Showing posts with label 2018 at 09:42PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 09:42PM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

Anak Juara Galang Dana untuk Korban Bencana Tsunami

Dari hasil penggalangan dana terkumpul uang sebanyak Rp.1.055.500.

REPUBLIKA.CO.ID, CILEGON -- Anak Juara (anak binaan Rumah Zakat) merasa terpanggil untuk ikut membantu para korban bencana dengan cara menggalang dana dari rumah ke rumah. Mereka tergerak dengan peristiwa tsunami di perairan Selat Sunda yang terjadi Sabtu malam, (22/12) lalu.

Ditempat lain, tepatnya di persimpangan Kawasan KIEC juga dilakukan penggalangan dana oleh para Alumni Anak Juara dari berbagai wilayah.

“Saya tidak menyangka anak-anak begitu antusias melakukan penggalangan dana dari jam 16.00 sampai menjelang Maghrib," ujar Zaenudin, Fasilisator program Pendidikan Rumah Zakat.

Dari hasil penggalangan dana terkumpul uang sebanyak Rp 1.055.500, 1 helai selimut dan satu renteng makanan bayi. Hasil sumbangan tersebut diserahkan kepada Rumah Zakat untuk disalurkan kepada korban bencana tsunami selat sunda.

Jumlah korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda di Provinsi Banten dan Lampung terus bertambah.Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan jumlah korban meninggal akibat tsunami di Selat Sunda mencapai 426 orang

"Sebelumnya kami sampaikan korban meninggal 430 orang. Ternyata ada korban meninggal yang terdata ganda. Yang tepat data hari ini," kata Sutopo dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (28/12).

Selain korban meninggal, Sutopo mengatakan 23 orang juga dilaporkan masih hilang, sementara 7.202 orang lainnya mengalami luka-luka dan 40.386 orang mengungsi di berbagai tempat yang tersebar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TjwS77
December 28, 2018 at 09:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TjwS77
via IFTTT
Share:

Siswa di Cina Pakai Seragam Canggih dengan Chip Komputer

Alarm akan berbunyi otomatis jika siswa keluar dari sekolah tanpa izin.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Sekolah-sekolah di Cina telah mulai memberlakukan "seragam pintar" dengan chip komputer yang tertanam untuk memantau pergerakan siswa dan mencegah mereka dari bolos sekolah.

Sebelas sekolah di provinsi barat daya Guizhou telah memberlakukan seragam, yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi lokal -Guizhou Guanyu Technology -ini. Ketika siswa memasuki sekolah, waktu dan tanggal direkam bersama dengan video pendek yang bisa diakses orang tua melalui aplikasi seluler.

Pengenalan wajah lebih lanjut memastikan bahwa masing-masing dikenakan oleh pemiliknya yang sah untuk mencegah siswa dari menipu sistem. Bolos memicu alarm untuk memberi tahu guru dan orang tua tentang perbuatan itu, sementara alarm suara otomatis diaktifkan jika siswa keluar dari sekolah tanpa izin.

Sistem GPS melacak pergerakan siswa bahkan di luar halaman sekolah. Kedua chip -yang dimasukkan ke bahu masing-masing seragam -itu bisa bertahan hingga 500 kali pencucian dan suhu 150 derajat Celcius, kata si produsen kepada media pemerintah, Global Times.

Media The Epoch Times melaporkan bahwa alarm juga akan berbunyi jika seorang siswa tertidur di kelas. Sementara orang tua bisa memantau pembelian anak mereka di sekolah dan menetapkan batas pengeluaran melalui aplikasi seluler.

Perusahaan itu mengeluarkan pernyataan publik lewat media sosial yang popular di Cina, Weibo, yang mengatakan seragam itu "fokus pada masalah keselamatan", dan menyediakan "metode manajemen cerdas" yang menguntungkan siswa, guru, dan orang tua.

Manajer pemasaran Guanyu Technology juga menyombongkan kemampuan seragam itu pada akun Weibo pribadinya.

"Anda pergi saja ke sekolah dan tanyakan satpam berapa siswa yang masuk hari ini. Ia pasti tidak bisa memberi Anda jawaban, tapi kami bisa," demikian bunyi unggahan tersebut.

Di situs-nya, perusahaan pengembang ini mengatakan bahwa seragam itu 'sepenuhnya mengimplementasikan kebijakan negara bagian untuk secara aktif membangun kampus pintar dan manajemen pendidikan cerdas untuk pengembangan pendidikan'.

Dalam beberapa tahun terakhir, Beijing telah secara teratur menyerukan kepada semua sekolah untuk mengembangkan "kampus pintar" dalam upaya mendorong digitalisasi pendidikan.

Tidakkah anak memiliki privasi?

Terlepas dari semua manfaat yang diklaim oleh perusahaan itu, seragam tersebut telah memicu reaksi di media sosial.

"Jika Anda seorang anak, apakah Anda ingin dipantau 24 jam sehari?" tanya seorang pengguna Weibo dengan nama panggilan Sangguo_Sunny.

"Apakah anak-anak tidak memiliki hak asasi manusia dan privasi?," kata pengguna bernama Dawson-HO.

Tapi blogger Yi Zhi Sirius membela seragam baru itu, dengan mengatakan "seragam itu akan berguna ketika menyangkut pencarian siswa yang hilang".

Berbicara kepada Global Times, Lin Zongwu, kepala Sekolah SD Renhuai 11 di Guizhou, mengatakan sekolah memiliki kemampuan untuk melacak siswa setiap saat, mereka menggunakan teknologi ini dengan efektif.

"Kami memilih untuk tidak memeriksa lokasi akurat dari siswa setelah sekolah usai, tapi ketika siswa menghilang dan bolos, seragam ini bisa melacak mereka," ujar Lin, seraya menambahkan bahwa tingkat kehadiran siswa meningkat sejak seragam pintar ini diberlakukan.

Perusahaan Guanyu Technology menanggapi kritik terhadap Weibo, mengatakan perusahaan itu "menghormati dan melindungi hak asasi manusia".

"Seragam pintar tak melacak setiap gerakan siswa setiap saat," tulis perusahaan itu.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CF18DN
December 28, 2018 at 09:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CF18DN
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

Rektor IPB Paparkan Peta Agro Maritim 4.0

Agro maritim 4.0 berbasis pada berbagai pengembangan yang melibatkan berbagai elemen.

REPUBLIKA.CO.ID,PENANG – Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria, menjelaskan tentang berbagai program yang telah dan akan dikembangkan IPB terkait agro maritim 4.0 saat menjadi pembicara di acara 11th Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT) UNINET Conference, di Universiti Sains Malaysia, Penang, Malaysia, Selasa (11/12). Dalam paparannya, Arif menyebut bahwa agro maritim 4.0 berbasis pada berbagai pengembangan yang melibatkan berbagai elemen. 

“Kami siap menyambut era agro maritim 4.0 melalui oengembangan kurikulum pendidikan yang sesuai. Tak lupa juga, agro maritim 4.0 dikembangkan melalui kapasitas SDM (sumber daya manusia) dan pemberdayaan masyarakat, penyusunan regulatory framework, penyusunan lanskap penelitian serta pengembangan infrastruktur, dan pengembangan ekosistem yang sehat dan produktif,” kata Arif. 

Arif menjelaskan, tujuan pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan oleh Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) menekankan pentingnya lingkungan yang sehat untuk masa depan. Namun begjtu, lanjutnya, revolusi industri 4.0 menekankan adanya pergeseran cara hidup manusia di masa depan dengan ditandai adanya Internet of Things (IoT), Cloud Technology, dan Big Data.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Arif menekankan pentingnya kerjasama antara dua institusi terbaik uagar dapat mempersiapkan manusia di masa deoan yang selaras dengan lingkungan-lingkungan maritim dan pertanian.

“Fase awal kerjasama akan difokuskan pada pembangunan dan pemberdayaan lingkungan maritim dan pesisir laut dengan pendematan inovatif, cepat, dan akurat selaras dengan era 4.0,” ujarnya. 

Ia mencontohkan, Penang merupakan wilayah yang dapat memanfaatkan potensi wisata, aquakultur, serta perikanan sebagai sumber pendapatan negara. Melaui pariwisata tersebut, integrasi lingkungan maritim dan sosial manusia di pesisirnya memerlukan pemahaman dan prediksi yang akurat akan kemungkinan bencana amibat kerusakan-kerusakan yang kerap terjadi di laut. 

Dalam poin tersebut, Arif menekankan bahwa IPB telah mengusulkan aplikasi agro maritim 4.0 dalam sebuah pilot berbagai aplikasi terpadu teknologi dalam sebuab konsep yang disebut Smart Small Island Management. 

Program Agro maritim 4.0 meliputi berbagai kaitan antara lain Smart Farming dan Sea Farming, Smart Small Island Management, Fire-Risk System, Smart Ireigation System, Smart Robotic Seed Planter, Smart Fertilizer 4.0, Smart Integrated Pest Management, pengembangan aplikasi yang bertujuan mendeteksi kualitas buah, Smart Robotic for Harvwsting, Smart Agrologistic 4.0, Aerial drone monitoring biodiversity, dan Smart Aquaculture.

Pada kesempatan tersebut, IPB dan Universiti Sains Malaysia menandatangani perjanjjan kerjasama untuk lima tahun ke depan. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ru3P4y
December 11, 2018 at 09:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ru3P4y
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Klasemen Liga 1 Indonesia Hingga Sabtu (1/12)

Persaingan sejumlah tim untuk lolos dari zona degradasi kian sengit.

REPUBLIKA.CO.ID,

KLASEMEN SEMENTARA

1.  PSM MAKASSAR         32     16     9     7     52-41      57

2.  PERSIJA JAKARTA       32     16     8     8     49-34      56

3.  PERSIB BANDUNG      33     14     9     10     46-38     51

4.  BHAYANGKARA FC      32     14     7     11     39-39     49

5.  BORNEO FC               33     14     6     13     49-46     48

6.  PERSEBAYA               33     13     8     12     59-48     47

7.  PS BARITO PUTERA    33     12     10     11     49-52    46

8.  PSIS SEMARANG        33     13     7     13     39-41     46

9.  BALI UNITED FC        32     12     9     11     43-44     45

10. MADURA UNITED      33     12     9     12     45-49     45

11. AREMA FC                32     12     8     12     50-41     44

12. PERSIPURA              33     12     8     13     49-44     44

13. PERSELA                  33     11     10     12     52-50    43

14. SRIWIJAYA FC          33     11     6     16     47-54     39

15. MITRA KUKAR FC     33     12     3     18     44-56     39

16. PERSERU                 33     10     9     14     32-41     39

17. PSMS                      32     11     4     17     47-61     37

18. PS.TIRA                  31     10     6     15     41-53     36

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FRcnfX
December 01, 2018 at 09:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FRcnfX
via IFTTT
Share:

Pinsar Optimistis Harga Telur Stabil

Agar stabil perlu kontrol dari pemerintah dan operasi pasar.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Pemerintah terus berupaya melakukan stabilisasi harga kebutuhan bahan pokok, salah satunya adalah produk industri peternakan. Pasalnya, menjelang akhir tahun permintaan kebuhan bahan pokok sering kali mengalami peningkatan.

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR) Eddy Wahyudin mengatakan pihaknya sangat mendukung langkah pemerintah dalam mengantisipasi adanya gejolak produksi pakan ternak.

"Biasanya, sesuai dengan hukum pasar permintaan tinggi terjadi kenaikan harga. Tapi kami yakin, tim dari Satgas Pangan mampu mengatasi permasalahan tersebut, buktinya tidak ada gejolak yang signifikan," kata Eddy usai menghadiri diskusi publik yang digelar oleh Jalan Media Comunikasi (JMC) di Jakarta , Rabu (28/11).

Saat ini kondisi harga telur mengalami fluktuasi,  persoalan yang sangat mendasar adalah adanya kenaikan harga pakan. Untuk itu perlu adanya kontrol dari Kementerian Perdagangan. Selain itu, kata dia, perlu juga dilakukan operasi pasar. 

Menurut dia, komoditi telur sangat sensitif sekali naik dan turunnya. Begitu telur itu mengalami kenaikan kemudian pedagang menjual dengan jumlah banyak, sudah barang tentu harga telur mengalami peturunan.

Namun demikian Eddy optimis jelang Natal dan Tahun Baru mendatang harga telur tetap stabil. Karena adanya stok komuditas telur yang pada bulan sebelumnya memang masih tersedia dan bisa dijual pada bulan berikutnya.

“Dengan adanya peningkatan produktivitas mudah-mudahan adanya stok tambahan dari produksi yang rutin yang dilakukan oleh kawan-kawan peternak,” ujar Eddy dalam siaran persnya.

Pihaknya juga meminta kepada Satgas pangan agar menjamin keamanan dan kenyamanan bagi para peternak. Karena sebelum telur tersebut didistribusikan ke para pengecer dan dikirim ke konsumen, para peternak terlebih dahulu melakukan pengepulan.

“Kami minta, jangan nanti setelah para peternak melakukan pengepulan dianggap menimbun, kemudian ditangkap. Kalau demikian terjadi bagi para peternak yang ada hanya rasa kekhawatiran,” ucapnya.

Eddy juga berharap agar pemerintah dapat menstabilkan harga pakan ternak. Karena dengan adanya harga pakan yang dapat terjangkau oleh peternak akan berpengaruh pada biaya produksi. 

“Karena biaya produksi tiga setengah kali harga pakan. Kalau harga pakannya tinggi tentunya akan berdampak pada harga telur. Tapi pada bagian lain kita juga tidak boleh mematok harga dengan sesuka hati. Karena pemerintah sudah menetapkan harga dasar acuan,” pungkasnya.

Kepala Satuan Operasi Satgas Pangan Kombes Pol. Helfi Asshegaf mengungkapkan, pihaknya akan mengawal jalur distribusi bagi bahan pokok. Hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya pelagaran baik itu dilakukan oleh oknum maupun pengusaha itu sendiri. 

“Kita garis komandonya kan jelas, tahun ini di bentuk Satgas Polres, tahun sebelmnyakan Mabes dan Polda,” katanya. 

Helfi mengatakan, bahwa pihaknya akan memberdayakan jajarannya hingga ke tingkat Polsek dalam menangani persoalan kebutuhan bahan pokok.

“Peran Babinkamtibnas dan unit intelejen yang ada di wilayah teruk kita tingkatkan. Dalam melakukan pendataan.Seperti tadi, pelaku usahanya, distribusinya, transportasinya dan segala macam permasalahan yang mungkin akan muncul,” ujar Helfi.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, seluruh jajaran Satgas Pangan yang ada di daerah juga terus berkordinasi dengan pusat guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan, kebocoran. 

“Apabila langkah antisipasi itu sudah dilaksanakan dan tidak ada masalah berarti, jajaran Satgas dari tingkat Polsek akan melaporkan secara berjenjang  hingga Mabes. Dengan demikian gejolak harga kebutuhan pokok dapat ditekan,” pungkas Helfi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rgENWI
December 01, 2018 at 09:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rgENWI
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Daud Yordan Masih Semangat untuk Bertinju

Usai kalah dari petinju Inggris, saat ini Daud Yordan masih menjalani masa istirahat.

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Petinju nasional pemegang gelar WBO Intercontinental kelas ringan (61,2 kilogram), Daud Yordan, tetap semangat untuk bertinju. Daud Yordan dikalahkan petinju Inggris, Anthony Crolla, beberapa waktu lalu.

"Masih dong, karier saya di dunia tinju masih lama," kata Daud Yordan ketika dihubungi, Kamis (22/11).

Daud Yordan akhirnya harus mengakui keunggulan Anthony Crolla pada pertarungan bertajuk "Eliminator for: WBA Super World Lightwight Championship" di Manchaster Arena, Inggris, Sabtu (19/11) waktu setempat atau Ahad (11/11) dini hari WIB. "Justru kekalahan tersebut menjadikan semangat saya berlipat-lipat," kata dia.

Petinju Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, tersebut, kalah angka dari petinju Inggris (112-116). Dengan kekalahan ini maka rekor bertarung Daud Yordan menjadi 33 kali menang (26 di antaranya dengan KO) dan empat kali kalah.

Sebelum bertarung melawan Crolla, Daud Yordan mengalahkan petinju tuan rumah Pavel Malikov dengan KO pada ronde kedelapan pada pertarungan di DIVS Ekaterinburg, Rusia, 23 April 2018.

Daud Yordan memulai karier tinju dengan menekuni kelas bulu (57,1 kilogram). Ketika ditanya kegiatan setelah pertarungan melawan Anthony Crolla, Daud Yordan mengaku belum ada rencana karena dirinya masih menjalani masa istirahat. "Belum berkegiatan, hanya bersih-bersih sasana," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OWYAUv
November 22, 2018 at 09:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OWYAUv
via IFTTT
Share: