Showing posts with label 2019 at 11:51PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 11:51PM. Show all posts

Sunday, April 7, 2019

Menghindari Maksiat

Kemaksiatan dan setiap yang dilarang Allah SWT mesti dijauhi

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ahmad Agus Fitriawan

Kemaksiatan dan setiap yang dilarang Allah SWT mesti dijauhi (QS 59:7). Kemaksiatan terjadi karena ada kesempatan dan bisikan setan yang datang karena setan tak pernah lengah untuk menjerumuskan anak Adam ke dalam nereka (QS 7: 16-17). Setan selalu membisikkan bujuk rayu jahatnya ke dalam hati manusia, kecuali bagi orang yang selalu merasa diawasi oleh Allah SWT (muroqobatullah).

Adalah penting upaya menghindari diri dari perbuatan maksiat. Namun, bagaimanakah caranya? Pertama, yakinilah Allah selalu mengawasi kita. Allah adalah Zat yang Maha Melihat, Maha Mengetahui, tidak ada sesuatu yang tersembunyi bagi-Nya di langit maupun di bumi.

Allah berfirman, Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz). (QS 6:59).

Kedua, yakinilah seluruh amalan manusia akan dicatat dan akan dimintai pertanggungjawab an kelak pada hari Kiamat. Tak ada satu pun yang akan luput dari catatan-Nya. Allah berfirman, Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka.

Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)-nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)-nya pula. (QS az-Zalzalah [99]:6-8) Ketiga, yakinilah bahwasanya kulit, tangan, kaki, dan seluruh anggota badan akan menjadi saksi di akhirat kelak.

Allah berfirman, Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan, dan kulitmu kepadamu, bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan. (QS Fusilat [41]:22). Keempat, yakinilah Allah mengutus para malaikat untuk mengawasi kita (QS 50:16-18).

Kelima, sadarilah bumi akan menjadi saksi perbutan kita. Meskipun tak ada yang melihat kita, di manapun kita melakukan maksiat walaupun dengan sembunyi-sembunyi, bumi yang kita pijak akan menjadi saksi di hadapan Allah kelak. Allah berfirman, Pada hari itu bumi menceritakan beritanya. (QS 99:4).

Barang siapa yang dapat menjaga hatinya dan anggota tubuhnya serta menahan hawa nafsunya dari kemaksiatan, itulah sebuah keberhasilan imunitas kemaksiatan bagi orang yang bertakwa dan Allah janjikan sebuah pahala yang besar bagi mereka (QS 50:31-34, 55:46). Wallahualam. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VtofIn
April 07, 2019 at 11:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VtofIn
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 20, 2019

Puluhan Disabilitas Ikuti Sosialisasi Pemilu

Sosialisasi dilakukan agar mereka memahami tata cara pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, BANCA ACEH -- Puluhan penyandang disabilitas, khususnya tunarunggu, mengikuti sosialisasi Pemilu 2019 yang digelar serentak antara pemilihan anggota legislatif dengan pemilihan presiden. Sosialisasi yang digelar Relawan Demokrasi Kota Banda Aceh dipusatkan di Kantor Young Voice Indonesia di Banda Aceh, Rabu (20/2).

Relawan Demokrasi Kota Banda Aceh Berbasis Disabilitas Zulfahendra mengatakan, sosialisasi ini untuk mengajak penyandang disabilitas berpartisipasi pada pemilu legislatif dan pemilihan presiden 17 April mendatang. "Lebih dari 20 penyandang disabilitas, khususnya tunarungu ikut sosialisasi. Sosialisasi agar mereka memahami tata cara pemilu," kata Zulfahendra menyebutkan.

Zulfahendra menyebutkan, materi sosialisasi yang diberikan di antaranya pendataan pemilih. Peserta sosialisasi diajarkan cara memastikan apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum.

"Cara mengecek data pemilih menggunakan telepon android. Dengan telepon android, peserta diajarkan bagaimana melihat apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum," ungkap Zulfahendra.

Selain itu, peserta juga diajarkan tata cara pemungutan suara. Seperti mendaftar ulang saat di tempat pemungutan suara, mencoblos surat suara, hingga memasukkan surat suara ke kotak suara. "Dengan sosialisasi ini, kami berharap penyandang disabilitas ikut berpartisipasi memberikan hak pilihnya. Inilah tugas kami, relawan demokrasi, meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2019," kata Zulfahendra.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XbOOmF
February 20, 2019 at 11:51PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XbOOmF
via IFTTT
Share:

Sunday, January 13, 2019

Baleno Versi Toyota akan Diluncurkan Tahun Depan

Toyota dan Maruti Suzuki menjalin kerjasama untuk memasok kendaraan hibrida di India

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Raksasa otomotif Jepang, Toyota, akan meluncurkan kendaraan hatchback dari model Suzuki Baleno untuk pasar India pada paruh kedua tahun fiskal mendatang. Hal tersebut berdasarkan data yang dihimpun kantor berita India, Press Trust India.

Pada Maret tahun lalu, Toyota dan Maruti Suzuki sepakat untuk saling memasok kendaraan hibrida dan model kendaraan lainnya secara khusus untuk pasar India. Sesuai perjanjian itu, Suzuki akan memasok Baleno hatchback dan Vitara Brezza untuk Toyota. Sedangkan Toyota akan memberikan sedan Corolla kepada Suzuki.

"Pada paruh kedua tahun fiskal mendatang, Toyota akan meluncurkan versi Baleno-nya. Akan ada penyesuaian eksternal untuk tampilan yang berbeda tetapi tetap seperti yang ada," kata seorang sumber.

Pihak Toyota di India, Toyota Kirloskar Motor (TKM), tidak memberikan komentar mengenai waktu peluncuran Baleno itu, kendati membenarkan soal kerja sama dua pabrikan Jepang itu. "Di bawah ikatan Toyota-Suzuki, setiap perusahaan akan menjual kendaraan yang dipasok bersama di bawah merek dan emblem masing-masing," kata Wakil Presiden Toyota Kirloskar Motor, Atsushi Oki, dalam keterangannya.

"Selain itu, pada saat ini, kami tidak dalam posisi untuk membahas rincian lebih lanjut seperti spesifikasi kendaraan di masa depan maupun rencana produk kami," kata Atsushi Oki.

Dia mengatakan, Toyota akan meningkatkan lokalisasi komponen guna mendukung inisiatif "Make in India" demi menghemat biaya.

Soal harga Toyota Baleno, Oki mengatakan, "Kami memahami sensitivitas harga pasar di India. Kami akan terus menjaga momentum harga. Pada titik ini, rincian tentang harga sedang dibahas."

Pekan lalu, Toyata dan Suzuki sepakat memperluas cakupan kolaborasi dan mendiskusikan proyek bersama baru di bidang pengembangan teknologi, produksi kendaraan, dan pengembangan pasar.

Berdasarkan perjanjian tersebut, TKM akan memproduksi model yang dikembangkan oleh Suzuki untuk dijual di India melalui jaringan merek masing-masing.

Selain itu, kedua perusahaan meninjau kerja sama untuk mengekspor kendaraan yang dikembangkan Suzuki, termasuk yang diproduksi oleh TKM, dari India ke Afrika dan pasar lain melalui jaringan penjualan global.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sod6eW
January 13, 2019 at 11:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sod6eW
via IFTTT
Share: