsa Indonesai tidak menguasai ilmu, maka justru akan dikuasai oleh ilmu dan teknologi, yang tidak dipahami oleh bangsa Indonesia. JK melanjutkan, hal itu juga sudah terbukti dengan teknologi dan ilmu pengetahuan yang masuk seperti google, facebook dan semacammya.

"Kita dikuasai oleh Google,kita dikuasai oleh Amazon, kita dikuasai oleh Facebook, kita dikuasai oleh Apple, tiap hari sekarang ini. Apabila kita lemah dari itu maka ilmu yang akan menguasai kita, tapi ilmu yang kita tidak kuasai," jelas JK.

JK menilai, perkembangan dan teknologi ini juga sudah masuk dalam keseharian masyarakat Indonesia, mulai dari pendidikan dan bidang lainnya. "Apa saja sekarang orang tidak tanya lagi ke dosennya tapi orang tinggal tanya ke Google, mau kemana lihat Google, mau bertanya apa, mau makan apa lihat Google," kata JK.

Saat ini, meski teknologi memudahkan masyarakat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari, namun tidak seluruhnya baik. "Itu membantu, tapi apabila kita tidak bisa membuat ilmu lebih baik maka kita akan terkuasai oleh orang lain, kita akan dimonopoli orang lain, tiap hari rata-rata orang Indonesia 4-5 jam, lihat handphonenya, lihat gadgetnya," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2OVJKPB
April 06, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2OVJKPB
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Amplop Serangan Fajar Bowo Dikemas Sebulan

Amplop serangan fajar tersebut ada yang berisi uang Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi mulai membuka barang bukti kardus-kardus berisikan uang untuk 'serangan fajar' Pemilu 2019 milik tersangka anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso. Bowo terjerat dalam kasus suap kerja sama pengangkutan distribusi pupuk PT Pupuk Indonesia Logistik yang menggunakan kapal PT Humpuss Transportasi Kimia (PT HTK).

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah mengungkapkan dari 82 kardus dan dua kontainer yang berisikan sekitar 400 ribu amplop, penyidik KPK baru membuka sebanyak tiga kardus. "Sampai saat ini, kami baru bisa menghitung kardus yang ketiga. Artinya masih ada sekitar 79 kardus lagi dan dua kontainer yang harus kami buka semuanya untuk memastikan apakah semua berisi uang Rp 20 ribu atau sebagian Rp 50 ribu," kata Febri saat dikonfirmasi, Rabu (3/4).

KPK, sambung Febri, akan membuka semua amplop serangan fajar tersebut dalam waktu secepatnya. Meskipun, lanjut Febri, Bowo Sidik mengemas amplop serangan fajar dalam waktu sebulan. "Kami akan buka semuanya memang butuh waktu yang cukup lama ya, sehingga kami baru bisa menyampaikan informasinya secara bertahap. Kalau dari informasi selama proses penyidikan ini berjalan diduga proses memasukkan uang ke 400 ribuan amplop itu membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Itu dari informasi yang kami dapatkan, KPK berharap proses untuk perhitungannya bisa lebih cepat," tutur Febri.

Adapun, dari yang sudah dibuka sebagian besar itu berisi uang Rp 20 ribu dan sebagian kecil ada uang dalam pecahan Rp 50 ribu. Untuk jumlahnya, sampai dengan saat ini, Febri mengatakan terhitung sekitar Rp 246 juta. Jumlah tersebut berdasarkam uang yang sudah dikeluarkan dari ratusan amplop.

Pada Kamis (27/3), penyidik KPK menyita 84 kardus berisikan uang dugaan suap Rp 8 miliar yang sudah dipecah menjadi Rp 50 ribu dan Rp 20 ribu dalam 400 ribu amplop putih. Uang dugaan suap tersebut diduga akan digunakan Politikus Golkar tersebut untuk serangan fajar di Pemilu 2019.

KPK telah menetapkan anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso tersangka suap kerja sama distribusi pupuk PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK). Selain Bowo, dua tersangka lainnya yakni pihak swasta yang merupakan orang kepercayaan Bowo, Indung sebagai penerima suap dan Marketing Manager PT HTK, Asty Winasti sebagai pemberi suap.

Bowo diduga meminta fee kepada PT HTK atas biaya angkut yang diterima sejumlah 2 dolar AS per metric ton. Diduga telah terjadi enam kali penerimaan di sejumlah tempat sebesar Rp 221 juta dan 85.130 dolar AS.

Dalam tangkap tangan juga ditemukan uang sekitar Rp 8 miliar dalam pecahan Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu yang telah dimasukkan dalam amplop-amplop. Uang tersebut diduga bakal digunakan Bowo untuk 'serangan fajar' Pemilu 2019. Politikus Golkar itu kembali mencalonkan diri pada Pemilu 2019 di daerah pemilihan Jawa Tengah II.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2WDj6xu
April 03, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2WDj6xu
via IFTTT
Share:

Sunday, March 31, 2019

Hari Libur, Daop 3 Cirebon Jalankan KA Tambahan

Perjalanan KA tambahan itu terdiri dari dua kereta eksekutif dan tujuh kereta ekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- PT KAI  Daop 3 Cirebon akan menjalankan kereta api tambahan dari Stasiun Cirebon menuju stasiun Gambir (KLB Tambahan) pada 3 dan 7 April 2019 mendatang. Hal itu dimaksudkan untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat terhadap perjalanan KA di hari libur, khususnya dari dan ke Jakarta.

Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Kuswardojo, menjelaskan, KA tambahan tersebut dijadwalkan berangkat pada pukul 11.00 WIB dari Stasiun Cirebon dan tiba di Stasiun Gambir pukul 14.05 WIB. Setelah itu, kembali dari Stasiun Gambir pukul 14.30 WIB dan tiba di Stasiun Cirebon pukul 17.30 WIB.

"Perjalanan KA tambahan itu terdiri dari dua kereta eksekutif dan tujuh kereta ekonomi,’’ kata Kuswardojo, Ahad (31/3).

Kuswardojo menyebutkan, untuk KA kelas eksekutif, tarifnya senilai Rp 150 ribu. Sedangkan KA kelas ekonomi, tarifnya Rp 90 ribu.

Kuswardojo mengungkapkan, melalui perjalanan KA tambahan itu, PT KAI berupaya untuk memberikan  pelayanan terbaik sesuai yang diharapkan oleh pengguna jasa. Dia berharap, perjalanan KA di Daop 3 Cirebon dapat terus berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna jasa di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2WCyeeS
March 31, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2WCyeeS
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 26, 2019

Nasihat untuk Mereka yang Hendak Menikah

Menikah merupakan jalan yang baik bila didasarkan pada ketakwaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pernikahan merupakan jalan yang baik untuk menyalurkan fitrah kemanusiaan, semisal menjalin hubungan kasih-sayang, memeroleh keturunan, atau ketertarikan terhadap lawan jenis. Islam menganjurkan umatnya untuk melakukan salah satu sunnah Rasulullah Muhammad SAW itu.

Begitu pentingnya pernikahan, sehingga mesti dipersiapkan secara sungguh-sungguh. Karena itu, setiap orang Islam yang hendak menapaki tahapan tersebut perlu melalui pertimbangan yang sebaik-baiknya. Hal itu dilakukan tanpa mengurangi semangat menyempurnakan separuh agama.

Hal itu tercermin dalam sabda Nabi SAW, "Apabila seseorang menikah, maka sungguh dia telah menyempurnakan setengah agama. Maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah dalam setengah yang lainnya."

Berikut beberapa langkah yang dapat ditempuh sebelum melangsungkan pernikahan. Pertama, pernikahan mesti didasarkan pada niat karena Allah atau lillahi ta'ala. Segenap konsekuensi dari pernikahan--semisal membangun keluarga, memiliki keturunan, dan sebagainya--mesti berada di jalan menuju ridha Allah Ta'ala.

Tentang hal itu, ingatlah sabda Rasulullah SAW, "Tiga golongan yang pasti memeroleh pertolongan Allah, yakni orang yang berjihad di jalan Allah, hamba sahaya yang terikat perjanjian yang ingin menyelesaikan tebusan dirinya, dan orang yang menikah karena ingin menjaga kesucian."

Kedua, bersikaplah selektif. Maknanya, seorang laki-laki Muslim hendaknya menjatuhkan pilihan kepada perempuan yang telah benar-benar diketahui latar belakangnya. Demikian pula, perempuan hendaknya mengetahui latar belakang calon suaminya--hal itu bisa melalui wali atau orang tua. Sebab, dialah yang akan menjadi pasangan hidup, tidak hanya di dunia, tetapi juga insya Allah di akhirat kelak.

Rasulullah SAW berpesan, "Pilihlah istri dengan baik karena asal keturunan itu bercampur." Dalam riwayat lain, disebutkan oleh beliau, "Perangai orang tua turun kepada anak-anaknya." Nabi SAW juga bersabda, "Maka nikahilah orang-orang yang sepadan dan nikahkanlah (keluargamu) dengan mereka."

Ketiga, pastikan tentang keteguhan akidah dan kebaikan akhlak calon pasangan. Sangat dianjurkan untuk memilih calon suami/istri yang bisa diajak sama-sama menuju ketakwaan kepada Allah. Sebagai seorang laki-laki, misalnya, hendaknya memilih calon istri yang berakhlak baik dan salehah. Walaupun umpamanya kurang dalam hal harta dan kecantikan, akhlak itulah yang dapat menjadi perhiasan yang hakiki serta sumber kebahagiaan.

Rasulullah SAW bersabda, "Jangan menikahi perempuan karena kecantikannya saja sebab bisa jadi kecantikan itu akan membuatnya celaka. Jangan pula menikahinya karena harta, sebab bisa jadi hartanya itu akan membuatnya angkuh. Namun, nikahilah perempuan karena kesalehan dan agamanya. Seorang budak perempuan yang buruk rupa dan miskin, tetapi baik agamanya, itu lebih baik."

Keempat, masing-masing calon pasangan mesti terus menjaga diri agar tidak terjerumus dalam dosa, terutama menjelang hari H. Sebab, kesabaran kadang kala diuji pada saat-saat mendekati momentum yang dinantikan. Ketika akad sudah diikrarkan, maka itulah kemenangan yang nyata.

Sabda Rasulullah SAW terkait itu, "Barangsiapa yang menikahi perempuan karena memandang kemuliaannya, maka Allah akan membuatnya semakin lemah. Barangsiapa menikahi perempuan karena memandang hartanya, maka Allah akan membuatnya semakin miskin. Barangsiapa yang menikahi seorang perempuan karena berasal dari keluarga terhormat, maka Allah akan membuatnya semakin terhina.

Dan barangsiapa yang menikahi perempuan karena benar-benar ingin menjaga pandangan dan memelihara kemaluan atau menyambung tali silaturahim, maka Allah akan membuat perempuan itu sebagai berkah baginya dan membuatnya menjadi berkah bagi perempuan itu."

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HRKjZj
March 26, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HRKjZj
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 20, 2019

Kiai Maruf: Bangun Teologi Kerukunan, Jangan Teologi Konflik

Kiai Ma'ruf memaparkan empat bingkai penopang kebangsaan.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU – Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin menghadiri Dialog Kerukunan Antar Umat Beragama di Bengkulu, Rabu (20/3). 

Kiai Ma'ruf memaparkan empat bingkai kerukunan yang harus dijaga  segenap masyarakat Indonesia.  

Menurut Kiai Ma'ruf, empat bingkai itu harus dijaga agar hubungan antar-masyarakat tetap rukun dan maju. 

"Pertama bingkai politis. Kita punya bingkai politis yang menyatukan seluruh bangsa termasuk kerukunan beragama. Kerukunan modal bernegara dan unsur utama itu kerukunan antarumat beragama," ujar Kiai Ma'ruf dalam acara Dialog Antarumat Beragama bersama ulama di Bengkulu, Rabu (20/3). 

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini melanjutkan, jika umat antaragama tidak rukun, stabilitas keamanan negara akan terganggu. 

"Kita pernah mengalami di Ambon, di Poso, itu cukup menjadi pelajaran kita jangan terjadi di daerah lain. Maka itu, kita harus mencegah potensi ini jangan sampai muncul," kata Kiai Ma'ruf. 

Yang kedua, lanjut Kiai Ma'ruf, yaitu bingkai yuridis. Menurut dia, bingkai ini juga harus dijaga jangan sampai ada pihak yang memasukkan ideologi lain ke Indonesia. Karena, ideologi lain itu dapat melahirkan kelompok intoleran yang bertentangan dengan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. 

"Soal khilafah enggak usah petenteng-petenteng, proporsional saja yang tidak menyalahi kesepakatan. Kalau orang menyalahi kesepakatan bubar NKRI," jelas Kiai Ma'ruf.  

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini melanjutkan, bingkai ketiga yaitu kearifan lokal. 

Menurut dia, kearifan lokal tidak bisa diganggu karena menyentuh langsung pada budaya dan kepercayaan warga setempat. Seperti di Papua tentang bakar batu. Hal itu menurut Kiai Ma'ruf sudah selesai. 

"Kearifan lokal nilainya bisa kita konversi, perilaku individual perorangan atau perilaku kolektif sebagai bangsa dia akan melahirkan nilai positif," jelasnya. 

Sementara, yang terakhir adalah bingkai teologi, yang juga harus dipahami masyarakat. Menurut dia, setiap masyarakat harus mengetahui batasan-batasan untuk tidak melukai umat yang berbeda keyakinan.   

"Umat beragama harus membangun teologi kerukunan. Jangan teologi konflik," tutupnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UH3FEc
March 20, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UH3FEc
via IFTTT
Share:

Saturday, March 16, 2019

Kuliner Lintas Generasi Jadi Fokus FJB 2019

Upaya melestarikan kuliner autentik Indonesia sangat penting.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mempertahankan resep kuliner Nusantara saat ini tak mudah lantaran banyaknya makanan dari budaya lain yang turut merambah ke dalam negeri. Festival Jajanan Bango (FJB) 2019 dirancang dalam tekad mempertahankan kuliner lintas generasi.

“Temanya sendiri adalah 'Kelezatan Asli Lintas Generasi’. Karena kita kadang juga tahu mana makanan yang autentik ya, maka makanan autentik ini yang akan kita pertahankan,” ujar Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk, Hernie Raharja di area Parkir Squash Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3).

Hernie mengatakan semua pihak memiliki tanggung jawab untuk melestarikan dan mempertahankan makanan yang autentik asli Indonesia. Sebab kebanyakan makanan autentik di Indonesia tak diteruskan karena banyak hal.

Di satu sisi, Hernie sebagai penyelenggara FJB, ingin memfasilitasi para penjaja untuk terus mempertahankan kuliner Indonesia. Problem yang ada adalah ketika penjaja kuliner telah meninggal dunia, maka tak ada penerus yang meneruskannya. Sehingga, kuliner pun menjadi hilang.

Dari sisi penyantapnya sendiri, ujar Hernie, juga perlu diteruskan kepada generasi penerus. “Penyantapnya juga maunya lintas generasi. Anak-anak kita juga harus mengetahui dan menjaga kelezatan yang ada pada kuliner Nusantara,” kata Hernie.

FJB 2019 itu diharapkan akan mampu mendorong pertumbuhan industri kuliner, karena penjajah kuliner memegang peranan penting dalam menopang kemajuan industri. FJB 2019 juga membawa misi  memaksimalkan kiprah dan peran serta para penjajah kuliner Indonesia dalam mendorong kemajuan industri pariwisata tanah air.

FJB 2019, sebagai salah satu pagelaran kuliner terbesar di Indonesia, kembali hadir di Jakarta, pada Sabtu (16/3) sampai Ahad (17/3). Festival ini bertempat di Area Parkir Squash, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, sebanyak 83 jenis kuliner akan menjajakan makanannya kepada para pengunjung.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2O62Mm7
March 16, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2O62Mm7
via IFTTT
Share:

Thursday, March 7, 2019

Terjadi Kontak Tembak, Tiga Anggota TNI Dilaporkan Gugur

Kodam Cendrawasih masih menunggu laporan lengkap terkai peristiwa tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, NDUGA --Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) melakukan kontak tembak dengan anggota TNI di Kabupaten Nduga, Papua. Kantor Berita Antara melaporkan, Kamis (7/3), tiga orang anggota TNI meninggal dunia atau gugur akibat kontak tembak tersebut.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yoshua Sembiring kepada Antara membenarkan adanya insiden tersebut namun belum mendapat laporan lengkap.

"Saya belum dapat laporan lengkap tentang insiden tersebut," kata Mayjen TNI Sembiring. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2NLPPxv
March 07, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2NLPPxv
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 27, 2019

Lasmi dan Kuasa Hukum Temui Satgas Antimafia Bola

Sejak melaporkan kasus mafia bola ini, Lasmi mendapat berbagai intimidasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelapor dugaan kasus mafia bola (whistleblower), Lasmi Indaryani, mendatangi Mapolda Metro Jaya Jakarta, Rabu (27/2). Lasmi datang bersama kuasa hukumnya, Boyamin Saiman, dan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.

Boyamin Saiman mengatakan, kedatangan rombongannya siang itu untuk bertemu tim penyidik Satgas Antimafia Bola dan meminta perkembangan penanganan kasus pengaturan skor pertandingan di Liga Indonesia.

"Secara formal kami minta perkembangan penanganan perkara ini. Termasuk sampai terakhir yang pelimpahan perkara ke Kejagung," kata Boyamin di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/2).

Namun, Boyamin enggan merinci sebagian besar materi penyidikan. "Mohon maaf, nggak bisa kami sampaikan. Intinya, kami menanyakan perkembangan penanganan perkara, sudah on the track," ujarnya.

Menurut Boyamin, penanganan kasus ini terbilang cepat. Ia pun berharap agar kasus ini segera P21 atau lengkap dan segera dilimpahkan untuk disidang. Sehingga, perkara ini dapat terselesaikan dan tidak menjadi beban bagi kliennya.

Boyamim menambahkan, saat bertemu dengan satgas, pihaknya meminta izin dan berencana untuk meminta perlindungan pada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Jumat (1/3) mendatang. Namun, ia mengungkapkan, belum ada jaminan dari satgas. Hanya koordinasi untuk perlindungan pada Lasmi. "Kami sudah menyampaikan pada satgas juga oleh Komdis PSSI, Mbak Lasmi menyatakan sebagai whistleblower yang menurut Statuta FIFA harus dilindungi," paparnya.

Lasmi pun menyatakan, sejak ia melaporkan kasus mafia bola ini, dirinya mendapat berbagai intimidasi dan tekanan. "Banyak yang meneror saya dalam berbagai bentuk ya, mereka seperti mengintimidasi saya untuk mungkin tidak bersuara di sini atau mungkin mereka berharap saya mencabut kasus ini," jelas dia.

Mantan manajer Persibara Banjarnegara itu mengaku mendapat intimidasi sejak ia membuka suara pada sebuah program acara televisi beberapa waktu lalu. Ia pun tidak mengetahui pihak mana yang melakukan intimidasi tersebut.

Tetapi Lasmi menduga hal itu dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak suka dengan dibukanya kasus mafia bola ini. "Saya nggak tahu dari pihak mana, tapi ya mungkin saja pastinya dari pihak-pihak yang tidak suka dengan dibukanya kasus mafia bola ini," imbuhnya.

Lasmi juga menolak untuk menceritakan lebih rinci mengenai bentuk intimidasi yang ia terima. Namun, ia menegaskan, dengan adanya dukungan dari kuasa hukum dan sang ayah yang juga merupakan Bupati Banjarnegara, Lasmi bertekad untuk terus maju membuka kasus ini.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T3XbT7
February 27, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T3XbT7
via IFTTT
Share:

Cina Siap Membicarakan Perjanjian Damai dengan Taiwan

Oposisi Taiwan sepakat berdamai dengan Cina jika memenangkan pemilihan presiden.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Pemerintah Cina mengatakan mereka dapat berbicara dengan Taiwan asalkan daerah otonomi itu membantu mempromosikan pembangunan yang damai dan 'reunifikasi'. Pernyataan tersebut, Cina sampaikan setelah partai oposisi Taiwan mengatakan akan menandatangani perjanjian damai jika memenangkan pemilihan presiden tahun depan.

"Sepanjang bermanfaat untuk melindungi perdamaian di Selat Taiwan dan meningkatkan hubungan pembangunan yang damai, dan mendorong proses reunifikasi yang damai dengan tanah air Cina, hal itu dapat diselidiki bersama oleh kedua belah pihak," kata juru bicara Taiwan Affairs Office, An Fengshan, Rabu (27/2).

Taiwan Affaris Office berada di bawah pemerintahan pusat Cina. Mereka bertugas untuk menerapkan paduan dan kebijakan terkait Taiwan, yang sesuai dengan keinginan Komite Pusat Partai Komunis Cina.

Cina mengklaim daerah otonomi dan demokrasi Taiwan sebagai milik mereka. Cina juga bersumpah untuk membawa kembali Taiwan di bawah pemerintahan mereka jika perlu menggunakan kekuataan militer. Sudah bertahun-tahun Cina tidak menyuarakan ide perjanjian perdamaian dengan Taiwan.

Sampai akhirnya ketua partai Taiwan yakni Kuomintang yang lebih bersahabat dengan Cina,  Wu Den-yih menyuarakannya pada awal bulan ini. Ia mengatakan akan menandatangani perjanjian damai dengan Cina jika ia memenangkan pemilihan presiden tahun depan.

Sementara itu, presiden Taiwan saat ini Tsai Ing-wen yang berasal dari Democratic Progressive Party (DPP) pro-kemerdekaan. Ia kerap mengatakan Taiwan tidak akan menerima kesepakatan apa pun yang dapat menghancurkan kedaulatan dan demokrasi mereka.

An Fengshan sama sekali tidak menyebutkan tentang perjanjian damai. Cina tidak pernah menyinggung ide tersebut sejak 2009 ketika perdana menteri mereka saat itu Wen Jiaboa tiba-tiba menyebutkan ide tersebut dalam pidato tahunan di parlemen Cina.

Cina menerjemahkan kata 'tong yi' sebagai 'reunifikasi' tapi sebenarnya juga dapat diterjemahkan 'unifikasi' kata yang lebih disukai pendukung kemerdekaan Taiwan. Karena menurut mereka, Taiwan yang demokratis tidak pernah diperintah pemerintahan komunis Cina.

An mengatakan DPP menghalangi keinginan rakyat Taiwan yang menginginkan perdamaian di Selat Taiwan. Menurutnya, upaya DPP tersebut hanya akan melukai kepentingan rakyat Taiwan dan 'merusak prospek dan masa depan Taiwan'.

Sementara itu, partai Tsai kalah dari Koumintang dalam pemilihan wali kota. Mereka juga kalah dalam pemilihan lokal pada November tahun lalu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Eg8VHH
February 27, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Eg8VHH
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 26, 2019

Mengenal Bahasa Kolok yang Unik di Pesisir Utara Bali

Bahasa Kolok berbeda dengan bahasa isyarat tuli pada umumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Siapa tak kenal Bali? Pulau indah nan menawan ini kerap dinobatkan sebagai surga dunia. Dibalik itu ternyata Bali banyak menyimpan hal-hal unik, salah satunya bahasa Kolok yang menjadi alat komunikasi di Desa Bengkala, sebuah desa kecil di Kabupaten Buleleng, Bali.

Secara harfiah Kolok berarti tuli. Uniknya, di seluruh dunia bahasa Kolok hanya dituturkan oleh 44 orang saja, yang tidak lain adalah warga Desa Bengkala. Dilansir BBC, Selasa (26/2), selama hampir enam generasi sebagian besar populasi Bengkala terlahir tuli. Warga Bengkala menyebut hal itu sebagai kutukan. Namun, menurut para ilmuwan, hal itu terjadi akibat adanya gen resesif DFNB3 yang membuat satu dari 50 bayi di Desa Bengkala terlahir tuli.

Di Bengkala, penduduk normal atau 'Enget' dan penduduk tuli lazim berkomunikasi menggunakan bahasa Kolok. Bagi Enget, mempelajari bahasa Kolok merupakan bentuk kepedulian dan dukungan bagi mereka yang terlahir tuli. Karena dulu, orang tuli di Desa Bengkala sering merasa kesepian karena mereka hanya bisa berkomunikasi dengan satu-dua anggota keluarga saja.

Untuk itulah, menurut Juru Bicara Aliansi Tuna Rungu Bengkala I Ketut Kanta, Desa Bengkala akan menjadi tempat terbaik bagi para tuli. "Jika Anda ditakdirkan terlahir tuli, maka kemungkinan besar tempat ini cocok bagi Anda untuk tumbuh dewasa," kata Kanta.

Uniknya, bahasa Kolok berbeda dengan bahasa isyarat tuli pada umumnya. Misalnya, telunjuk yang menunjuk dengan kaku menunjukkan seorang laki-laki, telunjuk yang dilengkungkan untuk menyebut ayah.

Perempuan dilambangkan dengan dua jari yang membentuk celah sempit. Kosa kata Kolok telah berevolusi secara alamiah dan berkembang terus-menerus seiringnya berkembangnya imajinasi dan kebutuhan berkomunikasi.

Menurut Kanta, di Desa Bengkala baik Kolok maupun Enget diperlakukan sejajar. Misalnya, dalam pemberian upah, tidak ada perbedaan antara penduduk yang tuli atau Kolok dan penduduk normal atau Enget. Namun di luar desa, para Kolok masih mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan.

"Tidak mudah bagi komunitas Kolok mencari pekerjaan di luar desa, dan kadang-kadang sulit mendapatkan upah yang layak seperti pekerja lokal lainnya," kata dia.

Ketut mengaku rutin mengajarkan bahasa Kolok secara gratis kepada anak-anak di Desa Bengkala. Bahkan dia memperjuangkan agar bahasa Kolok menjadi salah satu pelajaran di sekolah. Hal itu dilakukan sebagai dukungan bagi komunitas Kolok.

Desa ini juga memiliki pusat kerajinan yang disebut KEM. Para perempuan Kolok bekerja sebagai penenun. Kelompok ini juga berhasil menarik kedatangan para pelancong yang penasaran ingin menonton seni bela diri Kolok dan tarian khusus yang disebut Janger Kolok.

Ahli Bahasa yang juga kandidat PhD di Universitas Radboud Belanda, Hannah Lutzenberger menyebut bahasa Kolok adalah bahasa yang unik yang memiliki banyak berbeda dengan bahasa isyarat lainnya. "Kata Kolok tidak banyak terpengaruh oleh bahasa Indonesia, bahasa Bali atau bahasa isyarat di luar desa," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XqYhqC
February 26, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XqYhqC
via IFTTT
Share:

Friday, February 22, 2019

Mutiara Cardinal Berpeluang Pertahankan Gelar

Umar memuji penampilan Silvy Wulandari

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tim putri PB Mutiara Cardinal Bandung lolos ke babak final dalam ajang Djarum Superliga Badminton 2019 yang diselenggarakan di GOR Sasana Budaya Ganesha Bandung. Di semifinal, Mutiara Cardinal mengalahkan Berkat Abadi dengan 3-1, Jumat (22/2).

Gregoria Mariska Tunjung membuka angka kemenangan untuk Mutiara Cardinal dengan mengalahkan pemain asal Amerika Serikat (AS), Zhang Beiwen dengan 16-21, 21-18 dan 21-16. Pasangan Yulfira Barkah/Maretha Dea Giovani juga memberikan kemenangan dengan mengalahkan Dian Fitriani/Nadya Melati, 21-15, 16-21 dan 21-17.

Berkat Abadi memperkecil ketertinggalan melalui kemenangan pemain tunggal keduanya, Silvy Wulandari yang secara mengejutkan mampu mengalahkan pemain asal Hong Kong, Cheung Ngan Yi dengan 20-22, 21-18 dan 21-19.

Pasangan asal Korea Selatan, Kim Ha Na/Eom Hye Won menjadi penentu kemenangan Mutiara Cardinal yang mampu mengalahkan ganda kedua Berkat Abadi, Ririn Amelia/Brigita Marcelia Rumambi dengan 11-21 dan 7-21. Mutiara Cardinal menang 3-0 dan akan melawan Jaya Raya di final.

"Berkat abadi memberikan perlawanan. Tiga partai berakhir rubber game semua," kata Manajer Tim Mutiara Cardinal, Umar Djaidi dalam jumpa pers, Jumat (22/2).
Umar memberikan pujian kepada Silvy Wulandari yang mampu bermain luar biasa dengan mengalahkan Cheung Ngan Yi yang berperingkat 30 dunia. "Selamat buat Silvy
Partai ketiga seharusnya bisa diambil tapi kenyataannya Silvy bermain luar biasa," ujar Umar.
Mengenai pertandingan di babak final melawan Jaya Raya, Umar mengakui akan kehilangan pemain tunggal pertamanya, Gregoria Mariska yang harus berangkat ke Jerman untuk mengikuti turnamen di sana pada Sabtu (23/2) ini. Namun ia menghibur diri karena Jaya Raya juga kehilangan ganda putri pertamanya, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang juga mengikuti turnamen yang sama dengan Gregoria.
"Strategi besok pasti sudah terbaca, karena kan disusun berdasarkan rangking. Jaya Raya tadi menang mudah kayaknya siap banget menunggu Mutiara di final. Kita habis-habisan main di semifinal. Berharap anak-anak nothing to lose. Saya sendiri tidak pernah membebani anak-anak," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GZjq5d
February 22, 2019 at 05:33PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2GZjq5d
via IFTTT
Share: