Showing posts with label 2019 at 04:34PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:34PM. Show all posts

Tuesday, May 28, 2019

Barang Sitaan Miras Ilegal Meningkat pada Penertiban 2019

Peningkatan sitaan miras terjadi lantaran cakupan operasi penertiban semakin luas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memusnahkan 18.174 botol minuman keras (miras) pada Senin (27/5). Hasil operasi penertiban sejak bulan Januari hingga Mei 2019.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan operasi penertiban pada 2018 lalu. Sebanyak 14.997 dengan rincian Jakarta Barat sebanyak 6.000 botol, Jakarta Selatan 2.796 botol, Jakarta Timur 3.000 botol, Jakarta Utara 2.377, dan Jakarta Pusat 824 botol.

Menurut Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin, peningkatan terjadi lantaran cakupan operasi penertiban semakin luas. "Kawasan cakupannya yang lebih luas, ada beberapa tempat yang kemarin mungkin tahun lalu cakupannya tidak besar, ini melibatkan banyak unsur dari masyarakat, tokoh masyarakat," ujar Arifin usai pemusanahan miras di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

Untuk tahun ini, Jakarta Timur menjadi wilayah dengan barang sitaan miras ilegal paling banyak. Sebab, penduduk di sana juga paling banyak di Ibu Kota. Ia merinci, Jakarta Timur sebanyak 6.108 botol, Jakarta Barat 6.000 botol, Jakarta Pusat 1.150 botol, Jakarta Selatan 2.454 botol, dan Jakarta Utara 2.462 botol. Hasil operasi penertiban minuman beralkohol tanpa izin ini terdiri dari berbagai merek seperti Vodka, Mension, Anggur, Orang Tua, maupun Rajawali.

"Untuk Kepulauan Seribu kami juga melakukan penertiban tetapi hasilnya nihil, alhamdulillah," kata Arifin.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, ribuan miras ilegal yang disita memiliki surat penetapan pemusnahan. Hasil operasi minuman keras oleh pengadilan negeri di masing-masing wilayah di DKI Jakarta.

"Jadi hari ini kita melaksanakan keputusan pengadilan untuk melakukan pemusnahan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh peraturan daerah di DKI Jakarta ditaati dengan baik," ujar Anies usai memimpin acara pemusnahan miras tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VQ7N4l
May 28, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VQ7N4l
via IFTTT
Share:

Wiranto: Aparat Kantongi Banyak Bukti Ungkap Kasus 21-22 Mei

Wiranto mengatakan aparat sudah bertindak profesional dan sesuai SOP.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, menyatakan, aparat keamanan sudah bertindak profesional dan sesuai standar operasional prosedur (SOP) saat mengamankan aksi 21-22 Mei lalu. Ia menyebutkan, aparat keamanan dan penegak hukum telah memiliki banyak bukti untuk mengungkap kasus itu seluas-luasnya.

"Menghadapi para pendemo, aparat keamanan telah bertindak profesional dan hati-hati menggunakan SOP yang berlaku," ujar Wiranto usai bertemu dengan tokoh gerakan Suluh Kebangsaan di Kemenko Polhukam, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (28/5).

Ia menjelaskan, aparat keamanan bersikap defensif dan tidak tidak melakukan penyerangan selama aksi berlangsung. Mereka melakukan itu sekaligus juga melakukan langkah-langkah persuasif.

"Kalaupun ada tindakan langkah-langkah yang berlebihan menyalahi prosedur, maka Polri telah membentuk TPF yang bekerja sama dengan Komnas HAM guna melakukan tindakan hukum," kata dia.

Ia juga menyampaikan, saat ini kepolisian, aparat keamanan, dan aparat penegak hukum telah memiliki banyak bukti terkait aksi yang berujung ricuh itu. Bukti didapatkan dari hasil penangkapan tokoh intelektual maupun para perusuh.

"Sementara sedang didalami untuk mengungkap lebih jauh tentang kasus 21-22 Mei 2019 dengan semua pelibatannya," jelas Wiranto.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30RmsAf
May 28, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30RmsAf
via IFTTT
Share:

Terminal Tirtonadi Sediakan Posko Istirahat untuk Copet

Posko Istirahat Copet kembali dibuka di Terminal Tirtonadi menjelang arus mudik.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO - Terminal Tipe A Tirtonadi Solo menyediakan posko istirahat untuk copet. Posko seluas 3x3 meter tersebut tepatnya berada di antara pintu masuk bus dan tempat bus menurunkan penumpang.

Posko tersebut hanya berisi sebuah kursi panjang dengan kapasitas empat orang. Pada bagian dinding bertuliskan "Tempat Istirahat Copet".

Koordinator Terminal Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto, mengatakan, tujuan dibentuknya posko tersebut ialah untuk mengingatkan bagi pelaku pencopetan agar mengurungkan niat mengambil barang yang bukan miliknya di Terminal Tirtonadi. Posko tersebut rutin dipasang pada saat arus mudik dan arus balik Lebaran sejak beberapa tahun lalu.

"Ini bentuk sindiran-sindiran. Faktanya, tidak ada sama sekali masalah copet," kata Joko kepada wartawan, Selasa (28/5).

Menurutnya, posko istirahat copet tersebut justru menjadi ikon di Terminal Tirtonadi. Bahkan bisa menjadi lokasi swafoto para penumpang bus.

Joko menegaskan, ketika Terminal Tirtonadi masih dikelola Pemkot Solo saat itu dibentuk Satgas Anti Copet. Sejak saat itu sampai sekarang tidak ada masalah copet di Terminal Tirtonadi.

Dari sisi keamanan, pengelola terminal sudah menyiagakan satuan pengamanan dibantu kepolisian selama 24 jam. Selain itu, di kawasan terminal sudah dipasang sebanyak 28 unit kamera pengawas atau CCTV.

"Personel pengamanan kami tambah karena tahun ini mudik transportasi darat dengan bus diperkirakan mengalami peningkatan signifikan," ucap Joko.

Sementara itu, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, posko istirahat copet tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperingatkan warga masyarakat supaya tidak lengah dan tetap hati-hati.

"Dan dari teman-teman yang ingin melakukan tindak kejahatan di terminal tidak akan dilakukan, kalau dilakukan kemudian ketangkap pasti disuruh istirahat disitu sampai Lebaran selesai," ujar Wali Kota.

Wali Kota menyarankan agar posko istirahat copet terus dibentuk setiap tahun pada saat arus mudik dan arus balik Lebaran. "Nyatanya sampai hari ini tidak ada copet di terminal. Ya mungkin pekewuh," ungkapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VQ7qqt
May 28, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VQ7qqt
via IFTTT
Share:

Monday, May 27, 2019

Menkominfo: Pembatasan Media Sosial Lewat Kajian

Pembatasan medsos untuk menjaga media sosial dan dunia maya Indonesia tetap damai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menilai pembatasan media sosial (medsos) sudah melalui pengkajian. Bahkan, sejumlah negara sudah pernah melakukannya demi meminimalisasi dan menghindarkan konflik karena dipicu oleh informasi hoaks.

"Pembatasan akses merupakan salah satu dari alternatif-alternatif terakhir yang ditempuh seiring dengan tingkat kegentingan. Pemerintah negara-negara lain di dunia telah membuktikan efektivitasnya untuk mencegah meluasnya kerusuhan," ujar Menkominfo Rudiantara di Jakarta, Senin (27/5).

Rudiantara mencontohkan Srilanka pernah menutup akses ke Facebook dan WhatsApp. Tujuannya guna meredam dampak serangan bom gereja dan serangan anti-muslim yang mengikutinya.

Kemudian, Iran pernah menutup akses Facebook pada 2009 setelah pengumuman kemenangan Presiden Ahmadinejad. "Banyak negara lain melakukan pembatasan dan penutupan dengan berbagai pertimbangan," ucap Rudiantara.

Rudiantara mengatakan pembatasan medsos untuk menjaga media sosial dan dunia maya Indonesia tetap damai. Sebab, menurutnya, hoaks berpotensi memicu aksi massa dan kekerasan yang berdampak pada jatuhnya korban.

"Satu hoaks saja sudah cukup untuk memicu aksi massa yang berujung penghilangan nyawa, seperti salah satunya yang menimpa Mohammad Azam di India pada tahun 2018. Padahal, ada banyak hoaks sejenis itu lalu-lalang di Indonesia setiap hari, apalagi sekitar 22 Mei lalu," kata Rudiantara. 

Rudiantara merinci tiga langkah yang diambil pemerintah berdasarkan tingkat kegentingan peredaran konten hoaks. Langkah itu lazim dan kerap diambil oleh Pemerintah di negara lain untuk mencegah meluasnya kerusuhan.

Pertama, menutup akses tautan konten atau akun yang terindikasi menyebarkan hoaks. Kedua, bekerja sama dengan penyedia platform digital untuk menutup akun. Ketiga, pembatasan akses terhadap sebagian fitur platform digital atau berbagi file.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2M79ISn
May 27, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2M79ISn
via IFTTT
Share:

Monday, May 20, 2019

Jokowi tak akan Khusus Pantau Pengumuman KPU

KPU sudah secara periodik mengumumkan hasil perolehan suara sementara Pemilu 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, BELU -- Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo tidak akan secara khusus memantau pengumuman penetapan hasil Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019. "Masak, pakai dipantau...," kata Jokowi sambil tertawa menanggapi pertanyaan akan memantau di mana pengumuman penetapan hasil Pemilu 2019 terutama Pilpres.

Jokowi mengatakan hal itu usai meresmikan Bendungan Rotiklot di Dusun Rotiklot, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, NTT, Senin (20/5). Ia menyebutkan KPU sudah secara periodik mengumumkan hasil perolehan suara sementara Pemilu 2019.

"Artinya sudah jelas, terang benderang, siapa yang menang siapa yang kalah," kata Jokowi.

Ketika ditanya apakah akan memantau pengumuman penetapan hasil pemilu itu di Istana Bogor, Jokowi mengatakan bisa di mana saja. "Bisa di mana-mana...," kata Jokowi sambil tertawa.

KPU menyelenggarakan pemilihan umum serentak pada tahun 2019 yaitu Pemlihan Umum Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Umum Anggota Legislatif (Pileg).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VEaTs6
May 20, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VEaTs6
via IFTTT
Share:

Aman Palestin Distribusikan Bantuan dan Paket Berbuka

Tim Aman Palestin disambut gembira.

REPUBLIKA.CO.ID,

BANDUNG-- Aman Palestin melalui program "Ramadan Bersama Palestina 2019"  mengalokasikan anggaran sekitar enam miliar rupiah lebih di tahun 2019 ini. Yaitu untuk dibelikan paket bantuan untuk 12.085 kepala keluarga atau sekitar 60.426 orang. Aman Palestin juga membagikan 2.872 paket berbuka puasa bagi rakyat Palestina  di Jalur Gaza, Masjid Al-Aqsa, hafiz Alquran, serta orang-orang yang terluka  akibat serangan tentara Zionis Israel. Ini diungkapkan  Direktur Aman Palestin Indonesia  Ustaz Miftahuddin Kamil, MA dalam siaran pers yang diterima Republika, Senin (20/5).

Dikatakan Miftahuddin, di Yerusalem, Aman Palestin membagikan 1875 paket makanan kepada para pengendara di jalan-jalan utama kota tersebut. Aman Palestin juga mendistribusikan 9.392 parsel berisi makanan untuk orang-orang miskin di Gaza, Tebing Barat, dan Yerusalem. Aman Palestin juga menyediakan 1.000 paket hidangan sahur untuk  jamaah Masjid Al-Aqsa. ''Selain itu, Aman Palestin-Indonesia juga akan menyediakan 214 pakaian Idul Fitri untuk rakyat miskin di Yerusalem,'' paparnya.

Menurut Miftahuddin, tim Aman Palestin disambut gembira oleh warga dan paket bantuan diterima dengan baik. ''Terlebih saat memasuki Ramadhan tahun ini, mereka memang tidak memiliki persediaan makanan yang mencukupi,'' paparnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30zOVuf
May 20, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30zOVuf
via IFTTT
Share:

Monday, May 6, 2019

Letih Lelah Saat Puasa Bagaimana Hukumnya?

Letih dan lelah harus dirawat agar bisa mengendalikan hawa nafsu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Umat Islam yang sedang menjalankan puasa Ramadhan seringkali mengeluhkan dirinya letih lelah di awal-awal menjalankan puasa.

Ustaz Oni Sahroni mengatakan letih dan lelah yang dirasakan adalah hal yang manusia, karena tidak makan dan minum mengurangi energi. Menurutnya, inti puasa adalah tidak makan minum, tidak maksiat, tidak melakukan perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Letih dan lelah ini harus dirawat agar kita bisa mengendalikan hawa nafsu. Sehingga target puasa bisa tercapai. Selengkapnya simak video ini:

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PQm7IY
May 06, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PQm7IY
via IFTTT
Share:

Friday, May 3, 2019

Fadli Zon Merasa Aneh Banyak Petugas KPPS Meninggal Dunia

Fadli mendorong segera diselidiki penyebab ratusan KPPS meninggal dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengaku aneh dengan banyaknya anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), meninggal dunia dan sakit saat bertugas menyelenggarakan pemilu. Fadli mempertanyakan alasan mereka meninggal dunia yang disebut disebabkan kelelahan.

"Ya saya kira itu juga salah satu hal yang sangat aneh, kenapa banyak petugas yang meninggal di dalam proses ini, apa betul karena kelelahan atau ada faktor-faktor lain, atau ada tekanan atau ada yang lain ya karena ini berseliweran juga informasi di masyarakat," ujar Fadli Zon di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/5) sore.

Fadli mendorong segera ada penyelidikan penyebab ratusan petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia dan ribuan yang sakit itu. Pasalnya, jumlah tersebut merupakan jumlah yang aneh. "Saya kira ini bukan hanya sekadar faktor kelelahan ya. Banyak orang yang pekerjaannya lebih lelah, yang dulu bahkan ada kerja paksa segala macem, itu enggak sebanyak ini," tambah Fadli.

Hingga Kamis (2/5) malam, KPU telah mencatat ada 4.070 KPPS yang tertimpa musibah. Jumlah ini terdiri dari 412 orang KPPS yang wafat dan 3.658 KPPS jatuh sakit.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GZl867
May 03, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GZl867
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

Migrant Care Desak Penerbitan PP Perlindungan Pekerja Migran

Pekerja migran masih menghadapi masalah yang sama, yaitu pelanggaran hak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pusat Kajian Migrasi Migrant Care Anis Hidayah mendesak pemerintah segera menerbitkan peraturan pemerintah (PP) turunan dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang, Anis mengingatkan tenggat waktu penerbitan peraturan pemerintah itu terjadi sebelum November tahun ini. 

"Kami mendorong pemerintah berkomitmen menuntaskan turunan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang saat ini masih seperti ''macan kertas''," kata Anis saat dihubungi di Jakarta, Selasa (30/4).

Anis mengatakan sampai sekarang pekerja migran masih menghadapi masalah yang sama, yaitu pelanggaran hak. Undang-Undang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang sudah hampir dua tahun disahkan.

Ia menjelaskan peraturan turunan dari UU tersebut harus segera diterbitkan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi pekerja migran. Anis mengatakan aturan turunan yang perlu segera disahkan antara lain tentang aturan tentang penempatan pekerja migran, pengawasan praktik-praktik pekerja migran, dan layanan terpadu satu atap.

Tentang evaluasi Undang-Undang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Anis mengatakan, undang-undang sudah mendorong perbaikan penanganan kasus pekerja migran dalam dua tahun terakhir. "Pelindungan pekerja migran sudah jauh lebih baik. Pemerintah sudah lebih responsif dalam memberikan bantuan hukum terhadap kasus-kasus yang dihadapi pekerja migran," katanya.

Namun, dia menekankan, pelindungan pekerja migran seharusnya dilakukan sejak sebelum pekerja berangkat kerja ke negara tujuan. "Pemerintah masih terkesan reaktif. Itu tidak akan berpengaruh pada pengurangan permasalahan-permasalahan baru yang mungkin muncul. Belum ada mekanisme tata kelola yang baik sejak dari sebelum pemberangkatan pekerja migran," kata Anis.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J3SulL
April 30, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J3SulL
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

LSI Denny JA: Jokowi Kalah Tipis dengan Prabowo di FPI

LSI menyebut Jokowi meraih 41,2-47,6 persen dibanding Prabowo 52,4-58,8 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis survei elektabilitas pasangan calon presiden 2019 berdasarkan kategori ormas Islam, salah satunya Front Pembela Islam (FPI). 

Menurut LSI, Jokowi-Ma'ruf ternyata juga mendapat tempat di kalangan pemilih ormas FPI yang base-nya sekitar 0,9 persen dengan rentang dukungan 41,2-47,6 persen.

Jokowi-Maruf diklaim hanya kalah tipis dari Prabowo-Sandiaga di kalangan pemilih FPI yang unggul dengan rentang 52,4-58,8 persen.

"Ada 41 sampai 47. Jadi secara angka memang tidak terlalu jauh dan juga banyak terhadap Jokowi-Ma'ruf. Ini terlihat tapi catatan kita bahwa pertama lebih banyak ke Prabowo Sandi," ujar Peneliti Senior LSI Denny JA Ardian Sopa di Kantor LSI, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Selasa (2/4).

Ardian menilai keunggulan Prabowo-Sandiaga bukan tanpa sebab, karena sosok Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab mendukung calon presiden yang didukung ijtima ulama yakni Prabowo-Sandiaga.

Namun, Ardian mengungkap, ternyata tidak semua satu pandangan dengan sikap pimpinan ormas tersebut dengan adanya pemilih di kalangan FPI juga mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Hal ini menurut Ardian, karena selama ini isu hoaks yang mempersepsikan Jokowi-Ma'ruf tidak ramah dengan Islam, perlahan terkikis.

"Selama ini yang dipersepsikan Jokowi-Ma'ruf tidak ramah terhadap Islam dan ulama yah lambat laun isu itu bisa dikikis. Sehingga pemilu ini bahkan ada di FPI tidak hanya mutlak dukung Prabowo-Sandi tapi juga terbelah," katanya.

Sebelumnya, survei LSI Denny JA merilis survei elektabilitas pasangan calon presiden 2019 berdasarkan katagori ormas Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Front Pembela Islam (FPI), PA 212.

Hasilnya, mayoritas pemilih NU cenderung memilih Jokowi-Ma'ruf Amin dengan persentase range sekitar 62,4-68,8 persen dibandingkan ke Prabowo-Sandiaga sebanyak 31,2-37,6 persen.

"Jika pemilih muslim dipilah lagi ke dalam asosiasi/kedekatan mereka terhadap organisasi keagamaan, maka Jokowi-Ma'ruf masih unggul di pemilih yang merasa dekat dengan NU dan pemilih yang merasa tak jadi bagian dari organisasi manapun," ujar Peneliti Senior LSI Denny JA Ardian Sopa di Kantor LSI, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Selasa (2/4).

Ardian melanjutkan, sementara untuk pemilih Muslim yang merasa bagian dari Muhammadiyah, PA 212, FPI dan ormas lainnya  Prabowo-Sandiaga cenderung unggul.

Di pemilih Muhammadiyah, rentang dukungan terhadap Prabowo-Sandiaga sebesar 51,3-57,7 persen, sementara dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf sebesar 42,3-48,7 persen.

"Untuk pemilih PA 212 yang basenya sekitar 0,6 persen, rentang dukungan kepada Prabowo-Sandiaga sekitar 80,1-86,5 persen. Sedangkan Jokowi-Ma'ruf rentang dukungan 13,5-19,9 persen," kata Ardian.

Adapun secara umum survei LSI Denny JA terbaru menunjukan, elektabilitas pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul dari kompetitornya pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi unggul dalam bentuk range sekitar 56,8-63,2 persen, sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapat range sekitar 36,8-43,2 persen. "Saat ini elektabilitas Jokowi-Ma'ruf masih unggul telak selisih dua digit dengan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga," ujar Ardian.

Menurut Ardian, hasil tersebut dilakukan jika Pemilihan Presiden dilaksanakan pada rentang 17-26 Maret 2019, saat pengumpulan data survei dilakukan.

Ardian mengatakan, tampilan elektabilitas masing-masing capres dibuat dalam bentuk range karena LSI memperhitungkan angka elektabilitas dengan margin of error dan asumsi golput terjadi secara proposional.

Survei LSI Denny JA dilakukan di 34 provinsi di Indonesia menggunakan metode sampling multistage random sampling. Wawancara dilakukan kepada 1.200 responden melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Sedangkan margin of error dari survei yang dilakukan selama rentang 18-26 Maret 2019 sekitar 2,8 persen.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uCBWJp
April 02, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uCBWJp
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

12 Tahun PPPA Daarul Qur’an: Bumikan Dunia dengan Alquran

Tak terasa, 12 tahun sudah PPPA Daarul Qur’an bergerak dalam dakwah tahfizhul Qur’an

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak terasa, 12 tahun sudah PPPA Daarul Qur’an bergerak dalam dakwah tahfizhul Qur’an sejak 29 Maret 2007 lalu. Semangat menghafal dan mentadaburi Alqur’an terus didawamkan di kota, pelosok desa hingga ke berbagai belahan dunia.

Segala ikhtiar digulirkan melalui program-program berbasis Qur’ani demi mewujudkan impian bersama yakni “Membumikan Dunia Dengan Al-Qur’an”. Direktur Utama PPPA Daarul Qur’an Tamizi As Shidiq sangat bersyukur karena di usia yang sudah lebih dari satu dekade ini lembaganya telah melahirkan puluhan ribu penghafal Alqur’an.

Ia menyampaikan terima kasihnya kepada para guru, sahabat dan seluruh donatur juga stake holder yang selama ini telah terlibat dan mendukung program-program tahfizhul Qur’an.

“Hari ini, Alhamdulillah sudah berdiri lebih dari 30 Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an dengan santri sebanyak 6.000. Kemudian layanan Qur’an Call (belajar dan menghafal Qur’an via telepon bebas biaya) dengan 50.000 santri dan akan terus bertambah serta ribuan rumah tahfizh yang telah menyebar di seluruh Indonesia dan dunia dengan 36.000 santri,” ujar Tarmizi dalam siaran persnya, Jumat (29/3).

Atas dukungan dari seluruh doantur pula, PPPA Daarul Qur’an kata Tarmizi juga telah mendirikan 11 kampung Qur’an. Melalui program ini, lembaganya mendampingi masyarakat yang daerahnya tertimpa bencana, terpelosok dan terpencil lengkap dengan Kader Tahfizh yang dikirim ke tempat-tempat tersebut.

Begitu pula dengan Beasiswa Tahfizh Qur’an (BTQ) for Leaders yang diberikan kepada ratusan mahasiswa-mahasiswi di 24 perguruan tinggi negeri untuk melahirkan para sarjana berjiwa Qur’ani yang diharapkan mampun menjadi pemimpin masa depan.

Kemudian lanjut Tarmizi, program kemandirian ekonomi pesantren melalui Daqu Bisnis Nusantara (DBN) yang sejak 2014 digagas PPPA Daarul Qur’an juga telah cukup menghasilkan. Seperti Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an yang kini sudah berdiri di tujuh provinsi, kemudian Daqu Agro yang bergerak dalam pengembangan perkebunan dan pertanian. Daqu Sehat sebagai upaya pelayanan kesehatan berbayar bagi yang mampu dan gratis untuk kaum tak berpunya. Kemudian  usaha peternakan sebagai upaya penyiapan hewan qurban.

PPPA Daarul Qur’an juga ikut membidani lahirnya Daqu Travel sebagai biro penyedia layanan perjalanan Haji dan Umrah, serta turut berkontribusi atas lahirnya VSI yang sekarang bertransformasi menjadi Paytren. Semua lembaga otonom yang dibangun tersebut mulai mandiri dan menujukkan perkembangan cukup baik.

“Rasa syukur kami atas pencapaian hasil kerja yang telah dicapai adalah atas do’a dan dukungan dari umat, donatur, wali santri dan masyarakat di Indonesia. Semuanya hasil dari usaha ini adalah program pemuliaan terhadap Al-Qur’an. Program yang dihasilkan dan digulirkan bertujuah untuk dakwah Alqur’an yang dikembangkan oleh Daarul Qur’an dapat menyisir berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan di belahan dunia lainnya,” ujar Tarmizi.

Sebanyak 36.000 santri penghafal Alqur’an juga begitu antusias menyambut Milad ini, para santri di 10 Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Takhassus misalnya yang telah menggelar khataman Al-Qur’an 30 juz serentak pada Jumat 22 Maret lalu. Sementara itu, santri di 1.019 rumah tahfizh juga melaksanakan kataman Qur’an pada Kamis (28/3) malam.

“Semoga kami bisa terus bergerak dalam dakwah tahfizhul Qur’an seperti tema yang diusung dalam Milad PPPA Daarul Qur’an kali ini yaitu 12 Tahun PPPA Daarul Qur’an Terus Berkhidmat Bersama Al-Qur’an. Dan mudah-mudahan kehadiran kami terus bermanfaat untuk umat dan semakin banyak penghafal Qur’an yang lahir di seantero dunia,” harap Tarmizi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Udb7df
March 29, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Udb7df
via IFTTT
Share:

Kemenag: Hampir 100 Persen Madrasah Tsanawiyah-Aliyah UNBK

Awal April 2019 menjadi momentum Ujian Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) akan kembali menggelar Ujian Nasional (UN) untuk seluruh madrasah aliyah (MA) dan madrasah tsanawiyah (MTs). Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam A Umar menegaskan, pada tahun ini hampir seratus persen MA dan MTs akan menggelar UN berbasis komputer (UNBK), alih-alih manual.

Menurut dia, total sebanyak 8.125 MA akan menyelenggarakan UN. Dari jumlah itu, sebanyak 8.061 MA menggelar UNBK.

"Tahun ini, 99,21 persen MA bisa akan melaksanakan UNBK. Madrasah yang masih mengunakan UN berbasis tulisan hanya 64 MA,” ujar A Umar di Jakarta seperti dikutip dari laman resmi Kemenag, Jumat (29/03).

Angka ini lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 91 persen. UN tingkat MA akan diikuti 457.429 orang murid. Sebanyak 455.935 orang murid mengikuti UNBK (99,67%). Sisanya atau sebanyak 1.494 orang murid (0,33%) mengikuti UN berbasis kertas dan pensil (UNKP).

Sementara itu, untuk tingkat tsanawiyah, Kemenag membina tidak kurang dari 17.367 unit MTs, baik negeri maupun swasta. Sebanyak 16.756 MTs dipastikan menggelar UNBK, sedangkan 611 MTs menyelenggarakan UNKP.

"Untuk MTs, (sebanyak) 96,48 persen siap menggelar UNBK dan 3,52 persen menyelenggarakan UNKP. Total ada 993.875 siswa MTs. Sebanyak 975.712 siswa ikuti UNBK dan 18.163 siswa ikut UNKP," kata dia.

UNBK madrasah aliyah akan digelar pada tanggal 1, 2, 4 dan 8 April 2019. UNBK susulan bagi murid MA akan diselenggarakan pada 15-16 April 2019. Sementara, UNBK MTs akan digelar pada 22-25 April 2019. Untuk susulannya, diselenggarakan pada 29-30 April 2019.

"Tahun ini adalah penyelenggaraan UNBK kali kedua. Insya Allah, kesiapan penyelenggaraan UNBK lebih siap tahun ini dari tahun sebelumnya,” kata Umar.

Dia mengingatkan, UN tidak semata tes dan ujian. Lebih dari itu, UN merupakan sarana menguji integritas anak-anak bangsa.

Selain untuk mengetahui hasil belajar siswa, UN juga menjadi media pemetaan kualitas pendidikan madrasah di seluruh Indonesia. Kepada siswa MA dan MTs, Umar berpesan agar mempersiapkan diri dalam menghadapi UNBK dan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP).

"Hindari perilaku yang kurang terpuji, UN Insya Allah secara tak langsung mengajak siswa berprilaku jujur," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JPcFG7
March 29, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JPcFG7
via IFTTT
Share:

Friday, March 22, 2019

Radovic Enggan Beberkan Detail TC Persib

Radovic akan memaksimalkan seluruh pemainnya yang ikut dalam TC.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung akan menjalani pemusatan latihan (training centre atau TC) pada akhir Maret. Dalam TC tersebut, Persib hanya akan membawa 24 pemainnya.

Itu berarti, sejumlah pemain akan ditinggal di Bandung. Pelatih Persib Miljan Radovic enggan membeberkan alasan mengapa tidak membawa semua pemainnya.

"Anda akan lihat kenapa saya tidak bisa jawab sekarang. Tidak bisa, kalau tidak bisa ya tidak bisa, saya punya alasan," kata Radovic di Lapangan Sabuga, Kota Bandung, Jumat (22/3).

Radovic menyebut akan ada beberapa uji coba dalam TC tersebut. Dia akan memaksimalkan seluruh pemainnya yang ikut dalam TC. "Di sana ada pertandingan, dua tim main di sana dan saya akan bicara bagaimana," terangnya.

Persib juga akan kedatangan satu pemain baru. Sehingga akan ada total 25 pemain yang akan ikut. "Tidak 100 persen karena saya lihat bagaimana latihan, bagaimana posisi siapa datang pemain baru, dan nanti kita akan lihat," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HTnUen
March 22, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HTnUen
via IFTTT
Share:

Monday, March 18, 2019

Prandelli Akui Genoa Beruntung Hadapi Juventus yang Lelah

Juventus ditaklukkan Il Grifone 0-2 pada giornata ke-28 Serie A.

REPUBLIKA.CO.ID, GENOA -- Pelatih Genoa Cesare Prandelli menilai timnya berada dalam momen tepat saat bertemu Juventus. Ia menyinggung jadwal padat si Nyonya Tua.

Pasukan Hitam-Putih yang baru bertarung tengah pekan lalu tak memiliki jeda istirahat panjang. Hasilnya, Juventus ditaklukkan Il Grifone 0-2 pada giornata ke-28 Serie A, di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Ahad (17/3) malam WIB.

"Kami tampil baik, juga beruntung, menghadapi Juventus tiga hari sesudah duel melawan Atletico Madrid, di mana mereka menghabiskan banyak energi," kata Prandelli kepada DAZN, dikutip dari Football Italia, Senin (18/3).

Secara taktik, ia meminta anak asuhnya lebih berani menguasai lini tengah. Kemenangan ini sangat berarti bagi tuan rumah.

Prandelli bangga dengan usaha pemainnya. Menurut dia, Goran Pandev dan rekan-rekan baru memberikan sebuah kesegaran untuk penggemar.

"Penggemar ingin melihat tim yang bekerja keras dan bertarung dengan hati," ujar sosok yang pernah membesut tim nasional Italia ini.

Genoa berada di tangga ke-`12 klasemen sementara Serie A. Il Grifone mengantongi 33 poin dari 28 laga.

Paling penting, pasukan Prandelli menunjukkan dominasi atas Juventus pada musim ini. Sebelumya, pada pertemuan pertama di Turin, kedua tim bermain imbang 1-1.

Hasil di Luigi Ferrris menjadi kekalahan perdana si Nyonya Tua dari 28 partai Serie A tahun kompetisi 2018/2019. Meski demikian Bianconeri tetap nyaman di singgasana. Dengan mengantongi 75 poin, Juve unggul 15 angka di atas Napoli di kursi runner-up.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Jupw0a
March 18, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Jupw0a
via IFTTT
Share:

Friday, March 15, 2019

OTT Romi, KPK Amankan Sejumlah Uang Tunai

Terkait OTT Romi, KPK menduga transaksi dilakukan untuk yang kesekian kalinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabiro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, dalam tangkap tangan yang dilakukan tim penindakan KPK di Jawa Timur pada Jumat (15/3) pagi disita juga sejumlah uang tunai. Tim Satgas Penindakan KPK menyita uang tunai yang diduga barang bukti transaksi yang melibatkan Ketua Umum PPP M Romahurmuziy atau yang biasa dipanggil Romi dan pejabat Kementerian Agama.

Namun, Febri belum merinci nominal uang yang disita tim Satgas."Ada uang yang kami amankan juga karena itu diduga adalah bagian dari transaksi yang diindikasikan melibatkan penyelenggara negara tersebut. Transaksi ini dari identifikasi yang sudah kami lakukan diduga terkait dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama baik di pusat ataupun di daerah," kata Febri di Gedung KPK Jakarta, Jumat (15/3).

Dalam tangkap tangan kali ini, tim penindakan KPK mengamankan lima orang yang terdiri dari unsur anggota DPR RI, Pejabat Kemenag dan pihak swasta. KPK juga menyita uang tunai dalam pecahan Rupiah terkait OTT ini. Namun, Febri belum dapat memastikan nominal uang yang disita tim Satgas.

Febri hanya menyebut, transaksi terkait pengisian jabatan atau jual beli jabatan di Kementerian Agama ini bukanlah yang pertama. "Diduga terjadi transaksi yang kesekian kalinya," katanya.

Saat ini, kelima orang yang ditangkap sedang diperiksa intensif di Mapolda Jawa Timur. KPK berencana membawa mereka ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera sebelumnya telah membenarkan adanya penangkapan terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuzy. Penangkapan itu, kata Barung, dilakukan oleh penyidik KPK.

"Iya (penangkapan Ketua Umum PPP Romahurmuzy) transit saja sementara di Polda dalam rangka pemeriksaan awal,” kata Barung saat dikonfirmasi dalam sambungan telepon, Jumat (15/3).

Sementara, jajaran petinggi PPP masih enggan berkomentar banyak soal kabar penangkapan terhadap Anggota Dewan Penasehat TKN. "Kita tunggu penjelasan resmi pimpinan KPK," jawab singkat Ketua DPP PPP Syaifullah Tamliha saat dikonfirmasi, Jumat (15/3).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FcCwDx
March 15, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FcCwDx
via IFTTT
Share:

Monday, February 18, 2019

Sandi: Prabowo Semakin Tunjukkan Keberpihakan kepada Rakyat

Sandi memberi contoh janji Prabowo memurahka tarif listrik untuk rakyat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengklaim, debat kedua semakin menunjukkan keberpihakan Prabowo Subianto pada masyarakat. Keberpihakan itu ditunjukkan dari ujaran-ujaran Prabowo yang menurut Sandiaga sudah jelas dan dapat diterima masyarakat.

"Dari segi esensi debat semalam yang saya tangkap Pak prabowo berhasil menyampaikan satu keberpihakan kepada rakyat yang menginginkan pangan harganya terjangkau dan stabil," ujar Sandiaga Uno di Pusat Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi, Jakarta, Senin (18/2).

Sandi mencontohkan, poin yang disampaikan Prabowo di antaranya harga tarif dasar listrik yang harusnya lebih murah untuk masyarakat. Sandiaga mengklaim, upaya memurahkan tarif listrik ini menjadi masukan setelah ia melakukan 1.200 titik kunjungan ke masyarakat.

"Itulah harapan masyarakat, beban hidup mereka beban pangan biaya listrik biaya energi itu harus lebih murah buat mereka karena keadaan ekonomi mereka belum baik," ujar Sandi.

Sandi juga menekankan poin bahwa Prabowo juga menyampaikan mengenai ketersediaan lapangan kerja agar tidak dialokasipaj untuk tenaga kerja asing. Sandi menyebut, sumber produksi nasional juga disampaikan Prabowo dengan cukup jelas dan bisa diterima oleh masyarkat.

"Jadi dari segi esensi kota ingin ketersediaan lapangan kerja menjadi fokus didebat kemarin bagmn menghadirkan pangan dan energi yang murah bagaimana mensejahterakan petani mendongkrak produkso petani diberikan akses terhadap pupuk obat obatan dan juga harapan agar tidak ada impor saat panen, " ujar Sandiaga.

Terkait pujian yang kerap dilontarkan Prabowo pada capres 01 Joko Widodo, Sandi menilai pujian itu sebagai sikap psitif yang semakin menunjukkan kenegarawanan Prabowo.

"Bahwa banyak masyakat mengapresiasi pak prabowo yang memuji tentang hasil kerja pak Jokowi, dan pemerintahnya selama empat tahun ini di sambut dengan apresiasi oleh masyarakat feedback-nya baik juga terhair adalah pak Prabowo banyak senyum disini menurut saya yang positif dampaknya," ujar Sandi menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/19/02/18/pn47xg409-sandi-prabowo-semakin-tunjukkan-keberpihakan-kepada-rakyat
February 18, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/19/02/18/pn47xg409-sandi-prabowo-semakin-tunjukkan-keberpihakan-kepada-rakyat
via IFTTT
Share:

Thursday, February 7, 2019

TKN Petakan Titik Rawan Hoaks

TKN menemukan 12 wilayah yang sudah terpapar hoaks secara masif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin melakukan pemetaan daerah yang menjadi titik rawan hoaks dan fitnah terhadap calon presiden (capres) nomor urut 01. Hasilnya, TKN menemukan 12 wilayah yang sudah terpapar hoaks secara masif.

"Hoaks yang dipakai itu isunya juga berulang-ulang dan hanya dimodifikasi dari waktu ke waktu," kata Tim Gerakan Tangkal Fitnah Direktorat Program TKN Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Syihabuddin di posko Cemara, Jakarta Pusat, Kamis (7/2).

Dia mengungkapkan, sejumlah isu yang kerap dipakai untuk menyudutkan capres pejawat antara lain seputar Jokowi PKI, anti-Islam dan kriminalisasi ulama, TKA asal Cina dan utang luar negeri. Dia melanjutkan, penggangguran dan tingginya harga barang serta penyelenggara pemilu juga menjadi isu kabar bohong yang disebarluaskan kepada masyarakat.

Hasil pemetaan TKN mendapati DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Gorontalo dan Maluku Utara sebagai daerah yang sudah terpapar hoaks secara masif. 

Pada saat yang bersamaan, TKN juga mengidentifikasi daerah yang madih rawan hoaks. Daerah tersebut antara lain, Sumateran Utara, Kalimantan Barat, Kalimantam Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan.

Pemaparan itu disampaikan TKN dalam acara Gerakan Tangkal Fitnah. Dalam kesempatan itu, hadir mantan gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB). 

Dalam kegiatan itu, TGB mengingatkan bahaya hoaks bertemakan agama yang bertujuan memecah belah umat. Dia mengimbau masyarakat untuk saling mengingatkan keluarga, teman, saudara dan tetangga agar hoaks yang disebarkan tidak berfungsi efektif dan membuat warga semakin kebal hoaks.

Wakil koordinator Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar itu mengatakan, kabar bohong yang disebarkan patut diwaspadai agar kondisi Indonesia tidak seperti Suriah. Dia melanjutkan, adanya hoaks di Suriah disebarkan guna menciptakan kondisi masyarakat untuk membenci pemerintah hingga selanjutnya menyebabkan perang saudara.

"Saya mengetuk pintu hati masyarakat Indonesia, khususnya yang mengaku kaum Muslim, apapun latar belakang partai anda, berhentilah memproduksi atau menyebarkan hoaks," kata TGB.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RKFanb
February 07, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RKFanb
via IFTTT
Share:

Sunday, February 3, 2019

Pamen di Kementerian Jadi Momentum Revisi UU TNI

TNI harus konsisten terhadap doktrin reformasi TNI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha menyikapi terkait gagasan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang menginginkan perwira menengah (pamen) dan perwira tinggi (pati) TNI ditempatkan di kementerian. Menurutnya, gagasan tersebut menjadi momentum untuk merevisi secara keseluruhan UU TNI.

Pasalnya sejumlah lembaga sipil seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP), dan Badan Nasional Penanggulangan  Terorisme (BNPT) tidak diatur di dalam Pasal 47 UU TNI Nomor 34 Tahun 2004, sehingga militer aktif diperbolehkan menempat lembaga sipil tersebut. Oleh karena itu jika nantinya gagasan tersebut diseriusi, ia berharap revisi UU juga akan membahas terkait kejelasan posisi militer aktif yang menempati beberapa lembaga tersebut.

"Agar lembaga-lembaga tersebut di atas punya dudukan hukum," kata Satya saat dihubungi Republika, Ahad (3/1).

Politikus Partai Golkar tersebut menilai yang paling penting saat ini yaitu membenahi dasar hukumnya. Menurutnya TNI harus konsisten terhadap doktrin reformasi TNI.

"Harus dicari rumusan agar peran TNI tetap sebagaimana reformasi TNI," ujarnya.

Sampai saat ini DPR mengaku belum menerima ide dan gagasan Panglima terkait rencana tersebut. Namun Ia meyakini jika revisi undang-undang tersebut merupakan inisiatif pemerintah maka revisi UU TNI tersebut bisa selesai sebelum masa jabatan anggota DPR periode berakhir.

"Bisa saja (selesai cepat) asalkan ini inisiatif pemerintah, kalau initiatif DPR saya tidak yakin," ujarnya.

Sebelumnya,  Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan alasan dirinya ingin menempatkan pamen dan pati nonjob di kementerian. Ia menyebut banyaknya pamen dan pati yang belum memiliki jabatan. Ia menambahkan, agar pamen TNI bisa menduduki jabatan di kementerian, tentu harus menunggu aturan. Dia pun berharap, langkah-langkah itu akan bisa mengurangi masalah ratusan pamen yang sekarang tidak memiliki jabatan.

"Tapi ini masih harus menunggu revisi Undang-Undang 34 Tahun 2004 yang jelas untuk perubahan kelas itu kita hanya mengeluarkan Perpres karena sudah ada Keppres-nya, paling tidak sudah akan berkurang dari 500 yang disampaikan tadi bisa sampai 150 sampai 200 (Kolonel), mudah-mudahan," kata Hadi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HLqSD7
February 03, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HLqSD7
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 30, 2019

Banjir Gowa, Korban Meninggal Tercatat 53 Orang

Beberapa sarana infrastruktur seperti jembatan dilaporkan rusak.

REPUBLIKA.CO.ID, GOWA -- Korban meninggal dunia dalam bencana alam banjir dan longsor di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan bertambah menjadi 53 orang. Beberapa sarana infrastruktur juga dilaporkan rusak.

"Sesuai data yang masuk per tanggal 29 Januari pukul 23.00 WITA, jumlah korban meninggal ditemukan sudah 53 orang," ujar Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di Gowa, Rabu (30/1).

Adnan mengatakan, korban meninggal yang berhasil ditemukan hari kedelapan cuma satu orang yakni Sudding Dg Jalling (56) warga Desa Rannangloe, Kecamatan Bungaya. Adnan menyatakan, semua tim telah bekerja dengan baik, namun jumlah korban tertimbun yang ditemukan hanya satu. Begitu juga dengan penemuan jasad korban sehari sebelumnya yang juga hanya satu orang.

Adapun, korban-korbannya pada hari pertama yakni, Akram Al Yusran (3) warga Kelurahan Pangkabinanga, Rizal Lisantrio (48) warga BTN Batara Mawang, Sarifuddin, Daeng Baji warga Kecamatan Bungaya, Sri Hastuti, warga Kecamatan Malino, Lebang, warga Kecamatan Bungaya. Hari kedua enam orang jenazah, Nur Janna Djalil (70) warga Kompleks BTN Zigma, Sri Wahyuni (11), Nurkifayah (20), Daeng Sada (62), Lina (30), Ulfa (2) yang semuanya adalah warga Kecamatan Manuju.

Pada hari ketiga ditemukan lagi 17 orang warga Kecamatan Bungaya. Korban atas nama Hamzah Bin Nuru, Erlangga, Mutung Daeng Kasma, Muh Iksan, Karimuddin, Bonto Bin Baso, Daeng Tola, Daeng Bola, Hamsir, Aldi, Daeng Jarung, Hj Naha, Saeni dan Tino Bin Leo, Rahmatia (45), Asni (35) dan Ana (11).

Hari keempat ditemukan empat orang warga tertimbun lagi, Daeng Lobo (35) warga Desa Pattallikang, Maudu (65), warga Kelurahan Sapaya, Husni Dg Tutu (41) warga Pasar Sapaya, dan Nia Daniati warga Pasar Sapaya, Kecamatan Bungaya. Hari Kelima sebanyak 12 orang warga Desa Pattallikang, Kecamatan Manuju yakni, Daeng Mansyur (45), Sukma (45), Ariska (anaknya Sukma),  Daeng Sija (68), Hamzah Df Gau (38), Erlangga  (1), Dg Mutung (36) Ikhsan (9), Nurmiati Dg Sibo (25), Amanda (13), Ikbal (25) Dg Cicik (50) serta Hamsah Dg Sija korban terakhir ditemukan di hari keenam.

Bupati Adnan mengungkapkan, selain korban banjir dan longsor, empat sarana infrastruktur jembatan penghubung juga dinyatakan terputus. Satu jembatan yang putus adalah jembatan Bongaya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wrovsh
January 30, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wrovsh
via IFTTT
Share:

Friday, January 25, 2019

Mempertahankan Laju tak Terkalahkan MU

Arsenal vs MU.

Foto: REPUBLIKA

REPUBLIKA.CO.ID,

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TfTLZw
January 25, 2019 at 04:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TfTLZw
via IFTTT
Share: