Showing posts with label 2019 at 01:50PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 01:50PM. Show all posts

Tuesday, May 28, 2019

Optimalisasi Peran dan Kinerja Perum Jasa Tirta II Dibedah

Hal itu dilakukan melalui FGD yang melibatkan sejumlah kementerian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata mengadakan forum group discussion (FGD) pendayagunaan aset negara dan kemanfaatan sumber daya air, serta mengoptimalkan peran dan kinerja Perum Jasa Tirta II. 

Topik yang dibahas dalam FGD tersebut yaitu “Peningkatan Kapasitas Korporasi Jasa Tirta II dan Dukungan Regulasi dalam Perluasan Wilayah Pengelolaan dan Pengusahaan SDA Nasional serta Optimalisasi Aset Negara” bersama Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, Bappenas dan Komisi Ekonomi dan Industri Nasional. FGD itu digelar di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Senin (27/5).

“Pelaksanaan FGD ini bertujuan untuk memperoleh rekomendasi rumusan substansi Peraturan Pemerintah pengganti Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2010 tentang Perum Jasa Tirta II yang dapat memberikan peningkatan kapasitas korporasi Jasa Tirta II dalam perluasan wilayah pengelolaan dan pengusahaan sumber daya air nasional. Peningkatan kapasitas dan peran tersebut sebagai wujud nyata kehadiran BUMN bagi negeri pada sektor sumber daya air,” kata Direktur Utama Jasa Tirta II, U Saefudin Noer dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Senin (27/5). 

Ia menambahkan, dibatalkannya Undang-Undang Nomor 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air oleh Mahkamah Konstitusi, memberikan angin segar bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).  “BUMN sebagai perusahaan pelat merah mendapatkan prioritas utama untuk menjalankan pengelolaan, pemanfaatan dan pengusahaan sumber daya air (SDA) serta optimalisasi pemanfaatan aset/ BMN di Indonesia,”  ujarnya. 

Hal ini, kata dia,  terkait dengan amanat UUD 1945 Pasal 33 dan Amar Putusan MK terhadap Pembatalan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2004 yang berkaitan erat dengan kehadiran negara melalui BUMN dalam hal pengelolaan sumber daya air agar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. 

Menurutnya, negara harus mewujudkan kehadiran BUMN sebagai agen pencipta nilai dan agen pembangunan dalam pengelolaan dan pengusahaan SDA bagi negeri pada 128  WS di Indonesia. Saat ini hanya hadir pada 5 WS (4%) yang dikelola oleh PJT I dan 2 WS (1,5%) dikelola oleh PJT II. “Hal itu berarti masih ada 121 wilayah sungai (WS)  yang belum dikelola oleh BUMN, termasuk Jasa Tirta II,” tuturnya. 

Saefudin mengemukakan, guna mewujudkan Jasa Tirta II sebagai agen pencipta nilai dan agen pembangunan dalam pengelolaan dan pengusahaan sumber daya air, dibutuhkan landasan hukum yang baru pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2010 tentang Perum Jasa Tirta II. “Rumusan PP yang baru harus dapat memberikan peningkatan kapasitas korporasi Jasa Tirta II dalam perluasan wliayah pengelolaan dan pengusahaan SDA nasional,” tegasnya. 

Selama setengah abad beroperasi, Jasa Tirta II memiliki penugasan khusus Pemerintah yang bersifat kegiatan sosial untuk mengairi irigasi seluas 240 ribu hektar sawah secara gratis di Provinsi Jawa Barat Bagian Utara. “Pengairan tersebut setara dengan nilai manfaat ekonomi air (produksi beras nasional) senilai Rp 13 triliun/tahun,” ungkapnya. 

Ia mengemukakan, pengairan irigasi dapat dilaksanakan melalui kegiatan operasi dan pemeliharaan yang dilakukan Jasa Tirta II. Kegiatan operasi dan pemeliharaan tersebut membutuhkan biaya untuk pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, seperti perbaikan saluran, kebersihan saluran, perbaikan tanggul, bendung dan lain-lain. 

“Karena itu Jasa Tirta II memerlukan sustainable revenue stream melalui kewenangan dalam pengusahaan SDA dan turunannya. Sebagai kegiatan usaha utama perusahaan, antara lain pengusahaan air baku, energi baru terbarukan (Pembangkit Listrik Tenaga Air, Mini Hydro, PLT Surya, dan lain-lain) dan penyediaan air minum untuk menyubsidi pelaksanaan tugas pengelolaan SDA oleh perusahaan di bidang ketahanan pangan. Hal itu sejalan dengan upaya peningkatan kontribusi terhadap pajak, PNBP, deviden, dan lapangan pekerjaan,” paparnya. 

Saefudin menjelaskan, dalam mengoptimalkan manfaat atas aset negara yang dikelola, Jasa Tirta II juga memerlukan kewenangan dalam pemanfaatan BMN, Hak Pengelolaan Lahan (HPL) dan pengusahaan lahan dan properti. Selain itu,  optimalisasi aset negara baik di dalam dan / atau di luar wilayah kerja perusahaan. “Semua itu penting  guna meningkatkan Nilai Tambah Invenstasi Pemerintah dan/ atau tingkat leveraging BUMN,” ujarnya.

Menurut Saefudin, ekspansi bisnis Jasa Tirta II tidak akan terwujud tanpa dukungan berbagai pihak, terutama dari pemerintah.” Dukungan pemerintah melalui kementerian / lembaga terkait khususnya dalam pelaksanaan tugas pengelolaan SDA dan penugasan khusus pemerintah, diantaranya melalui Public Service Obligation (PSO) dan Penyertaan Modal Negara (PMN),” tuturnya. 

Dukungan kebijakan pemerintah juga diperlukan untuk memperkuat modal korporasi dalam memenuhi penugasan, pengusahaan sumber daya air dan optimalisasi aset negara untuk meningkatkan pendapatan baru. “Termasuk di dalamnya pembentukan usaha patungan baik dengan mitra domestik maupun internasional serta melalui sinergitas pembagian kewenangan antarstakeholder pengelola,” kata dia. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I29ff4
May 28, 2019 at 01:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I29ff4
via IFTTT
Share:

Saturday, May 25, 2019

Asredpel Republika Berbagi Teknik Menulis kepada Milenial

Poin penting yang harus diperhatikan saat menulis berita adalah tidak memasukan opini

REPUBLIKA.CO.ID, PASIRJAMBU -- Hari kedua kegiatan Pesantren Jurnalistik Republika di Kampung Pago, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, para peserta mulai mendapatkan materi pelatihan jurnalistik. Salah satunya dari Asisten Redaktur Pelaksana (Asredpel) Republika.co.id, Karta Raharja Ucu yang memberikan materi tentang teknik menulis.

Dalam pemaparannya, Karta menjelaskan tentang beberapa poin yang harus ada dalam sebuah berita. Sebelum itu, menurutnya, saat hendak wawancara untuk mendapatkan berita terlebih dahulu wartawan harus mengetahui apa yang akan ditanyakan kepada narasumber.

"Kalau wawancara saat liputan baik melalui telepon atau bertemu langsung (narsum), harus tahu apa yang akan ditanyakan," ujarnya kepada para peserta yang berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa, Sabtu (25/5).

Poin penting lainnya yang harus ada dalam berita, menurutnya, wartawan tidak boleh memasukkan opini ke berita. Namun harus berupa fakta. Selain itu, nilai berita yang tinggi akan membuat minat pembaca membaca besar.

Dalam sebuah berita, ia menuturkan diperlukan keberimbangan atau cover bothside. Dengan memasukkan narasumber dari berbagai pihak dan instansi terkait berita tersebut. "Jangan menurunkan berita yang tidak berimbang," katanya.

Penyelenggaraan pemilihan presiden (pilpres) kemarin yang membelah masyarakat Indonesia, dirinya, mencontohkan harus dibuat berita dari masing-masing pihak. Kemudian peran wartawan harus mendinginkan suasana dan tidak menjadi kompor.

"Unsur berita wajib (lainnya), 5 W dan 1 H. Apa, dimana, kapan, siapa, mengapa dan bagaimana," katanya. Dirinya mengatakan teknik menulis berita umum yang ada saat ini dengan piramida terbalik.

Menurutnya, lead pertama dalam paragraf awal merupakan bagian utama. Sedangkan badan berita berisi penjelasan dari lead termasuk latar belakang berita tersebut muncul.

Penjelasan yang disampaikan oleh pemateri disambut antusias oleh para peserta. Dimana, mereka banyak bertanya seputar teknik menulis dan bagaimana cara awal menulis. Termasuk salah seorang peserta Syifa Salamah (17 tahun) asal Margaasih, Kabupaten Bandung yang menanyakan tentang bagaimana mewawancarai narasumber yang menjadi korban kejahatan.

"Wawancara korban misal korban perkosaan. Kita nggak mungkin nanya langsung ketika posisinya stres, pakai naluri dan melihat situasi kapan bisa mewawancarai," ujar Karta.

Ia pun mengajak para peserta untuk lebih banyak membaca dan diskusi agar bisa menulis berita dengan baik. Termasuk memiliki jaringan agar mendapatkan informasi seputar peristiwa lebih cepat untuk dibuat berita. Selain itu, jika sudah membuat tulisan maka harus dicek ulang agar menghindari kesalahan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YQdq4x
May 25, 2019 at 01:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YQdq4x
via IFTTT
Share:

Sunday, April 21, 2019

In Picture: Aksi Peringati Hari Bumi di Kawasan CFD

Aksi itu dilakukan dalam rangka peringatan Hari Bumi pada 22 April mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah pecinta alam membentangkan bendera merah putih saat melakukan aksi pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Ahad (21/4). Aksi itu dilakukan dalam rangka peringatan Hari Bumi pada 22 April mendatang. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ivsh03
April 21, 2019 at 01:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ivsh03
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

Saatnya Mengubah Citra Profesi Petani

Perlu upaya rebranding profesi petani melalui berbagai strategi.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Petani sudah saatnya di re-branding melalui generasi millenial untuk menjadi petani agribisnis modern di masa depan. Jika dilihat kondisi saat ini, petani hanya didominasi oleh lulusan SD (74 persen) bahkan sebagiannya tidak tamat SD.

"Kalau yang sampai perguruan tinggi, hanya 1 persen. Jumlah petani 34 juta jiwa misalnya, berarti hanya 34 ribu petani yang jadi petani berpendidikan tinggi," tukas Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Momon Rusmono saat membuka acara 1st Millenial Indonesia Agropreneurs (MIA) di Bogor, Jumat (19/4).

Karena itu, perlu upaya rebranding profesi petani melalui berbagai strategi yang telah ditempuh Kementerian Pertanian. Pertama, Transformasi dan Revitalisasi Pendidikan Vokasi Pertanian, terutama kurikulum yang berbasis pada dunia usaha dan dunia industri (Dudi). 

Pihaknya mengaku sudah melakukan transformasi enam Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) yakni Polbangtan Medan, Polbangtan Bogor, Polbangtan Yogyakarta-Magelang, Polbangtan Malang, Polbangtan Gowa dan Polbangtan Manokwari. 

“Selain itu 3 SMK-PP di bawah BPPSDMP pun sedang dalam proses menjadi Polbangtan ditambah satu Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI). BPPSDMP juga membina 78 SMK Pertanian di seluruh Indonesia," tuturnya.

Pendidikan tinggi vokasi memiliki peran strategis dan berada di garda terdepan untuk penanganan usia angkatan kerja dan mendidik mereka menjadi tenaga-tenaga terampil, profesional dan memiliki daya kompetitif tinggi yang akan meningkatkan daya saing bangsa. 

Kedua, Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian. Kini sudah ada 1018 unit kelompok wirausaha muda pertanian secara nasional.

"Dengan menjadi wirausaha, anak muda tidak berpenghasilan tetap, tetapi tetap berpenghasilan," tuturnya.

Ketiga, Penumbuhan Kelompok Usaha Bersama (KUB) khususnya di wilayah Pondok Pesantren (ponpes) dengan pendampingan langsung. 

Keempat, Pendampingan mahasiswa dan alumni untuk pengembangan pertanian. Setiap tahunnya kurang lebih ada 1500 orang dengan tujuan utama peningkatan minat berusaha dalam bidang pertanian. 

Kelima, Penumbuhan kelembagaan petani melalui korporasi petani anak muda. Sehingga tidak hanya menguasai di tingkat huli tetapi juga hingga ke hilir. 

"Millenial agribisnis harus menguasai semua rantainya mulai dari mencari bahan baku, mengolah dan memasarkan atau mencari pasar," harapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KYSB4C
April 19, 2019 at 01:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KYSB4C
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 17, 2019

Anies Pantau Pemungutan Suara di Rutan Salemba

Ia menyapa sejumlah tahanan yang sedang mengantre untuk mencoblos.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memantau pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) serentak pada Rabu (17/4) di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat. Ia menyapa sejumlah tahanan yang sedang mengantre untuk mencoblos. "Assalammualaikum. Lagi nunggu ya, asal dari mana, Pak?" tanya Anies ke warga binaan.

Menurut dia, antusiasme warga binaan di Rutan Salemba cukup tinggi. Diketahui, jumlah warga binaan yang menggunakan hak pilih di Rutan Kelas I Salemba ini sebanyak 1.476 orang. Dengan jumlah TPS sebanyak tujuh TPS, dari TPS 71 sampai TPS 77.

Anies juga menyempatkan untuk menyapa para tahanan yang sedang mengantre mencoblos di luar pagar dengan mengucapkan salam dan menanyakan kabar. Para tahanan juga antusiasme menjawab 'sehat' untuk merespons pertanyaan Anies.

Tak lama, ia juga berpamitan pulang kepada mereka. Setelah itu, beberapa warga binaan meneriakkan salah satu calon presiden. "Hidup Prabowo! Hidup Prabowo!" teriak warga binaan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VOqt5f
April 17, 2019 at 01:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VOqt5f
via IFTTT
Share:

Saturday, March 23, 2019

Ezra Walian Yakin Bisa Kembali Perkuat Timnas Indonesia

FIFA melarang Ezra Walian bermain untuk timnas U-23 Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, HANOI -- Penyerang naturalisasi Ezra Waliam merasa yakin dirinya bisa kembali memperkuat tim nasional Indonesia meski saat ini dia dilarang bermain untuk timnas di laga-laga dan turnamen resmi oleh FIFA. Ezra saat ini tetap berada di Vietnam mendampingi timnas U-23 yang sedang melakoni laga Kualifikasi Piala AFC U-23.

"Saya yakin semua akan baik-baik saja dan saya bisa bermain kembali untuk timnas Indonesia," ujar Ezra ketika di temui di Kompleks Lapangan VFF, Hanoi, Vietnam, Sabtu (23/3).

Pemain berusia 21 tahun itu pun tidak putus harapan kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang dianggapnya akan serius menangani polemik dirinya di timnas. "Saya tahu PSSI bekerja keras untuk menangani persoalan itu," kata Ezra.

Penyerang klub RKC Waalwijk di Belanda tersebut mengakui masih sulit baginya menerima vonis dari FIFA. Apalagi, kebijakan itu dikeluarkan ketika dia sudah mencurahkan fokus untuk timnas U-23 Indonesia yang berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-23.

"Saat ini semua terasa sulit bagi saya. Saya sedih, tetapi bagaimanapun ini adalah keputusan FIFA," tutur Ezra.

Ezra Walian tidak diperkenankan tampil untuk tim nasional Indonesia sejak Kamis (21/3) atau sebelum laga perdana kualifikasi Piala Asia U-23 2020 AFC di Vietnam oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) yang mendakwanya melanggar aturan yang tercantum di Statuta FIFA. Ezra, yang dinaturalisasi menjadi WNI pada 2017, dinilai tidak memenuhi syarat berlaga di timnas Indonesia karena pernah bermain di timnas U-17 Belanda di Kualifikasi Piala Eropa U-17 pada 2013.

Akan tetapi, FIFA tetap membuka peluang kepada PSSI untuk menyodorkan dokumen atau bukti resmi yang bisa menggugurkan keputusan tersebut. PSSI sendiri sudah menyatakan akan terus memperjuangkan tempat Ezra di timnas Indonesia.

Di tengah keputusan FIFA, Ezra Walian tetap tinggal di Vietnam demi memberikan dukungan kepada rekan-rekannya sampai kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020 usai pada Selasa (26/3). Dia tampak bersama sang ayah Glenn Arthur di bangku penonton saat timnas U-23 berlaga kontra Thailand di laga perdana Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020, Jumat (22/3), yang berakhir dengan skor 4-0 untuk kemenangan Thailand.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Jz5Wjs
March 23, 2019 at 01:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Jz5Wjs
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Hormati Korban Penembakan, Sinagoge Selandia Baru Tutup

Sebnayak 10 sinagoge menutup pelayanan Sabat.

REPUBLIKA.CO.ID, WELLINGTON -- Sinagoge di Selandia Baru menutup pelayanannya untuk menghormati peristiwa penembakan di dua masjid di Christchurch. Kepolisian Selandia Baru merekomendasikan 10 sinagoge menutup pelayanan Sabat untuk alasan keamanan.

Presiden Dewan Komunitas Yahudi Selandia Baru Stephen Goodman mengatakan penutupan ini juga sebagai solidaritas terhadap komunitas Muslim. Ia menambakan komunitas Yahudi menanggapi saran kepolisian dengan sangat serius.

"Ini kami yakini, pertama kalinya terjadi di Selandia Baru," kata Goodman, seperti dilansir di Radio NZ, Ahad (17/3).

Goodman mengatakan ia khawatir serangan seperti itu dapat terjadi ini, terutama Selandia Baru relatif terisolasi dari negara-negara lain. "Sudah lama kami khawatir Selandia Baru menjadi target mudah dan sayangnya kekhawatiran kami terbukti menjadi kenyataan," katanya.

Ia mengatakan serangan yang menewaskan 49 orang itu sebagai aksi teroris yang brutal. Goodman menambahkan, komunitas Yahudi di seluruh dunia sangat terkejut dan sangat sedih mendengar berita kejadian ini.

Goodman menambahkan Kongres Yahudi Dunia mengucapkan belasungkawa kepada komunitas Yahudi Selandia Baru. Ia mengatakan luka atas penembakan ini juga dirasakan komunitas Yahudi.

"Karena kami memiliki luka yang sama di masa lalu dan kami tidak ingin melihatnya terjadi kepada siapa pun, ini bukan kejahatan terhadap satu kelompok agama atau keimanan tertentu, mereka menyerang masyarakat secara keseluruhan," kata Goodman.

Ia mengatakan organisasi Yahudi yang peduli baik di dalam maupun luar negeri berencana mengirimkan bantuan kepada komunitas Muslim di Christchurch. Goodman mengatakan, sinagoge di Selandia Baru akan tetap ditutup sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TJRyK6
March 17, 2019 at 01:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TJRyK6
via IFTTT
Share:

Saturday, January 19, 2019

Sandiaga: Generasi Milenial akan Memilih di Detik Akhir

Sandi menyebut generasi milenial tertarik dengan gagasan Prabowo-Sandi saat debat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno tak gentar dengan beragam survei yang menunjukkan bahwa milenial lebih memilih pasangan nomor urut 01. Menurut dia, survei adalah data yang bisa berubah.

"Data adalah data. Tapi milenial menentukan pilihannya di saat terakhir," kata dia usai menghadiri Indonesia Millenial Summit 2019 di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Sabtu (19/1).

Ia menilai, generasi milenial sangat tertarik dengan gagasan para calon presiden dan wakil presiden saat melakukan debat. Ia mengklaim, setelah melakukan peninjauan ke beberapa komunitas, tak sedikit kaum menial yang menyukai pandangannya dan Prabowo Subianto pada debat sesi pertama, Kamis (17/1).

Menurut Sandi, milenial menyukai gayanya dan Prabowo dalam menyampaikan pandangan. "Secara konten, mereka melihat ada perbedaan diferensiasi dari pendekatan kita," kata dia.

Meski masih kalah dalam jumlah suara dalam survei, termasuk survei yang terdapat di gelaran Indonesia Millenial Summit 2019, Sandi optimis akan meraup suara milenial dengan maksimal. Ia mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan ikatannya dengan para milenial dengan  ide yang otentik, relevan pada milenial, dan menjad pribadi yang seru. Pasalnya, milenial adalah generasi yang gemar akan keseruan dan menjadikanna sesuatu yang viral.

"Kita berpegangan milenial akan membentukan pilihannya di saat terakhir," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W1Tr22
January 19, 2019 at 01:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W1Tr22
via IFTTT
Share: