Showing posts with label 2018 at 09:41PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 09:41PM. Show all posts

Thursday, December 20, 2018

Jelang Libur Nataru, Menhub Minta Petugas Lakukan Ramp Check

Peningkatan jumlah kendaraan di jalan tol diprediksi naik 15 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kepada para petugas Dinas Perhubungan (Dishub) daerah untuk melakukan pengecekan lapangan atau ramp check secara acak khususnya kepada bus pariwisata. Menurut Budi, bus pariwisata merupakan kendaraan yang patut diwaspadai karena tidak selalu terpantau. 

Imbauan tersebut diungkapkan Budi saat meninjau kondisi operasional Terminal Harjamukti, Cirebon, Kamis (20/12) malam."Kami minta untuk meningkatkan upaya-upaya ramp check. Secara random (acak) saja dilakukan. Bus reguler risikonya tidak begitu besar karena mereka tiap hari kita lihat dan dia tahu rute dan bahayanya di mana. Nah, yang harus diperhatikan adalah bus parawisata," kata Budi. 

Berkaca dari berbagai kecelakaan bus yang ada, Budi menilai mayoritas menimpa bus pariwisata. Ia mengatakan, bus pariwisata sejatinya bukan bus reguler karena tidak selalu mendapat pesanan dan penumpang. Sekalipun mendapat pesanan, kerap kali destinasi yang dituju bukan bukan tempat yang selalu terpantau petugas.

Di sisi lain, sopir-sopir bus pariwisata juga tidak selamanya memahami medan dan destinasi yang dituju. Menhub melanjutkan, ketika musim liburan pun seringkali para pengelola bus pariwisata kekurangan sopir. Alhasil, ada pula yang memakai sopir tembak.

"Oleh karenanya tahun ini kita stright. Kita lakukan ramp check, kita minta sopirnya jangan sopir tembak. Kalau terjadi ada bus parawisata keluar dari kandangnya dan bawa penumpang tanpa ramp check kita akan kembalikan. Sebab, nanti penumpang yang dirugikan," ujar dia. 

Budi juga meminta kepada perusahaan-perusahaan yang mengadakan wisata bagi para karyawannya untuk memastikan bahwa armada bus yang dipakai telah melalui ramp check. Di satu sisi, kepada penyedia jasa bus pariwisata untuk benar-benar memastikan kondisi kesehatan bus dan tidak memakai sopir tembak. 

Kementerian Perhubungan memprediksi Puncak kepadatan lalu lintas jelang Nataru kemungkinan jatuh pada tanggal 21-22 Desember 2018. Adapun peningkatan jumlah kendaraan di jalan tol diprediksi naik 15 persen. Oleh sebab itu, ia sekaligus meminta kepada para pemangku kepentingan untuk mentaati seluruh aturan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Si7C0Z
December 20, 2018 at 09:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Si7C0Z
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Dukung 1 Day 1 Juz, MUI Bangka: Baik untuk Tingkatkan Iman

MUI Bangka mengimbau masyarakat mengembangkan dan memajukan kegiatan keagamaan.

REPUBLIKA.CO.ID, SUNGAILIAT— Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengajak masyarakat di daerah itu mendukung kegiatan "One Day One Juz" atau mengaji satu hari satu juz untuk tingkat pelajar yang diprogramkan pemerintah daerah. 

"Kita mengajak seluruh masyarakat mendukung kegiatan mengaji satu hari satu juz," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangka, Syaiful Zohri di Sungailiat, Sabtu (8/12). 

Dia mengatakan, kegiatan tersebut dinilai sangat bermanfaat untuk mendidik dan melatih kalangan generasi bangsa pada tingkat pelajar guna mencintai Alquran sebagai pendoman hidup umat Islam. 

Selain Program Satu Hari Satu Juz, kata dia, program Magrib Mengaji setiap harinya juga hendaknya bisa mendapatkan dukungan dari masyarakat dan dilaksanakan oleh masyarakat Muslim.

Aktivitas mengaji, kata dia, terutama yang dilakukan usai shalat Magrib akan membawa manfaat besar dalam kehidupan karena munculnya nunansa keberagamaan dalam kehidupan masyarakat. 

"Alquran tidak hanya untuk dibaca saja, tetapi harus dipahami dan dimaknai artinya, dipahami dan mengamalkanya dalam kehidupan sehari-hari," katanya. 

Kemudian, MUI juga mengharap pemerintah daerah setempat agar kedua program ini dapat dilanjutkan tanpa batas mengingat kegiatan tersebut cukup baik untuk membangun mental dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan. 

"Kegiatan keagamaan diperlukan untuk membangkitkan gairah dan semangat dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT," ujar Syaiful Zohri. 

Dia mengimbau seluruh tokoh agama untuk bersama-sama mengembangkan dan memajukan kegiatan keagamaan di wilayahnya masing-masing baik di masjid, mushala maupun di majelis taklim. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RHY5jl
December 08, 2018 at 09:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RHY5jl
via IFTTT
Share: