Showing posts with label 2019 at 12:05PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 12:05PM. Show all posts

Saturday, April 20, 2019

Pemulung TPA Jatibarang Terima Paket Sembako ACT-MRI

TPA Jatibarang setiap hari menerima kiriman sampah warga Kota Semarang hingga 800 ton

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Menyambut bulan Ramadhan, tim Aksi Cepat Tanggap Jawa Tengah (ACT Jateng) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) menggelar program bantuan paket sembako gratis. Bantuan kemanusiaan ACT- MRI kali ini menyasar kaum dhuafa yang berada di wilayah Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah.

"Sebanyak 1,65 ton beras yang dikemas dalam 330 paket sembako dibagikan secara merata kepada 330 penerima manfaat, yang sebelumnya telah dilakukan pendataan oleh tim ACT-MRI," ujar Kepala Program ACT Jateng, Giyanto, Ahad (21/4).

Ke-330 penerima manfaat ini, kata dia, sebagian di antaranya merupakan kaum dhuafa yang sehari- hari menjadi pemulung sampah, di sekitar lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang.

Ia juga mengatakan, bantuan paket sembako ini secara reguler telah diimplementasikan oleh ACT Jateng.  Kini program paket sembako untuk fakir miskin dan masyarakat pra sejahtera mulai kita giatkan.

"Program ACT Jateng ini terus kita tingkatkan dan kita dorong pemerataannya dari sekarang hingga nanti memasuki bulan suci Ramadhan nanti,” ucap Giyanto.

Selain pembagian sembako, masyarakat di Kedungpane juga di ajak untuk mempersiapkan diri dengan meningkatkan amal ibadah menjelang bulan Ramadhan 1440 Hijriyah.

“Melalui program ini, kami juga bertanggung jawab untuk memberikan tausiyah serta ajakan agar masyarakat meningkatkan amal ibadah menjelang Bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari,” kata dia.

Sementara itu, pengelola TPA Jatibarang, Suprapto mengatakan, program ACT berupa pembagian paket srmbako ini sudah menjadi agenda tahunan bagi kaum dhuafa yang setiap hari mengadu nasib di TPA Jatibarang.

Ia juga menyampaikan, TPA Jatibarang setiap hari menerima kiriman sampah warga Kota Semarang hingga 800 ton. Ratusan kaum dhuafa mengadu nasib dengan menjadi pemulung maupun pemilah sampah.

Umumnya mereka merupakan warga yang hidup dengan kemampuan ekonomi pas- pasan. "Kami menyambut gembira bantuan sembako dari ACT Jawa Tengah ini," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, pada saat pembagian memang tidak semua pemulung dan pemilah sampah bisa menerima langsung, karena mereka masih melakukan aktivitasnya. Namun semua tetap mendapatkan manfaat dari bantuan paket sembako ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PnrUVQ
April 21, 2019 at 12:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PnrUVQ
via IFTTT
Share:

Saturday, March 9, 2019

Guardiola Singgung Penerapan VAR Atas Gol Sterling

Guardiola menyebut bila VAR diterapkan gol Raheem Sterling pasti dianggap offside

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER --Pep Guardiola minta maaf jika gol pembuka Manchester City saat lawan Watford offside. Raheem Sterling membawa City unggul 1-0 40 detik setelah babak kedua dimulai lawan the Hornets. Namun gol tersebut dinilai offside, sebelum wasit Paul Tierney menganulir keputusannya sendiri, setelah menganggap sentuhan Daryl Janmaat terhadap bola membuat winger City tersebut berada di posisi on.

Namun Guardiola menilai itu terjadi karena ketiadaan Video Assistance Referee (VAR) di Liga Inggris. Pada April tahun lalu, klub Liga Primer Inggris melakukan pemungutan suara untuk melakukan ujicoba terhadap VAR, untuk diterapkan musim 2018/19. Namun sebagian besar klub menolak untuk menerapkannya musim ini. 

Ia mengatakan, jika VAR diterapkan, maka gol Sterling pasti dianggap offside. ''Itu solusi simpel musim depan. VAR seharusnya diterapkan di sini musim ini. Tapi dengan VAR musim depan, itu tidak masalah, itu akan lebih adil,'' jelas Guardiola, dikutip dari Sky Sports, Ahad (10/3).

Menurut mantan pelatih Barcelona tersebut, Manchester City pada April lalu memilih untuk menerapkan VAR musim ini. Namun sayangnya, lanjut dia, klub lain tak menginginkannya. Oleh karena itu, musim depan ia berharap VAR benar-benar diterapkan di Liga Inggris, seperti di beberapa kompetisi eropa lainnya.

''Saya minta maaf kepada Jvi dan Watford jika gol pertama offside. Pertandingan berjalan sangat cepat. Bahkan saat orang-orang duduk di sini tidak tahu jika itu offside atau onside,'' ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2F1OvUv
March 10, 2019 at 12:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2F1OvUv
via IFTTT
Share: