Showing posts with label 2019 at 04:11PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:11PM. Show all posts

Saturday, May 25, 2019

Polisi Perketat Pengamanan di Pasar dan ATM

pengamanan sebagai upaya mengantisipasi berbagai tindakan kriminal.

REPUBLIKA.CO.ID, LHOKSEUMAWE -- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah dan seiring tingginya aktivitas masyarakat terutama di pasar-pasar, Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh, meningkatkan pengamanan sebagai upaya mengantisipasi berbagai tindakan kriminal.

"Seiring semakin dekatnya lebaran dan tentu saja aktivitas masyarakat juga tinggi terutama di pasar-pasar dan juga di tempat Anjungan Tunai Mandiri (ATM), oleh karena itu, kita mempertinggi pengawasan dan juga patroli dilokasi-lokasi dimaksud," kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, Sabtu (25/5).

Ia mengatakan peningkatan pengawasan dan patroli disejumlah fasilitas publik seperti pasar dan ATM atau disekitar perbankan menjelang hari raya sangatlah penting. Hal ini untuk memberi rasa aman kepada masyarakat dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

"Seperti diketahui, semakin dekatnya lebaran, aktivitas masyarakat di pasar untuk membeli berbagai kebutuhan sangat tinggi. Begitu juga dengan transaksi keuangan seperti melalui ATM juga tinggi. Sehingga kondisi tersebut menjadi rawan kejahatan. Oleh karena itu, polisi meningkatkan patroli dan juga pengawasan disekitar area dimaksud siang dan malam," kata Kapolres Lhokseumawe.

Sebutnya lagi, tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sabhara Polres Lhokseumawe, akan selalu berpatroli di sekitar area perbankan dan juga pusat-pusat keuangan lainnya serta pasar. Selain untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat dengan adanya polisi disekitar lokasi, juga akan lebih memudahkan bergerak apabila sewaktu-waktu terjadi tindak kejahatan.

"Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat, apabila melihat sesuatu yang mencurigakan, untuk segera dilaporkan kepada petugas polisi terdekat atau yang sedang berpatroli," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VOwQoj
May 25, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VOwQoj
via IFTTT
Share:

Pertamina Jaga Pasokan di Tol Trans Sumatera

Pemudik tidak perlu khawatir kehabisan BBM di tengah jalan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan General Manager Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel Primarini meninjau kesiapan sarana dan fasilitas Pertamina di sepanjang ruas tol lintas Sumatera mulai dari Bakauheni, Lampung hingga Kayu Agung, Sumatera Selatan. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan agar pemudik yang menggunakan mobil pribadi ke Pulau Sumatera dapat menikmati perjalanan tanpa khawatir kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sepanjang jalur tol yang sebagian masih bersifat fungsional tersebut.

Di rest area KM 33 Tol Lintas Sumatera, Rini mengakui sarana dan fasilitas yang tersedia telah maksimal dilakukan oleh Pertamina dan BUMN lainnya. "Saya bangga dengan upaya seluruh BUMN mewujudkan tol Lintas Sumatera dapat dilalui pada masa mudik Lebaran tahun ini. Saya tahu kondisi lapangan di sini jauh lebih sulit dibandingkan di Pulau Jawa. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi sinergi BUMN yang ditujukan demi kenyamanan pemudik," ungkapnya.

Seperti diketahui, di sepanjang tol Lintas Sumatera tersebut, beberapa BUMN bersinergi memberikan pelayanan maksimal untuk pemudik. Di antaranya Pertamina, WIKA, Waskita, Bank Mandiri, Bank BNI, dan Telkom Indonesia.

Memastikan kenyamanan pemudik, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menegaskan, BUMN ini komit memenuhi kebutuhan BBM di sepanjang tol Lintas Sumatera. Melalui MOR II Sumbagsel, Pertamina telah menyiapkan fasilitas pengisian bahan bakar sebanyak tujuh SPBU Modular dan enam Kiosk Pertamina Siaga di ruas tol tersebut.

Hal tersebut diperjelas oleh GM MOR II Sumbagsel Primarini. “Untuk di ruas tol operasional Bakauheni – Terbanggi besar, Pertamina Siaga hadir dalam bentuk SPBU Modular di Rest Area Kilometer 33A, Km 87A dan 87B, serta Km 115A dan 115B, untuk Km 33B sementara kami siapkan Kiosk Pertamina Siaga. Khusus arus mudik dan balik, kami skenariokan di ruas Bakauheni dan Terbanggi Besar beroperasi 24 jam,” ujar Primarini.

Terdapat tiga (3) produk utama yang disiapkan oleh Pertamina. Untuk Km 33A disiapkan Pertamax dan Dex dan Km 33B Pertamax dan Dex kemasan. Sedangkan untuk Km 87A dan 87B, disiapkan Pertamax dan Bio Solar sebanyak 11 KL, sedangkan, 115A dan 115B Pertamax dan Bio Solar sebesar 3 KL. Selain itu baik di km 87 dan 115 juga disiapkan Dex kemasan sebagai alternatif bahan bakar diesel.

Untuk ruas fungsional mulai dari Terbanggi Besar hingga Pematang Panggang, lebih banyak disiapkan Kiosk Pertamina Siaga untuk melayani arus mudik dan balik. Namun lanjut Primarini, SPBU Modular juga disiapkan di dua (2) rest area, di Km 215B dan 234A yang menyediakan produk Pertamax dan Dex.

“Kami siapkan stok sebesar 3 KL Pertamax dan Dex untuk melayani pemudik dari jam 6 pagi hingga 17 sore sesuai jam operasional tol fungsional yang berlaku. Rencananya juga akan ada tambahan tangki kapasitas 24 KL di Km 215B untuk memastikan pelayanan prima bagi pemudik,” imbuhnya.

Melengkapi SPBU Modular di Km 215B dan 234A, Kiosk Pertamina Siaga juga disiapkan untuk menyediakan 30 BBM Kemasan kapasitas 10 liter untuk Produk Pertamax dan Dex. Sebaran Kiosk Pertamina Siaga lainnya juga disiapkan di Km 163A, 172B, dan Km 208A.

"Sebagai upaya jemput bola di sepanjang jalan tol Lintas Sumatera, kami juga menyediakan 20 motoris dengan perincian 15 di sekitar wilayah provinsi Lampung dan 5 motoris di wilayah Sumatera Selatan. Jadi pemudik tidak perlu khawatir kehabisan BBM di tengah jalan karena ada motoris yang siap membantu," ungkap Primarini.

Masuk ke wilayah Sumatera Selatan mulai dari Pematang Panggang menuju Kayu Agung, saat ini baru disiapkan satu titik Kiosk Pertamina Siaga untuk melayani pemudik yakni di Km 285B. Meski demikian, Primarini memastikan stok di Kiosk tersebut dapat selalu memenuhi kebutuhan pemudik.

“Jadi pemudik tidak perlu khawatir kehabisan BBM. Melalui Program Pertamina Siaga, kami akan memaksimalkan pelayanan. Yang terpenting, ketika memulai perjalanan isi penuh tangki BBM kendaraan Anda dengan BBM berkualitas ramah lingkungan dan tetap berhati-hati saat di jalan," pesan Nicke.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30FAzIA
May 25, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30FAzIA
via IFTTT
Share:

Friday, May 24, 2019

Kasus Demam Berdarah di Queensland Picu Peringatan Wabah

Kasus gigitan nyamuk ini pertama kali terjadi setelah beberapa puluh tahun terakhir.

Pihak berwenang di kota Rockhampton (Queensland) sedang melakukan usaha menanggulangi kasus demam berdarah setelah munculnya kasus gigitan nyamuk lokal yang pertama kalinya terjadi selama beberapa puluh tahun terakhir.

Para petugas di kota yang terletak 615 km dari ibukota Queensland Brisbane tersebut hari ini akan mendatangi semua rumah di sekitar pasien yang terpapar demam berdarah tersebut guna memperingatkan warga setempat agar mengambil tindakan pencegahan.

Selama bila ada kasus demam berdarah di sana, mereka yang terkena mendapat gigitan dari tempat lain dan baru menderita setelah berada di sana. Walikota Rockhampton Margaret Strelow mengatakan pihak berwenang setempat dengan serius memperhatikan masalah tersebut.

"Mereka akan mulai dengan rumah yang ditemukan kasus, rumah yang terkena dampak dan kemudian bekerja dalam lingkaran terkonsentrasi," kata Strelow.

"Seperti yang saya pahami, tidak perlu nyamuk dalam jumlah besar untuk menjadi kasus - yang mungkin merupakan masalah besar dalam hal ini - tetapi kami percaya pasti ini kasus pertama dimana pasien terkena gigitan nyamuk lokal."

Direktur Unit Kesehatan Masyarakat Queensland Tengah, Dr Gulam Khandaker mengatakan orang itu digigit nyamuk Aedes aegypti setempat, yang bisa menularkan penyakit ini.

"Individu itu tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri atau bepergian ke Queensland utara, tempat wabah demam berdarah diketahui terjadi," kata Dr Khandaker.

"[Nyamuk Aedes aegypti] ada di beberapa daerah di Rockhampton, namun, karena jumlah nyamuknya kecil dan terletak di daerah dengan kepadatan populasi rendah, kasus lokal biasanya tidak terjadi.

"Queensland Health memiliki rencana manajemen demam berdarah yang komprehensif untuk mengelola kasus dan wabah demam berdarah."

Dr Khandaker mengatakan gejala demam berdarah dapat berkisar dari ringan hingga berat. "Gejala khas demam berdarah dapat meliputi serangan demam mendadak, kelelahan ekstrim, sakit kepala hebat, nyeri otot dan sendi, kehilangan nafsu makan, muntah, diare, sakit perut, ruam, perdarahan kecil dari hidung atau gusi dan/atau periode menstruasi yang berat," katanya.

"Siapa pun yang mengalami gejala ini harus segera memeriksakan diri ke dokter umum untuk mendiskusikan perlunya tes demam berdarah. "Virus dengue tidak menyebar langsung dari orang ke orang.

"Perlindungan terbaik terhadap penyakit yang ditularkan nyamuk, seperti demam berdarah, adalah dengan menghindari digigit nyamuk."

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JzmYNT
May 24, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JzmYNT
via IFTTT
Share:

LPSK Desak TPF Korban Mei Aksi 22 Mei

Sebanyak delapan orang meninggal dunia pada aksi massa 22 Mei.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Delapan orang disebut meninggal dunia dalam aksi menolak hasil pemilu presiden di Bawaslu pada 21-22 Mei. Atas insiden tersebut Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berharap dibentuk Tim Pencari Fakta (TPF) meninggalnya delapan orang yang diduga beberapa diantaranya tewas akibat peluru tajam.

Wakil Ketua LPSK RI, Maneger Nasution mengatakan kematian delapan warga yang ikut aksi 21-22 Mei di depan Bawaslu tersebut harus diungkap. Karena itu ia mendorong Komnas HAM menyekidiki kasus tersebut.

"Sekira dibutuhkan Komnas HAM dapat membentuk semacam Tim Pencari Fakta independen dengan melibatkan unsur masyarakat sipil untuk menyelidiki kasus tersebut," katanya dalam keterangan pers, Jumat (24/5).

Maneger menegaskan pihaknya siap menerima laporan dari publik yang merasa ada ancaman atas keselamatan jiwanya dan akan memprosesnya sesuai dengan mekanisme dan kewenangan LPSK. Selain itu LPSK juga turut prihatin dengan tragedi meninggalnya delapan orang tersebut. Ia berharap pihak kepolisian bisa bertindak seminimal mungkin agar tidak jatuh korban jiwa.

"Pihak kepolisian harus menangani kasus tersebut secara profesional dan independen serta menjelaskan ke publik secara transparan'" terangnya.

LPSK turut mengapresiasi langkah pemerintah mengantisipasi kekerasan tidak meluas. Akan tetapi ia berharap pemerintah mampu menjelaskan ke masyarakat soal pembatasan hak publik untuk tahu (right to know), dengan adanya pembatasan akses terhadap media massa dan media sosial.

"Mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak main hakim sendiri," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa korban meninggal akibat kericuhan di sekitar Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, menjadi delapan orang. Kedelapan korban yang meninggal tersebar di beberapa rumah sakit, yakni RSUD Tarakan, RS Budi Kemuliaan, RS Pelni, RSAL Mintoharjo, dan RS Dharmais.

Walau sempat membantah, pihak kepolisian melalui Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo akhirnya mengakui salah seorang korban, tewas akibat peluru tajam. "Hanya satu yang dinyatakan meninggal terkena peluru tajam, yang lainnya masih dalam proses autopsi," ujar Dedi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2K0pYSx
May 24, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2K0pYSx
via IFTTT
Share:

Friday, May 17, 2019

AP II Pindahkan Penerbangan Domestik Luar Jawa ke Kertajati

Ada 12 destinasi domestik luar jawa yang akan dipindahkan penerbangannya ke Kertajati

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Angkasa Pura II akan memindahkan penerbangan domestik luar jawa dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Bandara Kertajati, Majalengka. Pemindahan dimulai pada 15 Juni 2019 mendatang.

"Kita cepatkan memindahkan sebagian trafik ke Bandung Insya Allah 15 Juni. Tahapan pertama kita akan pindahkan trafik Kertajati dari Husein yang diprioritaskan itu adalah penerbangan domestik luar Jawa," kata Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin di Jakarta, Jumat (17/5).

Dia menyebutkan ada 12 destinasi domestik luar jawa yang akan dipindahkan ke Bandara Kertajati. Untuk penerbangan internasional dan penerbangan domstik dalam Jawa, Awaluddin mengatakan untuk sementara masih beroperasi di Bandara Husein Sastranegara.

Nantinya, lanjut dia, penerbangan domestik dalam Jawa akan menggunakan pesawat baling-baling, seperti ATR-72 hingga hadirnya Tol Cisumdawu. "Sampai nanti solusi terhadap aksesibilitas Tol Cisumdawu selesai, kita akan memindahkan semuanya ke Kertajati dan Husein akan tetap diposisikan sebagai basis pesawat nonjet atau propeller," katanya.

Awaluddin menuturkan setelah menjadi operator, pemilik badan usaha bandar udara (BUBU) dan pengembang aset, pihaknya juga akan menjadi investor untuk Bandara Kertajati. "Kita sekaligus sebagai investor dengan rencana 25 persen kepemilikan saham di Bandara Kertajati," katanya.

Ia menambahkan akan dilakukan penandatanganan kesepakatan pemegang saham. Dengan ini, secara resmi berarti AP II juga akan menjadi pemegang saham dan sekaligus memegang perseroan untuk PT BIJB yang sekaligus menjadi operator Bandara Kertajati.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VK8ocO
May 17, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VK8ocO
via IFTTT
Share:

Monday, May 6, 2019

Potret Pendidikan Pada Masa Rasulullah SAW

Pendidikan pada masa Rasulullah SAW menitikberatkan penanaman nilai-nilai Tauhid

Di Indonesia setiap tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Bangsa yang maju dan beradab akan terlihat dari pola pendidikan yang dilaksanakan oleh bangsa tersebut.

Pendidikan menjadi penentu gerak langkah bagi kemajuan suatu bangsa. Ketika Jepang dijatuhi bom atom oleh sekutu dalam perang dunia ke-2 maka Kaisar Hirohito memanggil para mentrinya dan bertanya,”masihkah ada guru yang tersisa? “. Hal ini mengindikasikan bahwa Jepang boleh saja hancur secara fisik,tetapi jiwa kependidikan merupakan faktor paling utama.

Biarlah buminya hangus dan hancur berantakan tetapi jangan biarkan pendidikan ikut-ikutan hancur. Karena hanya dengan kemajuan pendidikan negeri yang porak poranda akan dapat dibangun kembali. Artinya pendidikan merupakan pilar penting untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Sekilas gambaran fenomena yang terjadi di Jepang tersebut menjadi contoh yang menggugah perasaan kita dewasa ini. Bahwa pendidikan memang merupakan pilar yang akan menentukan maju mundurnya suatu bangsa. Tolak ukur kemajuan memang terletak pada pendidikan.Oleh karenanya faktor guru, kurikulum, sarana dan prasarana pendukung pendidikan sangat penting untuk diperhatikan.

Jika kita menilik pada sistem pendidikan Islam pada masa Rasulullah SAW pun kita akan menemukan bahwa pendidikan pada masa itu memiliki perangkat yang sempurna. Dimulai saat Nabi Muhammad setelah diangkat menjadi Rasul yang otomatis saat itu beliau berperan sebagai guru bagi para pengikutnya.

Serta Darul Arqom yang menjadi tempat pertama terselenggaranya pendidikan pada masa Rasul. Pendidikan di masa itu pun memiliki sebuah tujuan atau hasil akhir yang mulia yakni membentuk pribadi anak didik agar dapat menjadi pribadi muslim yang baik di dalam kehidupannya, tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat. Dimana Al-Quran dan Sunnah Rasul yang menjadi sumber ilmu bagi pendidikannya.

Rasulullah pun telah mengisyaratkan pentingnya ilmu dalam sabdanya, “Barangsiapa yang menginginkan dunia maka hendaklah dengan ilmu, barangsiapa yang menginginkan akhirat, maka hendaklah dengan ilmu, barangsiapa yang menginginkan keduanya, maka hendaklah dengan ilmu”.

Materi pendidikan Islam pada masa Rasulullah SAW terbagi menjadi dua periode, yaitu periode Mekkah dan periode Madinah. Pembinaan materi pendidikan Islam di Mekkah menitikberatkan pada penanaman nilai-nilai tauhid ke dalam jiwa setiap individu muslim. Tujuannya ialah agar dari jiwa mereka terpancar sinar tauhid dan tercermin dalam perbuatan dan tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari. 

Sedangkan pembinaan materi pendidikan Islam di Madinah pada hakikatnya adalah kelanjutan dari pendidikan tauhid di Mekkah. Yakni pembinaan dibidang keagamaan terutama kaitannya dalam beribadah, pendidikan akhlak, pendidikan kesehatan, dan pendidikan yang berkaitan dengan kemasyarakatan meliputi pada bidang pendidikan sosial dan politik.

Dimana semua hal yang diajarkan pada periode Madinah tersebut haruslah terjiwai oleh ajaran tauhid. Sehingga segala tingkah laku sosial politiknya pun merupakan cerminan dan pantulan sinar tauhid tersebut.

Tentu pola pendidikan pada masa Rasulullah tersebut masih sangat relevan untuk dipakai di masa sekarang. Mengingat dari pendidikan di masa Rasulullah lahir manusia-manusia terbaik yang namanya harum akan kegemilangan karyanya di sepanjang masa hingga hari ini.

Pendidikan bukanlah ajang uji coba secara terus menerus,dia harus terencana dengan baik. Semua yang terlibat didalamnya harus benar-benar serius dalam mengemban tugas mulia ini. Lalu mengapakah kita tidak mengambil pola pendidikan yang telah terbukti sukses dalam pengajaran Rasulullah SAW.

Semoga di Hardiknas tahun ini, pendidikan di Indonesia dapat selangkah bahkan seribu langkah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana setiap individu masyarakat dapat mengenyam pendidikan dengan layak baik dari fasilitas, sarana dan prasarana juga keluasan dan keluhuran ilmu sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. 

Wallahua'lam Bish Shawab

Pengirim: Widya Fauzi, Pengajar, Founder Komunitas Muslimah Menjahit dan Bandung Storytelling Club

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PMMkbg
May 06, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PMMkbg
via IFTTT
Share:

Thursday, May 2, 2019

Jelang Ramadhan, Baznas Gelar Fashion Show on Train

Baznas menampilkan kain batik dan tenun dari para mustahik yang diperagakan di kereta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam menyambut kegembiraan datangnya bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar fashion show yang tidak biasa, yakni fashion show yang dilakukan di atas kereta api. Baznas menampilkan kain batik dan tenun dari para mustahik yang diperagakan di kereta api bandara.

Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, mengungkapkan ini menjadi salah satu cara untuk mengenalkan hasil kain batik dan tenun yang dibuat oleh para mustahik. “Hari ini, kita akan pamerkan produk ecofashion dari mustahik Baznas, semua dikerjakan oleh pembatik dan penenun mustahik,” ungkap dia dalam sambutan acara ‘Fashion Show on Train, Batik Tuban dan Tenun Ende’, Kamis (2/5).

Kain Tenun Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Batik Tuban, Jawa Timur, merupakan sebuah mahakarya Indonesia yang patut dibanggakan. Selain dalam upaya menjaga kelestarian budaya, kain ini memiliki keunikan tersendiri, karena dibuat oleh ibu-ibu mustahik yang dibina melalui program pemberdayaan ekonomi.

Kain hasil produksi para mustahik ini beberapa kali dipamerkan dalam ajang berskala nasional hingga taraf internasional, mulai dari acara Puteri Kartini 2019 hingga Eco Fashion Week 2018.

“Program ini diadakan agar para mustahik bisa lebih berdaya dan penghasilannya signifikan naik. Batik dan tenun yang dibuat pun menggunakan bahan-bahan yang alami,” ungkap Bambang.

Fashion Show on Train ini juga digelar untuk meningkatkan semangat ibu-ibu mustahik dalam memproduksi kain, untuk upaya peningkatan ekonomi, dan untuk mengenalkan lebih luas mahakarya batik dan tenun kepada masyarakat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VMwXoN
May 02, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VMwXoN
via IFTTT
Share:

Uni Emirate Arab: Milisi Radikal Kuasai Tripoli

Uni Emirate Arab mendukung Tentara Nasional Libya pimpinan Khalifa Haftar.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Uni Emirate Arab mengatakan 'milisi ekstremis' menguasai ibu kota Libya. Uni Emirate Arab mendukung Tentara Nasional Libya (LNA) yang dipimpin Khalifa Haftar. Mantan jenderal Muammar Gaddafi itu berusaha merebut Tripoli dari pemerintahan yang diakui masyarakat internasional. 

Uni Emirate Arab bersama Mesir mendukung Haftar yang menurut mereka akan melakukan perlawanan kepada milisi Islam radikal di Afrika Utara. Laporan PBB 2017 menyebutkan negara-negara Arab Teluk telah memberikan dukungan militer dan logistik kepada pasukan Haftar. 

Haftar melancarkan serangan ke Tripoli sejak tiga pekan lalu. Hal itu menghancurkan upaya PBB untuk mendamaikan berbagai fraksi di Libya yang pecah sejak delapan tahun yang lalu. 

"Prioritas di Libya ada menyerang ekstremis/teroris dan mendukung stabilitas di krisis yang berlarut-larut, kesepakatan Abu Dhabi menawarkan kesempatan bagi proses yang dipimpin PBB, sementara itu milisi terus mengkontrol ibukota dan menggagalkan pencarian solusi politik," kata Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Anwar Gargash di Twitternya, Kamis (2/5). 

Abu Dhabi telah menyuarakan dukungannya terhadap proses perdamaian yang dipimpin PBB. Pada Februari lalu mereka menjadi tuan rumah pertemuan Perdana Menteri Fayez Seraj dan Haftar, di mana keduanya sepakat untuk menggelar pemilihan umum nasional. 

Serangan yang diluncurkan LNA memicu konfrontasi militer terbesar di Libya sejak negara itu menggulingkan Gaddafi. Pertempuran sempat terhenti di sebelah selatan Tripoli pada pekan lalu. Tapi perang kembali terjadi, kedua belah pihak menggunakan senapan mesin berat. 

Dalam laporan PBB pada Juni 2017 disebutkan Haftar menerima pesawat dan kendaraan militer dari Uni Emirat Arab. Mereka membangun pangkalan udara di Al Khadim. Hal itu membuat LNA yang bersekutu dengan pemerintah yang berada di Benghazi unggul dalam pertarungan udara pada tahun 2016 lalu. 

Salah satu sumber mengatakan Uni Emirate telah memberi dukungan logistik kepada Haftar agar ia dapat melindungi Mesir dari serangan milisi radikal. 

"Sekarang, dia (Haftar) bergerak sendiri dan mencoba untuk meraih tujuannya sendiri," kata sumber tersebut. 

Sejak LNA menyerang Tripoli sebanyak 376 orang tewas dan 1.822 orang lainnya terluka. Pertempuran itu juga menewaskan 23 warga sipil dan melukai 79 lainnya termasuk beberapa pejabat PBB. Lebih dari 45 ribu orang mengungsi dari rumah mereka. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LhHmoo
May 02, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LhHmoo
via IFTTT
Share:

Pengamat: Bangun Pusat Ekonomi Baru

Pemindahan ibu kota dinilai membutuhkan biaya besar dan waktu panjang.

Keputusan pemerintah untuk memindahkan ibu kota ke luar Pulau Jawa mengundang pro kontra. Banjir, macet dan tingginya arus urbanisasi merupakan yang menjadi alasan utama pemerintah memutuskan hal tersebut.

Namun di sisi lain dana yang besar serta jangka waktu yang panjang juga menjadi pertanyaan berbagai pihak terhadap keputusan ini. DW berkesempatan mewawancarai pengamat tata kota Nirwono Joga mengenai polemik tersebut.

DW: Apa Jakarta sudah tidak sanggup jadi ibu kota?

Nirwono Joga: Secara teknis sebenarnya masih sanggup. Artinya kalau tiga alasan utama bahwa Jakarta itu banjir, macet dan urbanisasi, sebenarnya tiga-tiganya masih bisa dibenahi. Bahkan Wapres (wakil presiden/red) dan juga Pemprov DKI Jakarta sudah menyiapkan anggaran 571 triliun rupiah untuk pembenahan infrastruktur kota sampai dengan 2030. Yang antara lain untuk membenahi kemacetan dengan pembangunan transportasi massal dan juga menerapkan pengendalian banjir. Jadi jika itu yang dilakukan sebenarnya sampai dengan tahun 2030 sudah mulai terselesaikan masalah banjir dan macet. Dengan demikian jika hal itu menjadi alasan utama pemindahan ibu kota, hal tersebut menjadi tidak relevan. Sehingga jika itu dilakukan ya, artinya Jakarta masih bisa dibenahi ke depannya.

Apa saja kebutuhan negara dalam melakukan pemindahan ibu kota?

Ada tiga faktor yang menjadi pertimbangan utama. Yang pertama tentu kita harus memikirkan program atau proses pemindahan ibu kota ini memakan biaya yang besar dan waktu yang lama. Dari soal waktu, bila kita membicarakan ibu kota yang kita harapkan nanti paling tidak kita membutuhkan waktu sekitar 20 tahun. Agar kota tersebut bisa dikatakan menjadi kota yang hidup. Ini tentu juga terkait dengan keputusan politik. Artinya dalam proses ini kan sebenarnya era pemerintahan yang sekarang ini paling tidak hanya lima tahun ke depan dan kemungkinan akan diganti dengan pemerintahan yang baru. Kalau kita lihat dari kecenderungan yang ada di Indonesia saat ini, setiap kali ganti pimpinan, ganti juga kebijakan.

Bila kita berbicara mulai dari era Sukarno dengan gagasan membangun ibu kota baru di Palangkaraya, di era Suharto juga ada wacana pemindahan ibu kota di sekitar Jakarta, di daerah Jonggol. Kemudian era SBY juga sempat memunculkan wacana tapi belum sempat menggagas langsung. Kemudian baru di era Jokowi wacana itu kembali muncul. Ini yang menunjukkan bahwa wacana memindahkan ibu kota itu membutuhkan waktu yang cukup lama dan harus menjadi keputusan politik. Kalau ini dilakukan maka bisa dikatakan setelah nanti pergantian pimpinan, tidak ada jaminan pembangunan ibu kota tadi akan dilanjutkan.

Kemudian yang kedua adalah masalah pembiayaan. Tentu tidak akan elok bila pembiayaan ibu kota baru tadi kita mengandalkan dana dari luar atau dari pinjaman. Apa yang bisa dibanggakan bila sebuah ibu kota baru ternyata pembangunannya justru kita mendapatkan dana dan bantuan dari luar dan bukan sepenuhnya dana dari masyarakat Indonesia. Dengan pertimbangan itu kalau pun ada dana yang cukup, yang dikatakan berkisar antara 323 triliun hingga 466 triliun rupiah, akan lebih baik jika dana itu kita gunakan untuk mengembangkan kota-kota baik itu di luar Jabodetabek, artinya masih di jawa, atau pun pembangunan pusat-pusat ekonomi baru di luar jawa. Contoh dengan dana yang sama kita dapat mengmbangkan kota pendukung Jakarta, seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi. Sehingga ketimpangan Jakarta dengan Bodetabek itu bisa dikejar. Kemudian yang kedua kita bisa mengembangkan kota-kota penyumbang tebesar urbanisasi ke Jakarta.

Seperti Kota Bandung di Jawa Barat, Kota Semarang di Jawa Tengah, sampai dengan Kota Surabaya di Jawa Timur sebagai pusat-pusat ekonomi baru. Sehingga warga di ketiga provinsi itu merasakan tidak perlu lagi berurbanisasi ke Jakarta karena semua sudah ada di masing-masing provinsi.

Begitu juga dengan hal yang sama kita bisa memeratakan pembangunan di pulau-pulau besar di Indonesia. Contoh misalnya kalau kita bicara di Sumatera, kita bisa mengembangkan dari daerah atas ke bawah ini, di atas ada kota Medan, di tengah ada Kota Padang, di bawah ada Kota Palembang. Di Kalimantan kita juga bisa mengandalkan Kota Pontianak, Kota Balikpapan dan Kota Banjarmasin. Di Sulawesi dari daerah atas ke bawah kita ada kota Manado, Kota Kendari dan Kota Makasar yang juga potensial. Di Papua kita juga bisa genjot pembangunan di Kota Sorong, Jayapura dan Merauke. Ini yang justru akan memicu perkembangan ekonomi baru dan juga pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Itu yang harusnya kita kejar dalam waktu 10 sampai 20 tahun ke depan. Ketimbang dengan dana yang besar tadi kita hanya membangun satu kota, di satu titik. Taruhlah umpamanya di Kalimantan, maka tidak akan terjadi pemerataan pembangunan, hanya terpusat di Kalimantan khususnya di daerah lokasi pembangunan ibu kota tadi.

Lantas apa motif pemerintah memindahkan ibu kota?

Dari uraian Bappenas ada tiga poin yang menjadi alasan utama yaitu banjir, kemacetan lalu lintas dan urbanisasi yang dianggap sudah membebani kota Jakarta. Kalau kita lihat mundur sedikit kenapa wacana ini dibahas di Hari Senin (29/04) kemudian diputuskan, ini tidak bisa terlepas dari banijr yang kemarin sempat merendam beberapa wilayah di Jakarta mulai dari hari Jumat (26/04), Sabtu (27/04) dan Minggu (28/04). Kemudian pada rapat terbatas di Hari Senin muncul kembali wacana untuk memindahkan ibu kota. Karena kalau kita perhatikan rentang waktunya isu pemindahan ibu kota itu sering kali terjadi saat setelah Jakarta terdampak banjir. Waktu era SBY sebagai contoh, sempat ada wacana pemindahan ibu kota itu dikarenakan pada saat itu Monas dan Istana terendam banjir. Sehingga muncul wacana pemindahan ibu kota. Kalau demikian bukan banjir yang menjadi masalah tetapi Pemprov DKI Jakarta yang belum mengatasi banjir dengan optimal. Sehingga belum terlihat hasilnya dalam hal penanganan banjir. Menurut saya banjir, macet dan urbanisasi bukan jadi alasan urgensi untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta. yp/ap

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VCPtj1
May 02, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VCPtj1
via IFTTT
Share:

Saturday, April 27, 2019

Bagaimana Fikih Kelola Perbedaan? Begini Konsep Qaradhawi

Qaradhawi menilai perbedaan adalah keniscayaan.

REPUBLIKA.CO.ID, Perbedaan adalah keniscayaan yang tak dapat dihindari, tak terkecuali menyikapi perbedaan dalam beragama. Para ulama menggariskan cara menghadapi perbedaan itu melalui fikih ikhtilaf (fikih perbedaan). Konsepsi fikih ikhtilaf ini antara lain dipaparkan Sekjen Asosiasi Ulama Islam, Syekh Yusuf al-Qaradhawi.     

Dalam Jurnal Tsaqafah, Mohammad Hanief Sirajulhda, menjelaskan tentang konsep fikih ikhtilaf menurut Syekh Qaradhawi. Konsep fikih ikhtilaf ulama asal Mesir itu setidaknya berjumlah 10 bagian, yang di antaranya terkait perbedaan masalah furu’ (cabang). Di bagian ini, al-Qaradhawi menjelaskan bahwa perbedaan furu’ adalah sebuah keniscayaan. 

“Orang-orang yang ingin menyatukan kaum Muslimin dalam satu pendapat tentang hukum-hukum ibadah, muamalah, cabang-cabang lainnya hendaknya mengetahui dan menyadari bahwa mereka sebenarnya menginginkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi. Upaya-upaya mereka untuk menghapuskan perbedaan (dalam masalah furu’) tidak akan menghasilkan apa-apa selain bertambah luasnya perbedaan dan perselisihan itu sendiri,” ungkap al-Qaradhawi.

Sebagai upaya untuk memperkuat persatuan, maka umat Islam harus mulai menyadari kenyataan tentang perbedaan-perbedaan dalam masalah furu' tersebut. Dengan menyadari hal ini, umat Islam akan dapat merespons perbedaan-perbedaan furu' secara tepat dan benar.   

Yusuf al-Qaradhawi menegaskan bahwa perbedaan-perbedaan masalah furu' adalah rahmat dari Allah. Selain itu, perbedaan tersebut juga merupakan keluluasaan dan kekayaan khazanah keilmuan Islam. Karena, para ahli fikih selalu berusaha mengisi perbedaan tersebut dengan kecenderungan mazhabnya masing-masing.

Al-Qaradhawi juga mengajak umat Islam mulai menggarap masalah-masalah besar yang dihadapi umat saat ini. Karena jika tidak, umat hanya akan disibukkan dengan persoalan-persoalan kecil, seperti ikhtilaf dalam ranah furu'iyah.

Menurut Qaradhawi, setidaknya ada beberapa masalah besar yang perlu dihadapi umat Islam saat ini, yang di antaranya masalah ketertinggalan ilmu pengetahuan, teknologi, dan peradaban. Kemudian, ketimpangan sosial ekonomi, kediktatoran dan kewenang-wenangan politik, dan dekadensi moral.

Jika umat Islam umat Islam bersama-sama menghadapi masalah-masalah besar tersebut, menurut Qaradhawi umat Islam akan bersatu. Dengan memiliki satu tujuan untuk memecahkan masalah besar bersama akan dapat memperkokoh kekuatan umat Islam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UGHn4p
April 27, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UGHn4p
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

KPK Cegah Sofyan Basir Bepergian ke Luar Negeri

Sofyan Basir telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah Direktur Utama PT PLN nonaktif Sofyan Basir bepergian ke luar negeri. Sofyan sebelumnya telah ditetapkan KPK sebagai tersangka tindak pidana korupsi suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

"Untuk kebutuhan penyidikan dugaan suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1, KPK telah mengirimkan surat pada pihak imigrasi Kementerian Hukum dan HAM tentang pelarangan seseorang ke luar negeri, yaitu terhadap Sofyan Basir(SFB)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/4).

Pelarangan ke luar negeri tersebut dilakukan selama enam bulan ke depan terhitung sejak tanggal 25 April 2019. "Terkait dengan jadwal pemanggilan SFB sebagai tersangka, akan dilakukan sesuai kebutuhan penyidikan. Nanti informasinya akan kami sampaikan lebih lanjut," ucap Febri.

Sementara untuk pemeriksaan saksi, lanjut Febri, sampai Jumat ini 10 orang saksi yang telah diagendakan diperiksa dalam proses penyidikan dengan tersangka Sofyan Basir. Untuk diketahui, KPK pada Selasa (23/4) telah menetapkan Sofyan sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari pemegang saham Blackgold Natural Resources Johannes Budisutrisno Kotjo.

Dalam kronologi kasus tersebut, Johannes Kotjo mencari bantuan agar diberikan jalan untuk berkoordinasi dangan PT PLN untuk mendapatkan proyek "Independent Power Producer" (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang RIAU-1 (PLTU MT RIAU-1). Diduga, telah terjadi beberapa kali penemuan yang dihadiri sebagian atau seluruh pihak, yaitu Sofyan Basir, Eni Maulani Saragih, dan Johannes Kotjo membahas proyek PLTU.

Pada 2016, meskipun belum terbit Peraturan Presiden Nomor 4 tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan yang menugaskan PT PLN menyelenggarakan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan (PIK), dalam pertemuan tersebut diduga Sofyan telah menunjuk Johannes Kotjo untuk mengerjakan proyek di Riau (PLTU Riau-1) karena untuk PLTU di Jawa sudah penuh dan sudah ada kandidat. Kemudian, PLTU Riau-1 dengan kapasitas 2x300 MW masuk dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN.

Johannes Kotjo meminta anak buahnya untuk siap-siap karena sudah dipastikan Riau-1 milik PT Samantaka. Setelah itu, diduga Sofyan Basir menyuruh salah satu Direktur PT PLN agar "Power Purchase Agreement" (PPA) antara PLN dengan Blackgold Natural Resources dan China Huadian Engineering Co (CHEC) segera direalisasikan.

Sampai dengan Juni 2018, diduga terjadi sejumlah pertemuan yang dihadiri sebagian atau seluruh pihak. Yaitu Sofyan, Eni Maulani Saragih, dan Johannes Kotjo serta pihak lain di sejumlah tempat seperti hotel, restoran, kantor PLN, dan rumah Sofyan.

Sofyan Basir akan Hormati Proses Hukum

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UZ8TPO
April 26, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UZ8TPO
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 24, 2019

Kemenag: Ada Pergeseran Tujuan Berhaji Dulu dan Sekarang

IHRAM.CO.ID, JAKARTA— Kementerian Agama (Kemenag) menilai mulai terjadi pergeseran makna dan tujuan masyarakat di Tanah Air dalam melaksanakan ibadah haji menjadi tidak sekadar beribadah.

Baca Juga:

Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Khoirizi, di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Rabu, mengatakan saat ini ada fenomena yang berkembang ketika kalangan menengah ke atas di Indonesia menunaikan haji untuk kepentingan wisata yang dibungkus dalam paket wisata religi, jalan-jalan, atau piknik.

“Haji kini bukan hanya untuk ibadah saja," kata Khoirizi di hadapan 1.108 petugas haji yang sedang menjalani pembekalan terintegrasi untuk penugasan di Arab Saudi pada musim haji tahun ini.

Khoirizi juga menilai ada orang-orang yang menunaikan ibadah haji demi sebuah popularitas.

Menurut dia, berbagai kemudahan dalam berhaji kini termasuk untuk perjalanan yang tidak perlu memakan waktu lama dan akomodasi yang semakin memadai justru menjadikan makna dan nilai murni haji malah memudar.

Padahal dalam sejarahnya sejak zaman dahulu kala bahkan sejak era pra-kemerdekaan perjalanan melaksanakan ibadah haji dianggap sebagai ibadah dengan makna dan tujuan yang sangat dalam. “Dulu, orang naik haji semata-mata hanya karena ibadah,” kata Khoirizi.

Mereka yang berniat menunaikan ibadah haji di era ketika belum lazim digunakan pesawat terbang, rela menempuh perjalanan hingga berbulan-bulan bahkan rela untuk terlebih dahulu melakukan magang, mondok, atau menuntut ilmu sesampainya di Tanah Suci. “Dulu orang mau naik haji tiga bulan baru sampai,” katanya.

Maka lantaran waktu dalam perjalanan yang dihabiskan memakan waktu berbulan-bulan, banyak di antara masyarakat dari Indonesia yang memilih untuk memperdalam ilmu agama di tanah suci sebelum kembali ke Tanah Air.

Khoirizi juga membagi pengalaman orang tuanya yang melakukan ibadah haji dengan cara serupa itu, kemudian tinggal selama 10 tahun di Tanah Suci untuk menuntut ilmu. “Pulang-pulang jadi orang terhormat,” katanya.

Dia menekankan, karena beratnya menunaikan ibadah haji pada zaman dulu sekaligus banyak dari mereka yang memperdalam ilmu agama di tanah suci maka wajar jika kemudian di Indonesia banyak bermunculan tokoh-tokoh besar termasuk pahlawan nasional yang kembali dari berhaji. Beberapa di antara mereka di antaranya Pangeran Diponegoro, Hasanudin, Cut Nyak Dhien, Hamka, hingga Ahmad Dahlan.

Berita Terkait

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vgPRoI
April 24, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vgPRoI
via IFTTT
Share:

Polisi Bentuk Tim Khusus Buru Pembacok Anggota FBR

Polisi sudah mengantongi identitas pembacok anggota FBR.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polres Metro Jakarta Barat masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya anggota organisasi masyarakat (ormas) Forum Betawi Rempug (FBR), Mohammad Husein. Pihak kepolisian pun telah membentuk tim khusus untuk mengungkap pelaku pembacokan tersebut.

"Saat ini kami bersama Polsek Tanjung Duren sudah membentuk tim khusus untuk memburu pelakunya," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Eddy Suranta Sitepu saat dihubungi, Rabu (24/4).

Ia menuturkan, kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian. "Saat ini kami sudah mengidentifikasi pelakunya dan sedang dalam pengejaran," jelasnya.

Sebelumnya, seorang anggota Forum Betawi Rempug (FBR) bernama Mohammad Husein tewas diduga dibacok oleh sekelompok orang di kawasan Hotel Suba, Jalan Daan Mogot 1, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi Selasa (23/4) dinihari.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa pembacokan ini berawal saat dua kelompok bertikai di luar Diskotek Widya. Kedua kelompok yang bertikai itu diduga dalam pengaruh minuman beralkohol.

Tak jauh dari lokasi tersebut terdapat pos atau gardu FBR. Saat itu, dua anggota FBR sedang piket menjaga keamanan wilayah tersebut.

Namun, saat peristiwa itu terjadi salah satu anggota FBR bernama Mohammad Husein tidak sempat melarikan diri. Akibatnya, ia meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit karena luka bacok yang dialaminya.

Sementara itu, satu orang anggota FBR yang lain, yakni Amirullah sempat kabur dan selamat. Hanya saja satu jari tangan anggota itu putus akibat sabetan senjata tajam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Pr4hfi
April 24, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Pr4hfi
via IFTTT
Share:

Monday, April 22, 2019

Perjalanan Panjang di Akhirat

Liang lahat, sebagai ujian akhirat paling awal hingga Hari Perhitungan

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: H Usep Romli

Salah seorang sahabat utama Nabi Muhammad SAW, Abu Dzar al Ghifari, berpidato di hadapan sekelompok jamaah yang ada di dekat Ka'bah. Beliau memaparkan perjalanan panjang di akhirat, dan kiat-kiat menghadapinya:"Siapkanlah perbekalan agar diri kalian selamat. Karena perjalanan di akhirat itu sangat jauh. Lebih jauh daripada yang kalian bayangkan sekarang," kata Abu Dzar sebagaimana dituturkan kembali oleh Imam Sufyan Tsauri, yang dikutip Syekh Abdul Wahid Mustafa dalam buku Hakadza Tahaddatss Salafu Kalimatun Lishsahabati wat Tabi'in(1993).

"Salah satu bekal itu adalah berhaji agar kalian kelak dapat menghadapi aneka peristiwa dahsyat. Kerjakan puasa pada saat puncak musim panas, sebagai latihan kekuatan kalian menghadapi lamanya berkumpul di alam mahsyar.

Lakukan shalat minimal dua rakaat kala malam gelap pekat, sebagai upaya menghadapi kesepian di alam kubur.""Juga kalian harus terbiasa mengucapkan perkataan yang baik-baik, untuk menghapus situasi dan suasana yang hebat mengharu-biru. Hindarkanlah mengucapkan katakata buruk yang akan menambah kesusahan.""Dan bersedekahlah, mudah-mudahan kalian selamat dari kesulitan-kesulitan kiamat. Jadikanlah dunia ini dalam dua ruangan. Pertama, ruangan untuk mencari akhirat.

Kedua, ruangan untuk mencari barang yang halal. Jika ada yang menjadikannya tiga ruangan, ruangan ketiga itu tidak akan memberi manfaat apa-apa untuk kalian, malah mungkin saja mendatangkan kemudharatan."

"Jadikanlah harta kekayaan dalam dua jenis. Jenis pertama diperoleh dengan cara halal, digunakan untuk membiayai kehidupan keluarga kalian. Jenis kedua yang diperoleh dengan cara halal pula, ditabungkan untuk bekal akhiratmu melalui sedekah, infak, dan kebaikan serta kebajikan berpahala lainnya. Jangan ada jenis ketiga yang mungkin tidak memberi manfaat. Bahkan, mendatangkan mudharat bagi kalian.""Waspadalah, karena banyak manusia di dunia, yang dibinasakan oleh kerakusan dan keserakahan yang takkan pernah memenuhi tuntutan hawa nafsu kalian.

Mengenai perjalanan panjang di akhirat yang dipaparkan sahabat Abu Dzar al-Ghiffari itu, tak dapat dibantah siapa pun, karena jelas dalilnya dari Quran dan Sunnah.

Firman Allah SWT: Wahai orang-orang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah dilakukan untuk hari esok, dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan. (QS al Hasyr: 18).

Dalam menafsirkan ayat di atas, Hasan al Bashri seorang tabi'in(ulama yang sempat belajar kepada para sahabat Nabi SAW), menyatakan: "Sungguh seorang Mukmin itu selalu bersedih pada pagi dan petang hari.

Kesedihan itu tak dapat dihindari, karena dia berada di antara dua hal yang ditakuti. Pertama, dosa yang telah dilakukannya dan ia tidak tahu apa yang akan dilakukan Allah terhadapnya akibat dosa itu. Kedua, ajal yang menunggu, dan dia tidak tahu nasib apakah yang akan menimpanya saat menghadapi ajal itu.

Menurut Imam al-Qurtubi, dalam kitab At Tadzkirah, kesedihan dan kepedihan menjalani ajal (maut), akan ditambah de ngan perjalanan panjang di akhirat. Sejak masuk ke liang lahat, sebagai ujian akhirat paling awal hingga Hari Perhitungan

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gq7YO9
April 22, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gq7YO9
via IFTTT
Share:

Sunday, April 14, 2019

Liga Inggris: Tren Positif Arsenal

Liga Inggris, Watford vs Arsenal.

Foto: republika

REPUBLIKA.CO.ID,

Watford Vs Arsenal
Liga Primer Inggris
Selasa (16/4) Pukul 02.00 WIB
Stadion Vicarage Road  

Head to Head

Watford                                   11 Laga Terakhir               Arsenal
2 (1 kandang 1 tandang)                   Menang                   9 (5 kandang 4 tandang)
0                                                     Imbang                   0
10 (13 M 7 S 12 K)                    Posisi Klasemen              5 (19 M 6 S 7 K)
1,47 per laga                              Rata-Rata Gol                2,03 per laga
7                                                Clean Sheets                 7
Troy Deeney                               Pemain Kunci                Pierre-Emerick Aubameyang
9                                            Gol Pemain Kunci             17
Javi Gracia                                       Pelatih                     Unai Emery

Pertemuan Terakhir

29-09-2018 Arsenal 2-0 Watford
11-03-2018 Arsenal 3-0 Watford
14-10-2017 Watford 2-1 Arsenal
31-01-2917 Arsenal 1-2 Watford
27-08-2016 Watford 1-3 Arsenal   

Sumber: premierleague/skysports/fussball.wettpoint
Pengolah: endro yuwanto

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IDumGL
April 14, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IDumGL
via IFTTT
Share:

Tren Positif Arsenal

Liga Inggris, Watford vs Arsenal.

Foto: republika

REPUBLIKA.CO.ID,

Watford Vs Arsenal
Liga Primer Inggris
Selasa (16/4) Pukul 02.00 WIB
Stadion Vicarage Road  

Head to Head

Watford                                   11 Laga Terakhir               Arsenal
2 (1 kandang 1 tandang)                   Menang                   9 (5 kandang 4 tandang)
0                                                     Imbang                   0
10 (13 M 7 S 12 K)                    Posisi Klasemen              5 (19 M 6 S 7 K)
1,47 per laga                              Rata-Rata Gol                2,03 per laga
7                                                Clean Sheets                 7
Troy Deeney                               Pemain Kunci                Pierre-Emerick Aubameyang
9                                            Gol Pemain Kunci             17
Javi Gracia                                       Pelatih                     Unai Emery

Pertemuan Terakhir

29-09-2018 Arsenal 2-0 Watford
11-03-2018 Arsenal 3-0 Watford
14-10-2017 Watford 2-1 Arsenal
31-01-2917 Arsenal 1-2 Watford
27-08-2016 Watford 1-3 Arsenal   

Sumber: premierleague/skysports/fussball.wettpoint
Pengolah: endro yuwanto

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gbt3vH
April 14, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gbt3vH
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Asosiasi Pertanyakan Kontrol Peredaran Bawang Putih

Kontrol peredaran bawang putih impor perlu dilakukan guna meminimalisasi penimbunan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Asosiasi Hortikultura Nasional Anton Muslim mempertanyakan kontrol pemerintah terkait importir yang masih memiliki pasokan stok bawang putih. Menurutnya, dari total volume impor bawang putih tahun lalu, cadangan stok importir masih tersedia hingga April ini sehingga menjadi pertanyaan mengapa rekomendasi impor kembali dikeluarkan pemerintah untuk tahun ini.

Diketahui, pemerintah mengeluarkan rekomendasi impor bawang putih dengan kuota volume sebesar 100 ribu ton melalui Badan Usaha Logistik (Bulog) pada 2019 ini. Impor dilakukan dengan alokasi anggaran sebesar Rp 500 miliar kepada Bulog. Pada Juli tahun lalu, berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan (Kemendag), surat persetujuan impor (SPI) dikeluarkan untuk sekitar 200 ribu volume impor bawang putih kepada 13 perusahaan importir.

“Harusnya, Kemendag punya kontrol terhadap peredaran bawang putih yang masuk ke importir,” kata Anton saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (5/4).

Menurutnya, kontrol terhadap peredaran bawang putih impor perlu dilakukan guna meminimalisasi penimbunan barang oleh importir nakal. Dia menjelaskan, kontrol perlu dilakukan mulai dari jumlah kuota impor yang diterima importir, total distribusi ke pasar, hingga yang tersedia di gudang. Data terkait peredaran tersebut, kata dia, harus dipantau oleh Kemendag secara berkelanjutan.

Hal itu selain dapat memastikan pasokan tersedia di pasaran, lanjutnya, juga dapat dijadikan acuan oleh pemerintah apakah rekomendasi impor dapat dikeluarkan kembali jika pasokan benar-benar habis. Dia menilai, dengan dikeluarkannya rekomendasi impor kembali oleh pemerintah tanpa penerapan kontrol kepada importir, akan ada potensi penimbunan barang oleh importir.

“Itu (penimbunan) sangat mungkin terjadi, ini yang jadi persoalan. Ujung-ujungnya, fluktuasi harga kalau pengawasannya tidak dilakukan secara detail,” katanya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 38 Tahun 2017 disebutkan, rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) harus melalui persyaratan administrasi dan teknis. Dalam Pasal 4 Ayat 1 Permentan tersebut, RIPH harus mempertimbangkan produksi hortikultura dalam negeri. Dalam peraturan tersebut juga termaktub, penerbitan RIPH dilakukan setelah pelaku usaha merealisasikam impor dan menyampaikan laporan realisasi impornya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WGYnZM
April 05, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WGYnZM
via IFTTT
Share:

Thursday, April 4, 2019

Maruf Amin Terharu dengan Militansi Pendukung 01 di Garut

Massa pendukung 01 tetap bertahan mendengarkan Kiai Maruf berorasi meski hujan.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Calon wakil presiden (cawapres) Ma'ruf Amin melanjutkan kampanye di Jawa Barat dengan melakukan orasi politik di lapangan Cihuni, Cimaranggas, Pangatikan, Garut, Jawa Barat pada Kamis (4/4). Dalam kegiatan itu, Ma'ruf tetap melanjutkan pidato meski diguyur hujan.

Semangat serupa juga ditunjukan para pendukungnya yang tidak membubarkan diri saat orasi berlangsung. Ma'ruf kemudian memberikan apresiasi khusus kepada para pendukungnya itu. Dia mengaku terharu dengan militansi para pendukung pasangan calon (paslon) 01 di Garut.

Dia mengatakan, massa terlihat lebih memilih menetap di lapangan dibanding pulang ke rumah masing-masing.  "Wah ini ini luar biasa hujan-hujan, becek-becek, belok-belok tidak peduli karena semangatnya," kata Ma'ruf Amin saat melakukan kampanye terbuka di Garut, Jawa Barat.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini berpendapat, semangat itu menunjukan keseriusan mereka mendukung kemenangan Jokowi-Ma'ruf di lokasi tersebut.

Garut diketahui merupakan lumbung suara bagi lawan politik calon presiden (capres) Joko Widodo ( Jokowi).

Jokowi diketahui mengalami kekalahan perolehan suara di Garut saat berhadapan dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 lalu. Saat itu, Jokowi mendapatkan suara 29,9 persen berbandinf 70,1 persen bagi kemenangan Prabowo. Capres Prabowo unggul di 42 kecamatan di Garut.

Secara khusus, Ma'ruf mengingatkan para pendukungnya agar jangan mudah terprovokasi dan diintimdasi oleh pihak-pihak tertentu. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan memberikan pilihan mereka kepada paslon 01.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2I0VLmi
April 04, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2I0VLmi
via IFTTT
Share:

Wacana Kemenag Soal Aturan untuk Rohis Dinilai Perlu

Kalangan Rohis menilai perlu adanya aturan dari Kemenag.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) mewacanakan adanya petunjuk teknis untuk mengatur kegiatan ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis) di sekolah-sekolah. Rencana tersebut mendapatkan respons dari pelbagai kalangan, termasuk para aktivis Rohis.

Ketua Rohis SMA Negeri 1 Kota Bekasi Hafidh Maulana Matin menilai, rencana Kemenag itu patut diapresiasi. Hanya saja, lanjut dia, ada kemungkinan para pengurus Rohis akan kewalahan pada tahap awal lantaran mesti menyesuaikan diri.

“Tapi saya setuju-setuju saya karena memang sudah semestinya Kemenag memberikan aturan. Misalnya, bagaimana porsinya atau penambahan silabi materi yang bisa disampaikan ke Rohis di sekolah,” ujar Hafidh Maulana Matin kepada Republika.co.id, Kamis (4/4).

Terpisah, Ketua Rohis SMA Negeri 8 Tangerang Selatan Adilia Apriliana juga berpendapat senada. Dia mengaku tidak masalah dengan upaya Kemenag dalam membuat juknis (petunjuk teknis) untuk Rohis. Pasalnya, aturan demikian dinilai dapat membantu menyaring materi-materi yang dapat disampaikan anggota Rohis.

"Ya mungkin peraturannya akan ngeribetin. Hanya saja ini perlu karena buat anak SMA ada beberapa materi yang belum dicerna,"  kata Adilia.

Sebelumnya, Kemenag menjelaskan, salah satu fokus aspek dalam regulasi tersebut yakni, ketika Rohis mengundang pembicara dalam suatu kegiatan, harus diketahui oleh guru agama dan kepala sekolah. Dengan begitu tidak sembarang pemateri bisa masuk.

Setelah Rohis diawasi oleh sekolah, Kemenag juga akan fokus pada pembinaan para guru agama yang selama ini memang ditunjuk oleh Kemenag. Kemudian untuk kurikulum serta buku-buku agama yang selama ini dibuat oleh Kemendikbud, tahun ini sudah diserahkan sepenuhnya kepada Kemenag.

Pembuatan regulasi itu juga berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ibpo3F
April 04, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ibpo3F
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Kembangkan Usaha Anak Muda, Rumah Zakat Beri Bantuan

Usaha binaan Rumah Zakat sedikit demi sedikit terus mengalami peningkatan omzet.

REPUBLIKA.CO.ID, LUMAJANG -- Usaha camilan berbahan dasar daun kelor yang diinisiasi oleh beberapa pemudi usia pelajar dan mahasiswi yang dibina oleh Fasilitator Rumah Zakat di Desa Berdaya Ditotrunan, Lumajang Jawa Timur, mendapat respons positif di pasar Lumajang. Usaha yang diberi nama Mr Kelor ini dirintis sejak bulan Januari, sedikit demi sedikit terus mengalami peningkatan omzet.

Meski hanya dijual secara online, tetapi hingga saat ini reseller untuk wilayah Lumajang saja sudah ada tujuh orang. Mereka tersebar di beberapa wilayah dan sekolah.

Dari usaha ini semua tim Mr Kelor sepakat bahwa 10 persen dari keuntungan tiap bulannya akan disisihkan untuk membantu beasiswa anak-anak tidak mampu di sekitar Desa Berdaya Ditotrunan. Karenanya, upaya untuk memperluas pasar dan jaringan juga terus dilakukan, di antaranya mulai bulan Maret ini akan mencoba untuk berjualan secara offline di pusat keramaian kota Lumajang yang hadir setiap pekan, Car Free Night (CFN) di Sabtu malam, dan Car Free Day di Ahad pagi.

Untuk itu bantuan sarana usaha berupa pengadaan alat-alat produksi karena semakin meningkatnya permintaan pasar juga diberikan. Selain tentu saja booth usaha yang juga akan menunjang upaya memperluas pasar offline di Lumajang. Kamis (27/3) lalu tim Mr Kelor menerima bantuan sarana usaha dari Rumah Zakat ini dengan penuh suka cita.

"Mudah-mudahan omzet semakin meningkat, dan mudah-mudahan juga menambah keuntungan di akhirat," ujar Novi Istina, Fasilitator Desa Berdaya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VeUzPl
April 03, 2019 at 04:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VeUzPl
via IFTTT
Share: