Showing posts with label 2019 at 02:20PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 02:20PM. Show all posts

Wednesday, May 15, 2019

Lahan Jadi Kendala Progress Pembangunan Kilang Pertamina

Dari total enam kilang tiga kilang di antaranya masih terkendala lahan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) masih mengebut penyelesaian pembangunan kilang. Hanya saja, salah satu tantangan dalam penyelesaian kilang ini adalah keterbatasan lahan.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, menjelaskan dari total enam kilang yang menjadi prioritas Pertamina, pembangunan tiga kilang di antaranya masih terkendala lahan. Kilang tersebut adalah Kilang Cilacap, Kilang Tuban dan Kilang Bontang.

"Memang beberapa kendala kami ada di pembebasan lahan. Kami sudah berkordinasi dengan Pemprov (Pemerintah Provinsi) setempat dan KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) untuk ketersediaan lahan," ujar Nicke di DPR, Selasa (14/5) lalu.

Nicke merinci, untuk Kilang Cilacap misalnya, meski memang saat ini sudah ada Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC) namun untuk pengembangan kilang ini, Pertamina masih membutuhkan lahan yang lebih besar karena untuk integrasi PLBC dengan penambahan kapasitas. "Kami sedang melakukan kordinasi dengan KLHK untuk hal ini. Kami sedang proses tukar menukar lahan dengan lahan KLHK," ujar Nicke.

Sedangkan untuk Kilang Tuban, Nicke menjelaskan bahwa proses pengajuan pembebasan lahan yang sempat dilakukan Pemerintah Provinsi digugat oleh warga. Nicke menjelaskan saat ini Pertamina mencoba mendorong Provinsi untuk melakukan banding atas keputusan pengadilan.

"Lokasi gubernur di PTUN kan oleh 23 warga. Hari ini penlok bilang membatalkan. Kami sedang ajukan kasasi," ujar Nicke.

Saat ini untuk Kilang Tuban sendiri, kata Nicke Pertamina sudah mengantongi izin lahan seluas 400 hektare dari milik KHLK. Presiden kata Nicke juga sudah mensepakati lahan tersebut dipakai Pertamina untuk mengebut pembangunan kilang. Namun, Pertamina membutuhkan lahan seluas 800 hektare.

Sementara 400 hektare lagi masih menjadi masalah yang ia jabarkan tersebut. Namun, apabila persoalan tersebut berlarut, kata Nicke pihaknya akan melakukan reklamasi lahan.

"Kurang 400 hektare lagi. kalau ini sama warga larut, maka kami akan lakukan reklamasi. Sebetulnya kami lakukan side preparation. Tapi karena panlok bilang batal, yaudah kita stop dulu," ujar Nicke.

Sedangkan satu kilang lagi, yaitu Kilang Bontang saat ini juga masih dalam tahap proses pembebasan lahan. Pertamina sudah mengantongi tanah seluas 400 hektare. "Masih proses lahan juga, itu masih perlu 500 hektare. negara cuman 400 hektare," ujar Nicke.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WFcVJQ
May 15, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WFcVJQ
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

Masjid di Pelosok Indonesia Banyak yang tak Layak

Di Halmahera merupakan titik yang masjidnya harus banyak harus dibantu.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Yayasan Masjid Nusantara terus menerima laporan terkait masjid rusak yang ada di Indonesia. Indonesia yang mayoritas berpenduduk muslim, sayangnya banyak rumah ibadah mereka yang tidak layak bahkan harus dibangun segera. Terutama, masjid yang ada di daerah pelosok.

"Kami belum ada angka pastinya berapa jumlah masjid di Indonesia yang tak layak. Karena saat ini memang belum ada yang memiliki data tersebut. Tapi, kami terus mencari masjid tak layak di pelosok itu. Saat ini saja, di kami sudah ada data 20 masjid yang perlu di bantu," ujar Direktur Masjid Nusantara Pras Purworo, kepada wartawan saat Peluncuram program Cinta Masjid, akhir pekan lalu.

Sebenarnya, pihaknya cukup kesulitan untuk mencari data masjid yang kondisinya tak layak di daerah pelosok. Karena, jauh dari jangkauan Masjid Nusantara. Oleh karena itu, pihaknya banyak mengandalkan da'i yang ada pelosok. 

"Kami minta informasi, masjid yang perlu diperbaiki dan d bina pada para da'i yang berdakwah ke pelosok-pelosok. Kami belum punya data resmi jumlah masjid yang tak layak," katanya.

Pras mengatakan, banyaknya masjid yang tak layak terjadi karena keterbatasan anggaran. Serta, kendala akses yang membuat bahan material masjid menjadi mahal. 

"Kondisinya banyak yang mengenaskan, rusak, bocor, ada yang sedang membangun tapi baru setengah jadi karena enggak punya dana," katanya.

Hal tersebut terjadi, karena di pelosok, untuk memenuhi kebutuhan hidup sendiri pun sulit. "Belum lagi mendapatkan material kan sulit dan mahal karena akses, " katanya. 

Menurutnya, masjid yang perlu diperbaiki maupun dibangun tuntas tersebar di seluruh Indonesia. Namun saat ini pulau di luar Jawa lebih banyak dilirik atau dibantu. Misalnya di Halmahera merupakan titik yang masjidnya banyak harus dibantu. 

"Tim saya sudah kesana,  jaraknya cukup jauh 11 jam ke Toledo. Pake kapal, karena termasuk pulau terluar di Indonesia, " katanya.

Untuk di Jabar,  kata dia,  pihaknya pernah membantu salah satu masjid di Cisewu Garut. "Alhamdulillah bantuan di sana sudah jadi, di sana memang kondisi di masyarakat ekonomi masih kurang, " katanya.

Masjid Nusantara sendiri, kata dia, menargetkan 30 masjid di Indonesia terbangun atau diperbaiki pada tahun ini. Sejumlah upaya dilakukan untuk menarik donatur guna memperbaiki masjid bahkan menyelesaikan pembangunan masjid di daerah atau di pedalaman. 

Agar ada donatur membantu, kata dia, Masjid Nusantara menyebarkan informasi masjid di daerah yang harus dibantu kepada para donatur. "Mereka coba bantu,  dan yang tertarik di daerah bukan di pulau Jawa. Misalkan iklankan di pulau mana Insya Allah ada donatur yang mau," katanya.

Adapun untuk satu masjid, kata dia, pihaknya membutuhkan Rp 100 hinga 300 juta. Namun,  untuk masjid di Lombok yang terkena bencana kemarin menghabiskan anggaran Rp 3 miliar yang bersumber dari mitra Masjid Nusantara.

Pras mengatakan,  sejak 2012 lalu pihaknya sudah memperbaiki dan membangun sebanyak 84 masjid dengan total donasi Rp 11,2 miliar. Tahun ini 30 masjid ditargetkan selesai bahkan tahun depan 50 masjid dapat diperbaiki. 

Menurutnya,  program tersebut pun telah didukung oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional. Ada empat masjid yang akan ditayangkan proses pembangunannya. Pihaknya akan terus melakukan perbaikan maupun pembangunan masjid di seluruh penjuru Indonesia. 

Di tempat yang sama, Produser Program Cinta Masjid dari Trans 7, Raditiya Nugroho mengatakan, pihaknya menggandeng Yayasan Masjid Nusantara untuk membuat program baru selama ramadhan. Yakni, program "Cinta Masjid". Program ini, spesial hanya ditayangkan saat ramadhan. Yakni, ada 4 episode yang akan ditayangkan setiap Ahad pukul 5.30 pagi. 

"Karena, memang pengerjaan perbaikan masjidnya ga mudah. Ini kan di daerah pelosok semua. Salah satunya, masjid yang ada di daerah  Citorek Banten,"  katanya.

Raditiya menjelaskan, program ini dibuat karena berdasarkan informasi dari Masjid Nusantara, banyak masjid di daerah yang memerlukan bantuan karena tak layak.  Oleh karena itu, Trans 7 melalui program Cinta Masjid ini memperbaiki masjid yang tak layak tersebut.

Kriteria masjid yang dibangun dalam program ini, kata dia, adalah berada di daerah pelosok, wilayah rawan aqidah, wilayah mualaf dan lainnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WM2X9q
May 12, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WM2X9q
via IFTTT
Share:

Saturday, May 11, 2019

Bank BJB, Taspen Life dan PT Telkom Jalin Kerja Sama

Taspen Life dan PT Telkom Indonesia tertarik menggunakan produk, jasa dan layanan BJB

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Bank BJB dan PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) kembali mematangkan kerja samanya terkait penggunaan produk, jasa dan layanan perbankan. Penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) kedua belah pihak berlangsung di Ibis Style Bandung Braga, Kota Bandung, Jumat (10/5).

Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Bank BJB dan Taspen Life tentang penggunaan produk, jasa dan layanan perbankan. Saat itu, kerja sama ditandatangani pada Mei tahun 2018 oleh Bapak Maryoso Sumaryono selaku Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) dan (alm) Bapak Agus Gunawan yang saat itu menjabat sebagai Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB.

Penandatanganan PKS merupakan kesepakatan keduabelah pihak untuk melakukan kerja sama bantuan pemotongan untuk pembayaran premi  asuransi ASN peserta Taspen Life, yang penggajiannya melalui Bank BJB. Selain itu, kerja sama dilengkapi dengan PKS tentang  layanan pelimpahan pembayaran premi asuransi.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB M As’adi Budiman mengatakan, di tahap awal kerja sama ini akan fokus melayani pelimpahan pembayaran premi asuransi ASN di area Jawa Barat dan Banten. Setelah itu, akan diterapkan di seluruh area yang ter-cover oleh jaringan kantor Bank BJB.

Kata Adi, panggilan akrab M As’adi Budiman, penandatanganan PKS tersebut merupakan salah satu upaya Bank BJB dalam rangka memperkuat sinergi antara kedua instansi. Selain itu, ungkap dia, kerja sama akan berdampak pada peningkatan layanan, fee based income, serta peningkatan dana pihak ketiga (DPK) Bank BJB.

Melalui kerja sama tersebut, pihaknya berharap dapat memudahkan penetrasi potensi bisnis lainnya, baik di Taspen Life atau PT Taspen (persero) selaku holding dari Taspen Life.

Kerja Sama PT Telkom

Beberapa waktu yang lalu, Bank BJB juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom Indonesia) Tbk. Kerja sama kali ini tentang pemanfaatan produk dan jasa dan layanan perbankan. Penandatanganan nota kerja sama berlangsung di The Telkom Hub.

Adapun kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan menjalin sinergi yang berkesinambungan. Penandatanganan dilakukan oleh Isa Anwari selaku Pemimpin Divisi Institutional Banking Bank BJB dan Judi Achmadi selaku EVP Enterprise BMS2 PT Telkom Indonesia) Tbk.

Kegiatan ini juga disaksikan oleh Arfiyanto selaku Pemimpin Divisi Unit Elektronik Banking Bank BJB, Harmansyah Nasution selaku Pemimpin Divisi IT dan Andi Rachman selaku Pemimpin Kantor Cabang Bank BJB Tamansari.

Kerja sama dengan PT Telkom Indonesia di antaranya mencakup pengelolaan produk dana (tabungan, giro, deposito), penyaluran produk kredit (kredit konsumer, KPR dan Mortgage, kredit mikro, koperasi karyawan, modal kerja, investasi, project financing, serta ekspor dan sindikasi.

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PXyVgt
May 11, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PXyVgt
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

DMI Ajak Remaja Masjid Perkuat Ukhuwah Islamiyah

Wakil ketua DMI mengajak remaja masjid untuk perkuat ukhuwah islamiyah dan persatuan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Masjid Indonesia (DMI) menginisiasi sejumlah organisasi kepemudaan dan remaja masjid. Di antaranya, BKPRMI, JPRMI, ISYEF, dan Prima. Menurut Wakil Ketua Umum DMI Syafruddin, tujuan konsolidasi ini untuk menguatkan persaudaraan sesama Muslim (ukhuwah Islamiyah) serta menjaga persatuan umat Islam. Apalagi, konteksnya kini bulan suci Ramadan.

"Saya secara pribadi sangat concern dengan perkembangan pemuda dan remaja masjid yang ada. Karena, nantinya di tangan Anda (pemuda Muslim --Red) perkembangan peradaban Islam akan dikelola," kata Syafruddin dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Senin (6/5) malam.

Pertemuan dengan perwakilan organisasi pemuda dan remaja masjid dilakukan Syafruddin di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Jakarta, kemarin.

Dia meminta segenap organisasi remaja masjid mengisi Ramadhan kali ini dengan berbagai kegiatan positif. Harapannnya, masjid kian dijadikan sebagai pusat agama, pendidikan, ekonomi, dan budaya.

"Silakan setiap organisasi berjalan sesuai AD/ART. Tidak akan pernah ada intervensi, asalkan satu tujuan yaitu umat Islam bersatu. Sebab umat muslim Indonesia sangat diperhitungkan dunia internasional. Akan sangat meruginya jika ternyata umat tidak bersatu," ungkap sosok yang juga Menteri PAN-RB ini.

Nantinya juga akan diadakan buka puasa bersama dengan seluruh organisasi pemuda dan remaja masjid DMI. Rencananya setiap rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh setiap organisasi pemuda dan remaja masjid tersebut akan ditayangkan oleh Tawaf Tv untuk menguatkan syiar islam bagi umat. Selain perwakilan dari pengurus organisasi pemuda dan remaja masjid, hadir pula Pengurus Pusat DMI Arief Rosyid.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LtqCdL
May 07, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LtqCdL
via IFTTT
Share:

Thursday, May 2, 2019

Tempat Hiburan di Kota Bandung Wajib Tutup Selama Ramadhan

Para pelaku usaha jasa hiburan wajib menutup usahanya selama satu bulan penuh

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tempat hiburan di Kota Bandung dilarang beroperasi  selama bulan Ramadhan. Para pelaku usaha jasa hiburan wajib menutup usahanya selama satu bulan penuh mulai 4 Mei esok.

Kepala Seksi Jasa Usaha Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Edward Parlindungan mengatakan aturan ini memang sudah rutin dilakukan tiap tahun. Kewajiban ini tertuang dalam aturan Perda nomor 7 Tahun 2012 tentang penyelengaraan kepariwisataan.

"Sesuai Perda 7 tahun 2012 tentang penyelenggaraan kepariwisataan Pasal 73 ayat 6 tempat hiburan seperti bar, diskotik, panti pijat, spa wajib tutup di bulan suci ramadhan. Itu berlaku juga untuk fasilitas di hotel," kata Edward dalam Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Kamis (2/5).

Edward menyebutkan ada sekitar 200 tempat hiburan yang beroperasi di Kota Bandung. Kewajiban penutupan ini akan diberlakukan sejak 4 Mei hingga 7 Juni mendatang. Mereka tidak boleh beroperasi sama sekali selama bulan puasa untuk menghormati Muslim yang menjalankan ibadah.

Menurutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dan menyosialisasikan kewajiban ini kepada para pelaku usaha tempat hiburan. Para pengusaha ini dikatakannya sudah bersedia mematuhi aturan yang sudah dijalankan selama tujuh tahun ini. Disbudpar Kota Bandung pun sudah mengeluarkan surat edaran untuk menyosialisasikan aturan ini.

"Mereka biasanya dalam liburan ini melaksanakan renovasi bangunan yang mereka miliki. Karena dalam 11 bulan mereka terus bekerja siang dan malam. Ini waktu mereka merenovasi gedung-gedung yang dimiliki biasanya," ujarnya.

Ia menuturkan untuk memastikan kepatuhan para penyedia jasa hiburan, pihaknya akan bekerjasama dengan OPD lainnya untuk pengawasan. Jika ada yang tidak patuh maka ada sanksi yang akan diberikan pemerintah kota.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VCox3c
May 02, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VCox3c
via IFTTT
Share:

Saturday, April 20, 2019

Raihan Suara Jokowi Ungguli Prabowo di Kota Kinabalu

Pasangan Jokowi-Maruf Amin mengungguli pasangan Prabowo-Sandi di Kota Kinabalu

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Ir H Joko Widodo-Prof Dr HC KH Ma''ruf Amin meraih suara lebih tinggi dibandingkan pasangan nomor urut 02 H Prabowo Subianto-H Sandiaga Salahudin Uno di Kota Kinabalu, Malaysia. Hal ini berdasarkan hasil rekapitulasi sementara penghitungan suara Pemilu 2019 Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kota Kinabalu, Sabtu (20/4). 

Menurut Ketua PPLN Kota Kinabalu, Cahyono Rustam pasangan nomor urut 01 tersebut meraih 31.769 suara, sedangkan pasangan H Prabowo Subianto-H Sandiaga Salahudin Uno meraih 7.839 suara. Dia mengatakan penghitungan suara Pemilu 2019 pada PPLN Kota Kinabalu telah dilaksanakan pada 17 April 2019 jam 14.00 waktu setempat sampai dengan 18 April 2019.

"Proses penghitungan suara disaksikan oleh Panwaslu, saksi-saksi peserta Pemilu dari Partai Golkar, Partai Demokrat, PSI dan PKS. Sampai dengan saat ini proses rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2019 masih berlangsung," katanya.

Berdasarkan rekapitulasi sementara penghitungan suara Pemilu 2019 pada PPLN Kota Kinabalu suara sah 39.608, suara tidak sah 1.123 dan total jumlah suara 40.731.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2L5Q8pt
April 20, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2L5Q8pt
via IFTTT
Share:

Thursday, April 18, 2019

Bima Arya: Suara Prabowo Unggul di Bogor

Bima meragukan exit poll yang diklaim oleh kubu 02.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pasangan Prabowo-Sandi masih unggul di tempat pemungutan suara (TPS) di Bogor. Hal tersebut berdasarkan pantauan Republika.co.id di beberapa TPS Kota dan kabupaten Bogor.

Wali Kota terpilih, Bima Arya juga percaya bahwa pemungutan suara pemilihan umum (Pemilu) 2019 di Bogor diungguli oleh Prabowo-Sandiaga Uno.  Ia mengatakan, sejak awal Prabowo memang memimpin di Bogor, dan data tersebut cenderung tidak berubah sejak dua bulan yang lalu.

Namun untuk hasil secara keseluruhan, ia menegaskan, Prabowo tidak unggul. Ia pun meragukan pernyataan Prabowo yang mengaku menang berdasarkan exit poll pasangan 02 di 5.000 tempat.

Wakil Ketua Umum PAN itu menyebutkan, tidak akan ada hasil yang dimanipulasi dari perolehan quick count tersebut. Lebih lanjut ia menjelaskan, sepanjang sejarah pemilu tidak pernah ada yang perubahannya sangat jauh.

"Sejak jam 11 dan saat quick count hingga petang ini menunjukkan hasil yang sama. Jadi ada gambaran dan juga ada ilmunya secara statistik," ucap Bima, kepada Republika.co.id, semalam.

Dari pantauan Republika.co.id, TPS 36 di lembaga pemasyarakatan Paledang kota Bogor menunjukan bahwa suara bagi Prabowo unggul dengan perolehan 109 suara, sementara Jokowi mendapatkan 39.

TPS lainnya yang berada di Kabupaten Bogor adalah TPS 22 dekat markas DPP FPI di Megamendung, Kabupaten Bogor. Di lokasi tersebut, Paslon 02 mendapatkan perolehan suara sebanyak 89 bagi Prabowo-Sandiaga, dan 9 suara Jokowi.

Sementara itu, di TPS 21 yang tidak jauh dari TPS 22, Prabowo juga mengalami keunggulan yang cukup signifikan, yaitu 26 suara bagi Jokowi- Maruf dan 98 suara bagi Prabowo- Sandi.

Ketua Tim Kemenangan Daerah (TKD) Kota Bogor, Husdi Karyono mengatakan, pernyataan Bima Arya yang meyakini Prabowo unggul suara di Bogor merupakan pandangan masing-masing.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil real count 200 TPS dari total sekitar 2.000 menunjukan hasil yang saling mengejar. Menurutnya, pemilu di Bogor berjalan lancar dan aman, meskipun pihaknya masih melakukan penghitungan suara.

"Kalau dikatakan kalah (di Bogor) itu agak pesimistis. Dan disini (Bogor) ada kemungkinan kita menang, ujarnya kepada Republika, Rabu (17/4) malam.

Ia menilai, penghitungan hasil untuk persentase Pilpres belum bisa diketahui. Karena itu masih terlalu dini untuk menyimpulkan. “Saya melihat pelaksanaan hari ini cukup baik, malah sangat baik. Saya muter di beberapa TPS dan suasananya tidak mencekam serta tidak banyak dilaporkan adanya kekurangan, ucapnya

Di lokasi terpisah, tepatnya di Taman Air Mancur, Kota Bogor, puluhan pendukung Jokowi melakukan aksi Nazar membotakan kepala. Salah satu kordinator pelaksana kegiatan tersebut, Saiful Afriyadi mengatakan, aksi membotakan kepala itu merupakan rasa syukur dari berbagai pihak atas keunggulan Jokowi. Menurutnya, nazar untuk membotakan kepala tersebut sudah direncanakan ketika kampanye akbar lalu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GiB7uC
April 18, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GiB7uC
via IFTTT
Share:

Sunday, April 14, 2019

Cedera Betis, Sergio Ramos Menepi Tiga Pekan

Musim ini, penampilan Sergio Ramos cukup impresif bersama Real Madrid.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapten sekaligus bek andalan Real Madrid, Sergio Ramos dikabarkan menderita cedera betis. Ia diprediksi akan menepi selama tiga pekan dari lapangan hijau.

Akibat cedera tersebut, Ramos akan melewatkan Leganes di pekan ke-32 Liga Spanyol. Real Madrid saat ini pun terus memantau kondisinya, agar ia segera dapat dimainkan.

"Setelah dilakukan tes pada Sergio Ramos oleh tim medis Real Madrid, dia didiagnosis punya cedera tingkat satu di soleus kirinya," pernyataan Real Madrid di laman resminya, Ahad (14/4).

"Kondisi pemain akan dilanjutkan dengan pemantauan," lanjutnya.

Cedera serupa pernah dialami Ramos pada 2018. Namun, cedera kali ini dipastikan akan membuat bingung pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane dalam menghadapi laga selanjutnya

Musim ini, penampilan Sergio Ramos cukup impresif bersama Real Madrid. Ia bermain sebanyak 42 kali, dari 50 pertandingan yang dijalani oleh tim ibukota Spanyol tersebut.

Ia berhasil mencetak 11 gol di semua kompetisi. Hasil tersebut sangtlah baik, mengingat ia berposisi sebagai pemain bertahan.

Saat ini Real Madrid berada di peringkat tiga klasemen Liga Spanyol dengan perolehan 60 poin. Berada di bawah Barcelona yang berada di puncak klasemen dengan 73 poin dan Atletico Madrid dengan 62 poin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UFp3xL
April 14, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UFp3xL
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Greg Nwokolo Belum 100 Persen Bugar Hadapi Persebaya

Greg tengah menderita cedera hamstring.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Penyerang Madura United Gregory Junior Nwokolo diragukan bisa tampil 100 persen saat bersua Persebaya Surabaya pada pertandingan leg pertama semifinal Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (3/4). Pelatih Madura United Dejan Antonic meragukan penyerang andalannya bisa tampil karena kondisinya yang belum pulih.

"Kami sudah oke, kondisi semua oke, cuma Greg yang tidak 100 persen. Yang lain sudah siap," kata Dejan saat menggelar konferensi pers di Surabaya, Selasa (2/4).

Greg tengah menderita cedera hamstring. Bahkan pada babak delapan besar Piala Presiden 2019 menghadapi Persela Lamongan, pemain naturalisasi tersebut tidak bisa memperkuat Madura United. Ia hanya memberi semangat rekan-rekannya dari bangku penonton.

Sementara itu, sayap Madura United Andik Vermansah kemungkinan besar akan diturunkan pada pertandingan tersebut. Dejan mengatakan, Andik sangat siap bermain pada pertandingan tersebut. Meski Andik memiliki hubungan emosional dengan Persebaya, sebagai klub yang membesarkan namanya, Dejan meyakini sebagai pemain profesional, Andik akan siap bertanding.

"Saya pikir untuk sepak bola lebih bagus dia main, karena kita semua profesional. Hari ini ada di sini, besok ada di tim lain. Hormat pasti ada dari Andik, hormat pasti ada dari saya untuk Persebaya dan Bonek. Tapi harus fokus untuk Madura, itu lebih penting dari yang lain," ujar Dejan.

Dejan mengingatkan anak asuhnya, pertandingan yang akan mereka jalani merupakan babak semifinal. Artinya, baik bagi Madura United maupun Persebaya, laga tersebut bukanlah mudah. "Kedua tim harus hati-hati," kata Dejan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FPDkh4
April 02, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FPDkh4
via IFTTT
Share:

Monday, April 1, 2019

Nepal Diterjang Badai, Puluhan Orang Tewas

Badai Nepal mengakibatkan 27 orang tewas dan ratusan orang terluka.

REPUBLIKA.CO.ID, KATMANDU --- Puluhan orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka setelah badai hebat melanda wilayah Selatan Nepal. Badai menghancurkan rumah-rumah, menumbangkan pepohonan, dan merobohkan tiang listrik.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Nepal, badai petir menyapu distrik Bara dan daerah-daerah sekitarnya pada Ahad, malam. Badai tersebut menewaskan sedikitnya 27 orang dan melukai lebih dari 600 orang.

“Angin mengambil segalanya, rumah saya dan keluarga saya,” kata Ram Babu Patel (45 tahun) seorang warga yang kehilangan istrinya dalam bencana alam tersebut seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (1/4).

Sementara itu, seorang sukarelawan, Parkash Tharu menceritakan kehancuran yang dialami di desa-desa pasca-badai menerjang.

“Badai itu menghancurkan segala sesuatu. Rumah-rumah tidak memiliki atap dan semua pohon tumbang. Ada kebutuhan mendesak akan makanan dan bantuan,” kata Tharu.

Sementsra rumah sakit setempat dibanjiri dengan korban luka dari daerah yang terkena dampak. Perdana Menteri KP Sharma Oli menyatakan belasungkawa dan mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan yang terbaik untuk merawat korban yang terluka. Badai yang menyebabkan korban dalam jumlah tinggi di musim semi hampir jarang terjadi di Nepal.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FMsR6Y
April 01, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FMsR6Y
via IFTTT
Share:

Rumah Zakat Bantu Renovasi Kandang Kambing Pak Nuh

Kondisi kandang kambing yang direnovasi Rumah Zakat sudah lapuk dan kurang luas.

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS -- Fasilitator Rumah Zakat Desa Berdaya Undaan Lor, Muhamad Zaenuri, menyalurkan bantuan sarana usaha kepada salah satu penerima manfaat yaitu Nuhrolhudi. Bantuan usaha berupa renovasi kandang kambing milik pria yang akrab disapa Pak Nuh itu.

Pak Nuh merupakan peternak kambing Jawa yang sudah menggeluti usahanya sejak empat tahunan yang lalu. Dalam kesempatan tersebut, Zaenuri selaku Fasilitator Rumah Zakat menyalurkan modal usaha bagi Pak Nuh. Kebetulan, pada saat penyerahan batuan Pak Nuh memang berencana merenovasi kandang kambing yang kondisinya sudah banyak yang lapuk serta kurang luas.

Pak Nuh pun mengaku sangat senang dapat bantuan tersebut. Ia memang telah lama berencana merenovasi kandang kambingnya namun belum terealisasi karena berbagai kendala.

"Alhamdulillah, dengan bantuan sarana usaha ini bisa saya pergunakan untuk merenovasi kandang kambing saya, terima kasih Rumah Zakat," ujarnya mengakhiri percakapan sore itu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CXO2Bx
April 01, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CXO2Bx
via IFTTT
Share:

Sunday, March 31, 2019

Ratusan Mualaf Suku Togutil Dikhitan Massal

Sekitar 1.200 mualaf yang berada di pedalaman telah dikhitan oleh IMS.

REPUBLIKA.CO.ID, HALMAHERA -- Sekitar 100 orang suku Togutil dari hutan Kabupaten Halmahera Timur di Maluku Utara mengucapkan dua kalimat syahadat. Melalui pendekatan dan pendampingan yang dilakukan Ustaz Nurhadi, mereka tertarik memeluk Islam.

Suku Togutil hidup berkelompok dan berpindah-pindah tempat di dalam hutan untuk mencari makanan. Mereka tidak memiliki rumah seperti manusia pada umumnya. Mereka tinggal dalam gubuk sekadar untuk berteduh. Sedikit demi sedikit mereka diajari ajaran Islam, hidup lebih baik, cara bercocok tanam, berpakaian, berperilaku dan lain sebagainya.

Ustaz Nurhadi mengatakan, ada kebutuhan bagi suku Togutil yang sudah memeluk Islam, yakni khitan. Setahun yang lalu ia berkomunikasi dengan Islamic Medical Service (IMS) agar mereka bisa menyelenggarakan program kesehatan di pedalaman Halmahera Timur untuk suku Togutil.

"Alhamdulillah untuk bantuan-bantua lain sudah banyak masuk meskipun tetap saja masih dibutuhkan, namun untuk layanan kesehatan terutama untuk khitanan terhadap masyarakat yang tinggal di pedalaman belum ada sama sekali," kata Ustaz Nurhadi kepada Republika.co.id, Ahad (31/3).

Pada akhir Maret 2019, IMS dapat menjangkau pedalaman Halmahera Timur. Kemudian dilakukan kegiatan khitanan massal di Desa Wasileo dan Desa Patlean, Kecamatan Maba Utara selama lima hari.

Untuk sampai di dua desa tersebut, tim IMS menempuh perjalanan selama dua hari dari Ternate. Medan yang dilalui dua kali lewat jalur laut dan dua kali jalur darat. Namun, medan yang tidak ringan membuat petugas kesehatan yang ditugaskan ke sana tidak sanggup bertahan lama.

Direktur IMS, Imron Faizin mengatakan, program khitanan untuk mualaf di pedalaman merupakan salah satu program unggulan IMS. Sekitar 1.200 mualaf yang berada di pedalaman telah dikhitan oleh IMS.

"Kali ini pedalaman Halmahera Timur menjadi perhatian untuk dapat digelar khitanan untuk warga dhuafa yang tinggal di daerah terpencil dan para mualaf yang berada di pedalaman," ujarnya.

Imron memimpin langsung tim IMS ke pedalaman Halmahera Timur. Sebanyak 120 mualaf dan warga dhuafa telah dikhitan. Ia mengungkapkan, sebenarnya masih ada ratusan Muslim lainnya yang berharap bisa dikhitan. Dia berharap semuanya nanti dapat terlayani dengan baik.

Kepala Desa Wasileo, Hasan Sulaiman mengungkapkan rasa syukurnya dan berterima kasih kepada IMS atas layanan yang diberikan untuk warganya. Menurutnya, ini luar biasa, IMS jauh-jauh datang dari Jakarta untuk memberikan layanan khitanan massal dan pengobatan secara gratis. Layanan dan bantuan seperti yang diberikan IMS baru pertama kali menyentuh Desa Wasileo.

"Terima kasih atas layanan yang telah diberikan dan mohon maaf jika selama di sini pelayanan dan sambutan yang kami berikan tidak bisa maksimal. Semoga kegiatan ini bisa kembali dilakukan disini, manfaatnya sangat besar bagi kami," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OBmTIV
March 31, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OBmTIV
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

Arab Saudi Diminta Publikasikan Nama Pembunuh Khashoggi

Saudi telah menyelenggaran sidang tertutup atas tersangka pembunuhan Khashoggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Pakar Hak Asasi Manusia (HAM) independen, Agnes Callamard dari PBB mengecam persidangan tertutup di Arab Saudi atas tersangka pembunuhan jurnalis, Jamal Khashoggi. Ia meminta kerajaan untuk menyebutkan nama dari para terdakwa.

Dilansir dari laman Time, Jumat (29/3), Callamard yang diamanatkan Dewan HAM PBB turut menaruh tanggung jawab pada lima negara dewan keamanan permanen PBB. Callamard mengatakan, pemerintah Saudi mengundang perwakilan dari lima negara untuk menghadiri beberapa sidang pengadilan.

Ia menyampaikan, Cina, Prancis, Inggris, Rusia, dan Amerika Serikat (AS) berisiko menjadi peserta yang gugur dalam sebuah keadilan. Mereka hanya bisa terlibat jika persidangan melibatkan pelanggaran hukum HAM.

Callamard mengungkapkan, keberadaan Khashoggi dan informasi tentang mereka yang awalnya ditangkap atas pembunuhan itu harus dipublikasikan. Adapun Callamard memimpin penyelidikan HAM atas pembunuhan Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober. Ia juga telah meminta izin untuk melakukan perjalanan ke Saudi sebagai bagian dari penyelidikannya.

Di samping itu, sebelumnya Kepala Komisi HAM Saudi, Bandar bin Mohammed al-Aiban mengatakan, kerajaan menolak penyelidikan internasional terhadap kasus tersebut. Sejauh ini pelaku yang dituduh telah menghadiri sidang, beserta dengan pengacara mereka, namun tidak memberikan nama atau detail lebih lanjut.

"Keadilan di kerajaan Arab Saudi beroperasi sesuai dengan hukum internasional dan itu berlaku dalam semua transparansi," kata Aiban.

Ia mengatakan, kerajaan tidak akan menerima campur tangan asing baik itu urusan dalam negeri dan sistem peradilannya.

Sejumlah negara Barat, termasuk 28 anggota Uni Eropa menyerukan Saudi untuk bekerja sama dalam penyelidikan pada pekan lalu. Mereka meminta penyelidikan dipimpin oleh PBB terhadap pembunuhan seorang kritikus dan kolumnis Washingon Post.

Sebelumnya Khashoggi dibunuh oleh Agen Saudi pada 2 Oktober 2018. Pembunuhan secara sadis dilakukan di konsulat Saudi di Istanbul.

Juru bicara penuntut umum Saudi mengatakan, 11 orang Saudi telah didakwa di pengadilan atas kasus ini. Pihak berwenang meminta hukuman mati untuk lima orang.

Beberapa pemerintah barat menuduh Putra Mahkota, Mohammed bin Salman terlibat dalam pembunuhan tersebut. Namun pemerintah Saudi telah membantah keterlibatan Putra Mahkota.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uzXZjQ
March 29, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uzXZjQ
via IFTTT
Share:

Korsel Siapkan Sejong Sebagai Pusat Pemerintahan

Sebanyak 18 kementerian telah pindah dari Kota Metropolitan Seoul ke Sejong.

REPUBLIKA.CO.ID, SEJONG -- Pemerintah Korea Selatan (Korsel) telah mempersiapkan kota Sejong yang terletak sekitar 120 kilometer dari Seoul sebagai pusat administratif negara itu di masa mendatang. Wali Kota Sejong, Lee Choon-hee dalam jumpa pers dengan wartawan peserta World Journalists Conference, Rabu (28/3), mengatakan 18 dari 22 kementerian telah pindah dari Kota Metropolitan Seoul ke Sejong.

Sebanyak 18 kementerian itu meliputi Kementerian Strategi dan Keuangan, Kementerian Pertanian, Pangan dan Urusan Desa, Kementerian Lingkungan, Kementerian Agraria, Infrastruktur dan Transportasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, dan Kementerian Tenaga Kerja.

Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan, dan Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi merencanakan berpindah ke Sejong tahun ini. Kantor Perdana Menteri Korsel merupakan kantor pemerintah yang pertama pindah ke Sejong pada September 2017.

Lee Choon-hee mengatakan telah mempersiapkan Sejong sebagai kota cerdas dengan teknologi tinggi. Dengan demikian, semua aspek kehidupan akan diintegrasikan dengan teknologi tinggi.

Menurut Korea Bizwire, Komite Kepresidenan tentang Industri 4.0 dan Kementerian Agraria, Transportasi dan Kemaritiman telah mengungkapkan cetak biru bagi rencana uji coba kota cerdas yang membentang 2,74 juta meter persegi.

Ia mengatakan penduduk Sejong kini mencapai sekitar 500 ribu dibanding 350 ribu lima tahun lalu. Dengan pengalamannya sekitar 30 tahun di pemerintahan, ia yakin kota tersebut masih tetap ideal sebagai tempat tinggal sekitar 700 ribu orang di masa mendatang. Ia juga mengusahakan tempat tinggal warga kota tidak jauh dari tempat kerja sehingga mobilitas orang dapat dikurangi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HXXlEI
March 29, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HXXlEI
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 27, 2019

Bappenas: Indonesia tidak akan Bergantung pada Robot

Masyarakat Jepang bergantung pada robot

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyatakan bahwa Indonesia tidak akan bergantung pada robotik seperti Jepang. Jepang mengusung Society 5.0 yang mana masyarakatnya bergantung pada robot.

Staf Ahli Menteri PPN/Kepala Bappenas Bidang Pemerataan dan Kewilayahan Oktorialdi mengatakan langkah itu dilakukan lantaran apa yang terjadi di Jepang berbeda dengan Indonesia yang justru akan menghadapi bonus demografi. "Pada 2030-2045 kita akan masuk masa dengan bonus demografi, jadi kebijakan pasti larinya bukan robotik," katanya  dalam seminar "Standardization in a Living Society 5.0" di Jakarta, Rabu (27/3).

Oktorialdi menuturkan Bappenas telah meluncurkan Visi Indonesia 2014 di mana pada 2045, total penduduk Indonesia adalah 318,9 juta orang yang sebagian besar berada berusia produktif. Dengan kondisi tersebut, kebijakan yang akan diambil pemerintah tentu bukan pengembangan robotik seperti Jepang yang masyarakatnya semakin menua (aging society).

"Jadi nanti arahnya bagaimana menciptakan manusia-manusia yang punya kemampuan yang dibutuhkan pada  masa depan," katanya.

Oktorialdi menambahkan, pemerintah punya pekerjaan besar untuk menyiapkan masyarakat berkemampuan spesifik yang dibutuhkan masa depan. Tantangan itu semakin besar, lanjutnya, dengan tingginya jumlah pengangguran yang merupakan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK).

"Artinya kita harus mencari kemampuan spesifik melalui vokasi. Kebijakan soal vokasi ini akan kami dorong untuk memjawab masalah demografi," tuturnya.

Jepang mengusung Society 5.0, di mana teknologi artificial intellegent (AI), Internet of Things (IoT), machine learning, dan big data lebih masif digunakan agar tercipta keberlanjutan yang lebih baik terhadap manusia dan lingkungan.

Dalam paparannya, Chairman of Japan Society 5.0 Standardization on Promotional Committee Masahide Okamoto mempresentasikan bagaimana kehidupan di Jepang pada masa mendatang akan banyak memanfaatkan kecerdasan buatan, robot, hingga big data dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya pengantaran paket kiriman dengan drone atau penggunaan bus sekolah tanpa pengemudi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UWVnZ1
March 27, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UWVnZ1
via IFTTT
Share:

Friday, March 22, 2019

Sambangi Sleman, Sandiaga Tegaskan Fokus Ekonomi

masyarakat mengeluhkan ekonomi stagnan dan harga kebutuhan pokok mahal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi kabupaten Sleman untuk menyerap aspirasi masyarakat. Dia bertemu Ratusan Purnawirawan TNI/Polri di Lapangan Tegaltirto Berbah, Sleman Daerah Istinewa Yogyakarta (DIY). Dihadapan para purnawirawan Sandi menyatakan dia bersama Prabowo Subianto akan fokus pada ekonomi.

“Ekonomi yang menggerakan harga-harga kebutuhan pokok stabil terjangkau serta penciptaan dan penyediaan lapangan kerja,” tegas Sandiaga dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Jumat (22/3)

Menurut Sandiaga, ini fakta nyata di lapangan dari 1.400 titik yang dikunjunginya. Dalam menyerap aspirasi masyarakat kalau ekonomi stagnan, masyarakat juga mengeluhkan harga-harga kebutuhan pokok yang mahal. Oleh karena itu, Sandiaga meminta agar relawannya menyampaikan kepada kerabat, tetangga, saudara, handai taulan, dan orang lain bahwa fokus Prabowo-Sandiaga adalah ekonomi.

"Sampaikan secara langsung, jika Insya Allah kami terpilih sebagai presiden dan wakil presiden, harga-harga stabil, dan ketersediaan penciptaan serta penyediaan lapangan kerja," jelas Sandiaga.

Sebelum memberikan sambutan, calon wakil presiden nomor urut 02 ini mendapatkan blangkon dari sepupu Hamengkubuwono X, Romo Aning. “Blangkon ini agar Pak Sandi menjadi kstaria dan berwibawa,” kata Romo Aning.

Tiba di Berbah, eks wakil gubermur DKI ini menyempatkan diri sarapan di Rumah Makan Ikan Bakar Sumilir Berbah, yang berada di depan lapangan Tegaltirto. Dalam kesempatan itu, kepada ribuan simpatisan dan relawan yang hadir, Sandi mengingatkan tinggal 26 hari lagi pencoblosan. Dia meminta semuanya untuk terus bekerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas atau 4 as.

“Para relawan bekerja  dengan prinsip 4 as, yakni kerja keras, kerja cerdas, tuntas dan ikhlas. Datangi para tetangga, sahabat dan lingkungan terdekat. Sampaikan, jika Prabowo  Sandi dipercaya dan diberikan amanat oleh masyarakat Indonesia, di tahun 2019, harga-harga murah, cari kerja mudah, dan hidup tidak lagi susah,” tutupnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UQbSpo
March 22, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UQbSpo
via IFTTT
Share:

Thursday, March 21, 2019

Sorotan Terhadap Perangkat Lunak Baru Boeing 737 Max 8

Boeing 737 MAX 8 (Ilustrasi)

EMBED
Upaya perbaikan Boeing ini terus menjadi sorotan publik.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON DC -- Boeing akan menerbitkan perangkat lunak baru guna merespons kekhawatiran soal pesawat 737 Max 8 buatannya.

Upaya perbaikan Boeing ini terus menjadi sorotan, di tengah laporan terbaru oleh sejumlah media, termasuk laporan Seattle Times bahwa FBI kini ikut menyelidiki proses sertifikasi pesawat Max.

Berikut video lengkapnya.

Sumber : VOA

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2YdUk8M
March 21, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2YdUk8M
via IFTTT
Share:

Jokowi Kembali Ingatkan Masyarakat Jangan Termakan Hoaks

Jokowi hari ini membagikan sertifikat tanah di Bogor, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga capres petahana mengajak masyarakat agar tak mudah mempercayai berita hoaks dan fitnah yang beredar di masyarakat. Menurutnya, tak sedikit isu hoaks yang ditujukan kepadanya menjelang Pilpres 2019 ini.

"Saya mengajak nih karena ini sebentar lagi sebulan lagi, pileg pilpres, yang kita lihat di bawah banyak kabar hoaks bohong yang masuk ke mana-mana, baik medsos, langsung rumah ke rumah, saya titip hati-hati," ujar Jokowi saat pembagian sertifikat tanah di lapangan Bogor Nirwana Residence, Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/3).

Berbagai isu hoaks dan fitnah beredar di masyarakat, seperti isu penghapusan pendidikan agama di sekolah, pelarangan adzan, dan pernikahan sesama jenis yang dilegalkan. Jokowi pun menegaskan pemerintah tak akan melakukan kebijakan yang bertentangan dengan norma agama, norma sosial, dan juga norma budaya.

"Kok sampai ke mana-mana ini. Hati-hati. Tidak mungkin, siapa pun presiden tidak mungkin melakukan itu," tegas dia.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang menjaga norma agama, norma budaya, dan juga memiliki etika dan tata krama. Karena itu, isu-isu tersebut tak mungkin akan dilegalkan oleh pemerintah.

"Jangan kemakan hal seperti ini," tambahnya.

Ia juga membantah adanya isu bahwa dirinya merupakan anggota PKI. Menurutnya, isu-isu hoaks tersebut harus direspons agar masyarakat tak mempercayainya.

Karena itu, ia pun mengajak masyarakat agar berpolitik dengan mengutamakan etika dan tata krama. Sehingga tindakan-tindakan yang dapat memecah belah masyarakat dapat dihindari.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat menjaga persatuan dan menghormati perbedaan yang ada.

"Saya ajak semua mari jaga dan merawat kerukunan, persaudaraan, ukhuwah wathaniah, ukhuwah Islamiyah," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TmJKIW
March 21, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TmJKIW
via IFTTT
Share:

Monday, March 18, 2019

Membedah Urgensi Pembentukan Badan Riset Nasional

Badan Riset Nasional diusulkan oleh pasangan nomor urut 1, Jokowi-Maruf-Amin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rencana pembentukan Badan Riset Nasional (BRN) kembali disebut dalam debat antar-calon wakil presiden (Cawapres) Pilpres pada Ahad (17/3). Sebelum disampaikan oleh Cawapres nomor urut 01, Maruf Amin, ide pembentukan BRN sebelumnya sudah sempat dilontarkan oleh Capres 01, Joko Widodo, sekaligus sebagai pejawat.

Pasangan kandidat 01 memandang bahwa pembentukan BRN harus dilakukan untuk mengoordinasi lembaga dan instansi yang sebelumnya 'jalan sendiri-sendiri' dalam melakukan riset.

Namun, ide itu disanggah oleh kubu seberang. Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, melihat bahwa pembentukan BRN justru menambah beban birokrasi dan tidak menjawab tantangan riset yang sebetulnya yakni koneksi antara riset dengan industri. Prabowo-Sandi juga ingin memberikan insentif bagi badan usaha dan industri yang berkomitmen melakukan investasi di bidang riset. Insentif yang diberikan pun, ujar Sandi, bisa dalam bentuk insentif fiskal atau nonfiskal.

Lantas sejauh mana urgensi pembentukan BRN? Republika.co.id mencoba membedahnya bersama para peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef).

Peneliti Indef, Hanif Muhammad, memandang bahwa koordinasi tentang riset memang menyumbang 'biaya termahal' dalam mendorong perkembangan riset Tanah Air. Ia menyampaikan pengalamannya dalam melakukan riset pada 2017 tentang program Nawacita 100 Science and Techno Park (STP) di seluruh Indonesia yang digagas pemerintahan saat ini. Program ini bertujuan mendirikan pusat kolaborasi riset antara pemerintah, kampus, dan dunia usaha di 100 titik di Indonesia.

"Ternyata koordinasi di tingkat nasional sangat berantakan. Bahkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan mundur dari program ini karena tidak sesuai dengan rencana strategis mereka dalam mengembangkan balai-balai yang sudah ada," ujar Hanif dalam diskusi daring yang digelar Ahad (17/3) malam.

Buah dari ketidakselarasan koordinasi, ujar Hanif, juga dialami Kementerian Pertanian yang hanya menyanggupi pendirian 1 unit STP, dari target awalnya 43 unit STP. Tak hanya itu, Hanif juga melihat koordinasi di daerah juga buruk, terlihat dari tak sedikit daerah yang menolak penerapan STP karena tak sejalan dengan RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah).

"Tidak dapat dipungkiri memang kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha penting didorong agar perguruan tinggi tidak asik dengan riset temuan tanpa dukungan difusinya. Sedangkan industri kesulitan karena biaya riset yang mahal, dan pemerintah buang anggaran riset yang tidak tepat sasaran," katanya.

Hanif menjelaskan, yang terpenting dilakukan pemerintah memang mengkoordinasikan seluruh elemen dalam riset, termasuk dalam lingkaran pemerintah, akademik dan dunia usaha, maupun dalam lingkaran antarlembaga yang mengurusi riset. Hanif lalu memberi contoh bentuk simplifikasi yang telah dilakukan dalam bidang bantuan pendidikan. Dulu, kata dia, beasiswa ditangani oleh Kemenristekdikti. Namun sekarang, beasiswa ditangani oleh Badan Layanan Umum (BLU) berupa LPDP.

"Sejak LPDP kemudahan melanjutkan S2 naik signifikan. Begitu pula dengan riset. Sebelum masuk BRN dipastikan dulu ada dana abadi riset yang dikelola BLU. Dengan birokrasi yang lebih mudah," kata Hanif.

Hanif memandang, sebelum pemerintah beranjak jauh kepada pembentukan BRN, seharusnya dipastikan dulu penyediaan dana abadi riset. Dana ini, menurutnya, harus dikelola oleh BLU yang punya kewenangan sendiri mengatur 'uangnya' untuk pengembangan riset. Bagi dia, apapun bentuk koordinasi yang nantinya akan dilakukan, kunci untuk memajukan riset di Tanah Air adalah 'koordinasi'.

Sementara itu peneliti Indef lainnya, Ahmad Heri Firdaus, menyebutkan bahwa anggaran riset di Indonesia masih terbilang rendah. Berdasarkan data Bank Dunia tahun 2017, porsi dana riset di Indonesia hanya 0,3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini jauh di bawah porsi yang disediakan Korea untuk riset, yakni 4,04 persen dari PDB-nya, Jepang 3,4 pesen dari PDB, atau Malaysia 1,1 persen dari PDB.

"Untuk meningkatkan anggaran riset, perlu kerja sama dengan dunia usaha atau investor, tapi pemerintah harus bikin regulasi yang nyaman agar dunia usaha atau investor mau berperan lebih banyak dalam meningkatkan anggaran riset," kata Ahmad.

Pemerintah, menurut Ahmad, sulit mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk riset bila postur APBN masih dalam kondisi saat ini. Menanggapi pembentukan BRN, Ahmad mengingatkan bahwa sebetulnya di Indonesia sudah ada banyak lembaga yang mewadahi riset yakni LIPI, Ristek Dikti, dan BPPT.

"Yang diperlukan adalah koordinasi agar lebih sinergi," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Y3ulBa
March 18, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Y3ulBa
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Pemkot Bandung Wacanakan Bangun Underpass di Alun-Alun

Underpass menjadi salah satu alternatif mengurai kemacetan di Alun-Alun Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung serius mengatasi kemacetan yang menjadi salah satu persoalan utama di ibu kota Jawa Barat ini. Selain transportasi massal, proyek infrastruktur juga dirancang di berbagai titik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Arif Prasetya mengatakan merencanakan sejumlah proyek infrastruktur untuk mengurai kemacetan di beberapa titik. Salah satunya titik yang dianggap butuh perhatian adalah di sekitar Alun-Alun Kota Bandung.

Arif mengatakan untuk titik tersebut, ia mewacanakan dibangun underpass di bawah alun-alun. Underpass ini diharapkan dapat mengurai kemacetan dari arah Jalan Dewi Sartika.

"Untuk Jalan Dewi Sartika itu kita juga baru sampaikan ide intuk menanganinya agar tidak belok depan Pendopo atau Jalan Dalem Kaum dengan adanya underpass yang nyambung ke Jalan Banceuy," kata Arif saat dihubungi, Ahad (17/3).

Arif mengatakan, saat ini kondisi di sekitar Alun-Alun Kota Bandung cukup padat. Selain sebagai pusat kota, alun-alun menjadi salah satu obyek wisata favorit sehingga mengakibatkan lalu lintas padat.

Ia menilai underpass menjadi salah satu alternatif mengurai kemacetan di wilayah tersebut. Kendaraan yang ingin menuju Jalan Banceuy tidak perlu memutar ke Jalan Dalem Kaum dan Asia Afrika.

"Jadi underpass masuk ke parkir basement alun-alun kemudian nyambung langsung ke Banceuy," ujarnya.

Ia mengatakan wilayah tersebut merupakan kawasan bersejarah sehingga tidak mungkin dibuat jalan layang. Selain itu, ada masjid yang bisa terganggu jika dibangun dalam bentuk jalan layang. Dengan underpass, kendaraan yang ingin parkir di alun-alun pun bisa langsung masuk ke basement.

Meski demikian, kata dia, proyek ini masih dalam wacana. Ia akan mengkaji mengenai dampak dan manfaatnya proyek tersebut. Namun, ia menegaskan pembuatan underpass di alun-alun sangat memungkinkan dengan teknologi yang sudah ada saat ini.

"Dari segi desain kita belum, mau kita FS (feasibility study) kira-kira visible nggak nih. Membuat gangguan atau tidak. Setelah FS memungkinkan kita tuang ke DED (detail engineering design)," ujarnya.

Ia mengatakan, jika memungkinkan, rencananya underpass akan dimulai dari simpang Jalan Kepatihan. Nantinya jalan akan keluar di perapatan Jalan Banceuy dengan Jalan ABC.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OdzkL2
March 17, 2019 at 02:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OdzkL2
via IFTTT
Share: