Showing posts with label 2019 at 03:25PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:25PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Kementan Antisipasi Bahaya Hama Ulat Grayak

Ulat grayak tergolong hama baru di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pertanian angkat bicara atas beredarnya informasi serangan ulat grayak untuk petani di Indonesia. Khususnya beberapa daerah di Provinsi Sumatra Barat.

Sebelumnya diberitakan, sejak bulan Maret 2019, hama ulat grayak dilaporkan mulai ditemukan di Indonesia. Laporan tersebut telah diverifikasi tim gabungan dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Badan Karantina Pertanian dan Dinas Pertanian Sumatra Barat.

Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Edy Purnawan menyatakan, melalui hasil temuan tersebut, Kementan telah mengambil langkah antisipasi dari bahaya hama ulat grayak. Tim sudah mengirimkan surat edaran kepada Dinas Pertanian dan BPTPH di seluruh Indonesia. Isinya imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan bahaya hama ulat grayak. 

“Kita berharap tim di daerah memberikan edukasi kepada para petani,” kata Edy di Jakarta, Kamis (30/5)

Dalam surat edaran tersebut, kata Edy, Kementan mengingatkan Pemprov untuk memantau intensif. Khususnya sentra produksi jagung. Dalam hal ini, Kementan juga mengirimkan bantuan pestisida ke lokasi-lokasi yang terindikasi terjadi serangan hama tersebut.

Tidak hanya itu, Edy menuturkan bahwa antisipasi lain adalah, melakukan gerakan pengendalian di daerah terjadinya serangan Spodoptera frugiperda. “Sampai dengan saat ini, Spodoptera frugiperda telah dilaporkan oleh petugas POPT (Pengendali Organisme Peangganggy Tumbuhan), telah ada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatra Selatan dan Lampung,” imbuhnya

Untuk diketahui, Ulat grayak atau Spodoptera frugiperda (Fall armyworm) merupakan hama ulat grayak yang berasal dari daratan Amerika. Pada tahun 2016, persebarannya telah sampai di Nigeria, dan tahun 2018 telah ditemukan di Thailand dan Sri Lanka. Indonesia sendiri baru masuk di awal tahun 2019.

Ulat grayak tergolong hama baru di Indonesia. Masih dinyatakan sebagai OPT Karantina. Sebabnya itu, teknologi pengendalian yang spesifik untuk mengendalikan hama tersebut, belum banyak ditemukan. 

“Jadi, untuk mendapatkan masukan dari para pakar perlindungan tanaman pangan, telah dilaksanakan FGD yang dihadiri oleh para pakar dari Perguruan Tinggi, yaitu UGM, IPB dan UB Malang,” jelasnya 

Melalui FGD tersebut, Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan dan Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan, menghasilkan rekomendasi langkah-langkah penanganan hama Spodoptera frugiperda. Berikut rinciannya : 

Pertama, melakukan sosialisasi kepada petugas lapangan dan petani tentang hama Spodoptera frugiperda dan penanganannya melalui media pamflet/leaflet/booklet (cetak dan/atau elektronik).

Kedua, melakukan bimbingan teknis kepada petugas lapangan (POPT, Penyuluh) dan masyarakat/petani tentang Pengendalian Hama Terpadu (PHT) Spodoptera frugiperda.

Ketiga, melakukan gerakan pengendalian di daerah-daerah yang terkena serangan Spodoptera frugiperda.

Keempat, mengusulkan penyediaan insektisida yang efektif mengendalikan Spodoptera frugiperda.

Kelima, melakukan perbanyakan agens pengendali hayati dengan mengoptimalkan peran PPAH (Pos Pelayanan Agens Hayati).

Keenam, berkoordinasi dengan Badan Karantina Pertanian untuk monitoring dan surveilans Spodoptera frugiperda.

Di antara provinsi yang melaporkan bahaya serangan hama ulat grayak, Provinsi Sumatera Utara yang merupakan daerah dengan serangan yang cukup luas. Antisipasi lain dari Ditjen Tanaman Pangan, telah mengirimkan bantuan pestisida ke lokasi-lokasi terjadinya serangan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XiHPIk
May 30, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XiHPIk
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 29, 2019

BI Sediakan 100 Booth Penukaran Uang Sepanjang Trans-Jawa

BI menyediakan pelayanan penukaran uang di 2.941 titik penukaran di seluruh wilayah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) membuka kas keliling di beberapa jalur mudik dan titik penukaran bekerja sama dengan perbankan. Layanan ini juga dikombinasikan dengan layanan top up uang elektronik.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi pada hari ini, Rabu (29/5) meresmikan booth “BI Peduli Mudik” dengan tema Fitrah Bersama Rupiah. Konter yang berada di Rest Area KM 57 Cikampek ini, menurutnya adalah bentuk kehadiran BI di tengah masyarakat. 

Booth akan tersedia dari tanggal 29 Mei hingga 2 Juni 2019 ini yang merupakan sinergi bersama Bank Mandiri, BRI, BNI dan BCA serta PT Jasamarga. Pemudik tidak hanya dapat melakukan penukaran uang kecil, penjualan kartu dan top up Uang Elektronik (UE), tapi juga diberi edukasi Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah (CIKUR) dan merawat Rupiah.

"Ada juga layanan refreshment bagi pemudik yang singgah seperti pemeriksaan kesehatan, takjil untuk berbuka, minuman hangat dan kursi pijat serta area bermain anak," katanya dalam siaran pers.

Rosmaya menambahkan, kegiatan BI Peduli Mudik diharapkan dapat memenuhi kebutuhan uang Rupiah masyarakat. Baik dalam bentuk tunai maupun nontunai, khususnya yang sedang melaksanakan mudik.

Layanan BI Peduli Mudik merupakan bagian dari langkah BI bersama perbankan dalam memberikan layanan sistem pembayaran selama periode Ramadhan dan Idul Fitri. BI menyediakan pelayanan penukaran uang di 2.941 titik penukaran di seluruh wilayah NKRI.

Termasuk di antaranya daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Terpencil) serta 100 layanan gerak Uang Elektronik di Jalur Mudik & Balik Idulfitri 1440 H. Selain di Cikampek KM72, booth yang sama juga tersedia di Pelabuhan Merak, Tol Jakarta-Merak, Tol Cipularang dan Purbalenyi, Cipali, Ungaran, hingga Alun-Alun Kota Jember. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YRCTKN
May 29, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YRCTKN
via IFTTT
Share:

Saturday, May 18, 2019

Program Tanam Bawang Putih Diminati Petani

Tahun ini akan ada 110 kabupaten yang akan berpartisipasi ikut budidaya bawang putih.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejak program swasembada bawang putih digulirkan Kementerian Pertanian (Kementan), antusiasme petani untuk membudidayakan komoditas tersebut tumbuh. Hal itu terlihat dari awal partisipasi pertanaman yang hanya diikuti dua kabupaten yakni di Sembalun dan Temanggung, tahun ini akan ada 110 kabupaten yang akan berpartisipasi ikut serta berbudidaya.

Ketua Gapoktan Mugi Rejeki, Kecamatan Tawangmangu, Jawa Tengah, Bejo Supriyanto, mengatakan, saat ini sudah ada beberapa petani bawang putih di Kelurahan Kalisoro yang diajak bekerjasama dengan sejumlah importir bawang putih untuk tanam bawang putih.

“Ada sekitar lima hektare yang sudah bekerjasama tanam bawang putih dengan importir dari Semarang,” kata Bejo dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Sabtu (18/5).

Kerjasama budidaya bawang putih dengan sejumlah importir tersebut, menurut Bejo, juga menambah gairah petani untuk tanam bawang putih seperti di Kecamatan Jatioso dan Jenawi. Adapun kawasan yang dikerjasamakan dengan sejumlah importir itu dengan luas lahan sekitar 80 hektare.

Bejo mengatakan, dalam kerja sama itu, petani mendapat bantuan bibit bawang putih sebanyak 500 kilogram (kg) per hektare dan sarana produksi (saprodi) sekitar Rp 15 juta. Adapun saat masa panen, sebanyak 30 persen hasil produksinya untuk importir dan sisanya 70 persen menjadi milik petani.

“Kerja sama ini memang menarik bagi petani, karena petani hanya menyediakan lahan dan tenaga kerja,” kata Bejo.

Bawang putih yang ditanam petani di lereng Gunung Lawu tersebut produktivitasnya antara 15-18 ton per hektare. Sedangkan harga jual di tingkat petani Rp 20 ribu-25 ribu per kg untuk bawang putih basah. Untuk bawang putih yang dikeringkan, harganya antara Rp 32 ribu-35 ribu per kg. Dia menjelaskan, masa tanam bawang putih dilakukan setahun sekali dan bibitnya Tawangmangu Baru.

Lebih lanjut dia menyebut, bawang putih yang ditanam pada Mei bisa dipanen pada akhir September dan awal Oktober. Di Magelang yang pernah menyimpan sejarah panjang kejayaan bawang putih, juga ingin kembali menjadi sentra bawang putih. Potensi pengembangan bawang putih di wilayah tersebut berada di tiga kecamatan di lereng Gunung Sumbing yaitu Kecamatan Kaliangkrik, Kajoran dan Windusari.

Berdasarkan catatan Kementan, luas tanam bawang putih di kawasan tersebut dulunya rata-rata mencapai 1.500 hektare per tahun dengan produksi 9.000 ton. Bahkan sisa-sisa kejayaan tersebut secara kasat mata masih dapat dilihat di Desa Sutopati dan Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran berupa gudang bawang putih. Selain itu terdapat bangunan rumah mewah dengan atap rumah dicor, berfungsi untuk penjemuran bawang putih.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Tri Agung mengatakan, sejak digulirkan program swasembada bawang putih, luas tambah tanam dan luas panen di Magelang kembali bertambah. Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang mencatat, luas panen bawang putih pada 2016 hanya mencapai 38 hektare dengan produksi hanya 178 ton. Namun pada 2018, luas tanam melonjak naik hingga 500 hektare lebih.

“Kami optimistis kejayaan bawang putih Magelang bisa dibangkitkan kembali, baik anggarannya melalui APBN maupun wajib tanam importir,” katanya. 

Di Megelang, kata dia, penanaman bawang putih juga dilakukan dengan kemitraan antara PT Sentosa Indo Permata dengan Kelompok Tani Sidomulyo 2, Desa Madyogondo, Kecamatan Ngablak. Dirsektur Jenderal Tanaman Hortikultura Kementan Suwandi mengatakan, sesuai kebijakan pemerintah, importir yang mendapat Rekomendasi Izin Impor Hortikultura (RIPH) wajib menanam sebanyak lima persen dari kuota impor yang mereka dapatkan. Untuk tahun 2019, pemerintah sudah mengeluarkan 21 RIPH.

Salah satu persyaratan mendapatkan RIPH adalah importir sudah menanam bawang putih di dalam negeri. “Mereka (importir) ada yang bermitra dengan petani ada juga yang menyewa lahan, bahkan ada yang memiliki lahan sendiri. Saat ini ada lahan kemitraan tersebut yang sudah panen dan hasilnya dibeli lagi pihak importir untuk dijadikan benih,” kata Suwandi.

Suwandi berharap, tahun 2021 nanti saat swasembada bawang putih berhasil dicapai, nantinya statusnya importir bisa menjadi produsen bawang putih dalam negeri dan petani dapat menjadi produsen benih. Dari program tersebut, dia berharap terjadi kemitraan yang berkelanjutan agar saling menguntungkan.

“Mereka bisa terus bermitra dengan petani, sehingga ada keberlanjutan usaha. Apalagi produksi bawang putih tersebut  pasti akan diserap pasar,” kata dia.

Diketahui, saat ini Indonesia masih mengimpor 90 persen kebutuhan bawang putihnya. Mayoritas impor bawang putih tersebut berasal dari Cina. Kebutuhan konsumsi bawang putih di Indonesia tercatat berada di kisaran 42 ribu ton per bulan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WTvbiW
May 18, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WTvbiW
via IFTTT
Share:

Thursday, May 16, 2019

Berbahaya, Perlintasan Kereta Api Basmol tak Memiliki Palang

Perlintasan KA di Basmol Cengkareng tak memiliki palang pintu

Di beberapa titik di wilayah DKI Jakarta hingga kini masih ditemukan perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Salah satunya adalah perlintasan kereta api di wilayah Basmol, Cengkareng Jakarta Barat. 

Perlintasan ini berdekatan langsung dengan Stasiun Taman Kota. Meski berdekatan langsung  perlintasan ini hanya dijaga ala kadarnya. Palang pintu hanya dikerek menggunakan besi panajanhyang diikat tali oleh warga sekitar.

Sejumlah warga sekitar yang melintas di perlintasan ini pun terkadang menempatkan motor mereka di dekat rel pada saat kereta api akan melintas. Warga yang berjaga tak ragu-ragu untuk menegur si pengendara.

Kalau pengendara tidak memiliki kesabaran, hal tersebut akan sangat berbahaya bagi pengendara tersebut.

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hmy7iy
May 16, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hmy7iy
via IFTTT
Share:

Monday, May 13, 2019

Uni Eropa Tetap Dukung Perjanjian Nuklir Iran

Uni Eropa menyerukan seluruh pihak menghindari eskalasi konflik terkait nuklir Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSELS -- Uni Eropa sepenuhnya mendukung perjanjian nuklir internasional dengan Iran. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini mengatakan, Uni Eropa menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghindari eskalasi lebih lanjut atas masalah tersebut.

"Kami akan terus mendukung sebanyak yang kami bisa dengan semua instrumen kami, dan semua kekuatan politik kami," kata Mogherini kepada wartawan, Senin (13/5).

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo dijadwalkan mengunjungi Brussels untuk mendiskusikan berbagai urusan mendesak dengan para pejabat Eropa, salah satunya mengenai Iran. Pompeo bertolak ke Brussels dari Joint Base Andrews dekat Washington. Departemen Luar Negeri AS menyatakan, setelah berkunjung ke Brussels, Pompeo akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov di sebuah resor di Sochi. 

Pada 8 Mei, Iran mengumumkan bahwa pihaknya menghentikan beberapa komitmen yang disepakati di bawah perjanjian Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Pengumuman dikeluarkan Iran satu tahun usai AS menarik diri dari perjanjian tersebut.

Presiden Iran Hassan Rouhani telah mengeluarkan ultimatum kepada sejumlah negara Eropa. Dia mengancam Iran akan bertindak lebih jauh jika negara-negara Eropa tidak meringankan sanksi terhadap Teheran sebagai penyeimbang meningkatnya serangan ekonomi dari AS.

AS terus meningkatkan tekanan terhadap Iran, dan Pompeo menuduh Teheran saat ini sedang berencana melancarkan serangan dalam waktu dekat. Kantor berita ISNA melaporkan, pada Ahad lalu seorang komandan senior Pengawal Revolusi Iran mengatakan, kehadiran militer AS sebelumnya merupakan ancaman. Namun kini mereka adalah target. Pasukan yang dikirim oleh militer AS ke Timur Tengah termasuk sebuah kapal induk dan pembom B-52, dimaksudkan untuk melawan ancaman dari Iran kepada pasukan AS di wilayah tersebut.

Presiden AS Donald Trump juga telah meningkatkan tekanan ekonomi pada Iran. Trump berupaya untuk menghentikan semua ekspor minyaknya, mencoba membuat Teheran mengekang program nuklir dan misilnya, serta mengakhiri dukungan untuk proksi di Suriah, Irak, Lebanon, dan Yaman.

"Dalam hal ini, Iran memutuskan untuk mengejar kepentingan Amerika, apakah itu di Irak atau Afghanistan atau Yaman atau tempat mana pun di Timur Tengah. Kami siap untuk menanggapi dengan cara yang tepat. Tujuan kami bukan perang," ujar Pompeo dalam wawancara dengan CNBC.

Pekan lalu, negara-negara Eropa mengatakan, mereka ingin mendukung perjanjian nuklir Iran dan menolak ultimatum dari Teheran. Hal ini dinyatakan setelah Iran mengurangi pembatasan pada program nuklirnya, dan mengancam langkah-langkah yang mungkin melanggar pakta internasional 2015. Sementara, pernyataan Iran terkait dengan pembatasan pada persediaan bahan nuklirnya merupakan tanggapan terhadap sanksi AS yang menarik diri dari perjanjian setahun yang lalu. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WG8Q86
May 13, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WG8Q86
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

Menikmati Gudeg Ayam di Bazar Benhil

Seporsi gudeg di bazar Benhil bisa dibeli mulai dari Rp 10 ribu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mencari menu berbuka sangat tepat untuk mengunjungi bazar di pasar Bendugan Hilir atau Benhil, Jakarta Pusat. Di sana terdapat berbagai aneka makanan dan jajanan untuk berbuka, salah satunya adalah nasi gudeg.

Makanan khas asal Yogyakarta itu akan memuaskan rasa lapar selama menjalani ibadah puasa. Amirul Syah (22) sang penjual mengaku, telah menjual nasi gudeg sejak berumur 18 tahun.

Bersama dengan ibunya, Amirul telah menjajakan dagangan sejak pukul 13.00 WIB. Dia mengatakan berjualan di Benhil dapat meningkatkan omsetnya hingga dua kali lipat.

"Kalo hari biasa saya berjualan di Jalan Sabang, (Jakarta Pusat). Bisanya dapat Rp 1 juta saja rata-rata," katanya. Sedangkan, dalam sehari berjualan di Benhil dia mampu memperoleh Rp 2 juta lebih dalam sekali dagang. Omset itu, kata Amirul diperoleh dari berjualan sejak pukul 12.00-18.00 WIB.

Pria asal Yogyakarta itu menceritakan, Ramadhan tahun lalu mendapat tempat berjualan di samping pasar yang sedang dibangun. Saat itu, Amirul mengatakan hanya dapat memperoleh Rp 1,5 juta dalam sehari. Namun, pada Ramadhan tahun ini, dia memperoleh tempat stategis yang berada tepat di pinggir Jalan Raya Benhil.

Pada puasa kali ini, Amirul memprediksi pendapatannya akan terus meningkat. Sebab, pada hari pertama dan kedua berjualan di Benhil, barang dagangannya terus mengalami peningkatan.

"Gudeg ayam yang laris. Hari ini saya bawa 60 ekoran ayam sudah ludes jam 16.00 WIB. Kemarin bawa 40 sudah habis. Besok rencananya akan menyiapkan 80 ekoran ayam," katanya.

Untuk harga, dia mengatakan tak mematok tinggi meskipun pada bulan Ramadhan. Dengan berbagai macam variasi seperti angka, telor dan ayam harga gudeg dipatok mulai Rp 10 ribu sampai Rp 25 ribu rupiah.

"Tergantung menu apa yang diminta, kadang ada saja yang minta macam-macam," jelasnya.

Agar dapat menikmati gudeg di pasar Benhil, disarankan untuk datang lebih awal. Sebab, jelang maghrib, gudeg yang dijual Amirul sudah ludes terjual.

"Rata-di sini mulai rame jam 13.00-15.00 WIB, untuk gudeg jam 16.00 WIB sudah beres-beres. Gudeg ayam tadi kita jam 15.00 udah menolak pembeli," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HfeuaW
May 12, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HfeuaW
via IFTTT
Share:

Saturday, May 11, 2019

Di Aceh Utara, Polisi Lalu Lintas Ikut Bangunkan Warga Sahur

Polisi Lalu Lintas Aceh Utara juga mensosialisasikan aturan lalu lintas.

REPUBLIKA.CO.ID, LHOKSUKON— Beragam kreativitas membangunkan sahur dilakukan umat Islam selama Ramadhan. Di Provinsi Aceh, Polisi Lalu Lintas Polres Aceh Utara, membangunkan warga sahur sambil mensosialisasikan tertib berlalulintas, selain itu juga membagikan beras kepada masyarakat miskin.

“Waktu memberikan pendidikan lalu lintas yang paling baik itu adalah ketika saat bangun tidur, karena tubuh masih dalam kondisi segar dan mampu menerima imbauan secara jernih,” ungkap Kapolres Aceh Utara melalui Kasatlantas Aceh Utara Iptu Sandy Titah Nugraha, Sabtu (11/5).

Kegiatan yang sengaja dilakukan dengan masuk ke kampung dan membangunkan warga untuk sahur sembari menyampaikan ketertiban lalu lintas tersebut, menurut Sandy, akan lebih efektif serta membekas dibenak warga untuk mengingatnya.

"Kami ingin masyarakat patuh secara kesadaran dan dari hati, bukan dari paksaan, kami melakukan kegiatan secara ikhlas dengan tujuan ibadah,” kata dia.  

Selain itu, kata dia, pihaknya ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwasanya kepolisian konsisten memberikan pendidikan lalu lintas dari bangun tidur, saat aktivitas rutin, dan bahkan saat hendak akan tidur kembali, yang kiranya dapat membekas sehingga mengurangi angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Aceh Utara. 

Dalam aksi yang dilakukan di Desa Meunasah Meunje, kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara tersebut, anggota Polantas Polres Aceh Utara, tidak hanya menggendong pengeras suara, tetapi sebagian besar anggota Polantas menenteng beras yang mereka bagikan kepada beberapa kaum dhuafa dan warga yang membutuhkan.

“Sambil kita sampaikan tentang ketertiban lalulintas kepada warga saat menjelang waktu sahur, kita juga memberikan beras kepada warga yang kurang mampu saat kita melewati rumah warga dalam sosialisasi ini,” katanya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WxFCsg
May 11, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WxFCsg
via IFTTT
Share:

Sunday, May 5, 2019

Data Sementara KPU, Jokowi Peroleh 56,21 Persen

Data sementara KPU, Jokowi-Ma'ruf memeroleh 56,21 persen atau 57.655.864 suara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Data penghitungan suara sementara Pilpres 2019, Minggu pukul 13.00 WIB menunjukkan pasangan Jokowi-Ma'ruf memeroleh 56,21 persen atau 57.655.864 suara, sedangkan Prabowo-Subianto 43,79 persen atau 44.918.135 suara.

Penghitungan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU telah mencakup 66,88 persen TPS atau 543.970 dari total 813.350 TPS di dalam dan luar negeri. Dari total 34 Provinsi di seluruh Indonesia, baru Bengkulu yang telah menyelesaikan penghitungan hingga 100 persen TPS.

Dalam pernyataan penyangkalan (disclaimer) Situng, KPU menyatakan bahwa data entri yang ditampilkan pada Menu Hitung Suara adalah data yang disalin apa adanya/sesuai dengan angka yang tertulis pada Salinan Formulir C1 yang diterima KPU Kabupaten/Kota dari KPPS.

Apabila terdapat kekeliruan pengisian data pada Formulir C1, dapat dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi di tingkat kecamatan. Apabila terdapat perbedaan data antara entri di Situng dan Salinan Formulir C1, akan dilakukan koreksi sesuai data yang tertulis di Salinan Formulir C1.

Data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WvVXhb
May 05, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WvVXhb
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

ACT Ajak Masyarakat Waspadai Penyakit Pancaroba

ACT memberikan pelayanan pengobatan gratis untuk masyarakat Surakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui tim medis Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Surakarta mengajak masyarakat mewaspadai serangan penyakit pancaroba. Caranya dengan memberikan pelayanan pengobatan gratis.

"Seperti pada hari Minggu (28/4) lalu kami menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat secara gratis. Selain itu juga dilaksanakan penyuluhan kesehatan," kata salah satu anggota Tim Program ACT Surakarta Ardiyan di Solo, Selasa (30/4).

Ia mengatakan pada kegiatan tersebut ACT berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Kimia Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Kegiatan pengobatan gratis tersebut dilaksanakan di Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.

"Kegiatan ini terutama penyuluhan penting dilakukan mengingat cuaca yang tidak menentu dapat menimbulkan berbagai penyakit di tengah masyarakat. Tujuan dari penyuluhan adalah agar masyarakat tahu bagaimana hidup sehat di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini," katanya.

Pada kegiatan tersebut, pihaknya tidak hanya menggelar aksi medis tetapi ACT Surakarta dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Kimia juga menggelar bazar sembako murah, pakaian, dan alat mandi.

"Masyarakat juga terlihat sangat antusias. Agenda seperti ini kan ditunggu-tunggu warga sekitar," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi Kimia UNS Ivan Fadhilah mengatakan kolaborasi kemanusiaan tersebut merupakan yang pertama dilakukan bersama ACT. "Ke depan kami berencana mengadakan aksi serupa untuk memberikan manfaat kepada lebih banyak warga," katanya.

Ia mengatakan selain memberikan manfaat kepada masyarakat luas, aksi kemanusiaan ini juga berdampak positif bagi mahasiswa seperti dirinya untuk lebih memahami pentingnya peran serta di lingkungan sosial, terlebih untuk isu kemanusiaan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GJ1XMO
April 30, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GJ1XMO
via IFTTT
Share:

Thursday, April 18, 2019

Korut Tolak Pompeo Terlibat dalam Dialog Soal Nuklir

Korut menyerukan kewaspadaan terhadap seseorang terutama soal nuklir.

REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG -- Media Korea Utara (Korut) KCNA menyatakan Korut tidak lagi menginginkan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo terlibat dalam perundingan mengenai nuklir. KCNA mengatakan Korut menyerukan kewaspadaan terhadap seseorang sehingga harus lebih berhati-hati dalam berkomunikasi apalagi menyoal nuklir.

Pejabat senior di Kementerian Luar Negeri Korut Kwon Jong-gun mengatakan, belum ada yang dapat memprediksi situasi di Semenanjung Korea jika AS tidak meninggalkan akar penyebabnya. "Tak ada yang bisa memprediksi situasi Korea, jika AS tak meninggalkan akar penyebab yang memaksa Pyongyang mengembangkan program nuklirnya," ujar Kwon melalui KCNA.

Senin lalu, Pompeo menanggapi perkataan Pemimpin Korut Kim Jong-un yang meminta Washington menunjukkan lebih banyak fleksibilitas dalam pembicaraan nuklir tahun ini. Pompeo mengatakan, Kim harus menepati janjinya menyerahkan senjata nuklirnya.

Pompeo mengaskan Presiden AS Donald Trump memiliki tekadnya untuk maju membicarakan kembali masalah ini secara diplomatis. "Tim kami bekerja sama dengan Korut untuk memetakan jalan ke depan sehingga kami bisa sampai di sana. Dia mengatakan dia ingin itu dilakukan pada akhir tahun. Saya ingin melihat itu dilakukan lebih cepat," kata Pompeo.

Trump dan Kim telah melakukan pertemuan sebanyak dua kali. Di Singapura pada Juni 2018, dan di Hanoi, Vietnam pada Februari lalu. Pertemuan kali kedua mereka pun tidak menghasilkan kesepakatan yang berarti. Hal tersebut disebabkan kedua belah pihak mempertahankan posisinya soal penerapan sanksi.

Korut, yang telah menutup beberapa situs uji coba rudal dan nuklirnya, meminta AS mencabut sebagian sanksi ekonominya. Namun AS tetap berkukuh tidak akan mencabut sanksi apa pun. Sanksi ditarik sepenuhnya jika Korut telah melakukan denuklirisasi menyeluruh dan terverifikasi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UoOMFt
April 18, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UoOMFt
via IFTTT
Share:

Pemerintah Tambah Petugas Respons Kuota 10 Ribu Jamaah Haji

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Agama menyiapkan petugas ekstra untuk merespons adanya penambahan 10.000 kuota jamaah haji yang diberikan Arab Saudi kepada Indonesia. Pemerintah juga akan menambah anggaran untuk petugas tambahan ini.

"Karena adanya penambahan jamaah, kloternya akan bertambah dan tentu petugas-petugas kloter itu pun juga akan bertambah," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ditemui usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/4).

Menurut Lukman, pemerintah tengah menyiapkan anggaran bagi kesiapan petugas atas penambahan kuota 10.000 jamaah haji pada 2019. Anggaran tambahan didapat dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), serta sebagian berasal dari Kementerian Agama.

"Anggarannya itu besarannya sedang kita hitung. Sebagian sudah bisa ditalangi oleh BPKH, sebagian oleh Kemenag dan sisanya nanti sumbernya dari APBN yang nilai pastinya akan kita rapatkan bersama Komisi XIII DPR RI," kata Lukman.

Lukman mengatakan kuota 10 ribu jamaah haji akan dibagi kepada provinsi-provinsi dengan mengutamakan warga lansia. Dalam pertemuan bilateral di Istana Al-Qasr Al-Khas, Riyadh, Presiden Joko Widodo dan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud menyepakati peningkatan kerja sama di bidang ekonomi.

Berita Terkait

Selain itu Presiden juga menyampaikan apresiasi dari seluruh masyarakat Indonesia atas diberikannya kuota tambahan kembali sebesar 10.000 bagi Jamaah Haji Indonesia.

Sementara kepada Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Mohammad bin Salman, Presiden meminta agar Indonesia menjadi prioritas dalam kunjungan ibadah haji ke Tanah Suci itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZkNy1R
April 18, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZkNy1R
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 16, 2019

Lapan akan Susun Cetak Biru Industri Dirgantara Nasional

Lapan mendorong kemandirian di bidang penguasaan teknologi penerbangan dan antariksa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan pemangku kepentingan terkait akan menyusun cetak biru industri dirgantara nasional untuk pengembangan sektor kedirgantaraan Indonesia. Pembahasan cetak biru itu dimulai dengan diskusi grup fokus sebelum Aerosummit 2019 untuk mengumpulkan pemikiran-pemikiran terkait perencanaan pengembangan industri dirgantara nasional dan memperkuat sinergitas antar pemangku kepentingan.

"Ini adalah focus group discussion (diskusi grup terfokus) pertama yang diarahkan nanti kita menuju Aerosummit kedua pada September 2019," ujar Kepala Lapan Thomas Djamaluddin dalam acara diskusi grup fokus Pre-aerosummit 2019 di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Jakarta, Selasa (16/4).

Diskusi itu dihadiri berbagai pihak dari unsur pemerintah, lembaga penelitian dan pengembangan serta unsur non pemerintah termasuk industri dan asosiasi.

Kegiatan diskusi itu terselenggara atas kerja sama Lapan dengan berbagai asosiasi profesi penerbangan di Indonesia seperti Indonesia Aeronautical Engineering Center, Indonesian Aircraft Maintenance Services Association, Indonesia Aircraft Component Manufacturer Association.

Selain asosiasi di atas, diskusi itu juga dihadiri antara lain perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perindustrian.

Dengan cetak biru itu, maka seluruh pemangku kepentingan memiliki satu peta jalan yang terintegrasi untuk masa depan industri dirgantara Indonesia. "Persoalan untuk pengembangan teknologi penerbangan dan antariksa itu memerlukan sinergi nasional," ujar Thomas.

Dalam penguasaannya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan, Lapan mendorong kemandirian di bidang penguasaan teknologi penerbangan dan antariksa sehingga akan terjalinnya dunia riset dan dunia industri sehingga akan terwujudnya revolusi industri 4.0.

Acara yang memiliki tema "Penyusunan Cetak Biru Industri Dirgantara Nasional” itu bertujuan untuk mempererat sinergitas dan mitra kerja sama dalam mempercepat transformasi kluster dalam industri dirgantara. Hal ini untuk mewujudkan ekosistem industri 4.0 yang didukung oleh riset dan pengembangan teknologi di bidang penerbangan dan antariksa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IBiMvI
April 16, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IBiMvI
via IFTTT
Share:

Sunday, April 7, 2019

Netanyahu Janji Caplok Tepi Barat Jika Kembali Terpilih

Netanyahu akan bersaing dalam pemilu Selasa (9/4) besok.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Perdana Menteri Israel Benjamin berjanji akan memperluas wilayah jika kembali terpilih menjadi Perdana Menteri pada pemilu Selasa (9/4). Jika kembali terpilih, dia berjanji akan mengakuisisi pemukiman Yahudi di Tepi Barat, bagian dari wilayah Palestina di barat sungai Yordan.

Meski pemukiman tersebut dianggap ilegal oleh hukum internasional, namun Israel terus saja membantah. Disana hidup sekitar 400 ribu warga Yahudi, dan 200 ribu lainnya di Yerussalem Timur. Di sisi lain, Palestina juga berniat mendirikan negara di Tepi Barat yang memang ditinggali sekitar 2,5 juta warga Palestina.

Pemukiman di Tepi Barat memang menjadi persoalan yang paling diperdebatkan Israel dan Palestina. Palestina beranggapan kehadiran pemukiman tersebut membuat impian Palestina untuk merdeka semakin sulit terwujud.

Sedangkan Israel mengatakan alasan yang digunakan Palestina hanya alibi untuk menghindari negosiasi langsung. Israel juga beranggapan, pemukiman bukanlah hambatan yang sebenarnya terjadi.

Saat menghadiri wawancara di TV Israel, Netanyahu ditanya mengenai rencana perluasan kedaulatan Israel di Tepi Barat, dia menjawab dengan tegas bahwa rencana tersebut pasti akan dia laksanakan.

"Anda bertanya apakah kami pindah ke tahap berikutnya? Jawabannya adalah ya, kami akan pindah ke tahap berikutnya," kata dia.

"Saya akan memperluas kedaulatan (Israel) dan saya tidak membedakan antara blok pemukiman dan pemukiman terisolasi," kata Netanyahu.

Sementara itu, juru bicara Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas mengatakan kepada Reuters, bahwa segala upaya yang dilakukan Israel untuk memperluas wilayah, tidak akan mengubah fakta bahwa pemukiman Yahudi itu ilegal.

"Segala tindakan dan pengumuman tidak akan mengubah fakta. Pemukiman ilegal dan mereka akan dihapus," kata dia.

Dalam pemilihan Selasa (9/4) besok, Netanyahu bersaing ketat dengan kandidat-kandidat dari partai lain. Namun memang sebagain besar mereka menyetujui rencana Netahanyu untuk mencaplok Tepi Barat.

Dari partai Likud yang dipimpin Netanyahu sendiri, 28 dari 29 anggota parlemen yang mencalonkan diri, berhasil terpilih kembali untuk mendukung upaya perluasan wilayah ini.

Di sisi lain, Pemerintahan Trump, pada Sabtu (8/4) kemarin telah menyerukan dukungannya dalam pertemuan Koalisi Yahudi Republik. Selama beberapa tahun belakangan, Amerika memang menunjukkan secara terbukanya pada Israel, termasuk mengakui Yerussalem sebagai ibu kota Israel, yang ditanggapi oleh Palestina dengan memutuskan hubungan dengan Amerika yang dianggap tak lagi pantas disebut perantara damai.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UAbejb
April 07, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UAbejb
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

Trump kepada Migran Meksiko: Negara Kami Sudah Penuh

Trump mengatakan ada peningkatan tajam dalam penyeberangan migran ilegal.

REPUBLIKA.CO.ID, CALEXICO -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan sistem imigrasi AS sudah terlalu terbebani sehingga penyeberangan perbatasan ilegal harus dihentikan. Hal itu dikatakannya saat ia berkunjung ke perbatasan AS-Meksiko di Kalifornia.

Trump melakukan perjalanan ke Calexico, Kalifornia, Jumat (5/4) waktu setempat untuk menyurvei bagian dari penghalang perbatasan. Ia juga duduk berpartisipasi dalam meja bundar membahas tentang imigrasi.

"Memang ada keadaan darurat di perbatasan selatan kami," kata Trump pada konferensi itu seperti dikutip The Guardian, Sabtu (6/5).

Ia menambahkan ada peningkatan tajam dalam penyeberangan ilegal. "Ini adalah gelombang besar, dan hal ini membanjiri sistem imigrasi kami. Kami tidak bisa membawa Anda lagi. Negara (sudah) penuh," katanya.

Trump, seperti yang sering dilakukannya, mencampuradukkan fakta dengan fiksi ketika memperingatkan ancaman itu. Ia menggambarkan bagian dari pembatas perbatasan yang dia kunjungi sebagai hal baru, meskipun pembatas itu merupakan pengganti yang telah direncanakan untuk tembok penghalang yang lebih tua. Pemerintahan Trump belum menyelesaikan jarak tempuh tembok atau pagar baru di perbatasan sejak ia menjabat.

Trump terlihat semakin jengkel dengan ketidakmampuannya menghentikan pembengkakan jumlah migran yang memasuki AS, termasuk ribuan yang telah dibebaskan setelah tiba karena pejabat perbatasan tidak memiliki ruang untuk mereka. Penangkapan di sepanjang perbatasan selatan telah melonjak dalam beberapa bulan terakhir.

Agen perbatasan melakukan 100 ribu penangkapan atau penolakan masuk pada bulan Maret, yang tertinggi 12 tahun. Lebih dari setengahnya adalah keluarga dengan anak-anak.

Trump pada awal pekan ini mengancam akan menutup perbatasan karena tingginya jumlah migran yang mencoba masuk ke AS. Dia mengatakan, hal itu karena Meksiko semakin keras dalam menghentikan masuknya imigran dari bergerak ke utara.

"Meksiko benar-benar hebat selama empat hari terakhir. Tapi saya tidak pernah berubah pikiran sama sekali," kata presiden ketika meninggalkan Gedung Putih," ujarnya.

Sebelum berangkat ke Kalifornia, Trump mengatakan kepada wartawan di Washington, ia sedang mempertimbangkan menjatuhkan hukuman ekonomi yang tidak ditentukan pada Meksiko. Meksiko harus memenuhi syarat membantu meringankan aliran narkoba dan imigran AS. Sebagian besar perdagangan narkoba tidak dilakukan oleh para migran, tetapi oleh kejahatan profesional geng.

"Jika mereka melanjutkan itu, semuanya akan baik-baik saja. Jika mereka tidak, kami akan memberi tarif 25 persen pada mobil mereka. Juga, saya melihat hukuman ekonomi untuk semua narkoba yang masuk melalui perbatasan selatan dan membunuh orang-orang kami," kata Trump

Ketika Trump melakukan perjalanan ke Kalifornia, 20 negara mengajukan mosi yang berusaha memblokir presiden dari mengalihkan dana federal untuk membangun tembok perbatasan. Sebuah pernyataan dari Koalisi Komunitas Perbatasan Selatan menyebut kunjungan Trump adalah pencitraan politik basi untuk menggali lebih banyak dana memenuhi obsesinya membangun tembok mematikan. Para pengunjuk rasa yang telah berkumpul di dekat penghalang menerbangkan balon yang menggambarkan Trump sebagai bayi.

Gubernur Kalifornia Gavin Newsom mengeluarkan teguran keras terhadap dorongan presiden untuk Kongres agar mengeluarkan undang-undang yang akan memperketat aturan suaka. "Sejak didirikan, negara ini telah menjadi tempat perlindungan - tempat yang aman bagi orang-orang yang melarikan diri dari tirani, penindasan dan kekerasan. Kata-kata Trump menunjukkan pengabaian total terhadap konstitusi, sistem peradilan kami, dan apa artinya menjadi orang Amerika," kata Newsom dalam sebuah pernyataan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WVP3l9
April 06, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WVP3l9
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Kemenhub Rencanakan Bangun Jalur KA Bandung dari Sukabumi

Konektivitas antarwilayah diharapkan mendorong jumlah wisatawan ke Sukabumi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana membangun jalur kereta api (KA) ke bandung dari Sukabumi. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendorong masyarakat Sukabumi untuk membangun daerah-daerah yang dapat menjadi destinasi wisata di Sukabumi.

Budi menilai jika hal tersebut dilakukan maka akan menambah peluang kesempatan kerja bagi masyarakat Sukabumi. "Kalau dulu orang Jakarta ke Bandung saja, nanti kalau sudah siap pasti bisa ke Sukabumi. Bangunlah vila tempat-tempat menarik sehingga begitu infrastruktur jadi ini bisa jadi destinasi wisata," kata Budi, Kamis (4/4). 

Selain itu, Budi memastikan Kemenhub juga akan mengembangkan Pelabuhan Cisolok dan  Bandara Sukabumi. Terkait bandara tersebut, Budi mengatakan saat ini masih menunggu usulan penetapan lokasi pengadaan tanah Bandara dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Budi menjelaskan bandara masih menjadi otoritas pemeritah daerah provinsi. "Penetapan lokasi pengadaan tanah bandara baru dikeluarkan, akan kita keluarkan rekomendasi setelah itu baru pembebasan tanah," jelas Budi. 

Untuk itu, Budi meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi agar saat pembebasan tanah, harga tanah ganti rugi masih terjangkau. Dia menjanjikan pemerintah pusat juga akan membantu pemerintah daerah dalam hal pembebasan tanah. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2uNNvxu
April 05, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2uNNvxu
via IFTTT
Share:

Thursday, April 4, 2019

Asita Jual Wisata Fenomena Guguran Lava Gunung Merapi

Fenomena guguran lava Gunung Merapi ditawarkan sebagai wisata alternatif.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Para pelaku usaha perjalanan wisata yang tergabung dalam Asosiasi Tour dan Travel Agen Indonesia (Asita) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membidik potensi fenomena guguran lava Gunung Merapi sebagai destinasi alternatif untuk menarik wisatawan datang ke Yogyakarta.

"Secara khusus memang belum ada wisatawan yang datang ke Yogyakarta untuk melihat fenomena Gunung Merapi. Tetapi bagi mereka yang kebetulan berada di Yogyakarta kami tawarkan untuk melihatnya," kata Ketua Asita DIY, Udhi Sudhiyanto di Yogyakarta, Kamis (4/4).

Menurutnya, aktivitas Gunung Merapi tidak membuat wisatawan takut untuk datang ke Yogyakarta, melainkan justru memiliki potensi menarik wisatawan karena merupakan fenomena langka apabila dikemas dengan promosi yang baik. Guguran lava Gunung Merapi, ujar dia, memiliki keindahan tersendiri apabila disaksikan oleh para wisatawan pada malam hari dengan jarak pandang yang aman.

Kepada para wisatawan yang datang ke Yogyakarta, kata dia, para agen perjalanan wisata di Yogyakarta yang tergabung dalam Asita DIY telah menjelaskan bahwa aktivitas guguran lava pijar Merapi saat ini tidak bersifat eksplosif seperti di gunung api lainnya. Fenomena itu juga hanya terjadi lima tahun sekali dan belum tentu ditemukan di daerah lain.

"Setelah kami tawarkan ke wistawan ternyata mereka suka. Tentu kami juga memberikan pengertian kepada mereka untuk tetap berada pada zona aman. Biasanya kami ajak mereka menyaksikan fenomena guguran lava Gunung Merapi pada malam hari saat cuaca cerah," kata dia.

Udhi menyebutkan sejak Januari hingga Maret 2019, pemesanan jasa perjalanan wisata di Yogyakarta masih rendah karena masih low season (musim sepi pengunjung). Ia memperkirakan April 2019 akan menjadi awal peningkatan kunjungan wisata di Yogyakarta. "Untuk jumlah wisatawan yang melihat guguran Merapi memang belum banyak karena kami juga harus begadang malam hari," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FZHVOO
April 04, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FZHVOO
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

Gara-Gara Solskjaer Diangkat, Van Dijk Cari Rumah Baru

Rumah milik Solskjaer itu tengah disewakan ke Van Dijk.

REPUBLIKA.CO.ID,  MANCHESTER -- Ole Gunnar Solskjaer telah resmi menjadi pelatih kepala Manchester United (MU). Ia diangkat manajemen klub pada Kamis (28/3).

Keputusan tersebut ternyata berimbas kepada Virgil van Dijk. Bek Liverpool itu harus berkemas meninggalkan rumahnya dan mencari hunian baru.

Dilansir Four Four Two, Jumat (29/3), Solskjaer telah mengungkapkan dia dan keluarganya berencana untuk tinggal di rumah yang dibelinya di Cheshire, 12 tahun lalu, setelah menandatangani kontrak tiga tahun sebagai bos the Red Devils. Rumah milik Solskjaer itu tengah disewakan ke Van Dijk.

"Kami benar-benar menikmati delapan tahun terakhir tinggal di Norwegia," kata mantan striker United Solskjaer dalam sebuah wawancara dengan MUTV.

"Kami membangun sebuah rumah, atau saya memulainya pada tahun 2007, tetapi akhirnya mungkin pada 2019 kami dapat pindah ke dalamnya...itu perencanaan panjang!"

Solskjaer berhasil membawa 14 kemenangan dari 19 kesempatan mendampingi MU dari bangku cadangan. Pelatih berusia 46 tahun itu juga sukses membawa Iblis Merah melangkah ke babak perempat final Liga Champions 2018/2019 setelah menyingkirkan PSG lewat laga dramatis.

Selama itu pula, sejak Desember 2018, Solskjaer menetap di Hotel Lowry tempat tinggal Jose Mourinho selama dua setengah tahun ketika masih menangani Manchester Merah. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HXegHv
March 29, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HXegHv
via IFTTT
Share:

Thursday, March 21, 2019

KPU Pastikan Jumlah Pemilih Pindahan Terus Bertambah

KPU sedang melakukan rekapitulasi DPTb secara nasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan, mengatakan jumlah pemilih pindahan atau pemilih yang masuk golongan daftar pemilih tetap tambahan (DPTb) terus bertambah. KPU sedang melakukan rekapitulasi DPTb secara nasional.

Menurut Viryan, hingga Kamis (21/3) pagi, jumlah pemilih yang tercatat telah mengurus formulir pindah memilih sebanyak 669.737 orang. Jumlah itu terdiri dari 376.261 laki-laki dan 293.476 pemilih perempuan.

Dia melanjutkan, data tersebut tercatat dari dua kelompok, yakni pemilih yang mengurus pindah memilih di daerah tujuan dan pemilih yang mengurus pindah memilih di daerah asal mereka.

"Dan angka ini masih akan bertambah, karena sore hari ini akan dilaksanakan kegiatan rekapitulasi DPTb nasional sampai dengan esok hari," ujar Viryan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis.

Lebih lanjut, Viryan mengatakan pihaknya berharap Mahkamah Konstitusi (MK)segera memutuskan uji materi UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 terkait pemilih DPTb. Sebab, KPU sudah menghentikan pelayanan pengurusan surat pindah (formulir A5) terhadap pemilih DPTb pada 17 Maret lalu.

Sementara masih banyak pemilih DPTb yang masih dan belum mengurus formulir A5. "Kami sangat berharap ini (uji materi UU Pemilu) bisa segera diputuskan," tutur.

Viryan mengatakan pihaknya menghentikan pelayanan terhadap pemilih DPTb karena Pasal 210 ayat (1) UU Pemilu mengharuskan KPU untuk melakukan pelayanan DPTb paling lama 30 hari sebelum pemungutan suara berlangsung. Konsekuensinya, kata dia, KPU tidak bisa melakukan pelayanan terhadap pemilih DPTb setelah 30 hari sebelum pemungutan suara berlangsung.

"Sementara sampai dengan kemarin kita masih mendapatkan informasi sejumlah pemilih belum bisa memilih di daerah asalnya. dalam artian yang bersangkutan tidak akan pulang kampung dan akan memilih di daerah tujuan. Namun, mereka belum mengurus formulir A5," terang dia.

Karena itu, Viryan berharap MK segera memutuskan uji materi UU Pemilu oleh dua kelompok, yakni 2 orang mahasiswa dari Kabupaten Bogor dan kelompok pegiat pemilu dan pegiat demokrasi. Salah pasal yang digugat oleh dua kelompok ini adalah Pasal 210 ayat (1) UU Pemilu soal batas waktu pelayanan terhadap pemilih DPTb.

KPU, kata Viryan akan mengikut apapun keputusan MK soal uji materi tersebut. Bisa saja MK mengabulkan dengan memberikan batasan waktu pengurus DPTb sampai 3 hari sebelum pemungutan suara.

"Misalnya dikabulkan oleh MK, MK berpendapat seperti apakah bisa sampai dengan H-7, H-5, H-3 atau ada pendapat lain KPU akan mengikuti putusan dari MK," ungkap dia.

Begitu juga sebaliknya, jika MK memutuskan menolak atau tidak mengabulkan uji materi tersebut, maka KPU akan tetap mengikuti ketentuan yang sudah diatur oleh Pasal 210 ayat (1) UU Pemilu.

"Karena apapun yang diputuskan tentu memiliki konsekuensi, misalnya MK memutuskan menolak atau tidak mengabulkan JR tersebut, maka KPU tetap akan melaksanakan kegiatan seperti kebijakan yang sudah ada," tambahnya.

Sebelumnya, dua mahasiswa yang berkuliah di Bogor mengajukan uji materi terhadap ketentuan pindah memilih dalam Pasal 210 ayat (1) ayat (2), dan ayat (3), Pasal 344 ayat (2) dan Pasal 348 ayat (4) UU Pemilu. Keduanya adalah Joni Iskandar sebagai pemohon I dan Roni Alfiansyah Ritonga sebagai pemohon II.

Joni Iskandar berasal dari Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Dia tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) tempat asalnya. Akibatnya, Joni tidak bisa mengurus pindah memilih ke Kabupaten Bogor dan terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019.

Sementara Roni Alfiansyah Ritonga berasal dari Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara. Roni sudah tercatat dalam DPT di daerah asalnya. Kemudian dia telah mengurus keterangan pindah memilih ke KPU Kabupaten Bogor. Namun, Roni khawatir tidak bisa memilih karena ada potensi kekurangan surat suara. Roni pun merasa tidak puas akibat kepindahan itu. Dia hanya mendapatkan satu surat suara yakni untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. Kedua mahasiswa ini pun berpandangan bahwa aturan pindah memilih berpotensi mencederai hak konstitusional mereka sebagai warga negara.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HyLu0e
March 21, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HyLu0e
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 13, 2019

DPD Nilai Banyak Celah di UU Pendidikan Kedokteran

UU Kedokteran dinilai perlu direvisi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komite III DPD RI menilai Undang-undang No. 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran memiliki banyak kekurangan. DPD berpendapat UU tersebut harus segera direvisi agar bisa menjawab permasalahan kedokteran di Indonesia.

“UU Pedidikan Kedokteran memang masih sangat belia, namun banyak kekurangannya khususnya pada implementasinya sehingga menyebabkan UU ini direvisi kembali,” ucap Wakil Ketua Komite III DPD RI Novita Anakotta saat pembahasan inventarisasi materi penyusunan pertimbangan RUU tentang Pendidikan Kedokteran di Gedung DPD RI, Jakarta, Rabu (3/13).

Senator asal Maluku Utara itu menjelaskan ada beberapa kelemahan pada UU No. 20 Tahun 2013 Tentang Pendidikan Kedokteran. Pertama, permasalahan distribusi dokter. Kedua, legislasi atau dimana UU ini pasal-pasalnya memicu kontroversi diantaranya penambahan profesi dokter layanan primer (DLP).

“Padahal UU No. 9 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran tidak mengenal DLP,” ulasnya.

Selain itu, lanjut Novita, di dalam UU Pendidikan Kedokteran juga belum menyebutkan pendidikan berkelanjutan. “Hal ini tentunya untuk merespon perkembangan teknologi, sosial, budaya, dan peningkatan kompetensi sehingga dokter dapat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Harian Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Abraham Andi Padian Patarai menjelaskan kompetensi DLP sebagai program studi baru tidaklah berbeda dengan kompetensi dokter umum pada Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI). Alhasil, menimbulkan kasta baru pada pelayanan di tingkat primer.

“DLP sejatinya adalah entitas layanan, bukan sebuah gelar. Hemat saya, DLP berpotensi menggangu sistem pelayanan kesehatan yang saat ini telah eksis,” ucapnya.

Menurutnya, UU Pendidikan Kedokteran saat ini tidak harmonis dengan UU Praktik Kedokteran. Pada UU Praktik Kedokteran telah dijelaskan bahwa uji kompetensi diberlakukan hanya bagi dokter yang ingin berpraktik.

Pada kesempatan yang sama, Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI) Titi Savitri Prihatiningsih melihat dari sisi peningkatan distribusi tenaga dokter. Menurutnya, perlu kerjasama antara Pemda dan fakultas kedokteraan di daerah. Secara nasional di dalam Standar Nasional Pendidikan Dokter Indonesia, komponen muatan lokal akan diperbesar 30 hingga 50 persen.

“Maka setiap fakultas kedokteraan akan didorong untuk menyusun kurikulum dengan muatan lokal untunk menyelesaikan masalah kesehatan di daerah fakultas itu berada,” kata Titi.

Titi juga menyarankan, dalam penempatan lulusan program studi dokter untuk mengikuti internship. Bekerjasama dengan Pemda dan organisasi profesi setempat sehingga lulusan dokter akan didistribusikan secara merata. “Dengan begitu lulusan dokter bisa didistribusikan secara merata di rumah sakit, puskesmas atau organisasi pelayanan kesehatan,” ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HAilku
March 13, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HAilku
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 26, 2019

Hemshin, Warga Asli Armenia yang Memeluk Islam

Keberadaan Hemshin membuktikan eksistensi Islam di Armenia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Berbicara komunitas Muslim di Armenia, maka bahasan Hemshin tentu tak dapat luput. Sebutan Hemshin ditujukan pada komunitas Muslim yang berasal dari warga Armenia asli. Mereka adalah orang-orang asli Armenia yang memilih Islam sebagai keyakinan.

Azbarez Armenian News menyebutkan, saat ini banyak orang mendengar tentang Muslim Armenia. Padahal, hampir seluruh orang Armenia bersikeras bahwa Kristen adalah identitas mereka. Keberadaan "The Hemshin" pun menjawab itu semua.

Hemshin, yang juga disebut Hemshinli, memiliki sejarah panjang yang rumit. Mereka hidup dalam isolasi masyarakat umum karena identitas yang ganda, yakni Armenian (yang identik Kristen), tapi mereka juga Muslim. Banyak dari mereka yang kemudian berdiaspora ke negara tetangga, misalnya memilih tinggal di Turki.

Muslim memiliki sejarah yang sangat panjang di Armenia. Saat ini, mereka menjadi kelompok yang sangat minoritas. Tak banyak kabar yang menulis tentang kondisi mereka kini. Namun secara umum, hak mereka masih terbatas hak minoritas. 

Kendati demikian, saat ini mulai banyak pihak yang menyuarakan hak Muslim di tengah mayoritas tradisi gereja. Dalam armenianweekly, misalnya, seorang intelektual yang membela hak Armenia, Dr Henry Astarjian, berusaha membuka mata warga Armenia dan mengajak mereka memikirkan beberapa pertanyaan mengenai apakah Armenia dan identitas Kristen. Menurutnya, Muslim pun saudara bagi Armenian. 

Terlepas dari posisi Muslim di Armenia, geliat dakwah masih terus berusaha digalakkan. Terdapat Alquran terjemahan bahasa Armenia yang memudahkan warga setempat mengenal Islam.

Terdapat pula masjid yang menjadi tempat mereka beribadah dan menempa ilmu agama. Sebagai tetangga Armenia, Iran juga giat menyebarkan paham Syiah. Kedutaan Iran juga giat berpartisipasi dalam dakwah di Armenia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2NuiSFN
February 26, 2019 at 03:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2NuiSFN
via IFTTT
Share: