Showing posts with label 2018 at 08:12PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:12PM. Show all posts

Wednesday, December 26, 2018

BNPB: Kerugian Akibat Tsunami Selat Sunda Masih Dihitung

BNPB mengatakan kerusakan infrastruktur tidak sebanyak di NTB dan Sulteng.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, pemerintah masih menghitung nilai kerugian dan kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana tsunami Selat Sunda. Meski belum bisa memastikan besar kerugian, namun kerugian secara ekonomi tsunami Selat Sunda lebih kecil dibanding di NTB dan Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengaku, pihaknya belum mendapatkan data estimasi nilai kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan akibat tsunami di sekitar Selat Sunda yaitu Provinsi Banten dan Lampung.

"Belum, masih pendataan karena kerugian dan kerusakan ekonomi itu dihitung berdasarkan data," katanya saat ditemui usai konferensi pers update H+4 Tsunami Banten, di Jakarta, Rabu (26/12).

Kendati demikian, ia menambahkan, kerusakannya tidak terlalu besar jika dibandingkan gempa yang mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) dan gempa, tsunami, maupun likuefaksi yang terjadi di Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa waktu lalu. Ini terlihat dari jumlah rumah rusak juga tidak terlalu banyak. Kemudian, dia menambahkan, jumlah infrastruktur rusak juga tidak sebanyak di dua provinsi NTB dan Sulteng.

"Jadi kerugian ekonominya tidak terlalu besar," katanya.

Sebelumnya Pada Sabtu (22/12) malam lalu terjadi tsunami yang disebabkan longsoran akibat tremor terus menerus Gunung Anak Krakatau. BNPB merilis kerusakan yang terjadi di Banten dan Lampung sebanyak 924 unit rumah rusak, 73 penginapan mengalami kerusakan, 60 warung dan toko rusak, 434 perahu dan kapal rusak, 24 kendaraan roda empat rusak per Rabu (26/12). Selain itu 41 kendaraan roda dua dan beberapa tempat publik juga rusak seperti pelabuhan, dermaga, shelter.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q2PS7E
December 26, 2018 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q2PS7E
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 25, 2018

Libur Natal, Okupansi Hotel di Kota Bandung Capai 85 Persen

Malam rahun baru diprediksi akan lebih ramai.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Libur panjang perayaan Natal berimbas pada meningkatnya jumlah wisatawan ke Kota Bandung. Didatangi wisatawan, tingkat okupansi hotel pun meningkat.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat Herman Mochtar mengatakan tingkat okupansi hotel pada musim libur natal mencapai 85 persen. Jumlah ini cukup tinggi karena Bandung menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan.

"Tingkat okupansi rata rata dari liburan natal sampai 85 persen masih dapat.  Malam minggu kemarin bahkan 95 persen terisi di Bandung," kata Herman saat dihubungi, Selasa (25/12).

Menurut Herman, datangnya musim liburan akhir tahun menjadi momen yang bagus bagi pengusaha hotel mendapat tambahan omset. Para wisatawan yang menghabiskan masa liburan tentunya tak lepas menginap di hotel-hotel terutama yang dekat dengan lokasi wisata.

Selain itu, kata dia, momen akhir tahun juga banyak dimanfaatkan instiusi atau lembaga yang menggelar kegiatan bersama karyawannya. Mereka juga menginap di hotel di samping berwisata.

"Tahun ini bagus (tingkat okupansi). Desember juga orang orang banyak rapat, gathering. Disambung liburan anak sekolah, kemudian natal tahun baru," ujarnya.

Selain Kota Bandung, ia menyebutkan beberapa daerah lain di Jawa Barat juga bagus capaian okupansi hotelnya. Di antaranya Pangandaran dan Pelabuhan Ratu di Sukabumi. Dua daerah tersebut memang menjadi destinasi wisata unggulan juga di Jawa Barat.

Meski demikian diakuinya, sejak tadi malam hingga tanggal 30 Desember nanti diprediksi akan ada penurunan okupansi hotel. Hal ini seiring berakhirnya cuti bersama Hari Natal.

Namun okupansi hotel akan kembali meningkat pada tanggal 31 Desember bertepatan dengan perayaan tahun baru. Sejumlah masyarakat juga menghabiskan momen pergantian tahun dengan berlibur  dan menginap di luar kota.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q0jm6g
December 25, 2018 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q0jm6g
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 12, 2018

Polres Indramayu Raih Promoter Reward

Keberhasilan Polres Indramayu diharapkan bisa menjadi contoh polres lainnya.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Pengungkapan kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang berhasil  dilakukan jajaran Polres Indramayu, mendapat apresiasi. Keberhasilan itupun diharapkan memotivasi polres lainnya.

Apresiasi diberikan oleh Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), dengan memberikan penghargaan Promoter Reward kepada Polres Indramayu. Penghargaan yang diserahkan Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan, diterima langsung oleh Kapolres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki, di Mapolres Indramayu, Rabu (12/12).

Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan, menjelaskan, penghargaan itu diberikan karena Polres Indramayu berhasil mengamankan 321 unit sepeda motor hasil kejahatan. Keberhasilan tersebut dilakukan dalam waktu hanya kurang dari satu bulan.

"Ini luar biasa. Baru sebulan menjabat, kinerja kapolres benar-benar bikin kaget," ujar Edi. 

Tak berhenti sampai di situ, lanjut Edi, Polres Indramayu juga mengembalikan sepeda motor hasil curian tersebut kepada pemiliknya secara gratis. Dia menilai, hal itu semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. "Ini harus menjadi contoh bagi polres-polres yang lain," kata Edi.

Kapolres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki mengungkapkan, dalam kurun waktu satu bulan, Polres Indramayu memang berhasil mengamankan 312 unit sepeda motor. Dari jumlah itu, 40 unit di antaranya langsung dikembalikan ke pemiliknya secara gratis. 

Sedangkan sekitar 200 unit lainnya, tidak bisa dicari pemiliknya. Pasalnya, nomor rangka sepeda motor sudah dihapus.

"Sampai saat ini Polres Indramayu terus melakukan upaya preventif dan represif untuk menekan tindakan curas (begal), curanmor maupun curat (pencurian dengan pemberatan),"  tegas Yoris.

Adapun upaya itu di antaranya dengan menggelar patroli malam, razia dan silaturahmi. Hasilnya, dalam dua minggu terakhir, setidaknya tidak ada laporan begal yang menimpa masyarakat.

"Semoga dengan penghargaan ini, kami bisa lebih bersemangat dalam menjalankan tugas," tandas Yoris. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2C6rGh5
December 12, 2018 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2C6rGh5
via IFTTT
Share:

Jelang Tahun Baru, Okupansi Hotel di Solo Meningkat

Peningkatan okupansi di Solo Paragon karena memiliki kostumer loyal.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Perayaan Natal dan Tahun Baru berdampak pada meningkatnya okupansi hotel di Solo. Salah satunya Solo Paragon.  General Manager Solo Paragon, Rahmat Suryahadi, mengatakan, okupansi untuk momen Hari Raya Natal dan Tahun Baru ini akan meningkat pada H-3 Natal dan H-3 tahun baru 2019. 

"Tapi untuk tahun ini saya melihat bahwa ada peningkatan dalam hal okupansi. Karena di luar H-3 ini sudah mulai pick up di Solo Paragon sendiri," kata Rahmat kepada wartawan di Solo Paragon, Rabu (12/12). 

Menurutnya, peningkatan okupansi di Solo Paragon karena memiliki kostumer loyal yang setiap tahun merayakan Natal dan Tahun Baru di Solo Paragon. Dia menyebutkan, peningkatan okupansi berdasarkan perkiraan sudah sekitar 40 persen sampai saat ini.  "Tapi nanti setelah di H-3 itu biasanya bisa sampai sekitar 80 persen sampai 90 persen," ungkapnya. 

Tamu hotel Solo Paragon pada momen Natal dan Tahun Baru didominasi oleh keluarga beserta keluarga besar mereka. Para tamu tersebut biasanya memesan satu meja untuk makan malam atau gala dinner. 

Selain itu, para tamu tersebut biasanya tidak hanya memesan kamar hotel untuk satu malam, melainkan untuk beberapa malam. "Mereka tinggal untuk acara Tahun Baru sudah mulai check in di Solo Paragon dari tanggal antara 29-30 Desember. Jadi biasa mereka untuk holiday dulu sambil menikmati Kota Solo," katanya.

Sementara itu, Syariah Hotel Solo memprediksi adanya peningkatan okupansi pada saat momen Hari Raya Natal dan Tahun Baru ini. 

Public Relation Manager Syariah Hotel Solo, Paramita Sari Indah W, mengatakan, okupansi Syariah Hotel Solo menjelang liburan Natal dan Tahun Baru, sementara ini baru terlihat di liburan Natal. 

"Okupansi untuk liburan Natal rata-rata sudah mencapai 60 persen dari 360 total kamar alias 200 kamar," kata Paramita saat dihubungi Republika.

Dia menambahkan, untuk okupansi liburan akhir tahun dan tahun baru masih belum terlihat signifikan. Okupansinya baru mencapai 30 persen dari 360 total kamar alias 130 kamar. "Kami memprediksi masih bisa naik lagi presentasinya," imbuhnya. 

Sebab, biasanya para tamu melakukan pemesanan kamar secara mendadak. Namun, dia menyatakan peningkatan okupansi libur Natal dan Tahun Baru tidak setinggi saat liburan Lebaran.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2LhdAwk
December 12, 2018 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2LhdAwk
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Lechia Gdansk Antusias Kerja Sama dengan PayTren

Kerja sama akan terjalin hingga 30 Juni 2020 mendatang

REPUBLIKA.CO.ID, GDANSK -- Kesebelasan asal Polandia Lechia Gdansk yang juga meruapakan klub dari Egy Maulana Vikri mendapat sponsor baru dari perusahan asal Indonesia, PayTren.

Seperti dikutip laman resmi klub, Sabtu (8/12), Lechia Gdansk mengumumkan bahwa mereka telah melakukan kontrak kerja sama bersama PayTren. Dimana PayTren bakal menjadi sponsor global klub yang bermarkas di Energa Gdansk.

"Kami sangat senang dengan kerja sama ini. Menjadi kesempatan besar bagi PayTren membuka pasar di Eropa. Hal ini juga langkah besar bagi klub (Gdansk) karena bekerja sama dengan perusahan internasional," tulis pernyataan klub, Sabtu (8/12).

Adapun ikatan kerja sama antara kesebelasan berjuluk Bialo-zieloni dengan PayTren akan berlaku hingga 30 Juni 2020 mendatang.

Seperti diketahui, PayTren merupakan aplikasi yang didirikan oleh Ustadz Yusuf Mansur, yang diperuntukan untuk membantu pembayaran dalam jaringan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2G45bxf
December 08, 2018 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2G45bxf
via IFTTT
Share: